• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peningkatan Produksi

Dalam dokumen ISBN: (Halaman 23-29)

Penanaman Tanaman dengan Metode Tanam Vertikultur pada Anak SD N 2 di Desa Susut, Banjar Manuk. Pelaksanaan kegiatan vertikultur ini berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan jadwal kegiatan yang telah direncanakan seperti terlihat pada Gambar 6. Siswa SD yang mengikuti program ini sangat antusias dengan program yang diberikan. Siswa tertarik dengan penyuluhan terutama ketika gambar macam-macam sayuran ditampilkan. Ditambah dengan cara penyampaian materi yang menarik dan sesuai dengan dunia anak mampu menarik perhatian para siswa untuk menyimak materi tersebut. Siswa kemudian menyimak dengan baik ketika masuk sesi demonstrasi, beberapa siswa bahkan sudah bisa membuat sendiri media tanam sehingga membantu efisiensi waktu daripada kegiatan ini. Dari 53 siswa dibagi menjadi 5 kelompok yang masing-masing membuat 7 pasang media tanam vertikultur. Anak-anak sangat antusias. Mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini dengan baik.

211 Gambar 6. Pelaksanaan Program Kerja Peningkatan Produksi Pembuatan

verticulture pada anak SD Negeri 2 di Desa Susut.

Kegiatan lain untuk program peningkatan produksi adalah bimbingan teknis pembuatan pupuk kompos dan biopestisida yang berfokus pada pelatihan dan pendampingan seperti terlihat pada Gambar 7. Hasil pelaksanaan kegiatan Bimtek pembuatan pupuk kompos dan biopestisida ini berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan jadwal kegiatan yang telah direncanakan. Anggota Simantri yang mengikuti program ini sangat antusias dengan program yang diberikan. Hasil pelaksanaan kegiatan Bimtek pembuatan pupuk kompos dan biopestisida ini berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan jadwal kegiatan yang telah direncanakan. Anggota Simantri yang mengikuti program ini sangat antusias dengan program yang diberikan.

Gambar 7. Pelaksanaan Program Kerja Peningkatan Produksi Penyuluhan ke Simantri terhadap pengolahan pupuk kotoran sapi dan biopeptisida.

212 4.5 Bidang Sosial Budaya

Program kerja yang dilakukan dalam kegiatan KKN PPM di Desa Susut ini salah satunya adalah melakukan pembinaan pemasaran dan pengemasan produk Dimana pembinaan pemasaran dan pengemasan produk tersebut dilakukan bertahap melalui survey dan konsultasi dengan pemilik usaha. Pemilik usaha keripik bernama Pak Bolang. Pemilik usaha dibuatkan logo dan sosial media untuk media pemasarannya.

Kami membuatkan logo usaha, kemudian dicetak dan dikembangkan melalui sosial media khususnya instagram. Pengemasannya sederhana, dikemas melalui plastik dan ditempel menggunakan stiker yang kami cetak. Pembinaan pemasaran produk dilakukan dengan pembuatan media sosial, email dengan tujuan agar pemasaran produk dapat lebih berkembang lagi. Kemudian dilanjutkan dengan pembuatan logo sebagai branding produk khas peyek manuk untuk dapat meningkatkan salah satu rumah industri di Desa Susut. Saat hari pelaksanaan berlangsung, diadakan juga demonstrasi pengemasan peyek dengan menempelkan stiker. Kami memberikan 80 stiker logo dan memberikan kenang-kenangan berupa bingkai logo. Pak Bolang sangat mengapresiasi desain logo untuk pengemasan produk kripik peyek manuk seperti terlihat pada Gambar 8.

Gambar 8. Pelaksanaan Program Kerja Sosial Budaya Penyerahan Logo Produk Keripik Bolang Banjar Manuk.

Kegiatan bidang sosial budaya lainnya adalah pembinaan pelajaran tambahan Bahasa Inggris dan Keterampilan Seni berjalan dengan lancar sesuai dengan jadwal kegiatan yang telah direncanakan seperti terlihat pada Gambar 9. Dalam pelaksanaannya, siswa/i di Sekolah Dasar sangat antusias mengikuti pembinaan pelajaran tersebut. Terlihat dari kedatangan yang lumayan banyak serta semangat dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, siswa/i sudah mampu

213 menggunakan bahasa inggris walaupun masih belum sesuai pronounce. Kemudian pelajaran tambah lainnya adalah ketrampilan seni yang memanfaatkan barang bekas menjadi barang yang memiliki nilai estetika dan nilai guna. Keterampilan yang dibuat meliputi celengan dan tempat pensil. Siswa SD mampu mengolah bahan bekas utamanya plastik.

Gambar 9. Pelaksanaan Program Kerja Sosial Budaya Pelajaran Tambahan di SD N 1, SD N 2 dan SD N 3 Desa Susut

Kegiatan lainnya adalah Pembuatan Video Profil Pemerintahan Desa Susut (Gambar 10). Pemerintahan Desa Susut dipimpin oleh seorang Kepala Desa yang dibantu oleh seorang Sekretaris Desa dan dibantu oleh beberapa Kasi (Kepala Seksi) dan KAUR (Kepala Urusan), yang meliputi Kasi Pemerintahan, Kasi Kesejahteraan Rakyat, dan Kasi Pelayanan, serta Kaur Umum, Kaur Keuangan dan Kaur Perencanaan. Dimana setiap Kasi dan Kaur tersebut membidangi beberapa bidang yaitu bidang Pemerintahan Desa, bidang Pembangunan Desa, bidang Pemberdayaan Masyarakat, serta bidang Kemasyarakatan Desa. Bidang Pemerintahan Desa bergerak dalam berbagai hal yang berkaitan dengan urusan antara masyarakat dengan Pemerintahan Desa Susut. Beberapa hal yang sudah dilakukan oleh bidang Pemerintahan Desa Susut meliputi pelayanan terhadap masyarakat baik berupa mengurus KK, akta kerahiran, surat pindah dan lain-lain. Selain itu, bidang Pemerintahan Desa Susut juga mengurus hal-hal yang berkaitan dengan keuangan meliputi pembuatan RPJM dan RPJP. Bidang Pembangunan Desa dibawahi oleh Kaur Kesejahteraan yang bergerak dalam berbagai hal yang berkaitan dengan pembangunan sarana prasarana fisik dan non fisik Desa Susut. Beberapa hal yang sudah dilakukan meliputi pembangunan kawasan wisata pemandian di Br. Juuk Bali, pembukaan jalan di timur SMP N 3 Susut, pembangunan jalan usaha tani di Br.

214 Tangkas, pembangunan senderan tembok batu di Br. Manuk serta pembangunan jalan menuju Pura Pucak Demulih di Br. Penatahan. Bidang Pemberdayaan Masyarakat di kepalai oleh Kaur Kesejahteraan yang bergerak dalam berbagai hal yang berkaitan dengan pelatihan-pelatihan dan pemberdayaan kelompok UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Beberapa hal yang sudah di lakukan meliputi pemberdayaan kerajinan dulang di Br. Susut Kaja dan pemberdayaan kerajinan handpan di Br. Manuk. Bidang Kemasyarakatan Desa bergerak dalam berbagai hal yang berkaitan dengan pembinaan-pembinaan kepada Lembaga Desa yang berada di wilayah Desa Susut. Lembaga tersebut meliputi Lembaga Pemberdayaan Desa, Karang Taruna, dan PKK. Dalam perjalanannya segala kegiatan tersebut belum banyak diketahui oleh masyarakat Desa Susut itu sendiri. Maka dari itu, diperlukan sarana agar masyarakat Desa Susut dapat mengetahui hal-hal apa saja yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Desa Susut dengan cara memanfaatkan teknologi yang sudah berkembang saat ini, yaitu melalui video.

Setelah melakukan pengambilan gambar dan video pada lokasi-lokasi tertentu di Desa Susut, seperti salah satunya di Pura Pucak Demulih. Tim penulis melakukan beberapa penyuntingan dan penyesuaian, sehingga dapat memberikan gambaran secara holistik terkait profil Desa Susut. Video yang berdurasi 3 menit tersebut memberikan penjelasan secara rinci tentang apa saja yang telah dilakukan oleh masyarakat Desa Susut.

Gambar 10. Pelaksanaan Program Kerja Sosial Budaya Video Sistem dan Tata Pemerintahan Desa Susut.

215 BAB V

KESIMPULAN

Simpulan yang dapat ditarik dari pelaksanaan 4 program kerja KKN PPM di Desa Susut, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli adalah:

1. Program dari bidang Kesehatan Masyarakat berupa pemeriksaan mata dan pemberian obat mata gratis, serta operasi katarak berjalan sangat baik yang dkatkan derajat kesehatan mata masyarakat desa Susut. Kegiatan bidang kesehatan masyarakat lainnya adalah Gerakan Bebas Kutu Rambut (GEBIAR) dan Pemberian Sosialisasi dan Pelatihan Mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Anak Sekolah Dasar.

2. Program dari Bidang Prasarana Fisik, yaitu peremajaan tapal batas wilayah Desa diantara Desa Sulahan dan Desa Susut serta tapal batas diantara Banjar Juuk Bali dan Banjar Penatahan di desa Susut dilakukan dengan cat ulang sehingga tulisan menjadi lebih jelas.

3. Program dari Bidang Peningkatan Produksi, yaitu: penanaman tanaman dengan metode tanam vertikultur pada Anak SD dan bimbingan teknis pembuatan pupuk kompos dan biopestisida di Simantri 609 Desa Susut.

4. Program dari Bidang Sosial Budaya, yaitu pembinaan pelajaran tambahan bahasa inggris dan keterampilan seni untuk siswa sekolah dasar. Kegiatan lainnya adalah pembinaan pemasaran dan pengemasan produk dengan membuatkan dan mencetakkan logo dan sosial media untuk media pemasarannya di Pak Bolang UKM kripik peyek manuk. Selain itu, telah dihasilkan video profil desa mengenai sistem dan tata pemerintahan Desa Susut.

216 DAFTAR PUSTAKA

Riza, R. dan Roesmidi. 2006. Pemberdayaan Masyarakat. Sumedang : Alqaprint Jatinangor

Tana, L., Rif’ati, L., dan Kristanto, Y. 2009. Determinan Kejadian Katarak di Indonesia, Riset Kesehatan Dasar 2007. Bul. Penelit. Kesehat. 37(3); 144-125.

Yosandy, D. S. O., Baskara, M., dan Herlina, N. 2018. Pengaruh Media Tnam pada Sistem Vertikulture terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.). Journal Produksi Tanaman. 6(2): 210-216.

Dalam dokumen ISBN: (Halaman 23-29)

Dokumen terkait