• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penjelasan Pos-Pos Laporan Operasional (LO)

Dalam dokumen Catatan atas Laporan Keuangan (Halaman 96-108)

Belanja Daerah

PENJELASAN POS-POS LAPORAN KEUANGAN

C. Penjelasan Pos-Pos Laporan Operasional (LO)

31 Desember 2021 31 Desember 2020 C.1 Pendapatan 931.744.618.678,59 758.087.156.225,40

Pendapatan – LO adalah pendapatan yang menjadi hak Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara yang telah diklasifikasi menurut asal dan jenis pendapatan yaitu Pendapatan

LKPD Kabupaten Maluku Tenggara Tahun Anggaran 2021 107 yaitu Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pendapatan Transfer dan Lain-lain Pendapatan yang Sah. Pendapatan untuk periode 1 Januari 2021 sampai dengan tanggal 31 Desember 2021 terdapat pada Tabel 37 dengan rincian sebagai berikut:

Tabel 37

Realisasi Pendapatan-LO Tahun 2021

31 Desember 2021 31 Desember 2020 C.1.1 Pendapatan Asli Daerah 61.715.557.324,03 43.036.449.731,63 Pendapatan Asli Daerah – LO Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2021 terealisasi sebesar Rp61.715.557.324,03 dengan rincian sebagai berikut:

Tabel 38

Pendapatan Asli Daerah-LO Tahun 2021

NO URAIAN REALISASI 2021 REALISASI 2020

1 Pendapatan Pajak Daerah 8.676.591.277,00 8.495.275.309,90 2 Pendapatan Retribusi Daerah 2.973.519.600,00 2.748.919.800,00 3 Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan

Daerah yang dipisahkan 5.292.090.245,12 4.631.954.413,00 4 Lain-Lain PAD yang Sah 44.773.356.201,91 27.160.300.208,73 Jumlah 61.715.557.324,03 43.036.449.731,63

Realisasi masing-masing jenis PAD TA 2021 dapat dijelaskan sebagai berikut : 31 Desember 2021 31 Desember 2020 C.1.1.1 Pendapatan Pajak Daerah 8.676.591.277,00 8.495.275.309,90

Pajak Daerah adalah Pendapatan Asli Daerah yang dipungut dan dikelola Badan Pendapatan Kabupaten Maluku Tenggara. Pendapatan pajak Laporan Operasional disajikan dengan basis akrual, pengakuan pendapatan terjadi pada saat timbulnya hak atas pendapatan pada tahun 2021, sehingga nilai pendapatan pajak daerah pada Laporan Operasional sebesar ketetapan yang diterima pada tahun 2021 dan bukan merupakan pembayaran atas piutang tahun sebelumnya ditambah dengan Surat Ketetapan Pajak daerah (OPD) maupun Surat Ketetapan Pajak Daerah Kurang Bayar (OPDKB) yang

No. Pendapatan Realisasi 2021 Realisasi 2020

1 Pendapatan Asli Daerah 61.715.557.324,03 43.036.449.731,63 2 Pendapatan Transfer 855.480.318.181,00 712.310.015.993,77 3 Lain-Lain Pendapatan Daerah

yang Sah 14.548.743.173,56 2.740.690.500,00

Jumlah 931.744.618.678,59 758.087.156.225,40

LKPD Kabupaten Maluku Tenggara Tahun Anggaran 2021 108 ditetapkan tahun 2021.

Pendapatan Pajak (LO) = Pendapatan Pajak (LRA) + Piutang Pajak (Neraca) - Piutang Pajak Tahun 20NN-1 (Neraca) - Pendapatan Pajak Diterima Dimuka (Neraca) + Pendapatan Pajak Diterima Dimuka Tahun 20NN-1 (Neraca).

Realisasi Pendapatan Pajak Daerah pada Laporan Operasional dalam tahun 2021 sebesar Rp8.676.591.277,00 jika dibandingkan dengan Realisasi Laporan Realisasi Anggaran tahun 2021 sebesar Rp7.490.230.183,20 dibandingkan dengan piutang pajak tahun 2021 sebesar Rp12.048.064.912,89 dan piutang pajak tahun 2020 sebesar Rp10.861.703.819,09 tidak terdapat selisih.

Tabel 39

Pendapatan Pajak Daerah

No. Nama Sub Akun Pendapatan Pajak 2021

1 Pajak Hotel 522.315.807,00

2 Pajak Restoran 1.792.206.237,00

3 Pajak Hiburan 341.207.250,00

4 Pajak Reklame 121.590.175,00

5 Pajak Penerangan Jalan 2.277.411.162,00

6 Pajak Parkir 50.511.220,00

7 Pajak Mineral Bukan Logam dan Bantuan 1.460.787.000,00 8 Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan

Perkotaan 1.942.578.476,00

9 Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan 167.983.950,00

Jumlah 8.676.591.277,00

Retribusi Daerah dipungut dan dikelola oleh 5 (lima) OPD penghasil yang tarifnya ditetapkan melalui Perda. Pendapatan Retribusi Daerah terkait langsung dengan pelayanan kepada Masyarakat yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara didasarkan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Pendapatan Retribusi (LO) = Pendapatan Retribusi (LRA) + Piutang Retribusi (Neraca) - Piutang Retribusi Tahun 20NN-1 (Neraca) - Pendapatan Retribusi Diterima Dimuka (Neraca) + Pendapatan Retribusi Diterima Dimuka Tahun 20NN-1 (Neraca).

Pendapatan Retribusi Daerah Tahun 2021 terealisasi sebesar Rp2.973.519.600,00. Jika dibandingkan dengan Pendapatan Retribusi LRA sebesar Rp2.882.508.600,00 ditambah

31 Desember 2021 31 Desember 2020 C.1.1.2 Pendapatan Retribusi Daerah 2.973.519.600,00 2.748.919.800,00

LKPD Kabupaten Maluku Tenggara Tahun Anggaran 2021 109 dengan Piutang Retribusi tahun 2021 sebesar Rp2.097.224.720,05 dan dikurangi dengan piutang retribusi tahun 2020 sebesar Rp2.006.213.720,05 dan tidak terdapat selisih.

Adapun rincian pendapatan retribusi-lo sebagai berikut:

Tabel 40 Pendapatan Retribusi

No Nama Sub Akun Pendapatan Retribusi

LO 2021

1 Pelayanan Persampahan/Kebersihan 88.180.000,00

2 Pelayanan Pemakaman Dan Pengabuan Mayat 38.500.000,00

3 Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang 8.535.000,000

4 Pemakaian Kekayaan Daerah 1.000.000,00

5 Retribusi Pasar Grosir dan/atau pertokoan 1.476.828.600,00

6 Terminal 952.244.000,00

7 Pelayanan Kepelabuhan 222.034.000,00

8 Izin Mendirikan Bangunan 144.958.000,00

9 Retribusi Izin Tempat Penjualan Minuman 30.200.000,00 10 Retribusi Izin Trayek untuk menyediakan Pelayanan

Angkutan Umum 11.040.000,00

Jumlah 2.973.519.600,00

31 Desember 2021 31 Desember 2020 C.1.1.3 Pendapatan Hasil Pengelolaan

Kekayaan Daerah yang Dipisahkan 5.292.090.245,12 4.631.954.413,00 Pendapatan Hasil Pengolahan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan merupakan pendapatan dari bagian laba atas penyertaan modal pada Perusahaan Milik Daerah/BUMD. Pada Tahun 2021 realisasi Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan sebesar Rp5.292.090.245,12 Jika dibandingkan dengan Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan LRA sebesar Rp5.292.090.245,12 pada Bank Maluku, dan memiliki nilai yang sama pada Laporan Realisasi Anggaran.

31 Desember 2021 31 Desember 2020 C.1.1.4 Pendapatan Lain-lain PAD yang

Sah 44.773.356.201,91 27.160.300.208,73

Pendapatan Lain-Lain PAD yang Sah merupakan pendapatan diluar Pendapatan pajak dan retribusi dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan.Pendapatan Lain-Lain PAD yang Sah (LO) = Pendapatan Lain-Lain-Lain-Lain PAD yang Sah (LRA) + Piutang

LKPD Kabupaten Maluku Tenggara Tahun Anggaran 2021 110 Lain-Lain PAD yang Sah (Neraca) - Piutang Lain-Lain PAD yang Sah Tahun 20NN-1 (Neraca) - Pendapatan Lain-Lain PAD yang Sah Diterima Dimuka (Neraca) + Pendapatan Lain-Lain PAD yang Sah Diterima Dimuka Tahun 20NN-1 (Neraca).

Realisasi penerimaan Lain-Lain PAD yang sah untuk periode TA 2021 sebesar Rp44.773.356.201,91. Jika dibandingkan dengan Pendapatan Lain-Lain PAD LRA sebesar Rp29.300.627.901,91, ditambah dengan dengan piutang lain-lain tahun 2021 sebesar Rp21.005.294.340,00 dikurangi dengan piutang lain-lain PAD tahun 2020 sebesar Rp6.218.233.645,00, maka terdapat terdapat selisih sebesar Rp685.667.605,00.

Selisih tersebut disebabkan karena adanya koreksi ekuitas atas pendapatan lain – lain PAD yang sah atas angsuran rumah sebesar Rp54.454.796,00 ditambah dengan koreksi ekuitas atas piutang RSUD sebesar Rp740.122.401,00.

Pendapatan Lain-Lain PAD yang Sah dengan rincian adalah sebagai berikut:

Tabel 41

Realisasi Pendapatan Lain-lain PAD yang Sah Tahun 2021

No. Nama Sub Akun Pendapatan Pajak 2021

1 Penerimaan Jasa Giro 646.880.256,18

2 Penerimaan Bunga Deposito 1.613.347.932,63

3 Tuntutan Ganti Kerugian Daerah 157.214.783,64

4 Pendapatan Denda Keterlambatan 1.422.778.534,50

5 Pendapatan Denda Pajak 17.183.461,00

6 Pendapatan Denda Retribusi 11.572.800,00

7 Pendapatan dari Pengembalian 803.811.602,90

8 Angsuran Penjualan Rumah Dinas 10.000.000,00

9 Angsuran Penjualan Aset Lainnya 25.745.000,00

10 Pendapatan BLUD 35.594.678.877,00

11 Penerimaan Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan

Nasional 4.470.142.954,06

Jumlah 44.773.356.201,91

31 Desember 2021 31 Desember 2020 C.1.2 Pendapatan Transfer 855.480.318.181,00 712.310.015.993,77

Pendapatan Transfer – LO Kabupaten Maluku Tenggara mendapat alokasi dana transfer untuk periode 1 Januari 2021 sampai dengan tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp855.480.318.181,00 dengan rincian sebagai berikut:

LKPD Kabupaten Maluku Tenggara Tahun Anggaran 2021 111 Tabel 42

Realisasi Pendapatan Transfer Tahun 2021

31 Desember 2021 31 Desember 2020 C.1.2.1 Pendapatan Transfer Pemerintah

Pusat

657.257.884.776,00 678.193.764.157,00

Realisasi Penerimaan Transfer Pemerintah Pusat Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara terdiri dari bagi hasil pajak-lo, bagi hasil bukan pajak/sumber daya alam-lo, dana alokasi umum dan dana alokasi khusus, untuk tahun 2021 terealisasi sebesar Rp657.257.884.776,00bila dibandingkan dengan Realisasi pada Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat – Dana Perimbangan LRA sebesar Rp657.257.884.776,00maka tidak terdapat selisih.

C.1.2.2 Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat Lainnya

185.046.194.000,00 18.752.563.801,77

Realisasi Penerimaan Transfer Pemerintah Pusat Lainnya Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara terdiri Dana Insentif Daerah (DID) dan Dana Desa, untuk tahun 2021 terealisasi sebesar Rp185.046.194.000,00 bila dibandingkan dengan Realisasi pada Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat – Dana Perimbangan LRA sebesar Rp185.046.194.000,00 maka tidak terdapat selisih.

31 Desember 2021 31 Desember 2020 C.1.2.3 Pendapatan Transfer Pemerintah

Daerah Lainnya

13.176.239.405,00 14.018.368.035,00

Realisasi Penerimaan Transfer Pemerintah Daerah Lainnya pada tahun 2021 sebesar Rp13.176.239.405,00 bila dibandingkan dengan realisasi pada Transfer Pemerintah Daerah Lainnya LRA sebesar Rp13.983.776.286,00, maka terdapat selisih sebesar

No. Pendapatan Transfer Jumlah

1 Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat 657.257.884.776,00 2 Pendapatan Transfer Pemerintah pusat Lainnya 185.046.194.000,00 3 Pendapatan Transfer Pemerintah Daerah Lainnya 13.176.239.405,00

4 Bantuan Keuangan 0,00

JUMLAH 855.480.318.181,00

LKPD Kabupaten Maluku Tenggara Tahun Anggaran 2021 112 Rp807.536.881,00, hal ini disebabkan karena selisih Piutang Transfer Pemerintah Daerah Lainnya tahun 2021 sebesar Rp2.346.023.700,00 dan Piutang Transfer Pemerintah Daerah Lainnya tahun 2020 sebesar Rp3.153.560.581,00, ditambahkan dengan Utang Transfer Tahun Berjalan sebesar Rp520.052.950,00 dan Utang Transfer Tahun Sebelumnya sebesar Rp Rp520.052.950,00.

C.1.2.4 Bantuan Keuangan 0,00 1.345.320.000,00

Realisasi Penerimaan Bantuan Keuangan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara pada tahun 2021 terealisasi sebesar Rp0,00 atau nihil. Demikian pula pada LRA.

Lain-Lain Pendapatan Yang Sah – LO Kabupaten Maluku Tenggara mendapat alokasi dana transfer untuk Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp14.548.743.173,56 bila dibandingkan dengan realisasi pada Transfer Pemerintah Pusat Lainnya LRA sebsar Rp14.548.743.173,56, dan tidak terdapat selisih.

31 Desember 2021 31 Desember 2020

C.2 Beban 883.136.841.202,83 720.417.522.953,98

Beban LO merupakan belanja atau beban yang telah benar-benar dimanfaatkan dan terjadi pada tahun 2021. Beban LO Kabupaten Maluku Tenggara adalah Beban Operasi untuk periode 1 Januari 2021 sampai dengan tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp883.136.841.202,83 dengan rincian pada Tabel 43 sebagai berikut:

Tabel 43

Beban Operasi Tahun 2021

No. Beban SALDO TAHUN 2021 SALDO TAHUN 2020

1 Beban Pegawai 248.527.685.949,68 277.609.875.904,00 2 Beban Barang dan Jasa 247.674.807.341,53 230.783.186.104,95

3 Beban Bunga 900.000.000,00 0,00

4 Beban Hibah 55.881.019.601,00 42.707.835.000,00

5 Beban Bantuan Sosial 7.759.414.050,00 3.602.200.000,00 6 Beban Penyusutan dan

Amortisasi 116.522.104.491,10 113.261.646.809,32

7 Beban Penyisihan Piutang 9.229.496.813,29 1.664.794.334,23 31 Desember 2021 31 Desember 2020 C.1.3 Lain-Lain Pendapatan

Daerah Yang Sah 14.548.743.173,56 2.740.690.500,00

LKPD Kabupaten Maluku Tenggara Tahun Anggaran 2021 113

8 Beban Lain-Lain 574.228.167,23 1.424.021.295,48

9 Beban Transfer Bagi Hasil 2.332.092.788,00 1.375.892.200,00 10 Beban Transfer Bantuan

Keuangan 193.735.992.001,00 47.988.071.306,00

Jumlah 883.136.841.202,83 720.417.522.953,98

Dari rincian beban di atas pos-pos beban dapat dijelaskan sebagai berikut:

31 Desember 2021 31 Desember 2020 C.2.1 Beban Pegawai 248.527.685.949,68 277.609.875.904,00

Beban Pegawai tahun 2021 terealisasi sebesar Rp248.527.685.949,68. Jika dibandingkan dengan realisasi Belanja Pegawai LRA sebesar Rp258.408.578.036,68 ditambah dengan utang belanja pegawai tahun 2021 sebesar Rp2.246.030.866,01 dan dikurangi dengan utang belanja pegawai tahun 2020 sebesar Rp12.725.794.840,00 terdapat selisih sebesar Rp598.871.886,99. Selisih ini merupakan Koreksi Ekuitas Utang Belanja Pegawai Gaji sebesar Rp92.424.902,00, Koreksi Ekuitas Utang Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sebesar Rp506.446.984,99. Rincian pada Tabel 44 sebagai berikut :

Tabel 44

Beban Pegawai Tahun 2021

31 Desember 2021 31 Desember 2020 C.2.2 Beban Barang dan Jasa 247.674.807.341,53 230.783.186.104,95

Beban Barang dan Jasa tahun 2021 terealisasi sebesar Rp247.674.807.341,53. Jika dibandingkan dengan realisasi Belanja Barang dan Jasa LRA sebesar Rp242.000.264.606,27 ditambah utang belanja barang dan jasa (Neraca) sebesar Rp11.504.300.353,00, dikurangi dengan utang belanja barang dan jasa tahun 2020

No. Beban Pegawai Jumlah

1 Beban Gaji dan Tunjangan-LO 193.388.520.359,00 2 Beban Tambahan Penghasilan PNS-LO 9.703.888.933,00 3 Beban Tambahan Penghasilan Berdasarkan

Pertimbangan Objektif Lainnya ASN 29.260.701.955,00 4 Beban Gaji dan Tunjangan DPRD 12.973.136.164,00 5 Beban Penerimaan Lainnya Pimpinan DPRD

serta KDH/WKDH 501.600.000,00

6 Beban Pegawai Dana BOS 2.699.838.538,68

JUMLAH 248.527.685.949,68

LKPD Kabupaten Maluku Tenggara Tahun Anggaran 2021 114 sebesar Rp6.019.823.906,00, Persediaan barang tahun 2021 sebesar Rp12.531.409.812,76, ditambah persediaan barang tahun 2020 sebesar Rp13.021.464.101,02 terdapat selisih sebesar Rp299.988.000,00 yang disebabkan karena adanya Reklas dari Beban Barang dan Jasa ke Beban Hibah sebesar Rp299.988.000,00. Rincina Beban Barang dan Jasa dapat dilihat Tabel 45 sebagai berikut :

Tabel 45

Beban Barang dan Jasa Tahun 2021

31 Desember 2021 31 Desember 2020

C.2.3 Beban Bunga 900.000.000,00 0,00

Beban Bunga untuk tahun 2021 sebesar Rp900.000.000,00. merupakan Biaya Fasilitas Pembiayaan Berdasarkan Akta Perjanjian Pembiayaan antara PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Nomor 18 tanggal 18 November 2021, fasilitas pembiayaan sebesar Rp100.000.000.000,00 dan Pasal 5 angka 6 Akta Perjanjian Pembiayaan berbunyi Pihak Kedua wajib membayar kepada Pihak Pertama biaya/fee pinjaman senilai 1% (satu persen) dari jumlah fasilitasi pembiayaan yaitu sebesar Rp1.000.000.000,00

No. Beban Barang dan Jasa Jumlah

1 Beban Bahan Pakai Habis 81.672.306.407,26

2 Beban Barang untuk diserahkan ke pihak ketiga (862.480.964,51)

3 Beban Jasa Kantor 70.827.038.901,41

4 Beban Premi Asuransi 3.604.968.388,00

5 Beban Sewa Tanah 898.625.000,00

6 Beban Sewa Peralatan dan Mesin 10.403.899.859,00

7 Beban Sewa Rumah/Gedung/Gudang/Parkir 1.658.386.830,00 8 Beban Sewa Jalan, Jaringan dan Irigasi 540.000,00 9 Beban Jasa Konsultasi Konstruksi 4.633.681.000,00 10 Beban Jasa Konsultasi Non Konstruksi 1.072.765.000,00

11 Beban Beasiswa Pendidikan PNS 819.000.000,00

12 Beban Kursus,Pelatihan, Sosialisasi dan Bimbingan Teknis PNS

1.575.915.000,00

13 Beban Pemeliharaan Peralatan dan Mesin 1.514.829.620,00 14 Beban Pemeliharaan Gedung dan Bangunan 4.046.629.940,10 15 Beban Pemeliharaan Jaringan dan Irigasi 939.621.800,00

16 Beban Perjalanan Dinas 56.172.192.108,00

17 Beban Jasa yang diberikan Kepada Masyarakat/Pihak Ketiga

566.750.000,00

18 Beban Barang dan Jasa BOS 8.130.138.452,27

JUMLAH 247.674.807.341,53

LKPD Kabupaten Maluku Tenggara Tahun Anggaran 2021 115 (satu milyar rupiah) (“Biaya Fasilitas Pembiayaan”) yang dibayarkan secara bertahap dengan tata cara sebagai berikut :

a. Pembayaran 90% (sembilan puluh persen) dari biaya fasilitas pembiayaan yang dibayarkan sebelum perjanjian efektif (sebagai Syarat Efektif Perjanjian)

b. Sisanya sebesar 10% (sepuluh persen) dari Biaya Fasilitas Pembiayaan akan dikenakan dengan ketentuan sebagai berikut :

i. Akan dikenakan dalam hal outstanding melebihi 90% (sembilan puluh persen) atas nilai plafond fasilitas pembiayaan;

ii. Dalam hal butir (i) terjadi, maka biaya akan dibayarkan pada setiap penarikan, dengan perhitungan besarannya fee pada setiap per penarikan yaitu 1% (satu persen) dari jumlah fasilitas yang ditarik. Ketentuan ini berlaku dalam hal sisa fasilitas pembiayaan akan ditarik secara bertahap. Namun apabila sisa fasilitas pembiayaan akan ditarik secara sekaligus, maka sisa biaya fasilitas sebesar 10% (sepuluh persen) akan dibayarkan secara sekaligus paling lambat pada penarikan terakhir atas sisa fasilitas pembiayaan yang belum ditarik.

iii. Untuk menghindari keragu-raguan Para Pihak sepakat bahwa besaran fee/

biaya yang dibayarkan oleh Debitur adalah maksimum sebesar biaya fasilitas pembiayaan.

Realisasi Belanja Bunga dalam tahun 2021 sebesar Rp900.000.000,00 merupakan Pembayaran 90% (sembilan puluh persen) dari biaya fasilitas pembiayaan yang dibayarkan sebelum perjanjian efektif (sebagai Syarat Efektif Perjanjian).

31 Desember 2021 31 Desember 2020 C.2.4 Beban Hibah 55.881.019.601,00 42.707.835.000,00

Beban hibah untuk tahun 2021 sebesar Rp55.881.019.601,00. Jika dibandingkan dengan realisasi LRA sebesar Rp55.881.019.601,00 dan tidak terdapat selisih antara LO dan LRA. Belanja Bantuan Hibah Barang untuk Diserahkan ke Masyarakat/Pihak Ketiga menjadi Persediaan karena belum disalurkan.

31 Desember 2021 31 Desember 2020 C.2.5 Beban Bantuan Sosial 7.759.414.050,00 3.602.200.000,00

Jumlah Beban Bantuan Sosial untuk tahun 2021 sebesar Rp 7.759.414.050,00 dan memiliki nilai yang sama dengan jumlah Bantuan Sosial pada LRA.

LKPD Kabupaten Maluku Tenggara Tahun Anggaran 2021 116 31 Desember 2021 31 Desember 2020 C.2.6 Beban Penyisihan Piutang 9.229.496.813,29 1.664.794.334,23

Beban Penyisihan Piutang tahun 2021 sebesar Rp9.229.496.813,29, nilai tersebut merupakan selisih Penyisihan Piutang Tahun 2020 sebesar Rp18.727.369.791,37 dan Penyisihan Piutang Tahun 2021 sebesar Rp10.286.255.783,76, maka terdapat selisih sebesar Rp788.382.805,68. Selisih ini merupakan Koreksi ekuitas penyisihan piutang PAD lainnya sebesar Rp1.562.100.951,23 dikurangi Koreksi Penyisihan Piutang Pajak sebesar Rp697.787.045,55 dan Koreksi Penyisihan piutang Retribusi sebesar Rp75.931.100,00.

31 Desember 2021 31 Desember 2020 C.2.7 Beban Lain-Lain 574.228.167,23 1.424.021.295,48

Beban Lain-Lain tahun 2021 sebesar Rp574.228.167,23 merupakan Penurunan Nilai Investasi pada PDAM.

31 Desember 2021 31 Desember 2020 C.2.8 Beban Penyusutan dan

Amortisasi

116.522.104.491,10 113.261.646.809,32

Beban Penyusutan dan Amortisasi tahun 2021 sebesar Rp116.522.104.491,10, nilai tersebut merupakan pembebanan aset tetap yakni Beban penyusutan dan Amortisasi pada tahun 2021. Beban Penyusutan dan Amortisasi tahun 2021 dirincikan pada Tabel 46 sebagai berikut :

Tabel 46

Beban Penyusutan dan AmortisasiTahun 2021

No. Beban Penyusutan dan Amortisasi Jumlah

1 Beban Penyusutan Aset Tetap 115.958.906.350,10

2 Beban Amortisasi Aset Tak Berwujud 563.198.141,00

JUMLAH 116.522.104.491,10

Beban Penyusutan terdiri dari :

1. Beban Penyusutan Peralatan dan Mesin sebesar Rp38.928.643.373,10 merupakan pengurangan antara Akumulasi Penyusutan Peralatan dan Mesin tahun 2021 sebesar Rp260.010.086.308,09 dan Akumulasi Penyusutan Peralatan dan Mesin tahun 2020 sebesar Rp221.086.769.086,99 terdapat selisih sebesar Rp5.326.152,00

LKPD Kabupaten Maluku Tenggara Tahun Anggaran 2021 117 disebabkan karena koreksi lebih catat nilai penyusutan peralatan dan mesin tahun 2020.

2. Beban Penyusutan Gedung Bangunan sebesar Rp11.249.256.427,00 merupakan pengurangan antara Akumulasi Penyusutan Gedung Bangunan tahun 2021 sebesar Rp80.284.710.384,00 dan Akumulasi Penyusutan Gedung Bangunan tahun 2020 sebesar Rp69.035.453.957,00.

3. Beban Penyusutan Jalan, Irigasi dan Jaringan sebesar Rp65.781.006.550,00 merupakan pengurangan antara Akumulasi Penyusutan Jalan, Irigasi dan Jaringan tahun 2021 sebesar Rp548.898.606.214,00 dan Akumulasi Penyusutan Jalan, Irigasi dan Jaringan tahun 2020 sebesar Rp483.117.599.664,00 tidak terdapat selisih.

4. Beban Amortisasi Aset Tak Berwujud sebesar Rp563.198.141,00 merupakan pengurangan antara Akumulasi Amortisasi Tahun 2021 sebesar Rp3.575.584.882,67 dan Akumulasi Amortisasi Tahun 2020 sebesar Rp3.523.147.244,33. Terdapat selisih sebesar Rp510.760.502,66 disebabkan karena Koreksi Ekuitas atas Amortisasi Aset Tak Berwujud.

31 Desember 2021 31 Desember 2020 C.2.9 BebanTransfer Bagi Hasil

Pajak Daerah dan Retibusi

2.332.092.788,00 1.375.892.200,00

Beban Transfer Bagi Hasil Pajak Daerah tahun 2021 terealisasi sebesar Rp2.332.092.788,00, beban ini dalam LRA tergabung dalam Belanja Bagi Hasil kepada Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pemerintahan Desa pada LRA.

31 Desember 2021 31 Desember 2020 C.2.10 Beban Transfer Bantuan

Keuangan

193.735.992.001,00 47.988.071.306,00

Beban Transfer Bantuan Keuangan sebesar Rp193.735.992.001,00 yang merupakan Bantuan Keuangan Desa, beban ini dalam LRA tergabung dalam Belanja Bagi Hasil kepada Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pemerintahan Desa pada LRA.

31 Desember 2021 31 Desember 2020 C.3 Surplus dari Operasional 48.607.777.475,76 37.669.633.271,42

Surplus Defisit Operasional tahun 2021 sebesar Rp48.607.777.475,76 yang merupakan selisih Pendapatan – LO sebesar Rp931.744.618.678,59 dan Beban – LO sebesar Rp883.136.841.202,83.

LKPD Kabupaten Maluku Tenggara Tahun Anggaran 2021 118 31 Desember 2021 31 Desember 2020 C.4 Surplus Sebelum Pos Luar Biasa 48.607.777.475,76 37.669.633.271,42

Surplus Sebelum Pos Luar Biasa tahun 2021 sebesar Rp48.607.777.475,76 yang merupakan selisih antara surplus dari operasi sebesar Rp48.607.777.475,76 dengan Defisit sebelum pos luar biasa sebesar Rp0,00. Surplus Sebelum Pos Luar Biasa memiliki nilai yang sama dengan Surplus dari Operasional karena tidak terdapat Kegiatan Non Operasional pada Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara.

31 Desember 2021 31 Desember 2020 C.5 Defisit Dari Pos Luar Biasa (750.000.000,00) (5.318.302.402,00)

Pos Luar Biasa merupakan rekening yang menampung peristiwa atau kejadian luar biasa tahun 2021 yang mempunyai karakteristik kejadiannya tidak normal dan jarang terjadi serta di luar kendali entitas pemerintah daerah. Saldo Defisit dari Pos Luar Biasa sebesar (Rp750.000.000,00). Besaran nilai ini memiliki nilai yang sama dengan Belanja Tak Terduga pada LRA. Defisit dari Pos Luar Biasa merupakan selisih Pendapatan Luar Biasa-LO dan Beban Luar Biasa.

31 Desember 2021 31 Desember 2020 C.6 Surplus Laporan Operasional 47.857.777.475,76 32.351.330.869,42

Surplus LO tahun 2021 sebesar Rp47.857.777.475,76 merupakan selisih surplus sebelum pos luar biasa sebesar Rp48.607.777.475,76 dengan defisit dari pos luar biasa sebesar (Rp750.000.000,00).

Dalam dokumen Catatan atas Laporan Keuangan (Halaman 96-108)