Nilai Kewajiban Jangka Pendek per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 disajikan sebagai berikut:
D. PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN OPERASIONAL
D.1. PENDAPATAN PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK
Jumlah Pendapatan-LO untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dan 2017 adalah sebesar Rp0.00 dan Rp0,00.
D.2. BEBAN
D.2.1 Beban Persediaan
Jumlah Beban Persediaan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dan 2017
masing-masing sebesar Rp 3.732.653.258,00 dan Rp6.991.557.256,00 Beban Persediaan merupakan beban untuk mencatat konsumsi atas barang yang habis pakai, termasuk barang-barang hasil produksi baik yang dipasarkan maupun tidak dipasarkan. Rincian nilai Beban Persediaan menurut akun adalah sebagai berikut:
Tabel 17
Rincian Nilai Beban Persediaan Menurut Akun
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dan 2017
31 Desember 2018 31 Desember 2017 Nilai %
593111 Beban Persediaan Konsumsi Rp 3,732,653,258 Rp 6,991,557,256 Rp (3,258,903,998) -46.61% 593131 Beban Persediaan Bahan Baku Rp
-593149 Beban Persediaan Lainnya Rp - Rp - Rp
-3,732,653,258
Rp Rp 6,991,557,256 Rp (3,258,903,998) 100.00% Uraian
Kode Akun
Periode Selisih Naik/(Turun)
JUMLAH
34
D.2.3 Beban Barang dan Jasa
Beban Barang dan Jasa untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dan 2017
masing-masing sebesar Rp38.871.766.667,00 dan Rp22.182.204.367,00 Beban Barang dan Jasa adalah konsumsi atas barang-barang dan jasa-jasa dalam rangka penyelenggaraan kegiatan entitas. Rincian Beban Barang dan Jasa menurut akun adalah sebagai berikut:
Tabel 18
Rincian Nilai Beban Barang dan Jasa Menurut Akun
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dan 2017
30 Juni 2018 31 Des 2017 Nilai %
521114Beban Pengiriman Surat Dinas Pos Pusat Rp 116,734,000 Rp 4,936,500 Rp 111,797,500
521115 Beban Honor Operasional Satuan Rp 246,320,000 Rp 234,010,000 Rp 12,310,000 5.26%
521211 Beban Bahan Rp 7,604,018,526 Rp 6,046,554,524 Rp 1,557,464,002 25.76%
521213 Beban Honor Output Kegiatan Rp 935,890,000 Rp 890,600,000 Rp 45,290,000 5.09%
521219 Beban Barang Non Opr. Lainnya Rp 1,205,290,000 Rp 3,579,915,500 Rp (2,374,625,500) -66.33%
522131 Beban Jasa Konsultan Rp 770,239,570 Rp 130,000,000 Rp 640,239,570 0.00%
522141 Beban Sewa Rp 1,988,147,000 Rp 1,619,751,597 Rp 368,395,403 22.74%
522151 Beban Jasa Profesi Rp 4,632,030,000 Rp 5,209,270,000 Rp (577,240,000) -11.08%
522191 Beban Jasa Lainnya Rp 19,885,714,361 Rp 4,501,259,246 Rp 15,384,455,115 341.78%
525113
Beban Barang untuk Bantuan Lainnya yang memiliki Karakteristik Bantuan Pemerintah -Rp Rp 1,301,487,900 Rp (1,301,487,900) 100.00% 37,384,383,457 Rp Rp 23,517,785,267 Rp 13,866,598,190 58.96% Uraian
Kode Akun Periode Selisih Naik/(Turun)
JUMLAH
Sumber : Laporan Operasioal Periode Tahun 2018 dan 2017
D.2.4 Beban Pemeliharaan
Beban pemeliharaan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dan 31 Desember
2017 masing-masing sebesar Rp115.874.000,00 dan Rp129.122.500,00 Beban pemeliharaan merupakan beban yang dimaksudkan untuk mempertahankan aset tetap atau aset lainnya yang sudah ada ke dalam kondisi normal. Rincian beban pemeliharan adalah sebagai berikut:
35 Tabel 19
Rincian Nilai Beban Pemeliharaan Menurut Akun
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dan 2017
31 Des 2018 31 Des 2017 Nilai %
523121Beban Pemeliharaan Peralatan dan Mesin Rp 115,874,000 Rp 129,122,500 Rp (13,248,500) 100.00%
115,874,000
Rp Rp 129,122,500 Rp (13,248,500) 100.00% Uraian
Kode Akun
Periode Selisih Naik/(Turun)
JUMLAH
Sumber : Laporan Operasional Periode Tahun 2018 dan 2017
D.2.5 Beban Perjalanan Dinas
Beban Perjalanan Dinas untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dan 2017
masing-masing sebesar Rp33.161.750.863,00 dan Rp34.388.686.312,00 Beban tersebut adalah merupakan beban yang terjadi untuk perjalanan dinas dalam rangka pelaksanaan tugas, fungsi, dan jabatan. Rincian Beban perjalanan Dinas untuk Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dan 2017 adalah sebagai berikut:
Tabel 20
Rincian Nilai Beban Perjalanan Dinas Menurut Akun
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dan 2017
31 Des 2018 31 Des 2017 Nilai %
524111 Beban Perjalanan Biasa Rp 11,627,025,178 Rp 13,392,033,657 Rp (1,765,008,479) -13.18%
524113 Beban Perjalanan Dinas Dalam Kota Rp 14,420,000 Rp 27,210,000 Rp (12,790,000) -47.00%
524114Beban Perjalanan Dinas Paket Meeting Dalam Kota Rp 8,077,044,449 Rp 1,989,611,000 Rp 6,087,433,449 305.96%
524119Beban Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar
Kota Rp 13,361,677,693 Rp 18,994,686,865 Rp (5,633,009,172) -29.66%
524211 Beban Perjalanan Biasa - LN Rp 312,975,158 Rp - Rp 312,975,158 0.00%
524219 Beban Perjalanan Lainnya - LN Rp - Rp 251,083,190 Rp (251,083,190) 100.00%
33,393,142,478
Rp Rp 34,654,624,712 Rp (1,261,482,234) -3.64%
Uraian Kode
Akun
Periode Selisih Naik/(Turun)
JUMLAH
Sumber : Laporan Operasional Periode Tahun 2018 dan 2017
D.2.6 Beban Barang untuk Diserahkan Kepada Masyarakat
Beban Barang untuk Diserahkan Kepada Masyarakat untuk periode yang berakhir pada tanggal 31
36 Rp1.451.775.900,00 Rincian Beban Barang untuk Diserahkan Kepada Masyarakat untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dan 2017 adalah sebagai berikut:
Tabel 21
Rincian Nilai Beban Barang untuk Diserahkan Kepada Masyarakat Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dan 2017
31 Des 2018 31 Des 2017 Nilai %
526112
Beban Peralatan dan Mesin Untuk Diserahkan kepada
Masyarakat/Pemda
10,482,750,000
Rp Rp 109,537,000 Rp 10,373,213,000 100.00%
526311
Beban Barang Lainnya Untuk Diserahkan Kepada Masyarakat/Pemda 17,979,976,750 Rp Rp 1,451,775,900 Rp 16,528,200,850 100.00% 28,462,726,750 Rp Rp 1,561,312,900 Rp 26,901,413,850 100.00% Uraian Kode Akun
Periode Selisih Naik/(Turun)
JUMLAH
Sumber : Laporan Operasional Periode Tahun 2018 dan 2017
D.2.7 Beban Penyusutan dan Amortisasi
Jumlah Beban Penyusutan dan Amortisasi untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2018 dan 2017 masing-masing sebesar Rp318.070.339,00 dan Rp272.042.938,00 Beban penyusutan adalah merupakan beban untuk mencatat alokasi sistematis atas nilai suatu aset tetap yang dapat disusutkan (depreciable assets) selama masa manfaat aset yang bersangkutan. Sedangkan Beban Amortisasi digunakan untuk mencatat alokasi penurunan manfaat ekonomi untuk Aset Tak berwujud. Rincian Beban Penyusutan dan Amortisasi adalah sebagai berikut:
Tabel 22
Rincian Nilai Beban Penyusutan dan Amortisasi Menurut Akun
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dan 31 Des 2017
31 Des 2018 31 Des 2017 Nilai %
591111Beban Penyusutan Peralatan dan Mesin Rp 318,070,339 Rp 272,042,938 Rp 46,027,401 16.92%
318,070,339
Rp Rp 272,042,938 Rp 46,027,401 16.92%
Uraian Kode
Akun
Periode Selisih Naik/(Turun)
JUMLAH
37
D.3 SURPLUS/(DEFISIT) DARI KEGIATAN NON OPERASIONAL
Pos Surplus/Defisit Dari Kegiatan Non Operasional terdiri dari pendapatan dan beban yang sifatnya
tidak rutin dan bukan merupakan tugas pokok dan fungsi entitas. Saldo Defisit dari kegiatan operasional untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 masing-masing sebesar Rp104.952.761.951,00 dan Rp65.499.381.273,00 Rincian Surplus/Defisit dari Kegiatan Non Operasional untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dan 2017 adalah sebagai berikut:
Tabel 23
Rincian Nilai Surplus/(Defisit) Dari Kegiatan Non Operasional Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dan 2017
30 Des 2018 31 Des 2017 Nilai %
Pendapatan dari Kegiatan Non
Operasional Lainnya Rp - Rp 34,987,701 Rp (34,987,701) 0.00%
Beban Pelepasan Aset Non Lancar Rp 19,376,500 Rp 58,500,000 Rp (39,123,500) 0.00%
Beban dari kegiatan Non
Operasional Lainnya Rp - Rp 24,651,250 Rp (24,651,250) 0.00% 19,376,500 Rp Rp 93,487,701 Rp (74,111,201) 0.00% Uraian Kode Akun
Periode Selisih Naik/(Turun)
JUMLAH
Sumber : Laporan Operasional periode Tahun 2018 dan 2017
D.4 POS-POS LUAR BIASA
Pos Surplus/ Defisit dari Pos Luar Biasa terdiri dari pendapatan dan beban yang sifatnya tidak rutin
dan bukan merupakan tugas pokok dan fungsi serta di luar kendali entitas. Nilai Pos-Pos Luar Biasa untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018dan 2017 adalah sebesar Rp0,00 dan Rp0,00.
E. PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
E.1 EKUITAS AWAL
Nilai ekuitas awal pada tahun 2018 dan 2017 adalah masing-masing sebesar Rp13.746.455.362,00 dan Rp4.479.231.162,00. Nilai ekuitas awal tahun 2018 mengalami kenaikan
38
E.2 SURPLUS/(DEFISIT) LO
Jumlah Surplus (Defisit) LO untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dan 31
Desember 2017 adalah defisit sebesar Rp104.972.138.451,00 dan Rp65.547.544.822,00 Surplus (Defisit) LO merupakan penjumlahan selisih lebih antara
surplus/defisit kegiatan operasional, kegiatan non operasional, dan pos luar biasa.
E.3 PENYESUAIAN NILAI ASET