Program VII : Program Pengkajian Kebijakan, Iklim dan Mutu Industri
Kegiatan 3 Peningkatan Pengawasan dan Akuntabilitas Pelaksanaan Program Pengembangan Industri Inspektorat III, dengan
indikator pencapaian: 1) tercapainya efektifitas pengawasan dan akuntabilitas pengawasan terhadap kinerja pada unit vertikal yaitu Direktorat Jenderal Industri Agro, Sekretariat Jenderal, Pusat Data dan Informasi, Balai Besar, Baristand, Balai Diklat Industri dan Unit Pendidikan di lingkungan Kementerian Perindustrian, serta Dekonsentrasi dan tugas pembantuan, 2) terlaksananya reviu
laporan keuangan/BMN unit vertikal, 3) terlaksananya
pengawasan/pemeriksaan untuk tujuan tertentu, 4) terlaksananya monitoring dan evaluasi pelaksanaan kebijakan pengembangan industri di pusat dan prov/kab/kota, 5) terlaksananya monitoring dan evaluasi pelaksanaan program/ kegiatan prioritas/ aktual bidang industri, meliputi ; pelaksanan Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP), program P3DN, pencapaian KPI (Key
Performance Indicators) program dan kegiatan, pemberian fasilitas
pemerintah bagi pengembangan industri, dukungan mempertahankan
opini WTP laporan keuangan Kementerian Perindustrian,
pelaksanaan reformasi birokrasi, serta konsultasi dan advokasi pengawasan.
Kegiatan 4 : Peningkatan Pengawasan dan Akuntabilitas Pelaksanaan
Program Pengembangan Industri Inspektorat IV, dengan indikator pencapaian: 1) tercapainya efektifitas pengawasan dan akuntabilitas pengawasan terhadap kinerja pada unit vertikal yaitu Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah, Direktorat Jenderal Pengembangan Perwilayahan Industri, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Industri, Balai Besar, Baristand, Balai Diklat Industri dan Unit Pendidikan di lingkungan Kementerian Perindustrian, serta Dekonsentrasi dan tugas pembantuan, 2) terlaksananya reviu
laporan keuangan/BMN unit vertikal, 3) terlaksananya
pengawasan/pemeriksaan untuk tujuan tertentu, 4) terlaksananya monitoring dan evaluasi pelaksanaan kebijakan pengembangan
industri di pusat dan prov/kab/kota, 5) terlaksananya monitoring dan evaluasi pelaksanaan program/ kegiatan prioritas/ aktual bidang industri, meliputi ; pelaksanan Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP), program P3DN, pencapaian KPI (Key
Performance Indicators) Program dan Kegiatan, pemberian fasilitas
pemerintah bagi pengembangan industri, dukungan mempertahankan
opini WTP laporan keuangan Kementerian Perindustrian,
pelaksanaan reformasi birokrasi, serta konsultasi dan advokasi pengawasan.
Kegiatan 5 : Dukungan Manajemen, Pembinaan dan Tindak Lanjut
Pengawasan serta Dukungan Teknis Lainnya Inspektorat Jenderal, dengan indikator pencapaian: 1) fasilitasi kegiatan pengawasan dan dukungan teknis Inspektorat Jenderal, 2) pembayaran gaji/ tunjangan/uang makan/ lembur Itjen, 3) peningkatan sistem dan penyempurnaan Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria (NSPK) pengawasan, penyediaan data dan informasi serta pembinaan dan pengembangan SDM pengawasan (Capacity
Building & Character Building), 4) koordinasi penyusunan rencana
dan program pengawasan serta monitoring dan evaluasi pelaksanaan
program, 5) pembinaan dan tindaklanjut hasil pengawasan, 6) koordinasi/konsultasi pengawasan dan pelaksanaan/tindak lanjut
hasil pengawasan, 7) sosialisasi peraturan perundangan.
Program IX : Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas
Teknis Lainnya Kementerian Perindustrian.
Program ini bertujuan untuk memberikan dukungan manajemen terhadap pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Kementerian Perindustrian dalam hal persiapan internal, dengan indikator pencapaian: (a) terkoordinasinya pelaksanaan tugas unit-unit organisasi di lingkungan Kementerian Perindustrian, (b) terbinanya pelaksanaan
tugas Kementerian yang meliputi perencanaan, pengorganisasian dan
masyarakat, (c) terlaksananya pemberian dukungan administrasi dan teknis kepada unit-unit organisasi di lingkungan Kementerian. Dalam pelaksanaannya akan dilakukan melalui berbagai kegiatan berikut:
Kegiatan 1 : Peningkatan Kualitas Perencanaan dan Pelaporan, dengan
indikator pencapaian 1) Tercapainya peningkatan kualitas
perencanaan program sektoral dan regional, rencana dukungan sumber daya dan fasilitasi industri, rencana investasi dan kerja sama investasi industri; 2) Terlaksananya penyiapan koordinasi dan penyusunan rencana makro, program sektoral dan regional, serta anggaran; 3) Terlaksananya penyiapan koordinasi dan penyusunan rencana dukungan sumber daya, prasarana dan energi, serta fasilitasi industri; 4) Penyiapan koordinasi dan penyusunan rencana investasi dan kerja sama investasi industri; 5) Terlaksananya penyiapan koordinasi dan evaluasi pelaksanaan program dan kinerja industri, analisis data sektoral dan regional serta pelaporan; 6) Tercapainya peningkatan kualitas evaluasi pelaporan;
Kegiatan 2 : Pengembangan SDM Industri, dengan indikator pencapaian:
1) Tersusunnya dokumen pengelolaan urusan kepegawaian di lingkungan Kementerian Perindustrian; 2) Terlaksananya layanan manajemen kinerja di lingkungan Kementerian Perindustrian;
Kegiatan 3 : Peningkatan Sistem Tata Kelola Keuangan dan Barang Milik
Negara yang Profesional, dengan indikator pencapaian: 1) predikat
WTP bagi Kementerian Perindustrian terus bertahan;
2) Terlaksananya penyiapan pedoman teknis pengelolaan anggaran dan barang milik negara; 3) Terlaksananya pembinaan dan pengendalian pelaksanaan anggaran; 4) Terlaksananya pengelolaan perbendaharaan dan penyelesaian kerugian negara; 5) Terlaksananya pelaksanaan akuntansi dan administrasi pengelolaan barang milik negara; 6) Terlaksananya penyediaan data dan informasi keuangan
serta koordinasi dan pelaksanaan verifikasi penganggaran
Kegiatan 4 : Pelaksanaan Ketatausahaan Pimpinan, Pelaksanaan Urusan, Keprotokolan dan Keamanan Dalam, Tata Persuratan dan Kearsipan, dan Kerumahtanggan dengan indikator pencapaian: 1) Terlaksananya pelaksanaan urusan tata persuratan, kearsipan, dan dokumentasi Kementerian; 2) Terlaksananya pelayanan administrasi pimpinan, urusan keprotokolan, urusan rumah tangga Kementerian, urusan perlengkapan di lingkungan Kementerian;
Kegiatan 5 : Pelayanan Hukum dan Organisasi, dengan outcome/output
pencapaian: 1) Terlaksananya Peningkatan Koordinasi Penyusunan Rancangan Peraturan Perundang- undangan Bidang; 2) Peningkatan Kualitas Layanan Informasi Dokumentasi Peraturan Perundang-
undangan; 3) Peningkatan Kualitas Layanan dan Bantuan Hukum; 4) Peningkatan Koordinasi Penataan Organisasi dan Tata Laksana;
Kegiatan 6 : Pembangunan Sistem Informasi Industri yang Terintegrasi dan Handal, dengan indikator pencapaian: 1) Terlaksananya penyusunan kebijakan teknis, rencana dan program di bidang pengelolaan data dan informasi; 2) Terlaksananya pelaksanaan pengumpulan,
pengolahan dan analisis data serta pengelolaan basis data; 3) Terlaksananya pengelolaan dan pengembangan sistem informasi
dan jaringan; 4) Terlaksananya pelayanan informasi industri; 5) Terlaksananya pemantauan, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan tugas di bidang pengelolaan data dan informasi ; 6) Terlaksananya pembinaan sistem informasi, pengumpulan dan pengolahan data, sistim jaringan informasi dan pelayanan data/informasi industri;
Kegiatan 7: Peningkatan Pengelolaan Pelayanan Publik, dengan indikator
pencapaian: 1) Terlaksananya fungsi pelayanan informasi kebijakan pembangunan industri, peraturan perundang-undangan di bidang industri dan perkembangan terkini sektor industri ke Masyarakat; 2) Terlaksananya hubungan media massa, pemberitaan, analisis opini
publik, promosi, publikasi, pameran, dan pencitraan; 3) Terlaksananya hubungan dengan lembaga negara, lembaga
pemerintah, dunia usaha dan lembaga pendidikan, riset dan teknologi;
Kegiatan 8 : Peningkatan Kemampuan Intelijen Industri dan Teknologi di
Lingkup Internasional dengan indikator pencapaian terlaksananya peran intelijen Industri dan Teknologi di Lingkup Internasional, sebagai bahan masukan dalam peningkatan daya saing industri nasional;
Kegiatan 9: Peningkatan Kualitas SDM Industri, Kegiatan ini bertujuan untuk