Kas di Bendahara Pengeluaran Rp. 50.000.000
C.1 Kas di Bendahara Pengeluaran
Saldo Kas di Bendahara Pengeluaran per 30 Juni 2019 dan per 30 Juni 2018 adalah masing-masing sebesar Rp. 50.000.000 dan Rp. 0. Kas di Bendahara Pengeluaran merupakan kas yang dikuasai, dikelola dan berada di bawah tanggung jawab Bendahara Pengeluaran yang berasal dari sisa UP/TUP yang belum dipertanggung-jawabkan atau belum disetorkan ke Rekening Kas Negara per tanggal neraca. Adapun penjelasan mengenai kas di Bendahara Pengeluaran yaitu pada saat melakukan pengabilan uang GU dan LS ada kesalahan pencatatan di Cek Giro, sehingga ada uang GU senilai Rp. 27 dan Uang LS senilai Rp. 100 teringgal di Rekening Bendahara Pengeluaran. Rincian Kas di Bendahara Pengeluaran adalah sebagai berikut:
Rincian Kas di Bendahara Pengeluaran per 30 Juni 2019 dan per 30 Juni 2018
Keterangan per 30 Juni 2019per 31 Desember 2018
Uang Tunai 49.999.973 -Rek Bendahara 0098 01 000947 304 127 -Jumlah 50.000.100 -Kas dibendahara Penerimaan Rp. 0.
C.2 Kas di Bendahara Penerimaan
Saldo Kas di Bendahara Penerimaan per tanggal 30 Juni 2019 dan 31 Desember 2018 adalah sebesar masing-masing Rp. 0 dan Rp. 0. Kas di Bendahara Penerimaan meliputi saldo uang tunai dan saldo rekening di bank yang berada di bawah tanggung jawab Bendahara Penerimaan yang sumbernya berasal dari pelaksanaan tugas pemerintahan berupa Penerimaan Negara Bukan Pajak.
- 31 -
Rincian Kas di Bendahara Penerimaan per 30 Juni 2019 dan per 31 Desember 2018
Keterangan per 30 Juni 2019 per 31 Desember 2018 Uang Tunai - -Jumlah -
-Kas Lainnya dan Setara Kas Rp. 0
C.3 Kas Lainnya dan Setara Kas
Saldo Kas Lainnya dan Setara Kas per tanggal 30 Juni 2019 dan per 31 Deseber 2018 masing-masing sebesar Rp. 0 dan Rp. 0.
Kas Lainnya dan Setara Kas merupakan kas pada bendahara pengeluaran yang bukan berasal dari UP/TUP, kas lainnya dan setara kas. Setara kas yaitu investasi jangka pendek yang siap dicairkan menjadi kas dalam jangka waktu 3 bulan atau kurang sejak tanggal pelaporan. Rincian sumber Kas Lainnya dan Setara Kas pada tanggal pelaporan adalah sebagai berikut:
Rincian Kas Lainnya dan Setara Kas per 30 Juni 2019dan 31 Desember 2018
per 30 Juni 2019 per 31 Desember 2018
-Kas Lainnya di Bendahara Penerimaan -
-Keterangan Jumlah
Kas Lainnya di Bendahara Pengeluaran
Kas Lainnya di KL dari Hibah yang Belum Disahkan
Piutang PNBP Rp. 0
C.4 Piutang PNBP
Saldo Piutang PNBP per 30 Juni 2019 dan per 31 Desember 2018 masing-masing adalah sebesar Rp. 0 dan Rp. 0. Piutang PNBP merupakan hak atau pengakuan pemerintah atas uang atau jasa terhadap pelayanan yang telah diberikan namun belum diselesaikan pembayarannya. Rincian Piutang PNBP disajikan disajikan sebagai berikut:
- 32 -
Rincian Piutang PNBP per 30 Juni 2019 dan per 31 Desember 2018 Uraian per 30 Juni 2019 per 31 Desember 2018
Piutang PNBP - -Piutang Lainnya - -Jumlah - -Bagian Lancar Tagihan TP/TGR Rp. 0
C. 5 Bagian Lancar Tagihan Tuntutan Perbendaharaan/ Tuntutan Ganti Rugi (TP/TGR)
Saldo Bagian Lancar Tagihan Tuntutan Perbendaharaan/Tuntutan Ganti Rugi per tanggal 30 Juni 2019 dan per 31 Desember 2018 adalah masing-masing sebesar Rp. 0 dan Rp. 0. Bagian Lancar TP/TGR merupakan TP/TGR yang belum diselesaikan pada tanggal pelaporan yang akan jatuh tempo dalam 12 (dua belas) bulan atau kurang sejak tanggal pelaporan.
Bagian Lancar TPA
Rp. 0
C.6 Bagian Lancar Tagihan Penjualan Angsuran
Saldo Bagian Lancar Tagihan Penjualan Angsuran (TPA) per tanggal 30 Juni 2019 dan per 31 Desember 2018 masing-masing adalah sebesar Rp. 0 dan Rp. 0. Bagian Lancar TPA merupakan Tagihan TPA yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan atau kurang sejak tanggal pelaporan.
Penyisihan Piutang Tak Tertagih – Piutang Lancar Rp. 0
C.7 Penyisihan Piutang Tak Tertagih –Piutang Lancar
Nilai Penyisihan Piutang Tak Tertagih – Piutang Lancar per 30 Juni 2019 dan per 31 Desember 2018 adalah sebesar Rp. 0 dan Rp. 0.
Penyisihan Piutang Tak Tertagih – Piutang Lancar adalah merupakan estimasi atas ketidaktertagihan piutang lancar yang ditentukan oleh kualitas piutang masing-masing debitur.
Belanja Dibayar di Muka Rp. 0
C.8 Belanja Dibayar di Muka
Saldo Belanja Dibayar di Muka per tanggal 30 Juni 2019 dan 31 Desember 2018 masing-masing adalah sebesar Rp. 0 dan Rp.
- 33 -
0. Belanja dibayar di muka merupakan hak yang masih harus diterima setelah tanggal neraca sebagai akibat dari barang/jasa telah dibayarkan secara penuh namun barang atau jasa belum diterima seluruhnya. Tidak ada Belanja Dibayar dimuka pada Pengadilan Tata Usaha Negara Bandar Lampung.
Pendapatan yang Masih Harus Diterima Rp. 0
C.9 Pendapatan yang Masih Harus Diterima
Pendapatan yang Masih Harus Diterima per tanggal 30 Juni 2019 dan per 31 Desember 2018 masing-masing adalah sebesar Rp. 0 dan Rp. 297.000, merupakan hak pemerintah atas pelayanan yang telah diberikan namun belum diserahkan tagihannya kepada penerima jasa.
Persediaan Rp. 13.001.972
C.10 Persediaan
Nilai Persediaan per 30 Juni 2019 dan 31 Desember 2018 masing-masing adalah sebesar Rp. 13.001.972 dan Rp. 4.247.134.
Persediaan adalah aset lancar dalam bentuk barang atau perlengkapan yang dimaksudkan untuk mendukung kegiatan operasional pemerintah, dan/atau untuk dijual, dan/atau diserahkan dalam rangka pelayanan kepada masyarakat.Rincian Persediaan per 30 Juni 2019 dan per 31 Desember 2018 adalah sebagai berikut:
Rincian Persediaan per 30 Juni 2019 dan 31 Desember 2018
Jenis per 30 Juni 2019
per 31 Desember 2018
Barang Konsumsi 10.820.872 4.247.134 Barang untuk Pemeliharaan 2.181.100
-Jumlah 13.001.972 4.247.134
Semua jenis persediaan pada tanggal pelaporan berada dalam kondisi baik.
- 34 - Tagihan
TP/TGR Rp. 0
C.11 Tagihan Tuntutan Perbendaharaan/Tuntutan Ganti Rugi (TP/TGR)
Nilai Tagihan Tuntutan Perbendaharaan/Tuntutan Ganti Rugi (TP/TGR) per 30 Juni 2019 dan per 31 Desember 2018 masing-masing sebesar Rp. 0 dan Rp. 0. Tuntutan Perbendaharaan adalah tagihan kepada bendahara akibat kelalaiannya atau tindakannya yang melanggar hukum yang mengakibatkan kerugian negara. Sedangkan Tuntutan Ganti Rugi adalah tagihan kepada pegawai bukan bendahara untuk penggantian atas suatu kerugian yang diderita oleh negara karena kelalaiannya.
Tagihan Penjualan Angsuran Rp. 0
C.12 Tagihan Penjualan Angsuran
Saldo Tagihan Penjualan Angsuran (TPA) per 30 Juni 2019 dan per 31 Desember 2018 adalah masing-masing sebesar Rp. 0 dan Rp. 0. Tagihan Penjualan Angsuran adalah tagihan kepada pegawai bukan bendahara atas transaksi jual/beli aset tetap instansi. Penyisihan Piutang Tak Tertagih – Piutang Jangka Panjang Rp. 0
C.13 Penyisihan Piutang Tak Tertagih – Piutang Jangka Panjang
Saldo Penyisihan Piutang Tak Tertagih – Piutang Jangka Panjang per 30 Juni 2019 dan per 31 Desember 2018 adalah masing-masing sebesar Rp. 0 dan Rp. 0. Penyisihan Piutang Tak Tertagih– Piutang Jangka Panjang merupakan estimasi atas ketidaktertagihan Tagihan PA dan TP/TGR yang ditentukan oleh kualitas masing-masing piutang.
Tanah Rp.
8.525.936.000
C.14 Tanah
Nilai aset tetap berupa tanah yang dimiliki Kantor Pengadilan Tata Usaha Negara Bandar Lampung per 30 Juni 2019 dan 31 Desember 2018 adalah sebesar Rp. 8.525.936.000 dan Rp.
- 35 -
8.525.936.000. selama tahun 2018 nilai tanah tidak mengalami kenaikan/ penurunan. Mutasi nilai tanah tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
Saldo Nilai Perolehan per 31 Desember 2018 8.525.936.000
Mutasi tambah:
Revaluasi Aset Mutasi kurang:
Revaluasi aset
-Saldo per 30 Juni 2019 8.525.936.000
Adapun Rincian Nilai Tanah sebagai berikut :
No Luas Lokasi Nilai
1 1.150 m2 Rumah Dinas PTUN Bandar Lampung 1.943.214.000 2 3.000 m2 Gedung Kantor PTUN Bandar Lampung 6.582.722.000
8.525.936.000 Jumlah Peralatan dan Mesin Rp. 2.536.650.481
C.15 Peralatan dan Mesin
Saldo aset tetap berupa Peralatan dan Mesin per 30 Juni 2019 dan per 31 Desember 2018 adalah Rp. 2.536.650.481 dan Rp. 2.496.120.481. Mutasi nilai Peralatan dan Mesin tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
Saldo Nilai Perolehan per 31 Desember 2018 2.496.120.481
Mutasi tambah:
Pembelian 50.530.000
Mutasi kurang:
Reklasifikasi dari Aset tetap ke aset lainnya 10.000.000
Saldo per 30 Juni 2019 2.536.650.481
Akumulasi Penyusutan s.d. 30 Juni 2019 -2.013.491.403
Nilai Buku per 30 Juni 2019 523.159.078
Mutasi transaksi penambahan peralatan dan mesin berupa Pembelian Laptop sebanyak 4 Unit sebesar Rp. 50.530.000. Rincian aset tetap Peralatan dan Mesin disajikan pada Lampiran Laporan Keuangan ini.
- 36 - Gedung dan
Bangunan Rp.
8.220.941.000
C.16 Gedung dan Bangunan
Nilai Gedung dan Bangunan per 30 Juni 2019 dan per 31 Desember 2018 adalah Rp. 8.220.941.000 dan Rp. 8.220.941.000. selama semester I Tahun 2019 nilai Gedung dan Bangunan tidak mengalami kenaikan/ Penurunan. Mutasi transaksi terhadap Gedung dan Bangunan pada tanggal pelaporan adalah sebagai berikut:
Saldo Nilai Perolehan per 31 Desember 2018 8.220.941.000
Mutasi tambah:
- Mutasi kurang: --
-Saldo per 30 Juni 2019 8.220.941.000
Akumulasi Penyusutan s.d. 30 Juni 2019 (533.508.280)
Nilai Buku per 30 Juni 2019 7.687.432.720
Rincian aset tetap Gedung dan Bangunan disajikan pada Lampiran Laporan Keuangan ini.
Jalan,Jaringan dan Irigasi Rp. 17.907.000
C.17 Jalan, Irigasi, dan Jaringan
Saldo Jalan, Irigasi, dan Jaringan per 30 Juni 2019 dan per 31 desember 2018 adalah masing-masing sebesar Rp. 17.907.000 dan Rp. 17.907.000. Mutasi transaksi terhadap Jalan, Irigasi, dan Jaringan pada tanggal pelaporan adalah sebagai berikut:
Saldo Nilai Perolehan per 31 Desember 2018 17.907.000 Mutasi tambah:
-
Mutasi kurang:
-
-Saldo per 30 Juni 2019 17.907.000 Akumulasi Penyusutan s.d. 30 Juni 2019 (17.907.000) Nilai Buku per 30 Juni 2019
-Rincian aset tetap Jalan, Irigasi dan Jaringan disajikan pada Lampiran Laporan Keuangan ini.
- 37 - Aset Tetap
Lainnya Rp. 5.628.678
C.18 Aset Tetap Lainnya
Aset Tetap Lainnya merupakan aset tetap yang tidak dapat dikelompokkan dalam tanah, peralatan dan mesin, gedung dan bangunan, jalan, irigasi dan jaringan. Saldo Aset Tetap Lainnya per 30 Juni 2019 dan 31 Desember 2018 adalah Rp. 5.628.678 dan Rp. 5.628.678. Aset tetap tersebut berupa barang bercorak kesenian. Tidak ada mutasi tambah maupun kurang atas aset tetap ini untuk semester I tahun 2019, sebagaimana disajikan pada tabel berikut:
Saldo Nilai Perolehan per 31 Desember 2018 5.628.678
Mutasi tambah:
- 0
Mutasi kurang:
- 0
Saldo per 30 Juni 2019 5.628.678
Akumulasi Penyusutan s.d 30 Juni 2019 -2.800.000
Nilai Buku per 30 Juni 2019 2.828.678 Rincian Aset Tetap Lainnya disajikan pada Lampiran Laporan Keuangan ini.
C.19 Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP)
Saldo konstruksi dalam pengerjaan per 30 Juni 2019 dan per 31 Desember 2018 adalah masing-masing sebesar Rp. 0 dan Rp. 0. Tidak ada KDP pada kantor PTUN Bandar Lampung untuk Semester I tahun 2019.
Akumulasi Penyusutan Aset Tetap Rp. 2.567.706.683
C.20 Akumulasi Penyusutan Aset Tetap
Saldo Akumulasi Penyusutan Aset Tetap per 30 Juni 2019 dan per 31 Desember 2018 adalah masing-masing Rp. 2.567.706.683 dan Rp. 2.332.245.310. Akumulasi Penyusutan Aset Tetap merupakan alokasi sistematis atas nilai suatu aset tetap yang disusutkan selama masa manfaat aset yang bersangkutan selain untuk Tanah dan Konstruksi dalam Pengerjaan (KDP). Rincian Akumulasi Penyusutan Aset Tetap per 30 Juni 2019 adalah sebagai berikut:
- 38 -
Rincian Akumulasi Penyusutan Aset Tetap Per 30 Juni 2019 Aset Tetap Nilai Perolehan Akumulasi Penyusutan Nilai Buku Tanah 8.525.936.000 - 8.525.936.000 Peralatan dan Mesin 2.536.650.481 2.013.491.403 523.159.078 Gedung dan Bangunan 8.220.941.000 533.508.280 7.687.432.720 Jalan, Irigasi dan Jaringan 17.907.000 17.907.000 -Aset Tetap Lainnya 5.628.678 2.800.000 2.828.678
10.781.127.159
2.567.706.683 16.739.356.476 Akumulasi Penyusutan
Rincian Akumulasi Penyusutan Aset Tetap disajikan pada Lampiran Laporan Keuangan ini.
Aset Tak Berwujud Rp. 68.090.000
C.21 Aset Tak Berwujud
Saldo Aset Tak Berwujud (ATB) per 30 Juni 2019 dan per 31 Desember 2018 adalah Rp. 68.090.000 dan Rp. 68.090.000. Aset Tak Berwujud merupakan aset yang dapat diidentifikasi dan dimiliki, tetapi tidak mempunyai wujud fisik. Aset Tak Berwujud pada Kantor Pengadilan Tata Usaha Negara berupa software yang digunakan untuk menunjang operasional kantor. Mutasi transaksi terhadap Aset Tak Berwujud pada tanggal pelaporan adalah sebagai berikut:
Saldo Nilai Perolehan per 31 Desember 2018 68.090.000 Mutasi tambah:
-
Mutasi kurang:
-
-Saldo per 30 Juni 2019 68.090.000 Akumulasi Amortisasi s.d. 30 Juni 2019 (68.090.000) Nilai Buku per 30 Juni 2019
-Aset Lain-Lain
Rp. 109.500.000 C.22 Aset Lain-Lain
Saldo Aset Lain-lain per 30 Juni 2019 dan per 31 Desember 2018 adalah Rp. 109.500.000 dan Rp. 99.500.000. Aset Lain-lain merupakan Barang Milik Negara (BMN) yang berada dalam kondisi rusak berat dan tidak lagi digunakan dalam operasional entitas. Adapun mutasi aset lain-lain adalah sebagai berikut:
- 39 - Akumulasi Penyusutan dan Amortisasi Aset Lainnya Rp. 177.590.000
Saldo per 31 Desember 2018 99.500.000 Mutasi tambah:
Reklasifikasi masuk dari aset tetap ke aset lainnya 10.000.000
Mutasi kurang: --
-Saldo per 30 Juni 2019 109.500.000
Akumulasi Penyusutan per 30 Juni 2019 109.500.000
Nilai Buku per 30 Juni 2019
-Transaksi pengurangan aset lain-lain dapat dijelaskan sebagai berikut:
Penambahan adalah Reklasifikasi masuk dari Aset Tetap ke Aset Lainnya yang tidak digunakan dalam operasi pemerintah, yaitu berupa penghapusan kendaraan roda dua sebanyak 1 unit senilai Rp. 10.000.000 sesuai dengan surat KPB nomor : W1-TUN4/154/PL.06/2/2019.
Rincian Aset Lain- lain berdasarkan nilai perolehan, Akumulasi Penyusutan dan nilai Buku tersaji pada lampiran Laporan Keuangan ini.
C.23 Akumulasi Penyusutan dan Amortisasi Aset Lainnya
Saldo Akumulasi Penyusutan Aset Lainnya per 30 Juni 2019 dan per 31 Desember 2018 adalah masing-masing Rp. 177.590.000 dan Rp. 167.590.000. Akumulasi Penyusutan Aset Lainnya merupakan kontra akun Aset Lainnya yang disajikan berdasarkan pengakumulasian atas penyesuaian nilai sehubungan dengan penurunan kapasitas dan manfaat Aset Lainnya. Rincian Akumulasi Penyusutan Aset Lainnya per 30 Juni 2019 adalah sebagai berikut:
Aset Tetap Nilai Perolehan
Akumulasi Penyusutan/
Amortisasi
Nilai Buku
Aset Tak Berwujud
Software 68.090.000 68.090.000 0
Jumlah 68.090.000 68.090.000 0 Aset tetap yg tidak digunakan dalam opersi
pemerintah 109.500.000 109.500.000 0
Reklasifikasi Masuk dari Aset tetap ke Aset
lainnya 10.000.000
Jumlah 119.500.000 109.500.000 10.000.000 Jumlah keseluruhan 187.590.000 177.590.000 10.000.000
- 40 -
Amortisasi ATB dengan masa manfaat terbatas dilakukan dengan metode garis lurus dan nilai sisa nihil. Sedangkan atas ATB dengan masa manfaat tidak terbatas tidak dilakukan amortisasi.
Uang Muka dari KPPN Rp. 50.000.000.
C.24 Uang Muka dari KPPN
Saldo Uang Muka dari KPPN per 30 Juni 2019 dan per 31 Desember 2018 masing-masing sebesar Rp. 50.000.000 dan Rp. 0. Uang Muka dari KPPN merupakan Uang Persediaan (UP) atau Tambahan Uang Persediaan (TUP) yang diberikan KPPN sebagai uang muka kerjadan masih berada pada atau dikuasai oleh Bendahara Pengeluaran pada tanggal pelaporan.
Utang kepada Pihak Ketiga Rp. 0. Pendapatan Diterima di Muka Rp. 0.
C.25 Utang kepada Pihak Ketiga
Nilai Utang kepada Pihak Ketiga per 30 Juni 2019 dan per 31 Desember 2018 masing-masing sebesar Rp. 0 dan Rp. 9.608.696 . Utang kepada Pihak Ketiga merupakan kewajiban yang masih harus dibayar dan segera diselesaikan kepada pihak ketiga lainnya dalam waktu kurang dari 12 (dua belas bulan) sejak tanggal pelaporan.
C.26 Pendapatan Diterima di Muka
Nilai Pendapatan Diterima di Muka per 30 Juni 2019 dan per 31 Desember 2018 adalah masing-masing sebesar Rp. 0 dan Rp. 297.000 . Pendapatan Diterima di Muka merupakan pendapatan yang sudah diterima pembayarannya namun barang/jasa belum diserahkan.
Beban yang Masih Harus Dibayar Rp. 0
C.27 Beban yang Masih Harus Dibayar
Beban yang Masih Harus Dibayar per 30 Juni dan per 31 Desember 2018 sebesar Rp. 0 dan Rp.0, merupakan kewajiban pemerintah kepada pihak ketiga yang pada tanggal pelaporan keuangan belum diterima tagihannya, dengan rincian sebagai berikut.
- 41 - Ekuitas
Rp.
16.752.358.448
C.28 Ekuitas
Ekuitas per 30 Juni 2019 dan per 31 Desember 2018 adalah masing-masing sebesar Rp. 16.752.358.448 dan Rp. 16.928.629.287. Ekuitas adalah kekayaan bersih entitas yang merupakan selisih antara aset dan kewajiban. Rincian lebih lanjut tentang ekuitas disajikan dalam Laporan Perubahan Ekuitas.
- 42 - Pendapatan
PNBP Rp. 5.119.299
D.PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN
OPERASIONAL
D.1 Pendapatan Penerimaan Negara Bukan Pajak
Jumlah Pendapatan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2019 dan 31 Desember 2018 adalah sebesar Rp. 5.119.299 dan Rp. 10.508.154. Pendapatan tersebut terdiri dari:
Rincian Pendapatan Negara Bukan Pajak per 30 Juni 2019 dan per 30 Juni 2018
URAIAN per 30 Juni
2019 per 30 Juni 2018 NAIK (TURUN) %
Pendapatan Sewa Tanah, Gedung, dan Bangunan 4.032.288 5.382.234 (25,08)
Pendapatan Persekot Uang Muka Gaji 1.087.011 5.125.920 (78,79)
Jumlah 5.119.299 10.508.154 (51,28)
Pendapatan Sewa Tanah, Gedung dan bangunan berasal dari Sewa Rumah Dinas dan Sewa Kantin. Sedangkan Pendapatan Persekot Uang Muka Gaji merupakan Pengembalian Persekot Uang Muka Gaji berasal dari transaksi selama semester I tahun 2019 yang jumlahnya menurun dibanding semester I tahun 2018 dikarenakan berkurangnya Pegawai yang mengambil Persekot Gaji pada tahun 2019.
Beban Pegawai Rp.
2.562.853.962
D.2 Beban Pegawai
Jumlah Beban Pegawai per 30 Juni 2019 dan per 30 Juni 2018 adalah masing-masing sebesar Rp. 2.562.853.962 dan Rp. 2.497.605.813. Beban Pegawai adalah beban atas kompensasi, baik dalam bentuk uang maupun barang yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang diberikan kepada pejabat negara, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan pegawai yang dipekerjakan oleh pemerintahyang belum berstatus PNS sebagai imbalan atas pekerjaan yang telah dilaksanakan kecuali pekerjaan yang berkaitan dengan
- 43 -
pembentukan modal.
Rincian Beban Pegawai per 30 Juni 2019 dan per 30 Juni 2018 URAIAN per 30 Juni 2019 per 30 Juni
2018
NAIK (TURUN)
%
Beban Gaji Pokok PNS 843.378.300 800.500.700 5,36
Beban Pembulatan Gaji PNS 10.774 8.810 22,29
Beban Tunjangan Suami/Istri PNS 53.041.018 54.074.750 -1,91
Beban Tunjangan Anak PNS 19.489.550 19.047.220 2,32
Beban Tunjangan Struktural PNS 20.160.000 20.160.000 0,00
Beban Tunjangan Fungsional PNS 1.309.335.000 1.292.455.000 1,31
Beban Tunjangan PPh PNS 150.639.060 145.575.193 3,48
Beban Tunjangan Beras PNS 40.048.260 41.062.140 -2,47
Beban Uang Makan PNS 118.867.000 118.687.000 0,15
Beban Tunjangan Umum PNS 7.885.000 6.035.000 30,65
Beban Lembur - 0 #DIV/0! Jumlah 2.562.853.962 2.497.605.813 2,61
Beban
Persediaan Rp. 29.482.388
D.3 Beban Persediaan
Jumlah Beban Persediaan per 30 Juni 2019 dan 30 Juni 2018 adalah masing-masing sebesar Rp. 29.482.388 dan Rp. 32.687.087. Beban Persediaan merupakan beban untuk mencatat konsumsi atas barang-barang yang habis pakai, termasuk barang-barang hasil produksi baik yang dipasarkan maupun tidak dipasarkan. Rincian Beban Persediaan per 30 Juni 2019 dan 30 Juni 2018 adalah sebagai berikut:
Rincian Beban Persediaan per 30 Juni 2019 dan per 30 Juni 2018
URAIAN per 30 Juni 2019 per 30 Juni 2018
NAIK (TURUN)
%
Beban Persediaan Konsumsi 29.482.388 32.687.087 -9,80 Jumlah 29.482.388 32.687.087 -9,80
Beban Barang dan Jasa Rp. 218.934.087
D.4 Beban Barang dan Jasa
Jumlah Beban Barang dan Jasa per 30 Juni 2019 dan 30 Juni 2018 adalah masing- masing sebesar Rp. 218.934.087 dan Rp. 190.398.217. Beban Barang dan Jasa terdiri dari beban barang dan jasa berupa konsumsi atas barang dan/atau jasa
- 44 -
dalam rangka penyelenggaraan kegiatan entitas serta beban lain-lain berupa beban yang timbul karena penggunaan alokasi belanja modal yang tidak menghasilkan aset tetap. Kenaikan Beban Barang dan Jasa terjadi karena adanya kenaikan pada Belanja Keperluan Perkantoran terutama pada fotocopy dan Beban Barang Non Operasional Lainnya yaitu pembuatan Box Arsip Ruang Hukum dan Rak Arsip Ruang Hukum. Rincian Beban Barang dan Jasa per 30 Juni 2019 dan per 30 Juni 2018 adalah sebagai berikut:
Rincian Beban Barang dan Jasa per 30 Juni 2019 dan per 30 juni 2018
URAIAN JENIS BEBAN per 30 Juni 2019 per 30 juni 2018 NAIK (TURUN) % Beban Keperluan Perkantoran 107.287.175 108.134.527 (0,78) Beban Pengiriman Surat Dinas Pos Pusat 6.526.500 5.508.000 18,49 Beban Honor Operasional Satuan Kerja 21.040.000 21.040.000 0,00 Beban Barang Operasional Lainnya 41.647.400 14.729.000 182,76
Beban Bahan 47.000 5.153.400 (99,09)
Beban Langganan Listrik 38.869.298 33.242.816 16,93 Beban Langganan Telepon 1.344.614 1.190.994 12,90 Beban Langganan air 2.022.100 1.399.480 44,49
Beban Jasa Lainnya 150.000 0 #DIV/0!
Jumlah 218.934.087 190.398.217 14,99 Beban Pemeliharaan Rp. 240.650.865 D.5 Beban Pemeliharaan
Beban Pemeliharaan per 30 Juni 2019 dan per 30 Juni 2018 adalah masing-masing sebesar Rp. 240.650.865 dan Rp. 164.814.862. Beban Pemeliharaan merupakan beban yang dimaksudkan untuk mempertahankan aset tetap atau aset lainnya yang sudah ada ke dalam kondisi normal. Kenaikan Beban Pemeliharaan terjadi karena meningkatnya kebutuhan pada Pemeliharaan Gedung kantor seperti renovasi taman, renovasi toilet untuk disfabel, penambahan Toilet di Pos Satpam, renovasi gipsum, pengecatan, penggantian kusen jendela, dll, serta meningkatnya Beban Pemeliharaan Peralatan dan mesin terutama untuk service Kendaraan Roda 4 yaitu BE 6 A, BE 2412 AZ, dan BE 1168 AZ. Rincian beban
- 45 -
pemeliharaan per 30 Juni 2019 dan 30 Juni 2018 adalah sebagai berikut:
Rincian Beban Pemeliharaan per 30 Juni 2019 dan per 30 Juni 2018
URAIAN JENIS BEBAN per 30 Juni
2019 per 30 Juni 2018 NAIK (TURUN) %
Beban pemeliharaan Gedung dan Bangunan 143.783.603 91.383.612 57,34
Beban pemeliharaan Gedung dan Bangunan Lainnya 4.523.000 9.908.500 (54,35)
Beban Pemeliharaan Peralatan dan Mesin 90.659.912 56.195.175 61,33
Beban Pers. Bahan Untuk Pemeliharaan 1.684.350 7.327.575 (77,01)
Jumlah 240.650.865 164.814.862 46,01 Beban
Perjalanan Dinas Rp. 119.561.694
D.6 Beban Perjalanan Dinas
Beban Perjalanan Dinas per 30 Juni 2019 dan 30 Juni 2018 adalah masing- masing sebesar Rp. 119.561.694 dan Rp. 46.869.880. Beban tersebut merupakan beban yang terjadi untuk perjalanan dinas dalam rangka pelaksanaan tugas, fungsi, dan jabatan. Rincian Beban Perjalanan Dinas per 30 Juni 2019 dan per 30 Juni 2018 adalah sebagai berikut:
Rincian Beban Perjalanan Dinas per 30 Juni 2019 dan per 30 Juni 2018
URAIAN JENIS BEBAN per 30 Juni 2019
per 30 Juni 2018
NAIK (TURUN) %
Beban Perjalanan Biasa 117.911.694 45.669.880 158,18
Beban Perjalanan Dinas Dalam Kota 1.650.000 1.200.000 37,50
Jumlah 119.561.694 46.869.880 155,09 Beban Barang untuk Diserahkan kepada Masyarakat Rp. 0
D.7 Beban Barang untuk Diserahkan kepada Masyarakat Beban Barang untuk Diserahkan kepada Masyarakat semester I TA 2019 dan semester I TA 2018 adalah masing-masing sebesar Rp. 0 dan Rp. 0. Beban Barang untuk Diserahkan kepada Masyarakat merupakan beban pemerintah dalam bentuk barang atau jasa kepada masyarakat yang bertujuan untuk mencapai tujuan entitas.
- 46 - Beban Bantuan
Sosial Rp. 0
D.8 Beban Bantuan Sosial
Beban Bantuan Sosial Semester I TA 2019 dan Semester I TA 2018 adalah masing-masing sebesar Rp. 0 dan Rp. 0. Beban bantuan sosial merupakan beban pemerintah dalam bentuk uang/barang atau jasa kepada masyarakat untuk menghindari terjadinya risiko sosial dan bersifat selektif.
Beban
Penyusutan dan Amortisasi Rp. 245.461.373
D.9 Beban Penyusutan dan Amortisasi
Jumlah Beban Penyusutan dan Amortisasi untuk Semester I TA 2019 dan Semester I TA 2018 adalah masing- masing sebesar Rp. 245.461.373 dan Rp. 255.378.069. Beban Penyusutan merupakan beban untuk mencatat alokasi sistematis atas nilai suatu aset tetap yang dapat disusutkan (depreciable assets) selama masa manfaat aset yang bersangkutan. Sedangkan Beban Amortisasi digunakan untuk mencatat alokasi penurunan manfaat ekonomi untuk Aset Tak berwujud. Rincian Beban Penyusutan dan Amortisasi untuk Semester I TA 2019 dan Semester I TA 2018 adalah sebagai berikut:
Rincian Beban Penyusutan dan Amortisasi Semester I TA 2019 dan Semester I TA 2018 URAIAN BEBAN PENYUSUTAN DAN AMORTISASI Semester I TA
2019 Semester I TA 2018 NAIK (TURUN) % Beban Penyusutan Peralatan dan Mesin 107.607.553 117.524.249 (8,44)
Beban Penyusutan Gedung dan Bangunan 133.377.070 133.377.070
-Beban Penyusutan Jalan dan Jembatan 4.476.750 4.476.750
-Beban Penyusutan Jaringan - -
-Jumlah Penyusutan 245.461.373 255.378.069 (3,88)
Beban Amortisasi Software - -
-Beban Peny. Aset Tetap yang tdk digunakan dalam operasional - -
-Jumlah Amortisasi - -
- 47 - Beban
Penyisihan Piutang Tak Tertagih Rp. 0
D.10 Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih
Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih merupakan beban untuk mencatat estimasi ketidaktertagihan piutang dalam suatu periode. Jumlah Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih untuk Semester I TA 2019 dan Semester I TA 2018 adalah masing-masing sebesar Rp. 0 dan Rp. 0.
Surplus/Defisit dari Kegiatan Non
Operasional (Rp. 1.374.780)
D.12 Kegiatan Non Operasional
Pos Surplus/Defisit dari Kegiatan Non Operasional terdiri dari pendapatan dan beban yang sifatnya tidak rutin dan bukan merupakan tugas pokok dan fungsi entitas. Surplus/Defisit dari Kegiatan Non Operasional Semester I TA 2019 dan Semester I