TOTAL PEGAWAI : 481
POSISI BARANG MILIK NEGARA (BMN) TAHUN 2021
Posisi Awal (1 Januari 2021) : Rp. 360.787.329.488
Penambahan : Rp. 46.615.889.984
Pengurangan : Rp. 4.088.483.345
Posisi Akhir (31 Desember 2021) : Rp. 403.314.736.127
Posisi Awal (1 Januari 2021) : Rp. 382.297.715
Penambahan : Rp. 66.578.750
Pengurangan : Rp. 700.000
Posisi Akhir (31 Desember 2021) : Rp. 448.176.465
Posisi Awal (1 Januari 2021) : Rp. 361.169.627.203
Penambahan : Rp. 46.682.468.734
Pengurangan : RP. 4.089.183.345
Posisi Akhir (31 Desember 2021) : Rp. 403.762.912.592
Posisi Awal (1 Januari 2021) : Rp. 2.428.273.593
Penambahan : Rp. 0
Pengurangan : RP. 91.376.759
Posisi Akhir (31 Desember 2021) : Rp. 2.336.896.834
Posisi Awal (1 Januari 2021) : Rp. 1.644.391.200
Penambahan : Rp. 3.895.740.345
Pengurangan : RP. 4.461.008.104
Posisi Akhir (31 Desember 2021) : Rp. 1.079.123.441
Total Keseluruhan BMN
keadaan tanggal 31 Desember
2021 sebanyak
Rp. 407.178.932.867 - BMN INTRAKOMPTABLE
- BMN EKSTRAKOMPTABEL
- BMN GABUNGAN INTRA & EKSTRA
- BMN ASET TAK BERWUJUD
- BMN ASET YANG DIHENTIKAN PENGGUNAANNYA
*Sumber : Subkoor Akuntansi dan BMN
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo TA 2021 50 Tabel 3.14
Posisi Barang Milik Negara (BMN) Tahun 2021
No URAIAN JUM LAH BAIK RUSAK
RINGAN
RUSAK
BERAT NILAI (RP)
A Tanah 69.676 69.676 0 0 92.493.537.000
Tanah Pers il 69.676 69.676 0 0 92.493.537.000
B Peralatan & Mesin 10.714 10.714 0 0 173.156.375.934
1 Alat Bes ar Darat 2 2 0 0 429.000.000
2 Alat Bantu 28 28 0 0 4.146.783.735
3 Alat Angkutan Darat Berm otor 19 19 0 0 5.382.934.500
4 Alat Angkutan Darat Tak Berm otor 136 136 0 0 335.982.225
5 Alat Bengkel Berm es in 12 12 0 0 33.385.200
6 Alat Bengkel Tak Berm es in 58 58 0 0 47.045.135
7 Alat Ukur 84 84 0 0 781.146.129
8 Alat Kantor 1538 1.538 0 0 5.124.729.460
9 Alat Rum ah Tangga 4485 4.485 0 0 20.152.017.518
10 Alat Studio 172 172 0 0 2.044.456.021
11 Alat Kom unikas i 232 232 0 0 503.283.945
12 Peralatan Pem ancar 4 4 0 0 28.461.700
13 Alat Kedokteran 2820 2.820 0 0 103.012.563.545
14 Alat Kes ehatan Um um 6 6 0 0 695.662.438
15 Unit Alat Laboratorium 211 211 0 0 19.534.990.134
16 Unit Alat Laboratorium Kim ia Nuklir 12 12 0 0 22.000.000
17 Alat Laboratorium Fis ika Nuklir/Elektronika 1 1 0 0 1.749.990.000
18 Alat Proteks i Radias i/Proteks i Lingkungan 1 1 0 0 7.430.500
19 Alat Laboratorium Lingkungan Hidup 4 4 0 0 131.331.110
20 Alat Laboratorium Standaris as i Kalibras i & Ins trum entas i 2 2 0 0 415.100.000
21 Kom puter Unit 288 288 0 0 2.545.707.483
22 Peralatan Kom puter 335 335 0 0 2.172.372.528
23 Pengolahan Dan Pem urnian 2 2 0 0 3.409.294.800
24 Alat Deteks i 109 109 0 0 214.371.750
25 Alat Pelindung 121 121 0 0 67.229.973
26 Alat Sar 21 21 0 0 148.109.115
27 Peralatan Olah Raga 11 11 0 0 20.996.990
C Gedung Dan Bangunan 69 69 0 0 123.619.649.589
1 Bangunan Gedung Tem pat Kerja 45 45 0 0 118.423.708.009
2 Bangunan Gedung Tem pat Tinggal 17 17 0 0 3.524.531.000
3 Tugu/Tanda Batas 7 7 0 0 1.671.410.580
D Jalan & Jembatan 8.220 8.220 0 0 2.338.639.000
1 Jalan 8220 8.220 0 0 2.338.639.000
2 Jem batan 0 0 0
E Irigasi 7 7 0 0 606.014.500
1 Bangunan Pengem bangan Sum ber Air Dan Air Tanah 2 2 0 0 211.446.500
2 Bangunan Air Bers ih/Air Baku 4 4 0 0 150.410.000
3 Bangunan Air Kotor 1 1 0 0 244.158.000
F Jaringan 19 19 0 0 8.950.148.369
1 Ins talas i Air Bers ih/Air Baku 1 1 0 0 600.358.000
2 Ins talas i Pem bangkit Lis trik 4 4 0 0 700.202.500
3 Ins talas i Gardu Lis trik 1 1 0 0 875.474.000
4 Ins talas i Gas 8 8 0 0 1.560.426.799
5 Ins talas i Lain 2 2 0 0 259.302.650
6 Jaringan Lis trik 1 1 0 0 4.828.269.420
7 Jaringan Telepon 1 1 0 0 33.715.000
8 Jaringan Gas 1 1 0 0 92.400.000
G Asset Tetap Lainnya 964 964 0 0 954.157.000
1 Bahan Perpus takaan Tercetak 902 902 0 0 91.757.000
2 Kartografi, Nas kah Dan Lukis an 2 2 0 0 473.616.500
3 Barang Bercorak Kes enian 18 18 0 0 46.045.500
4 Alat Bercorak Kebudayaan 42 42 0 0 342.738.000
H Software 11 11 0 0 2.336.896.834
1 As s et Tak Berwujud 7 7 0 0 2.035.747.796
2 Lis ens i 4 4 0 0 301.149.038
I Asset Tetap Yang Tidak Digunakan 25 0 0 25 1.170.500.200
1 Alat Bantu 0 0 0
2 Alat Angkut Darat Berm otor 0 0 0
3 Alat Kantor 2 0 0 2 57.083.100
10 Peralatan Kom puter 0 0 0
11 Bangunan Gedung Tem pat Kerja 1 0 0 1 276.469.000
12 Bangunan Gedung Tem pat Tinggal 2 0 0 2 245.653.000
*Sumber : Subkoor Akuntansi dan BMN 2021
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo TA 2021 51 3.3 INDIKATOR KINERJA BLU
Hasil penilaian kinerja BLU RSPG pada Tahun 2021 (Anaudited) sebagaimana dalam tabel berikut :
Tabel 3.15
Indikator Kinerja BLU (Unaudited) Tahun 2021
a) Indikator Kinerja Keuangan
HAPER Satuan Nilai Hasil Satuan Nilai 1 RASIO KEUANGAN
a. Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) Definitif 2,00 Tepat Waktu Tepat Waktu 2,00 2,00 Tepat Waktu Tepat Waktu 2,00 b. Laporan Keuangan SAP 2,00 Tepat Waktu Tepat Waktu 2,00 2,00 Tepat Waktu Tepat Waktu 2,00 c. Surat Perintah Pengesahan Pendapatan dan Belanja (SP3B) BLU 2,00 Tepat Waktu Tepat Waktu 2,00 2,00 Tepat Waktu Tepat Waktu 2,00
d. Tarif Layanan 1,00 Lengkap Lengkap 1,00 1,00 Lengkap Lengkap 1,00
e. Sistem Akuntansi 1,00 Ada Ada 1,00 1,00 Ada Ada 1,00
Jumlah Skor Kepatuhan 11,00 11,00 11,00 11,00
Jumlah Skor Kinerja Keuangan 30,00 27,25 30,00 28,50
NO INDIKATOR BOBOT
TA 2021 BOBOT
TA 2020
Capaian indikator kinerja keuangan Tahun 2021 terdapat beberapa mengalami Kenaikan dengan capaian 28,50 jika dibandingkan dengan capaian Tahun 2020 (27,25) mengalami kenaikan sebesar 1,25.
1. Kenaikan pada Rasio keuangan TA 2021 disebabkan antara lain : Sudah terbayarnya seluruh Piutang BPJS Kesehatan untuk pelayanan tahun 2020,
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo TA 2021 52 sementara untuk tahun berjalan sudah dibayarkan sampai dengan pelayanan bulan Oktober 2021. Pendapatan dari klaim penanganan pasien Covid-19 yakni pelunasan piutang susulan Tahun 2020 dan piutang pelayanan Tahun 2021 sampai dengan bulan Oktober 2021. RSPG memperoleh pendapatan dari klaim Covid 19 sebagai bentuk pemberian jasa atas pelayanan penanganan pasien Covid 19 setelah ditetapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan Penanggulangan Infeksi Emerging Tertentu.
2. Untuk Kepatuhan Pengelolaan Keuangan BLU dijalankan sesuai dengan SOP dan Tepat Waktu pada pelaksanaannya.
b) Indikator Kinerja Pelayanan
HAPER Satuan Nilai Hasil Satuan Nilai A PERTUMBUHAN PRODUKTIVITAS
1 Pertumbuhan rata-rata kunjungan R J 3 0,74 % 0,00 3 1,04 % 2,50
2 Pertumbuhan Rata-rata kunjungan IGD 2,5 0,61 % 0,00 2,5 0,85 % 0,5
3 Pertumbuhan Hari Perawatan RI 2,5 0,7 % 0,00 2,5 0,89 % 0,5
4 Pertumbuhan Pemeriksaan Radiologi 2,5 0,76 % 0,00 2,5 1,13 % 2,50
5 Pertumbuhan Pemeriksaan Laboratorium 2,5 0,82 % 0,00 2,5 1,25 % 2,50
6 Angka Pengulangan Pemeriksaan Laboratorium 2 0,27% % 2,00 2 0,12% % 2,00
7 Bed Occupancy Rate (BOR) 2 52,41% % 1,00 2 59,78% % 1,00
Jumlah B 14 13,00 14 12,50
C PERTUMBUHAN PEMBELAJARAN
1 Rata-rata jam Pelatihan/ Karyawan 1,5 1,44 Jam 1,5 1,5 0,96 Jam 1,50 2 Program reward & Punishmen 1,5 Ada program
dilaksanakan Dokumen 1,5 1,5 Ada program
dilaksanakan 1,50
Jumlah C 3 3 3 3,00
Jumlah Skor Kinerja Pelayanan 35 16,00 35 29,00
BOBOT TA 2021 BOBOT 2020
NO INDIKATOR
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo TA 2021 53 Tabel diatas menunjukan bahwa dalam :
A. Pertumbuhan Produktivitas
Pertumbuhan Produktivitas hampir seluruhnya terjadi kenaikan dibandingkan Tahun 2020 dan kenaikan hal ini dikarenakan telah terjadinya kenaikan jumlah kunjungan pasien diluar pelayanan Covid 19, juga adanya kenaikan pada rata-rata kunjungan dan pemeriksaan pada hampir disetiap layanan.
B. Efektivitas Pelayanan
Ada penurunan bila dibandingkan Tahun 2020 dan penurunan ini dikarenakan adanya kenaikan pada jumlah angka kegagalan hasil radiologi yang dikarenakan kondisi pasien pada masa pandemi sering sekali dilakukan proses pengulangan foto rontgen. Sedangkan terjadinyan kenaikan Bed Occupancy Rate (BOR) lebih disebabkan optimalnya penggunaan tempat tidur (TT) di rawat inap, karena mulai banyaknya pasien yang membutuhkan pelayanan rawat inap selain pasien covid.
C. Pertumbuhan Pembelajaran
Pelatihan/ Karyawan mengalami penurunan dikarenakan kegiatan Diklat dan Inhouse training lebih sedikit dibandingkan tahun lalu karena adanya pandemic Covid 19.
Sehingga untuk capaian indikator kinerja pelayanan Tahun 2021 dengan bobot 29,00 belum mencapai bobot standar yang ditetapkan, yaitu 35,00.
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo TA 2021 54 c) Mutu dan Manfaat Kepada Masyarakat
HAPER Satuan Nilai Hasil Satuan Nilai A MUTU PELAYANAN
1 Emergency response time rate 2 1,39 Menit 2 2 1,10 Menit 2,00
2 Waktu tunggu Rawat Jalan 2 43,56 Menit 1,5 2 42,27 Menit 1,50
3 Length of stay (LOS) 2 0,87 Minggu 2 2 0,94 Minggu 2,00
4 Kecepatan pelayanan resep obat jadi 2 30,29 Menit 0,5 2 24,56 Menit 1,00
5 Waktu tunggu sebelum operasi 2 0,04 Hari 2 2 0,01 Hari 2,00
6 Waktu tunggu hasil laboratorium 2 1,51 Jam 2 2 1,44 Jam 2,00
4 Angka infeksi nosokomial 4 0,24 % 4,00 4 0,77% % 4,00
5 Angka Kematian Ibu di Rumah Sakit 2 0 % 2,00 2 0 % 2,00
Jumlah B 12 12,00 12 12,00
C KEPEDULIAN KEPADA MASYARAKAT
1 Pembinaan kepada Puskesmas dan Sarana Kesehatan lainnya 1 Ada program
dilaksanakan 1,00 1 Ada program
dilaksanakan 1,00
2 Penyuluhan kesehatan 1 Ada program
dilaksanakan 1,00 1 Ada program
dilaksanakan 1,00
2 Proper Lingkungan 1 Hijau 0,8 1 Hijau 0,80
Jumlah E 3 2,8 3 2,80
Jumlah Skor Mutu dan Manfaat Kepada Masyarakat 35 32,62 35 33,11
NO INDIKATOR BOBOT TA 2021
BOBOT 2020
Capaian indikator kinerja mutu dan manfaat kepada masyarakat TA 2021 dengan capaian 33,11 terjadi kenaikan sebesar 0,49 poin dibandingkan TA 2020.
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo TA 2021 55 d) Rekapitulasi Pencapaian Kinerja Rumah Sakit
NO INDIKATOR BOBOT TA 2020 TA 2021 Naik
Turun
1 Indikator Kinerja Keuangan 30 27,25 28,50 1,25
2 Indikator Kinerja Pelayanan 35 16,00 29,00 13,00
3 Indikator Kinerja Mutu Manfaat Bagi Masyarakat 35 32,62 33,11 0,49
TOTAL 100 75,87 90,61 14,74
BAIK BAIK
“ A” “AA”
TINGKAT KESEHATAN BLU RSPG
*Penilaian berdasarkan Peraturan Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu RI. Nomor: PER-24/PB/2018.
Berdasarkan hasil penilaian dari indikator - indikator tersebut, maka Total skor Pencapaian Kinerja Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo TA 2021 sebesar 90,61 terjadi kenaikan sebesar 14,74 poin dibandingkan TA 2020.
Dengan demikian RSPG masuk dalam kategori “AA” dengan Penilaian BAIK.
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo TA 2021 56 BAB IV
SIMPULAN
6.1. KESIMPULAN
Dalam menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Rumah Sakit Paru dr. M. Goenawan Partowidigdo yang berbentuk BLU dan menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK-BLU) tidak terlepas dari dari perencanaan dan kegiatan termasuk penetapan kinerja yang telah dituangkan dalam Rencana Bisnis Anggaran (RBA) RSPG tahun 2020.
Pada umumnya kinerja pelayanan dan keuangan tahun 2021 telah dapat dilaksanakan sesuai rencana kinerja tahunan, dengan kesimpulan :
1) RSPG secara umum telah melaksanakan program dan kegiatan dalam Penetapan Kinerja sesuai Rencana Strategis Bisnis (RSB) RSPG Cisarua Bogor tahun 2021 dengan capaian kinerja sebesar 128 dari total bobot 100, terdapat peningkatan (39,21) jika dibandingkan dengan capaian tahun 2020 dengan capaian kinerja sebesar 88,79
2) Hasil self assessment Capaian Evaluasi Kinerja Pelayanan dan Keuangan tahun 2021 berdasarkan Perdirjen No.24/PB/2018 sebesar 90,61 (kriteria Baik “AA”) mengalami kenaikan sebesar 14,74 dibandingkan dengan capaian tahun 2020 sebesar 75,87 (kriteria Baik “A”),
3) Pencapaian realisasi penyerapan anggaran Tahun 2021 sebesar 95,53%
dari anggaran Rupiah Murni maupun BLU sebesar Rp167.752.609.000,- dan telah terserap anggaran sebesar Rp160.247.420.643,- sehingga sisa realisasi anggaran yang tidak terserap sebesar Rp7.505.188.357,-
4) Pencapaian realisasi penerimaan tahun 2021 sebesar Rp119.627.408.388,- atau 151,28% dari target Rp79.079.000.000,- mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2020 yang hanya sebesar Rp92.466.149.182,- atau 120,43% dari target.
5) Telah melaksanakan efisiensi biaya terhadap pendapatan rumah sakit dengan target POBO 66% dan tercapai sebesar 98,28%.
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo TA 2021 57 Pada dasarnya RSPG Cisarua Bogor telah melaksanakan amanat yang tertuang didalam Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 38 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit Paru Dr. M.Goenawan Partowidigdo dan menyesuaikan yang menyebutkan RSPG sebagai pusat rujukan nasional dibidang kesehatan paru dengan pelayanan unggulan pengembangan pelayanan pencegahan dan pengobatan kanker paru. Hal ini sudah dituangkan dalam RSB 2020-2024. Dalam perkembangannya penyesuaian dengan kebutuhan dan perkembangan rumah sakit maka data pelayanan menunjukan bahwa kasus yang ditangani oleh RSPG didominasi oleh penangan kasus TB, sehingga selama ini anggaran terfokus untuk penanganan TB tersebut baik peralatan, gedung dan biaya operasional. Disisi lain upaya pengembangan pelayanan infeksi paru, kanker paru, intervensi paru dan bedah thorax yang komprehensif disesuaikan dengan trend peningkatan kasus.
Dengan demikian Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah di Rumah Sakit Paru dr. M. Goenawan Partowidigdo ini dapat menggambarkan pencapaian kinerja dari kegiatan-kegiatan yang telah direncanakan untuk tahun 2021 beserta Analisa keberhasilan dan kegagalan termasuk permasalahan yang dihadapi serta tersedianya sumber daya yang ada, baik sumber daya manusia, sumber dana serta sarana dan prasarana.
Demikian kami mengharapkan LAKIP RSPG dapat digunakan sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban Rumah Sakit terhadap Pemerintah, dalam hal ini Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.
Semoga ke depan kinerja RSPG akan semakin baik dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara.
LAMPIRAN I
GALERI KEGIATAN RSPG