PENUTUP
6.1. Kesimpulan
Kehidupan masyarakat di Nagari ulakan tidak terlepas dari ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin yang menjadi acuan dalam menjalankan kehidupan sehari- hari. Penulis menyimpulakan dari hasil penelitian bahwa benar adanya semua kehidupan masyarakat di Nagari Ulakan tidak terlepas dari ajaran Tuanku keramat Syekh Burhanuddin. Masyarakat di Nagari Ulakan mengamalkan ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Syekh Burhanuddin Menjadi panutan dalam masyarakat tersebut. Masyarakat mengerti akan fenomena alam yang terjadi pada lingkungan mereka bijak sana berinteraksi didalam hidup bermasyarakat, mematuhi adat yang berlaku, masyarakat mengkaitan ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin dengan amal dan ketakwaan.
Bahasa yang digunakan dalam cerita Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin lebih banyak menggunakan bahasa masyarakat Nagari Ulakan. Seperti pada penamaan tokoh dalam cerita, nama bangunan dalam cerita banyak menggunakan bahasa daerah. Seperti kata Surau yang artinya temapt ibadah.
Tema dalam cerita Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin digunakan pendapat Atar Semi yang mengatakan bahwa untuk melihat tema sebuah cerita, ada faktor penting yang harus dikaji, yaitu :
4. Melihat persoalan yang paling menonjol
6. Menghitung waktu penceritaan sebuah persoalan
Persoalan yang paling menonjol dalam cerita Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin adalah tentang perjuangannya mengislamisasikan masyarakat Nagari Ulakan. Persoalan perjuangannya itu sangat banyak dijelaskan dalam cerita ini. tokoh yang diceritakan adalah orang-orang yang berjuang dalam mengislamisasikan masyarakat Nagari Ulakan. Persoalan yang menimbulkan konflik adalah persoalan tentang Syekh Burhanuddin mulai mengislamisasikan masyarakat tetapi mendapat ancaman dari tokoh adat dan masyarakat lainnya tetapi Syekh Burhanuddin tetap saja berjuang untuk mengislamisasikan masyarakat. Perlahan-lahan akhirnya masyarakat dan tokoh adat mulai menerima keberadaan Syekh Burhanuddin dan ajaran yang dibawanya. Persoalan yang paling lama diceritakan adalah persoalan Syekh Burhanuddin menuntut ilmu agamanya, mulai berguru kepada Tuanku Madinah hingga Ia wafat lalu Syekh burhanuddin berguru kepada Syekh Abdurrauf, dalam perjalanannya berguru ini lah sangat lama diceritakan sehingga dia kembali ke Nagari Ulakan. Berdasarkan ketiga unsur tema diatas dapat diketahui bahwa tema dari cerita Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin adalah sikap kepahlawanannya dalam mengislamisasikan masyarakat Nagari Ulakan.
Latar tempat yang terdapat di dalam cerita Tuanku Keramat syekh Burhanuddin adalah di Kuawek Galundi Nan Baselo (Pariangan Padang Panjang), Tapakis Ulakan, Nagari Malalo, Nagari Asam Pulau, Batang Anai, Sintuk Lubuk Alung, Tanjung Medan, Nagari Ulakan, Pulau Angso, Aceh dan Gunung Sitoli. Latar waktu adalah latar yang mengungkapkan kapan sebuah peristiwa itu berlangsung atau terjadi. Adapun latar waktu yang terdapat di dalam cerita Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin adalah sebagai berikut: Pada saat usia antara 9 sampai 11 tahun : Syekh Burhanuddin melawan
seekor harimau untuk melindungi teman sepermainannya. Sejak usia dini : Syekh Burhanuddin telah mendapatkan pendidikan akhlak dan budi pekerti yang baik. Ketika Ia berumur 7 tahun : Syekh Burhanuddin telah dibawa orang tuannya untuk belajar kepada seorang gurajat. Setiap hari : Syekh Burhanuddin mengembalakan kerbau. Sesampainya Syekh Burhanuddin di Aceh : untuk menuntut dan melanjutkan ilmunya kepada syekh Abdurrauf.
Pemikiran di dalam cerita Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin adalah pemikiran beliau untuk mengislamisasikan masyarakat di Nagari Ulakan pada umumnya. Yang pada masa itu masyarakat di Nagari Ulakan masih menganut Animisme. Di dalam cerita Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin. Syekh Burhanuddin dapat dikategorikan sebagai tokoh utama cerita, serta Idris (Khatib Majolelo), Syekh Abdulah Arif (Tuanku Madinah), Syekh Abdurrauf (Syekh kuala), Khatib Sangko, Kalik-kalik Jantan, Gaga Tangah Padang, Si Hujan Paneh, dan Si Waman sebagai tokoh pembantu.
Nilai kepahlawanan yang terdapat dalam cerita Taunku Keramat Syekh Burhanuddin adalah sebagai berikut :
1. Mampu mengalahkan seekor harimau
2. Melanjutkan perjuangan gurunya walaupun mendapat tantangan dari masyarakat
3. Memiliki tanda-tanda untuk menjadi khalifah
4. Kepatuhan seorang murid pada gurunya
5. Mampu menjaga amanah dari gurunya
7. Membentuk gelar-gelar pada masyarakat Nagari Ulakan
8. Pernyataan etos masyarakat
9. Sebagai perwujudan sikap dan pegangan hidup
10. Sebagai gambaran cara hidup
6.2 Saran
Berdasarkan pengalaman penulis dilapangan, ada beberapa saran yang hendak penulis sampaikan, yaitu :
1. Hendaknya masyarakat lebih meningkatkan kepeduliannya terhadap warisan dari Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin, agar ajaran kehidupan yang telah diajarkan beliau biasa dijaga sepanjang masa dan masyarakat pendukungnya hidup berdasarkan contoh hidup yang telah diwariskan oleh beliau
2. Penelitian terhadap cerita keramat sangat berguna bagi kelestarian nilai sejarah dari cerita tersebut.
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto Suharsimi, 2005. Manajemen Penelitian. Jakarta : Rineka Cipta.
...2000. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta.
Bungin, 2007. Penelitian Kualitatif. Jakarta : Kencana Pranata Media Grup. Esten Mursal, 1986. Sastra dan Tradisi Subkultur. Bandung : Angkasa.
Gubah dan Lincoln. 1981. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung : Pt. Remaja Posda Karya.
Kartono, 1980. Pengantar Metodelogi Riset sosial. Bandung : Alumni.
Nurgiantoro Burhan, 1995. Pengkajian Fiksi. Bandung : Gajah Mada Universiti Press.
Miyon, Bambang Irawan, 1995. Sejarah Nasional dan Umum Program Inti. Solo : Pt. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri
Milles, M.B and Huberman, M.A.1994. Qualitative Data Analysis. London : Sage Publication.
Rendi Novrizal, S.s, 2014. Jati Diri Masyarakat Melayu Serdang Dalam Tradisi Bela Diri Silat Lintau di Kedatukan Batang Kuis: Kajian Antropologi Sastra.
Samad Duski, 2002. Syekh Burhanuddin dan Islamisasi Minangkabau. Jakarta : The Minangkabau Foundation.
Semi Atar, 1987. Anatomi Sastra. Padang : Angkasa.
Sujiman Panuti, 1988. Memahami Cerita Rekaan. Jakarta : Rajawali Press.
...2005. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung : Alfabeta. Syaifuddin, 1999. Prespektif Tradisionalisme Melayu. Medan : USU Press.
Teeuw, A. 1988. Sastra dan Ilmu Sastra, Pengantar Teori Sastra. Cetakan Kedua. Jakarta: Pustaka Jaya.
LAMPIRAN I
DAFTAR TANYA
Daftar tanya penelitian skripsi
Nilai-nilai Kepahlawanan Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin di Nagari Ulakan Responden No.
A. LATAR BELAKANG RESPONDEN 1. Umur 1. 15 – 19 tahun 2. 20 – 29 tahun 3. 30 – 39 tahun 4. 40 – 49 tahun 5. 50 – 59 tahun 6. 60 tahun ke atas 2. Jenis Kelamin 1. Laki-laki 2. Perempuan
3. Tingkat Pendidikan 1. Tidak Bersekolah 2. Sekolah Dasar (SD)
3. Sekolah Menengah Pertama (SMP) 4. Sekolah Menengah Atas (SMA) 5. Perguruan Tinggi 4. Suku/etnik 1. Minangkabau 2. Jawa 3. Batak 4. Nias 5. Lain-lain 5. Pekerjaan 1. Petani 2. Nelayan 3. Buruh 4. Pedagang 5. Pegawai Negri 6. Lain-lain
6. Sudah berapa lama tinggal di sini 1. < 2 tahun 2. 3-4 tahun 3. 5-6 tahun 4. 7-8 tahun 5. 9 tahun ke atas 6. Sejak lahir
B. TUANKU KERAMAT SYEKH BURHANUDDIN
7. Apakah anda mengetahui Tuanku Keramat syekh Burhanuddin 1. Ya
2. Tidak 3. Ragu-ragu
(Jika Ya, teruskan dengan soal selanjutnya)
8. Sudah berapa lama anda mengetahui tentang Tuanku Keramat syekh Burhanuddin
1. 1-5 tahun yang lalu 2. 6-10 tahun yang lalu 3. 11-15 tahun yang lalu 4. 16-20 tahun yang lalu 5. 21-25 tahun yang lalu
9. Dari siapakah pertama kalinya anda mengetahui Tuanku Keramat syekh Burhanuddin
1. Keluarga (ayah, ibu, kakak)
2. Tokoh masyarakat (ketua adat, ustadz) 3. Guru sekolah
4. Tetangga
10.Apakah anda berminat terhadap Tuanku Keramat syekh Burhanuddin 1. Sangat berminat
2. Berminat
3. Kurang berminat 4. Tidak berminat
11.Pada umur berapa pertama kali anda mengetahui Tuanku Keramat syekh Burhanuddin 1. 6 – 10 tahun 2. 11 – 15 tahun 3. 16 – 20 tahun 4. 20 – 25 tahun 5. 26 tahun ke atas
12.Apakah anda memperoleh pengetahuan tentang Tuanku Keramat syekh Burhanuddin melalui pembelajaran yang khusus
1. Ya 2. Tidak 3. Ragu-ragu
C. PERSEPSI PERIHAL HAKIKAT HIDUP
13.Apakah Tuanku Keramat syekh Burhanuddin berkaitan dengan kehidupan anda
1. Ya 2. Tidak 3. Ragu-ragu
14.Apakah ajaran yang diberikan Tuanku Keramat syekh Burhanuddin berguna untuk menghadapi kesusahan dalam hidup
1. Ya 2. Tidak 3. Ragu-ragu
15.Apakah anda mengamalkan ajaran dari Tuanku Keramat syekh Burhanuddin 1. Ya
2. Tidak 3. Ragu-ragu
16.Apakah Tuanku Keramat syekh Burhanuddin mempunyai kaitan dengan keridhoan Allah
1. Ya 2. Tidak 3. Ragu-ragu
17.Apakah ajaran Tuanku Keramat syekh Burhanuddin bisa mewujudkan keahlian tertentu
1. Ya 2. Tidak 3. Ragu-ragu
18.Apakah ajaran dari Tuanku Keramat syekh Burhanuddin dapat merubah kehidupan ke arah yang lebih baik
1. Ya 2. Tidak 3. Ragu-ragu
19.Apakah ajaran dari Tuanku Keramat syekh Burhanuddin dapat merubah kehidupan ke arah yang buruk
1. Ya 2. Tidak 3. Ragu-ragu
20.Apakah ajaran Tuanku Keramat syekh Burhanuddin berkaitan dengan kedinamisan hidup
1. Ya 2. Tidak 3. Ragu-ragu
21.Apakah ajaran Tuanku Keramat syekh Burhanuddin menjadikan kesejahterahan masyarakat di nagari Ulakan
1. Ya 2. Tidak 3. Ragu-ragu
22.Apakah anda berminat menjaga dan mengajarkan ajaran Tuanku Keramat syekh Burhanuddin kepada masyarakat di nagari Ulakan
1. Sangat berminat 2. Berminar
3. Kurang berminat 4. Tidak berminat
D. PERSEPSI PERIHAL HAKIKAT KERJA
23.Dalam menjalankan aktivitas menggunakan akal, fikian dan kepandaian 1. Sangat setuju
2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
24.Dalam menjalankan aktivitas harus mahir dalam bidang yang ditekuni 1. Sangat setuju
2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
25.Dalam menjalankan aktivitas harian harus bijak sana berinteraksi terhadap isu dan fenomena yang berlaku
1. Sangat setuju 2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
26.Dalam menjalankan aktivitas harian seharusnya memahami dan mengetahui adat yang berlaku
1. Sangat setuju 2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
27.Menjalankan aktivitas seharusnya bisa menggunakan teknologi canggih 1. Sangat setuju
2. Setuju
4. Tidak setuju
28.Diperlukan ahklak yang baik di dalam bekeluarga dan lingkungan sekitarnya 1. Sangat setuju
2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
29.Diperlukan ahklak baik seseorang dalam linkungan sosial 1. Sangat setuju
2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
30.Menjalankan aktivitas diperlukan ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin
1. Sangat setuju 2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
31.Apakah Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin berhubungan dengan amal dan ketakwaan
1. Sangat setuju 2. Setuju
4. Tidak setuju
32.Berbagai ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin diantaranya membawa kejayaan didalam kehidupan
1. Sangat setuju 2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
33.Ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin mewujudkan ketenangan dan keselamatan
1. Sangat setuju 2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
34.Ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin menambah ketenangan lahir dan batin
1. Sangat setuju 2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
35.Ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin mempunyai pengaruh terhadap aktivitas
1. Sangat setuju 2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
36.Ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin bisa menambah keahlian bekerja
1. Sangat setuju 2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
37.Ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin dengan ketenangan fisik dan mental
1. Sangat setuju 2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
E. PERSEPSI PERIHAL WAKTU
38.Ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin masih relevan dengan zaman sekarang
1. Sangat setuju 2. Setuju
4. Tidak setuju
39.Banyak aktivitas masyarakat melibatkan ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin
1. Sangat setuju 2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
40.Ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin kekal sepanjang zaman 1. Sangat setuju
2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
41.Ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin tidak pernah penting dalam kehidupan
1. Sangat setuju 2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
F. PERSEPSI TERHADAP ALAM
42.Apakah kedasyatan bencana alam akibat dari prilaku masyarakat 1. Sangat setuju
2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
43.Fenomena alam karena menipisnya kepercayaan terhadap ajarn Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin
1. Sangat setuju 2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
44.Apakah ada peranan ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin terhadap fenomena alam
1. Sangat setuju 2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
45.Apakah ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin menjaga keseimbangan di antara makhluk dengan alam
1. Sangat setuju 2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
46.Apakah ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin berhubungan dengan kejadian alam sekitar
1. Sangat setuju 2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
47.Apakah ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin dapat mengurangi bencana alam
1. Sangat setuju 2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
48.Apakah ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin dapat menghindari marabahaya
1. Sangat setuju 2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
49.Apakah ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin sebagai kelangsungan harmonisasi manusia dan alam
1. Sangat setuju 2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
G. PERSEPSI HAKIKAT HUBUNGAN SESAMA MANUSIA
50.Apakah ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin dapat menimbulkan semangat bagi masyarakat
1. Sangat setuju 2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
51.Apakah ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin berhubungan dengan keridhoan Allah
1. Sangat setuju 2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
52.Apakah ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin berperan untuk kerukunan sesama
2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
53.Apakah media teknologi lebih berperan dalam kehidupan 1. Sangat setuju
2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
54.Apakah ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin sama dengan media teknologi
1. Sangat setuju 2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
55.Apakah ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin mengeratkan hubungan adat dengan individu
1. Sangat setuju 2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
56.Apakah ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin mewujudkan kebersamaan sesama masyarakat
1. Sangat setuju 2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
57.Apakan ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin diperlukan bagi mewujudkan rasa kerukunan sesama makhluk ciptaan allah
1. Sangat setuju 2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
58.Apakah ajaran Tuanku Keramat Syekh Burhanuddin diperlukan dalam mempersatukan pikiran masyarakat
1. Sangat setuju 2. Setuju
3. Kurang setuju 4. Tidak setuju
LAMPIRAN II
GAMBAR
Bangunan makan Syekh Burhanuddin tampak dari depan
Para pemuka agama berdoa didepan makan Syekh Burhanuddin
Surau pertama yang dibangun Syekh Burhanuddi di Tanjung Medan
Berdoa tulak bala di makan Syekh Burhanuddin