• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penjelasan Selisih Analisis Vertikal Horizontal

Dalam dokumen PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BOYOLALI (Halaman 122-127)

C. Beban Jasa

5. Penjelasan Selisih Analisis Vertikal Horizontal

Saldo Akhir Kas di harus sama dengan Saldo Awal

Kas di ditambah Kenaikan/ Penurunan Kas Saldo Akhir Kas = Saldo Awal Kas + Kenaikan/Penurunan Kas RUMUS

SALDO AKHIR KAS : 103,943,445,939.00

SALDO AWAL KAS : 146,430,999,854.50

KENAIKAN/PENURUNAN KAS : (42,487,665,415.50)

Selisih : 111,500.00

PENJELASAN : Selisih sebesar Rp.111.500,00 merupakan Kas di Bendahara Penerimaan

Untuk metode harga perolehan, Pengeluaran Pembiayaan untuk Penyertaan Modal Daerah (LRA) harus tercermin dalam penambahan Nilai Penyertaan Modal Daerah (Neraca)

Untuk metode harga perolehan, Pengeluaran pembiayaan untuk Penyertaan Modal Daerah (LRA) = penambahan nilai penyertaan modal pemerintah daerah (Neraca).

RUMUS

PENGELUARAN PEMBIAYAAN (PENYERTAAN

MODAL) : 10,836,000,000.00

SALDO PENYERTAAN MODAL TAHUN X-1 : 341,995,212,556.53

SALDO PENYERTAAN MODAL TAHUN X : 287,461,173,150.12

Selisih : 65,370,039,406.40

PENJELASAN : selisih sebesar Rp.65.370.039.406,40 merupakan penyesuaian perhitungan penyertaan modal Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Boyolali selama Tahun 2019 sebesar Rp.(69.288.174.406,40) dan Koreksi Pengakuan Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan yg Dipisahkan TA 2018 atas Reviu Inspektorat, kurang catat sebesar Rp. 3.918.135.000,00

Realisasi belanja modal harus sama dengan penambahan aset tetap (dan aset lainnya), jika selisih harus dijelaskan di CALK

Teliti apakah pengungkapan selisih dalam CaLK sudah cukup memadai. Mungkin ada penerimaan hibah berupa aset dan kapitalisasi biaya. Atau ada kesalahan berupa: salah anggaran selain BM ternyata menghasilkan aset atau aset daerah yg baru ditemukan

RUMUS

REALISASI BELANJA MODAL (diluar ATB) : 496,036,165,619.00

133

- ASET TETAP 2018 : 3,730,365,611,243.14

- ASET TETAP 2019 : 4,563,724,534,543.96

Selisih : (337,322,757,681.82)

PENJELASAN : Terdapat Penambahan dan Pengurangan selain Belanja Modal 2018 yaitu: Penambahan

REKLAS ANTAR KIB BELANJA MODAL (+) 53,176,503,570.0000

MUTASI BELANJA MODAL ANTAR SKPD (+) 58,195,242,610.0000

REKLAS BELANJA BARANG JASA KE BELANJA MODAL (+)

330,080,848,026.2770

BELANJA MODAL BOS 21,323,407,284.0000

REKLAS ANTAR KIB BELANJA MODAL BOS (+) 231,725,592.0000

REKLAS BARANG JASA KE BELANJA MODAL BOS (+) 20,300,000.0000

BELANJA MODAL BLUD 11,038,605,317.0000

REKLAS ANTAR KIB BELANJA MODAL BLUD (+) 3,122,874,553.0000

REKLAS BARANG JASA KE BELANJA MODAL BLUD (+) 149,550,000.0000

HIBAH 6,416,376,730.0000

LHP / REVIEW INSPEKTORAT (+) 262,493,998.0000

POSTING DED PADA SIMDA BMD 2019 11,850,181,498.0000

MUTASI PENAMBAHAN 2019 (INTRAKOMPATABLE) 133,095,333,570.6430

REKLAS ANTAR KIB PERUBAHAN PERMENDAGRI NO 17 2007 MENJADI PERMENDAGRI NO 108 TAHUN 2016 (+)

20,916,271,081.00

Jurnal BPK Audeteed (+) 318,577,649.30

Jumlah 650,198,291,479.22

Pengurangan

REKLAS ANTAR KIB BELANJA MODAL (-) 54,092,189,188.0000

MUTASI BELANJA MODAL ANTAR SKPD (-) 58,221,972,990.0000

REKLAS MODAL KE BARANG JASA / BHP (-) 6,210,629,343.0000

REKLAS ANTAR KIB BELANJA MODAL BOS (-) 205,481,492.0000

REKLAS BLANJA MODAL KE BARANG JASA /BHP BOS

(-) 47,406,499.0000

REKLAS ANTAR KIB BELANJA MODAL BLUD (-) 3,293,040,803.0000

LHP / REVIEW INSPEKTORAT (-) 96,959,998.0000

PENGURANGAN DARI BELANJA MODAL 2019

134

PENGHAPUSAN POSTING DED PADA SIMDA BMD 2019

(INTRAKOMPTABEL) 11,875,523,778.0000

PENGHAPUSAN 2019 29,102,158,723.50

MUTASI PENGURANGAN 2019 64,696,809,242.64

REKLAS ANTAR KIB PERUBAHAN PERMENDAGRI NO 17 2007 MENJADI PERMENDAGRI NO 108 TAHUN 2016 (-)

18,394,151,147.17

Jurnal BPK Audeteed (-) 61,186,063,110.09

Jumlah 312,875,533,797.40

Pendapatan Pajak (LO) harus sama dengan Pendapatan Pajak (LRA) dikurangi Piutang Pajak Awal Tahun ditambah Piutang Pajak Akhir Tahun

Pendapatan Pajak (LO) = Pendapatan Pajak ( LRA) - Piutang Pajak Awal Tahun + Piutang Pajak Akhir Tahun

RUMUS

PENDAPATAN PAJAK (LO) : 155,405,331,295.49

PENDAPATAN PAJAK (LRA) : 149,666,539,729.00

PIUTANG PAJAK AKHIR TAHUN (NERACA) : 38,807,013,099.87

PIUTANG PAJAK AWAL TAHUN (NERACA) : 39,191,911,121.87

Selisih : 6,123,689,588.49

PENJELASAN : Selisih sebesar Rp.6.123.689588,49 merupakan Pendapatan diterima dimuka atas Pajak Reklame Tahun 2018 dan Tahun 2019 sebesar Rp.174.238.011,49 dan Pendapatan diterima dimuka lebih bayar PBB sebesar Rp.2.479.460.666,00 Penghapusan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan Perkotaan sebesar Rp3.261.069.931,00 dan penghapusan pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Tahun 2019 sebesar Rp.208.920.980,00

Pendapatan Retribusi (LO) harus sama dengan Pendapatan Retribusi (LRA) dikurangi Piutang Retribusi Awal Tahun ditambah Piutang Retribusi Akhir Tahun

Pendapatan Retribusi (LO) = Pendapatan Retribusi (LRA) - Piutang Retribusi Awal Tahun + Piutang Retribusi Akhir Tahun

RUMUS

PENDAPATAN RETRIBUSI (LO) : 19,056,858,027.61

PENDAPATAN RETRIBUSI (LRA) : 21,088,974,161.00

PIUTANG RETRIBUSI AKHIR TAHUN (NERACA) : 3,633,610,945.48

PIUTANG RETRIBUSI AWAL TAHUN (NERACA) : 3,464,390,331.38

Selisih : (2,201,336,747.49)

PENJELASAN : selisih (Rp.2.201.336.747,49) merupakan pendapatan diterima dimuka tahun 2018 dan tahun 2019 retribusi pelayanan persampahan/kebersihan sebesar Rp.8.000.000,00 pelayanan pasar sebesar (Rp.2.404.849.002,98) retribusi pemakaian kekayaan daerah sebesar Rp.60.000.000,00 retribusi terminal sebesar Rp.1.992.684,93 retribusi ijin ganguan sebesar Rp.133.519.590,56

135

Pendapatan Bagi Hasil Pajak Provinsi (LO) harus sama dengan Pendapatan Bagi Hasil Pajak Provinsi (LRA) dikurangi Piutang Bagi Hasil Pajak Provinsi Awal Tahun ditambah Piutang Bagi Hasil Pajak Provinsi Akhir Tahun

Pendapatan Bagi Hasil Pajak Provinsi (LO) = Pendapatan Bagi Hasil Pajak Provinsi (LRA) – Piutang Bagi Hasil Pajak Provinsi Awal Tahun + Piutang Bagi Hasil Pajak Provinsi Akhir Tahun PENDAPATAN BAGI HASIL PAJAK PROVINSI

(LO) : 134,175,358,417.00

PENDAPATAN BAGI HASIL PAJAK PROVINSI

(LRA) : 134,175,358,417.00

PIUTANG BAGI HASIL PAJAK PROVINSI AKHIR

TAHUN (NERACA) : 3,199,783,720.00

PIUTANG BAGI HASIL PAJAK PROVINSI AWAL

TAHUN (NERACA) : 15,931,752,571.00

Selisih : 12,731,968,851.00

PENJELASAN : selisih sebesar Rp.12.731.968.851,00 merupakan merupakan Pengurangan piutang Bagi Hasil Pajak Daerah Tahun 2019 sebesar (Rp.15.931.751.851,00) dan Penambahan Piutang Bagi Hasil Pajak Provinsi Tahun 2019 sebesar Rp.3.199.783.000,00

Beban Persediaan (LO) harus sama dengan Belanja Barang dan Jasa Persediaan (LRA) ditambah Persediaan Awal Tahun dikurangi Persediaan Akhir Tahun

Beban Persediaan (LO) = Belanja Barang dan Jasa Persediaan (LRA) + Persediaan Awal Tahun - Persediaan Akhir Tahun. Perhatikan cara penilaian persediaan: FIFO atau weighted average RUMUS

BEBAN PERSEDIAAN (LO) : 86,690,975,275.77

BELANJA BARANG DAN JASA - PERSEDIAAN

(LRA) : 92,955,423,615.00

PERSEDIAAN AWAL TAHUN : 25,908,265,424.95

PERSEDIAAN AKHIR TAHUN : 32,137,642,667.18

Selisih : (35,071,097.00)

PENJELASAN : selisih (Rp.35.071.097,00) merupakan selisih dari Utang Beban Bahan Habis Pakai (ATK) tahun 2018 dan 2019 sebesar (Rp.5.534.171,00) dan selisih Utang Beban Cetak sebesar (Rp.29.536.926,00)

Beban Penyusutan (LO) harus sama dengan Akumulasi Penyusutan Akhir Tahun dikurangi Akumulasi Penyusutan Awal Tahun

Beban Penyusutan (LO) = Akumulasi Penyusutan Akhir Tahun – Akumulasi Penyusutan Awal Tahun

RUMUS

BEBAN PENYUSUTAN (LO) : 169,216,502,321.45

AKUMULASI PENYUSUTAN AKHIR TAHUN : (1,361,759,150,868.84)

AKUMULASI PENYUSUTAN AWAL TAHUN : (1,325,322,289,571.89)

Selisih : 132,779,641,024.50

PENJELASAN : Merupakan Beban Akumulasi Penghapusan Rp21.336.087.636,50 dan Perubahan Kebijakan Permendagri Rp111.443.553.388,00

136

BAB 7

PENUTUP

Kesimpulan Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Boyolali Tahun Anggaran 2019 antara lain sebagai berikut:

1. Menurut Laporan Realisasi Anggaran (sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010) Basis Akrual, realisasi Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp2.357.487.210.573,00 atau 101,16% dari yang dianggarkan sebesar Rp2.330.495.203.000,00. Sedangkan realisasi Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp2.381.601.864.739,00 terdiri dari:

a. Belanja Operasional Rp 1.466.732.795.862,00

b. Belanja Modal Rp 530.593.843.520,00

c. Belanja Tak Terduga Rp 665.277.140,00

d. Belanja Transfer Rp 383.609.948.217,00

Jumlah 2.381.601.864.739,00

2. Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih Pemerintah Kabupaten Boyolali per 31 Desember 2019 menunjukkan saldo anggaran lebih awal sebesar Rp146.431.243.026,50 dan saldo anggaran lebih akhir sebesar Rp103.943.445.939,00.

3. Neraca Pemerintah Kabupaten Boyolali per 31 Desember 2019 menunjukkan jumlah aset sebesar Rp3.770.144.077.202,44, jumlah kewajiban sebesar Rp25.922.007.639,76 dan jumlah ekuitas sebesar Rp3.744.222.069.562,68.

4. Laporan Operasional Pemerintah Kabupaten Boyolali per 31 Desember 2019 ditutup masing-masing dengan jumlah Pendapatan-LO sebesar Rp2.355.186.599.261,79, Beban-LO sebesar Rp2.037.415.328.122,25, sehingga Surplus-LO dari kegiatan operasional sebesar Rp317.771.271.139,54.

5. Laporan Arus Kas Pemerintah Kabupaten Boyolali Tahun Anggaran 2019 menggambarkan Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi sebesar Rp504.515.954.052,00, Arus Kas Bersih dari Aktivitas Investasi sebesar Rp(539.466.608.218,00), Arus Kas Bersih dari Aktivitas Pendanaan sebesar Rp(7.368.885.557,00), dan Arus Kas Bersih dari Aktivitas Transitoris sebesar Rp(168.125.692,50).

6. Laporan Perubahan Ekuitas Pemerintah Kabupaten Boyolali Tahun Anggaran 2019 ditutup dengan saldo akhir ekuitas sebesar Rp3.744.222.069.562,68.

137 Demikian beberapa catatan yang dituangkan dalam Catatan atas Laporan Keuangan dengan penjelasan secara naratif, analitis, dan daftar terinci memuat Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan SAL, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Arus Kas, dan Laporan Perubahan Ekuitas. CaLK ini diharapkan dapat memudahkan pembaca dalam memahami laporan dan mengevaluasi pencapaian kinerja Pemerintah Kabupaten Boyolali Tahun Anggaran 2019.

Dalam dokumen PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BOYOLALI (Halaman 122-127)

Dokumen terkait