A. KESIMPULAN
Hakikat Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan integrasi dari berbagai cabang ilmu-ilmu sosial seperti sosiologi, sejarah, geografi, ekonomi, politik, hukum, dan budaya, yang mana di dalamnya berisi tentang kajian manusia dan dunia sekelilingnya. Yang menjadi pokok kajian IPS adalah tentang hubungan antar manusia. Latar telaahnya adalah kehidupan nyata manusia.
Dari pengertian IPS dapat dilihat bahwa, materi yang dikaji dalam pembelajarannya adalah tentang kehidupan manusia dalam hubungannya dengan lingkungannya yang mencakup segala aspek kehidupan. Dalam mengkaji masyarakat, guru dapat melakukan kajian dari berbagai perspektif sosial, seperti kajian melalui pengajaran sejarah, geografi, ekonomi, sosiologi, antropologi, politik pemerintahan, dan aspek psikologi sosial yang disederhanakan untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Sikap kurang bergairah, kurang aktif, kelas kurang berpusat pada siswa, dan kadang-kadang ada yang bercanda dengan sesama teman di kelas, merupakan masalah yang dihadapi khususnya untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Damak buruknya adalah, penguasaan materi dan ketuntasan kurang memuaskan. Kondisi yang seperti ini tentunya sangat tidak diharapkan dalam proses belajar mengajar. Permasalahan lain, pembelajaran mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) misalnya : ketidaksiapan dari guru-guru yang ada disekolahnya untuk membelajarkan IPS secara terpadu, mengingat terbatasnya tenaga guru yang ada; tidak tersedianya fasilita pendukung pembelajaran IPS yang sesuai dengan kebutuhan; dan masih rendahnya hasil pembelajaran IPS di sekolah.
Sebenarnya guru telah berusaha menciptakan pembelajaran agar siswa lebih aktif, diantaranya : pengamatan objek langsung, diskusi kelompok, mengerjakan LKS, menggunakan media yang ada di sekolah, dan menggunakan metode tanya jawab. Namun, hasilnya belum memuaskan dan aktivitas siswa belum maksimal. Apabila kondisi yang seperti ini tidak dicarikan alternatif pemecahan masalahnya, maka guru akan tetap saja sebagai sumber informasi satu-satunya di kelas, tidak ada tukar informasi, penguasaan konsep dan hasil belajar IPS siswa tetap rendah, dan pembelajaran IPS jadi membosankan. Menurut Nasution (2000:94), pelajaran akan lebih menarik dan berhsil apabila dihubungkan dengan pengalaman-pengalaman dimana anak dapat melihat, meraba, mengucap, berbuat, mencoba, berfikir, dan sebagainya. Pelajaran tidak hanya bersifat intelektual, melainkan juga bersifat emosional. Kegembiraan belajar dapat mempertinggi hasil pelajaran.
Berkaitan dengan materi IPS, bahwa kajian yang dibahas di dalamnya tidak terlepas dari kehidupan manusia sehari-hari, maka pengetahuan sosial ini secara alamiah sudah melekat pada diri setiap orang. Akan tetapi IPS ini harus tetap dipelajari dan diajarkan kepada anak didik, mengingat kehidupan masyarakat dengan segala permasalahannya makin berkembang. Untuk menghadapi keadaan demikian, pengetahuan sosial yang diperoleh secara alamiah saja tidak cukup.
Maka disinilah perlunya pendidikan formal, khususnya pendidikan IPS. Adapun fungsi IPS sebagai pendidikan yaitu membekali anak didik dengan pengetahuan sosial yang berguna untuk masa depannya, keterampilan sosial dan intelektual dalam membina perhatian serta kepedulian sosialnya sebagai sumber daya manusia yang bertanggung jawab dalam merealisasikan tujuan pendidikan nasional.
B. SARAN
IPS sangat erat kaitannya dengan persiapan anak didik untuk berperan aktif atau berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia dan terlibat dalam pergaulan masyarakat dunia (global society). IPS harus dilihat sebagai suatu komponen penting dari keseluruhan pendidikan kepada anak. IPS memerankan peranan yang signifikan dalam mengarahkan dan membimbing anak didik pada nilai-nilai dan perilaku yang demokratis, memahami dirinya dalam konteks kehidupan masa kini, memahami tanggung jawabnya sebagai bagian dari masyarakat global yang interdependen.
DAFTAR PUSTAKA
Ahmadi. 2004. Sosiologi Pendidikan. Jakarta: PT Rineka Cipta.Daldjoeni, N. 1992. Dasar-Dasar Ilmu Pengetahuan Sosial. Bandung: Alumni.
Majid, A. 2011. Perencanaan Pembelajaran Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung: Rosdakarya.
Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Proyek Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Primary School Teacher Development Project)
Rusdi, Muhammad dkk. 1983. Pengantar Ilmu Pengetahuan Sosial. Surabaya: Tim IPS FPIS IKIP Surabaya.
Samlawi, Fakih dan Bunyamin Maftuh. 1999. Konsep Dasar IPS. Jakarta: Departemen Winataputra, Udin S. 2005. Materi dan Pembelajaran IPS SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
Dendi Tri Suarno dan Sukirno. 2015. Program Studi Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Negeri Yogyakarta. “Pengembangan Media Pembelajaran IPS Dengan Tema Pemanfaatan Dan Pelestarian Sungai Untuk Siswa Kelas VII SMP.” Jurnal Pendidikan IPS, Volume 2, Nomor 2, September 2015.
Elfira Miftakhul Jannah. 2017. Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Ilmu Sosial
Universitas Negeri Yogyakarta. “Implementasi Kurikurum 2013 Pada Pembelajaran IPS di SMPN 1 Muntilan.” Jurnal, Volume 1, Nomor 1, 2017.
Enok Maryani, dan Helius Syamsudin. 2009. “Pengembangan Program Pembelajaran IPS Untuk Meningkatkan Kompetensi Keterampilan Sosial.” Jurnal Penelitian, Volume 9, Nomor 1, April 2009.
Fulana Mardina Asih. 2014. Pendidikan Ekonomi IKIP Veteran Semarang. “Implementasi Kurikulum 2013 Pada Mata Pelajaran IPS di SMPN 1 BLADO.”. Jurnal Pendidikan Ekonomi IKIP Veteran Semarang, Volume 2, Nomor 1, 2014.
Leo Agung S. 2012. Program Studi Pendidikan Sejarah Jurusan PIPS FKIP UNS Surakarta. “Implenetasi Model Pembelajaran IPS Terpadu (Suatu Studi Evaluatif Di SMPN Kota Surakarta) .” Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, Volume 18, Nomor 2, Juni 2012.
Puput Pujatama. 2014. Program Studi Ilmu Pengetahuan Sosial, Program Pascasarjana Universitas Negeri Semarang, Indonesia. “Implementasi Kurikulum 2013 Pada Mata Pelajaran IPS Di
Sekolah Menengah Pertama (Studi Pada Sekolah-sekolah di Kota Semarang)”. Jurnal of Educational Social Studies, volume 3, Nomor 2, ISSN 2252-6390 November 2014. Prof. Dr. Paulus Hadisuprapto, S.H. 2012. Guru Besar Kriminologi Fakultas Hukum Universitas
Diponegoro, Semarang “Pendekatan Kajian Ilmu Hukum”. Jurnal Hukum, volume 1, Nomor 2, 2012.
Titik Triwulan Tutik. 2012. Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya. “Hakikat Keilmuan Ilmu Hukum Ditinjau Dari Sudut Filsafat Ilmu Dan Teori Ilmu Hukum.” Jurnal Mimbar Hukum, Volume 24, Nomor 3, Oktober 2012. Halaman 377-569.
Team Dosen. 2013. Universitas Negeri Medan. “Bahan Perkuliahan Konsep Dasar IPS.” Modul Perkuliahan.
https://www.kompasiana.com/www.ilhamakbar.com/definisi-tujuan-dan-ruang-lingkup antropologi_54f79c24a333119d1c8b458a- Diakses pada tanggal 12 Januari 2018.
http://www.ngelmu.id/pengertian-antropologi-bidang-pendekatan-metodologi-konsep-dan-teori
antropologi/ - Diakses pada tanggal 12 Januari 2018.
http://www.guruips.com/2017/02/fungsi-dan-tujuan-sosiologi-manfaat.html - Diakses pada tanggal 12 Januari 2018.
https://www.kompasiana.com/lisnaifahsyaghina/2-metode-dalam sosiologi_54f9774da33311a13d8b545f-Diakses pada tanggal 12 Januari 2018
http://www.materi-pelajaran.xyz/2016/08/5-metode-penelitian-geografi.html - Diakses pada tanggal 12 Januari 2018.
http://www.ipsmudah.com/2017/04/3-pendekatan-geografi-keruangan-ekologi-wilayah-contohnya.html
Diakses pada tanggal 12 Januari 2018.
https://www.sayanda.com/pengertian-sejarah/- Diakses pada tanggal 12 Januari 2018.
http://www.sejarawan.id/2012/02/pendekatan-penelitian-sejarah.html- Diakses pada tanggal 12 Januari 2018.
http://artikel-az.com/ilmu-hukum/- Diakses pada tanggal 12 Januari 2018.
http://chikal-adhityah.blogspot.co.id/- Diakses pada tanggal 12 Januari 2018.
http://nartocalonlegislator.blogspot.co.id/2013/10/pendekatanhukum-oleh-andi-sunarto.html- Diakses pada tanggal 12 Januari 2018.
https://customslawyer.wordpress.com/2014/01/31/tiga-pendekatan-metoda-ilmu-hukum/- Diakses pada tanggal 12 Januari 2018.
http://alviprofdr.blogspot.co.id/2013/07/karakteristikilmu-hukum-oleh-alvi.html- Diakses pada tanggal 12 Januari 2018.
https://dewirosdyana.wordpress.com/2013/11/10/sifat-dan-arti-politik/- Diakses pada tanggal 12
Januari 2018.
https://belajarbersamayulia.weebly.com/karakteristik-sejarah.html- Diakses pada tanggal 12 Januari 2018.
https://ekowati52.wordpress.com/- Diakses pada tanggal 12 Januari 2018.
https://agroedupolitan.blogspot.co.id/2017/03/karakteristik-kajian-antropologi.html- Diakses pada tanggal 12 Januari 2018.
http://www.guruips.com/2017/02/ciri-ciri-sosiologi-hakikat-dan.html- Diakses pada tanggal 12 Januari 2018.
https://www.kompasiana.com/widihastuti.ratna/model-pembelajaran-ips-yang-dikembangkan-kurikulum-2013_54f6d94aa333114c5c8b4ba6- Diakses pada tanggal 12 Januari 2018.
http://mademoisellezeina.blogspot.co.id/2014/05/pelaksanaan-pembelajaran-ips-pada.html- Diakses pada tanggal 12 Januari 2018.
http://bdkbandung.kemenag.go.id/jurnal/330-pembelajaran-ips-dalam-kurikulum-2013- Diakses pada tanggal 12 Januari 2018.
http://sucianitaeconomiceducation12.blogspot.co.id/2013/06/hubungan-ilmu-sosial-dan-ips.html-Diakses pada tanggal 12 Januari 2018.
http://gudangartikels.blogspot.co.id/2013/01/hakikat-pembelajaran-ips.html- Diakses pada tanggal 12 Januari 2018.
http://haslindafadillah.blogspot.co.id/2010/11/makalah-pendidikan-ips.html- Diakses pada tanggal 12 Januari 2018.