BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA
3.4 Penjabaran Capaian
4.6. Jumlah penelitian yang
diaplikasikan di masyarakat - - Penelitian
4.7. Jumlah prototipe R&D - - Prototipe
4.8. Jumlah prototipe industri - - Prototipe
5. Menguatnya kapasitas
Dalam capaian IKU yang telah di tampilkan pada Table 3.1, dapat kita lihat di mana sebagian besar target yang telah di tetapkan untuk tahun 2018 telah mencapai target. Di mana selanjutnya dilaksanakan analisis penyebab keberhasilan / kegagalan dari setiap indikator yang dijelaskan sebagai berikut :
1. Sasaran #1 Meningkatnya Kualitas Pembelajaran Dan Kemahasiswaan a. Rasio Afimasi
Rasio Afirmasi adalah adalah indikator pertama dalam target capaian kinerja Dekan dengan Rektor. Untuk memperoleh data Rasio Afirmasi dengan cara jumlah mahasiswa UKT 1, UKT 2 dan Bidikmisi yang kemudian di bandingkan dengan jumlah seluruh mahasiswa aktif.
Di mana dalam periode waktu 2018 FIB Unud telah melalui 2 semester yang akan mempengaruhi jumlah mahasiswa secara keseluruhan, sehingga setelah pemeriksaan akhir tahun 2018 untuk Rasio Afirmasi mahasiswa di FIB Unud diperoleh data seperti berikut :
Table 3.2 Tabel Data Mahasiswa Aktif, Bidikmisi, UKT 1, UKT 2 Program Studi Jumlah
Sejarah 134 35 7 9
Antropologi 209 30 10 19
Sastra Bali 97 26 7 7
Total 1663 270 86 114
Pada data dapat dilihat jumlah mahasiswa aktif pada akhir tahun 2018 sebanyak 1663 mahasiswa, kemudian jumlah mahasiswa yang menerima bidikmisi sebanyak 270 orang, yang mendapatkan UKT 1 86 orang, dan UKT 2 sebanyak 114 orang, sehingga dengan data tersebut dapat diperoleh data Rasio Afirmasi sebesar 28%. Di mana jumlah 28% tersebut sesuai dengan target yang telah ditetapkan sebelumnya.
b. Jumlah Mahasiswa Yang Berwirausaha
Mahasiswa yang berwirausaha adalah mahasisa yang mengikuti program mahasiswa wirausaha yang proposalnya lulus dan dibiayai melalui serangkaian proses seeksi dan pemagangan. selain itu juga mahasiswa yang telah memiliki usaha sendiri ataupun kelompok.
Dalam upaya untuk meningkatkan jumlah mahasiswa yang berwirausaha, FIB Unud telah melakukan berbagai upaya, yaitu dengan mendaftarkan mahasiswa mengikuti kegiatan wirausaha yang diselenggarakan Unud. Selain itu juga memberikan pelatihan dan modal kepada mahasiswa yang berminat membuka usahanya sendiri, sehingga diperolehlah data sebagai berikut :
Table 3. 3 Data Mahasiswa yang berwirausaha Program Studi Jumlah Mahasiwa sudah memiliki mahasiswa yang memiliki usaha, yang merupakan hasil dari setiap usaha yang telah dilaksanakan oleh FIB Unud. Di mana pada target sebanyak 20 orang, namun hasil akhir di peroleh sebanyak 44 orang, yang mana dapat disimpulkan telah berhasil mencapai target yang diinginkan
BAB III Akuntabilitas Kinerja 26 c. Persentase Lulusan Bersertifikat Kompetensi Dan Profesi
Lulusan bersertifikat kompetisi dan profesi adalah indikaor untuk mengukur jumlah lulusan perguruan tinggi yang lulus Uji Kompetensi dan profesi yang diselenggarakan oleh panitia nasional yang ditetapkan oleh kemenristekdikti, organisasi profesi dan lembaga sertifikasi yang terakreditasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pada indikator ini FIB Unud tidak menetapkan target. Hal tersebut disebabkan FIB Unud memang tidak menyelenggarakan program kompetensi dan profesi, sehingga tidak memiliki mahasiswa dengan sertifikat tersebut.
d. Persentase Prodi Terakreditasi Minimal B
Persentase prodi terakreditasi minimal B merupakan data Program studi yang telah memiliki sertifikasi A (Unggul) dan B (Baik Sekali) sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan oleh BAN-PT dan lembaga akreditasi mandiri lainnya sesuai Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
Dalam proses untuk meningkatkan mutu di FIB Unud telah dilaksanakan berbagai usaha oleh semua pihak, dimulai dari proses penyusunan boring prodi, pendampingan dari UPMF FIB Unud, pendampingan dari LP3M, hingga pendampingan oleh Dekan FIB Unud pada proses Visitasi oleh asesor.
Sehingga setelah semua usaha tersebut diperoleh data sebagai berikut : Table 3.4 Data Akreditasi Prodi FIB Unud
NAMA PRODI JENJANG SK AKREDITASI PERINGKAT
Antropologi Budaya S1 108/SK/BAN-PT/Akred/S/IV/2014 B
Arkeologi S1 176/SK/BAN-PT/Akred/S/VI/2014 B
Sastra Bali S1 392/SK/BAN-PT/Akred/S/X/2014 B
Sastra Indonesia S1 451/SK/BAN-PT/Akred/S/XI/2014 B Sastra Inggris S1 3254/SK/BAN-PT/Akred/S/XII/2016 A Sastra Jawa Kuna S1 429/SK/BAN-PT/Akred/S/XI/2014 B Sastra Jepang S1 2066/SK/BAN-PT/Akred/S/IX/2016 A
Ilmu Sejarah S1 280/BAN-PT/Akred/S/VIII/2014 A
Ilmu Lingustik S2 4234/SK/BAN-PT/Akred/M/XI/2017 B Kajian Budaya S2 463/SK/BAN-PT/Akred/M/XII/2014 B Kajian Budaya S3 365/SK/BAN-PT/Akred/D/IX/2014 B Ilmu Linguistik S3 1441/SK/BAN-PT/Akred/D/V/2017 A
Dari data tersebut dapat dilihat seluruh Prodi FIB Unud telah semua memiliki Akreditasi, dengan 4 Prodi dengan akreditasi A, lalu 8 Prodi dengan Akreditasi B. sehingga dapat disimpulkan semua Prodi di FIB Unud telah memiliki akreditasi minimal B. hal tersebut sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
e. Persentase Lulusan Yang Langsung Bekerja Dibidangnya
Lulusan yang langsung bekerja sesuai bidangnya merupakan data lulusan yang memperoleh pekerjaan sesuai dengan bidang keahlian dengan masa tunggu kurang dari satu tahun.
Di mana FIB Unud telah melakukan proses Tracer studi terhadap mahasiswa yang telah lulus pada T-2 (yaitu lulusan tahun 2016). Di mana pada saat tersebut FIB telah melaksanakan pelepasan mahasiswa sebanyak 4 kali sepanjang tahun yaitu
Table 3.5 Data Tracer Study Program Studi Jumlah
Lulusan 2016 Sesuai Tidak Sesuai Total
Sastra Indonesia 11 - - -
Dari data di atas dapat dilihat masih sangat sedikit mahasiswa yang mau turut serta dalam proses tracer study. Dengan hasil tersebut kami akan melakukan perubahan pelaksanaan tracer study. Di mana untuk proses tracer yang akan dilakukan tahun 2019 diharapkan dapat meningkatkan jumlah partisipasi da dapat lebih menggambarkan kondisi lulusan.
f. Jumlah Mahasiswa Berprestasi
Mahasiswa berprestasi adalah data yang mencatat capaian prestasi dari mahasiswa di tingkat Nasional dan Internasional. Di mana kegiatan yang dilaksanakan bias berupa kompetisi/kejuaraan/kontes/lomba/pengakuan dalam bidang penalaran, kreativitas, minat, bakat dan organisasi.
Dalam upaya untuk meningkatkan jumlah mahasiswa yang memiliki prestasi baik di tingkat nasional atau internasional, FIB Unud telah berusaha melakukan berberapa hal. Salah satunya yaitu bantuan dalam bentuk pelatihan melalui UKM yang membimbing mahasiswa sesuai minatnya, selain itu juga bimbingan dalam pembuatan PKM yang baik yang dilaksanakan oleh dosen dari FIB Unud, lalu ada juga bantuan berupa akomodasi perjalanan untuk menuju lokasi dilaksanakannnya kegiatan tersebut. Kemudian diperolehkan data sebagai berikut :
BAB III Akuntabilitas Kinerja 28 Table 3.6 Tabel Data Prestasi Mahasiswa FIB Unud
Program Studi Nasional
Dari data di atas dapat dilihat jumlah mahasiswa di FIB Unud cenderung lebih baik di bidang ilmu di bandingkan dengan jumlah prestasi dibidang olahraga.
Namun prestasi di bidang ilmu masih ditingkat nasional belum mencapai tingkat internasional. Di mana nantinya untuk capaian di tahun 2019 mahasiswa juga akan didukung untuk menembus tingkat internasional di bidang ilmu. Secara keseluruhan jumlah mahasiswa yang berprestasi telah melebihi target yang ditetapkan yaitu sebanyak 20 orang, lalu telah tercapai jumlah 28 orang mahasiswa.
2. Sasaran #2 Meningkatnya Kualitas Kelembagaan Universitas Udayana a. Ranking PT Nasional
Rangking PT Nasional adalah peringkat perguruan tinggi di pemeringkatan nasional yang dilaksanakan oleh kemenristekdikti. Di mana untuk indikator ini FIB Unud tidak menetapkan target, hal tersebut dikarenakan Indikator ini menjadi tanggung jawab bersama seluruh civitas Unud.
b. Akreditasi Institusi
Akreditasi Perguruan tinggi adalah kegiatan penilaian untuk menentukan kelayakan Perguruan TInggi atau merupakan bentuk pengakutan atas suatu lembaga pendidikan yang menjamin standar minimal sehingga lulusannya memenuhi kualifikasi untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi atau memasuki pendidikan spesialisasi, atau untuk dapat menjalankan praktek profesinya.
Untuk indikator ini Juga tidak menetapkan target, karena tanggung jawab untuk menentukan akreditasi Institusi menjadi tanggung jawab bersama setiap Fakultas bersama dengan Rektorat
c. Jumlah Pusat Unggulan Iptek (PUI)
Pusat unggulan Iptek (PUI) adalah suatu lembaga litbang baik berdiri sendiri maupun berkolaborasi dengan lebaga lainnya (konsorsium) yang melaksanakan kegiatan-kegiatan riset bertaraf internasional pada bidang spesifik secara multi dan interdisiplin dengan standar hasil yang sangat tinggi serta relevan dengan kebutuhan pengguna ilmu pengetahuan, teknologi dan produk inovasi.
Untuk indikator ini FIB Unud memutuskan untuk memasukan UPT Lontar untuk menjadi PUI. Di mana telah dilaksanakan proses dan upaya sesuai aturan untuk mendaftarkan UPT Lontar. Namun hingga akhir 2018 masih belum berhasil untuk mendapatkan hasil yang diharapkan. Sehingga di simpulkan bahwa target PUI FIB Unud untuk tahun 2018 masih belum tercapai.
3. Sasaran #3 Meningkatnya Kualitas, Dan Kuantitas Sumber Daya Universitas Udayana a. Persentase Dosen Berkualifikasi S3
Dosen berkualifikasi S3 adalah dosen yang memiliki kualifikasi S3 pada akhir tahun berjalan. Di mana dosen berkualifikasi S3 merupakan tolak ukur (benchmarking) terhadap kemampuan Perguruan Tinggi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, dan teknologi serta implementasi tridarma Perguruan Tinggi
Di mana untuk meningkatkan jumlah dosn yang memiliki kualifikasi S3 beberapa upaya telah dilakukan untuk mendukung lebih banyak dosen di FIB Unud yang menyelesaikan pendidikan S3. Dengan berbagai upaya tersebut sehingga diperoleh data seperti berikut :
Table 3.7 Data Jumlah Dosen S3 Program studi S3 Tetap
Dari data tersebut dapat diperoleh persentase jumlah dosen dengan kualifikasi S3 sebesar 45% dari seluruh jumlah dosen tetap di FIB Unud. Hal tersebut menunjukan bahwa jumlah dosen dengan kualifikasi S3 di FIB Unud
BAB III Akuntabilitas Kinerja 30 telah mencapai target yang ditetapkan. Di mana target yang ditetapkan adalah sebesar 42 % .
b. Persentase Dosen Bersertifikat Pendidik
Dosen bersertifikat pendidik adalah dosen yang telah memiliki sertifikat pendidik yang diperoleh melalui tes. Diperoleh data seperti berikut :
Table 3.8 Data Dosen Bersertifikat Pendidik sertifikat pendidik dibandingkan dengan keseluruhan dosen tetap maka di peroleh nilai 94%. Di mana dapat diartikan juga hamper seluruh dosen yang mengajar di FIB Unud telah memenuhi standar sebagai pendidik dengan bukti sertifikat pendidik. Selain itu juga menunjukan FIB Unud telah mencapai target, di mana target yang ditetapkan sebesar 91,67 %.
c. Persentase Dosen Dengan Jabatan Lektor Kepala
Dosen dengan jabatan Lektor Kepala adalah dosen yang memiliki jabatan akademik Lektor Kepala hingga akhir tahun berjalan. Di mana diperoleh data sebagai berikut :
Table 3.9 Data Dosen dengan Jabatan Lektor Kepala Program studi Lektor Kepala Tetap
Sastra Indonesia 13 25
Dari data tersebut dapat dilihat masih ada prodi yang belum memiliki dosen yang memiliki jabatan sebagai Lektor Kepala. sehingga kedepannya kami akan mencoba untuk meningkatkan jumlah dosen dengan jabatan Lektor Kepala.
Namun secara keseluruhan dari data tersebut dapat diperoleh persentase Dosen dengan jabatan Lektor Kepala di FIB Unud sebesar 45%. Di mana hal tersebut telah melebihi target yang ditetapkan sebesar 43%.
d. Persentase Dosen Dengan Jabatan Guru Besar
Dosen dengan jabatan Guru Besar adalah dosen yang memiliki jabatan akademik Guru Besar Pada akhir tahun berjalan. Di mana diperoleh data sebagai berikut :
Table 3.10 Data Dosen dengan Jabatan Guru Besar Program studi Guru Besar Tetap
Dari data tersebut dapat dlihat jumlah dosen dengan jabatan Guru Besar di FIB Unud masih sedikit, yang mana kedepannya FIB Unud akan berusaha untuk memperbanyak jumlah dosen dengan jabatan Guru Besar. Dari data tersebut juga dapat diperoleh persentase dosen dengan jabatan guru besar sebesar 14%. Di mana hal tersebut telah melewati sedikit dari persentase yang telah ditetapkan sebesar 13,58%.
4. Sasaran #4 Meningkatnya relevansi dan produktivitas penelitian, pengabdian, dan teknologi
a. Jumlah Publikasi Internasional
Publikasi INternasional adalah hasil penelitian yang dimuat dalam Jurnal Ilmiah Internasional atau Prosiding yang telah diterbitkan oleh Perguruan Tinggi atau penerbit lainnya dan memiliki ISBN. Di mana untuk publikasi tersebut diperoleh data publikasi masing-masing program studi sebagai berikut :
BAB III Akuntabilitas Kinerja 32 Table 3.11 Data Publikasi Internasional
Program Studi Jumlah
Sastra Indonesia 2
Sastra Jawa Kuno 7
Sastra Inggris 24
Sastra Jepang 10
Arkeologi -
Ilmu Sejarah -
Antropologi 1
Sastra Bali -
Total 44
Dari data tersebut dapat dilihat Program Studi Sastra Inggris sebagian besar menyumbang karya tulisnya untuk dipublikasi secara internasional. Di mana dari data tersebut ada yang berasal dari jurnal, maupun berbentuk prosiding.
Sehingga secara umum dapat disimpulkan bahwa Publikasi Internasional FIB Unud sebanyak 44 karya tulis, di mana jumlah tersebut telah melebihi target yaitu sebesar 15 karya tulis.
b. Jumlah HKI Yang Didaftarkan
HKI adalah hak atas kekayaan intelektual yang merupakan hak yang timbul dari kemampuan berfikir atau olah pikir yang menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna untuk manusia yang terdiri dari Paten, Hak CIpta, Merek, Varietas Tanaman, Rahasia Dagang, Desain Industri dan Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu.Di mana untuk HKI diperoleh data seperti berikut : c. Jumlah Sitasi Karya Ilmiah
Sitasi adalah karya ilmiah yang dijadikan referensi/acuan oleh penulis/peneliti lain. Di mana untuk Indikator sitasi diperoleh data seperti berikut :
d. Jumlah Jurnal Bereputasi Terindeks Global
Jurnal Bereputasi terindeks global adalah jurnal ilmiah yang terakreditasi oleh kementrian RIstekdikti yang diindex oleh Scopus dan/atau Web of Science dan/atau Sinta Science an Technology Index. Di mana untuk Indikator ini FIB Unud belum menargetkan untuk tahun 2018, hal tersebut dikarenakan Jurnal yang ada di FIB Unud masih belum sesuai dengan standar untuk di akreditasi secara Global.
e. Persentase Penggunaan Dana Masyarakat Untuk Penelitian
Penggunaan Dana Masyarakat untuk penelitian adalah besaran dana Renja yang dialokasikan untuk kegiatan penelitian. Di mana untuk alokasi penelitian ditetapkan adalah sebesar 15%. Di mana FIB Unud pada tahun 2018 telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 2.459.965.000 dari total anggaran sebesar Rp. 6.172.194.000, atau sebesar 40 %
f. Jumlah Penelitian Yang Diaplikasikan Di Masyarakat
Hasil penelitian yang diimplementasikan oleh masyarakat sehingga menimbulkan dampak positif berupa kesejahteraan (Pengabdian kepada Masyarakat). Di mana untuk Indikator ini FIB Unud belum menargetkan untuk tahun 2018.
g. Jumlah Prototipe R&D
Prototipe R&D adalah bentuk awal (contoh) atau standar ukuran dari sebuah riset dasar (tingkat kesiapterapan teknologi 1 sampai 3) atau riset terapan (tingkat kesiap terapan teknologi 4 sampai 6). Di mana untuk Indikator ini FIB Unud belum menargetkan untuk tahun 2018.
h. Jumlah Prototipe Industri
Prototipe industry adalah bentuk prototype yang merupakan hasil pengembangan teknologi yang telah lulus uji pada sistem lingkungan sebenarnya (tingkat kesiapterapan teknologi 7). Di mana untuk Indikator ini FIB Unud belum menargetkan untuk tahun 2018.
5. Sasaran #5 Menguatnya Kapasitas Inovasi a. Jumlah Produk Inovasi
Produk inovasi adalah hasil dari kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian , penerapan dan/atau perekayasaan oleh lembaga/unit litbangg atau perguruan tunggi, yang menghasilkan kebaruan yang diterapkan dan bermanfaat secara komersial, ekonomi dan atau social budaya. Di mana untuk indikator ini FIB Unud memiliki 3 karya tulis di mana keseluruhan dihasilkan oleh program studi sastra inggris. Di mana hal tersebut juga berarti bahwa FIB Unud telah melebihi target yang ditetapkan sebesar 2 karya tulis.
6. Sasaran #6 Terwujudnya tata kelola yang baik serta kualitas layanan prima sesuai dengan prinsip-prinsip BLU
a. Opini Laporan Keuangan Oleh Auditor Publik
Opini laporan keuangan adalah opini laporan keuangan yang dikeluarkan oleh kantor Akuntan Publik. Yang mana hal tersebut berarti hasil dari indikator ini adalah hasil pemeriksaan yang dilaksanakan Akuntan Publik.