D. PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN OPERASIONAL D.1. PENDAPATAN NEGARA BUKAN PAJAK LAINNYA
Jumlah Pendapatan untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah masing-masing sebesar Rp8.868.393.722,00 dan Rp8.744.043.401,00. Pendapatan tersebut terdiri dari:
Perbandingan PNBP Lainnya
per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017
Uraian 31 Desember 2018 31 Desember 2017 % Naik /
Turun Pendapatan Denda Keterlambatan
Penyelesaian Pekerjaan Pemerintah
0,00 16.716.491,00 -100,00
Pendapatan Denda Penyelesaian Pekerjaan Pemerintah
39.757.967,00 0,00 0,00
Pendapatan Jasa Tenaga, Pekerjaan, Informasi, Pelatihan dan Teknologi Sesuai Dengan Tugas dan Fungsi Masing-Masing Kementerian Negara/Lembaga
0,00 218.399.000,00 -100,00
Pendapatan Pengembangan Sumber Daya Manusia Lainnya
11.750.000,00 0,00 0,00
Pendapatan Penggunaan Sarana dan Prasarana sesuai dengan Tusi
134.682.000,00 0,00 0,00
Pendapatan Penjualan Hasil Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Budidaya
8.673.744.400,00 0,00 0,00
Pendapatan Penjualan Hasil Peternakan dan Perikanan
0,00 8.497.231.700,00 -100,00
Pendapatan Sewa Tanah, Gedung, dan Bangunan
8.459.355,00 11.696.210,00 -27,67
Jumlah 8.868.393.722,00 8.744.043.401,00 1,42
Pendapatan denda Penyelesaian Pekerjaan Pemerintah diperoleh dari belanja barang pekerjaan pengadaan bahan konsentrat, Pendapatan Pengembangan Sumber Daya Manusia Lainnya diperoleh dari pendapatan magang/penelitian dan kunjungan, Pendapatan Penggunaan Sarana dan Prasarana sesuai dengan Tusi diperoleh dari sewa gedung dan bangunan, Pendapatan Penjualan Hasil Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Budidaya diperoleh dari penjualan susu sapi, penjualan bibit sapi perah, kambing perah dan lain-lain dan Pendapatan Sewa Tanah, Gedung, dan Bangunan diperoleh dari sewa rumah dinas.
D.2. BEBAN PEGAWAI
Jumlah Beban Pegawai untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah masing-masing sebesar Rp9.933.352.188,00 dan Rp9.933.352.188,00. Beban Pegawai adalah beban atas kompensasi, baik dalam bentuk uang maupun barang yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang diberikan kepada pejabat negara, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan
pegawai yang dipekerjakan oleh pemerintah yang belum berstatus PNS sebagai imbalan atas pekerjaan yang telah dilaksanakan kecuali pekerjaan yang berkaitan dengan pembentukan modal.
Perbandingan Beban Pegawai
per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017
Uraian 31 Desember 2018 31 Desember 2017 % Naik / Turun
Beban Gaji Pokok PNS 6.588.093.000,00 6.823.943.700,00 -3,46
Beban Pembulatan Gaji PNS 106.296,00 102.915,00 3,29
Beban Tunj. Anak PNS 164.384.604,00 154.675.872,00 6,28
Beban Tunj. Beras PNS 417.790.980,00 430.899.000,00 -3,04
Beban Tunj. Fungsional PNS 498.010.000,00 473.925.000,00 5,08
Beban Tunj. PPh PNS 12.455.418,00 9.447.192,00 31,84
Beban Tunj. Struktural PNS 113.900.000,00 109.765.000,00 3,77
Beban Tunj. Suami/Istri PNS 608.514.890,00 584.226.470,00 4,16
Beban Tunjangan Umum PNS 231.870.000,00 225.820.000,00 2,68
Beban Uang Lembur 177.527.000,00 125.170.000,00 41,83
Beban Uang Makan PNS 1.120.700.000,00 1.175.305.000,00 -4,65
Jumlah 9.933.352.188,00 10.113.280.149,00 -1,78
Hal ini disebabkan antara lain karena adanya pegawai yang pensiun dan pegawai yang mendapat tugas belajar sehingga menyebabkan beban pegawai lebih rendah dibandingkan tahun 2017.
D.3. BEBAN PERSEDIAAN
Jumlah Beban Persediaan untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah masing-masing sebesar Rp9.800.565.059,00 dan Rp13.835.980.079,00. Beban Persediaan merupakan beban untuk mencatat konsumsi atas barang-barang yang habis pakai, termasuk barang-barang hasil produksi baik yang dipasarkan maupun tidak dipasarkan. Rincian Beban Persediaan untuk 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah sebagai berikut:
Perbandingan Beban Persediaan per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017
Uraian 31 Desember 2018 31 Desember 2017 % Naik / Turun
Beban Persediaan bahan baku 9.288.013.685,00 12.415.685.405,00 -25,19
Beban Persediaan konsumsi 0,00 5.741.750,00 -100,00
Beban Persediaan pita cukai, materai dan leges
2.580.000,00 3.150.000,00 -18,10
Beban persediaan lainnya 509.971.374,00 1.411.402.924,00 -63,87
Perbandingan Beban Persediaan di tahun 2018 terjadi penurunan dibanding tahun 2017 dikarenakan kebutuhannya berkurang akibat dari populasi ternaknya berkurang.
D.4. BEBAN BARANG DAN JASA
Jumlah Beban Barang dan Jasa untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah masing-masing sebesar Rp16.419.457.729,00 dan Rp9.891.454.688,00. Beban Barang dan Jasa adalah konsumsi atas jasa-jasa dalam rangka penyelenggaraan kegiatan entitas. Rincian Beban Barang dan Jasa untuk 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah sebagai berikut:
Perbandingan Beban Barang dan Jasa per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017
Uraian 31 Desember 2018 31 Desember 2017 % Naik /
Turun
Beban Bahan 6.109.681.400,00 2.266.481.500,00 169,57
Beban Barang Non Operasional Lainnya 2.688.276.000,00 5.421.508.355,00 -50,41
Beban Honor Operasional Satuan Kerja 338.180.000,00 174.200.000,00 94,13
Beban Honor Output Kegiatan 1.185.730.000,00 220.300.000,00 438,23
Beban Jasa Konsultan 308.800.000,00 0,00 0,00
Beban Jasa Lainnya 3.781.717.725,00 502.367.000,00 652,78
Beban Jasa Profesi 293.640.000,00 203.610.000,00 44,22
Beban Keperluan Perkantoran 552.610.700,00 496.043.325,00 11,40
Beban Langganan Listrik 466.470.426,00 462.070.837,00 0,95
Beban Langganan Telepon 5.558.978,00 10.098.871,00 -44,95
Beban Pengiriman Surat Dinas Pos Pusat 12.545.500,00 13.630.800,00 -7,96
Beban Sewa 676.247.000,00 121.144.000,00 458,22
Jumlah 16.419.457.729,00 9.891.454.688,00 66,00
Perbandingan Beban Barang dan Jasa mengalami kenaikan dibandingkan tahun anggaran 2017 dikarenakan antara lain oleh:
1. Adanya program nasional pemerintah yaitu bedah kemiskinan rakyat sejahtera (BEKERJA) yang dialokasikan pada Satker BBPTUHPT Baturraden berupa ternak ayam, pakan, obat-obatan dan vitamin, sehingga mengalami kenaikan anggaran; 2. Adanya kegiatan pengembangan ternak ruminansia potong melalui penambahan sapi indukan impor yang diserahkan kepada Masyarakat/pemda;
3. Adanya kegiatan pengembangan ternak ruminansia lokal berupa pengadaan kambing/domba yang diserahkan kepada masyarakat/pemda;
4. Adanya kegiatan Upsus Siwab.
D.5. BEBAN PEMELIHARAAN
Jumlah Beban Pemeliharaan untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah masing-masing sebesar Rp4.623.555.294,00 dan Rp3.278.546.410,00. Beban pemeliharaan merupakan beban yang dimaksudkan untuk mempertahankan aset tetap atau aset lainnya yang sudah ada ke dalam kondisi normal. Rincian Beban Pemeliharaan untuk 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah sebagai berikut:
Perbandingan Beban Pemeliharaan per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017
Uraian 31 Desember 2018 31 Desember 2017 % Naik / Turun
Beban Pemeliharaan Gedung dan Bangunan
1.720.190.714,00 514.276.025,00 234,49
Beban Pemeliharaan Jalan dan Jembatan 0,00 10.984.000,00 -100,00
Beban Pemeliharaan Jaringan 205.191.130,00 54.993.250,00 273,12
Beban Pemeliharaan Lainnya 41.484.500,00 33.748.000,00 22,92
Beban Pemeliharaan Peralatan dan Mesin 2.607.286.950,00 2.609.193.535,00 -0,07
Beban Persediaan suku cadang 49.402.000,00 55.351.600,00 -10,75
Jumlah 4.623.555.294,00 3.278.546.410,00 41,02
Beban Pemeliharaan mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya berupa Pengembangan Kandang sapi, Renovasi Ruang Pelayanan Keuangan Gedung A, Perbaikan Interior Recepsionis Gedung B, Perbaikan Interior Ruang Rapat Gedung B, Pekerjaan Renovasi Kamar Mandi Gedung B, Perbaikan Interior Ruang Kepala Balai, Pekerjaan Perbaikan Atap Gedung D, Pengembangan Drainase, Instalasi Air Hidran, Jalan Khusus Komplek dan Jalan Khusus Perorangan.
D.6. BEBAN PERJALANAN DINAS
Jumlah Beban Perjalanan Dinas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah masing-masing sebesar Rp6.934.691.358,00 dan Rp2.249.541.119,00. Beban tersebut adalah merupakan beban yang terjadi untuk perjalanan dinas dalam rangka pelaksanaan tugas, fungsi, dan jabatan. Rincian Beban Perjalanan Dinas untuk 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah sebagai berikut:
Perbandingan Beban Perjalanan Dinas per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017
Uraian 31 Desember 2018 31 Desember 2017 % Naik / Turun
Beban Perjalanan Biasa 4.924.907.419,00 1.133.684.695,00 334,42
Beban Perjalanan Biasa - Luar Negeri 0,00 86.812.700,00 -100,00
Beban Perjalanan Dinas Paket Meeting Dalam Kota
Uraian 31 Desember 2018 31 Desember 2017 % Naik / Turun Beban Perjalanan Dinas Paket Meeting
Luar Kota
1.936.529.339,00 684.050.392,00 183,10
Jumlah 6.934.691.358,00 2.249.541.119,00 208,27
Kenaikan Beban Perjalanan Hal ini disebabkan antara lain oleh:
1. Adanya program nasional pemerintah yaitu bedah kemiskinan rakyat sejahtera (BEKERJA) yang dialokasikan pada Satker BBPTUHPT Baturraden berupa ternak ayam, pakan, obat-obatan dan vitamin, sehingga mengalami kenaikan anggaran; 2. Adanya kegiatan pengembangan ternak ruminansia potong melalui penambahan sapi indukan impor yang diserahkan kepada Masyarakat/pemda;
3. Adanya kegiatan pengembangan ternak ruminansia lokal berupa pengadaan kambing/domba yang diserahkan kepada masyarakat/pemda;
4. Adanya kegiatan Upsus Siwab.
D.7. BEBAN BARANG UNTUK DISERAHKAN KEPADA MASYARAKAT
Jumlah Beban Barang Untuk Diserahkan Kepada Masyarakat untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah masing-masing sebesar Rp117.677.573.430,00 dan Rp198.700.000,00. Beban Barang untuk Diserahkan kepada Masyarakat merupakan beban pemerintah dalam bentuk barang yang diserahkan kepada masyarakat dalam rangka pelayanan kepada masyarakat. Rincian Beban Barang Untuk Diserahkan Kepada Masyarakat untuk 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah sebagai berikut:
Perbandingan Beban Barang Untuk Diserahkan Kepada Masyarakat per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017
Uraian 31 Desember 2018 31 Desember
2017
% Naik / Turun Beban Barang Fisik Lainnya Untuk
Diserahkan kepada Masyarakat/Pemda
117.642.573.430,00 0,00 0,00
Beban Barang Lainnya Untuk
Diserahkan Kepada Masyarakat/Pemda
35.000.000,00 198.700.000,00 -82,39
Jumlah 117.677.573.430,00 198.700.000,00 59.123,74
Barang untuk Diserahkan Kepada Masyarakat berupa ternak ayam, obat-obatan dan vitamin, Pengembangan ternak potong ruminansia yang dibagikan kepada Masyarakat berupa sapi dan kambing/domba.
D.8. BEBAN PENYUSUTAN DAN AMORTISASI
Jumlah Beban Penyusutan dan Amortisasi untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah masing-masing sebesar
Rp8.637.400.246,00 dan Rp6.461.572.856,00. Beban penyusutan adalah
merupakan beban untuk mencatat alokasi sistematis atas nilai suatu aset tetap yang dapat disusutkan (depreciable assets) selama masa manfaat aset yang bersangkutan. Sedangkan Beban Amortisasi digunakan untuk mencatat alokasi
penurunan manfaat ekonomi untuk Aset Tak berwujud. Rincian Beban Penyusutan dan Amortisasi untuk 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah sebagai berikut:
Perbandingan Beban Penyusutan dan Amortisasi per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017
Uraian 31 Desember 2018 31 Desember 2017 % Naik / Turun
Beban Penyusutan Gedung dan Bangunan
2.194.237.791,00 1.592.419.042,00 37,79
Beban Penyusutan Irigasi 178.216.996,00 132.666.241,00 34,33
Beban Penyusutan Jalan dan Jembatan 1.564.196.157,00 787.572.566,00 98,61
Beban Penyusutan Jaringan 161.559.276,00 122.681.292,00 31,69
Beban Penyusutan Peralatan dan Mesin 4.539.190.026,00 3.826.233.715,00 18,63
Jumlah 8.637.400.246,00 6.461.572.856,00 33,67
Perbandingan Beban Penyusutan dan Amortisasi merupakan pengurangan nilai suatu barang yang sudah dihasilkan dari aplikasi.
D.9. BEBAN PENYISIHAN PIUTANG TAK TERTAGIH
Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih merupakan beban untuk mencatat estimasi ketidaktertagihan piutang dalam suatu periode. Jumlah Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah masing-masing sebesar Rp-177.940,00 dan Rp9.420,00. Rincian Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih untuk 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah sebagai berikut:
Perbandingan Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017
Uraian 31 Desember 2018 31 Desember 2017 % Naik / Turun
Beban Penyisihan Piutang PNBP -42.140,00 -220.080,00 177.940
Jumlah -42.140,00 -220.080,00 177.940
Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih berasal dari pendapatan penjualan susu yang belum dibayar .
D.10. SURPLUS/DEFISIT DARI KEGIATAN NON OPERASIONAL
Pos Surplus/Defisit Dari Kegiatan Non Operasional terdiri dari pendapatan dan beban yang sifatnya tidak rutin dan bukan merupakan tugas pokok dan fungsi entitas. Surplus/Defisit Dari Kegiatan Non Operasional Tahun 2018 dan 2017 adalah sebagai berikut:
Perbandingan Pos Surplus/Defisit dari Kegiatan Non Operasional per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017
Uraian 31 Desember 2018 31 Desember 2017 % Naik / Turun
Beban Kerugian Pelepasan Aset -3.019.556.040,00 -2.501.950.000,00 20,69
Beban Penyesuaian Nilai Persediaan -229.759.658.800,00 0,00 0,00
Pendapatan Penyelesaian Ganti Kerugian Negara Terhadap Pihak Lain/Pihak Ketiga
97.544.200,00 0,00 0,00
Pendapatan Penyesuaian Nilai Persediaan
230.749.063.200,00 0,00 0,00
Pendapatan Perolehan Aset Lainnya 2.594.350.000,00 3.337.150.000,00 -22,26
Pendapatan dari Pemindahtanganan BMN Lainnya
13.066.000,00 89.999.999,00 -85,48
Penerimaan Kembali Belanja Barang Tahun Anggaran Yang Lalu
8.965.000,00 0,00 0,00
Penerimaan Kembali Belanja Pegawai Tahun Anggaran Yang Lalu
327,00 40,00 717,50
Jumlah 683.773.887,00 925.200.039,00 -26,09
Beban Kerugian Pelepasan Aset, Pendapatan dari penjualan ternak dan kambing, pengeluaran peralatan dan mesin, Penerimaan Kembali Belanja Barang Tahun Anggaran Yang Lalu diperoleh dari pengembalian kelebihan bayar uji labaratoriun, Pendapatan Penyelesaian Ganti Kerugian Negara Terhadap Pihak Lain/Pihak Ketiga merupakan denda keterlambatan.