• Tidak ada hasil yang ditemukan

B.5. BELANJA MODAL

C. PENJELASAN ATAS POS-POS NERACA

C.1. ASET LANCAR

C.1.1. Kas di Bendahara Pengeluaran

Saldo Kas di Bendahara Pengeluaran per 31 Desember 2019 dan 31 Desember 2018 adalah masing-masing sebesar Rp 0,00 dan Rp1.626.000,00 yang merupakan kas yang dikuasai, dikelola dan di bawah tanggung jawab Bendahara Pengeluaran yang berasal dari sisa UP/TUP yang belum dipertanggungjawabkan atau belum disetorkan ke Kas Negara per tanggal neraca. Rincian Kas di Bendahara Pengeluaran adalah sebagai berikut:

Rincian Kas di Bendahara Pengeluaran per 31 Desember 2019

Uraian 31 Desember 2019

Kas di Bendahara Pengeluaran 0,00

Kas di Bendahara Pengeluaran TUP 0,00

Jumlah 0,00

C.1.2. Kas Lainnya dan Setara Kas

Saldo Kas Lainnya dan Setara Kas per 31 Desember 2019 dan 31 Desember 2018 adalah masing-masing sebesar Rp 5.001.906,00 dan Rp 7.585,00. Kas Lainnya dan Setara Kas merupakan kas yang berada di bawah tanggung jawab bendahara pengeluaran yang bukan berasal dari UP/TUP, baik saldo rekening di bank maupun uang tunai. Rincian Sumber Kas Lainnya dan Setara Kas adalah sebagai berikut:

Rincian Kas Lainnya dan Setara Kas per 31 Desember 2019

Uraian 31 Desember 2019

Rekening Bank BRI KC. Inskandar Muda Pada Dinas

Perkebunan Provinsi Sumatera Utara (079133) 1.906,00

Rekening Bank Mandiri KC. Bengkulu S Parman Pada Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Propinsi Bengkulu (269002)

5.000.000,00

C.1.3. Belanja Dibayar Dimuka (Prepaid)

Saldo Belanja Dibayar Dimuka per 31 Desember 2019 dan 31 Desember 2018 adalah masing-masing sebesar Rp 343.949.037.110,00 dan Rp 0,00. Saldo Belanja Dibayar Dimuka merupakan belanja bantuan pemerintah tahun 2019 yang belum diyakini keterjadiaannya oleh BPK RI. Adapun belanja dibayar dimuka yang dimaksud berasal dari kegiatan irigasi, cetak sawah, optimasi lahan rawa, serta ongkos kirim alsintan.

Perbandingan Belanja Dibayar Dimuka per 31 Desember 2019

Uraian 31 Desember 2019 31 Desember 2018

Belanja Dibayar Dimuka (prepaid) 343.949.037.110,00 0,00

Jumlah 343.949.037.110,00 0,00

Rincian Belanja Dibayar Dimuka per 31 Desember 2019

Kode

Satker Nama Satker Rp

029168 DINAS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA PROVINSI JAWA

BARAT 1.272.000.000

039158 DINAS PERTANIAN DAN PERKEBUNAN PROVINSI JAWA TENGAH 38.560.000

049093 DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN DIY 75.320.000

049094 DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN DIY 185.600.000

059185 DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN PROVINSI JAWA

TIMUR 262.950.000

069139 DINAS PETERNAKAN ACEH 324.000.000

069140 DINAS PERTANIAN DAN PERKEBUNAN ACEH 8.999.243.000

079132 DINAS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA PROVINSI

SUMATERA UTARA 120.000.000

109125 DINAS TANAMAN PANGAN, HORTIKULTURA DAN PETERNAKAN

PROVINSI JAMBI 72.000.000

119137 DINAS PERTANIAN TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA

PROPINSI SUMATERA SELATAN 58.696.169.878 119138 DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PETERNAKAN PROVINSI

SUMATERA SELATAN 162.000.000

129119 DINAS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA PROVINSI

LAMPUNG 9.600.000.000

139134 DINAS PERTANIAN TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA

PROVINSI KALIMANTAN BARAT 70.950.000 149120 DINAS TANAMAN PANGAN, HORTIKULTURA DAN PETERNAKAN

PROVINSI KALIMANTAN TENGAH 273.142.378 159114 DINAS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA PROVINSI

KALIMANTAN SELATAN 91.655.666.137 169121 DINAS PANGAN, TANAMAN PANGAN, DAN HORTIKULTURA

179110 DINAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN PROVINSI SULAWESI

UTARA 1.016.000.000

189138 DINAS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA PROVINSI

SULAWESI TENGAH 690.495.000

189139 DINAS PERKEBUNAN DAN PETERNAKAN PROVINSI SULAWESI

TENGAH 36.000.000

199132 DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN PROVINSI

SULAWESI SELATAN 84.000.000

199133 DINAS KETAHANAN PANGAN, TANAMAN PANGAN DAN

HORTIKULTURA PROVINSI SULAWESI 48.790.441.084 209114 DINAS TANAMAN PANGAN DAN PETERNAKAN PROVINSI

SULAWESI TENGGARA 12.000.000.000

219095 DINAS PERTANIAN PROVINSI MALUKU 33.750.000

239133 DINAS PERTANIAN DAN PERKEBUNAN PROVINSI NUSA

TENGGARA BARAT 268.000.000

239135 DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN PROVINSI NUSA

TENGGARA BARAT 56.000.000

249164 DINAS PETERNAKAN PROV. NUSA TENGGARA TIMUR 108.300.000

249165 DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN PROVINSI NUSA

TENGGARA TIMUR 368.550.000

259104 DINAS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA PROVINSI PAPUA 19.239.368.300

269118 DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN PROVINSI

BENGKULU 28.000.000

299387 DINAS PERTANIAN PROVINSI BANTEN 184.000.000

339091 DINAS TANAMAN PANGAN, HORTIKULTURA DAN PERKEBUNAN

PROVINSI PAPUA BARAT 252.000.000

340146 DINAS PERTANIAN PROVINSI SULAWESI BARAT 121.600.000

417672 DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN PROVINSI

KALIMANTAN UTARA 5.196.810.000

633656 DIREKTORAT JENDERAL PRASARANA DAN SARANA PERTANIAN 83.340.161.333

TOTAL 343.949.037.110

C.1.4. Pendapatan yang Masih Harus Diterima

Saldo Pendapatan yang Masih Harus Diterima per 31 Desember 2019 dan 31 Desember 2018 adalah masing-masing sebesar Rp 1.203.417.197,00 dan Rp 0,00. Saldo pendapatan yang masih harus diterima tahun 2019 merupakan pendapatan bunga yang masih ada di rekening UPKK untuk kegiatan optimasi lahan.

Perbandingan Pendapatan yang Masih Harus Diterima per 31 Desember 2019

Uraian 31 Desember 2019 31 Desember 2018

Pendapatan yang Masih Harus Diterima 1.203.417.197,00 0,00

Jumlah 1.203.417.197,00 0,00

Rincian Pendapatan yang Masih Harus Diterima per 31 Desember 2019

Kode Satker Nama Satker Rp

119137 DINAS PERTANIAN TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA

PROPINSI SUMATERA SELATAN 952.607.416 149120 DINAS TANAMAN PANGAN, HORTIKULTURA DAN

PETERNAKAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH 24.405.710 159114 DINAS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA PROVINSI

KALIMANTAN SELATAN 154.033.955 199133 DINAS KETAHANAN PANGAN, TANAMAN PANGAN DAN

HORTIKULTURA PROVINSI SULAWESI 72.370.116

Total 1.203.417.197

C.1.5. Piutang Bukan Pajak

Saldo Piutang Bukan Pajak per 31 Desember 2019 dan 31 Desember 2018 adalah masing-masing sebesar Rp0,00 dan Rp 218.648.160,00. Piutang bukan pajak merupakan hak atau pengakuan pemerintah atas uang atau jasa terhadap pelayanan yang telah diberikan namun belum diselesaikan pembayarannya. Rincian Piutang Bukan Pajak disajikan sebagai berikut:

Perbandingan Piutang Bukan Pajak per 31 Desember 2019

Uraian 31 Desember 2019 31 Desember 2018

Piutang Penerimaan Negara Bukan Pajak 0,00 218.648.160,00

Jumlah 0,00 218.648.160,00

C.1.6. Penyisihan Piutang Tidak Tertagih - Piutang Bukan Pajak

Saldo Penyisihan Piutang Tak Tertagih – Piutang Bukan Pajak per 31 Desember 2019 dan 31 Desember 2018 adalah masingmasing sebesar Rp 0,00 dan Rp -1.093.241,00.

Penyisihan Piutang Tak Tertagih - Piutang Bukan Pajak adalah merupakan estimasi atas ketidaktertagihan piutang jangka pendek yang ditentukan oleh kualitas piutang masing-masing debitur. Rincian Penyisihan Piutang Tak Tertagih - Piutang Bukan Pajak pada tanggal pelaporan adalah sebagai berikut:

Rincian Penyisihan Piutang Tak Tertagih - Piutang Bukan Pajak per 31 Desember 2019

Kualitas Piutang Nilai Piutang % Penyisihan Nilai Penyisihan

Lancar 0,00 0,5% 0,00

Kurang Lancar 0,00 10% 0,00

Diragukan 0,00 50% 0,00

Macet 0,00 100% 0,00

C.1.7. Bagian Lancar Tagihan Tuntutan Perbendaharaan/Tuntutan Ganti Rugi

Saldo Bagian Lancar Tagihan Tuntutan Perbendaharaan/Tuntutan Ganti Rugi per 31 Desember 2019 dan 31 Desember 2018 adalah masing-masing sebesar Rp 987.301.750,00 dan Rp 994.801.750,00. Bagian Lancar Tagihan TP/TGR merupakan Tagihan TP/TGR yang belum diselesaikan pada tanggal neraca yang akan jatuh tempo dalam 12 bulan atau kurang. Rincian Bagian Lancar Tagihan TP/TGR adalah sebagai berikut:

Saldo Bagian Lancar Tagihan Tuntutan Perbendaharaan/Tuntutan Ganti Rugi per 31 Desember 2019

No Nama Debitur 31 Desember 2019

1. Kornelius Talangi 987.301.750,00

Jumlah 987.301.750,00

Bagian Lancar Tagihan TP/TGR sebesar Rp 987.301.750,00 Merupakan Temuan BPK-RI untuk Pelaksanaan Kegiatan Pengembangan Padi Varietas Unggul Dalam Rangka Mendukung Peningkatan Produksi Padi Tahun 2015 Pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kab. Sigi yang dilakukan oleh Kepala UPTD (Kornelius Talangi) Tidak Sesuai Ketentuan Sehingga Menimbulkan Kerugian Negara Sebesar Rp1.047.301.750,00.

Sesuai dengan SKTJM yang telah di tandatangani oleh Kornelius Talangi Nomor 800/14332/B.PSP tanggal 21 Nopember 2017 .

Bukti setor yang telah dilakukan oleh Kornelius Talangi ke kas negara sebagai berikut :

• Tanggal 1 Nopember 2017 senilai Rp. 50.000.000,00 sesuai dengan NTPN No 129E94FV4D78TS6I

• Tanggal 27 Desember 2018 telah disetor sebesar Rp. 2.500.000,00 dengan nomor NTPN : D32ED3LEJMJGD17I,

• Tanggal 17 Juni 2019 telah disetor senilai Rp.3.000.000 dengan nomor NTPN : E8F856GFI181SG41

• Tanggal 09 Oktober 2019 telah disetor senilai Rp. 1.500.000 dengan nomor NTPN : CF01B61QTLR5M1VE

• Tanggal 01 Nopember 2019 telah disetor senilai Rp. 1.500.000 dengan nomor NTPNB : 7389AUDGGB4TOS

• Tanggal 09 Desember 2019 telah disetor senilai Rp. 1.500.000 dengan nomor NTPN : 9293748VUOSCDEFS

Per 31 Desember 2019 masih terdapat sisa kerugian negara sebesar Rp. 987.301.750,00 sesuai dengan Berita Acara Koordinasi dan Sinkronisasi Data Piutang Lingkup Kementerian Pertanian tanggal 30 Januari 2020 antara Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian dengan Inspektorat Jenderal dan Sekretariat Jenderal, terlampir

C.1.8. Penyisihan Piutang Tidak Tertagih - Bagian Lancar Tagihan Tuntutan Perbendaharaan/Tuntutan Ganti Rugi

Saldo Penyisihan Piutang Bagian Lancar TP/TGR per 31 Desember 2019 dan 31 Desember 2018 adalah masing-masing sebesar Rp 987.301.750,00 dan Rp 4.974.008,00.

Penyisihan Piutang Bagian Lancar TP/TGR adalah merupakan estimasi atas ketidaktertagihan piutang jangka pendek yang ditentukan oleh kualitas piutang masing-masing debitur. Rincian Penyisihan Piutang Bagian Lancar TP/TGR pada tanggal pelaporan adalah sebagai berikut:

Saldo Penyisihan Piutang Bagian Lancar TP/TGR per 31 Desember 2019

Kualitas Piutang Nilai Piutang % Penyisihan Nilai Penyisihan

Lancar 0,00 0,5% 0,00

Kurang Lancar 0,00 10% 0,00

Diragukan 0,00 50% 0,00

Macet 987.301.750,00 100% 987.301.750,00

Nilai Bagian Lancar tagihan TP/TGR senilai Rp 987.301.750,00 masuk ke dalam kategori macet karena Dirjen PSP telah melakukan penagihan 3 kali dengan mengirimkan surat kepada Kadistan Kbupaten Sigi dengan nomor surat sebagai berikut:

a. Surat dari Dirjen PSP Ke Kadistan Kab. Sigi Nomor R-278/PW.030/B/07/2017 tanggal 24 Juli 2017.

b. Surat dari Dirjen PSP Ke Kadistan Kab. Sigi Nomor R.350.1/PW.17/B/07/2018 tanggal 3 Juli 2018.

c. Surat dari Dirjen PSP Ke Kadistan Kab. Sigi Nomor R.320.5/PW.170/B/06/2019 tanggal 26 Juni 2019.

C.1.9. Persediaan

Saldo Persediaan per 31 Desember 2019 dan 31 Desember 2018 adalah masing-masing sebesar Rp 183.399.591.140,00 dan Rp 540.091.075.980,00. Persediaan merupakan jenis aset dalam bentuk barang atau perlengkapan (supplies) pada tanggal neraca yang diperoleh dengan maksud untuk mendukung kegiatan operasional dan/atau untuk dijual, dan/atau diserahkan dalam rangka pelayanan kepada masyarakat. Rincian Persediaan per 31 Desember 2019 dan 31 Desember 2018 adalah sebagai berikut:

Perbandingan Persediaan

per 31 Desember 2019 dan 31 Desember 2018

Uraian 31 Desember 2019 31 Desember 2018

Barang Konsumsi 15.080.200,00 0,00 Peralatan dan Mesin untuk dijual atau diserahkan

kepada Masyarakat

241.135.094.861,00 540.091.075.980,00

Jalan, Irigasi, dan Jaringan untuk Diserahkan

kepada Masyarakat 72.000.000,00 0,00

Jumlah 241.222.175.061,00 540.091.075.980,00

Dari tabel telaah persediaan di atas, diketahui bahwa terdapat selisih senilai Rp 492.461.955.910,00 yang merupakan selisih karena adanya pembayaran tunda bayar alsintan tahun 2018 sebesar Rp 148.764.163.300,00, tunggakan pembayaran berupa

handsprayer di tahun 2019 sebesar Rp 251.244.500,00, serta belanja barang dibayar

dimuka senilai Rp 343.949.037.110,00.

C.1.8. Persediaan yang Belum Diregister

Saldo Persediaan yang Belum Diregister per 31 Desember 2019 dan 31 Desember 2018 adalah masing-masing sebesar Rp 0,00 dan Rp0,00. Persediaan yang Belum Diregister merupakan jenis aset dalam bentuk barang atau perlengkapan (supplies) pada tanggal neraca yang diperoleh dengan maksud untuk mendukung kegiatan operasional dan/atau untuk dijual, dan/atau diserahkan dalam rangka pelayanan kepada masyarakat. Akun Persediaan yang Belum Diregister tersaji dalam Neraca SAIBA dikarenakan aplikasi SIMAK-BMN belum dapat mengirimkan data ke SAIBA untuk melakukan jurnal koreksi terhadap akun tersebut. Rincian Persediaan yang

Saldo Awal

117124 Ner Percob Akrual 540.091.075.980

Jumlah A 540.091.075.980

Penambahan

521811 Ner Percob Kas 2.873.681.994

521813 Ner Percob Kas 960.000

526112 Ner Percob Kas 993.569.170.257

526115 Ner Percob Kas 425.860.000

526124 Ner Percob Kas 271.481.178.419

526211 Ner Percob Kas 772.972.000

526212 Ner Percob Kas 4.520.396.292

526311 Ner Percob Kas 1.563.625.000

526312 Ner Percob Kas 1.716.979.552.780

Jumlah B 2.992.187.396.742

Pengurangan

593111 Ner Percob Akrual 2.858.601.794

593121 Ner Percob Akrual 960.000

593122 Ner Percob Akrual 3.145.505.117

593123 Ner Percob Akrual 612.465.000

593124 Ner Percob Akrual 1.107.222.229.100

593125 Ner Percob Akrual

-593126 Ner Percob Akrual 65.860.000

593127 Ner Percob Akrual 505.271.318

593128 Ner Percob Akrual 1.504.340.000

526124 Ner Percob Akrual 263.746.671.419

526312 Ner Percob Akrual 1.418.932.438.003

Jumlah C 2.798.594.341.751

Saldo Akhir ( A + B - C ) 733.684.130.971

Saldo per 31 Desember 2019 Neraca 241.222.175.061

-492.461.955.910

Akun Laporan

Belum Diregister per 31 Desember 2019 dan 31 Desember 2018 adalah sebagai berikut:

Perbandingan Persediaan yang Belum Diregister per 30 September 2019 dan 31 Desember 2018

Uraian 31 Desember 2019 31 Desember 2018

Persediaan yang Belum Diregister 0,00 0,00

Jumlah 0,00 0,00

C.2. ASET TETAP

C.2.1. Peralatan dan Mesin

Nilai Aset Peralatan dan Mesin yang dimiliki Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian per 31 Desember 2019 dan 31 Desember 2018 adalah masing-masing sebesar Rp 880.858.909.660,00 dan Rp 874.238.166.801,00. Mutasi nilai Peralatan dan Mesin tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

Saldo Nilai Perolehan per 31 Desember 2018 874.238.166.801,00 Mutasi Tambah

Koreksi Saldo Awal 6.585.235.504,00 Pembelian 8.995.524.390,00 Transfer Masuk 198.100.000,00

Mutasi Kurang

Penghentian Aset dari Penggunaan -4.264.822.381,00 Penghapusan -4.659.013.084,00 Transfer Keluar -198.100.000,00 Usulan Barang Hilang ke Pengelola -36.181.570,00

Saldo per 31 Desember 2019 880.858.909.660,00

Akumulasi Penyusutan s.d 31 Desember 2019 -675.329.999.953,00

Nilai Buku per 31 Desember 2019 205.528.909.707,00

Penjelasan mutasi penambahan dan pengurangan atas nilai Peralatan dan Mesin dapat dilihat pada lampiran.

C.2.2. Gedung dan Bangunan

Nilai Aset Gedung dan Bangunan yang dimiliki Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian per 31 Desember 2019 dan 31 Desember 2018 adalah masing-masing sebesar Rp 2.603.284.929,00 dan Rp 2.915.800.999,00. Mutasi nilai Gedung dan Bangunan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

Saldo Nilai Perolehan per 31 Desember 2018 2.915.800.999,00 Mutasi Tambah Kesalahan input IP 2.763.930,00 Mutasi Kurang Penghapusan -247.280.000,00 Hibah (Keluar) -68.000.000,00

Saldo per 31 Desember 2019 2.603.284.929,00

Akumulasi Penyusutan s.d 31 Desember 2019 -234.728.016,00

Nilai Buku per 31 Desember 2019 2.368.556.913,00

Mutasi transaksi penambahan dan pengurangan Gedung dan Bangunan adalah berupa:

Mutasi tambah atas nilai Gedung dan Bangunan senilai Rp 2.763.930 Dua juta tujuh ratus enam puluh tiga ribu sembilan ratus tiga puluh Rupiah), berasal dari:

REKAP KOREKSI KESALAHAN INPUT IP AKUN GEDUNG DAN BANGUNAN