Efektifitas pembelajaran merupakana indikator keberhasilan belajar, artinya bahwa semakin efektifitasnya tinggi dalam kegiatan pembelajaran maka hasil belajar semakin berkualitas dan sebaliknya semakin tidak efektifnya pembelajaran maka berdampak hasil belajar yang tidak optimal.
Kurikulum 2013 mengembangkan dua modus proses pembelajaran yaitu proses pembelajaran langsung dan proses pembelajaran tidak langsung. Proses pembelajaran langsung adalah proses pendidikan di mana peserta didik mengembangkan pengetahuan, kemampuan berpikir dan keterampilan psikomotorik melalui interaksi langsung dengan sumber belajar yang dirancang dalam silabus dan RPP berupa kegiatan-kegiatan pembelajaran. Dalam pembelajaran langsung peserta didik melakukan kegiatan belajar dengan pendekatan saintifik yaitu melalui mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi atau menganalisis, dan mengkomunikasikan apa yang sudah ditemukannya dalam kegiatan analisis. Oleh karena itu fokus pertama dan utama bagi guru dalam menyiapkan pembelajaran adalah melakukan analisis pada ketiga kompetensi itu. Dari analisis itulah akan diperoleh penjabaran materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan penilaian yang diperlukan
Pembelajaran tidak langsung adalah proses pendidikan yang terjadi selama proses pembelajaran langsung tetapi tidak dirancang dalam kegiatan khusus. Pembelajaran tidak langsung berkenaan dengan pengembangan nilai dan sikap. Baik pembelajaran langsung maupun pembelajaran tidak langsung terjadi secara terintegrasi dan tidak terpisah. Pembelajaran langsung berkenaan dengan pembelajaran yang menyangkut KD yang dikembangkan dari KI-3 dan KI-4. Keduanya, dikembangkan secara bersamaan dalam suatu proses pembelajaran dan menjadi wahana untuk mengembangkan KD pada KI-1 dan KI-2. Pembelajaran tidak langsung berkenaan dengan pembelajaran yang menyangkut KD yang dikembangkan dari KI-1 dan KI-2.
Pelaksanaan pembelajaran didahului dengan penyiapan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang dikembangkan oleh guru baik secara individual maupun kelompok yang mengacu pada Silabus.
Dalam hal ini, strategi pembelajaran sangat diperlukan dalam menunjang terwujudnya seluruh kompetensi yang dimuat dalam Kurikulum 2013 agar KI-1, KI-2, KI-3, dan KI-4 dapat tercapai secara terintegrasi.
Untuk menyiapkan kemampuan guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran saintifik serta melakukan penilaiain autentik menggunakan silabus sebagai acuan, perlu penjabaran operasional antara lain dalam mengembangkan materi pembelajaran yang memuat fakta, konsep, prinsip dan prosedur. Selanjutnya mengembangkan langkah alternatif pembelajaran serta merancang dan melaksanakan penilaian autentik. Sedangkan Strategi penilaian disiapkan untuk memfasilitasi guru dalam mengembangkan pendekatan, teknik dan instrumen penilaian hasil belajar dengan pendekatan autentik.
DAFTAR PUSTAKA
Anderson, Le.W. dan Kreathwohl, D.R. (2001). A Taxonomy For Learning, Teaching, And Assesssing: A Revision of Bloom,s Taxonomy of Educational Objectives. New York. Longman.
Bruner, J. (1996). The Culture of Education. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Harding, S. (1998). Is Science Multicultural? Postcolonialisms, Feminisms, and Epistemologies. Bloomington: Indiana University Press.
Calabrese Barton, A. (1998). Reframing “science for all” through the politics of poverty. Educational Policy, 12, 525-541.
http://www.ase.org.uk/documents/principles-and-big-ideas-of-science-education Peraturan Pemerintah No.32 Tahun 2013 tentang perubahan atas PP No. 19
tahun 2005 tentang Standar Nasional pendidikan (Lembar Negara RI Tahun 2013 No.71, Tambahan Lembar Negara)
Permendikbud No.54 Tahun 2013 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah;
Permendikbud No.64 Tahun 2013 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah.
Permendikbud No.65 Tahun 2013 tentang Standar proses Pendidkan Dasar dan Menengah.
Permendikbud No.66 Tahun 2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Permendikbud No.69 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah.
UU No 20 tahun 2003 tentang Sisten Pendidikan Nasional (lembar Negara RI tahun 2003 No. 78, Tambahan lembar Negara RI No. 4301),
Young, Jolee. And Elaine Chapman (2010). Generic Competency Frameworks: a Brief Historical Overview. Education Research and Perspectives, Vol.37. No.1. The University of Western Australia.
Lampiran: Contoh RPP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran : Bahasa Mandarin
Kelas/Semester : X/Satu
Peminatan : Bahasa dan Budaya Materi Pokok : Identitas Diri
Alokasi Waktu : 10 x 3 JP Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
Kompetensi Dasar
3.1. Memahami cara menyapa, berpamitan, mengucapkan terima kasih, meminta maaf, meminta izin, memberi instruksi dan memperkenalkan diri, serta cara meresponnya terkait topik identitas diri (个人信息gèrén xìnxī) dan kehidupan sekolah (学 校 生 活 xuéxiào shēnghuó) dengan memperhatikan unsur kebahasaan, struktur teks dan unsur budaya yang sesuai kontekspenggunaannya.
4.1. Menyusun teks lisan dan tulis sederhana untuk merespon perkenalan diri, sapaan, pamitan, ucapan terimakasih, permintaan maaf, permintaan izin dan instruksi, terkait topik identitas diri ( 个 人 信 息 gèrén xìnxī) dan kehidupan sekolah ( 学 校 生 活 xuéxiào shēnghuó) dengan memperhatikan unsur kebahasaan, struktur teks dan unsur budaya secara benar dan sesuai konteks.
Indikator
Mengidentifikasi ujaran yang didengar
Menanyakan ujaran tentang menyapa, berpamitan, mengucapkan terima kasih, memberi instruksi dan memperkenalkan diri
Menanya / Menjawab pertanyaan sesuai dengan konteks Mencocokkan gambar dengan ujaran tentang identitas diri Menentukan informasi umum tentang identitas diri
Menentukan unsur-unsur budaya dalam seebuah wacana
Memperkenalkan diri dan atau orang lain berdasarkan kata kunci yang tersedia
Menuliskan ujaran dengan Hanyu pinyin yang tepat Menyusun kata/frasa menjadi kalimat
Menyusun kalimat menjadi wacana
Menyampaikanperasaan dan sikap perkenalan diri/ sapaan,/pamitan/ permintaan izin dan instruksi
Menyampaikan informasi tertulis dalam wacana singkat tentang identitas diri Membandingkan bunyi aspirasi dan tidak aspirasi bahasa Mandarin
Membandingkan bunyi 平舌音pingsheyin (z,c,s)dan qiaosheyin翘舌音
(zh,ch,sh,r)
Memperkenalkan diri sendiri dan atau orang lain Berdialog tentang Identitas Diri
Memperkenalkan diri sendiri dan atau orang lain Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat mengidentifikasi ujaran yang didengar
Siswa dapat menanyakan cara pelafalan yang tidak dipahami Siswa dapat menanyakan ujaran tentang menyapa, berpamitan,
mengucapkan terima kasih, memberi instruksi dan memperkenalkan diri Siswa dapat menanya / Menjawab pertanyaan sesuai dengan konteks Siswa dapat mencocokkan gambar dengan ujaran tentang Identitas Diri Siswa dapatmenentukan informasi umum tentang Identitas Diri
Siswa dapat menentukan unsur-unsur budaya dalam seebuah wacana
Siswa dapat memperkenalkan diri dan atau orang lain berdasarkan kata kunci yang tersedia
Siswa dapat menuliskan ujaran dengan Hanyu pinyin yang tepat Siswa dapat menyusun kata/frasa menjadi kalimat
Siswa dapat menyusun kalimat menjadi wacana
Siswa dapat menyampaikanperasaan dan sikap perkenalan diri/ sapaan,/pamitan/ permintaan izin dan instruksi
Siswa dapat menyampaikan informasi tertulis dalam wacana singkat tentang Identitas Diri
Siswa dapat membandingkan bunyi aspirasi dan tidak aspirasi bahasa mandarin
Siswa dapat membandingkan bunyi 平舌音pingsheyin (z,c,s)dan qiaosheyin 翘
舌音(zh,ch,sh,r)
Siswa dapatmemperkenalkan diri sendiri dan atau orang lain Siswa dapat berdialog tentang Identitas Diri
Materi Pembelajaran Fakta
Dialog dengan tema Identitas Diri Konsep
Penggunaan ujaran berdasarkan waktu (早上好,晚上好...) Memperkenalkan diri sendiri;
你好!
我叫...
我是...人
我住在...
Memperkenalkan orang lain : 我来介绍一下,他是我同学。 Bertanya pada seseorang;
你叫什么名字? 你住在哪儿?
Menyapa orang yang dihormati atau belum dikenal menggunakan 您好! Prinsip pelafalan aspirasi dan tidak aspirasi
Perubahan ton Prosedur;
Struktur
-kalimat afirmatif dan kalimat sangkal.
- kalimat tanya dengan kata tanya dan partikel tanya.
- susunan kalimat dengan pola: Keterangan - Subjek – Predikat – Objek. Struktur teks
( dialog dan paparan ) Metode Pembelajaran Demonstrasi Diskusi kelompok Presentasi Penugasan Alat/Media/Bahan
Alat/Media : Flash card, PPT, secarik kertas
Bahan ajar : Buku Teks Pelajaran dan materi bahan ajar yang relevan. Langkah Kegiatan/Skenario Pembelajaran
Siswa mengikuti penjelasan tentang cara menyapa, berpamitan, mengucapkan terima kasih, meminta maaf, meminta izin, memberi instruksi dan memperkenalkan diri, serta cara meresponnya. Selanjutnya melalui diskusi, penjelasan konsep kalimat berdasarkan ujaran yang berhubungan dengan
masalah penulisan Hanyu pinyin.Melalui praktik siswa dapat berlatihtentang cara menyapa, berpamitan, mengucapkan terima kasih, meminta maaf, meminta izin, memberi instruksi dan memperkenalkan diri, serta cara meresponnya dan berdialog dengan lafal yang tepat serta bekerjasama, berkomunikasi, dan bekerja dengan teliti, jujur, dan penuh tanggung jawab. Perwakilan siswa mempresentasikan hasil masalah yang diberikan penerapan prinsip Hanyu pinyin. Selama proses pembelajaran dilakuan penilaian proses pada aktivitas di kelas dan hasil tugas mandiri.
Pertemuan pertama
Rincian Kegiatan Waktu
Pendahuluan
Menyampaikan manfaat pembelajaran Bahasa Mandarin Menyampaikan tujuan pembelajaran
15 menit
Kegiatan Inti Mengamati
Menyimak cara menyapa, berpamitan, mengucapkan terima kasih, meminta maaf, meminta izin
Menanya
Menanyakan makna yang belum diketahui Mencoba
Melafalkan ujaran yang diberikan
Mengidentifikasi ujaran berdasarkan gambar Melakukan dialog berdasarkan kata kunci
Guru menilai kemampuan siswa berkomunikasi lisan
110 menit
Penutup
Bersama siswa mengulang ungkapan
Memberikan tugas baca tentang Hanyu pinyin
10 menit
Pertemuan Kedua
Rincian Kegiatan Waktu
Pendahuluan
Membahas tugas baca tentang Hanyu pinyin Menyampaikan tujuan pembelajaran
Melaksanakan pretes tentang ujaran
Rincian Kegiatan Waktu Kegiatan Inti
Mengamati dan Menanya
Dua orang siswa diminta untuk memaparkan hasil tugas tentang Hanyu pinyin
Menyimak cara pelafalan Hanyu pinyin Mencoba
Siswa diminta untuk melafalkan konsonan Hanyu pinyin Siswa diminta untuk melafalkan vokal Hanyu pinyin Siswa diminta untuk melafalkan ton Hanyu pinyin
Siswa yang lain mencoba untuk memperbaiki kesalahan yang dilakukan oleh teman saat melafalkan Hanyu pinyin Siswa diminta melafalkan ujaran yang telah diberikan pada
pertemuan sebelumnya
Siswa diberikan masalah tentang membaca kosakata baru Siswa berdiskusi memecahkan masalah yang diberikan Guru menilai sikap siswa dalam kerja kelompok dan
kemampuan menerapkan konsep dan prinsip dalam pemecahan masalah
Mengasosiasi
Siswa mendiskusikan hasil kegiatan tentang membaca Hanyu pinyin
Siswa membandingkan cara pelafalan Hanyu pinyin dengan bahasa lain
Dengan fasilitasi guru, siswa menememukan cara pelafalan Hanyu pinyin yang lebih mudah diingat dan diucapkan Guru menilai keterampilan mengolah dan menalar Mengomunikasikan
Perwakilan siswa memaparkan hasil diskusi pemecahan masalah
Guru menilai keterampilan menyaji dan berkomunikasi
100 menit
Penutup
Bersama siswa menyimpulkan cara pelafalan Hanyu pinyin Memberikan tugas baca tentang peletakan ton, perubahan
ton dan penulisan Hanyu pinyin Melaksanakan postes
15 menit
Rincian Kegiatan Waktu Pendahuluan
Merefleksi hasil pretes dan postes pertemuan sebelumnya Membahas tugas baca tentang peletakan ton, perubahan ton dan penulisan Hanyu pinyin
Menyampaikan tujuan pembelajaran
20 menit
Kegiatan Inti Mengamati
Siswa membaca teks singkat
Siswa mengamati cara peletakan ton, perubahan ton dan penulisan Hanyupinyin pada teks yang diberikan
Menanya
Memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya tentang makna kata yang belum diketehui
Memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya tentang cara peletakan ton, perubahan ton dan penulisan Hanyu pinyin berdasarkan teks
Mencoba
Siswa diminta menuliskan letak ton pada sebuah ujaran
Siswa diminta menuliskan perubahan ton pada sebuah ujaran Siswa diminta menuliskan Hanyu pinyin yang tepat untuk nama orang, nama tempat dan kata di awal kalimat pada sebuah ujaran atau teks singkat
Siswa lain memperbaiki jika terdapat kesalahan pada
penulisan peletakan ton, perubahan ton dan penulisan nama orang, nama tempat serta penulisan kata di awal kalimat Siswa diberikan permasalahan
Siswa mendiskusikan permasalahan
Guru menilai keterampilan ,kejujuran dan ketelitian serta kerjasama dalam berdiskusi
Mengasosiasi
Mendiskusikan penyajian dan pengolahan data serta menyiapkan bahan yang akan disampaikan
Guru menilai kerjasama dan tanggungjawab siswa dalam berdiskusi
Mengomunikasikan
Perwakilan siswa mempresentasikan hasil kerja
Guru menanggapi hasil presentasi untuk memberi penguatan pemahaman dan/atau mengklarifikasi miskonsepsi.
Rincian Kegiatan Waktu Penutup
Bersama siswa menyimpulkan kembali hasil permasalahan Memberikan persiapan mengikuti tes tertulis (Ulangan harian) pada pertemuan yang akan datang
15 menit
Pertemuan Keempat (ulangan harian)
Rincian Kegiatan Waktu
Pendahuluan
Merefleksi hasil diskusi pada beberapa pertemuan sebelumnya Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui presentasi
20 menit
Kegiatan Inti
Mengomunikasikan
Dua orang siswa dipilih secara acak diminta untuk mempresentasikan tugasnya
Siswa lain dari kelompok berbeda bertanya dan menanggapi presentasi
Satu siswa diminta menyampaikan refleksi pengalaman belajar tentang ujaran, peletakan ton, perubahan ton, penulisan Hanyu pinyin untuk nama orang, nama tempat dan penulisan di awal kalimat
Guru menilai kemampuan menyaji dan menalar, serta komunikasi
45 menit
Penutup
Siswa melaksanakan tes tertulis ulangan harian
Memberikan tugas baca untuk pertemuan berikutnya tentang pelafalan Hanyu pinyin (j,q,x,zh,ch,sh,r,z,c,s)
75 menit
Penilaian
1. Mekanisme dan prosedur
Penilaian dilakukan dari proses dan hasil. Penilaian proses dilakukan melalui observasi kerja kelompok, kinerja presentasi, dan laporan tertulis. Sedangkan penilaian hasil dilakukan melalui tes tertulis.
2. Aspek dan Instrumen penilaian
Instrumen observasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada aktivitas dalam kelompok, tanggungjawab, dan kerjasama.
Instrumen kinerja presentasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada aktivitas peran serta, kualitas visual presentasi, dan isi presentasi
Instrumen laporan praktik menggunakan rubrik penilaian dengan fokus utama pada kualitas visual, sistematika sajian data, kejujuran, dan jawaban pertanyaan.
Instrumen tes menggunakan tes tertulis uraian dan/atau pilihan ganda 3. Contoh Instrumen (Terlampir)
Sumber/Referensi
Buku Pegangan Kurikulum 2013
Buku Teks Pelajaran dan materi bahan ajar yang relevan.
Jakarta, ... Agustus 2013
Mengetahui Kepala SMA .... Guru Mata Pelajaran
Bahasa Mandarin
... ...
NIP. NIP. Catatan Kepala Sekolah ... ... ... ... ... ... ... ... ...
Lampiran
a. Lembar Observasi dan kinerja presentasi
LEMBAR PENGAMATAN OBSERVASI DAN KINERJA PRESENTASI Mata Pelajaran : Bahasa Mandarin
Kelas/Program : X/Bahasa dan Budaya Kompetensi : KD 3.1 dan 4.1
N
o Nama Siswa
Observasi Kinerja Presentasi Jml Sko r Nila I Ak t tgjw b Kerjs m Prnsr t Visua l Isi (1) (2) (3) (4) (5) (6 ) 1. Ade Supriatna 4 4 3 4 3 3 21 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11.
12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20.
Keterangan pengisian skor 4. Sangat baik 3. Baik 2. Cukup baik 1. Kurang baik a. Pretes/postes Pretes/Postes Pertama A. 连一连Pasangkan ! 1. Nĭ hăo ! a. Maaf
2. Wŏ jiào Adi. b. Sampai jumpa
3. Nĭ hăo ma ? c. Selamat pagi
4. Zăoshang hăo ! d. Apa kabar ?
5. Duìbuqĭ e. Halo
6. Zàijiàn ! f. Nama saya Adi
b. Contoh Tes Uraian A. 听后选择正确拼音
Tuliskan Hanyu pinyin berdasarkan apa yang didengar ! 1. (m) 2. (t) 3. (p) 4. (ua) 5. (ia) B. 听后选择正确拼音
___________
__________
__________
__________
C. 完成对话
Lengkapilah dialog berikut ini ! 1. Xuésheng : _______ Lăoshi : Zăoshang hăo ! 2. Xuésheng : _______ Lăoshi : Méiguānxi. 3. Xuésheng : _______ Lăoshi : Zàijiàn!
d. Contoh Tes Pilihan Ganda
看图选词
Perhatikan gambar, kemudian pilihlah jawaban yang tepat!
1. a. Nĭ hăo b. Nĭmen hăo c. Búkeqì d. Zàijiàn! e. Míngtiān jiàn 2. a. lăoshi b. péngyou c. xuésheng d. dàifu e. xiàozhăng 3. a. xièxie b. méiguānxi c. duìbuqĭ
e. Nĭ hăo ma? 4. a. Zŏu hăo ! b. Xiàwu hăo ! c. Wănshang hăo ! d. Zăoshang hăo! e. Míngtiān jiàn ! 5. a. chĭzi b. shuĭbĭ c. gāngbĭ d. qiānbĭ e. xiàngpí