Peserta didik menjelaskan capaian arsitektur pada masa kerajaan Turki Usmani, Safawi, dan Mughal. Peserta didik mengerjakan dalam buku tugas, dikumpulkan pada guru kemudian dipresentasikan di depan kelas.
Aplikasi Tindak Lanjut
TaÆsïn
1. Sepeningg alnya (Chengis Khan), daerah kekuasaan dibagikan kepada keempat anakya yaitu; Jochi, Chaghtai, Oghtai (Oghtay), dan Touly. Dari keempat putranya, Oghtai-lah yang ditunjuk sebagai Khan Agung.
2. Ada berbagai faktor yang menyebabkan kemunduran Islam, baik faktor internal maupun eksternal. Faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut.
a. Kegemaran penguasa dan masyarakat menerapkan gaya hidup malas yang disertai sikap bermewah-mewah. Sikap ini tidak hanya negatif tapi juga mendorong tindak korupsi dan dekadensi moral.
b. Menurunnya kegiatan keilmuan dan keperdulian masyarakat terhadap ilmu, dan bahkan berakhir dengan hilangnya kegiatan keilmuan. c. Perekonomian negara menjadi turun drastis.
Pendapatan berkurang sementara belanja negara sangat besar termasuk untuk biaya perang.
d. Konsentrasi negara terkuras kepada perluasan wilayah, yaitu sering terjadinya peperangan, sehingga stabilitas negara dan pembangunan dalam negeri kurang diperhatikan.
e. Perebutan kekuasaan yang terjadi di dalam istana.
f. Perpecahan yang terjadi di dalam tubuh umat Islam. Persatuan dan k esatuan merupakan kekuatan besar dalam menghadapi lawan, ketika itu sudah tidak ada, maka lawan akan sangat mudah untuk menghancurkan Islam.
3. Hasil peradaban Turki Usmani di antaranya sebagai berikut.
a. Bidang keagamaan
Agama memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan sosial politik di Kerajaan Turki Usmani. Ulama memiliki peran yang besar, fatwa-fatwanya merupakan hukum yang nantinya akan dijalankan. Mufti merupakan pejabat urusan agama yang tertinggi, ia berwenang memberikan fatwa resmi terhadap permasalahan keagamaan yang dihadapi oleh masyarakat. Pada masa Turki Usmani, terekat yang banyak berkembang adalah tarekat Bektasyi dan Maulawi. Kedua terekat ini banyak dianut dari kalangan sipil dan militer.
b. Bidang bangunan dan arsitektur
Dalam bidang bangunan fisik, kerajaan Turki Usmani banyak membangun masjid, sekolah, rumah sakit, gedung, jembatan, saluran air, dan bangunan-bangunan fasilitas umum lainnya. Masjid-masjid dibangun dengan arsitektur Islam yang sangat indah, seperti Masjid al-Muhammadi atau Masjid Sultan Muhammad al-Fatih, Masjid Agung Sulaiman dan Masjid Abi Ayyub al-Anshari.
Masjid-masjid tersebut dihiasi dengan kaligrafi yang indah. Salah satu masjid yang terkenal keindahan kaligrafinya adalah masjid yang awalnya adalah sebuah gereja Aya Sopia. Hiasan kaligrafinya digunakan untuk menutup gambar-gambar Kristiani yang ada sebelumnya.
4. Hasil peradaban Kerajaan Mughal dalam seni
a. Munculnya beberapa karya sastra tinggi seperti Padmavat. Karya sastra ini mengandung pesan kebajikan jiwa manusia yang ditulis dengan menggunakan bahasa Persia dan India. Penulis sastra Padmavat adalah Malik Muhammad Jayazi, ia merupakan penyair istana.
b. Abu Fadhl menulis karya Akbar Nameh dan Aini Akbari yang berisi s ejarah Mughal berdasarkan figur pemimpinnya. Ia muncul pada masa pemerintahan Aurangzeb. c. Dalam bidang arsitektur, bangunan-bangunan
indah dan megah berhasil diciptakan oleh para pemimpin kerajaan Mughal. Bangunan-bangunan tersebut di antaranya adalah Taj Mahal, Istana Fatpus Sikri, dan lain-lain. 5. Ada beberapa faktor yang menyeba bkan
kekuasaan Kerajaan Mughal mundur dan akhirnya hancur pada tahun 1858 M, yaitu sebagai berikut.
a. Terjadi stagnasi dalam pembinaan kekuatan militer sehingga operasi militer Inggris di wilayah-wilayah pantai tidak dapat segera dipantau oleh kekuatan maritim Mughal. Bahkan mereka kurang terampil dalam mengoperasikan persenjataan buatan Mughal sendiri.
b. Terjadinya pemborosan dalam penggunaan uang negara akibat buruknya moral dan gaya hidup mewah para kalangan pejabat dan penguasa kerajaan.
c. Pendekat an dalam melaks nakan ide-ide puritan yang digunakan pada masa Au ra ngz eb te rla mp au ka sar se hingga konflik antaragama sangat sukar diatasi oleh sultan-sultan sesudahnya.
d. Semua pewaris tahta kerajaan pada paruh terakhir adalah orang-orang lemah dalam bidang kepemimpinan.
e. Banyaknya pemberontakan yang terjadi akibat lemahnya para pemimpin kerajaan Mughal setelah kepemimpinan Aurangzeb. Sehingga banyak wilayah-wilayah yang terlepas dari kekusaan Mughal.
Tazdïd
Peserta didik menjelaskan hikmah yang dapat diambil dari sejarah kerajaan Islam ada m asa pertengahan, dan dikerjakan pada kolom yang tersedia.
ULANGAN KENAIKAN KELAS PAKET 1
I. Pilihan Ganda
1. c
Tablig artinya menyampaikan. Segala firman Allah yang ditujukan oleh manusia, disampaikan oleh Nabi. Tidak ada yang disembunyikan meski itu menyinggung Nabi.
2. e
Rasulullah saw. mendidik umat muslim yang baru masuk Islam di Mekah di rumah Arqam bin Abil Arqam.
3. d
As-Sabiqunal Awwalun, artinya orang-orang yang pertama kali masuk Islam.
4. c
Wahyu pertama yang diterima Nabi Muhammad saw. adalah Surah Al-‘Alaq ayat 1-5.
5. e
Sebagian besar orang yang memeluk Islam pada periode pertama dakwah Nabi Muhammad saw. di Mekah adalah golongan orang miskin dan budak.
6. b
Budak yang pernah dimerdekakan oleh Abu Bakar adalah Bilal bin Rabbah, Amir bin Fuhairah, Abu Fakiah.
7. a
Khalifaur Rasyidin dipilih oleh kaum Muslimin dengan musyawarah, sebab sebelum Nabi Muhammad saw. wafat tidak meninggalkan pesan atau wasiat, dan tidak pula menunjuk salah satunya.
8. d
Jasa khalifah Usman bin Affan yang terbesar dan hingga saat ini dapat dinikmati oleh seluruh umat muslim adalah dengan dibukukannya Mushaf Al- Qur’an, dan menyatukan tata baca dan tata tulis sehingga seluruh dunia sama. 9. d
Abu Bakar dan menyelesaikannya dengan Perang Riddah (perang melawan kemurtadan). Pada perang Riddah ini jenderal yang banyak berjasa adalah Khalid bin Walid.
10. e
Perlawanan Mu’awiyah meluap menjadi perang antara pasukan Mu’awiyah dan pasukan Ali di Siffin sehingga dikenal dengan perang Siffin. 11. e
Damaskus merupakan kota bekas kekuasaan Mu’awiyah ketika menjabat sebagai gubernur pada masa khalifah Ali bin Abi Thalib.
12. b
Kepemimpinan Al-Walid berjalan selama sepuluh tahun (705 – 715 M). Keberhasilan banyak dicapai pada periode ini, dan periode ini merupakan puncak kejayaan kekhalifahan Bani Umayyah. 13. d
Kekuasaan Bani Umayyah berlangsung kurang lebih 90 tahun.
14. b
Puncak keemasan periode ini berada pada tujuh khalifah sesudah Abu Abbas dan Abu Ja’far al-Mansur yaitu; al-Mahdi (775 – 785 M), al-Hadi (775 – 786 M), Harun al-Rasyid (786 – 809 M), al-Ma’mun (813 – 833 M), al-Mu’tashim (833 – 842 M), dan al-Wasiq (842 – 847 M).
15. b
Baitul Hikmah merupakan sebuah perpustakaan yang berdiri pada masa Khalifah Harun al-Rasyid
16. d
Tokoh fikih adalah sebagai berikut, Imam Hanafi (Abu Hanifah), Imam Syafii, Imam Malik, Imam Ahmad bin Hambal (Hambali). Sedangkan Ibn
Rusyd adalah tokoh filsafat. 17. c
Karya Ibnu Sina yang sangat monumental, yaitu al-Qanun fi al-Thib (ensikolpaedia kedokteran) dan al-Syifa’ (ensiklopedi fisika, matematika, 18. d
Al-Ghazali meragukan banyak pemikiran para filsuf yang dikatakannya telah rancu. Hal ini dapat dilihat dari karyanya yaitu: Tahafut al-Falasifah (kerancuan pemikiran para filosuf dan metafisika).
19. c
Filosof Islam yang mampu menerjemahkan karya-karya Aritoteles, sehingga mempermudah memahami pemikirannya adalah Ibn Rusyd. 20. a
Di antara karya filsafat monumental Ibn Thufayl adalah Hay bin Yaqdzan.
21. e
Imam Ghazali 22. c
Paham yang dianut dan menjadi paham resmi ketika pemerintahan al-Ma’mun adalah Mu’tazilah, terbukti dengan diberlakukannya mihnah. 23. d
Al-Ma’mun, pengganti Harun al-Rasyid terkenal sangat cinta terhadap ilmu. Pada masa pemerintahannya ilmu pengetahuan berkembang sangat pesat, dan digalakkannya penerjemahan buku-buku asing.
24. b
Pada masa ini proses pembukuan ilmu hadis terjadi pada masa pemerintahan khalifah Umar bin Abdul Aziz (99-101H). Sejak saat itu, ilmu hadis
mengalami perkembangan dengan pesat. 25. c
al-Battani yang terkenal sebagai sarjana muslim yang menemukan teori Trigonometri (ilmu ukur segitiga).
26. e
Muttafaqun ‘Alaih adalah sebutan bagi periwayatan hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Imam Muslim.
27. a
Banyak hal yang dapat diambil ibrah dari perjalanan sejarah Islam periode klasik, yaitu di antaranya hidup sederhana, menghindari KKN, menghargai perbedaan, dan semangat dalam memperjuangkan Islam.
28. a
Serangan ke Baghdad dilakukan oleh Hulagukhan pada tahun 1258 M. Saat itu Khalifah Al Mu’tashim
29. d
Bangsa Mongol ini berasal dari daerah pegunungan Mongolia yang membentang dari Asia tengah sampai ke Siberia utara, Tibet selatan dan Manchuria barat serta Turkistan timur.
30. a
Mahmud Ghazan (683-703 /1295-1304), raja Ilkhan pertama yang beragama Islam.
31. c
Setelah dikepung selama 53 hari akhirnya benteng konstatinopel dapat dikuasai oleh pasukan Muhammad al-Fatih (1453 M). 32. b
Kaum muslim yang ikut hijrah disebut Muhajirin. 33. d
Umar bin Khattab masuk Islam ketika ia mendengarkan bacaan Al-Qur’an Surat Taha ayat 1 - 8 yang dibaca oleh Habab bin Ars yang sedang mengajarkan membaca Al-Qur’an kepada adik Umar yang bernama Fatimah binti Khattab dan suaminya Sa’id bin Zaid.
34. e
Pemerintahan Murad I (1359 – 1389 M), berhasil menaklukkan banyak daerah seperti Adrianopel, Masedonia, Bulgaria, Serbia, Asia Kecil, Sopia, Salonia, dan seluruh wilayah bagian utara Yunan.
35. Tidak ada jawaban yang benar
Pada masa Orkhan, Kerajaan Turki Usmani ini dapat menaklukkan banyak wilayah, seperti Azmir (1327 M), Tharasyanli (1356 M), Iskandar
(1338 M), Ankara (1354 M), dan Galipoli (1356 M). Daerah-daerah ini merupakan bagian benua Eropa yang pertama kali dikuasai oleh Kerajaan Turki Usmani.
36. c
Sudah Jelas 37. a
Pada masa Turki Usmani, tarekat yang banyak berkembang adalah tarekat Bektasyi dan Maulawi. Kedua tarekat ini banyak dianut dari kalangan sipil dan militer.
38. d
Jasa Usman bin Affan yang terbesar selama menjadi khalifah adalah memodofikasi Al-Qur’an yaitu Mushaf Usmani
39. a
Kata mamluk berarti budak. 40. e
Perlawanan Mu’awiyah meluap menjadi perang antara pasukan Mu’awiyah dan pasukan Ali di Siffin sehingga dikenal dengan perang Siffin.
II. Uraian
1. Ada beberapa alasan mengapa orang-orang Quraisy, terutama para pemimpinnya, menolak agama Islam. Alasan tersebut, dapat dijelaskan
a. Persaingan dalam memperebutkan kekuasaan. b. Tidak mau meninggalkan agama nenek moyang
mereka, yaitu menyembah berhala.
c. Adanya kesetaraan derajat antarsesama, sehingga mereka takut kewibawaan serta kedudukannya akan turun apabila masuk Islam.
d. Khawatir sumber ekonomi mereka akan berkurang karena tidak akan membuat patung.
e. Takut akan adanya hari akhir atau hari pembalasan.
2. Dakwah sirr adalah dakwah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad saw. secara sembunyi-sembunyi. Artinya, Nabi dalam melaksanakan dakwahnya dengan mendatangi orang-orang satu persatu, tidak melakukannya di depan umum.
3. Langkah-langkah yang dilakukan Nabi Muhammad saw. ketika berdakwah di Madinah, antara lain sebagai berikut.
a. Membangun masjid.
b. Mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Ansar.
c. Melakukan perjanjian dengan nonmuslim. d. Meletakkan dasar-dasar politik, ekonomi,
dan sosial.
4. Dalam bidang ilmu Tafsir: Ibn Abbas, Ibn Majah, Ibn Jarir at-Thabary. Hadis : Imam Bukhori, Imam Muslim, Ibnu Majjah, Abu Daud, al-Tirmidzi,dan al- Nasa’I `Fiqh : Imam Abu Hanifah (Hanafi), Imam Malik, Imam Syafi’i, Imam Ahmad bin Hambal (Hambali). Filsafat : Al-Kindi, Al-Farabi, Al-Ghazali, Ibn Tufayl, Ibn Rusyd, Ibn Bajjah, Ihwan as-Shafa. Kedokteran : Ar-Razi, dan Ibn Rusyd Kimia : Jabir ibnu Hayan Astronomi : Al-Farazi, al-Farghani Matematika : Al-Khawarizmi, Umar al-Farukhan, Al-Buzjani, al-Battani.
5. Banyak hal yang dapat diambil ibrah dari perjalanan sejarah Islam periode klasik, yaitu di antaranya (1) hidup sederhana, (2) menghindari KKN, (3) menghargai perbedaan, dan (4) semangat memperjuangkan Islam.
6. Peristiwa kekejaman bangsa Mongol berlangsung selama 40 hari. Mereka melakukan pembantaian terhadap penduduk. Kemudian merampas harta benda penduduk dan melakukan perbuatan-perbuatan kejam dan ganas. Mereka juga merusak Istana dan gedung-gedung yang indah, madrasah dan mesjid-mesjid. Buku-buku pengetahuan yang tak ternilai harganya, mereka lemparkan ke dalam sungai Tigris. Mereka seluruh isi kota. Jatuhnya kota Baghdad pada tahun 1258 M ke tangan bangsa Mongol bukan saja mengakhiri kekuasaan khilafah Bani Abbasiyah di sana, tetapi juga merupakan awal dari masa kemunduran
7. Dengan gerakan penerjemahan memunculkan banyak tokoh ilmu pengetahuan, mereka mempelajari dan bahkan mereka mampu menciptakan karya cemerlang yang kemudian dijadikan dasar dan peletak dasar keilmuan modern saat ini.
8. Kerajaan Turki Usmani pendirinya adalah raja Usman, Kerajaan Safawi pendirinya adalah Ismail, Kerajaan Mughol pendirinya adalah Zahiruddin Muhammad Babur.
9. Faktor-faktor kemunduran Islam pada abad pertengahan adalah sebagai berikut.
a. Faktor internal
1) Kegemaran penguasa dan masyarakat menerapkan gaya hidup malas yang disertai sikap bermewah-mewah. Sikap ini tidak hanya negatif tapi juga mendorong tindak korupsi dan dekadensi moral.
2) Menurunnya kegiatan keilmuan dan kepedulian masyarakat terhadap ilmu, dan bahkan berakhir dengan hilangnya kegiatan keilmuan.
3) Perekonomian negara menjadi turun drastis. Pendapatan berkurang sementara belanja negara sangat besar termasuk untuk biaya perang.
4) Konsentrasi negara terkuras kepada perluasan wilayah, yaitu sering terjadinya peperangan, sehingga stabilitas negara dan pembangunan dalam negeri kurang diperhatikan.
5) Perebutan kekuasaan yang terjadi di dalam istana.
6) Perpecahan yang terjadi di dalam tubuh umat Islam. Persatuan dan kesatuan merupakan kekuatan besar dalam menghadapi lawan, ketika itu sudah tidak ada, maka lawan akan sangat mudah untuk menghancurkan Islam. b. Faktor eksternal
1) Serangan dari bangsa-bangsa Eropa. 2) Adanya kebangkitan dunia barat yang dikenal dengan Renaisance, Enlightment dan aufklarung .
10. Hikmah yang dapat kita ambil dari peristiwa yang terjadi pada periode pertengahan adalah sebagai berikut.
a. Semangat yang luar biasa dalam memperluas wilayah kekuasaan Islam.
b. Sikap toleransi yang kuat.
c. Membebaskan masyarakat yang tertindas. d. Pengembangan seni arsitektur Islam. e. Pengembangan ilmu pengetahuan. f. Ikhlas dalam berjuang di jalan Allah.
ULANGAN KENAIKAN KELAS PAKET 2
I. Pilihan Ganda
1. b
Periodesasi gerakan dakwah dibagi menjadi dua, yaitu periode Makkah dan Madinah. Periode Makkah adalah ketika Nabi belum melakukan hijrah, dakwah ketika itu secara sembunyi-sembunyi kemudian terang-terangan. Dakwah pada periode ini mengalami banyak hambatan dari kaum Quraisy, hingga akhirnya Nabi memutuskan untuk hijrah ke Madinah. Setelah terjadinya periode Madinah, kaum muslimin makin bertambah banyak dan tersebar di berbagai wilayah di belahan dunia Arab. 2. b
Kaum yang ikut bersama Nabi dalam hijrah ke Madinah disebut dengan kaum Muhajirin. Sedangkan tuan rumah (orang Madinah) sering disebut kaum Anshor.
3. d
Umar bin Khattab masuk Islam ketika ia mendengarkan bacaan al-Qur’an Surat Taha ayat 1 – 8 yang dibaca oleh Habab bin Ars yang sedang mengajarkan membaca Al-Qur’an kepada adik Umar yang bernama Fatimah binti Khattab dan suaminya Sa’id bin Zaid.
4. c
Jahiliyah menurut bahasa adalah kebodohan, menurut istilah zaman jahiliyah adalah zaman di mana penduduk suatu negeri sudah tidak berakhlak dikarenakan akidahnya telah rusak. Sebagaimana dicontohkan zaman sebelum turunnya Islam.
5. d
Sahabat yang pertama masuk Islam dari golongan dewasa adalah sahabat Abu Bakar As-Sidiq. 6. b
Budak yang pernah dimerdekakan oleh Abu Bakar adalah Bilal bin Rabbah, Amir bin Fuhairah, dan Abu Fakiah,
7. a
Khalifaur Rasyidin dipilih oleh kaum Muslimin dengan musyawarah, sebab sebelum Nabi Muhammad Saw wafat tidak meninggalkan pesan atau wasiat, dan tidak pula menunjuk salah satu sahabat untuk menggantikan dirinya.
8. d
Jasa khalifah Usman bin Affan yang terbesar dan hingga saat ini dapat dinikmati oleh seluruh umat muslim adalah dengan dibukukannya Mushaf Al-Qur’an, dan menyatukan tata baca dan tata
tulis sehingga seluruh dunia sama. 9. d
Abu Bakar dan menyelesaikannya dengan Perang Riddah (perang melawan kemurtadan). Pada perang Riddah ini jenderal yang banyak berjasa adalah Khalid bin Walid.
10. e
Perlawanan Mu’awiyah meluap menjadi perang antara pasukan Mu’awiyah dan pasukan Ali di Siffin sehingga dikenal dengan perang Siffin. 11. e
Damaskus merupakan kota bekas kekuasaan Mu’awiyah ketika menjabat sebagai gubernur pada masa khalifah Ali bin Abi Thalib.
12. b
Kepemimpinan Al-Walid berjalan selama sepuluh tahun (705 – 715 M). Keberhasilan banyak dicapai pada periode ini, dan periode ini merupakan puncak kejayaan kekhalifahan Bani Umayyah. 13. d
Kekuasaan Bani Umayyah berlangsung kurang lebih 90 tahun.
14. b
Puncak keemasan periode ini berada pada tujuh khalifah sesudah Abu Abbas dan Abu Ja’far al-Mansur yaitu al-Mahdi (775 – 785 M), al-Hadi (775 – 786 M), Harun al-Rasyid (786 – 809 M), al-Ma’mun (813 – 833 M), al-Mu’tashim (833 – 842 M), dan al-Wasiq (842 – 847 M).
15. b
Baitul Hikmah merupakan sebuah perpustakaan yang berdiri pada masa Khalifah Harun al-Rasyid yang dipimpin oleh Hunain bin Ishaq.
16. d
Tokoh fikih adalah sebagai berikut, Imam Hanafi (Abu Hanifah), Imam Syafii, Imam Malik, Imam Ahmad bin Hambal (Hambali). Sedangkan Ibn
Rusyd adalah tokoh filsafat. 17. c
Karya Ibnu Sina yang sangat monumental, yaitu al-Qanun fi al-Thib (ensikolpaedia kedokteran) dan al-Syifa’ (ensiklopedi fisika, matematika, dan metafisika).
18. d
Al-Ghazali meragukan banyak pemikiran para filsuf yang dikatakannya telah rancu. Hal ini dapat dilihat dari karyanya yaitu; Tahafut al-Falasifah (kerancuan pemikiran para filosuf).
19. c
Filsuf Islam yang mampu menerjemahkan karya-karya Aritoteles, sehingga mempermudah memahami pemikirannya adalah Ibn Rusyd. 20. a
Di antara karya filsafat monumental Ibn Thufayl adalah Hay bin Yaqdzan.
21. a
Ibnu Sina 22. c
Paham yang dianut dan menjadi paham resmi ketika pemerintahan al-Ma’mun adalah Mu’tazilah,
23. d
Al-Ma’mun, pengganti Harun al-Rasyid terkenal sangat cinta terhadap ilmu. Pada masa pemerintahannya ilmu pengetahuan berkembang sangat pesat, dan digalakkannya penerjemahan buku-buku asing.
24. b
Pada masa ini proses pembukuan ilmu hadis terjadi pada masa pemerintahan khalifah Umar bin Abdul Aziz (99-101H). Sejak saat itu, ilmu hadis
mengalami perkembangan dengan pesat. 25. c
Al-Battani yang terkenal sebagai sarjana muslim yang menemukan teori Trigonometri (ilmu ukur segitiga).
26. e
Muttafaqun ‘Alaih adalah sebutan bagi periwayatan hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Imam Muslim.
27. a
Banyak hal yang dapat diambil ibrah dari perjalanan sejarah Islam periode klasik, yaitu di antaranya hidup sederhana, menghindari KKN, menghargai perbedaan, dan semangat dalam memperjuangkan Islam.
28. a
Serangan ke Baghdad dilakukan oleh Hulagu Khan pada tahun 1258 M. Saat itu Khalifah Al Mu’tashim menolak untuk menyerah.
29. d
Bangsa Mongol ini berasal dari daerah pegunungan Mongolia yang membentang dari Asia tengah sampai ke Siberia Utara, Tibet Selatan dan Manchuria barat serta Turkistan timur.
30. a
Mahmud Ghazan (683-703 /1295-1304), raja Ilkhan pertama yang beragama Islam.
31. b
Timur Lenk berambisi juga untuk menguasai kerajaan Usmani di Turki, karena kerajaan ini banyak menguasai daerah-daerah bekas imperium Jengis Khan dan Hulagu Khan. Pada tahun 1402 M. terjadi pertempuran yang sangat hebat di Ankara. Tentara Usmani mengalami kekalahan
32. e
Timur Lenk penganut Syi’ah yang ta’at dan menyukai tarekat Naqsyabandiyah.
33. a
Mesir di bawah pimpinan Sulthan Baybars (1260-1277). Sebagai Sulthan yang terbesar dan dipandang sebagai pendiri Dinasti Mamalik di Mesir.
34. e
Selama 17 tahun Sultan Baybars memimpin Dinasti Mamalik, yaitu dari tahun 1260 – 1277 M.
35. b
Dalam bidang ilmu keagamaan, tersohor nama Ibnu Taimiyah, seorang pemikir reformis dalam Islam.
36. d
Tiga kerajaan besar, yaitu Usmani di Turki, Mughal di India, dan Safawi di Persia.
37. b
Kerjaan Usmani didirikan oleh bangsa Turki dari Kabilah Oghuz, yang dipimpin oleh Ertoghul. 38. c
Kerajaan Safawi mengalami puncak kejayaannya pada masa Syah Abbas (1588-1628 M). 39. b
Babur mewarisi daerah Ferghana dari ayahnya ketika masih dalam usia yang sangat belia, yaitu 11 tahun.
40. c
Pada masa pemerintahan Muhammad Al-Fatih Kesultanan Usmani mengalami puncak kejayaan. 41. a
Usman menyatakan dirinya sebagai Padisyah al-Usman (Raja Besar Keluarga Usman) 42. c
Kebangkitan bangsa Barat sering dikenal dengan adanya Renaisance , Aufklarung , Enlightmen, dan Protestanisme.
43. d
Pada kerajaan Turki Usmani, sikap toleran ini dicontohkan pada masa Sultan Muhammad al-Fatih. Pada saat memimpin ia menciptakan suasana yang toleran, negara yang aman dan damai. Kerukunan antarumat beragama, yaitu antara Islam dan Kristen dapat terwujud walaupun berada dalam satu atap negara. Mereka dapat hidup berdampingan, saling melengkapi. Pada kerajaan Mughol, sikap toleran juga melekat kuat, terbukti dengan penerapan politik sulakhul (toleransi universal) oleh Raja Akbar. Dengan politik ini, semua rakyat India dipandang sama. Mereka tidak dibeda-bedakan karena perbedaan etnis dan agama.
44. c
Sultan Muhammad II (1451 – 1484 M) atau sering disebut dengan Sultan Muhammad al-Fatih yang artinya Sang Penakluk. Julukan ini diberikan karena keberhasilannya menaklukkan benteng konstantinopel.
45. a
Pada masa pemerintahan Orkhan, berhasil membuat kelompok militer yang disebut pasukan Jenissari atau Inkisyariah.
II. URAIAN
1. Asas piagam Madinah meliputi hal berikut. a. Asas kebebasan menjalankan ibadah agama. b. Asas persatuan dan kebersamaan.
c. Asas permusyawaratan. d. Asas penegakan hukum. e. Asas keadilan.
f. Asas menghormati hak.
g. Asas perdamaian yang tidak mengorbankan kebenaran dan keadilan.
2. Setelah rasulullah wafat, kaum muslimin bermusyawarah di Saqifah Bani Saidah untuk memilih pengganti Nabi Muhammad. Kaum Muhajirin dan Anshar akhirnya sepakat untuk memilih Abu Bakar sebagai pengganti Rasulullah saw. Kaum muslimin berkumpul di Masjid Nabawi dan membaiat secara resmi Abu Bakara sebagai khalifah pada bulan Rabiul Awal 11 H.
3. Mihnah (inquisition) adalah suatu kebijaksanaan yang dilakukan oleh Khalifah al-Makmun tentang diberlakukannya pemeriksaan atau lebih tepatnya dikatakan pemaksaan kepada rakyatnya terhadap penerimaan doktrin bahwa Al-Qur’an adalah makhluk. Peristiwa ini dilaksanakan dengan menggunakan kekuatan politik, bahkan dengan kekerasan.
4. Dalam bidang ilmu Tafsir: Ibn Abbas, Ibn Majah, Ibn Jarir at-Thabary. Hadis : Imam Bukhori, Imam Muslim, Ibnu Majjah, Abu Daud, al-Tirmidzi, dan al- Nasa’I. Fiqh : Imam Abu Hanifah (Hanafi), Imam Malik, Imam Syafi’i, Imam Ahmad bin Hambal (Hambali). Filsafat : Al-Kindi, Al-Farabi,