• Tidak ada hasil yang ditemukan

9

BAB II

PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

A. VISI DAN MISI

1. Visi

Visi merupakan suatu gambaran yang menantang tentang masa depan berisikan cita-cita yang ingin diwujudkan oleh Poltekkes Kemenkes Makassar, yaitu Pusat pendidikan tenaga kesehatan unggulan yang mandiri, berdaya saing tinggi, dan berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas serta berakhlak mulia“. Visi tersebut telah mendapat persetujuan dari anggota senat karena pada akhirnya visi tersbut akan menjiwai seluruh kegiatan yang dilakukan di lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar.

2. Misi

Misi Poltekkes Makassar ketika menjadi Badan Layanan Umum adalah :

a. Menghasilkan lulusan yang unggul, kompetitif dan berakhlak mulia melalui peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan

b. Meningkatkan pengelolaan sumber daya dengan menerapkan IPTEK sehingga menghasilkan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat

c. Meningkatkan hubungan kemitraan di bidang kesehatan untuk pengembangan Institusi

B. TUJUAN DAN SASARAN

Bertolak dari pernyataan visi dan misi, maka tujuan strategis yang hendak diwujudkan oleh Poltekkes Kemenkes Makassar dalam periode 2009 – 2013 adalah sebagai berikut : 1. Tujuan

a. Peningkatan kualitas lulusan yang profesional dan berakhlak mulia b. Peningkatan penjaminan mutu pendidikan

c. Peningkatan kualitas, profesionalisme dan produktivitas tenaga Dosen / Pendidik dan Kependidikan

10

d. Peningkatan penerapan IPTEK, sistem informasi manajemen dan akuntabilitas pengelolaan sumber daya secara tepat sasaran (efisien), berhasil dan berdaya guna (efektif).

e. Peningkatan kerja sama kemitraan dengan institusi terkait di bidang kesehatan 2. Sasaran

Sasaran yang ingin dicapai ditentukan berdasarkan tujuan yang telah ditetapkan seperti yang terlihat pada tabel berikut :

Tabel 2.1

Tujuan dan Sasaran-Sasarannya

TUJUAN SASARAN

Pertama :

Peningkatkan kualitas lulusan yang profesional dan berakhlak

mulia

1. Meningkatkan penerimaan mahasiswa baru 2. Meningkatkan produktivitas lulusan

3. Meningkatkan kualitas lulusan

4. Meningkatkan review kurikulum bersama stakeholder

Kedua :

Peningkatkan penjaminan mutu pendidikan

1. Meningkatkan pelaksanaan penjaminan mutu 2. Meningkatkan penilaian akreditasi

Kementerian Kesehatan

3. Implementasi penilaian akreditasi BAN PT Ketiga :

Peningkatkan kualitas, profesionalisme dan produktivitas

Sumber Daya Manusia

1. Meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM sesuai kebutuhan

2. Meningkatkan jumlah penelitian terapan 3. Meningkatkan kegiatan ilmiah dan publikasi 4. Meningkatkan Jumlah buku bahan ajar

5. Meningkatkan jumlah pengabdian pada masyarakat

Keempat :

Peningkatkan Penerapan IPTEK, sistem informasi manajemen dan akuntabilitas pengelolaan sarana

dan prasarana secara tepat sasaran (efisiensi), berhasil dan

berdaya guna (efektif)

1. Meningkatkan layanan pendidikan

2. Meningkatkan jumlah aset gedung / ruang pembelajaran

3. Meningkatkan ketersediaan media pembelajaran / audio visual

4. Meningkatkan sumber daya keuangan Kelima :

Peningkatkan kerja sama kemitraan dengan institusi terkait

di bidang kesehatan

1. Meningkatkan pertumbuhan kemitraan

2. Meningkatkan penyerapan lulusan di pangsa pasar

C. INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) SESUAI RENSTRA 2009-2013

Berdasarkan hasil kesepakatan dari Tim Penyusun LAKIP Poltekkes, maka telah disetujui 6 indikator utama (IKU) yang dijadikan acuan dalam penilaian LAKIP di lingkungan

11

Poltekkes. Sesuai dengan RENSTRA Poltekkes Makassar tahun 2009-2013, maka target yang harus dicapai adalah sebagai berikut :

Tabel 2.2

Indikator Kinerja Utama dan Target Pencapaian

INDIKATOR KINERJA UTAMA SATUAN TARGET

2009 2010 2011 2012 2013 Meningkatnya prosentase lulusan

tepat waktu

Persen 67 70 75 80 85

Meningkatnya prosentase lulusan dengan IPK ≥ 2,75

Persen 91,2 92,7 93,4 94,2 95,1

Meningkatnya jumlah penelitian Judul 22 27 30 33 35 Meningkatnya jumlah publikasi

karya ilmiah

Buah 70 75 78 80 82

Bertambahnya jumlah kegiatan pengabdian masyarakat

Kegiatan 1,2 1,23 1,2 1,29 1,32

Prosentase penyerapan lulusan di pasar kerja

Persen 65 70 75 80 85

Beberapa acuan pengisiann IKU Poltekkes antara lain :

1. Tingkat penyerapan lulusan di pasar kerja, yaitu prosentase lulusan yang memperoleh pekerjaan dengan masa tunggu kurang dari 6 bulan dihitung dari kegiatan wisuda.

Cara Menghitung : Jumlah lulusan yang memperolehpekerjaan < 6 bulan / jumlah lulusan pada tahun yang sama

2. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yaitu jenis kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan per tahun

Cara Menghitung : Jumlah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dalam 1 tahun

3. Jumlah lulusan tepat waktu, Prosentase lulusan tepat waktu, yaitu persentase penyelesaian masa studi sesuai dengan program

12

Cara Menghitung : Jumlah mahasiswa yang lulus sesuai program / jumlah mahasiswa yang masuk pada tahun yang sama

4. Jumlah lulusan dengan IPK ≥ 2,75, yaitu lulusan dengan mendapatkan IPK ≥ 2,75 Cara Menghitung : Jumlah lulusan dengan IPK ≥ 2,75 / jumlah lulusan pada tahun yang sama

5. Melakukan kegiatan penelitian, yaitu jumlah penelitian yang dilakukan oleh dosen dalam 1 tahun.

Cara Menghitung : Jumlah kegiatan penelitian yang dilakukan oleh dosen dalam 1 tahun

6. Publikasi karya ilmiah, prosentase karya ilmiah yang dipublikasikan dalam journal (terakreditasi) per tahun.

Cara Menghitung : Jumlah karya ilmiah yang dipublikasikan dalam journal, seminar, bulletin dan buku ajar/jumlah karya ilmiah pertahun.

D. RENCANA STRATEGIS POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN

MAKASSAR 2009-2013

1. Tujuan Pertama : Peningkatan kualitas lulusan yang profesional dan berakhlak mulia a. Sasaran I : Meningkatkan penerimaan mahasiswa mahasiswa baru

Tabel 2.3

Indikator dan Rencana Tingkat Capaian Tujuan I Sasaran I Indikator Rencana Tingkat Pencapaian

2009 2010 2011 2012 2013 Meningkatnya jumlah pendaftar Sipenmaru 4207 4300 4400 4700 5000 Meningkatnya jumlah mahasiswa baru 813 3300 3400 3500 3600 Meningkatnya sistem Sipenmaru 2 2 3 3 4

13

b. Sasaran II : Meningkatkan produktivitas lulusan

Tabel 2.4

Indikator dan Rencana Tingkat Capaian Tujuan I Sasaran II Indikator Rencana Tingkat Pencapaian

2009 2010 2011 2012 2013 Produktivitas lulusan (lulus

tepat waktu)

96,34 96,84 97,34 97,84 98,34 Tersusunnya Kurikulum

Berbasis Kompetensi

0 2 2 2 2

c. Sasaran III : Meningkatkan kualitas lulusan Tabel 2.5

Indikator dan Rencana Tingkat Capaian Tujuan I Sasaran III Indikator Rencana Tingkat Pencapaian

2009 2010 2011 2012 2013 Prosentase Mahasiswa IPK ≥

2,75

91,2 92,7 93,4 94,2 95,1

d. Sasaran IV : Meningkatkan review kurikulum dengan stakeholder Tabel 2.6

Indikator dan Rencana Tingkat Capaian Tujuan I Sasaran IV Indikator Rencana Tingkat Pencapaian

2009 2010 2011 2012 2013 Meningkatnya kegiatan review

kurikulum bersama

stakeholder

1 2 2 2 1

2. Tujuan Kedua : Peningkatan penjaminan mutu pendidikan

a. Sasaran I : Meningkatkan pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tabel 2.7

Indikator dan Rencana Tingkat Capaian Tujuan II Sasaran I Indikator Rencana Tingkat Pencapaian

2009 2010 2011 2012 2013 Tersusunnya Dokumen hasil

Review Sistem Penjaminan Mutu

14

b. Sasaran II : Meningkatkan penilaian akreditasi Kementerian Kesehatan

Tabel 2.8

Indikator dan Rencana Tingkat Capaian Tujuan II Sasaran II Indikator Rencana Tingkat Pencapaian

2009 2010 2011 2012 2013 Seluruh Jurusan terakreditasi

A

- 8 - - -

c. Sasaran III : Implementasi penilaian Akreditasi BAN-PT Tabel 2.9

Indikator dan Rencana Tingkat Capaian Tujuan II Sasaran III Indikator Rencana Tingkat Pencapaian

2009 2010 2011 2012 2013 Seluruh jurusan terakreditasi

BAN-PT

- - 8 - -

3. Tujuan Ketiga : Peningkatan kualitas dan kuantitas, profesionalisme dan produktivitas Sumber Daya Manusia

a. Sasaran I : Meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM Tabel 2.10

Indikator dan Rencana Tingkat Capaian Tujuan III Sasaran I Indikator Rencana Tingkat Pencapaian

2009 2010 2011 2012 2013 Bertambahnya jumlah SDM 25 31 31 31 31 Prosentase Dosen / Pendidik

yang tersertifikasi

29 50 50 50 50

Pengembangan pendidikan lanjut bagi SDM (Orang)

25 41 42 46 47

Pelatihan bagi SDM (orang) 172 204 214 225 232 b. Sasaran II : Meningkatkan jumlah penelitian terapan

Tabel 2.11

Indikator dan Rencana Tingkat Capaian Tujuan III Sasaran II Indikator Rencana Tingkat Pencapaian

2009 2010 2011 2012 2013 Meningkatnya jumlah

penelitian

22 27 30 33 35

Pelatihan tentang penelititian (orang)

15

c. Sasaran III : Meningkatkan kegiatan ilmiah dan publikasi

Tabel 2.12

Indikator dan Rencana Tingkat Capaian Tujuan III Sasaran III Indikator Rencana Tingkat Pencapaian

2009 2010 2011 2012 2013 Bertambahnya jumlah

kegiatan ilmiah dan publikasi

70 75 78 80 82

Bertambahnya jumlah media jurnal ilmiah

1 2 2 0 0

d. Sasaran IV : Meningkatkan jumlah buku bahan ajar Tabel 2.13

Indikator dan Rencana Tingkat Capaian Tujuan III Sasaran IV Indikator Rencana Tingkat Pencapaian

2009 2010 2011 2012 2013 Meningkatnya jumlah

penyusunan buku bahan ajar

45 27 27 45 27

e. Sasaran V : Meningkatkan Jumlah Pengabdian Masyarakat Tabel 2.14

Indikator dan Rencana Tingkat Capaian Tujuan III Sasaran V Indikator Rencana Tingkat Pencapaian

2009 2010 2011 2012 2013 Bertambahnya jumlah kegiatan pengabdian masyarakat 1,20 1,23 1,26 1,29 1,32

4. Tujuan Keempat : Peningkatan penerapan IPTEK, sistem informasi manajemen dan akuntabilitas pengelolaan sarana dan prasarana secara tepat sasaran (efisiensi), berhasil dan berdaya guna (efektif)

a. Sasaran I : Meningkatkan layanan pendidikan Tabel 2.15

Indikator dan Rencana Tingkat Capaian Tujuan IV Sasaran I Indikator Rencana Tingkat Pencapaian

2009 2010 2011 2012 2013 Pertumbuhan rata-rata jumlah

jam melaksanakan PBM 1,03 1,05 1,08 1,10 1,12 Pertumbuhan Pemanfaatan perpusta kaan 1,03 1,04 1,05 1,06 1,07 Pertumbuhan Pemanfaatan laboratori um 1,19 1,20 1,21 1,22 1,23 Meningkatnya jumlah penerima beasiswa mahasiswa 10 12 14 16 18

16

b. Sasaran II : Meningkatkan jumlah aset gedung/ruang pembelajaran

Tabel 2.16

Indikator dan Rencana Tingkat Capaian Tujuan IV Sasaran II Indikator Rencana Tingkat Pencapaian

2009 2010 2011 2012 2013 Meningkatnya jumlah aset

gedung / ruang pembelajaran

1 1 1 1 2

c. Sasaran III : Meningkatkan ketersediaan media pembelajaran / Audio Visual Tabel 2.17

Indikator dan Rencana Tingkat Capaian Tujuan IV Sasaran III Indikator Rencana Tingkat Pencapaian

2009 2010 2011 2012 2013 Bertambahnya jumlah media

pembelajaran berupa LCD dan Laptop

5 5 5 5 5

d. Sasaran IV : Meningkatkan sumber daya keuangan Tabel 2.18

Indikator dan Rencana Tingkat Capaian Tujuan IV Sasaran IV Indikator Rencana Tingkat Pencapaian

2009 2010 2011 2012 2013 Meningkatnya penyerapan

realisasi keuangan

92 93 94 95 96

5. Tujuan V : Peningkatan kerja sama kemitraan dengan institusi terkait di bidang kesehatan.

a. Sasaran I : Meningkatkan pertumbuhan kemitraan Tabel 2.19

Indikator dan Rencana Tingkat Capaian Tujuan V Sasaran I Indikator Rencana Tingkat Pencapaian

2009 2010 2011 2012 2013 Meningkatnya Pertumbuhan

kemitraan

1,20 1,23 1,26 1,29 1,32

b. Sasaran II : Meningkatkan penyerapan lulusan di pangsa pasar Tabel 2.20

Indikator dan Rencana Tingkat Capaian Tujuan V Sasaran II Indikator Rencana Tingkat Pencapaian

2009 2010 2011 2012 2013 Prosentase daya serap lulusan

di masyarakat

17

E. RENCANA KINERJA POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN

MAKASSAR TAHUN 2012

Rencana Kinerja Tahun 2012 diharapkan selalu mengacu pada RKP tahun 2012 yang merupakan rencana operasional dari RPJMN. Selanjutnya dalam rencana kinerja ini berisikan target kinerja yang harus dicapai dalam tahun 2012. Target kinerja merepresentasikan nilai kuantitatif yang diletakkan pada setiap indikator kinerja.

Secara ringkas, gambaran keterkaitan tujuan, sasaran strategis, indikator kinerja dan target Poltekkes Kemenkes Makassar Tahun 2012 adalah sebagai berikut :

Tabel 2.21

Keterkaitan Tujuan, Sasaran Strategis, Indikator Kinerja dan Target Poltekkes Kemenkes Makassar Tahun 2012

Tujuan I : Peningkatan kualitas lulusan yang profesional dan berakhlak mulia

No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

1 Peningkatan jumlah penerimaan mahasiswa baru

1. Meningkatnya jumlah pendaftar sipenmaru

2. Meningkatnya jumlah mahasiswa baru

3. Peningkatan sistem sipenmaru

1. 4700 orang

2. 3500 orang

3. 3 sistem

2 Peningkatan

produktivitas lulusan

1. Meningkatnya prosentase lulusan tepat waktu

2. Tersusunnya kurikulum berbasis kompetensi 1. 97,84 % 2. 2 dokumen 3 Peningkatan kualitas lulusan 1. Meningkatnya prosentase mahasiswa IPK ≥ 2,75 1. 94,2 % 4 Peningkatan review kurikulum bersama stakeholder

1. Meningkatnya kegiatan review kurikulum dengan stakeholder

18

Tujuan II : Peningkatan Penjaminan Mutu Pendidikan

No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

1 Peningkatan Pelaksanaan

Penjaminan Mutu Pendidikan

1. Tersusunnya dokumen hasil review sistem penjaminan mutu

1. -

2. Peningkatan Penilaian Akreditasi Kemenkes

1. Seluruh jurusan terakreditasi A 1. -

3. Implementasi Penilaian akreditasi BAN PT

1. Seluruh jurusan terakreditasi BAN PT 1. -

Tujuan III : Peningkatan Kualitas, Profesionalisme dan Produktivitas Sumber Daya Manusia

No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

1 Peningkatan kualitas dan kuantitas SDM

1. Meningkatnya jumlah SDM

2. Meningkatnya prosentase dosen/pendidik yang tersertifikasi 3. Pengembangan pendidikan lanjut

bagi SDM tenaga pendidik dan kependidikan

4. Meningkatnya pelatihan bagi SDM tenaga pendidik dan kependidikan

1. 31 orang 2. 50 % 3. 46 orang 4. 225 orang 2 Peningkatan jumlah penelitian terapan

1. Meningkatnya jumlah penelitian 2. Meningkatnya jumlah pelatihan

tentang penelitian

1. 33 judul 2. 80 orang

3 Peningkatan kegiatan ilmiah dan publikasi

1. Bertambahnya jumlah media jurnal ilmiah

2. Bertambahnya jumlah penyusunan buku bahan ajar

1. 0

19

4. Peningkatan jumlah

pengabdian kepada Masyarakat

1. Bertambahnya jumlah kegiatan pengabdian Masyarakat

1. 1,29

Tujuan IV : Peningkatan Penerapan IPTEK, sistem informasi manajemen dan akuntabilitas pengelolaan sarana dan prasarana secara tepat sasaran (efisiens), berhasil dan berdaya guna (efektif)

No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

1 Peningkatan layanan pendidikan

1. Pertumbuhan rata-rata jumlah jam melaksanakan PBM

2. Pertumbuhan pemanfaatan perpustakaan

3. Pertumbuhan pemanfaatan laboratorium 4. Meningkatnya jumlah penerima

beasiswa

1. 1,10

2. 1,06

3. 1,22 4. 16 orang

2 Peningkatan jumlah aset gedung dan ruang pembelajara

1. Meningkatnya jumlah aset gedung dan ruang pembelajaran

1. 1 gedung

3 Peningkatan ketersedian media pembelajaran/ audiovisual

1. Bertambahnya jumlah media pembelajaran berupa LCD dan Laptop

1. 5 unit

4 Peningkatan sumber daya keuangan

1. Meningkatnya penyerapan realisasi keuangan

1. 95 %

Tujuan V : Peningkatan kerja sama kemitraan dengan institusi terkait di bidang kesehatan

No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

1 Peningkatan

pertumbuhan kemitraan

1. Meningkatnya pertumbuhan Kemitraan 1. 1,29

2 Peningkatan

penyerapan lulusan dipangsa pasar

1. Prosentase daya serap lulusan di masyarakat

20

BAB III

AKUNTABILITAS KINERJA

A. HASIL PENGUKURAN KINERJA BERDASARKAN INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU)

Pengukuran capaian kinerja Poltekkes Kemenkes Makassar tahun 2012 dilakukan dengan cara membandingkan antara target dengan realisasi masing-masing indikator kinerja sesuai dengan Rencana Strategis Bisnis Poltekkes Kemenkes Makassar 2009 – 2013 serta melakukan perbandingan realisasi dan capaian kinerja dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun sebagai bahan utama dalam penyusunan Lakip di tingkat Eselon I, diperlukan hasil pengukuran kinerja berdasarkan Indikator Kinerja Utama (IKU) yang telah disepakati di tiap Poltekkes. Capaian kinerja berdasarkan Indikator Kinerja Utama terlihat dalam tabel berikut :

Tabel 3.1

Pengukuran Indikator Kinerja Tahun 2012

Indikator Kinerja Utama Satuan Target Realisasi % Capaian Meningkatnya prosentase lulusan tepat

waktu

Persen

97,84 92 94,03

Meningkatnya prosentase lulusan dengan IPK ≥ 2,75

Persen

94,2 100 106,16

Meningkatnya jumlah penelitian Judul 33 49 148,48 Meningkatnya jumlah publikasi karya

ilmiah

Buah

80 225 281,25

Bertambahnya jumlah kegiatan pengabdian masyarakat

Kegiatan 1,29 1,08 83,72 Prosentase penyerapan lulusan di

pasar kerja

Persen

80 23,52 29,4

Berdasarkan hasil capaian IKU 2012 terdapat 3 indikator utama yang belum mencapai target secara optimal. Hal ini terkait berbagai faktor yang sangat mempengaruhi. Salah satunya adalah penetapan target yang terlalu tinggi sehingga ke depan perlu dipertimbangkan untuk di review ulang sesuai dengan fakta dan kenyataan di lapangan serta perlu dicarikan solusi untuk penetapan target yang lebih rasional sehingga benar-benar sesuai dengan kondisi yang ada.

21

Adapun 3 indikator utama yang belum mencapai target secara optimal antara lain:

1. Prosentase lulusan tepat waktu

Hal ini dipegaruhi beberapa factor antara lain adanya cuti akademik dengan alasan tertentu sehingga dapat dipastikan yang bersangkutan tidak dapat menyelesaikan pendidikan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Selain itu juga terdapat minat mahasiswa terhadap Jurusan yang telah dipilih tidak sesuai dengan apa yang mereka inginkan sehingga meskipun mereka sudah dinyatakan lulus dan sudah menyelesaikan proses administrasi namun pada akhirnya mereka akan tereliminasi sendiri karena tidak bisa mengikuti perkuliahan sesuai dengan minat yang mereka kehendaki. Ke depan perlu kiranya dianalisas lebih mendalam lagi berbagai factor yang bisa mempengaruhi prosentase lulusan tepat waktu dengan memberikan alternative selain cuti akademik dan mengadakan skrening terhadap minat mahasiswa yang masuk ke Poltekkes Makassar.

2. Jumlah kegiatan pengabdian masyarakat

Pada hakekatnya kegiatan pengabdian masyarakat telah dilakukan oleh civitas akademika Poltekkes Kemenkes

Makassar, tetapi dengan adanya kegiatan yang tidak dilaporkan ke UP2M menyebabkan jumlah kegiatan pengabdian masyarakat tidak mencapai target yang telah ditetapkan. Solusinya adalah perlu himbauan kepada jurusan dan bagian terkait lainnya untuk memberikan informasi kegiatan pengabdian masyarakat melalui surat tembusan kepada bagian UP2M.

22

3. Penyerapan lulusan di pasar kerja

Terdapat berbagai tantangan untuk melakukan pelacakan lulusan karena selama ini setelah mahasiswa menyelesaikan administrasi kelulusannya, mereka terpencar ke berbagai daerah dan tidak

melaporkan dimana mereka bekerja. Berbagai upaya telah dilakukan antara lain pengisian lembar data base alumni yang disediakan pada saat legalisir ijazah, data dari Jurusan, ikatan alumni, jejaring sosial, maupun upaya lainnya.

B. HASIL PENGUKURAN KINERJA BERDASARKAN RENSTRA 2009-2013

Pengukuran capaian kinerja tahun 2012 di tinjau pada empat aspek yaitu : aspek layanan, aspek Sumber Daya Manusia, aspek keuangan serta aspek sarana dan prasarana.

1. KINERJA LAYANAN a. Pembelajaran

1) Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru)

Jurusan yang paling diminati pada Sipenmaru tahun 2012 adalah Jurusan Kebidanan dengan jumlah pendaftar yang paling tinggi sebesar 1242 orang. Urutan kedua adalah Jurusan Analis Kesehatan dengan jumlah pendaftar 826 orang. Rekapitulasi Penerimaan Mahasiswa Baru secara keseluruhan terlihat dalam tabel berikut. Secara keseluruhan jumlah pendaftar tahun 2012 sebanyak 5114 orang dan yang diterima sebanyak 1509 orang.

23

Tabel 3.2

Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2012

Tabel 3.3

Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2011 dan 2012

No Tahun

Target Realisasi % Capaian

Jumlah Pendaftar Jumlah yang Diterima/Maba Jumlah Pendaftar Jumlah yang Diterima/Maba Jumlah Pendaftar Jumlah yang Diterima/Maba 1 2012 4700 3500 5114 1509 108,81 43 % 2 2011 4400 3400 5319 1559 120.88 % 45.85 %

Secara umum tahun 2012 realisasi target melebihi target yang telah ditetapkan namun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya tampak terjadi penurunan sebesar 12,1 %. Kondisi ini sebenarnya tidak terjadi karena jika dilihat jumlah peminatan melalui system on line mencapai 8177 orang sehingga perlu dicarikan solusi agar jumlah tersebut juga meningkatkan jumlah yang mendaftar. Sedangkan dari sisi jumlah mahasiswa baru target belum tercapai karena terkait dengan perubahan kebijakan dan regulasi yang begitu cepat sehingga berpengaruh pada jumlah pelaksanaan progsus di Poltekkes Kemenkes Makassar.

No Jurusan / Prodi

Reguler (D3) Non Reguler

D3 D4 Pendaftar Yang Diterima Pendaftar Yang Diterima Pendaftar Yang Diterima 1 Keperawatan Makassar 622 187 0 0 79 79 2 Keperawatan Pare2 181 100 0 0 0 0 3 Analis Kesehatan 826 99 0 0 149 149 4 Kebidanan 1242 101 0 0 122 112 5 Farmasi 648 82 65 50 0 0 6 Keperawatan Gigi 536 104 0 0 99 96 7 Gizi 170 90 0 0 30 30 8 Fisioterapi 176 93 0 0 23 23 9 Kesehatan Lingkungan 121 89 0 0 25 25 Jumlah 4522 945 65 50 527 514

24

Grafik 3.1

Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2011 – 2012

2) Sistem Sipenmaru

Terjadi peningkatan pencapaian target pada tahun 2012, yaitu

a) Sistem pendaftaran Sipenmaru sudah menggunakan sistem online;

b) Sistem penggandaan soal ujian sipenmaru pada tahun 2012 menggunakan mesin penggandaan yang berkapasitas besar;

c) Sistem pemeriksaan hasil ujian tulis Sipenmaru pada tahun 2012 tidak lagi manual tetapi sudah menggunakan mesin komputerisasi.

Tabel 3.4

Sistem Sipenmaru Tahun 2011 – 2012

No Tahun Peningkatan Sistem Sipenmaru

Target Realisasi % Capaian

1 2012 3 3 100%

2 2011 3 2 66,67

b. Produktivitas Kelulusan

Produktivitas kelulusan dilihat dari prosentase jumlah mahasiswa yang lulus terhadap jumlah mahasiswa yang masuk pada angkatan yang sama. Berdasarkan hasil perhitungan, Poltekkes Kemenkes Makassar memiliki produktivitas kelulusan 92 %. Ini berarti bahwa hampir seluruh mahasiswa yang lulus pada tahun 2012 adalah lulus tepat waktu.

25

Tabel 3.5

Prosentase Lulusan Tepat Waktu Tahun 2012

NO JURUSAN JUMLAH PESERTA DIDIK JMLH JUMLAH LULUSAN TEPAT WAKTU JMLH % D III D IV NON REG D III D IV NON REG 1 Keperawatan Makassar 120 24 30 174 107 24 30 161 93% 2 Keperawatan Pare2 60 0 0 60 58 0 0 58 97% 3 Analis Kesehatan 60 38 46 144 56 29 46 131 91% 4 Keperawatan Gigi 60 91 0 151 50 90 0 140 93% 5 Kes. Lingkungan 75 0 0 75 60 0 0 60 80% 6 Kebidanan 51 42 0 93 49 41 0 90 97% 7 Farmasi 51 0 68 119 47 0 68 115 97% 8 Gizi 53 29 0 82 44 29 0 73 89% 9 Fisioterapi 47 24 0 71 38 25 0 63 89% JUMLAH 577 248 144 969 509 238 144 891 92% Tabel 3.6

Pengukuran Kinerja Lulusan Tepat Waktu Tahun 2012

Indikator Kinerja Utama Satuan Target Realisasi % Capaian Meningkatnya prosentase lulusan

tepat waktu % 97,84 92% 94,03%

Tabel 3.7

Indikator Penunjang Kinerja Lulusan Tepat Waktu Tahun 2012

Indikator Kinerja Satuan Target Realisasi % Capaian Meningkatnya kegiatan review

kurikulum dengan stakeholder Dokumen 2 5 250

Meningkatnya jumlah penerima

beasiswa Orang 16 81 506,25

Tabel 3.8

Prosentase Lulusan Tepat Waktu Tahun 2010 – 2012 No Tahun Prosentase Lulusan Tepat Waktu

Target Realisasi % Capaian

1 2012 97,84 92% 94,03%

2 2011 97,34 94,64 97,22

Capaian kinerja lulusan tepat waktu sulit untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Hal ini dipegaruhi oleh mahasiswa yang menjalani cuti akademik dengan alasan tertentu. Selain itu minat mahasiswa terhadap Jurusan yang telah dipilih tidak sesuai dengan apa yang mereka inginkan.

26

c. Prosentase Lulusan dengan IPK ≥ 2,75

Prosentase lulusan yang memiliki IPK ≥ 2,75 diperoleh dengan membagi jumlah lulusan yang memiliki IPK ≥ 2,75 dengan jumlah lulusan pada tahun yang sama. Berdasarkan hasil perhitungan prosentase lulusan yang memiliki IPK ≥ 2,75 pada tahun 2012 adalah sebesar 100 %. Ini berarti bahwa semua lulusan tahun 2012 memperoleh IPK ≥ 2,75 . Kondisi kiranya perlu dipertahankan atau ditingkatkan dengan menaikkan indikator IPK.

Tabel 3.9

Pengukuran Kinerja Lulusan dengan IPK ≥ 2,75 Tahun 2012

Indikator Kinerja Utama Satuan Target Realisasi % Capaian Meningkatnya prosentase lulusan

dengan IPK ≥ 2,75

% 94,2 100 106,16 %

Tabel 3.10

Indikator Penunjang Kinerja Lulusan dengan IPK ≥ 2,75 Tahun 2012

Indikator Kinerja Satuan Target Realisasi % Capaian Tersusunnya kurikulum berbasis

kompetensi

Dokumen 2 9 450 %

Pertumbuhan rata-rata jumlah jam melaksanakan PBM Pertumbuhan rata – rata 1,10 1,11 102,57 % Pertumbuhan pemanfaatan perpustakaan Pertumbuhan rata – rata 1,06 1,23 115,57 % Pertumbuhan pemanfaatan laboratorium Pertumbuhan rata – rata 1,22 1,24 101,46 %

27

Tabel 3.11

Prosentase Lulusan dengan IPK ≥ 2,75 Tahun 2010 – 2012 No Tahun Prosentase Lulusan IPK ≥ 2,75

Target Realisasi % Capaian

1 2012 94,2 100 106,16

2 2011 93,4 94,34 101,01

d. Prosentase Penyerapan Lulusan di Pasar Kerja

Prosentase penyerapan lulusan di pasar kerja pada tahun 2012 adalah sebesar 23,52. Kondisi ini banyak mendapat kendala karena para kesulitan dalam memantau kondisi alumni.

Tabel 3.12

Prosentase Penyerapan Lulusan di Pasar Kerja Tahun 2012

NO JURUSAN JUMLAH LULUSAN JMLH JUMLAH LULUSAN YANG SUDAH BEKERJA JMLH % D III D IV NON

REG D III D IV PROGSUS

1 Keperawatan Makassar 109 24 30 163 0 24 27 51 31,29 2 Keperawatan Pare2 60 0 0 60 9 0 0 9 15 3 Analis Kesehatan 57 29 46 132 0 0 0 0 0 4 Keperawatan Gigi 53 90 0 143 0 63 0 63 44,06 5 Kes. Lingkungan 62 0 0 62 0 0 0 0 0 6 Kebidanan 51 41 0 92 0 35 0 35 38,04 7 Farmasi 48 0 68 116 6 0 50 56 48,28 8 Gizi 49 29 0 78 0 0 0 0 0 9 Fisioterapi 39 25 0 64 0 0 0 0 0 JUMLAH 528 238 144 910 15 77 122 214 23,52

28

Tabel 3.13

Pengukuran Kinerja Penyerapan Lulusan di Pasar Kerja Tahun 2012 Indikator Kinerja Utama Satuan Target Realisasi %

Capaian Meningkatnya prosentase penyerapan

lulusan di pasar kerja

% 80 23,52 29,4%

Tabel 3.14

Indikator Penunjang Kinerja Penyerapan Lulusan di Pasar Kerja Tahun 2012 Indikator Kinerja Satuan Target Realisasi %

Capaian Meningkatnya pertumbuhan kemitraan Kali 1,29 1,43 110,74 %

Tabel 3.15

Prosentase Penyerapan Lulusan di Pasar Kerja Tahun 2011 dan 2012 No Tahun Prosentase Penyerapan Lulusan di Pasar Kerja

Target Realisasi % Capaian

1 2012 40 23,52 29,4

2 2011 75 52,24 69,65

Terdapat berbagai tantangan untuk melakukan pelacakan lulusan karena selama ini setelah mahasiswa menyelesaikan administrasi kelulusannya, mereka terpencar ke berbagai daerah dan tidak melaporkan dimana mereka bekerja. Berbagai upaya telah dilakukan antara lain pengisian lembar data base alumni yang disediakan pada saat legalisir ijazah, data dari Jurusan, ikatan alumni, jejaring sosial, maupun upaya lainnya,

e. Pertumbuhan Rata-Rata Jumlah Jam Melaksanakan PBM

Target tahun 2012 berhasil dicapai seiring dengan berhasilnya Poltekkes Makassar meraih sertifikat ISO 9001 : 2008.

Tabel 3.16

Prosentase Penyerapan Lulusan di Pasar Kerja Tahun 2011 dan 2012 No Tahun Prosentase Penyerapan Lulusan di Pasar Kerja

Target Realisasi % Capaian

1 2012 1,10 1,11 100,9

29

f. Pertumbuhan Rata-Rata Pemanfaatan Perpustakaan

Pertumbuhan pemanfaatan perpustakaan berdasarkan Jumlah kunjungan ke perpustakaan / orang / tahun yang berasal dari civitas akademika dan masyarakat umum lainnya (di luar civitas akademika Poltekkes Kemenkes Makassar). Pertumbuhan pemanfaatan perpustakaan di jurusan keperawatan menunjukkan jumlah yang paling mencolok karena jurusan keperawatan terdiri atas 2 (dua) program studi yang lokasinya berbeda (prodi keperawatan Makassar dan prodi keperawatan Pare-Pare).

Tabel 3.17

Target Rata-Rata Pemenfaatan Perpustakaan Tahun 2011 dan 2012 No Tahun Prosentase Penyerapan Lulusan di Pasar Kerja

Target Realisasi % Capaian

1 2012 1,06 1,09 102,73

2 2011 1,05 1,18 112,86

g. Pertumbuhan Rata-Rata Pemanfaatan Laboratorium

Tabel 3.18

Target Rata-Rata Pemenfaatan Perpustakaan Tahun 2011 dan 2012 No Tahun Prosentase Penyerapan Lulusan di Pasar Kerja

Target Realisasi % Capaian

1 2012 1,22 1,24 101,46

30

h. Meningkatnya jumlah penerima beasiswa mahasiswa

Tabel 3.19

Penerima Beasiswa Tahun 2011 dan 2012

NO JURUSAN TAHUN 2012 TAHUN 2011

BERPRESTASI GAKIN BERPRESTASI GAKIN

1 Keperawatan 4 5 1 2 2 Kebidanan 4 5 2 1 3 Aanalis kesehatan 4 5 2 1 4 Keperawatan Gigi 4 5 2 1 5 Kesehatan Lingkungan 4 5 2 1 6 Farmasi 4 5 2 1 7 Gizi 4 5 2 1 8 Fisioterapi 4 5 2 1 9 Keperawatan Pare2 4 5 1 1 JUMLAH 36 45 16 10 Tabel 3.20

Penerima Beasiswa Tahun 2011 dan 2012

No Tahun Jumlah Penerima Beasiswa

Target Realisasi % Capaian

1 2012 16 81 506,25

2 2011 14 26 185,71

3 2010 12 10 83,33

i. Kurikulum

Pada tahun 2012, semua jurusan yang ada di Poltekkes Kemenkes Makassar sudah menyusun kurikulum berbasis kompetensi kecuali Jurusan Farmasi. Meskipun belum tersusun, namun kurikulum yang ada di Jurusan Farmasi saat ini sudah bermuatan kompetensi.

Jurusan yang melaksanakan review kurikulum pada tahun 2012 adalah Jurusan

Dalam dokumen LAKIP 2012 POLTEKKES KEMENKES MAKASSAR (Halaman 9-54)

Dokumen terkait