• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian

E. Pengumpulan Data

Dalam teknik pengumpulan data, terdapat beberapa aktifitas yang akan dilakukan oleh peneliti dalam melakukan penelitian, yaitu:

1. Wawancara

Jenis wawancara yang digunakan oleh peneliti yaitu wawancara mendalam. Alasan peneliti menggunakan jenis ini ialah karena peneliti

ingin menggali keterangan secara langsung kepada responden untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal,101 dan mendapatkan informasi yang kompleks baik dari pendapat, sikap, dan pengalaman pribadi.102

Sebagaimana menurut Moleong, wawancara mendalam merupakan proses menggali informasi secara mendalam, terbuka, dan bebas dengan masalah dan fokus penelitian dan diarahkan pada pusat penelitian. Dalam hal ini metode wawancara mendalam yang dilakukan dengan adanya daftar pertanyaan yang telah dipersiapkan sebelumnya.103 Dengan demikian, dalam peneluitian ini jenis wawancara mendalam ini bersifat bebas terpimpin yakni peneliti membuat pokok-pokok masalah sebagai pedoman dan pengendali proses wawancara yang mengikuti situasi dan kondisi.104 Dengan demikian, peneliti dapat secara bebas melakukan pertanyaan secara lebih luas dan lebar tanpa terpaku pada pertanyaan dalam teks wawancara. Pedoman wawancara tersebut digunakan sebagai pemandu arah agar proses wawancara tetap fokus pada tujuan penelitian. Wawancara dilakukan peneliti di Madrasah Bertaraf Internasional Amanatul Ummah, Pacet-Mojokerto. Peneliti melakukan aktifitas wawancara dengan para informan yang sudah ditentukan tentang proses strategi peningkatan mutu madrasah dengan berpedoman pada panduan fokus penelitian yang telah disusun oleh peneliti sebelumnya. Proses wawancara tersebut diawali dari koordinator MBI, wakil-wakil

101

H. B. Sutopo, Metode Penelitian Kualitatif, (Surakarta: UNS Press, 2006), 72. 102 Sulistyo Basuki, Metode Penelitian, (Jakarta, Wedatama Widya Sastra, 2006), 173. 103 Moleong, Metodologi…, 186.

104

koordinator. Secara terperinci, berikut ini tabel instrumen wawancara dalam penelitian ini.

Tabel. 3.1 Instrumen Wawancara

No Fokus

Penelitian Instrumen Tema

1 Perencanaan peningkatan mutu madrasah Koordinator MBI

a. Siapa inisiator ide peningkatan mutu?

b. Siapakah pihak-pihak yang dilibatkan dalam perencanaan mutu?

c. Kapan perencanaan dilakukan?

d. Bagaimana proses perencanaan peningkatan mutu dari awal sampai perumusan dokumen e. Apa saja yang menjadi pertimbangan dalam

membuat perencanaan peningkatan mutu? f. Siapa pihak yang dilibatkan dalam menetapkan

perencanaan peningkatan mutu?

2 Langkah-langkah implementasi peningkatan mutu Koordinator MBI

a. Bagaimana langkah-langkah implementasi peningkatan mutu?

b. Apa saja program dalam peningkatan mutu? c. Apa contoh kegiatan dari program peningkatan

mutu tersebut?

d. Siapa pihak-pihak yang dilibatkan dalam implementasi program peningkatan mutu? e. Adakah standar pencapaian dalam setiap

program/kegiatan peningkatan mutu? contohnya? 3 Pengendalian peningkatan mutu Koordinator MBI

a. Dalam proses controlling, bagaimana proses pemantauan implementasi peningkatan mutu tersebut?

b. Bagaimana proses pelaporan dan evaluasi implementasi peningkatan mutu tersebut? c. Dalam memantau mutu lulusan, bagaimana

proses pemantauan mutu hasil lulusan? d. Bagaimana proses pelaporan dan evaluasi dari

pamantauan mutu hasil lulusan?

e. Bagaimana tanggapan anda tentang proses implementasi program peningkatan mutu selama ini? 4 Implikasi strategi peningkatan mutu Koordinator

MBI a. Implikasi terhadap madrasah

Tabel 3.2 Instrumen wawancara wakil koordinator kesiswaan

No Pertanyaan

1 a. Apa standar/kriteria dalam penerimaan calon peserta didik baru? b. Bagaimana proses penerimaan peserta didik?

c. Bagaimana bentuk pembinaan kepada peserta didik baru? d. Bagaimana standar meluluskan peserta didik (SKL)?

e. Apakah ada dan bagaimana reward dan punisment bagi siswa? f. Bagaimana langkah yang diambil apabila terdapat lulusan yang tidak

mencapai standar?

g. Bagaimana madrasah mengetahui peserta didik yang ingin melanjutkan studi atau tidak?

h. Bagaimana madrasah mempersiapkan dan membina mutu lulusan agar bisa diterima di PTN favorit? Dan bagaimana dengan yang tidak meneruskan studi? Begaimana pengontrolan alumni?

i. Bagaimana bentuk evaluasi di MBI?

Tabel 3.3 Instrumen Wawancara Wakil Koordinator Kesiswaan, Kepesantrenan, dan Mu‘a>dalah

No Fokus Pertanyaan

1 Langkah

implementasi peningkatan mutu madrasah

Bagaimana penjelasan proses masing-masing program dan kegiatan mutu?

Siapa saja pihak yang dilibatkan?

2 Pengendalian peningkatan mutu madrasah

Bagaimana bentuk pengawasan kegiatan? Bagaimana bentuk evaluasi/pelaporan program?

2. Dokumentasi

Peneliti mengkaji dokumen, berkas atau arsip yang berkaitan dengan kegiatan strategi peningkatan mutu madrasah seperti: perencanaan strategi peningkatan mutu, petunjuk teknis pelaksanaan, program, dan lain sebagainya. Alasan peneliti melakukan pengkajian dokumentasi ialah untuk mengetahui dan menelaah data madrasah serta untuk melengkapi dan menyempurnakan data penelitian.

Secara terperinci, berikut ini tabel instrumen dokumentasi dalam penelitian ini.

Tabel 3.4 Dokumentasi

No Fokus Jenis dokumen

1 Perencanaan

peningkatan mutu madrasah

a. Profil, visi, misi, dan tujuan madrasah b. Struktur madrasah

c. Rencana Kerja Tahunan Madrasah (RKTM) d. Rencana Kerja Madrasah (RKM)

e. Dasar pertimbangan peningkatan mutu f. Rumusan rancangan program

g. Naskah hasil perencanaan peningkatan mutu h. Dokumen kegiatan peningkatan mutu 2 Langkah-langkah

peningkatan mutu madrasah

a. Rencana Kerja Tahunan Madarasah b. Dokumen kegiatan peningkatan mutu 3 Pengendalian

peningkatan mutu madrasah

a. Dokumen evaluasi atau laporan pertanggungjawaban kegiatan/program peningkatan mutu

b. Hasil capaian prestasi akademik dan non-akademik c. Poin perubahan (proses) dari naskah mutu dan upaya

tindak lanjut

d. Program/kegiatan yang dihapus, dipertahankan, dan ditingkatkan.

e. Poin perubahan dan Naskah hasil perbaikan lulusan f. Dokumen Evaluasi Diri Madrasah (EDM)

4 Implikasi

peningkatan mutu madrasah

a. Dokumen hasil peningkatan mutu 3 tahun terakhir b. Dokumen keterserapan lulusan di perguruan tinggi

3. Observasi (Pengamatan)

Pada penelitian ini, peneliti menggunakan jenis observasi partisipan yakni proses pengumpulan data dilakukan dengan cara melibatkan diri pada aktifitas-aktifitas madrasah yang diteliti untuk memahami gejala secara objektif.105 Peneliti melakukan proses pengamatan secara cermat terhadap pelbagai aktifitas-aktifitas yang dilakukan secara langsung

105 M. Djunaidi Ghony dan Fauzan Almansur, Metotologi Penelitian Kualitatif, (Jogjakarta: Ruzz Media, 2012), 165.

berkenaan strategi peningkatan mutu, baik berupa program atau proses pembelajaran baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Alasan peneliti menggunakan observasi partisipan yaitu untuk mengetahui, mengamati, melihat, dan mendengarkan secara langsung berkenaan strategi peningkatan mutu dan peneliti melakukan pencatatan secara sistematik terhadap fenomena yang diteliti di Madrasah Bertaraf Internasional Amanatul Ummah, Pacet-Mojokerto.

Secara terperinci, berikut ini tabel instrumen observasi dalam penelitian ini.

Tabel 3.5 Instrumen Observasi

No Instrumen Tema

1 Pelaksanaan strategi peningkatan mutu

a. Pelaksanaan kegiatan dari program mutu

b. Proses interaksi pengendali dengan penanggungjawab c. Proses interaksi antar guru, siswa dan sumber belajar d. Waktu kegiatan dan hal-hal yang berkaitan seperti

kewajiban, kontrak kegiatan, tugas-tugas dsb. e. Mengamati suasana lingkungan di area madrasah