6
BAB II
PROFIL PERUSAHAAN
2.1 Sejarah PT. Sawit Asahan Indah (SAI)
PT. Sawit Asahan Indah (SAI) merupakan perusahaan swasta yang dikelola dengan hak guna usaha yang bergerak dibidang perkebunan khususnya kelapa sawit. PT. SAI pertama kali dibuka pada tahun 1989, namun pengoperasiannya tidak berjalan dengan normal sebagaimana mestinya. Pada tahun 1996 PT SAI dijual pada PT. Astra Agro Lestari Tbk (ASTRA GROUP).
Gambar 2.1 Logo Sawit Asahan Indah
Sebagaimana dituangkan dalam Company Key Success Factor (CKSF) dan policy / Activity Management tahunan PT. SAI, maka perusahaan ini bertujuan menjadi Role Model / percontohan bagi perkebunan kelapa sawit yang mempunyai produk berkualitas, menguntungkan dan bernilai tambah bagi perusahaan, karyawan dan masyarakat.
7 2.2 PT. Astra Agro Lestari (AAL)
Gambar 2.2 Logo Astra Agro
PT. Astra Agro Lestari merupakan perusahaan multinasional yang bergerak di bidang perkebunan yang bermarkas di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1988. Perusahaan berkomitmen untuk mengelola perkebunan kelapa sawit dengan lokasi tersebar di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi untuk menghasilkan Crude Palm Oil (CPO) atau minyak mentah dengan kualitas tinggi.
PT. AAL mempunyai divisi usaha dan anak perusahaan. Salah satunya dibidang perkebunan kelapa sawit. Di area Sumatera ada 8 anak perusahaan AAL, salah satunya adalah PT. Sawit Asahan Indah.
2.3 Visi dan Misi
Adapun visi dan misi perusahaan PT.Sawit Asahan Indah dan merupakan visi dan misi dari PT. Astra Agro Lestari sendiri adalah:
2.3.1 Visi
Visi dari PT. Astra Agro Lestari adalah “berusaha menjadi perusahaan agribisnis (perkebunan) yang paling produktif dan inovatif di dunia.”
2.3.2 Misi
Misi dari PT. Astra Agro Lestari adalah berusaha ”Menjadi panutan (suri tauladan) bagi perusahaan lain dan bisa memberikan kontribusi terhadap perkembangan dan kemakmuran bangsa dan negara.”
8 2.4 Sapta Budaya Perusahaan
Ada tujuh Budaya dimana seluruh karyawan PT.Sawit Asahan Indah harus mampu menerapkannya dalam bekerja sehari-hari. Adapun budaya-budaya tersebut sebagai berikut:
1. Budaya Jujur dan Bertanggung Jawab. 2. Budaya Triple “S”.
3. Budaya Fanatik. 4. Budaya Peduli. 5. Budaya Kontrol.
6. Budaya Pembinaan dan Inovasi. 7. Budaya Korsa.
2.5 Catur Darma Astra
PT.Sawit Asahan Indah yang termasuk anak perusahaan PT. Astra Agro Lestarijuga menganut darma astra PT. Astra Agro Lestari, yaitu:
1. Menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. 2. Memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. 3. Menghargai individu dan membina kerjasama. 4. Senantiasa berusaha mencapai yang terbaik. 2.6 Aktifitas PT. Sawit Asahan Indah
PT. SAI mempunyai perkebunan dengan luas areal 5.414ha yang terbagi dalam dua wilayah yaitu kebun barat dan timur. Kebun barat terbagi menjadi 5 Afdeling yaitu Alfa, Bravo, Carli, Delta dan Eko. Kebun timur terbagi menjadi 5 Afdeling juga yaitu Fanta, Golf, Hotel, Indian dan Juliet, dimana tiap Afdeling terdiri dari 650 Ha.
Dalam pengolahan hasil produksi pada saat ini PT. SAI sudah dapat memproduksi kelapa sawit menjadi Crude Palm Oil (CPO) atau minyak mentah dan Kernel. PT. Astra Agro Lestari terdiri dari banyak bidang usaha yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit, coklat, dan teh. Perkebunan ini disebar di seluruh Indonesia untuk propinsi riau terdiri dari perusahaan yaitu:
9 2. PT. Sawit Asahan Indah (PT. SAI) 3. PT. Sari Lembah Subur (PT.SLS) 1 dan 2 4. PT. Tunggal Perkasa Plantation (PT. TPP) 5. PT. Kimia Tirta Utama (PT. KTU)
Perkebunan ini juga terdapat di Aceh, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan lainnya. Khusunya perkebunan di Riau, Aceh, dan Jambi bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit.
2.7 Struktur Organisasi
PT. SAI dipimpin oleh seorang Administratur. Dibawah administratur ada banyak Kepala Bidang lainnya. Administrasi dipimpin oleh seorang Kepala Tata Usaha, Kebun dipimpin oleh Kepala Kebun, Pabrik dipimpin oleh Kepala Pabrik. Manajemen PT. SAI membuat struktur organisasi sesuai dengan kebutuhan dan jenis kegiatan usaha perusahaan. Adapun struktur organisasi bagian administrasi sebagai berikut:
10 2.8 Lokasi Perusahaan
PT. Sawit Asahan Indah ini berada di Desa Sungai Kuning, Kecamatan Rambah Samo, Rokan Hulu, Riau. Topografi kebun sawit adalah datar dan rolling dengan luas tanam 5367.19ha. Lokasi perusahaan bisa dilihat pada Gambar 2.1
11
BAB III
Landasan Teori
3.1 Aplikasi
Menurut Buyens (2001) aplikasi adalah satu unit perangkat lunak yang dibuat untuk melayani kebutuhan akan beberapa aktivitas. Menurut Yuhefizar (2012) aplikasi merupakan program yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pengguna dalam menjalankan pekerjaan tertentu.
Berdasarkan pengertian yang telah dipaparkan diatas dapat disimpulkan bahwa aplikasi adalah sebuah program perangkat lunak yang dikembangkan untuk mempermudah pengguna dalam melakukan kegiatan ataupun transaksi.
3.2 Surat
Surat merupakan komunikasi tertulis untuk menyampaikan informasi pernyataan, pesan kepada pihak lain yang mempunyai keperluan kegiatan dengan berbagai pihak tertentu (O. Setiawan Djuharie, Suharie, Teddy Sutandi Komaruddin, 2001).
Surat dapat dikatakan alat komunikasi tertulis yang berasal dari satu pihak dan ditujukan kepada pihak lain untuk menyampaikan berita (Dra. Sedarmayanti M. Pd, 2001).
3.3 Website
Kata website tidak asing lagi di zaman sekarang. Pengguna website pun tidak terbatas. Kini penggunaan website sudah sangat banyak seperti halnya situs-situs berita, toko online, mesin pencari atau search engine, layanan akademis serta kebutuhan lainnya.
Pengertian aplikasi web menurut Kadir (2004) adalah suatu aplikasi yang dapat membentuk halaman-halaman web berdasarkan permintaan pemakai. Aplikasi web
12
adalah salah satu contoh aplikasi klien/server. Klien mewakili komputer yang digunakan oleh seseorang pemakai yang hendak menggunakan aplikasi. Dalam konteks ini, klien dan server berhubungan melalui internet ataupun intranet.
Pemakai menggunakan perangkat lunak yang disebut dengan web browser untuk mengakses aplikasi web. Beberapa contoh browser seperti Internet Explorer, Mozilla, Google Chrome dan sebagainya. Komputer yang digunakan sebagai server pada umumnya menyediakan database server. Database server ini merupakan server yang melayani akses ke database contohnya seperti Oracle dan MySQL.
3.4 Hypertext Preprocessor (PHP)
PHP adalah sebuah bahasa pemrograman script yang berfungsi untuk membuat website dinamis maupun aplikasi web. PHP mampu berinteraksi dengan database, file dan folder sehingga membuat website menjadi lebih dinamis.
Pada tahun 1995, Rasmus Lerdorf menciptakan PHP untuk digunakan pada website pribadinya, sehingga dinamakan Personal Home Page (PHP). Sejalan dengan perkembangan, PHP disukai oleh komunitasnya, sehingga beliau merilis ke publik dengan lisensi open source. Sekarang ini PHP merupakan server-side scripting yang sangat banyak digunakan di website – website seluruh dunia. Skema Aplikasi Web dapat dilihat pada Gambar 3.1 berikut.
13
Web browser meminta halaman kemudian web server mencari halaman yang diminta, setelah ditemukan akan melanjutkannya ke application server. Application server membaca halaman untuk memproses program php kemudian mengirimkan halaman yang telah diproses ke web server. Web server mengirimkan halaman yang sudah diproses tadi ke browser yang meminta.
Berikut ini adalah beberapa keunggulan dari PHP: 1. Cepat.
2. Tidak Mahal.
3. Mudah untuk digunakan.
4. Berjalan pada beberapa sistem operasi. 5. Dukungan teknis tersedia secara luas. 6. Aman.
7. Dirancang untuk mendukung database. 8. Customizable.
3.5 MySQL
MySQL adalah singkatan dari My sequel yang didefinisikan sebuah software atau perangkat lunak dengan sistem manajemen basis data SQL atau DBMS. MySQL merupakan sistem database yang banyak digunakan untuk pengembangan aplikasi web. Bersifat open source atau sumber terbuka karena dapat disebarkan secara gratis. Pengelolaan datanya sederhana, memiliki tingkat keamanan yang bagus, mudah diperoleh, dan lain-lain. (Raharjo et al., 2012).
14
BAB IV
PEMBAHASAN
4.1 Kegiatan Kerja PraktekPekerjaan yang dilakukan selama magang PT.Sawit Asahan Indah adalah membantu menyelesaikan tugas-tugas Krani Personalia PT.Sawit Asahan Indah dan pekerjaan tambahan lain baik dari divisi HRGA sendiri maupun divisi lain. Daftar kegiatan yang dilakukan selama magang empat bulan di PT.Sawit Asahan Indah adalah sebagai berikut:
1. Apel pagi
Apel pagi dilakukan jam 07.00 bertempat di kantor besar PT. Sawit Asahan Indah. Waktu yang diperlukan selama apel paling lama yaitu 30menit. Setelah selesai melaksanakan apel pagi, setiap karyawan kembali melakukan pekerjaannya masing-masing.
2. Membuat SK Mutasi
Sebuah Surat Mutasi Karyawan dapat dibuat apabila ada form usulan dari pihak tertentu yang telah disetujui oleh Kepala Bidangnya. Kemudian di register data karyawan tersebut, lalu dibuat surat mutasinya yang nantinya akan ditandatangani oleh Administratur.
3. Membuat SK PHK Undur Diri
Sebuah Surat PHK Undur dapat dibuat apabila seorang karyawan meminta dan memberikan surat pengunduran dirinya ke perusahaan.
4. Membuat SK PHK Sepihak
Sebuah Surat PHK Sepihak dapat dibuat apabila karyawan yang akan di-PHK tersebut melanggaran aturan perusahaan sampai batas tertentu dan telah menerima surat teguran, peringatan I dan peringatan II. Seorang karyawan bisa saja langsung mendapatkan surat peringatan II hal ini tergantung pelanggaran yang dibuatnya.
15
Sebuah Surat PHK Putus Kontrak dapat dibuat apabila Perjanjian Kerja Waktu Karyawan yang di kontrak telah sampai pada masa putus kontraknya.
6. Mengirim Dokumen DPA
Dana Pensiun Astra (DPA) adalah pemberian kepada karyawan Astra Agro Lestari
7. Membuat Surat Keterangan
Surat Keterangan dibuat berdasarkan keperluan karyawan. Biasanya karyawan meminta dibuatkan surat keterangan dan menjelaskan apa tujuan dimintanya surat keterangan tersebut.
8. Fotocopy
Ada banyak surat yang di fotocopy mulai dari surat yang bersifat dari Perusahaan sendiri seperti surat mutasi, phk, dan lainnya juga surat yang bersifat dari luar dan juga fotocopy kartu-kartu seperti kartu bpjs kesehatan, jamsostek, KTP dan lainnya.
9. Scan
Ada banyak surat yang di scan mulai dari surat yang bersifat dari Perusahaan sendiri seperti surat mutasi, phk, dan lainnya juga surat yang bersifat dari luar dan juga scan kartu-kartu seperti kartu bpjs kesehatan, jamsostek, KTP dan lainnya.
10.Mengecek lamaran pekerjaan dan register lamaran pekerjaan
Lamaran pekerjaan yang datang disimpan kemudian di register, apa tujuan lamarannya, siapa nama pelamar, apa pendidikan terakhirnya, dan lainnya. 11.Monitoring absensi harian
Pada saat apel mengabsen karyawan. Adapun ketentuannya kalau seorang karyawan hadir maka akan dicentang pada kolom tanggalnya. S artinya karyawan sakit, C artinya karyawan cuti, IAP artinya izin apel pagi, TLB artinya terlambat apel, dan TAP artinya Tidak Apel Pagi.
12.Rekap absensi bulanan
Merekap data absensi yang berasal dari krani administrasi seluruh afdeling ke dalam file rekapan yang telah dipersiapkan sebelumnya. File berupa excel.
16 13.Print Gaji
Slip gaji diprint menggunakan sistem HRIS, dan computer terhubung dengan print khusus untuk mengeprint slip gaji.Kemudian tanda terima slip dibuat berdasarkan afdeling. Setelah seluruh gaji selesai di print, lalu slip gaji disusun sesuai afdelingnya.
14.Gotong Royong
Gotong Royong dilakukan di Lapangan Bola baru PT. Sawit Asahan Indah yang berada di perumahan pabrik.
15.Olahraga
Kegiatan ini dilakukan di lapangan staff pada jam 06.30 di hari sabtu.
4.2 Rincian Kegiatan
Pekerjaan yang dilakukan selama empat bulan di PT.Sawit Asahan Indah sebagian besar adalah membantu KRANI Personalia dalam melakukan pekerjaannya seperti pembuatan surat PHK, Mutasi, Keterangan Bekerja dan surat lainnya, rekap absensi harian afdeling administrasi maupun rekap absensi bulanan seluruh afdeling yang ada. Selain itu adalah membantu karyawan lain maupun Krani Personalia yang membutuhkan bantuan seperti mengscan dokumen, memfoto-copy dokumen, print dokumen, memeriksa slip gaji, mendistribusikan dokumen, pengarsipan.
4.2.1 Apel Pagi
Setiap pagi sebelum memulai pekerjaan, semua pegawai diharuskan untuk ikut apel pagi. Penulis memimpin apel, menyiapkan barisan kemudian mengabsen karyawan, lalu memilih nama seorang karyawan yang sudah ada dalam daftar piket apel pagi untuk membaca Sapta Budaya Perusahaan, kemudian Catur Darma Astra dan lalu menunjuk seorang karyawan lainnya untuk Instruksi. Instruksi yang diberikan bisa berupa informasi-informasi, laporan pekerjaannya dan masalah-masalah yang terjadi.
17
Gambar 4.1 Kalender Apel Pagi
4.2.2 Usulan Promosi/Mutasi Karyawan
Mutasi Karyawan adalah perubahan jabatan karyawan. Bisa berupa perpindahan divisi tempat dia bekerja, berubahnya posisi pekerjaannya ataupun kenaikan jabatan yang diterimanya. Dalam hal ini, Krani Personalia lah yang bertanggung jawab dalam mengeluarkan Surat Keterangannya. Surat Keterangan dari Krani Personalia yang dianggap sah. Krani Personalia biasanya mendapatkan Usulan dari Krani-krani administrasi tanaman (afdeling alpha-juliet), Teknik, dan Pabrik berbentuk sebuah Form Usulan Promosi/Mutasi Karyawan yang diketahui, disetujui serta ditanda tangani oleh Asisten/Kepala Bidang asal dan tujuan, Kepala Tata Usaha dan Administratur. Form tersebut diberikan kepada Krani Personalia dan setelah surat mutasi dibuat surat tersebut diberikan kepada Krani-1 Personalia lalu diserahkan kepada Kabag. HRGA dan disetujui kemudian diberikan ke KTU lalu diberikan dan ditandatangani oleh Administratur.
Kemudian surat yang telah ditandatangani di-register pada buku tanda terima dokumen nama, afdeling, dan keterangan surat (PHK/Mutasi). Kemudian surat yang telah di-register nantinya akan di ambil oleh Asisten/Kepala Bidang ataupun krani administrasi yang bersangkutan kemudian tanda tangan pada buku tanda terima dokumen sebagai bukti kalau surat tersebut telah diambil dan dapat diketahui diambil oleh siapa.
18 4.2.3 Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)
Pemutusan Hubungan Kerja adalah berakhirnya hubungan kerja karyawan dengan perusahaan atau dikeluarkannya seorang karyawan dari perusahaan. Penyebab ini terjadi ada banyak hal, diantaranya karyawan tersebut melanggar aturan-aturan yang ada, putus kontrak, undur diri dan meninggal dunia. Pada PT. Sawit Asahan Indah apabila seorang karyawan telah melanggar aturan tertentu, karyawan tersebut tentu tidak akan langsung dikeluarkan. Selalu ada pembinaan dari Krani-1 Personalia maupun Kabag. HRGA agar karyawan tersebut dapat lebih baik kedepannya atau tidak melakukan kesalahan lainnya. Namun apabila seorang karyawan sudah tidak bisa dibina lagi, sudah jadi kebijakan perusahaan untuk mem-PHK karyawan yang bersangkutan. Perusahaan memberikan pilihan kepada karyawan untuk mengundurkan diri atau di PHK secara sepihak. Adapun 3(tiga) jenis surat PHK yang berlaku di PT.Sawit Asahan Indah, yaitu:
1. PHK Undur Diri
Jenis PHK adalah permohonan dari seorang karyawan untuk keluar atau mengakhiri hubungan kerja dengan perusahaan. Biasanya, karyawan membuat surat permohonan dan dilakakukan exit interview. Dapat dikatakan undur diri lebih baik daripada di PHK Sepihak oleh perusahaan. Karena undur diri tidak menutup kemungkinan apabila karyawan tersebut nantinya menjalin kerjasama dengan perusahaan yang mem-PHKnya. Dan juga karyawan tersebut dapat diterima dengan mudah oleh Perusahaan lain ketika dia melamar pekerjaan, karena status pemutusan hubungan kerjanya yang sebelumnya bukan karena pelanggaran kedisplinan melainkan hal-hal tertentu yang bersifat pribadi.
19
Gambar 4.2 Form Isian Pengunduran Diri
2. PHK Sepihak
Jenis PHK ini adalah PHK yang diberikan kepada karyawan karena karyawan tersebut telah melanggar norma-norma dan aturan-aturan yang berlaku di perusahaan. Sebelum seorang karyawan diberikan PHK ini, karyawan tersebut sebelumnya akan mendapatkan Teguran Lisan, Surat Teguran, Surat Peringatan I, Surat Peringatan II barulah SK PHK.
3. PHK Putus Kontrak
Jenis PHK ini hanya berlaku pada karyawan-karyawan PT. Sawit Asahan Indah yang status hubungan kerjanya adalah Kontrak. Dengan kata lain Karyawan tersebut bekerja pada PT.SAI dengan waktu yang sudah ditentukan kapan mulainya dan kapan berakhirnya dalam Surat Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) yang telah disetujui oleh kedua belah pihak (Perusahaan dengan Karyawan yang bersangkutan). Tidak menutup kemungkinan apabila kontrak tersebut diperpanjang dikemudian waktu.
20
Setelah SK Pemutusan karyawan dibuat dan ditandatangani oleh Pak ADM kemudian di-register di buku register karyawan keluar, surat dilipat dan di-register di buku tanda terima dokumen. Kemudian krani personalia segera mengurus Dana Pensiun karyawan yang bersangkutan (jika telah bekerja ±3thn).
4.2.4 Registrasi Surat Lamaran Kerja
Mencatat data-data yang ada pada lamaran pekerjaan kedalam buku register surat lamaran. Adapun yang dicatat dari lamaran tersebut yaitu:nama pelamar, tempat dan tanggal lahir, pendidikan terakhir dan jurusan, agama, nomor hp, dan tujuan lamarannya apa. Setelah selesai di register, lamaran tersebut diberikan stempel dan diisi berdasarkan data yang ada pada buku registernya. Sebagai bukti bahwa lamaran tersebut telah di register, lalu lamaran tersebut di arsipkan dan akan diperiksa kembali ketika perusahaan membutuhkan karyawan. Untuk lamaran yang sudah lebih dari 1tahun maka lamaran tersebut akan di putihkan.
4.2.5 Pengenalan Rawat
Untuk mengetahui proses pengolahan sawit, penulis diberikan kesempatan untuk turun kelapangan dan melihat langsung proses mulai dari rawat sawit, panen, infield, transport, dan pabrik. Dimulai dari Rawat Sawit, disini penulis melihat proses gawangan, CPT, kalibrasi pemupukan mekanis, pemupukan, kalibrasi Circle Welding Manual (CWM) dan melihat gulma baik dan jahat. Guna dari Perawatan ini adalah untuk menjaga sawit agar tetap sehat dan mampu menghasilkan buah yang bagus. Peran tim rawat sangat berpengaruh dalam proses pembentukan buah. Tugas tim rawat sendiri ada 2 yaitu Rawat Rutin dan Projek. Adapun yang termasuk dalam tugas rawat rutin yaitu:
1. Rawat CPT
Rawat CPT berfungsi untuk meningkatkan efektifitas proses pemupukan, mempermudah proses panen & evakuasi buah, dan mengurangi losses brondolan (brondolan yang tertinggal saat panen).
21
Rawat Gawangan berfungsi untuk mengurangi kompetitor penyerapan unsur hara (Gulma) sehingga dapat meningkatkan efektivitas penyerapan pupuk oleh pokok sawit. Namun perlu diketahui, tidak semua gulma itu bersifat merugikan pokok sawit. Ada juga gulma yang bermanfaat bagi sawit.Biasanya sebelum melakukan pemupukan, tim rawat akan melakukan rawat gawangan terlebih dahulu pada satu blok yang akan dipupuk nantinya. Mandor-mandor rawat akan turun ke blok yang akan dipupuk kemudian melakukan uji coba kepada satu pokok sawit untuk mengukur berapa waktu yang diperlukan untuk menghilangkan gulma jahat (hama) yang ada digawangan dengan alat tertentu. Hal ini dilakukan sebagai landasan untuk menentukan berapa pekerja rawat yang dibutuhkan untuk melakukan proses rawat gawangan ini nantinya. Dapat dilihat pada Gambar 4.3 Gawangan yang masih penuh dengan gulma dan Gambar 4.4 Gawangan yang telah mendapatkan proses rawat.
22
Gambar 4.4 Gawangan yang telah di rawat
3. Rawat Prunning
Rawat Prunning berfungsi untuk mempermudah proses panen.Kegiatan rawat prunning yaitu memotong pelepah kelapa yang sudah tidak mampu memasak atau melakukan proses fotosintesis dengan optimal. Prunning juga dilakukan untuk menjaga jumlah pelepah pada standard yang telah ada sehingga proses fotosintesis berjalan optimal dan memudahkan pemanen dalam memanen buah.
23 4. Pemupukan
Gambar 4.5 Pemupukan Menggunakan Kubota
Pemupukan sawit di PT.SAI menggunakan bantuan Kubota sehingga memudahkan pekerjaan pekerja rawat dan lebih menghemat waktu. Adapun kebijakan
strategis mekanisasi pemupukan yaitu “Mekanisasi pupuk harus dilaksanakan dalam skala nasional dengan Target AAL 2015 = 130.039 Ha agar tercipta efisiensi dan efektivitas aplikasi pemupukan”
4.2.6 Pengenalan Panen
Pada bagian panen, penulis melakukan kegiatan yang dibantu oleh Mandor Panen afdeling OF. Adapun kegiatannya yaitu sensus kerapatan buah. Proses ini digunakan untuk melihat apakah suatu blok sudah layak panen dan dengan proses ini dapat diketahui berapa pekerja yang dibutuhkan untuk panen nantinya. Lalu menghitung tapak panen, tapak panen ini adalah berapa jumlah tangkai panjang sawit yang ada. Dengan menghitung tapak panen, bisa diketahui jumlah sawit yang dipanen pada blok tersebut. Penulis juga berkesempatan untuk melihat proses pengambilan buah dari pohon yang dilakukan oleh pemanen. Kemudian mencabut anak sawit. Anak
24
sawit pada umumnya tumbuh liar karena berondolan yang tidak bersih diambil sewaktu panen.
Gambar 4.6 Mencabut Anak Sawit
Setelah proses panen selesai mandor-mandor panen biasanya mengecek kembali daerah panen tersebut untuk memastikan ada brondolan atau tbs yang tertinggal di sekitar gawangan. Apabila terdapat brondolan atau tbs yang tertinggal maka pemanen yang memanen buah tersebut akan dikenakan penalty.
25 4.2.7 Pengenalan Infield
Infield adalah proses pengangkutan TBS (Tandan Buah Segar) dan brondolan dari pasar pikul ke tempat penampungan hasil (TPH).
Terdapat beberapa metode pemindahan TBS yang digunakan oleh PT.Sawit Asahan Indah, yakni:
1. Dengan Kubota
Pengangkutan TBS dengan Kubota memerlukan satu orang operator dan dua orang helper. TBS yang diangkut dengan Kubota akan ditampung dalam Bin yang selanjutnya diangkut menggunakan armroll. Bin merupakan bak penampungan TBS yang dapat ditarik dan diangkat ke atas dump armroll, sedangkan armroll sendiri merupakan mobil pengangkut yang memiliki lengan pengangkat untuk membawa Bin.
2. Dengan alat Wintor
Pengangkutan dengan alat Wintor memerlukan satu orang operator dan satu orang helper. TBS yang diangkut dengan Wintor akan ditampung di TPH (Tempat pengumpulan Hasil) yang selanjutnya diangkut menggunakan dump Crane. TPH merupakan jarring tempat meengumpulkan TBS sedangkan dump crane merupakan mobil pengangkut menyerupai dump truck akan tetapi memiliki lengan pengangkat untuk menaikkan jaring (TPH) ke dalam bak crane.
3. Dengan alat Transporter
Pengangkutan dengan alat Transporter memerlukan satu orang operator tanpa