KAJIAN FISKAL REGIONAL
KEMENTERIAN KEUANGAN
DIREKTORAT JENDERAL PERBENDAH
KAJIAN FISKAL REGIONAL
KEMENTERIAN KEUANGAN
DIREKTORAT JENDERAL PERBENDAHARAAN
KAJIAN FISKAL REGIONAL
ARAAN
Tahun 2020
PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
KAJIAN FISKAL REGIONAL
KAHAN FISKAL REGIONAL TAHUN 2019
PRO VINSI KALIMANTAN TENGAH
KATA PENGANTAR
Sebagai perwujudan pelaksanaan fungsi Kanwil Ditjen Perbendaharaan dalam melaksanakan pembinaan, koordinasi, dan supervisi serta menjadi representasi Kementerian Keuangan di daerah sebagai pengelola fiskal, Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Tengah telah menyusun dan menyelesaikan Kajian Fiskal Regional (KFR) Tahunan Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2020.
Kajian Fiskal Regional (KFR) Tahun 2020 ini mencakup analisis fiskal dan ekonomi makro sebagai bagian dan i money pelaksanaan anggaran pusat-daerah yang menghubungkan antara implementasi kebijakan fiskal dengan perkembangan makro ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah provinsi Kalimantan Tengah. Diharapkan KFR ini dapat menyampaikan informasi yang dapat mendukung perumusan kebijakan fiskal baik di pusat maupun di daerah.
Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terutama dan i seluruh pemerintah daerah lingkup Kalimantan Tengah baik pemerintah provinsi, pemerintah kota dan pemerintah kabupaten yang telah membantu dalam memberikan data sehingga Kajian Fiskal Regional Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2020 dapat disusun dan diselesaikan secara tepat waktu.
Semoga Kajian Fiskal Regional Tahun 2020 ini dapat bermanfaat dan memberikan kontribusi yang nyata kepada para pemangku kepentingan atau stakeholders.
Palangkaraya, Februari 2021 Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Tengah
Hari Utomo
K
KANWIL DITJEN PERBENDAHARAAN PROV. KALIMANTAN TENGAH
JALAN TJILIK RIWUT KM.1 NO.10 KOTA PALANGKARAYA TELEPON : (0536) 3238110
WEBSITE : www.djpbn.kemenkeu.go.id/kanwil/kalteng
Ketua Tim :
DEDY SUMANTRIKAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN 20
TIM PENYUSUN
Penanggung Jawab :
HARI UTOMO(Kepala Kanwil DJPb Prov.Kalteng)
Anggota :
MUHAMMAD LUTFI INDAR JAYA MULIA ANDI HENDRAWAN GITHA AFIFA HURIN NURCHOLIS IMAM MAWARDIJALAN TJILIK RIWUT KM.1 NO.10 KOTA PALANGKARAYA : www.djpbn.kemenkeu.go.id/kanwil/kalteng
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN 20
TIM PENYUSUN
Penanggung Jawab :
(Kepala Kanwil DJPb Prov.Kalteng)GITHA AFIFA HURIN NURCHOLIS IMAM MAWARDI
Editor dan Desain Grafis
ANDI HENDRAWANKAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN 2020
Editor dan Desain Grafis :
ANDI HENDRAWAN
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN KATA PENGANTAR……..…... DAFTAR ISI…... DAFTAR TABEL... DAFTAR GRAFIK…... DAFTAR GAMBAR... RINGKASAN EKSEKUTIF...
DASHBOARD MAKRO-FISKAL REGIONAL
BAB I SASARAN PEMBANGUNAN DAN TANTANGAN DAERAH…………..
1.1. PENDAHULUAN………... 1.2. TUJUAN DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH
1.2.1. Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah....
1.2.2. Berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah...
1.3. TANTANGAN DAERAH..………...
1.3.1. Tantangan Ekonomi Daerah... 1.3.2. Tantangan Sosial Kependudukan... 1.3.3. Tantangan Geografi Wilayah... 1.3.4. Tantangan Daerah Sebagai Dampak
BAB II PERKEMBANGAN DAN ANALISIS EKONOMI REGIONAL
2.1. INDIKATOR MAKRO EKONOMI
2.1.1. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)…
2.1.2. Suku Bunga... 2.1.3. Inflasi... 2.1.4. Nilai Tukar Rupiah
2.2. INDIKATOR KESEJAHTERAAN...
2.2.1. Indeks Pembangunan Manusia 2.2.2. Tingkat Kemiskinan…
2.2.3. Ketimpangan (Rasio Gini 2.2.4. Kondisi Ketenagakerjaan 2.2.5. Nilai Tukar Petani (NTP)
2.3. EFEKTIFITAS KEBIJAKAN MAKRO EKONOMI DAN PEMBANGUNAN REGIONAL...
BAB III PERKEMBANGAN DAN ANALISIS PELAKSANAAN APBN TINGKAT
3.1. APBN TINGKAT PROVINSI... 3.2. PENDAPATAN PEMERINTAH PUSAT TINGKAT
3.2.1. Penerimaan Perpajakan
3.2.2. Penerimaan Negara Bukan Pajak...
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN 2020
DAFTAR ISI
... ... ... ... ... ... FISKAL REGIONAL... SASARAN PEMBANGUNAN DAN TANTANGAN DAERAH…………...PENDAHULUAN………... TUJUAN DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH..………...
Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah....
1.2.2. Berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah...
DAERAH..………...
1.3.1. Tantangan Ekonomi Daerah... 1.3.2. Tantangan Sosial Kependudukan... 1.3.3. Tantangan Geografi Wilayah... Daerah Sebagai Dampak COVID-19... PERKEMBANGAN DAN ANALISIS EKONOMI REGIONAL...
INDIKATOR MAKRO EKONOMI FUNDAMENTAL...
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)…... ... ...
Rupiah...
INDIKATOR KESEJAHTERAAN...
Indeks Pembangunan Manusia (IPM)... Tingkat Kemiskinan…...
Rasio Gini)…... Kondisi Ketenagakerjaan dan Tingkat Pengangguran... Nilai Tukar Petani (NTP)...
EFEKTIFITAS KEBIJAKAN MAKRO EKONOMI DAN PEMBANGUNAN REGIONAL...
II PERKEMBANGAN DAN ANALISIS PELAKSANAAN APBN TINGKAT
APBN TINGKAT PROVINSI... PENDAPATAN PEMERINTAH PUSAT TINGKAT REGIONAL……….
3.2.1. Penerimaan Perpajakan…... 3.2.2. Penerimaan Negara Bukan Pajak...
... i ... ii ... vi ... ix ... xi ... xii ... xvi ... 1 PENDAHULUAN………... 1 ………... 1
Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah... 1
1.2.2. Berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah... 3
DAERAH..………... 4
1.3.1. Tantangan Ekonomi Daerah... 4
1.3.2. Tantangan Sosial Kependudukan... 4
1.3.3. Tantangan Geografi Wilayah... 5
... 6 ... 7 FUNDAMENTAL... 7 ... 7 ... 14 ... 15 ... 16 INDIKATOR KESEJAHTERAAN... 17 ... 17 ... 18 ... 19 ... 20 ... 21
EFEKTIFITAS KEBIJAKAN MAKRO EKONOMI DAN PEMBANGUNAN REGIONAL... 22
II PERKEMBANGAN DAN ANALISIS PELAKSANAAN APBN TINGKAT REGIONAL…. 23 APBN TINGKAT PROVINSI... 23
……….. 24
... 24
3.3. BELANJA PEMERINTAH PUSAT TINGKAT 3.4. TRANSFER KE DAERAH DAN DANA DESA
3.4.1. Dana Transfer Umum
3.4.2. Dana Transfer Khusus... 3.4.3. Dana Desa…... 3.4.4. Dana Insentif Daerah,...
3.5. ANALISIS CASH FLOW
3.5.1. Arus Kas Masuk (Penerimaan Negara) 3.5.2. Arus Kas keluar (Belanja dan TKDD)
3.5.3. Surplus/Defisit...
3.6. PENGELOLAAN BLU PUSAT………... 3.7. PENGELOLAAN MANAJEMEN INVESTASI PUSAT………
3.7.1. Penerusan Pinjaman…
3.7.2. Kredit Program...
3.8. PERKEMBANGAN DAN ANALISIS
DAN BELANJA INFRASTRUKTUR PUSAT DI DAERAH………
3.8.1. Mandatory Spending
3.8.2. Belanja Infrastruktur... BAB IV PERKEMBANGAN DAN ANALISIS PELAKSANAAN APBD...
4.1. APBD TINGKAT PROVINSI 4.2. PENDAPATAN DAERAH
4.2.1. Dana Transfer/Perimbangan
4.2.2. Pendapatan Asli Daerah... 4.2.3. Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah
4.3. BELANJA DAERAH………
4.3.1. Belanja Daerah Berdasarkan Klasifikasi Urusan
4.3.2. Belanja Daerah Berdasarkan Jenis Belanja (Sifat Ekonomi)
4.4. PERKEMBANGAN BLU DAERAH ………...
4.4.1. Profil dan Jenis Layanan Satker BLU Daerah
4.4.2. Perkembangan Pengelolaan Aset, PNBP, dan RM BLU Daerah
4.4.3. Analisis Legal...
4.5. SURPLUS.DEFISIT APBD
4.5.1. Rasio Surplus/ Defisit
4.5.2. Rasio Surplus terhadap Realisasi Dana Transfer 4.5.3. Rasio Surplus/ Defisit terhadap PDRB
4.5.4. Rasio SiLPA terhadap Alokasi Belanja
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN
BELANJA PEMERINTAH PUSAT TINGKAT REGIONAL………. TRANSFER KE DAERAH DAN DANA DESA (TKDD)………
3.4.1. Dana Transfer Umum…... 3.4.2. Dana Transfer Khusus... ... 3.4.4. Dana Insentif Daerah,...
APBN TINGKAT REGIONAL………..
Arus Kas Masuk (Penerimaan Negara)…... Arus Kas keluar (Belanja dan TKDD)...
...
PUSAT………... PENGELOLAAN MANAJEMEN INVESTASI PUSAT………
Penerusan Pinjaman…... ...
PERKEMBANGAN DAN ANALISIS BELANJA WAJIB ( MANDATORY SPENDING DAN BELANJA INFRASTRUKTUR PUSAT DI DAERAH………
Mandatory Spending di Daerah…...
3.8.2. Belanja Infrastruktur... V PERKEMBANGAN DAN ANALISIS PELAKSANAAN APBD...
APBD TINGKAT PROVINSI (KONSOLIDASI PEMDA)……… PENDAPATAN DAERAH………
4.2.1. Dana Transfer/Perimbangan …... 4.2.2. Pendapatan Asli Daerah...
lain Pendapatan Daerah Yang Sah...
………
Belanja Daerah Berdasarkan Klasifikasi Urusan …... Belanja Daerah Berdasarkan Jenis Belanja (Sifat Ekonomi)………
PERKEMBANGAN BLU DAERAH ………...
Profil dan Jenis Layanan Satker BLU Daerah... Perkembangan Pengelolaan Aset, PNBP, dan RM BLU Daerah ……
...
SURPLUS.DEFISIT APBD ………
Rasio Surplus/ Defisit terhadap Agregat Pendapatan …... Rasio Surplus terhadap Realisasi Dana Transfer... Rasio Surplus/ Defisit terhadap PDRB... Rasio SiLPA terhadap Alokasi Belanja...
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN 2020
REGIONAL……….. 33
………. 38
... 40
3.4.2. Dana Transfer Khusus... 41
... 41
... 43
APBN TINGKAT REGIONAL……….... 44
... 44
... 44
... 45
PUSAT………... 45
PENGELOLAAN MANAJEMEN INVESTASI PUSAT……….. 47
... 47 ... 49 MANDATORY SPENDING ) ………. 52 ... 52 3.8.2. Belanja Infrastruktur... 54
V PERKEMBANGAN DAN ANALISIS PELAKSANAAN APBD... 55
(KONSOLIDASI PEMDA)……… 55
……….. 56
... 57
4.2.2. Pendapatan Asli Daerah... 58
... 60
……… 60
... 60
………... 63
PERKEMBANGAN BLU DAERAH ………... 64
... 64 …….…………... 64 ... 66 ………... 66 ... 66 ... 67 ... 67 ... 68
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN
4.6. PEMBIAYAAN DAERAH………
4.6.1. Rasio Pinjaman Daerah atau Obligasi terhadap Total Pembiayaan 4.6.2. Keseimbangan Primer
4.7. ANALISIS KINERJA PENGELOLAAN KEUANGAN
4.7.1. Analisis Horizontal dan Vertikal 4.7.2. Analisis Kapasitas Fiskal
4.8. PERKEMBANGAN BELANJA WAJIB DAERAH………
4.8.1. Belanja Daerah Sektor Pendidikan……… 4.8.2. Belanja Daerah Sektor Kesehatan……… 4.8.3. Belanja Infratruktur
BAB V PERKEMBANGAN DAN ANALISIS PELAKSANAAN A (APBN DAN APBD)………
5.1. LAPORAN REALISASI ANGGARAN KONSOLIDASIAN………. 5.2. PENDAPATAN KONSOLIDASIAN………..
5.2.1. Analisis Proporsi dan Perbandingan 5.2.2. Analisis Perubahan
5.2.3. Rasio Pajak (Tax Ratio 5.2.4. Analisis Pertumbuhan
Konsolidasian………
5.3. BELANJA KONSOLIDASIAN ………
5.3.1. Analisis Proporsi dan Perbandingan 5.3.2. Analisis Perubahan
5.3.3. Analisis Rasio Belanja Operasi terhadap Total
5.3.4 Analisis Rasio Belanja Konsolidasian Terhadap Jumlah Penduduk 5.3.5 Analisis Dampak Kebijakan Fiskal kepada Indikator Ekonomi Regional
5.4. SURPLUS/ DEFISIT KONSOLIDASIAN……….
5.4.1. Komposisi Surplus/ Defisit 5.4.2. Perbandingan Surplus/
5.5. ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN FISKAL
BAB VI KEUNGGULAN DAN POTENSI EKONOMI SERTA TANTANGAN FISKAL REGIONAL………
6.1. SEKTOR UNGGULAN DAERAH………. 6.2. SEKTOR POTENSIAL DAERAH………. 6.3. TANTANGAN FISKAL DAERAH DALAM MENDORONG POTENSI EKONOMI
DAERAH………...
6.3.1. Tantangan Fiskal Pemerintah Pusat 6.3.2. Tantangan Fiskal Pemerintah Daerah
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN 2020
PEMBIAYAAN DAERAH………
Rasio Pinjaman Daerah atau Obligasi terhadap Total Pembiayaan……… Keseimbangan Primer...
ANALISIS KINERJA PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH………
Analisis Horizontal dan Vertikal ……… Analisis Kapasitas Fiskal Daerah………
PERKEMBANGAN BELANJA WAJIB DAERAH………
Daerah Sektor Pendidikan……… .2. Belanja Daerah Sektor Kesehatan………
Belanja Infratruktur Daerah………... PERKEMBANGAN DAN ANALISIS PELAKSANAAN ANGGARAN KONSOLIDASIAN
……….
LAPORAN REALISASI ANGGARAN KONSOLIDASIAN………. PENDAPATAN KONSOLIDASIAN………..
Analisis Proporsi dan Perbandingan.………... Analisis Perubahan………...
Tax Ratio)………...
Pertumbuhan Ekonomi terhadap Kenaikan Realisasi
Konsolidasian………
KONSOLIDASIAN ………...
Analisis Proporsi dan Perbandingan.………... Analisis Perubahan………... Analisis Rasio Belanja Operasi terhadap Total Belanja Konsolidasian………. Analisis Rasio Belanja Konsolidasian Terhadap Jumlah Penduduk……….
is Dampak Kebijakan Fiskal kepada Indikator Ekonomi Regional
SURPLUS/ DEFISIT KONSOLIDASIAN……….
Komposisi Surplus/ Defisit.………... Perbandingan Surplus/ Defisit antar Kabupaten/ Kota………...
DAMPAK KEBIJAKAN FISKAL AGREGAT ………
VI KEUNGGULAN DAN POTENSI EKONOMI SERTA TANTANGAN FISKAL ………
UNGGULAN DAERAH………. SEKTOR POTENSIAL DAERAH………. TANTANGAN FISKAL DAERAH DALAM MENDORONG POTENSI EKONOMI DAERAH………...
Tantangan Fiskal Pemerintah Pusat………... Tantangan Fiskal Pemerintah Daerah………...
PEMBIAYAAN DAERAH……… 68 ……….. 68 ... 69 DAERAH………... 70 ………... 70 Daerah………. 72
PERKEMBANGAN BELANJA WAJIB DAERAH……… 73
Daerah Sektor Pendidikan……….. 73
.2. Belanja Daerah Sektor Kesehatan………... 74
………... 75
KONSOLIDASIAN ………. 76
LAPORAN REALISASI ANGGARAN KONSOLIDASIAN………. 76
PENDAPATAN KONSOLIDASIAN……….. 77 .………... 77 ………... 78 ………... 79 Realisasi Pendapatan Konsolidasian……… 80 ………... 81 .………... 81 ………... 82 Belanja Konsolidasian……….. 82 ……….. 83
is Dampak Kebijakan Fiskal kepada Indikator Ekonomi Regional…………... 83
SURPLUS/ DEFISIT KONSOLIDASIAN………. 84
.………... 84
………... 85
……… 86
VI KEUNGGULAN DAN POTENSI EKONOMI SERTA TANTANGAN FISKAL ……… 87
UNGGULAN DAERAH………. 89
SEKTOR POTENSIAL DAERAH………. 91
TANTANGAN FISKAL DAERAH DALAM MENDORONG POTENSI EKONOMI DAERAH………... 94
………... 94 84
BAB VII ANALISIS TEMATIK ……
7.1. PROGRAM PC-PEN KESEHATAN (PROGRAM INSENTIF TENAGA 7.2. PROGRAM PENGGUNAAN
7.3. PROGRAM UMKM……….
BAB VIII PENUTUP...
7.4. KESIMPULAN……….. 7.5. REKOMENDASI………..
DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN
GLOSARIUM
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN
………
PEN KESEHATAN (PROGRAM INSENTIF TENAGA KESEHATAN)….. PENGGUNAAN DANA DESA UNTUK BLT DESA………. PROGRAM UMKM……….
PENUTUP...
KESIMPULAN……….. REKOMENDASI………..
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN 2020
……… 100 KESEHATAN)….. 100 ………. 112 PROGRAM UMKM………. 116 PENUTUP... 120 KESIMPULAN……….. 120 REKOMENDASI……….. 122
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN
Tabel II.1 : Produk Domestik Regional Bruto dan Produk Domestik Bruto (miliar rupiah)………
Tabel II.2 : Persentase Laju Pertumbuhan Menurut Pengeluaran
Tabel II.3 : Persentase Laju Pertumbuhan Provinsi Tahun 20
Tabel II.4 : PDRB dari
Distribusi PDRB ADHB (
Tabel II.5 : PDRB dari Sisi Penawaran ADHK 2010 (miliar rupiah) dan Distribusi PDRB ADHB (persen)
Tabel II.6 : Kontribusi PDRB Provinsi di
Tabel II.7 : Perbandingan Target dan Capaian Indikator Ekonomi dan Pembangunan
Tabel III.1 : APBN Provinsi Kalimantan Tengah (dalam miliar rupiah) Tabel III.2 : Realisasi Intensif Perpajakan
Tabel III.3 : Perkembangan PNBP Lainnya (dalam jutaan rupiah) Tabel III.4 : Pagu dan Realisasi 10 K/L Terbesar TA 20
Tabel III.5 : Pagu dan Realisasi 2020 (dalam juta rupiah)
Tabel III.6 : Pagu dan Realisasi Dana Alokasi Umum Menurut Pemda Tahun 2020 (dalam juta rupiah)
Tabel III.7 : Pagu dan Realisasi Dana Bagi
Tabel III.8 : Pagu dan Realisasi DAK Non Fisik Tahun rupiah)………
Tabel III.9 : Perkembangan Pagu dan Relisasi Dana Desa Tahun 201 (dalam rupiah)
Tabel III.10 : Perkembangan Pagu dan Relisasi Dana 2020 (dalam rupiah)
Tabel III.11 : Arus Kas Keluar Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2020 (dalam rupiah)
Tabel III.12 : Defisit Belanja dan Pendapatan Wilayah Kalimantan Tengah Tahun 2020
Tabel III.13 : Perkembangan Aset, PNBP, dan Belanja BLU TA 201 (dalam rupiah)
Tabel III.14 : Perkembangan Realisasi PNBP, Realisasi Belanja PNBP, terhadap Belanja Satker TA 201
Tabel III.15 : Perkembangan Realisasi & Layanan 10 Satker PNBP TA 201 2020(dalam rupiah)
Tabel III.16 : Profil Debitur Pemda TA 20
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN 2020
DAFTAR TABEL
Produk Domestik Regional Bruto dan Produk Domestik Bruto (miliar rupiah)………...
Persentase Laju Pertumbuhan danSumber Pertumbuhan PDRB Menurut Pengeluaran (y-on-y)………... Persentase Laju Pertumbuhan PDRB Pulau Kalimantan
Provinsi Tahun 2020…………... PDRB dari Sisi Permintaan ADHK 2010 (miliar rupiah) dan Distribusi PDRB ADHB (persen)……… PDRB dari Sisi Penawaran ADHK 2010 (miliar rupiah) dan Distribusi PDRB ADHB (persen)……… Kontribusi PDRB Provinsi di Pulau Kalimantan……… Perbandingan Target dan Capaian Indikator Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Kalteng Tahun 2020………... APBN Provinsi Kalimantan Tengah (dalam miliar rupiah)) Realisasi Intensif Perpajakan Tahun 2020 (dalam rupiah) Perkembangan PNBP Lainnya (dalam jutaan rupiah)………… Pagu dan Realisasi 10 K/L Terbesar TA 2020 (dalam rupiah) Pagu dan Realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa TA 201
(dalam juta rupiah)………... Pagu dan Realisasi Dana Alokasi Umum Menurut Pemda Tahun
(dalam juta rupiah)……… Pagu dan Realisasi Dana Bagi Hasil Tahun 2020 (dalam rupiah) Pagu dan Realisasi DAK Non Fisik Tahun 2020
………... Perkembangan Pagu dan Relisasi Dana Desa Tahun 201
(dalam rupiah)………... Perkembangan Pagu dan Relisasi Dana Insentif Daerah
(dalam rupiah)………... Arus Kas Keluar Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun
(dalam rupiah)………... Defisit Belanja dan Pendapatan Wilayah Kalimantan Tengah
(dalam rupiah)……… Perkembangan Aset, PNBP, dan Belanja BLU TA 201 (dalam rupiah)……….. Perkembangan Realisasi PNBP, Realisasi Belanja PNBP, terhadap Belanja Satker TA 2017-2020 (dalam rupiah)……… Perkembangan Realisasi & Layanan 10 Satker PNBP TA 201
(dalam rupiah)………. Profil Debitur Pemda TA 2020………... Produk Domestik Regional Bruto dan Produk Domestik Bruto
... 7 danSumber Pertumbuhan PDRB
………... 9 PDRB Pulau Kalimantan menurut
... 10 upiah) dan ………... 11 PDRB dari Sisi Penawaran ADHK 2010 (miliar rupiah) dan
……… 12 ……….. 13 Perbandingan Target dan Capaian Indikator Ekonomi dan
…………... 22 )………… 23 (dalam rupiah)………… 30 ………... 32 (dalam rupiah)……. 33 Transfer ke Daerah dan Dana Desa TA
2019-………... 38 Pagu dan Realisasi Dana Alokasi Umum Menurut Pemda Tahun
………. 40 (dalam rupiah)... 41
2020 (dalam ... 42 Perkembangan Pagu dan Relisasi Dana Desa Tahun 2019 - 2020
... 43 Insentif Daerah Tahun ………... 43 Arus Kas Keluar Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun
………... 45 Defisit Belanja dan Pendapatan Wilayah Kalimantan Tengah
……… 45
Perkembangan Aset, PNBP, dan Belanja BLU TA 2017-2020 ……….. 46 Perkembangan Realisasi PNBP, Realisasi Belanja PNBP, Rasio
……… 47 Perkembangan Realisasi & Layanan 10 Satker PNBP TA
2019-………. 47 ………... 48
Tabel III.17 : Penyaluran Kredit Usaha Rakyat Menurut Pemda (dalam ribu rupiah)
Tabel III.18 : Penyaluran Kredit Usaha Rakyat Menurut Lapangan Usaha 2019- 2020 (dalam ribu rupiah)
Tabel III.19 : Perkembangan Jumlah 2020 (dalam rupiah
Tabel III.20 : Penyaluran Pembiayaan Ultra Mikro Menurut Pemda TA.2019 2020 (dalam rupiah)
Tabel III.21 : Pagu dan Realisasi Belanja Sektor Pendidikan TA 20
rupiah)………... Tabel III.22 : Pagu dan Realisasi Belanja Sektor
rupiah)………... Tabel III.23 : Pagu dan Realisasi Belanja Infrastruktur TA 20
rupiah)………... Tabel IV.1 : Profil APBD Lingkup Provinsi Kalimantan Tengah
TA.2020 Berdasarkan Klasifikasi Ekonomi (dalam miliar rupiah)… Tabel IV.2 : Jenis Pendapatan APBD
Kalimantan Tengah (dalam miliar rupiah)……… Tabel IV.3 : Pagu dan Realisasi Belanja per Fungsi dan Urusan (dalam miliar
rupiah)……… Tabel IV.4 : Profil Belanja APBD Kalimantan Tengah
per Jenis Belanja (dalam miliar rupiah)……… Tabel IV.5 : Profil dan Jenis Layanan BLUD Tahun 20
Tengah (dalam miliar rupiah)…….……… Tabel IV.6 : Perkembangan Pengelolaan Aset Satker BLUD di Kalimantan
Tengah (dalam miliar rupiah)………. Tabel IV.7 : Perkembangan Pagu PNBP
Kalimantan Tengah (dalam miliar rupiah)……… Tabel IV.8 : Penetapan Satker BLUD Kalimantan Tengah………. Tabel IV.9 : Kapasitas Fiskal Tahun 20
Tabel IV.10 : Alokasi Belanja Kalimantan Tengah
Tabel IV.11 : Alokasi Belanja Sektor Kesehatan Tahun 20 Kalimantan Tengah
Tabel IV.12 : Alokasi Belanja Kalimantan Tengah
Tabel V.1 : LRA Konsolidasian Tingkat Wilayah Kalimantan Tengah (miliar rupiah)……… Tabel V.2 : LRA Konsolidasian Tahun 201
Kalimantan Tengah (dalam rupiah)
Tabel V.3 : Rasio Pajak terhadap PDRB Provinsi Kalimantan Tengah 2019 dan Tahun 20
Tabel V.4 : Perbandingan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap
Pendapatan………... Tabel V.5 : Rasio Belanja Operasi Terhadap Belanja Konsolidasian
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN
Penyaluran Kredit Usaha Rakyat Menurut Pemda TA 201
(dalam ribu rupiah)………... Penyaluran Kredit Usaha Rakyat Menurut Lapangan Usaha
(dalam ribu rupiah)………... Perkembangan Jumlah Kredit dan Jumlah Debitur UMi TA.2017
(dalam rupiah,%)………... Penyaluran Pembiayaan Ultra Mikro Menurut Pemda TA.2019
(dalam rupiah)………... Pagu dan Realisasi Belanja Sektor Pendidikan TA 2020
………... Pagu dan Realisasi Belanja Sektor Kesehatan TA 2020
………... Pagu dan Realisasi Belanja Infrastruktur TA 2020
………... Profil APBD Lingkup Provinsi Kalimantan Tengah TA.2019 dan
Berdasarkan Klasifikasi Ekonomi (dalam miliar rupiah)… Jenis Pendapatan APBD TA.2019 dan TA.2020 di Provinsi Kalimantan Tengah (dalam miliar rupiah)……… Pagu dan Realisasi Belanja per Fungsi dan Urusan (dalam miliar rupiah)……… Profil Belanja APBD Kalimantan Tengah TA 2019 dan TA per Jenis Belanja (dalam miliar rupiah)………
dan Jenis Layanan BLUD Tahun 2020 di Kalimantan Tengah (dalam miliar rupiah)…….……… Perkembangan Pengelolaan Aset Satker BLUD di Kalimantan Tengah (dalam miliar rupiah)………. Perkembangan Pagu PNBP dan Pagu RM Satker BLUD di Kalimantan Tengah (dalam miliar rupiah)……… Penetapan Satker BLUD Kalimantan Tengah………. Kapasitas Fiskal Tahun 2020 Provinsi Kalimantan Tengah……….. Alokasi Belanja Sektor Pendidikan Tahun 2020
Kalimantan Tengah (dalam miliar rupiah) ………..………. Alokasi Belanja Sektor Kesehatan Tahun 2020
Kalimantan Tengah (dalam miliar rupiah) ………... Alokasi Belanja Sektor Infrastruktur Tahun 2020
Kalimantan Tengah (dalam miliar rupiah).. ………. LRA Konsolidasian Tingkat Wilayah Kalimantan Tengah (miliar
……… LRA Konsolidasian Tahun 2019 dan Tahun 2020 Tingkat Wilayah Kalimantan Tengah (dalam rupiah)………... Rasio Pajak terhadap PDRB Provinsi Kalimantan Tengah
dan Tahun 2020)……… Perbandingan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap
………... Rasio Belanja Operasi Terhadap Belanja Konsolidasian
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN 2020
TA 2019 - 2020 ………... 50 Penyaluran Kredit Usaha Rakyat Menurut Lapangan Usaha TA
………... 50 Kredit dan Jumlah Debitur UMi TA.2017-………... 51 Penyaluran Pembiayaan Ultra Mikro Menurut Pemda
TA.2019-………... 52 20 (dalam ………... 53 20 (dalam ………... 53 20 (dalam ………... 54 TA.2019 dan Berdasarkan Klasifikasi Ekonomi (dalam miliar rupiah)… 55
di Provinsi Kalimantan Tengah (dalam miliar rupiah)……… 56 Pagu dan Realisasi Belanja per Fungsi dan Urusan (dalam miliar rupiah)……… 62
TA 2019 dan TA 2020 per Jenis Belanja (dalam miliar rupiah)……… 63
di Kalimantan Tengah (dalam miliar rupiah)…….……… 64 Perkembangan Pengelolaan Aset Satker BLUD di Kalimantan Tengah (dalam miliar rupiah)………. 64
dan Pagu RM Satker BLUD di Kalimantan Tengah (dalam miliar rupiah)……… 65 Penetapan Satker BLUD Kalimantan Tengah………. 66 Provinsi Kalimantan Tengah……….. 72
Provinsi ………..………. 73 Provinsi ………... 74 Provinsi .. ………. 75 LRA Konsolidasian Tingkat Wilayah Kalimantan Tengah (miliar
……… 76
Tingkat Wilayah ………... 78 Rasio Pajak terhadap PDRB Provinsi Kalimantan Tengah Tahun
)……… 79 Perbandingan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Kenaikan
………... 81 Rasio Belanja Operasi Terhadap Belanja Konsolidasian Tahun
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN
2019 dan 20
rupiah)……… Tabel V.6 : Rasio Belanja Operasi
2019 dan 20
Tabel V.7 : Dampak Fiskal Terhadap Indikator Perekonomian Regional Kalimantan Tengah Tahun 201
Tabel V.8 : Rasio Surplus/Defisit Konsolidasian Kalimantan Tengah Tahun 20
Tabel V.9 : Kontribusi Komponen Y,I,G Terhadap PDRB Tahun 20 rupiah, persen)
Tabel VI.1 : Hasil Analisis
Tabel VII.1 : Pagu dan Realisasi TA 2020 Untuk Penanganan Tabel VII.2 : Progres Realisasi APBN (Hasil
Kalimantan Tengah
Tabel VII.3 : TT Pemakaian TT RS Rujukan Tabel VII.4 : TT Rujukan COVID
Tabel VII.5 : Alokasi dan Realisasi BOK Tambahan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Untuk Insentif Nakes Yang Menangani
19 Prov Kalimantan Tengah Tahun 2020
Tabel VII.6 : Laporan Kinerja Bidang Kesehatan Untuk Pencegahan Atau Penanganan
Prov Kalteng
Tabel VII.7 : Rekap Insentif per Provinsi per 3 September 2020
Tabel VII.8 : Alokasi Pagu Dana Desa TA 2020 per Pemda Provinsi Kalteng Tabel VII.9 : Penyaluran Dana Desa dari RKUN ke RKD TA 2020
Provinsi Kalteng
Tabel VII.10 : Desa Salur dan Belum Salur Dana Desa TA 2020 per Pemda Provinsi Kalteng
Tabel VII.11 : Jumlah Desa Salur BLT
Tabel VII.12 : Jumlah KPM Penerima BLT Dana Desa TA.2020 Provinsi Kalteng Tabel VII.13 : Data Penyaluran KUR dan UMi Tahun 2020
Tabel VII.14 : Data Subsidi Bunga PEN
Tabel VII.15 : Rekapitulasi Penerima Bantuan Pemerintah Bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) Tahap 1 s/d Tahap 31 TA. 2020 Prov. Kalimantan Tengah...
Tabel VII.16 : Rekapitulasi Penerima Bantuan Pemerintah Bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) Tahap 1 s/d Tahap 31 TA. 2020 Prov. Kalimantan Tengah...
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN 2020
dan 2020 di Provinsi Kalimantan Tengah
……… Rasio Belanja Operasi Konsolidasian Terhadap Populasi Tahun
dan 2020……….. Dampak Fiskal Terhadap Indikator Perekonomian Regional Kalimantan Tengah Tahun 2019 dan 2020………. Rasio Surplus/Defisit Konsolidasian terhadap PDRB
Kalimantan Tengah Tahun 2020 (miliar rupiah)………. Kontribusi Komponen Y,I,G Terhadap PDRB Tahun 2020 rupiah, persen)………. Hasil Analisis Location Quotient pada Provinsi Kalteng……… Pagu dan Realisasi TA 2020 Untuk Penanganan
COVID-Progres Realisasi APBN (Hasil Refocusing) TA.2020 Provinsi Kalimantan Tengah………. TT Pemakaian TT RS Rujukan COVID-19………
TT Rujukan COVID-19 Yang Terpakai Hingga 20 Desember 2020 Alokasi dan Realisasi BOK Tambahan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Untuk Insentif Nakes Yang Menangani
Prov Kalimantan Tengah Tahun 2020……... Laporan Kinerja Bidang Kesehatan Untuk Pencegahan Atau Penanganan COVID-19 Bulan Maret - November TA 2020
Prov Kalteng……... Rekap Insentif per Provinsi per 3 September 2020……… Alokasi Pagu Dana Desa TA 2020 per Pemda Provinsi Kalteng Penyaluran Dana Desa dari RKUN ke RKD TA 2020 per Pemda Provinsi Kalteng……… Desa Salur dan Belum Salur Dana Desa TA 2020 per Pemda Provinsi Kalteng……… Jumlah Desa Salur BLT Dana Desa TA 2020 Provinsi Kalteng Jumlah KPM Penerima BLT Dana Desa TA.2020 Provinsi Kalteng Data Penyaluran KUR dan UMi Tahun 2020... Data Subsidi Bunga PEN Prov. Kalteng Tahun 2020... Rekapitulasi Penerima Bantuan Pemerintah Bagi Pelaku Usaha
(BPUM) Tahap 1 s/d Tahap 31 TA. 2020 Prov. Kalimantan ... Rekapitulasi Penerima Bantuan Pemerintah Bagi Pelaku Usaha
(BPUM) Tahap 1 s/d Tahap 31 TA. 2020 Prov. Kalimantan ...
di Provinsi Kalimantan Tengah (miliar
……… 83
Konsolidasian Terhadap Populasi Tahun ……….. 83 Dampak Fiskal Terhadap Indikator Perekonomian Regional
………. 84 Provinsi ………. 84 20 (miliar ………. 86 ……… 88 -19……... 103 ) TA.2020 Provinsi ………. 104 ……….. 104 19 Yang Terpakai Hingga 20 Desember 2020 105 Alokasi dan Realisasi BOK Tambahan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Untuk Insentif Nakes Yang Menangani
COVID-... 105 Laporan Kinerja Bidang Kesehatan Untuk Pencegahan Atau
2020 Dinkes ... 108
……… 112 Alokasi Pagu Dana Desa TA 2020 per Pemda Provinsi Kalteng... 113
per Pemda ……… 114 Desa Salur dan Belum Salur Dana Desa TA 2020 per Pemda
……… 114 Dana Desa TA 2020 Provinsi Kalteng …. 115 Jumlah KPM Penerima BLT Dana Desa TA.2020 Provinsi Kalteng 115 ... 117 ... 117 Rekapitulasi Penerima Bantuan Pemerintah Bagi Pelaku Usaha
(BPUM) Tahap 1 s/d Tahap 31 TA. 2020 Prov. Kalimantan ... 118 Rekapitulasi Penerima Bantuan Pemerintah Bagi Pelaku Usaha
(BPUM) Tahap 1 s/d Tahap 31 TA. 2020 Prov. Kalimantan ... 118
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN
Grafik II.1 : Persentase Pertumbuhan Ekonomi (y-on-y)………
Grafik II.2 : Persentase Laju Pertumbuhan PDRB Menurut Lapangan Usaha (y-on-y)……… Grafik II.3 : Persentase Sumber Pertumbuhan PDRB Menurut Lapangan
Usaha (y-on Grafik II.4 : PDRB Per
rupiah)……… Grafik II.5 : BI 7-Day (Reverse
Kredit Modal Kerja (miliar rupiah)
Grafik II.6 : Perbandingan Tingkat Suku Bunga dengan Inflasi Tahun 20 (persen)…………
Grafik II.7 : Inflasi Bulanan Provinsi Kalimantan Tengah dan Nasional Grafik II.8 : Nilai Tukar Rupiah terhadap USD dan Perkembangan Ekspor
ImporKalimantan Tengah Tahun 20
Grafik II.9 : Perkembangan IPM Provinsi Kalimantan Tengah
Grafik II.10 : Perkembangan IPM Pulau Kalimantan Menurut Provinsi Tahun 2020 ……… Grafik II.11 : Perkembangan Kemiskinan Provinsi Kalteng (201
Grafik II.12 : Tingkat Kemiskinan dan Jumlah Penduduk Miskin Regional Kalimantan September
Grafik II.13 : Perkembangan Nasional (201
Grafik II.14 : Perkembangan TPAK dan TPT Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2018
Grafik II.15 : Perkembangan
Grafik III.1 : Komposisi Penerimaan Pajak Pemerintah Pusat TA 20 (dalam miliar rupiah)
Grafik III.2 : Realisasi Penerimaan Pajak Dalam Negeri TA 201 (dalam miliar rupiah)
Grafik III.3 : Realisasi Penerimaan Pajak Dalam Negeri p dan TA.2020
Grafik III.4 : Realisasi Penerimaan Pajak Perdagangan 2016 – 2020
Grafik III.5 : Perkembangan Tax Ratio Kalimantan Tengah Grafik III.6 : Realisasi PNBP TA 201
Grafik III.7 : Pagu APBN Menurut Fungsi rupiah)……
Grafik III.8 : Perkembangan R
TA.2020 (dalam miliar rupiah)
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN
DAFTAR GRAFIK
Persentase Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Kalimantan Tengah ………... Persentase Laju Pertumbuhan PDRB Menurut Lapangan Usaha
……… Persentase Sumber Pertumbuhan PDRB Menurut Lapangan
on-y)………... PDRB Per Kapita Kalimantan Tengah dan Nasional (dalam juta
………... Reverse) Repo Rate Tahun 2020, Kredit Investasi dan Kredit Modal Kerja (miliar rupiah)……… Perbandingan Tingkat Suku Bunga dengan Inflasi Tahun 20
…………... Inflasi Bulanan Provinsi Kalimantan Tengah dan Nasional
Tukar Rupiah terhadap USD dan Perkembangan Ekspor ImporKalimantan Tengah Tahun 2020……….. Perkembangan IPM Provinsi Kalimantan Tengah ……… Perkembangan IPM Pulau Kalimantan Menurut Provinsi Tahun
……… Perkembangan Kemiskinan Provinsi Kalteng (2016 – 20
Tingkat Kemiskinan dan Jumlah Penduduk Miskin Regional Kalimantan September 2020……… Perkembangan Rasio Gini Provinsi Kalimantan Tengah dan Nasional (2016 – 2020)…... Perkembangan TPAK dan TPT Provinsi Kalimantan Tengah
8-2020 (persen)……… Perkembangan Nilai Tukar Petani Tahun 2018-2020 ……… Komposisi Penerimaan Pajak Pemerintah Pusat TA 20 (dalam miliar rupiah)………. Realisasi Penerimaan Pajak Dalam Negeri TA 2019
(dalam miliar rupiah)……… Penerimaan Pajak Dalam Negeri per Pemda
dan TA.2020 (dalam milar rupiah) ………... Realisasi Penerimaan Pajak Perdagangan Internasional
20 (dalam miliar rupiah)…………... Perkembangan Tax Ratio Kalimantan Tengah……… Realisasi PNBP TA 2016 – 2020 (dalam miliar rupiah)……… Pagu APBN Menurut Fungsi TA.2019 dan TA.2020 (dalam miliar
………. Perkembangan Realisasi APBN Menurut Fungsi TA.201
(dalam miliar rupiah) ………
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN 2020
Kalimantan Tengah ... 8 Persentase Laju Pertumbuhan PDRB Menurut Lapangan Usaha
……… 8
Persentase Sumber Pertumbuhan PDRB Menurut Lapangan ... 9 Kapita Kalimantan Tengah dan Nasional (dalam juta
... 13 , Kredit Investasi dan
……… 14 Perbandingan Tingkat Suku Bunga dengan Inflasi Tahun 2020
... 15 Inflasi Bulanan Provinsi Kalimantan Tengah dan Nasional…... 15
Tukar Rupiah terhadap USD dan Perkembangan Ekspor-……….. 16
……….. 17 Perkembangan IPM Pulau Kalimantan Menurut Provinsi Tahun
……… 18
2020)……. 19 Tingkat Kemiskinan dan Jumlah Penduduk Miskin Regional
………... 19 Rasio Gini Provinsi Kalimantan Tengah dan
... 20 Perkembangan TPAK dan TPT Provinsi Kalimantan Tengah
)……….. 20 ……… 21 Komposisi Penerimaan Pajak Pemerintah Pusat TA 2020
………. 25 9 - 2020 ………. 25 er Pemda TA.2019 ... 26 Internasional TA ... 27 ………. 28 ………….. 31 (dalam miliar ………. 34 2019 dan ……… 36
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN
Grafik III.9 : Pagu dan Belanja TA 201 Grafik III.10 : Realisasi Penerim
TA.2020 (dalam persen)……… Grafik III.11 : Rasio PAD Terhadap Dana Transfer Daerah
TA.2020 (dalam persen)……… Grafik III.12 : Pagu dan Realisasi DAK Fisik Menurut Pemda
milar rupiah) Grafik III.13 : Perkembangan
(miliar rupiah)
Grafik III.14 : Perkembangan Jumlah Kredit dan Jumlah TA.2016 –
Grafik IV.1 : Alokasi Dana Perimbangan
Provinsi di Kalimantan Tengah (dalam triliun rupiah) Grafik IV.2 : Proporsi Realisasi Pendapatan Daerah
Grafik IV.3 : Rasio PAD terhadap Belanja Daerah Pemda di Kalimantan Tengah
Grafik IV.4 : Rasio Alokasi Belanja TA Kalimantan Tengah Grafik IV.5 : Keseimbangan Primer
Tengah (dalam miliar rupiah)………..
Grafik IV.6 : Tingkat Realisasi PAD per Pemda Wilayah Kalimantan Tengah.. Grafik IV.7 : Kontribusi Belanja Modal terhadap Belanja Daerah Tahun
per Pemda Wilayah Kalimantan Tengah………... Grafik V.1 : Perbandingan Komposisi Pendapatan Konsolidasian di Provinsi
Kalimantan Tengah
Grafik V.2 : Perbandingan Penerimaan Pemerintah Pusat dan Daerah terhadap Penerimaan Konsolidas
Tengah TA
Grafik V.3 : Rasio Pajak Konsolidasian per Kabupaten/Kota Kalimantan Tengah
Grafik V.4 : Rasio Pajak Konsolidasian per Kapita per Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Tengah
Grafik V.5 : Perbandingan dan Proporsi Belanja Kalimantan Tengah
Grafik V.6 : Perbandingan Surplus/Defisit Konsolidasian antar Pemda di Kalimantan Tengah TA
Grafik VI.1 : Laju Pertumbuhan (c
Komunikasi di Kalimantan Tengah
Grafik VI.2 : Banyaknya Desa/Kelurahan Menurut Keberadaan BTS di Kabupaten Prov.Kalimantan Tengah Tahun 2019……..
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN 2020
Realisasi Belanja Pemerintah Pusat Menurut Jenis Belanja TA 2019-2020 (miliar rupiah)……… Realisasi Penerimaan Dana Transfer per Pemda TA.2
(dalam persen)……… Rasio PAD Terhadap Dana Transfer Daerah TA.2019 dan
(dalam persen)……… Pagu dan Realisasi DAK Fisik Menurut Pemda TA.2020 milar rupiah)……….…...
Perkembangan Cash Flow APBN di Provinsi Kalimantan Tengah (miliar rupiah)……….
Perkembangan Jumlah Kredit dan Jumlah Debitur KUR TA.2020 (dalam juta rupiah, %)………...
Alokasi Dana Perimbangan TA 2020 per Kabupaten/Kota dan i Kalimantan Tengah (dalam triliun rupiah) ……… Proporsi Realisasi Pendapatan Daerah TA 2020…………... Rasio PAD terhadap Belanja Daerah TA 2018 s.d. TA
Pemda di Kalimantan Tengah ………... Rasio Alokasi Belanja TA 2019 dan TA 2020 per Fungsi Wilayah Kalimantan Tengah ………... Keseimbangan Primer TA 2020 per Pemda Wilayah Kalimantan Tengah (dalam miliar rupiah)………..
Tingkat Realisasi PAD per Pemda Wilayah Kalimantan Tengah.. Kontribusi Belanja Modal terhadap Belanja Daerah Tahun per Pemda Wilayah Kalimantan Tengah………... Perbandingan Komposisi Pendapatan Konsolidasian di Provinsi Kalimantan Tengah TA 2019 dan TA 2020………
Perbandingan Penerimaan Pemerintah Pusat dan Daerah terhadap Penerimaan Konsolidasian Provinsi Kalimantan
TA 2020………... Rasio Pajak Konsolidasian per Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Tengah TA 2020.………... Rasio Pajak Konsolidasian per Kapita per Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Tengah TA 2020……….. Perbandingan dan Proporsi Belanja Konsolidasian
n Tengah TA 2020………... Perbandingan Surplus/Defisit Konsolidasian antar Pemda di Kalimantan Tengah TA 2020………... Laju Pertumbuhan (c-to-c) dan PDRB Sektor Informasi dan Komunikasi di Kalimantan Tengah)……… Banyaknya Desa/Kelurahan Menurut Keberadaan BTS di Kabupaten Prov.Kalimantan Tengah Tahun 2019……..……
Menurut Jenis ………. 37 aan Dana Transfer per Pemda TA.2019 dan (dalam persen)………... 39 TA.2019 dan (dalam persen)………... 40 20 (dalam ... 41 Kalimantan Tengah ………. 44 Debitur KUR ………... 49 per Kabupaten/Kota dan
………. 57
…………... 58 2020 per ... 59 per Fungsi Wilayah ………... 61
per Pemda Wilayah Kalimantan 69 Tingkat Realisasi PAD per Pemda Wilayah Kalimantan Tengah.. 70 Kontribusi Belanja Modal terhadap Belanja Daerah Tahun 2020 per Pemda Wilayah Kalimantan Tengah………... 71 Perbandingan Komposisi Pendapatan Konsolidasian di Provinsi
………... 77 Perbandingan Penerimaan Pemerintah Pusat dan Daerah
ian Provinsi Kalimantan ………... 78
di Provinsi ...
79
Rasio Pajak Konsolidasian per Kapita per Kabupaten/Kota di ………...
80
Provinsi ... 81 Perbandingan Surplus/Defisit Konsolidasian antar Pemda di
………... 85 PDRB Sektor Informasi dan
……… 91 Banyaknya Desa/Kelurahan Menurut Keberadaan BTS di
Gambar VI.1 : Proses pembuatan jalan dan pembukaan lahan Tanaman Singkong di Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas Gambar VI.2 : Ruas Jalan Palangkaraya
Gunung Mas
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN
DAFTAR GAMBAR
Proses pembuatan jalan dan pembukaan lahan Tanaman Singkong di Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas Ruas Jalan Palangkaraya-Kuala Kurun, Ibukota Kabupaten Gunung Mas……….
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN 2020
Proses pembuatan jalan dan pembukaan lahan Tanaman Singkong di Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas……
89
Kurun, Ibukota Kabupaten ……….
PENDAPATAN
Realisasi 98,7%Pajak
Rp4,5 T
PNBP
Rp0,4 T
BELANJA
RealisasiPemerintah Pusat
Transfer ke Daerah
Dana Desa
TINGKAT INFLASI
0,35
RASIO GINI
0,320
TINGKAT
PENGANGGURAN
4,58%
INDEKS PEMBANGUNAN
MANUSIA (IPM)
-1.00 2.00 3.00 4.00 5.00 6.00 7.00 8.00SEKILAS
BELANJA
Realisasi 97,6%Pemerintah Pusat
Rp5,8 T
ransfer ke Daerah
Rp16,7 T
BELANJA
Operasi
Modal
Transfer
Dana Desa
Rp1,4 T
PERTUMBUHAN
EKONOMI
-2,10%
TINGKAT INFLASI
0,35%
TINGKAT
KEMISKINAN
5,26%
INDEKS PEMBANGUNAN
MANUSIA (IPM)
71,05%
Pertanian, dan
Kehutanan
33,2 T
PDRB ADHK
3.80 3.84 -1.00 2.00 3.00 4.00 5.00 6.00 7.00 8.00SEKILAS
FISKAL
PROVINSI KALTENG
TAHUN 2020
PENDAPATAN
RealisasiPAD
Rp2,8 T
Transfer Pem Pusat
Rp14
BELANJA
Realisasi 82,63%Operasi
Rp12,2 T
Modal
Rp3,8 T
ransfer
Rp2,2 T
Dana Desa
Rp1,4 T
Pertanian, dan
Kehutanan
,2 T
PDRB ADHK
Perdagangan Besar
dan Eceran
20,1 T
PDRB ADHK
Industri
Pengolahan
24,3 T
PDRB ADHK
Triliun Rp 7.31FISKAL
TAHUN 2020
PENDAPATAN
Realisasi 93,35%4,0 T
Provinsi Kalimantan Tengah memiliki luas 153.564 km atau 8,04 persen dari luas Indonesia. Sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah merupakan dataran rendah tetapi masih ada wilayah perbukitan dan pegunungan. Meskipun begitu, provinsi ini memiliki wilayah geografis yang cukup sulit dan terjal sehingga pembangunan daerah bidang sarana prasaran infrastruktur memiliki berbagai kendala, sehingga program peningkatan kuali
merata.
Potensi pengembangan yang bisa dikembangkan provinsi Kalimantan Tengah adalah lahan area hutan dan lahan area non hutan. Namun terdapat kendala dalam pengembangan wilayah dikarenakan adanya bencana kabut asa
lahan dan hutan, belum terlaksananya pemanfaatan sumber daya alam untuk mendukung ekonomi berkelanjutan, belum efisiennya pendayagunaan sumber daya alam (nilai tambah produksi masih rendah).
Jika dilihat dari kualitas tenaga kerja, provi
dari segi pendidikan. Sehingga ini perlu menjadi perhatian bagi pemerintah dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja provinsi Kalimantan Tengah. Selain itu, kendala yang dihadapi oleh provinsi Kalimantan Tengah salah sat
saing kualitas sumber daya manusia.
Pertumbuhan ekonomi dapat menjadi potensi bagi peningkatan perekonomian provinsi, terutama pada sektor
merupakan sektor unggulan memerlukan per
dapat lebih dikembangkan dengan ketersediaan lahan potensial yang cukup besar. Pandemi COVID-19
lapangan usaha mengalami kontraksi, namun di sisi lain beberapa lapangan usa mengalami pertumbuhan yang cukup pesat
Kalimantan Tengah tahun 201 tahun 2019 yang sebesar 6,02 berkontribusi sebesar 0,99
dengan tahun lalu maka kontribusinya naik sebesar 0,05 persen.
Perekonomian Kalimantan Tengah jika dibandingkan dengan tahun lalu mengalami kenaikan nilai PDRB
PDRB atas dasar harga konstan
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN
RINGKASAN EKSEKUTIF
Provinsi Kalimantan Tengah memiliki luas 153.564 km atau 8,04 persen dari luas Indonesia. Sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah merupakan dataran masih ada wilayah perbukitan dan pegunungan. Meskipun begitu, provinsi ini memiliki wilayah geografis yang cukup sulit dan terjal sehingga pembangunan daerah bidang sarana prasaran infrastruktur memiliki berbagai kendala, sehingga program peningkatan kualitas sumber daya manusia belum sepenuhnya
Potensi pengembangan yang bisa dikembangkan provinsi Kalimantan Tengah adalah lahan area hutan dan lahan area non hutan. Namun terdapat kendala dalam pengembangan wilayah dikarenakan adanya bencana kabut asap akibat kebakaran lahan dan hutan, belum terlaksananya pemanfaatan sumber daya alam untuk mendukung ekonomi berkelanjutan, belum efisiennya pendayagunaan sumber daya alam (nilai tambah produksi masih rendah).
Jika dilihat dari kualitas tenaga kerja, provinsi Kalimantan Tengah masih rendah dari segi pendidikan. Sehingga ini perlu menjadi perhatian bagi pemerintah dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja provinsi Kalimantan Tengah. Selain itu, kendala yang dihadapi oleh provinsi Kalimantan Tengah salah satunya adalah rendahnya daya saing kualitas sumber daya manusia.
Pertumbuhan ekonomi dapat menjadi potensi bagi peningkatan perekonomian provinsi, terutama pada sektor-sektor unggulan seperti pertanian. Pertanian yang merupakan sektor unggulan memerlukan perluasan sektor lapangan usaha supaya dapat lebih dikembangkan dengan ketersediaan lahan potensial yang cukup besar.
19 menyebabkan laju pertumbuhan PDRB dari beberapa lapangan usaha mengalami kontraksi, namun di sisi lain beberapa lapangan usa mengalami pertumbuhan yang cukup pesat. Laju pertumbuhan
tahun 2019 sebesar 2,91 persen (y to y) jauh lebih rendah dari 6,02 persen. Nilai PDRB ADHB sebesar Rp15
persen terhadap perekonomian nasional. Jika dibandingkan dengan tahun lalu maka kontribusinya naik sebesar 0,05 persen.
Perekonomian Kalimantan Tengah jika dibandingkan dengan tahun lalu nilai PDRB atas dasar harga berlaku (ADHB)
atas dasar harga konstan (ADHK) 2010 mengalami penurunan. Nilai atas dasar
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN 2019
Provinsi Kalimantan Tengah memiliki luas 153.564 km atau 8,04 persen dari luas Indonesia. Sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah merupakan dataran masih ada wilayah perbukitan dan pegunungan. Meskipun begitu, provinsi ini memiliki wilayah geografis yang cukup sulit dan terjal sehingga pembangunan daerah bidang sarana prasaran infrastruktur memiliki berbagai kendala, tas sumber daya manusia belum sepenuhnya
Potensi pengembangan yang bisa dikembangkan provinsi Kalimantan Tengah adalah lahan area hutan dan lahan area non hutan. Namun terdapat kendala dalam p akibat kebakaran lahan dan hutan, belum terlaksananya pemanfaatan sumber daya alam untuk mendukung ekonomi berkelanjutan, belum efisiennya pendayagunaan sumber daya
nsi Kalimantan Tengah masih rendah dari segi pendidikan. Sehingga ini perlu menjadi perhatian bagi pemerintah dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja provinsi Kalimantan Tengah. Selain itu, kendala unya adalah rendahnya daya
Pertumbuhan ekonomi dapat menjadi potensi bagi peningkatan perekonomian sektor unggulan seperti pertanian. Pertanian yang luasan sektor lapangan usaha supaya dapat lebih dikembangkan dengan ketersediaan lahan potensial yang cukup besar.
menyebabkan laju pertumbuhan PDRB dari beberapa lapangan usaha mengalami kontraksi, namun di sisi lain beberapa lapangan usaha PDRB provinsi lebih rendah dari 152.190,9 miliar, Jika dibandingkan
Perekonomian Kalimantan Tengah jika dibandingkan dengan tahun lalu (ADHB) sedangkan nilai . Nilai atas dasar
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN
harga berlaku pada tahun 2019 Rp152.190,9 miliar. Sedangkan sebesar Rp100.428,7 miliar
Pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi baik Kalimantan Tengah maupun nasional merosot tajam hingga bernilai negatif.
dampak pandemi
COVID-PDRB dari beberapa lapangan usaha mengalami kontraksi, namun di sisi lain beberapa lapangan usaha mengalami pertumbuhan yang cukup pesat. Kontraksi terbesar dialami sektor Pertambangan
dan sektor Konstruksi. Sedangkan pertumbuhan terbesar dialami oleh sektor Infokom, Administrasi Pemerintahan, dan Jasa Kesehatan.
Laju pertumbuhan perekonomian provinsi Kalimantan Tengah
persen menduduki urutan kedua dari lima provinsi di Pulau Kalimantan.
pertama untuk pulau Kalimantan adalah provinsi Kalimantan Barat sebesar 3,64 persen dan terendah adalah provinsi Kalimantan Selatan yang minus 0,58 persen.
Setelah pada tahun 2016
2020 PDRB per kapita baik Kalimantan Tengah maupun nasional mengalami penurunan. PDRB per kapita Kalimantan Tengah mengalami penurunan sebesar 0,3 juta rupiah sedangkan PDRB per kapita nasional mengalami penurunan se
juta rupiah. Hal ini terjadi sebagai dampak dari pandemi Inflasi provinsi Kalimantan Tengah
inflasi nasional. Inflasi provinsi Kalimantan Tengah lebih tinggi dari inflasi nasional pada bulan Februari, Mei, Juni, Juli, dan November. Sedangkan bulan
lebih rendah dari inflasi nasional.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Tengah Badan Pusat Statistik tahun 20
IPM tinggi. Rasio Gini Kalimantan Tengah per 0,320, turun dibanding periode yang sama
Pada tahun 2020, pemerintah provinsi Kalimantan Tengah telah menetapkan empat indikator makro ekonomi dan pembangunan. Ke
tersebut yaitu pertumbuhan ekonomi, laju inflasi, tingkat pengangguran dan angka kemiskinan tidak ada yang mencapai target. Indikator yang sangat jauh dengan target capaian adalah pertumbuhan ekonomi
pandemi COVID-19.
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN 2019
harga berlaku pada tahun 2019 sebesar Rp150.283,2 miliar dan tahun 2020 sebesar Rp152.190,9 miliar. Sedangkan nilai atas dasar harga konstan 2010
Rp100.428,7 miliar dan di tahun 2020 sebesar Rp98.956,7 miliar.
Pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi baik Kalimantan Tengah maupun nasional merosot tajam hingga bernilai negatif. Penurunan tersebut terjadi sebagai -19. Pandemi COVID-19 menyebabkan laju pertumbuhan PDRB dari beberapa lapangan usaha mengalami kontraksi, namun di sisi lain beberapa lapangan usaha mengalami pertumbuhan yang cukup pesat. Kontraksi terbesar dialami sektor Pertambangan dan Penggalian, diikuti sektor Jasa Perusahaan dan sektor Konstruksi. Sedangkan pertumbuhan terbesar dialami oleh sektor Infokom, Administrasi Pemerintahan, dan Jasa Kesehatan.
Laju pertumbuhan perekonomian provinsi Kalimantan Tengah
enduduki urutan kedua dari lima provinsi di Pulau Kalimantan.
pertama untuk pulau Kalimantan adalah provinsi Kalimantan Barat sebesar 3,64 persen dan terendah adalah provinsi Kalimantan Selatan yang minus 0,58 persen.
Setelah pada tahun 2016-2019 selalu mengalami peningkatan, pada tahun 2020 PDRB per kapita baik Kalimantan Tengah maupun nasional mengalami penurunan. PDRB per kapita Kalimantan Tengah mengalami penurunan sebesar 0,3 juta rupiah sedangkan PDRB per kapita nasional mengalami penurunan se
juta rupiah. Hal ini terjadi sebagai dampak dari pandemi COVID-19.
rovinsi Kalimantan Tengah pada tahun 2020 lebih fluktuatif daripada Inflasi provinsi Kalimantan Tengah lebih tinggi dari inflasi nasional ruari, Mei, Juni, Juli, dan November. Sedangkan bulan
lebih rendah dari inflasi nasional.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Tengah menurut rilis terakhir tahun 2020 terletak pada angka 71,05 yang merupakan kategori Rasio Gini Kalimantan Tengah periode September 201
periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar 0,335
, pemerintah provinsi Kalimantan Tengah telah menetapkan t indikator makro ekonomi dan pembangunan. Ke-empat indikator makro ekonomi tersebut yaitu pertumbuhan ekonomi, laju inflasi, tingkat pengangguran dan angka kemiskinan tidak ada yang mencapai target. Indikator yang sangat jauh dengan target pertumbuhan ekonomi yang bernilai negatif dikarenakan adanya dan tahun 2020 sebesar ga konstan 2010 di tahun 2019 dan di tahun 2020 sebesar Rp98.956,7 miliar.
Pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi baik Kalimantan Tengah maupun Penurunan tersebut terjadi sebagai menyebabkan laju pertumbuhan PDRB dari beberapa lapangan usaha mengalami kontraksi, namun di sisi lain beberapa lapangan usaha mengalami pertumbuhan yang cukup pesat. Kontraksi dan Penggalian, diikuti sektor Jasa Perusahaan dan sektor Konstruksi. Sedangkan pertumbuhan terbesar dialami oleh sektor Infokom,
Laju pertumbuhan perekonomian provinsi Kalimantan Tengah sebebsar 2,91 enduduki urutan kedua dari lima provinsi di Pulau Kalimantan. Urutan pertama untuk pulau Kalimantan adalah provinsi Kalimantan Barat sebesar 3,64 persen dan terendah adalah provinsi Kalimantan Selatan yang minus 0,58 persen.
elalu mengalami peningkatan, pada tahun 2020 PDRB per kapita baik Kalimantan Tengah maupun nasional mengalami penurunan. PDRB per kapita Kalimantan Tengah mengalami penurunan sebesar 0,3 juta rupiah sedangkan PDRB per kapita nasional mengalami penurunan sebesar 2,2
pada tahun 2020 lebih fluktuatif daripada Inflasi provinsi Kalimantan Tengah lebih tinggi dari inflasi nasional ruari, Mei, Juni, Juli, dan November. Sedangkan bulan-bulan lainnya
menurut rilis terakhir yang merupakan kategori ode September 2019-2020 sebesar
sebesar 0,335. , pemerintah provinsi Kalimantan Tengah telah menetapkan
empat indikator makro ekonomi tersebut yaitu pertumbuhan ekonomi, laju inflasi, tingkat pengangguran dan angka kemiskinan tidak ada yang mencapai target. Indikator yang sangat jauh dengan target yang bernilai negatif dikarenakan adanya
Alokasi belanja Pemerintah Pusat
atau 4,65 persen dibanding tahun 2019, sedangkan alokasi belanja Transfer ke Daerah dan Dana Desa turun sebesar 7.04 persen dibanding tahun 2019
pendapatan pada tahun 2020 mencapai Rp4.851,80 miliar, berasal dari penerimaan pajak sebesar Rp4.483,63 miliar dan PNBP sebesar Rp368,17 miliar.
Dari sisi belanja, kinerja penyerapan tahun
meningkat 1,24 persen dibanding tahun 2019. Peningkatan penyerapan terjadi pada belanja Transfer ke Daerah dan Dana Desa sebesar 2.25 persen, sedangkan pada belanja Pemerintah Pusat tingkat penyerapan turun 1,54 persen.
Untuk total realisasi belanja pemerintah daerah di provinsi Kalimantan Tengah tahun 2020 adalah sebesar
yang sebesar Rp21.525,38 sebesar Rp19.409,19 turun
Total pagu pendapatan dan belanja Tengah tahun 2019 mengalami p
2020 ditarget sebesar Rp20.791,92 miliar yang sebesar Rp22.086,53
mengalami penurunan sebesar menjadi Rp22.875,00 miliar
Sampai saat ini secara umum Tengah maupun pemda di seluruh Indonesia
pemerintah pusat. Sumber pendapatan terbesar APBD Kalimantan Tengah masih diperoleh dari dana perimbangan.
pemerintah pusat ke seluruh pemda di provinsi Kalimantan Tengah di tahun 2020 sebesar Rp13.959,11 miliar atau sebesar 71,92
daerah tahun 2020.
Pendapatan Asli Daerah (PAD
Pajak Daerah dengan total realisasi sebesar dengan realisasi sebesar
Dipisahkan dengan realisasi sebesar dengan realisasi sebesar Rp832,06
Kalimantan Tengah relatif masih rendah jika dilihat dari perbandingan 14,26 persen dengan penyaluran dana
sebesar 71,92 persen dari total pendapatan daerah.
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN
Alokasi belanja Pemerintah Pusat tahun 2020 turun sebesar Rp303,36 miliar atau 4,65 persen dibanding tahun 2019, sedangkan alokasi belanja Transfer ke Daerah
turun sebesar 7.04 persen dibanding tahun 2019. Sedangkan
pendapatan pada tahun 2020 mencapai Rp4.851,80 miliar, berasal dari penerimaan pajak sebesar Rp4.483,63 miliar dan PNBP sebesar Rp368,17 miliar.
Dari sisi belanja, kinerja penyerapan tahun 2020 mencapai 97,67 persen, meningkat 1,24 persen dibanding tahun 2019. Peningkatan penyerapan terjadi pada belanja Transfer ke Daerah dan Dana Desa sebesar 2.25 persen, sedangkan pada belanja Pemerintah Pusat tingkat penyerapan turun 1,54 persen.
otal realisasi belanja pemerintah daerah di provinsi Kalimantan Tengah adalah sebesar Rp18.902,50 miliar, turun jika dibandingkan tahun
Rp21.525,38 miliar. Sedangkan realisasi pendapatan daerah run dibanding tahun 2019 yang sebesar Rp21.773,30
Total pagu pendapatan dan belanja (APBD) pemda lingkup provinsi Kalimantan tahun 2019 mengalami peningkatan dibanding tahun 2018. Pendapatan
20.791,92 miliar turun sebesar 5,86 persen dari tahun 2.086,53 miliar. Adapun untuk pagu belanja dan transfer juga
sebesar 4,42 persen dari Rp23.932,41 miliar miliar di tahun 2020.
ampai saat ini secara umum sebagian besar pemda baik di Kalimantan Tengah maupun pemda di seluruh Indonesia masih tergantung pada
Sumber pendapatan terbesar APBD Kalimantan Tengah masih diperoleh dari dana perimbangan. Total realisasi dana perimbangan yang ditransfer pemerintah pusat ke seluruh pemda di provinsi Kalimantan Tengah di tahun 2020 sebesar Rp13.959,11 miliar atau sebesar 71,92 persen dari total realisasi pendapatan
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalimantan Tengah tahun 2018
Pajak Daerah dengan total realisasi sebesar Rp1.651,46 miliar, Retribusi Daerah dengan realisasi sebesar Rp94,12 miliar, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dengan realisasi sebesar Rp189,35 miliar, dan Lain-lain PAD yang Sah
Rp832,06 miliar. Tingkat kemandirian pemerintah daerah relatif masih rendah jika dilihat dari perbandingan antara
persen dengan penyaluran dana perimbangan dari pemerintah pusat persen dari total pendapatan daerah.
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN 2019
turun sebesar Rp303,36 miliar atau 4,65 persen dibanding tahun 2019, sedangkan alokasi belanja Transfer ke Daerah Sedangkan realisasi pendapatan pada tahun 2020 mencapai Rp4.851,80 miliar, berasal dari penerimaan
2020 mencapai 97,67 persen, meningkat 1,24 persen dibanding tahun 2019. Peningkatan penyerapan terjadi pada belanja Transfer ke Daerah dan Dana Desa sebesar 2.25 persen, sedangkan pada
otal realisasi belanja pemerintah daerah di provinsi Kalimantan Tengah jika dibandingkan tahun 2019 miliar. Sedangkan realisasi pendapatan daerah tahun 2020
21.773,30 miliar. rovinsi Kalimantan Pendapatan tahun persen dari tahun 2019 dan transfer juga miliar di tahun 2019
baik di Kalimantan masih tergantung pada dana transfer Sumber pendapatan terbesar APBD Kalimantan Tengah masih l realisasi dana perimbangan yang ditransfer pemerintah pusat ke seluruh pemda di provinsi Kalimantan Tengah di tahun 2020 dari total realisasi pendapatan
) Kalimantan Tengah tahun 2018 terdiri dari , Retribusi Daerah , Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang lain PAD yang Sah . Tingkat kemandirian pemerintah daerah di antara PAD yang intah pusat yang
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN
Pendapatan konsolidasian tahun 2020 sebesar Rp7.601,29 miliar, turun persen dari tahun 2019 yang sebesar
oleh turunnya penerimaan pajak k 10,46 persen dibanding tahun sebelumnya.
Belanja konsolidasi juga mengalami penurunan 10,82 persen atau sebesar Rp3.003,21 miliar yaitu dari Rp27.752,38 miliar menjadi Rp24.749,07 miliar. Belanja konsolidasi ini dikontribusikan melalui belanja pemerintah pusat sebesar Rp5.846,57 miliar dan belanja daerah Rp18.902,50 miliar. Adapun defisit belanja konsolidasian mengalami penurunan sebesar 6,25 persen dari Rp18.290,38 miliar di tahun 2019 menjadi Rp17.147,78 miliar di tahun
Berdasarkan data BPS Kalimantan Tengah (2020), pada triwulan IV Y), sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan tumbuh sebesar
Meskipun terjadi penurunan pertumbuhan, sektor ini merupakan sektor pembentuk PDRB terbesar di Kalimantan Tengah yaitu 21,80 persen dari PDRB Kalimantan Tengah. Sehingga dapat dikatakan bahwa sektor tersebut masih merupakan unggulan di Kalimantan Tengah.
Pada tahun anggaran 2020, Kementerian Pertahanan mendapat tugas Presiden untuk membangun lumbung pangan berskala luas (
desa Tewai Baru, Kecamatan
Dengan area tanam pada awal tahun 2021 seluas 637 Ha hektar pada tahun 2025. Program
masyarakat sekitar karena masyarakat
pendukung maupun menyiapkan sarana dan material pendukung yang dibutuhkan. Dalam pembangunan infrastruktur dan telekomunikasi di provinsi Kalimantan Tengah, pemerintah pusat agar dapat melibatkan peran serta perusahaan operator seluler untuk membangun dan mengembangkan BTS di daerah. Disamping itu pemerintah agar mengalokasikan dana APBN untuk pembangunan sarana telekomunikasi. Sementara pemerintah daerah diharapkan dapat membuat kebijakan yang menyederhanakan perizinan pembangunan
sarana dan prasarana seperti jalan dan jembatan yang menghubungkan desa atau kabupaten.
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN 2019
konsolidasian tahun 2020 sebesar Rp7.601,29 miliar, turun yang sebesar Rp9.461,99 miliar. Penurunan
penerimaan pajak konsolidasian sebesar Rp716,41 miliar dibanding tahun sebelumnya.
Belanja konsolidasi juga mengalami penurunan 10,82 persen atau sebesar Rp3.003,21 miliar yaitu dari Rp27.752,38 miliar menjadi Rp24.749,07 miliar. Belanja konsolidasi ini dikontribusikan melalui belanja pemerintah pusat sebesar Rp5.846,57 a daerah Rp18.902,50 miliar. Adapun defisit belanja konsolidasian mengalami penurunan sebesar 6,25 persen dari Rp18.290,38 miliar di tahun 2019 menjadi Rp17.147,78 miliar di tahun 2020.
Berdasarkan data BPS Kalimantan Tengah (2020), pada triwulan IV sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan tumbuh sebesar
Meskipun terjadi penurunan pertumbuhan, sektor ini merupakan sektor pembentuk PDRB terbesar di Kalimantan Tengah yaitu 21,80 persen dari PDRB Kalimantan t dikatakan bahwa sektor tersebut masih merupakan unggulan
Pada tahun anggaran 2020, Kementerian Pertahanan mendapat tugas Presiden untuk membangun lumbung pangan berskala luas (food estate
Tewai Baru, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Dengan area tanam pada awal tahun 2021 seluas 637 Ha dan mencapai 1,4 juta Program ini mendapat dukungan dan tanggapan positif dari karena masyarakat banyak dilibatkan baik sebagai tenaga pendukung maupun menyiapkan sarana dan material pendukung yang dibutuhkan.
Dalam pembangunan infrastruktur dan telekomunikasi di provinsi Kalimantan Tengah, pemerintah pusat agar dapat melibatkan peran serta perusahaan operator uler untuk membangun dan mengembangkan BTS di daerah. Disamping itu pemerintah agar mengalokasikan dana APBN untuk pembangunan sarana telekomunikasi. Sementara pemerintah daerah diharapkan dapat membuat kebijakan yang menyederhanakan perizinan pembangunan BTS di daerahnya serta menyiapkan sarana dan prasarana seperti jalan dan jembatan yang menghubungkan desa atau konsolidasian tahun 2020 sebesar Rp7.601,29 miliar, turun 19,66 Penurunan ini dipengaruhi miliar atau turun
Belanja konsolidasi juga mengalami penurunan 10,82 persen atau sebesar Rp3.003,21 miliar yaitu dari Rp27.752,38 miliar menjadi Rp24.749,07 miliar. Belanja konsolidasi ini dikontribusikan melalui belanja pemerintah pusat sebesar Rp5.846,57 a daerah Rp18.902,50 miliar. Adapun defisit belanja konsolidasian mengalami penurunan sebesar 6,25 persen dari Rp18.290,38 miliar di tahun 2019
Berdasarkan data BPS Kalimantan Tengah (2020), pada triwulan IV-2020 (Y-on sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan tumbuh sebesar -2,78 persen. Meskipun terjadi penurunan pertumbuhan, sektor ini merupakan sektor pembentuk PDRB terbesar di Kalimantan Tengah yaitu 21,80 persen dari PDRB Kalimantan t dikatakan bahwa sektor tersebut masih merupakan unggulan
Pada tahun anggaran 2020, Kementerian Pertahanan mendapat tugas dari food estate) singkong di Sepang, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. mencapai 1,4 juta mendapat dukungan dan tanggapan positif dari tkan baik sebagai tenaga pendukung maupun menyiapkan sarana dan material pendukung yang dibutuhkan.
Dalam pembangunan infrastruktur dan telekomunikasi di provinsi Kalimantan Tengah, pemerintah pusat agar dapat melibatkan peran serta perusahaan operator uler untuk membangun dan mengembangkan BTS di daerah. Disamping itu pemerintah agar mengalokasikan dana APBN untuk pembangunan sarana telekomunikasi. Sementara pemerintah daerah diharapkan dapat membuat kebijakan BTS di daerahnya serta menyiapkan sarana dan prasarana seperti jalan dan jembatan yang menghubungkan desa atau
Bab
SASARAN PEMBANGUNAN DAN
TANTANGAN DAERAH
dengan warna dasar Merah dan di tengah
Bab I
SASARAN PEMBANGUNAN DAN
TANTANGAN DAERAH
LAMBANG PROV. KALTENG Berbentuk Talawang (Perisai) segi lima dengan warna dasar Merah dan di tengah
berwarna hijau dan terdapat tulisan ISN MULANG (pantang mundur)
SASARAN PEMBANGUNAN DAN
TANTANGAN DAERAH
Talawang (Perisai) segi lima dengan warna dasar Merah dan di tengah
berwarna hijau dan terdapat tulisan ISN
KAJIAN FISKAL REGIONAL TAHUN 2020
BAB I
SASARAN PEMBANGUNAN DAN TANTANGAN DAERAH
1.1. PENDAHULUAN
Penyelenggaraan pemerintahan baik di tingkat pusat maupun di daerah mempunyai tujuan untuk mewujudkan keselarasan antara pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang adil dan merata. Untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang baik tersebut, harus disertai dengan unsur pendanaan yang berasal dari penghimpunan pendapatan dan pengalokasian anggaran belanja baik pada APBN maupun APBD. Pada level implementasi kebijakan fiskal di daerah, diperlukan sinergi dan harmonisasi kebijakan serta pengelolaan keuangan pusat dan daerah agar tujuan dan sasaran pembangunan dapat tercapai secara efektif dan efisien. Kebijakan fiskal yang efektif dapat dibuktikan dengan perbaikan-perbaikan indikator makro ekonomi dan indikator-indikator kesejahteraan. Dalam merumuskan kebijakan fiskal, perlu terlebih dahulu memetakan tantangan-tantangan yang dihadapi daerah sehingga kebijakan yang diambil nantinya dapat langsung menjawab tantangan-tantangan tersebut secara efektif.
1.2. TUJUAN DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH
1.2.1. Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah DaerahBerdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Provinsi Kalimantan Tengah memiliki tujuan dan sasaran pembangunan daerah untuk menunjukkan tingkat prioritas tertinggi dalam perencanaan pembangunan yang selanjutnya akan menjadi dasar penyusunan arsitektur kinerja pembangunan daerah. Tujuan ini ditetapkan dengan mengacu kepada pernyataan visi dan misi serta dengan memerhatikan permasalahan dan isu-isu strategis di Provinsi Kalimantan Tengah.
Arah tujuan pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2016-2021 dapat diuraikan sebagai berikut:
1. Meningkatkan Kesesuaian Tata Ruang Wilayah Yang Berkualitas
Sasaran pembangunan yang harus dicapai pada tujuan ini adalah terwujudnya perencanaan tata ruang yang akomodif dan konsisten, dengan indikator persentase kesesuaian rencana tata ruang wilayah terhadap kebutuhan ruang.