• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENUTUP

Dalam dokumen KAJIAN FISKAL REGIONAL (Halaman 159-170)

PENUTUP

(Kesimpulan dan Rekomendasi)

Gedung Kanwil DJPb Prov.Kalteng

Kanwil DJPb merupakan instansi vertikal Ditjen Perbendaharaan yang

berkedudukan di Kota Palangkaraya dan membawahi 4 KPPN yang ada di

KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN

A. KESIMPULAN

1. Pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah tahun 2016 terdapat 10 tujuan pembangunan dan 17 sasaran pembangunan. Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2020 memiliki tema “Pemantapan Struktur Ekonomi melalui Optimalisasi Investasi dan Peningkatan Nilai Tambah Ekonomi Produk Unggulan Daerah”. Tema tersebut dijabarkan dalam sembilan skala prioritas pembangunan strategis.

2. Tantangan yang dihadapi Provinsi Kalimantan tengah dari segi ekonomi meliputi upaya menurunkan angka kemiskinan, mengantisipasi permasalahan ketenagakerjaan dan pengangguran, serta sinergitas program kegiatan yang growth, pro job, pro poor

kependudukan antara lain peningkatan angka partisipasi sekolah dan peningkatan kualitas dan kuantitas sarana kesehatan. Tantangan dari segi geografi wilayah adalah pemetaan wilayah rawan bencana alam. Terakhir, tantangan

dampak COVID-19 antara lain upaya menekan penyebaran virus dan upaya menanggulangi dampak pandemi dan pembatasan sosial terhadap perekonomian. 3. Efektivitas kebijakan makro ekonomi diukur dengan membandingkan capaian

indikator makro ekonomi dengan t

keempat target indikator yaitu pertumbuhan ekonomi, laju inflasi, tingkat pengangguran, dan tingkat kemiskinan semuanya tidak dapat dicapai oleh Kalimantan Tengah. Hal ini disebabkan oleh adanya pandemi

menyebabkan terjadinya kontraksi di berbagai sektor perekonomian.

4. Meskipun penerimaan pajak tahun 2020 secara nominal menurun jika dibandingkan tahun 2019, namun dari sisi capaian terhadap target, penerimaan pajak tahun 2020 mengalami peningkatan seb

5. Dalam rangka mendukung dampak pandemi COVID

dimanfaatkan oleh 1.334 wajib pajak dari berbagai sektor usaha, dengan total insentif mencapai Rp183,45 miliar. Insentif perpajakan tersebut berupa Keringanan

KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN 2020

BAB VIII

PENUTUP

Pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah tahun 2016 terdapat 10 tujuan pembangunan dan 17 sasaran pembangunan. Rencana Kerja

Daerah tahun 2020 memiliki tema “Pemantapan Struktur Ekonomi melalui Optimalisasi Investasi dan Peningkatan Nilai Tambah Ekonomi Produk Unggulan Daerah”. Tema tersebut dijabarkan dalam sembilan skala prioritas pembangunan strategis.

Tantangan yang dihadapi Provinsi Kalimantan tengah dari segi ekonomi meliputi upaya menurunkan angka kemiskinan, mengantisipasi permasalahan ketenagakerjaan dan pengangguran, serta sinergitas program kegiatan yang growth, pro job, pro poor dan pro environment. Tantangan dari segi sosial kependudukan antara lain peningkatan angka partisipasi sekolah dan peningkatan kualitas dan kuantitas sarana kesehatan. Tantangan dari segi geografi wilayah adalah pemetaan wilayah rawan bencana alam. Terakhir, tantangan

antara lain upaya menekan penyebaran virus dan upaya menanggulangi dampak pandemi dan pembatasan sosial terhadap perekonomian. Efektivitas kebijakan makro ekonomi diukur dengan membandingkan capaian indikator makro ekonomi dengan target yang telah ditetapkan. Tahun 2020 dari keempat target indikator yaitu pertumbuhan ekonomi, laju inflasi, tingkat pengangguran, dan tingkat kemiskinan semuanya tidak dapat dicapai oleh Kalimantan Tengah. Hal ini disebabkan oleh adanya pandemi COVID

menyebabkan terjadinya kontraksi di berbagai sektor perekonomian.

Meskipun penerimaan pajak tahun 2020 secara nominal menurun jika dibandingkan tahun 2019, namun dari sisi capaian terhadap target, penerimaan pajak tahun 2020

eningkatan sebesar 4,83 persen..

Dalam rangka mendukung keberlangsungan dunia usaha akibat terdampak COVID-19, insentif fiskal perpajakan di Kalimantan Tengah dimanfaatkan oleh 1.334 wajib pajak dari berbagai sektor usaha, dengan total p183,45 miliar. Insentif perpajakan tersebut berupa Keringanan Pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah tahun 2016-2021, terdapat 10 tujuan pembangunan dan 17 sasaran pembangunan. Rencana Kerja Daerah tahun 2020 memiliki tema “Pemantapan Struktur Ekonomi melalui Optimalisasi Investasi dan Peningkatan Nilai Tambah Ekonomi Produk Unggulan Daerah”. Tema tersebut dijabarkan dalam sembilan skala prioritas

Tantangan yang dihadapi Provinsi Kalimantan tengah dari segi ekonomi meliputi upaya menurunkan angka kemiskinan, mengantisipasi permasalahan ketenagakerjaan dan pengangguran, serta sinergitas program kegiatan yang pro . Tantangan dari segi sosial kependudukan antara lain peningkatan angka partisipasi sekolah dan peningkatan kualitas dan kuantitas sarana kesehatan. Tantangan dari segi geografi wilayah adalah pemetaan wilayah rawan bencana alam. Terakhir, tantangan sebagai antara lain upaya menekan penyebaran virus dan upaya menanggulangi dampak pandemi dan pembatasan sosial terhadap perekonomian. Efektivitas kebijakan makro ekonomi diukur dengan membandingkan capaian

arget yang telah ditetapkan. Tahun 2020 dari keempat target indikator yaitu pertumbuhan ekonomi, laju inflasi, tingkat pengangguran, dan tingkat kemiskinan semuanya tidak dapat dicapai oleh COVID-19 yang menyebabkan terjadinya kontraksi di berbagai sektor perekonomian.

Meskipun penerimaan pajak tahun 2020 secara nominal menurun jika dibandingkan tahun 2019, namun dari sisi capaian terhadap target, penerimaan pajak tahun 2020

keberlangsungan dunia usaha akibat terdampak insentif fiskal perpajakan di Kalimantan Tengah dimanfaatkan oleh 1.334 wajib pajak dari berbagai sektor usaha, dengan total p183,45 miliar. Insentif perpajakan tersebut berupa Keringanan

PPh 21 (DTP), Pembebasan PPh 22 Impor, Keringanan Angsuran Pajak PPh 25, Insentif PPH Final UMKM (DTP)

6. Kinerja penyerapan belanja

tahun 2019. Namun demikian, secara nominal dan Dana Desa (TKDD)

dibanding tahun 2019. Secara nominal, realisasi belanja dan belanja Pemerintah Pusat turun 6,11 persen

7. Total penyaluran Kredit Usaha Rakyat dalam lima tahun tumbuh lebih dari 421 persen dari Rp1.171,80 miliar pada tahun 2016 menjadi Rp4.938,96 miliar pada tahun 2020. Jumlah debitur KUR dalam kurun waktu lima tahu

43.688 UMKM pada 2016 menjadi 195.315 UMKM pada akhir tahun 2020. Sedangkan penyaluran UMi tumbuh lebih dari 4300 persen dari hanya Rp356,20 juta pada tahun 2017 menjadi Rp15,46 miliar pada tahun 2020.

8. Secara nominal, realisasi APBD (gabungan APBD 15 pemda) belanja tahun 2020 sebesar Rp yang sebesar Rp21.525,38

89,94 persen di tahun 2019 menjadi 82,63 persen di tahun 2020.

realisasi pendapatan tahun 2020 sebesar Rp19.409,19 miliar dengan persentase realisasi 93,35 persen turun jika dibandingkan tahun 2019 yang sebesar Rp21.773,30 miliar dengan per

9. Tingkat kemandirian Kalimantan Tengah dalam membiayai kegiatan atau belanja daerah melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih rendah. Proporsi pendapatan transfer dari pemerintah pusat di

transfer dana perimbangan dari pemerintah pusat tahun 2020 memiliki propor sebesar 71,92 persen, sedangan PAD hanya memiliki proporsi sebesar persen dari total pendapatan daerah.

10. Meskipun laju pertumbuhan sektor pertanian tetap se

Tengah dengan kontribusi sebesar 21,80 persen dari PDRB Provinsi Kalimantan Tengah. Stimulus fiskal yang diberikan oleh pemerintah

food estate di Kalimantan Tengah yang bersumber dari APBN, dapat meningkatkan perekonomian jika telah berhasil dilaksanakan. Beberapa manfaat yang dapat dirasakan kemudian adalah transformasi teknologi pertanian, penyerapan tenaga

KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN

PPh 21 (DTP), Pembebasan PPh 22 Impor, Keringanan Angsuran Pajak PPh 25, Insentif PPH Final UMKM (DTP) dan Percepatan Restitusi PPN.

Kinerja penyerapan belanja pusat tahun 2020 meningkat 1,24 persen dibanding tahun 2019. Namun demikian, secara nominal realisasi belanja Transfer ke Daerah

(TKDD) maupun belanja Pemerintah Pusat sama

dibanding tahun 2019. Secara nominal, realisasi belanja TKDD turun 4,88 persen, belanja Pemerintah Pusat turun 6,11 persen.

Total penyaluran Kredit Usaha Rakyat dalam lima tahun tumbuh lebih dari 421 persen dari Rp1.171,80 miliar pada tahun 2016 menjadi Rp4.938,96 miliar pada tahun 2020. Jumlah debitur KUR dalam kurun waktu lima tahu

43.688 UMKM pada 2016 menjadi 195.315 UMKM pada akhir tahun 2020. Sedangkan penyaluran UMi tumbuh lebih dari 4300 persen dari hanya Rp356,20 juta pada tahun 2017 menjadi Rp15,46 miliar pada tahun 2020.

Secara nominal, realisasi APBD tahun 2020 untuk wilayah Kalimantan

(gabungan APBD 15 pemda) menurun dibanding tahun sebelumnya. Realisasi sebesar Rp18.902,5 miliar turun jika dibandingkan tahun 2019

.525,38 miliar, serta presentase realisasinya 89,94 persen di tahun 2019 menjadi 82,63 persen di tahun 2020.

pendapatan tahun 2020 sebesar Rp19.409,19 miliar dengan persentase realisasi 93,35 persen turun jika dibandingkan tahun 2019 yang sebesar

dengan persentase sebesar 98,58 persen.

Tingkat kemandirian Kalimantan Tengah dalam membiayai kegiatan atau belanja daerah melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih rendah. Proporsi pendapatan ansfer dari pemerintah pusat dibanding PAD masih tinggi. Total pendapatan

dana perimbangan dari pemerintah pusat tahun 2020 memiliki propor persen, sedangan PAD hanya memiliki proporsi sebesar persen dari total pendapatan daerah.

Meskipun laju pertumbuhan sektor pertanian melambat di tahun 2020, namun tetap sebagai sektor unggulan (utama) di Provinsi Kalimantan dengan kontribusi sebesar 21,80 persen dari PDRB Provinsi Kalimantan Tengah. Stimulus fiskal yang diberikan oleh pemerintah pusat dalam bentuk proyek di Kalimantan Tengah yang bersumber dari APBN, dapat meningkatkan perekonomian jika telah berhasil dilaksanakan. Beberapa manfaat yang dapat dirasakan kemudian adalah transformasi teknologi pertanian, penyerapan tenaga

KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN 2020

PPh 21 (DTP), Pembebasan PPh 22 Impor, Keringanan Angsuran Pajak PPh 25,

persen dibanding belanja Transfer ke Daerah maupun belanja Pemerintah Pusat sama-sama turun turun 4,88 persen,

Total penyaluran Kredit Usaha Rakyat dalam lima tahun tumbuh lebih dari 421 persen dari Rp1.171,80 miliar pada tahun 2016 menjadi Rp4.938,96 miliar pada tahun 2020. Jumlah debitur KUR dalam kurun waktu lima tahun tumbuh dari 43.688 UMKM pada 2016 menjadi 195.315 UMKM pada akhir tahun 2020. Sedangkan penyaluran UMi tumbuh lebih dari 4300 persen dari hanya Rp356,20

20 untuk wilayah Kalimantan Tengah menurun dibanding tahun sebelumnya. Realisasi 18.902,5 miliar turun jika dibandingkan tahun 2019 realisasinya menurun dari 89,94 persen di tahun 2019 menjadi 82,63 persen di tahun 2020. Sedangkan pendapatan tahun 2020 sebesar Rp19.409,19 miliar dengan persentase realisasi 93,35 persen turun jika dibandingkan tahun 2019 yang sebesar

Tingkat kemandirian Kalimantan Tengah dalam membiayai kegiatan atau belanja daerah melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih rendah. Proporsi pendapatan banding PAD masih tinggi. Total pendapatan dana perimbangan dari pemerintah pusat tahun 2020 memiliki proporsi persen, sedangan PAD hanya memiliki proporsi sebesar 14,26

sektor pertanian melambat di tahun 2020, namun sektor unggulan (utama) di Provinsi Kalimantan dengan kontribusi sebesar 21,80 persen dari PDRB Provinsi Kalimantan pusat dalam bentuk proyek di Kalimantan Tengah yang bersumber dari APBN, dapat meningkatkan perekonomian jika telah berhasil dilaksanakan. Beberapa manfaat yang dapat dirasakan kemudian adalah transformasi teknologi pertanian, penyerapan tenaga

KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN

kerja, pengembangan industri hulu sampai hilir atas hasil pertanian, penyediaan cadangan pangan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

11. Ditengah kontraksi perekonomian akibat PDRB oleh sektor informasi dan komunikasi pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar

y). Pemberlakuan PSBB yang mengharuskan aktivitas bekerja dan belajar di rumah meningkatkan konsumsi internet selama 2020

internet menjadi cukup penting. Pemertaan infrastruktur jaringan telekomunikasi di seluruh desa/kabupaten yang belum merata merupakan tantangan pemerintah provinsi Kalimantan Tengah.

12. Dalam program insentif tenaga kesehatan Kalimantan Tengah terdapat

peraturan untuk pengusulan insentif nakes

semua nakes terdaftar dalam program insentif, sarana dan prasarana serta SDM yang masih terbatas, serta alokasi dana yang belum mencukupi

pembayaran Insentif Tenaga Kesehatan

B. REKOMENDASI

1. Peningkatan aset pada BLU pengelolaan yang dilakukan ma lebih ditingkatkan sehingga BLU

ketergantungannya terhadap dana APBN/APBD. 2. Dalam rangka meningkatkan pemanfaatan pro

Tengah, perlu adanya sinergi antara Pemerintah dan Pemda secara lebih intensif dalam melakukan sosialisasi program tersebut kepada UMKM secara lebih luas. 3. Untuk meningkatkan PAD, pemerintah daerah dapat

penerimaan pajak melalui intensitas petugas pajak dalam pemungutan pajak dan retribusi daerah, peningkatan kapasitas SDM baik petugas pajak maupun tenaga juru sita atau penilai aset dan penagihan tunggakan piutang

sebelumnya serta kemudahan

4. Diperlukannya peran dan dukungan baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat tani, serta masyarakat

cadangan pangan nasional pendampingan masyarakat usaha pertanian korporasi

untuk menanggulangi dampak dari pembukaan lahan proyek

KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN 2020

kerja, pengembangan industri hulu sampai hilir atas hasil pertanian, penyediaan cadangan pangan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ditengah kontraksi perekonomian akibat COVID-19, terdapat peluang kenaikan sektor informasi dan komunikasi, yang menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 22,32 persen (q-to-q) atau 28,51 persen (

Pemberlakuan PSBB yang mengharuskan aktivitas bekerja dan belajar di rumah meningkatkan konsumsi internet selama 2020, sekaligus menjadikan ke

internet menjadi cukup penting. Pemertaan infrastruktur jaringan telekomunikasi di seluruh desa/kabupaten yang belum merata merupakan tantangan pemerintah provinsi Kalimantan Tengah.

program insentif tenaga kesehatan dalam rangka penanganan

Kalimantan Tengah terdapat berbagai permasalahan seperti kendala kompleksnya peraturan untuk pengusulan insentif nakes dan kepastian pembayaran

semua nakes terdaftar dalam program insentif, sarana dan prasarana serta SDM yang masih terbatas, serta alokasi dana yang belum mencukupi

pembayaran Insentif Tenaga Kesehatan

Peningkatan aset pada BLU/BLUD merupakan salah satu indikasi semakin baiknya pengelolaan yang dilakukan manajemen. Untuk itu kemandirian BLU

ditingkatkan sehingga BLU/BLUD tersebut dapat semakin memperkecil gantungannya terhadap dana APBN/APBD.

Dalam rangka meningkatkan pemanfaatan program KUR dan UMi di Kalimantan Tengah, perlu adanya sinergi antara Pemerintah dan Pemda secara lebih intensif dalam melakukan sosialisasi program tersebut kepada UMKM secara lebih luas. Untuk meningkatkan PAD, pemerintah daerah dapat lebih mengoptimalkan penerimaan pajak melalui intensitas petugas pajak dalam pemungutan pajak dan retribusi daerah, peningkatan kapasitas SDM baik petugas pajak maupun tenaga juru sita atau penilai aset dan penagihan tunggakan piutang

rta kemudahan dalam penyetoran pajak.

Diperlukannya peran dan dukungan baik dari pemerintah pusat, pemerintah tani, serta masyarakat lainnya untuk menyukseskan

cadangan pangan nasional (food estate) di Kalimantan Tengah masyarakat tani terkait transformasi teknologi pertanian

usaha pertanian korporasi serta diperlukan analisis dampak lingkungan yang andal untuk menanggulangi dampak dari pembukaan lahan proyek food estate

kerja, pengembangan industri hulu sampai hilir atas hasil pertanian, penyediaan

terdapat peluang kenaikan menjadi sektor dengan atau 28,51 persen (y-o-Pemberlakuan PSBB yang mengharuskan aktivitas bekerja dan belajar di rumah

, sekaligus menjadikan kebutuhan internet menjadi cukup penting. Pemertaan infrastruktur jaringan telekomunikasi di seluruh desa/kabupaten yang belum merata merupakan tantangan pemerintah

dalam rangka penanganan COVID-19 di kendala kompleksnya dan kepastian pembayaran, belum semua nakes terdaftar dalam program insentif, sarana dan prasarana serta SDM yang masih terbatas, serta alokasi dana yang belum mencukupi pemenuhan

indikasi semakin baiknya emandirian BLU/BLUD agar tersebut dapat semakin memperkecil

gram KUR dan UMi di Kalimantan Tengah, perlu adanya sinergi antara Pemerintah dan Pemda secara lebih intensif dalam melakukan sosialisasi program tersebut kepada UMKM secara lebih luas.

mengoptimalkan penerimaan pajak melalui intensitas petugas pajak dalam pemungutan pajak dan retribusi daerah, peningkatan kapasitas SDM baik petugas pajak maupun tenaga juru sita atau penilai aset dan penagihan tunggakan piutang-piutang tahun

Diperlukannya peran dan dukungan baik dari pemerintah pusat, pemerintah untuk menyukseskan proyek di Kalimantan Tengah. Diperlukan tani terkait transformasi teknologi pertanian dan konsep diperlukan analisis dampak lingkungan yang andal

5. Dalam pembangunan Tengah, pemerintah pusat seluler untuk membangun

pemerintah agar mengalokasikan

telekomunikasi. Sementara pemerintah daerah

kebijakan yang menyederhanakan perizinan pembangunan BTS di daerahnya serta menyiapkan sarana dan prasarana seperti jalan dan jembatan yang menghubungkan desa atau kabupat

6. Terkait Program insentif Tenaga Kesehatan dalam rangka penanganan di Kalimantan Tengah terdapat

a. Penyederhanaan prosedur pengajuan insentif nakes dan pembayarannya dengan

baik (good governance

b. Perlu dilakukan penyempurnaan ketentuan agar

petugas Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit/Fasilitas Kesehatan, khususnya terkait dengan kriteria penerima dan

c. Perlu dilakukan sosialisasi secara masif oleh kebijakan pemberian insentif tenaga kesehatan narahubung sebagai pihak yang

permasalahan di lapangan.

7. Terkait dengan efektivitas percepatan penyaluran dan penggunaan Pemerintah Daerah agar lebih pro

melakukan pembinaan kepada aparatur desa khususnya Kepala diangkat sehingga dapat

KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN

embangunan infrastruktur dan telekomunikasi di provinsi Kalimantan emerintah pusat agar dapat melibatkan peran serta perusahaan operator seluler untuk membangun dan mengembangkan BTS di daerah. Disamping itu pemerintah agar mengalokasikan dana APBN untuk pembangunan sarana

ementara pemerintah daerah diharapkan dapat

kebijakan yang menyederhanakan perizinan pembangunan BTS di daerahnya serta menyiapkan sarana dan prasarana seperti jalan dan jembatan yang

an desa atau kabupaten.

Program insentif Tenaga Kesehatan dalam rangka penanganan di Kalimantan Tengah terdapat beberapa hal yang perlu untuk dilakukan yaitu

Penyederhanaan prosedur pengajuan insentif nakes dan ketepatan waktu pembayarannya dengan tetap memperhatikan dan menjaga tata kelola yang

good governance).

dilakukan penyempurnaan ketentuan agar lebih mudah dipahami oleh petugas Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit/Fasilitas Kesehatan, khususnya

kriteria penerima dan standard insentif yang dibayarkan dilakukan sosialisasi secara masif oleh Kementerian Kesehatan kebijakan pemberian insentif tenaga kesehatan COVID-19 dan menyediakan narahubung sebagai pihak yang dapat segera memberikan jawaban atas

lapangan.

Terkait dengan efektivitas percepatan penyaluran dan penggunaan agar lebih proaktif berkomunikasi dengan p melakukan pembinaan kepada aparatur desa khususnya Kepala diangkat sehingga dapat berjalan lebih lancar.

KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN 2020

infrastruktur dan telekomunikasi di provinsi Kalimantan perusahaan operator dan mengembangkan BTS di daerah. Disamping itu bangunan sarana diharapkan dapat membuat kebijakan yang menyederhanakan perizinan pembangunan BTS di daerahnya serta menyiapkan sarana dan prasarana seperti jalan dan jembatan yang

Program insentif Tenaga Kesehatan dalam rangka penanganan COVID-19 beberapa hal yang perlu untuk dilakukan yaitu:

ketepatan waktu tata kelola yang

lebih mudah dipahami oleh petugas Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit/Fasilitas Kesehatan, khususnya

insentif yang dibayarkan.

Kementerian Kesehatan terkait dan menyediakan dapat segera memberikan jawaban atas

Terkait dengan efektivitas percepatan penyaluran dan penggunaan Dana Desa, pihak Desa dan melakukan pembinaan kepada aparatur desa khususnya Kepala Desa yang baru

KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN

Dwiguna, Adrianus Revi dan Adis Imam Munandar, Nasional Melalui Program Food Estate

Kebijakan Publik Vol. 11 No. 2 Agustus 2020 http://ojs.uho.ac.id/index.php/publika/article/download/15080/pdf.

Greenpeace, 2020. Koalisi Masyarakat Sipil: Hentikan Proyek Cetak Sawah/Food Estate di Lahan Gambut Kalimantan Tengah, Jang

Masyarakat Sipil [online] diakses dari

Hendayana, R. 2003. A plikasi Metode Location Qoutient (LQ) Dalam Penentuat Komoditas Unggunal Nasional. Jurnal Informatika Pertanian Volume 12. Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Bogor. http://www.litbangdeptan.go.id (diakses tanggal 9 November 2017)

Indonesia, Badan Pusat Statistik. (2020) https://www.bps.go.id/

Kalimantan Tengah, BPS Provinsi Tengah, https://kalteng.bps.go.id/

Kementerian Keuangan, Dire

Monitoring SPAN, https://spanint.kemenkeu.go.id/spanint/latest Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Perbendaharaan. (2020) Kredit Program, https://sikp.kemenkeu.go.id/

Kementerian Keuangan, Direktorat J

SIMTRADA, http://www.djpk.depkeu.go.id/simtrada

Kepala Bappedalitbang Provinsi Kalimantan Tengah. Peraturan Gubernur Kalimantan Nomor 12 Tahun 2019 Tanggal 26 Juni 2019.

Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2020

Sandi, Ferry, 2020. Tentara Kok Urus Singkong di Food Estate Jokowi? CNBC Indonesia [online] diakses dari https://bit.ly/2I8ctC3

Setkab, 2020a. Menteri PUPR Targetkan Pengembangan Food Estate di Kalteng Dimulai Oktober 2020. Siaran Pers 2 September 2020 [online] diakses dari

Setkab, 2020c. Presiden: Pengembangan Food Estate di Kalteng Gunakan Teknologi Modern. Siaran Pers 8 oktober 2020 [online] diakses dari

Tarigan, Robinson. (2007) Ekonomi Regional: Teori dan Aplikasi. Jakarta, PT. Bumi Aksara Anonim, 2020. KNPA: Food Estate Prabowo Bentuk Militerisasi Pertanian. CNN Indonesia [online] diakses dari https://bit.ly/3ldaLgV

Anonim, 2020. 2020-2022, Program Sinyal BAKTI akan layani 7.904 desa. Indoleko.com [online] diakses dari https://www.indotelko.com/read/1598933394/2020

NAL TAHUN 2020

DAFTAR PUSTAKA

dan Adis Imam Munandar, Analisis Naratif Kebijakan Pangan Nasional Melalui Program Food Estate. Publika: Jurnal Administrasi Pembangunan dan Kebijakan Publik Vol. 11 No. 2 Agustus 2020 [online] diakses dari http://ojs.uho.ac.id/index.php/publika/article/download/15080/pdf.

Greenpeace, 2020. Koalisi Masyarakat Sipil: Hentikan Proyek Cetak Sawah/Food Estate di Lahan Gambut Kalimantan Tengah, Jangan Menciptakan Malapetaka Baru!. Siaran Pers Koalisi Masyarakat Sipil [online] diakses dari https://bit.ly/2JHRlTm.

plikasi Metode Location Qoutient (LQ) Dalam Penentuat Komoditas . Jurnal Informatika Pertanian Volume 12. Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Bogor. http://www.litbangdeptan.go.id (diakses tanggal 9

Indonesia, Badan Pusat Statistik. (2020) Website Badan Pusat Statistik Indonesia

Provinsi. (2020) Website Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan https://kalteng.bps.go.id/

Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Perbendaharaan. (2020) https://spanint.kemenkeu.go.id/spanint/latest.

Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Perbendaharaan. (2020) Aplikasi ttps://sikp.kemenkeu.go.id/

menterian Keuangan, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. (20 http://www.djpk.depkeu.go.id/simtrada.

tbang Provinsi Kalimantan Tengah. Peraturan Gubernur Kalimantan

Nomor 12 Tahun 2019 Tanggal 26 Juni 2019. Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2020.

Sandi, Ferry, 2020. Tentara Kok Urus Singkong di Food Estate Jokowi? CNBC Indonesia [online] https://bit.ly/2I8ctC3.

Setkab, 2020a. Menteri PUPR Targetkan Pengembangan Food Estate di Kalteng Dimulai 2020. Siaran Pers 2 September 2020 [online] diakses dari https://bit.ly/3papqMd Setkab, 2020c. Presiden: Pengembangan Food Estate di Kalteng Gunakan Teknologi Modern. Siaran Pers 8 oktober 2020 [online] diakses dari https://bit.ly/38oi4i9.

Tarigan, Robinson. (2007) Ekonomi Regional: Teori dan Aplikasi. Jakarta, PT. Bumi Aksara Anonim, 2020. KNPA: Food Estate Prabowo Bentuk Militerisasi Pertanian. CNN Indonesia

https://bit.ly/3ldaLgV.

2022, Program Sinyal BAKTI akan layani 7.904 desa. Indoleko.com [online] https://www.indotelko.com/read/1598933394/2020-2022-sinyal

Analisis Naratif Kebijakan Pangan Jurnal Administrasi Pembangunan dan [online] diakses dari

Greenpeace, 2020. Koalisi Masyarakat Sipil: Hentikan Proyek Cetak Sawah/Food Estate di an Menciptakan Malapetaka Baru!. Siaran Pers Koalisi

plikasi Metode Location Qoutient (LQ) Dalam Penentuat Komoditas

Dalam dokumen KAJIAN FISKAL REGIONAL (Halaman 159-170)

Dokumen terkait