• Tidak ada hasil yang ditemukan

REALISASI ANGGARAN

C. PENJELASAN ATAS POS-POS NERACA

Kas di Bendahara Pengeluaran Rp0

C.1 Kas di Bendahara Pengeluaran

Saldo Kas di Bendahara Pengeluaran per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah masing-masing sebesar Rp0. Seluruh kas sudah disetorkan ke kas negara.

Kas di Bendahara Penerimaan Rp0

C.2 Kas di Bendahara Penerimaan

Saldo Kas di Bendahara Penerimaan per tanggal 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah sebesar masing-masing Rp0. Bendahara penerima tidak memiliki kas fisik maupun rekening bank karena seluruh penerimaan langsung disetorkan ke kas negara.

Saldo Kas Lainnya dan Setara Kas per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 masing-masing sebesar Rp0. Tidak terdapat saldo Kas Lainnya dan Setara Kas.

C.4 Piutang PNBP

Bagian Lancar Tagihan

TP/TGR Rp0

Saldo Piutang PNBP per tanggal 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 masing-masing adalah sebesar Rp0.

C.5 Bagian Lancar Tagihan Tuntutan Perbendaharaan/

Tuntutan Ganti Rugi (TP/TGR)

Saldo Bagian Lancar Tagihan Tuntutan Perbendaharaan/Tuntutan Ganti Rugi per tanggal 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah masing-masing sebesar Rp0.

- 30 - Bagian Lancar

TPA Rp0

C.6 Bagian Lancar Tagihan Penjualan Angsuran

Saldo Bagian Lancar Tagihan Penjualan Angsuran (TPA) per tanggal per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 masing-masing adalah sebesar Rp0.

Penyisihan Piutang Tak Tertagih – Piutang Lancar Rp0

C.7 Penyisihan Piutang Tak Tertagih –Piutang Lancar Nilai Penyisihan Piutang Tak Tertagih – Piutang Lancar per per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah

C.8 Belanja Dibayar di Muka

Saldo Belanja Dibayar di Muka per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 masing-masing adalah sebesar Rp1.129.098 dan Rp7.736.723. Belanja dibayar di muka merupakan hak yang masih harus diterima setelah tanggal neraca sebagai akibat dari barang/jasa telah dibayarkan secara penuh namun barang atau jasa belum diterima seluruhnya, berupa :

Pembayaran atas sewa tanah wilker Pekalongan dari 1 Juni 2018 s/d 31 Mei 2019. Terdapat Hak yang masih harus di terima selama 5 bulan sebesar Rp1.129.098 dari total tagihan sebesar Rp2.709.835.

Pendapatan yang Masih Harus

Diterima Rp0

C.9 Pendapatan yang Masih Harus Diterima

Pendapatan yang Masih Harus Diterima per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 masing-masing adalah sebesar Rp0, merupakan hak pemerintah atas pelayanan yang telah diberikan namun belum diserahkan tagihannya kepada penerima jasa.

- 31 - Persediaan

Rp5.778.216.472

C.10 Persediaan

Nilai Persediaan per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 masing-masing adalah sebesar Rp5.778.216.472 dan Rp10.680.553.050.

Persediaan adalah aset lancar dalam bentuk barang atau perlengkapan yang dimaksudkan untuk mendukung kegiatan operasional pemerintah dalam rangka pelayanan kepada masyarakat. Rincian Persediaan per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah sebagai berikut:

Rincian Persediaan

per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017

Jenis TH 2018 TH 2017

Barang Konsumsi 518.860.099 588.246.620 Barang untuk Pemeliharaan 3.465.000 14.996.850 Suku Cadang 9.012.000 9.012.000

Bahan Baku 119.241.140 88.968.540

Barang Persediaan untuk Diserahkan kepada

Masyarakat 38.691.859 -Persediaan Lainnya 5.088.946.374 9.979.329.040 Jumlah 5.778.216.472 10.680.553.050

Semua jenis persediaan pada tanggal pelaporan berada dalam kondisi baik.

Tagihan TP/TGR Rp0

C.11 Tagihan Tuntutan Perbendaharaan/Tuntutan Ganti Rugi (TP/TGR)

Nilai Tagihan Tuntutan Perbendaharaan/Tuntutan Ganti Rugi (TP/TGR) per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 masing-masing sebesar Rp0. Tuntutan Perbendaharaan adalah tagihan kepada bendahara akibat kelalaiannya atau tindakannya yang melanggar hukum yang mengakibatkan kerugian negara. Sedangkan Tuntutan Ganti Rugi adalah tagihan kepada pegawai bukan bendahara untuk penggantian atas suatu kerugian yang diderita oleh negara karena kelalaiannya.

- 32 - Tagihan

Penjualan Angsuran Rp0

C.12 Tagihan Penjualan Angsuran

Saldo Tagihan Penjualan Angsuran (TPA) per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah masing-masing sebesar Rp0. Tagihan Penjualan Angsuran adalah tagihan kepada pegawai bukan bendahara atas transaksi jual/beli aset tetap instansi.

Penyisihan Piutang Tak Tertagih – Piutang Jangka Panjang

Rp0

C.13 Penyisihan Piutang Tak Tertagih – Piutang Jangka Panjang

Saldo Penyisihan Piutang Tak Tertagih – Piutang Jangka Panjang per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah masing-masing sebesar Rp0. Penyisihan Piutang Tak Tertagih– Piutang Jangka Panjang merupakan estimasi atas ketidaktertagihan Tagihan PA dan TP/TGR yang ditentukan oleh kualitas masing-masing piutang.

Tanah

Rp10.138.440.000

C.14 Tanah

Nilai aset tetap berupa tanah yang dimiliki Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Semarang per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah sebesar Rp10.138.440.000. Nilai aset tetap Tanah tetap.

Rincian saldo Tanah per 31 Desember 2018 adalah sebagai berikut:

- 33 -

Rincian Tanah TA 2018

No. KIB Luas Nilai

1 Tanah Bangunan Kantor

Pemerintah KIB 1 500 M2 921.375.000

2 Tanah Bangunan Rumah Negara

Golongan I KIB 1 321 M2 562.986.000

3 Tanah Bangunan Kantor

Pemerintah KIB 3 1.268 M2 6.342.485.000

4 Tanah Bangunan Kantor

Pemerintah KIB 4 408 M2 1.133.220.000

5 Tanah Bangunan Kantor

Pemerintah KIB 5 251 M2 521.332.000

6 Tanah Bangunan Kantor

Pemerintah KIB 6 331 M2 657.042.000

Jumlah 3.079 M2 10.138.440.000

Peralatan dan Mesin

Rp16.330.147.287

C.15 Peralatan dan Mesin

Saldo aset tetap berupa Peralatan dan Mesin per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah Rp16.330.147.287 dan Rp16.009.553.887. Mutasi nilai Peralatan dan Mesin tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

Saldo Nilai Perolehan per 31 Desember 2017 16.009.553.887 Mutasi tambah:

Pembelian 309.093.400

Hibah Barang 0

Transfer Masuk 11.500.000

Koreksi tambah 0

Mutasi kurang: 0

Penghentian dari penggunaan

-Saldo per 301 Desember 2018 16.330.147.287

Akumulasi Penyusutan s.d. 31 Desember 2018 (12.890.669.937)

Nilai buku per 31 Desember 2018 3.439.477.350

- 34 -

Mutasi transaksi penambahan peralatan dan mesin berupa:

d. Pembelian Meubelair berupa : - Podium Rp.6.800.000

- AC. Split sebanyak 8 buah dengan nilai Rp40.845.000

- Meja kerja sebanyak 3 buah, kursi tunggu sebanyak 8 buah dengan nilai Rp44.000.000 e. Pembelian alat pengolah data berupa :

- Pengadaan PC. Unit sebanyak 9 buah, Printer sebanyak 8 buah dengan nilai total Rp100.089.600 - Note book sebanyak 2 buah dengan nilai total

Rp35.849.000

f. Pembelian Alat Kesehatan :

- Pengadaan AED sebanyak 1 unit dengan nilai Rp60.633.900

- Pengadaan Sound level meter sebanyak 5 buah senilai Rp8.184.000

- Pengadaan HB Meter sebanyak 1 buah senilai Rp4.400.000

- Pengadaan sterilisator sebanyak 1 buah senilai Rp8.291.900

Sedangkan mutasi masuk berasal dari :

- Transfer masuk dari PUSKES HAJI berupa mesin barcode sebanyak 4 buah dengan nilai total Rp11.500.000.

Rincian aset tetap Peralatan dan Mesin disajikan pada Lampiran Laporan Keuangan ini.

- 35 - 31 Desember 2017 adalah Rp12.124.273.700 dan Rp12.124.273.700. Mutasi transaksi terhadap Gedung dan Bangunan pada tanggal pelaporan adalah sebagai berikut:

C.17 Jalan, Irigasi, dan Jaringan

Saldo Jalan, Irigasi, dan Jaringan per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah masing-masing sebesar Rp66.969.000 dan Rp66.969.000. Mutasi transaksi terhadap Jalan, Irigasi, dan Jaringan pada tanggal

Aset Tetap Lainnya merupakan aset tetap yang tidak dapat dikelompokkan dalam tanah, peralatan dan mesin,

- 36 -

gedung dan bangunan, jalan, irigasi dan jaringan. Saldo Aset Tetap Lainnya per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah Rp0. Aset tetap tersebut berupa barang bercorak kesenian. Tidak ada saldo maupun mutasi tambah maupun kurang atas aset tetap ini untuk Tahun 2018.

Konstruksi Dalam Pengerjaan Rp0

C.19 Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP)

Saldo konstruksi dalam pengerjaan per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah masing-masing sebesar Rp0 Tidak terdapat mutase penambahan atau pengurangan pada akun penambahan gedung dan bangunan di periode laporan ini.

Akumulasi Penyusutan Aset Tetap

Rp(13.407.133.090)

C.20 Akumulasi Penyusutan Aset Tetap

Saldo Akumulasi Penyusutan Aset Tetap per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah masing-masing Rp-(13.407.133.090) dan Rp(11.543.662.268). Akumulasi Penyusutan Aset Tetap merupakan alokasi sistematis atas nilai suatu aset tetap yang disusutkan selama masa manfaat aset yang bersangkutan selain untuk Tanah dan Konstruksi dalam Pengerjaan (KDP). Rincian Akumulasi Penyusutan Aset Tetap per 31 Desember 2018 adalah sebagai berikut:

- 37 -

Rincian Akumulasi Penyusutan Aset Tetap Per 31 Desember tahun 2018 dan 2017

No Aset Tetap Nilai Perolehan Akumulasi

Penyusutan Nilai Buku 1 Peralatan dan Mesin 16.330.147.287 12.890.669.937 3.439.477.350 2 Gedung dan Bangunan 12.124.273.700 493.212.082 11.631.061.618 3 Jalan, Irigasi dan Jaringan 66.969.000 23.251.071 43.717.929

4 Aset Tetap Lainnya 0 0 0

28.521.389.987 13.407.133.090 15.114.256.897 Akumulasi Penyusutan

Rincian Akumulasi Penyusutan Aset Tetap disajikan pada Lampiran Laporan Keuangan ini.

Aset Tak Berwujud Rp224.742.000

C.21 Aset Tak Berwujud

Saldo Aset Tak Berwujud (ATB) per 30 Juni 2018 dan 31 Desember 2018 adalah Rp224.742.000.

Aset Tak Berwujud merupakan aset yang dapat diidentifikasi dan dimiliki, tetapi tidak mempunyai wujud fisik. Aset Tak Berwujud pada Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Semarang berupa software yang digunakan untuk menunjang operasional kantor. Tidak ada mutase penambahan dan pengurangan terhadap Aset Tak Berwujud pada tanggal pelaporan adalah sebagai berikut:

Saldo Nilai Perolehan per 31 Desember 2017 224.742.000

Mutasi tambah:

Pembelian

Mutasi kurang:

-Saldo per 31 Desember 2018 224.742.000

Akumulasi Amortisasi s.d. 31 Desember 2018 (224.742.000) Nilai Buku per 31 Desember 2018

-Rincian Aset Tak Berwujud per 31 Desember 2018 adalah sebagai berikut:

- 38 -

Rincian Aset Tak berwujud per 31 Desember 2018

Uraian Nilai Perolehan Desember 2017 adalah sama Rp1.276.070.720. Aset Lain-lain merupakan Barang Milik Negara (BMN) yang berada dalam kondisi rusak berat dan tidak lagi digunakan dalam operasional entitas. Adapun mutasi aset lain-lain adalah sebagai berikut:

C.23 Akumulasi Penyusutan dan Amortisasi Aset Lainnya

Saldo Akumulasi Penyusutan Aset Lainnya per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah masing-masing Rp1.476.929.657 dan Rp1.456.037.313.

Akumulasi Penyusutan Aset Lainnya merupakan kontra akun Aset Lainnya yang disajikan berdasarkan pengakumulasian atas penyesuaian nilai sehubungan dengan penurunan kapasitas dan manfaat Aset Lainnya.

- 39 -

Rincian Akumulasi Penyusutan Aset Lainnya per 31 Desember 2018 adalah sebagai berikut:

Rincian Akumulasi Penyusutan dan Amortisasi Aset Lainnya

Aset Tetap Nilai Perolehan

Akumulasi Penyusutan/

Amortisasi

Nilai Buku

Aset Tak Berwujud

Software 224.742.000 224.742.000 0

Jumlah 224.742.000 224.742.000 0

Aset Lain-lain 1.276.070.720 1.252.187.657 23.883.063

Jumlah 1.500.812.720 1.476.929.657 23.883.063

Amortisasi ATB dengan masa manfaat terbatas dilakukan dengan metode garis lurus dan nilai sisa nihil. Sedangkan atas ATB dengan masa manfaat tidak terbatas tidak dilakukan amortisasi.

Uang Muka dari KPPN Rp0

C.24 Uang Muka dari KPPN

Saldo Uang Muka dari KPPN per per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 masing-masing sebesar Rp0.

Seluruh uang muka dari KPPN telah dipertanggung jawabkan dan sisanya telah disetor ke kas negara pada tanggal 21 Desember 2018 sebesar Rp20.130.758.

Utang kepada Pihak Ketiga Rp24.613.640

C.25 Utang kepada Pihak Ketiga

Nilai Utang kepada Pihak Ketiga per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 masing-masing sebesar Rp24.613.640 dan Rp0. Utang kepada Pihak Ketiga merupakan kewajiban yang masih harus dibayar dan segera diselesaikan kepada pihak ketiga lainnya dalam waktu kurang dari 12 (dua belas bulan) sejak tanggal pelaporan. Adapun rincian Utang Pihak Ketiga pada

- 40 -

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Semarang per tanggal pelaporan adalah sebagai berikut:

Rincian Utang kepada Pihak Ketiga

Wilker

C.26 Pendapatan Diterima di Muka

Nilai Pendapatan Diterima di Muka per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah masing-masing sebesar Rp125.000 dan Rp425.000. Pendapatan Diterima di Muka merupakan pendapatan yang sudah diterima pembayarannya, namun barang/jasa belum diserahkan.

Rincian pendapatan diretima dimuka sebagai berikut : Pendapatan diterima dimuka atas jasa kekarantinaan kesehatan dibulan Desember 2018 berupa penerbitan dokumen PHQC kapal MT. Gas Widuri sedangkan dokumen diterbitkan bulan Januari 2019

- 41 - Beban yang

Masih Harus Dibayar Rp0

C.27 Beban yang Masih Harus Dibayar

Beban yang Masih Harus Dibayar per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 tetap yaitu sebesar Rp0, merupakan kewajiban pemerintah kepada pihak ketiga yang pada tanggal pelaporan keuangan belum diterima tagihannya, dengan rincian sebagai berikut.

Ekuitas

Rp31.031.186.890

C.28 Ekuitas

Ekuitas per 31 Desember 2018 dan 31 Desember 2017 adalah masing-masing sebesar Rp31.031.186.890 dan Rp37.528.214.499. Ekuitas adalah kekayaan bersih entitas yang merupakan selisih antara aset dan kewajiban.

Rincian lebih lanjut tentang ekuitas disajikan dalam Laporan Perubahan Ekuitas.

- 42 -

Pendapatan PNBP

Rp24.539.945.001

D.PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN

Dokumen terkait