PENJELASAN AKUN-AKUN LAPORAN KEUANGAN 4.1 Penjelasan Akun-akun Laporan Realisasi Anggaran
2. Beban Luar Biasa
4.5 Penjelasan Akun-Akun Laporan Arus Kas (LAK)
Laporan Arus Kas adalah memberikan informasi historis mengenai perubahan kas dan setara kas suatu entitas pelaporan dengan mengklasifikasikan arus kas berdasarkan aktivitas operasi, investasi aset non keuangan, pembiayaan, dan non anggaran selama satu priode akuntansi serta memberikan informasi mengenai sumber, penggunaan, perubahan kas dan setara kas selama satu periode akuntansi dan saldo kas dan setara kas pada tanggal pelaporan. Informasi ini disajikan untuk pertanggungjawaban dan pengambilan keputusan.
Rincian realisasi Arus Kas Tahun 2019 dapat dilihat pada table berikut.
No Uraian 2019 2018
1 Arus Kas Masuk
Aktivitas Operasi 1.575.404.336.053,20 1.407.603.616.014,33
Aktivitas Investasi 0,00 0,00
Aktivitas Pendanaan 0,00 0,00
Aktivitas Transitoris 103.617.676.298,00 80.386.208.510,00
2 Arus Kas Keluar
Aktivitas Operasi 1.167.205.766.208,92 1.215.216.167.026,34 Aktivitas Investasi 389.032.158.912,69 221.067.399.448,22
Aktivitas Pendanaan 0,00 25.000.000,00
Aktivitas Transitoris 103.608.441.769,00 80.385.993.964,00
Jumlah Kenaikan/(Penurunan) Kas 19.175.645.460,59 -28.704.735.914,23
4.5.1 Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Aktivitas Operasi merupakan indikator yang menunjukkan kemampuan operasi pemerintah dalam menghasilkan kas yang cukup untuk membiayai aktivitas operasionalnya dimasa yang akan datang tanpa mengandalkan sumber Pembiayaan dari luar. Realisasi Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi Tahun 2019 sebesar Rp408.198.569.844,28 dibandingkan dengan Tahun 2018 sebesar Rp192.387.448.987,99 mengalami kenaikan sebesar Rp215.811.120.856,29 atau 112,18%.
4.5.1.1 Arus Kas Masuk
Arus Kas Masuk adalah jumlah realisasi penerimaan kas yang berkenaan dengan kegiatan operasional dalam periode TA 2019.
Arus Kas Masuk dari Aktivitas Operasi Tahun 2019 sebesar Rp1.575.404.336.053,20 dibandingkan dengan tahun 2018 sebesar Rp1.407.603.616.014,33 mengalami kenaikan sebesar Rp-167.800.720.038,87 atau 11,92%.
Realisasi Arus Kas Masuk dari Aktivitas Operasi merupakan pendapatan daerah dari Laporan Realisasi Anggaran sebesar Rp1.575.404.336.053,20. Realisasi tersebut sudah termasuk Pendapatan dari JKN Kapitasi, dan BOS (Reguler, Afirmasi dan Kinerja). Sedangkan selisih antara arus kas masuk dengan pendapatan pada Laporan Realisasi Anggaran merupakan saldo Kas di Bendahara Penerimaan Dinas Bina Marga, Cipta Karya, Jasa Konstruksi dan Penataan Ruang sebesar Rp28.852.800,00. Sampai dengan 31 Desember 2019, saldo tersebut belum di setor ke Kas Daerah sehingga tidak dicatat pada laporan arus kas masuk.
4.5.1.2 Arus Kas Keluar
Arus Kas Keluar adalah jumlah realisasi pengeluaran kas yang berkenaan dengan kegiatan operasional dalam periode TA 2019.
Arus Kas Keluar dari Aktivitas Operasi Tahun 2019 sebesar Rp1.167.205.766.208,92dibandingkan dengan Tahun 2018 sebesar Rp1.215.216.167.026,34 mengalami penurunan sebesar Rp
-48.010.400.817,42 atau -3,95%.
Realisasi Arus Kas Keluar dari Aktivitas Operasi merupakan Belanja Operasi, Belanja Tak Teduga dan Transfer dari Laporan Realisasi Anggaran sebesar Rp1.167.205.766.208,92 realisasi arus kas keluar pada tahun 2018 sudah termasuk Belanja Operasi dari Dana BOS (Reguler, Afirmasi dan Kinerja), JKN Kapitasi dan BLUD.
Arus Kas Bersih
Arus Kas Bersih adalah jumlah realisasi penerimaan dikurangi pengeluaran kas yang berkenaan dengan kegiatan operasi dalam periode TA 2019, yaitu sebesar Rp408.198.569.844,28
4.5.2 Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Arus kas bersih aktivitas investasi pada Tahun 2019 sebesar Rp-389.032.158.912,69. Arus kas dari aktivitas Investasi mencerminkan penerimaan dan pengeluaran kas bruto dalam rangka perolehan dan pelepasan sumber daya ekonomi yang bertujuan untuk meningkatkan dan mendukung pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
4.5.2.1 Arus Kas Masuk
Pada Tahun 2019 tidak terdapat Arus kas masuk dari Aktivitas Investasi pada Pemerintah Kabupaten Wajo.
4.5.2.2 Arus Kas Keluar
Arus kas keluar dari Aktivitas Investasi tahun 2019 sebesar Rp389.032.158.912,69 dibandingkan
dengan tahun 2018 sebesar Rp221.067.399.448,22 mengalami kenaikan sebesar
Realisasi arus kas keluar dari Aktivitas Investasi merupakan realisasi dari belanja modal pada Laporan Realisasi Anggaran adalah sebesar Rp389.032.158.912,69 sudah termasuk Belanja Modal dari Dana BOS (Reguler, Afirmasi dan Kinerja), JKN Kapitasi dan BLUD.
Arus Kas Bersih
Arus Kas Bersih adalah jumlah realisasi penerimaan dikurangi pengeluaran kas yang berkenaan dengan kegiatan investasi aset non keuangan dalam periode TA 2019, yaitu sebesar Rp389.032.158.912,69.
4.5.3 Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Arus Kas bersih dari Aktivitas pendanaan tahun 2019 sebesar Rp0,00 dibandingkan dengan tahun 2018 sebesar Rp-25.000.000,00 mengalami penurunan atau sebesar Rp-25.000.000,00 atau 100,00%. Arus Kas bersih dari aktivitas pendanaan merupakan selisih lebih kurang penerimaan Pembiayaan dengan pengeluaran Pembiayaan yang dihitung berdasarkan arus kas bruto sehubungan dengan Pembiayaan defisit atau penggunaan surplus anggaran, yang bertujuan untuk memprediksi klaim pihak lain terhadap arus kas pemerintah dan klaim pemerintah terhadap pihak lain di masa yang akan datang.
4.5.3.1 Arus Kas Masuk
Pada Tahun 2019 tidak terdapat Arus kas masuk dari Aktivitas pendanaan pada Pemerintah Kabupaten Wajo.
4.5.3.2 Arus Kas Keluar
Arus kas keluar dari aktivitas Pendanaan tahun 2019 sebesar Rp0,00 sedangkan di tahun 2018 sebesar Rp25.000.000,00, mengalami penurunan sebesar Rp-25.000.000,00 atau -100,00%, merupakan Pengeluaran Pembiayaan Daerah pada Laporan Realisasi Anggaran di luar Penyertaan Modal dan Pengeluaran Pembelian Investasi Non Permanen.
Arus Kas Bersih
Arus Kas Bersih adalah jumlah realisasi penerimaan dikurangi pengeluaran kas yang berkenaan dengan kegiatan pendanaan dalam periode TA 2019, yaitu sebesar Rp0,00
4.5.4 Arus Kas dari Aktivitas Transitoris
Arus kas dari Aktivitas Transitoris mencerminkan penerimaan dan pengeluaran kas bruto yang tidak mempengaruhi anggaran pendapatan, belanja dan pembiayaan pemerintah daerah, arus kas dari aktivitas transitoris antara lain Perhitungan Fihak Ketiga (PFK) dan kiriman uang, PFK menggambarkan kas yang berasal dari jumlah dana yang dipotong dari Surat Perintah Membayar atau diterima secara tunai untuk pihak ketiga misalnya potongan Taspen dan Askes. Kiriman uang menggambarkan mutasi kas antar rekening kas umum daerah Arus Kas dari Aktivitas Non anggaran terdiri dari:
Arus Kas Bersih dari Aktivitas Transitoris tahun 2019 sebesar Rp9.234.529,00 dibandingkan dengan tahun 2018 sebesar Rp214.546,00 mengalami kenaikan sebesar Rp9.019.983,00.
4.5.4.1 Arus Kas Masuk
Arus Kas Masuk dari aktivitas non anggaran tahun 2019 sebesar Rp103.617.676.298,00 dibandingkan dengan tahun 2018 sebesar Rp80.386.208.510,00 mengalami kenaikan sebesar Rp-23.231.467.788,00 atau 28,90%.
4.5.4.2 Arus Kas Keluar
Arus Kas Keluar dari aktivitas non anggaran tahun 2019 sebesar Rp103.608.441.769,00 dibandingkan dengan tahun 2018 sebesar Rp80.385.993.964,00 mengalami kenaikan sebesar Rp23.222.447.805,00 atau 28,89%.
Arus Kas Bersih
Arus Kas Bersih adalah jumlah realisasi penerimaan dikurangi pengeluaran kas yang berkenaan dengan kegiatan transitoris dalam periode TA 2019, yaitu sebesar Rp9.234.529,00 berupa Tambang Gol. C,Pajak Restoran, PPN, PPh Pasal 21 dan PPh Pasal 23.
Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas Selama Periode Tahun 2019 Penurunan Kas berasal dari:
No Uraian 2019 2018
1. Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi 408.198.569.844,28 192.387.448.987,99 2. Arus Kas Bersih dari Aktivitas Investasi -389.032.158.912,69 -221.067.399.448,22 3. Arus Kas Bersih dari Aktivitas Pendanaan 0,00 -25.000.000,00 4. Arus Kas Bersih dari Aktivitas Transitoris 9.234.529,00 214.546,00
Kenaikan Bersih Kas Periode TA 19.175.645.460,59 -28.704.735.914,23
4.5.5 Saldo Akhir Kas
Saldo Akhir Kas terdiri dari:
No Uraian 2019 2018
1 Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas Selama Periode Tahun 2019 19.175.645.460,59 -28.704.735.914,23 2 Saldo Awal Kas di BUD dan Setara Kas, Kas di Bendahara Pengeluaran, Kas Di Bendahara BLUD, Kas di Bendahara Dana Kapitasi JKN, dan Kas di Bendahara
BOS 25.551.715.170,86 34.938.194.350,50
3 Saldo Akhir Kas 44.727.360.631,45 6.233.458.436,27
4 Terdiri dari:
5 Saldo Akhir Kas di BUD dan Setara Kas 15.289.748.824,58 1.386.168.632,12 6 Saldo Akhir Kas di Bendahara Penerimaan 9.234.529,00 0,00 7 Saldo Akhir Kas di Bendahara Pengeluaran 28.852.800,00 214.546,00 8 Saldo Akhir Kas di Bendahara BLUD 2.750.360.016,64 4.306.619.927,45 9 Saldo Akhir Kas di Bendahara Dana Kapitasi JKN 940.827.388,64 580.159.583,70 10 Saldo Akhir Kas di Bendahara Dana BOS 6.561.544.412,00 103.121.567,00 11 Saldo Akhir Kas Lainnya 80.240.095,00 230.369.319,00
Saldo Akhir Kas 25.660.808.065,86 6.463.827.755,27
Perbandingan saldo akhir kas di BUD antara Neraca dan Laporan Arus Kas (LAK) sebagai berikut.
Saldo Akhir Kas BUD di Neraca 25.660.808.065,86
Saldo Akhir Kas BUD di LAK 25.660.808.065,86
Selisih 0,00