• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pertemuan ditutup oleh peneliti Unhas, dengan ucapan terima kasih kepada para peserta yang telah secara aktif berpartisipasi dan berkontribusi dalam pertemuan selama 2 hari ini. Dengan berakhirnya kegiatan diseminasi penelitian ini, maka berakhir sudah penelitian kerjasama ini. Harapannya dari 2 hasil penelitian yang sudah ada akan dapat dimanfaatkan untuk perubahan kebijakan penanggulangan HIV dan AIDS di Provinsi Sulawesi Selatan yang lebih baik lagi.

Sementara itu, untuk pengembangan model kebijakan program PMTS masih akan berjalan sebagai rangkaian kegiatan penelitian tahap III yang akan dilakukan di 7 kota yang merupakan lokasi penelitian. Hasil akhirnya diharapkan akan bisa diperoleh pada akhir Mei. Hasil dari penelitian tahap III tersebut akan berupa permodelan integrasi kebijakan penanggulangan HIV dan AIDS melalui program PMTS di tingkat layanan primer. Model ini merupakan hasil

15

konsensus bersama, baik dari para praktisi dan para pakar. Model ini akan menjadi rekomendasi yang akan disampaikan kepada para pemangku kepentingan untuk upaya penanggulangan HIV dan AIDS khususnya program PMTS agar lebih baik lagi.

H. Lampiran

1. Kerangka acuan 2. Materi presentasi :

a. Dekskripsi projek penelitian – PKMK FK UGM b. Hasil penelitian 1

c. Hasil penelitian 2 d. Model PMTS

Lampiran 1

forBetter

1

KERANGKA ACUAN

Diseminasi Hasil Penelitian Kebijakan dan Program HIV & AIDS dalam

Sistem Kesehatan

dan

Uji Coba Model Integrasi Kebijakan dan Program Pencegahan Melalui

Transmisi Seksual (PMTS) dalam Sistem Kesehatan di Indonesia

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan

3

PENGANTAR

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) Fakultas Kedokteran UGM atas pendanaan DFAT, Pemerintah Australia sejak bulan Agustus 2013 melaksanakan penelitian

multi-centered yang melibatkan 9 universitas dari 8 provinsi. Penelitian kebijakan dan program HIV & AIDS dalam sistem kesehatan di Indonesia dimaksudkan untuk mengetahui perkembangan dan pelaksanaan kebijakan HIV dan AIDS dalam sistem kesehatan di Indonesia saat ini dan sejauh mana sistem kesehatan ini adaptif dalam merespon dinamika epidemi HIV dan AIDS. Harapannya, rekomendasi dari penelitian ini akan membantu pemerintah Indonesia baik di tingkat pusat maupun daerah dalam mengembangkan strategi program penanggulangan HIV dan AIDS di masa mendatang, serta diharapkan dapat memberikan kontribusi pengembangan kebijakan dan program HIV dan AIDS dalam konteks desentralisasi.

Penelitian ini terdiri dari 3 tahapan penelitian yang saling terkait dan dilaksanakan di tingkat nasional dan daerah. Penelitian tahap 1 untuk melihat tingkat integrasi upaya penanggulangan HIV dan AIDS selama ini dalam sistem kesehatan. Penelitian tahap 2 merupakan studi kasus tentang intervensi spesifik (pencegahan dan perawatan, dukungan, dan pengobatan) guna menilai kontribusi berbagai tingkatan integrasi tersebut terhadap efektivitas intervensi serta faktor eksternal yang mempengaruhi integrasi tersebut. Sedangkan penelitian tahap 3 dimaksudkan untuk menyusun model kebijakan penanggulangan HIV dan AIDS yang mempertimbangkan integrasinya ke dalam sistem kesehatan sebagai strategi untuk memperkuat efektivitas dan keberlanjutan penanggulangan HIV dan AIDS di Indonesia. Penelitian tahap 1 dan 2 telah selesai dilaksanakan dan dalam pelaksanaannya bekerja sama dengan Universitas Cendrawasih (Papua); Universitas Negeri Papua (Papua Barat); Universitas Nusa Cendana (Nusa Tenggara Timur); Universitas Udayana (Bali); Universitas Hasanuddin (Sulawesi Selatan); Universitas Airlangga (Jawa Timur); Universitas Indonesia dan Universitas Atma Jaya (DKI Jakarta); Universitas Sumatera Utara. Sebagai pertanggungjawaban publik dan untuk mendiseminasikan temuan-temuan pokok serta rekomendasi dari kedua penelitian tersebut, maka diselenggarakan pertemuan yang mengundang pihak-pihak yang terkait serta para informan kunci yang terlibat dalam penelitian tahap 1 dan 2.

4 Terkait dengan penelitian tahap 3 yaitu pengembangan model kebijakan, pada pertemuan ini sekaligus dipergunakan untuk mendiskusikan model kebijakan yang dikembangkan oleh Tim Kebijakan HIV dan AIDS PKMK FK UGM. Model kebijakan yang dikembangkan pada penelitian tahap 3 ini secara khusus berfokus pada model integrasi kebijakan dan program pencegahan melalui transmisi seksual (PMTS) ke dalam sistem kesehatan. Model ini dikembangkan sebagai model untuk mengembangkan program layanan terintegrasi yang bisa digunakan untuk menjamin keberlangsungan program pencegahan melalui transmisi seksual (PMTS) di pelayanan kesehatan dasar. Diskusi mengenai model ini dimaksudkan untuk mendapatkan input dan konsensus terhadap model kebijakan PMTS sebagai bentuk upaya untuk melihat kelayakan atau kemungkinan perlaksanaannya dan kemungkinakn adopsinya dalam pelaksanaan penanggulangan AIDS ditingkat daerah.

TUJUAN

1. Memaparkan temuan-temuan pokok dan rekomendasi penelitian.

2. Diskusi tentang kelayakan dan penerimaan model integrasi kebijakan dan program pencegahan melalui transmisi seksual (PMTS) ke dalam sistem kesehatan.

PESERTA

1. Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota 2. KPA Provinsi/Kabupaten/Kota

3. Informan kunci penelitian tahap 1 dan tahap 2

WAKTU

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada :

Hari / Tanggal : Kamis – Jumat / 7 – 8 April 2016 Waktu : 09.00 – 15.00 WIB

Tempat : Yayasan BaKTI

Jl. Andi Mappanyukki No.32/62A, Kota Makassar

5

AGENDA KEGIATAN

No Waktu Materi Fasilitator

Hari I

09.00 – 09.20 Pembukaan Sekretaris KPA Provinsi 09.20 – 10.00 Pengantar projek penelitian kebijakan dan

program HIV dan AIDS dalam sistem kesehatan di Indonesia

Tim PKMK FK UGM

10.00 – 10.30 Pemaparan hasil penelitian dan rekomendasi Tim peneliti universitas 10.30 – 12.00 Diskusi

12.00 – 13.00 Istirahat

13.00 – 15.00 Diskusi model integrasi kebijakan dan program pencegahan melalui transmisi seksual (PMTS) ke dalam sistem Kesehatan

Tim PKMK FK UGM

15.00 – selesai Penutup

Hari II

09.00 – 12.00 Lanjutan diskusi model integrasi kebijakan dan program pencegahan melalui transmisi seksual (PMTS) ke dalam sistem kesehatan

Tim PKMK FK UGM

12.00 – selesai Penutup

PENDANAAN

Kegiatan ini terselenggara atas pendanaan dari projek penelitian kebijakan dan program HIV dan AIDS dalam sistem kesehatan di Indonesia, kerjasama antara PKMK FK UGM dan DFAT, Pemerintah Australia.

Lampiran 2a

forBetter

PENELITIAN

Ke ijaka  da Progra  HIV AIDS dala

Siste Kesehata di I do esia

Kerjasa a:

Pusat Ke ijaka  da  Ma aje e  Kesehata   PKMK  FK UGM &

Depart e t of Foreig  Affairs a d Trade  DFAT , Pe eri tah  Australia

Siste atika:

. Latar  elaka g 

. Lokasi pe elitia

. I ple e tasi pe elitia

a. Cluster  : A alisis Ke ijaka  HIV da  AIDS 

. Cluster  : Model Ke ijaka  HIV & AIDS 

. Cluster  : Pe ge a ga  Si pul Pe getahua

. Me doro g Peru aha  Age da Ke ijaka

. Pe ja i a  kualitas pe elitia

Latar Belaka g Pe elitia

Do i asi I isiatif Kesehata  Glo al  elalui  a tua  

luar  egeri  ilateral da   ultilateral  dala  

pe a ggula ga  AIDS di I do esia

Hasil Positif:  e i gkatka   akupa  da  efekti itas respo   epide i

Hasil Negatif: upaya kesehata  ya g teri tegrasi dala   siste  kesehata  tidak  erjala  kare a ada re‐

vertikalisasi dala  pere a aa , pe ga ggara ,  o itori g da  e aluasi progra

Tantangan: penanggulangan HIV & AIDS dapat lebih efektif dan berkelanjutan jika diintegrasikan secara sistematik ke dalam sistem

kesehatan yang ada

Tujua Pe elitia

• Me ga alisis progra da i ple e tasi ke ijaka

pe a ggula ga  HIV da  AIDS  da  keterkaita ya de ga   siste kesehata di I do esia. 

• Me ilai ti gkat i tegrasi ke ijaka  da  progra   pe a ggula ga  AIDS ke dala  siste kesehata dala ko teks pe eri taha  ya g terdese tralisasi

• Me yediaka  reko e dasi kepada pe eri tah te ta g  strategi u tuk  e ge a gka  ke ijaka  da  progra   pe a ggula ga  HIV da  AIDS ya g teri tegrasi de ga   siste  kesehata  agar le ih efektif da   erkela juta

3

Proses pe elitia  & kegiata

Cluster  :A alisis Ke ijaka  HIV da  AIDS 

Desk Re ie : Ke ijaka  HIV & AIDS da  Siste  Kesehata  di I do esia

Pe elitia  I: I tegrasi Upaya Pe a ggula ga  HIV & AIDS Dala  Siste  Kesehata  

Cluster  : Model Ke ijaka  HIV & AIDS 

Pe elitia  II: Studi Kasus  I tegrasi Pe a ggula ga  HIV da  AIDS ke dala  Siste   Kesehata  da  Efekti itas Pe a ggula ga  HIV & AIDS di Daerah

Pe elitia  III: Pe ge a ga   odel i tegrasi ke ijaka  da  progra  pe egaha   elalui tra s isi seksual  PMTS  ke dala  Siste  Kesehata  Nasio al da  Daerah 

Cluster  : Pe ge a ga  Si pul Pe getahua  

We site .ke ijaka aidsi do esia. et  

Ble ded Lear i g I ‐ III

Diskusi Kultural

I ple e tasi kegiata

Cluster 

Desk Re ie  : Ke ijaka  HIV & AIDS da  Siste  

Kesehata  di I do esia

Okto er   – Septe er 

Fokus: Kajia  progra  da  ke ijaka  pe a ggula ga  HIV da  AIDS di  I do esia  progra  pe egaha , PDP,  itigasi da pak  de ga  

e pergu aka  perspektif sejarah, di le el  asio al  aupu  daerah. 

Pe elitia  I: I tegrasi Upaya Pe a ggula ga  HIV & 

AIDS Dala  Siste  Kesehata

Ja uari – Dese er   

Me ga alisis ti gkat i tegrasi ke ijaka pe a ggula ga HIV da AIDS dala siste  kesehata di  I do esia, u tuk  pe ge a ga   reko e dasi agar ki erja

pe a ggula ga HIV da AIDS ya g  le ih  aik lagi. 

http://www.ke ijaka aidsi do esia. et/id/hasil‐pe elitia

I ple e tasi kegiata

Pe elitia  II : Studi Kasus ‐ I tegrasi Pe a ggula ga  HIV da   AIDS dala  Siste  Kesehata  da  Efekti itas Pe a ggula ga  

HIV & AIDS di Daerah ‐ April   – Fe ruari 

Respo   AIDS PMTS WPS PMTS  LSL Li k to  Care ART LASS Fokus: 

e ggali ko tri usi i tegrasi  pe a ggula ga HIV da   AIDS ke dala  siste   kesehata  terhadap  efekti itas pe a ggula ga AIDS di ti gkat 

ka upate /kota

e gide tifikasi eka is e i tegrasi ya g  a pu

e erika ko tri usi terhadap efekti itas pe a ggula ga AIDS.

Pe elitia  III : Pe ge a ga odel i tegrasi ke ijaka da

Progra Pe egaha Melalui Tra s isi Seksual PMTS  ke dala siste kesehata asio al da daerah

Ja uari – April 

Fokus:

Model laya a ya g teri tegrasi seperti apakah ya g  isa digu aka u tuk

e ja i ke erla gsu ga progra   pe egaha elalui tra s isi seksual

PMTS  di pelaya a kesehata dasar pri ary health care?

Model ke ijaka operasio al seperti apakah ya g di utuhka u tuk

e ja i terlaksa a ya i tegrasi progra  PMTS di ti gkat laya a dasar?

Model

I tegrasi 

PMTS ?

Tahapa Pe elitia

•u tuk e yusu odel  i tegrasi di ti gkat laya a delivery of  health care progra   PMTS Kajia  Hasil  Pe elitia   Se elu ya

•u tuk e dapatka ko se sus odel pelaya a kesehata progra  PMTS da ke ijaka pe duku g ya ya g ideal da   ko prehe sif  Me a gu   Kesepakata  

Delphi •Model pelaya akesehata dala

progra  PMTS da ke ijaka pe duku g ya ya g teri tegrasi dala SKN 

Model Ke ijaka

I ple e tasi kegiata

Si pul Pe getahua Ke ijaka  AIDS I do esia

Kno ledge Hub

Tujua :

a e i gkatka  akses  i for asi ke ijaka  HIV  da  AIDS, 

e agika  da   e erapka  

pe getahua  terkait  ke ijaka  HIV da  AIDS, 

e erje ahka   pe getahua   e jadi  ke ijaka  HIV da  AIDS  ya g le ih  aik. 

Pe ge a ga  si pul pe getahua

Me ge a g ka  Jari ga   Ke ijaka   AIDS  I do esia &  Me a gu   We site  ke ijaka aidsi do esia. et Me ggali,  e gide tifikasi  da   e gu pulka   pe getahua Me perkuat  kapasitas  dala   e aha i  siste   kesehata  da   ke ijaka  HIV  da  AIDS Me erje ahka   pe getahua   e jadi  ke ijaka  HIV  da  AIDS

We site : 

.ke ijaka aidsi do esia. et

Ku ju ga da Artikel

Ku ju ga

Hi gga Maret

ora g pela gga   ewsletter

 artikel te atik

 doku e  ke ijaka   regulasi, pedo a  da  data epide iologi

KEBIJAKAN AIDS DAN 

SISTEM KESEHATAN

Maret   – Maret    Tujua :

e ga alisis da   e ge aluasi  ko po e  da  fu gsi siste   kesehata  ya g diperluka  u tuk  pe guata  respo  HIV da  AIDS, 

e gide tifikasi,  e ga alisis da   e ggu aka  kese pata  u tuk  elakuka  pera  ad okasi ya g le ih  esar, 

se ara kritis  e ga alisis 

kese ja ga  laya a  kesehata   agi  kelo pok ya g terda pak oleh HIV  da  AIDS da   a pu  e yediaka   reko e dasi u tuk  e per aiki  akses terhadap laya a  terse ut,  serta 

elakuka  riset ke ijaka  AIDS.

Modul Pe elajara

. Siste  Kesehata  da  Dese tralisasi  Politik

. Orga isasi Siste  Kesehata  da   Pe iayaa  Kesehata

. Perluasa  Respo  AIDS da  Siste   Kesehata , dala  ko teks Jari ga   Kesehata

. Siste  Pe guata  Masyarakat Sipil . Laya a  HIV, aksesi ilitas da  

Artikulasi Kepe ti ga  kelo pok  Populasi Ku i da  Masyarakat . Pe elitia  Ke ijaka  AIDS da   Pe ulisa  Paper Ke ijaka  AIDS

Peserta :

I. Gelo a g   :  8 ora g U e , U ipa, U da a, U ud,  U has, U air, UI, At a   Jaya Jakarta, USU   II. Gelo a g   :   ora g 

KPA Kota Matara , Di as  Kesehata  Ka upate   Ba jar aru, Puskes as,  Ke e sos, Sekolah Ti ggi Sai t  CarolusJakarta, Poltekes,  Ke e kes da  LSM   III. Gelo a g   :   ora g 

SKPD, LSM, Akade isi, dokter perusahaa

Diskusi Kultural 

No e er   – Maret 

Tujua  : u tuk  e a gu  da   e perkuatka  dialog dia tara pegiat  AIDS di  asi g‐ asi g daerah. 

Proses

Sudah terlaksa a se a yak   kali  diskusi di Yogyakarta.

Sudah tersele ggara   kali diskusi  di Jakarta, Meda , Sura aya,  De pasar, Papua, Kupa g,  Makassar.

Ti dak La jut: Reko e dasi Ke ijaka KPAN

Bappe as Ke e dagri Ke e kes  P JK

Mendorong Agenda Perubahan Kebijakan

Dise i asi hasil pe elitia  : KPAN,  Ke kes, Ke e dagri, Bappe as,  Se i ar, JKKI.

Se i ar ter uka : Close The Gap,  Mo e  Dala  Fast TrackOutlook

Ke ijaka  HIV & AIDS  . Perte ua  ti gkat  asio al : JKKI 

Kupa g, Ba du g, Pada g , Per as  AIDS V Makassar.

Pe ulisa  da  dise i asi Policy  Brief:   Policy Brief.

Pe ja i a  Kualitas

• Perte ua  ruti  de ga  DFAT da   ko sulta  ya g ditu juk setiap   

ula  sekali atau jika diperluka • Dewa  pe asehat pe elitia  

asio al  NAB  

• Peli ata  stakeholder da  

i for a  pada perte ua   alidasi  dala  proses pe gu pula  data • Peli ata  i depe de t re iewer 

u tuk se ua doku e  ya g  dihasilka  dari pe elitia  i i. 

Lampiran 2c

forBetter

S H A N TI R IS KIY A N I, S UD IR M A N N A S IR , S ITTI S A LM A H , EKA S A R I R ID W A N

PISA U BERMA TA DUA; PERSO NALISASI DALAM PELAKSANAAN PRO G RAM HIV-AIDS

DI KO TA MAKASSAR

PKMK-Unive rista s G a d ja h Ma d a d a n Unive rsita s Ha sa nud d in d e ng a n d ukung a n d a ri

De p a rte me nt o f Fo re ig n Affa ir a nd Tra d e

LATAR BELAKANG

Up a ya p e na ng g ula n g a n HIV d i Ind o ne sia G F,IPF HC PI Pe nd a na a n Insia tif rp g ra m

LATAR BELAKANG

Pe re nc a na a n SKPD Im p e le m e nta si Pe la p o ra n Le m b a g a No n-Pe m e rinta h

Mo ne v

M a s ih L e m a h

LATAR BELAKANG

• se jum la h p e ne litia n d a n re ko m e nd a si d ip e rluka n untuk m e ning ka tka n inte g ra si p ro g ra m -p ro g ra m HIV

d a n AIDS (p e nc e g a ha n, Pe ra w a ta Dukung a n-Pe ng o b a ta n/ PDP d a n m itig a si d a m p a k) ke d a la m

TUJUAN

• Se b e ra p a ja uh inte g ra si up a ya -up a ya

p e na ng g ula ng a n HIV d a n AIDS d i Ko ta Ma ka ssa r d a n Ko ta Pa re -Pa re ke d a la m siste m ke se ha ta n ?

Me me ta ka n b e rb a g a i ke kua ta n d a n ke le ma ha n siste m ke se ha ta n d i Ind o ne sia (te rma suk d i Ko ta Ma ka ssa r d a n Ko ta Pa re -Pa re ) d a la m me nd ukung a ta u me na ng g a p i

p e rma sa la ha n HIV d a n AIDS.

METODE

Da ta p rim e r

• FG D d e ng a n sta ke ho ld e r; KPAP,KPAK,Dinke sp ro v, Dinke s ko ta , Ba p p e d a p ro v, Dinso s ko ta , Dinso s p ro v, Disna ke rtra ns, RSWS, Pe nye d ia la ya na n (PKM), LSM (YPKDS,G a ya C e le b e s, PKNM, YMH)

• Wa w a nc a ra ; se k KPAK, BAPPEDA p ro v, Ka .Ba d a n Pe ng e lo la Ke u d a n Ase t ko ta , Dinke sp ro v, Po kja HIV RSWS.

C ultura l Me e ting; Ko m unita s (O DHA, p a sa ng a n O DHA, w a ria , Pe c a nd u na rko b a )

Pe rte mua n va lid a si; KPAP, KPAK, Dinke sp ro v, Dinke s Ko ta , Dinso s, PKM.

Da ta se kund e r; Dinke sp ro v, Dinke sko ta , BAPPEDA p ro v, BAPPEDA ko ta , Disna ke rtra ns, PKM

METODE

HASIL

Pe nc e g a ha n;

• RS. Wa hid in Sud iro huso d o , RS.Da ya , RS.La b ua ng Ba ji,RSKD Da d i,RS.Bha ya ng ka ra ,RS

Pe la m o nia ,PKM.Jum p a nd a ng Ba ru,PKM.Ka ssi-ka ssi, PKM.And a la s,PKM. Ma kka sa u, Klinik Pro f.Ha lim , La p a s Pe re m p ua n,La p a s G unung Sa ri,

PENCEGAHAN & PDP

Ala t d ia g no stik HIV Ko nd o m d a n p e lic in LASS Me tha d o ne

INTEGRASI (1)

• Te rd a p a t p e rb e d a a n ting ka t ke rutina n la ya na n-la ya na n d i a ta s,

• La ya na n ya ng b e ro p e ra si p a ling te ra tur rutin

a d a la h ya ng la ya na n-la ya na n p e nc e g a ha n ya ng d ila kuka n te ruta m a o le h te na g a -te na g a

p e nja ng ka u d a ri LSM-LSM d a n la ya na n PDP ya ng d ila kuka n o le h se kto r-se kto r ke se ha ta n (Dina s Ke se ha ta n, Rum a h Sa kit, Puske sm a s) d i Ko ta Ma ka ssa r.

• La ya na n-la ya na n p e nc e g a ha n se b e na rnya jug a d ila kuka n b e b e ra p a le m b a g a a ta u SKPD d i lua r ke se ha ta ; Dina s Te na g a Ke rja Ko ta Ma ka ssa r d a n Dina s Pe nd id ika n d a n Ke b ud a ya a n Ko ta Ma ka ssa r na m un le b ih b e rsifa t sp o ra d is.

INTEGRASI (2)

INTEGRASI (3)

• Ko m unika si a nta r le m b a g a te la h b e rja la n d e ng a n b a ik.

• Na m un p a d a p ra kte knya le b ih b e ke rja se nd iri-se nd iri.

• Pe rte m ua n ko o rd ina si b e lum se p e nuhnya m e nja d i inisia tif p e la ku p ro g ra m te ta p i m a sih m e rup a ka n ‘ a m a na t p ro g ra m ’ .

PERSONALISASI (1)

• Be b e ra p a a ng g o ta LSM d a n p o p ula si kunc i m e ng a ta ka n b a hw a ke m a jua n-ke m a jua n ya ng a d a sa a t ini te rka it d e ng a n la ya na n PDP m a sih le b ih b a nya k ka re na ke b a ika n p e rso na l

(p e rso na lisa si) o ra ng o ra ng te rte ntu d i le m b a g a -le m b a g a te rse b ut, b e lum m e rup a ka n ha sil se b ua h siste m ya ng te rle m b a g a ka n.

PERSONALISASI (2)

• Me skip un te la h b a nya k p e la tiha n b a ik ting ka t

Pro vinsi m a up un na sio na l ya ng d iikuti o le h se b a g ia n b e sa r p e tug a s ke se ha ta n, na m un ke p e d ulia n d a n

e m p a tite ta p m e nja d i fa kto r ya ng p e nting d a la m

m e m b e rika n la ya na n.

• Be lum te rb e ntuknya ke sa d a ra n d a ri p e tug a s a ka n

p e nting nya ko nse ling ARV m e m b ua t b e b e ra p a

O DHA ya ng b a ru m e m ula i te ra p i m e m utuska n untuk d ro p o ut. Tim b ulnya e fe k sa m p ing o b a t ya ng te rka d a ng m e m b ua t m e nurunnya ko nd isi tub uh, m e nja d i a la sa n uta m a m e re ka untuk tid a k

BUDDIES

• Pe ra n b ud d ie s d ia ng g a p m e nja d i p e nting untuk m e nutup i ‘ ke kura ng a n’ p a d a p ro se s ko nse ling d a n p e la ya na n d i institusi m e d is.

• Be ra sa l d a ri ko m unita s a ta up un ‘ p unya hub ung a n p e rso na l’ d g n ko m unita s m e nim b ulka n ke p e d ulia n d a n e m p a ti ya ng kua t d a ri klp k ini.

TANTANGAN

• Kua tnya fa kto r p e rso na lisa si p a d a

p e na ng g ula ng a n HIV d i ko ta Ma ka ssa r m e rup a ka n d a ya ung kit b a g i ke b e rha sila n p ro g ra m .

• Na m un ha l ini b isa m e nja d i ‘ p isa u b e rm a ta d ua ’ jika ‘ p e rso n’ ya ng te rlib a t ke m ud ia n tid a k b e ra d a a ta u b e ke rja p a d a p ro g ra m HIV.

Lampiran 2c

Dalam dokumen laporan diseminasi makassar (Halaman 15-86)

Dokumen terkait