BAB VII
INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD
5 Tabel 1.1
ALUR PIKIR PENYUSUNAN RENSTRA KANTOR PERSIPDA
Penelahan RT RW Penelahan RPJP Perumusan Isu-Isu Strategis Berdasarkan Tupoksi Analisis Gambaran Pelayanan SKPD Perumusan Visi dan Misi SKPD
Perumusan Tujuan Perumusan Sasaran Perumusan Strategi dan Kebijakan Perumusan Program dan Kegiatan RPJMD
6
BAB II
GAMBAR UMUM SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (SKPD)
2.1 Struktur Organisasi
Struktur Organisasi Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Salatiga, berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2010 tentang tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah, Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu dan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Salatiga sebagai berikut :
KEPALA
KELOMPOK SUB BAGIAN JABATAN TATA USAHA FUNGSIONAL SEKSI PERPUSTAKAAN SEKSI BINA PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN SEKSI ARSIP DAERAH
7
2.2 Tugas Pokok dan Fungsi
Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah mempunyai tugas pokok membantu sebagian tugas Walikota Salatiga di Bidang Perpustakaan dan Arsip Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Salatiga. Secara terpirinci fungsi adalah sebagai berikut :
2.2.1 Kepala Kantor mempunyai tugas sebagai berikut :
a. Penanggung jawab penyelenggaraan kegiatan di bidang Perpustakaan dan Arsip Daerah.
b. Perumus kebijakan teknis di bidang Perpustakaan dan Arsip Daerah.
c. Pengkoordinasian pelaksanaan kegiatan di bidang Perpustakaan dan Arsip daerah.
d. Penyelenggaraan sistem jaringan. e. Penyusunan jadwal retensi arsip
f. Pelayanan umum di bidang Perpustakaan dan Arsip Daerah
2.2.2 Kepala Sub Bag Tata Usaha
Memberikan pelayanan teknis administratif meliputi urusan kepegawaian, umum, perlengkapan, pengelolaan keuangan dan penyusunan program serta mengkoordinasikan di lingkungan kantor. Dengan uraian tugas sebagai berikut :
a. Menyusun rencana kerja Sub Bagian Tata Usaha berdasarkan peraturan yang berlaku, sebagai acuan kerja dan bahan masukan atasan;
b. Memberi petunjuk dan arahan kepada bawahan sesuai tugas masing-masing guna kelancaran tugas;
c. Membagi tugas bawahan berdasarkan jadwal kerja dan uraiannya agar diperoleh produk kerja yang optimal ;
d. Menilai kerja bawahan melalui pemantauan pelaksanaan tugas yang telah terbagikan agar pelaksanaan kerja sesuai rencana kerja yang telah ditetapkan ;
e. Mengatur administrasi tugas-tugas urusan tata usaha umum, ekpedisi, penggandaan dan tata usaha kantor sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk ketertiban pelaksanaan administrasi:
f. Mempelajari dan memeriksa laporan pelaksanaan tugas dan naskah dinas secara berkala maupun insidentil sebagai bahan masukan atasan ;
8 g. Mengevaluasi pelaksanaan tugas di Sub Bagian Tata Usaha agar diperolah pola perbaikan tugas guna bahan penyusunan perencanaan tugas yang akan datang ;
h. Menganalisis data tentang urusan tata usaha umum, expedisi,penggandaan dan tata usaha kantor dengan membandingkan antara acuan yang ada dengan sajian data yang tersedia sebagai dasar perencanaan program berikutnya ;
i. Memeriksa dan menelaah tentang urusan tata usaha umum, ekspedisi, penggandaan dan tata usaha kantor ;
j. Melakukan/melaksanakan urusan surat menyurat meliputi : pengetikan, penggandaan, mengagendakan surat masuk dan surat keluar (ekspedisi) dan kearsipan dilingkungan Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah ;
k. Urusan perlengkapan meliputi : perencanaan, pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, penggunaan, perawatan, inventarisasi dan penghapusan, keamanan, ketertiban dan keindahan dilingkungan kantor ;
l. Urusan umum meliputi : melaksanakan urusan keprotokolan, penerimaan tamu, mengatur tata ruang kantor, mengurus, mencatat dan risalah dinas ;
m. Melaksanakan urusan kepegawaian meliputi : menyusun formasi kepegawaian, mempersiapkan usulan mutasi kepegawaian, mempersiapkan usaha disiplin pegawai, melakukan registrasi dan kearsipan pegawai , melakukan usaha kesejahteraan pegawai, melayani cuti pegawai;
n. Urusan keuangan, meliputi : menyusun dan merencanakan usulan anggaran, baik rutin maupun kegiatan dilingkungan kantor, melaksanakan pembayaran semua kegiatan rutin kantor diantaranya : pembayaran gaji, insentif pegawai tepat waktu, menyusun laporan pertanggung jawaban penggunaan anggaran, baik rutin maupun kegiatan dilingkungan kantor ;
o. Mengkoordinasikan seluruh kegiatan administrasi dilingkungan kantor ;
p. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Kantor.
9
2.2.3 Kepala Seksi Perpustakaan
Menyusun rencana program dan melaksanakan kegiatan bimbingan, pengumpulan, pengolahan, pelayanan, perawatan dan penyajian bahan pustaka, perpustakaan umum dan perpustakaan sekolah.
Dengan uraian tugas :
a. Menyusun rencana kerja Seksi Perpustakaan berdasarkan peraturan yang berlaku, sebagai acuan kerja dan bahan masukan atasan ;
b. Memberi petunjuk dan arahan kepada bawahan sesuai tugas masing-masing guna kelancaran tugas ;
c. Membagi tugas bawahan berdasarkan jadwal kerja dan uraiannya agar diperoleh produk kerja yang optimal ;
d. Menyusun konsep laporan pelaksanaan tugas kepada atasan secara berkala maupun insidentil sebagai bahan masukan ;
e. Melaksanakan kegiatan peminjaman buku-buku perpustakaan kepada pihak yang meminjam sesuai dengan pedoman dan dan peraturan yang berlaku ;
f. Melakukan perawatan buku-buku perpustakaan yang rusak dengan melakukan penyusunan rencana kebutuhan sarana penataan buku perpustakaan dan melaksanakan pengadaan, penataan serta penambahan koleksi buku-buku perpustakaan ;
2.2.4 Kepala Seksi Arsip Daerah
Menyiapkan bahan rencana dan melaksanakan kegiatan pengelolaan, penyimpanan, penilaian, penyelamatan, pemusnahan dan penyusunan Jadwal Retensi Arsip serta menyajikan data sebagai bahan evaluasi. Dengan uraian tugas :
a. Melakukan penyusunan Renja dalam bentuk draf uraian, kegiatan, jadwal pelaksanaan dan anggaran kegiatan ;
b. Membagi tugas kepada bawahan agar pelaksanaan kegiatan operasional pada Seksi Kearsipan dapat terlaksana dengan tertib dan lancar ;
c. Memberi petunjuk dan arahan kepada bawahan sesuai tugas masing-masing guna kelancaran pekerjaan ;
d. Melakukan koordinasi dengan satuan kerja dan pihak terkait agar diperolah sinkronisasi dalam pelaksanaan kegiatan ;
e. Melakukan pengelolaan arsip aktif dan in aktif berdasarkan peraturan yang berlaku ;
10 f. Melaksanakan penyimpanan arsip dengan menggunakan
peralatan dan berdasarkan peraturan yang berlaku ;
g. Melaksanakan penilaian arsip dan untuk disimpan secara permanen, dinilai kembali dan dimusnahkan ;
h. Melaksanakan peyelamatan arsip meliputi perawatan ruangan dan fisik arsip dengan cara fumigasi, kamperisasi, laminasi, reproduksi agar arsip dapat terjaga fisik dan informasinya ;
i. Melaksanakan pemusnahan arsip yang sudah dinilai dan habis masa simpanya berdasarkan peraturan yang berlaku ;
j. Melakukan penyusunan jadwal retensi arsip berdasarkan peraturan yang berlaku sebagai dasar penyusutan maupun pemusnahan arsip ;
k. Melaksanakan sistem jaringan informasi kearsipan berdasarkan kebijakan dan peraturan yang berlaku ;
l. Melakukan penyusunan rencana kebutuhan sarana penataan arsip dan melaksanakan pengadaan kebutuhan sarana penataan arsip ;
m. Melakukan penyusunan konsep naskah dinas yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan Seksi Kearsipan.
2.2.5 Kepala Seksi Bina Perpustakaan dan Kearsipan.
Menyiapkan bahan rencana, melaksanakan kegiatan bimbingan teknis perpustakaan dan kearsipan serta menyajikan data sebagai bahan evaluasi.
Dengan uraian tugas sebagai berikut :
a. Melakukan penyusunan rencana kegiatan Seksi Bina Perpustakaan dan Kearsipan dalam bentuk draf uaraian, kegiatan jadwal pelaksanaan dan anggaran kegiatan ;
b. Membagi tugas pada bawahan agar pelaksanaan kegiatan operasional pada Seksi Bina Perpustakaan dan Kearsipan dapat terlaksana dengan tertib dan lancar ;
c. Memberi petunjuk dan arahan kepada bawahan sesuai dengan tugas masing masing guna kelancaran pekerjaan ;
d. Melakukan koordinasi dengan satuan kerja dan pihak terkait agar diperoleh sinkronisasi dalam pelaksanaan kegiatan ;
e. Melaksanakan kegiatan pembinaan teknis perpustakaan kepada pengelola perpustakaan sekolah dan kelurahan agar mampu dan terampil dalam pengelolaan perpustakaan ;
11 f. Melaksanakan kegiatan pembinaan teknis kearsipan kepada pengelola kearsipan satuan kerja agar mampu dan terampil dalam penataan arsip ;
g. Melaksanakan monitoring pelaksanaan kegiatan perpustakaan di Kelurahan dan Sekolah agar dapat terlaksana dengan tertib dan lancar ;
h. Melaksanakan monitoring pelaksanaan kegiatan perpustakaan di Perangkat Daerah agar dapat terlaksana dengan tertib dan lancar i. Melakukan konsep bahan evaluasi berkaiatan dengan
pelaksanaan kegiatan Bina Perpustakaan dan Kearsipan ;
j. Melakukan penyusunan konsep naskah dinas yang berkaitan dengan pelaksanaan Bina Perpustakaan dan Kearsipan.
2.3 Sumber Daya Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah
Susunan Organisasi Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Salatiga terdiri dari Kepala Kantor , Sub Bag Tata Usaha dan 3 (tiga) seksi serta kelompok Jabatan Fungsional. Ketiga seksi tersebut terdiri dari :
2.3.1 Seksi Perpustakaan 2.3.2 Seksi Arsip Daerah
2.3.3 Seksi Bina Perpustakaan dan Kearsipan
Jumlah Pegawai Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah sebanyak 28 (dua puluh delapan) orang dengan perincian sebagai berikut :
a. Menurut golongan
1) Golongan I : 1 orang 2) Golongan II : 9 orang 3) Golongan III : 17 orang 4) Golongan IV : 1 orang b. Menurut Pendidikan formal
1) SD : 4 orang 2) SMP : - orang 3) SLTA : 8 orang 4) D.III/Sarmud : 8 orang 5) S1 : 5 orang 6) S2 : 3 orang
c. Menurut Jumlah yang telah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan 1) Adum : 2 orang
2) Diklat Pim IV : 2 orang 3) Spama : 1 orang 4) Spamen : - orang
12 d. Pegawai yang menduduki Eselon dan Staf
1) Eselon III : 1 orang 2) Eselon IV : 3 orang
3) Staf :24 orangFungsional : -
Untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Salatiga didukung dengan sarana prasarana berupa aset yang ditunjukan pada tabel berikut ini :
1. Mobil : 3 buah
2. Sepeda Motor : 5 buah 3. Mesin ketik : 2 buah 4. Almari besi : 4 buah
5. Rak : 59 buah
6. Filling besi/metal : 12 buah 7. Filling kayu : 1 buah 8. Mobile file : 3 buah
9. Brankas : 1 buah
10. Almari sorok : 1 buah 11. Almari kaca : 5 buah 12. Almari penyimpan CD : 1 buah
13. Locker : 1 buah
14. Papan pengumuman : 5 buah 15. Mesin Absensi : 1 buah 16. Almari kayu : 9 buah 17. Kursi besi : 20 buah 18. Kursi kayu : 16 buah 19. Sofa handmade : 1 set
20. Zice : 2 set
21. Meja kursi tamu : 1 set 22. Meja tulis :30 buah 23. Meja kayu : 6 buah 24. Kursi putar : 2 buah 25. Kursi lipat : 29 buah 26. Meja computer : 10 buah 27. Meja kursi baca : 1 set
28. Jam : 5 buah
29. V cleaner : 2 buah
30. AC : 2 buah
13 32. TV : 2 buah 33. Loudspeaker : 2 buah 34. Wirelees : 1 buah 35. U P S : 6 buah 36. Stabilisator : 2 buah 37. Kaca rias : 2 buah 38. Dispenser : 1 buah 39. Handy Cam : 1 buah 40. Home theater : 1 unit 41. Troli buku : 2 buah
42. PC Unit : 15 buah 43. C P U : 8 buah 44. Laptop : 5 buah 45. Keyboard : 8 buah 46. Printer : 11 buah 47. Monitor : 14 buah 48. Scanner : 3 buah
49. Komputer server : 2 buah
50. Hub : 1
51. Meja pimpinan : 1 buah 52. Meja Pjbt Ess.III : 1 buah 53. Meja Pjbt Ess IV : 4 buah 54. Kursi staf : 50 buah 55. Almari buku perpust : 2 buah 56. Kamera digital : 2 buah 57. Pesawat telepon : 2 set
Tabel Jenis Aset
Jenis Aset (RP)
I. Aset Tetap : 3.757.501.532,00
a. Tanah 911.128.000,00
b. Peralatan dan Mesin 1.203.789.500,00
c. Gedung dan Bangunan 1.002.052.112,00
d. Jalan, irigasi dan jaringan 99.400.400,00
e. Aset tetap lainnya 541.131.520,00
f. Konstruksi dalam pengerjaan -
II. Aset lainnya : 31.500.000,00
a. Aset tak Berwujud 31.500.000,00
14
2.4. Kinerja Pelayanan
Tingkat capaian kinerja Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Salatiga berdasarkan sasaran dan target Renstra tahun sebelumnya dapat dilihat pada tabel 2.1.
2.5. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan
Arah pengembangan pelayanan Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah untuk lima tahun mendatang terbagi menjadi tantangan dan peluang sebagai berikut :
2.5.1 Tantangan :
a. Meningkatkan kualitas pelayanan dengan peningkatan sarana prasarana di bidang perpustakaan maupun di bidang kearsipan. b. Meningkatkan kualitas SDM di bidang perpustakaan dan kearsipan. c. Meningkatkan alokasi anggaran untuk pembangunan di bidang
perpustakaan dan kearsipan ke arah yang lebih baik sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
2.5.2 Peluang :
a. Potensi pembaca yang belum terlayani.
b. Banyak SDM yang belum menata arsip sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
2007 2008 2009 2010 2011 2007 2008 2009 2010 2011 2007 2008 2009 2010 2011
1 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
Perpustakaan
1 Tersedianya koleksi perpustakaan untuk Perpustakaan Daerah 25,000,000 64,876,000 49,810,000 100,000,000 22,831,500 57,165,100 49,260,000 100,000,000 91.33 88.11 98.90 100.00
2 Tersedianya koleksi perpustakaan untuk Perpustakaan SD dan Kelurahan 50,000,000 30,265,000 150,000,000 100,000,000 46,826,920 29,780,000 100,000,000 93.65 98.40 0.00 100.00
3 Tersedianya Sarana dan Prasarana Perpustakaan 700,000,000 150,000,000 150,000,000 0.00 100.00
4 Tersedianya buku indeks perpustakaan 20,000,000 15,000,000 15,000,000 0.00 100.00
5 Terpeliharanya bahan pustaka sebanyak 5,000,000 5,000,000 5,000,000 0.00 100.00
6 Terlaksananya bintek perpustakaan 50,000,000 50,000,000 50,000,000 0.00 100.00
7 Terlaksananya promosi perpustakaan, bedah buku dan seminar 50,000,000 30,000,000 30,000,000 0.00 100.00
8 Terlaksananya publikasi dan sosialisasi minat dan budaya baca 19,717,000 19,716,600 100.00
9 Terlaksananya perencanaan dan penyusunan prog. Budaya baca 20,392,000 9,940,000 20,392,075 9,450,000 100.00 95.07
10 Pelaksanaan koordinasi pengembangan perpustakaan 20,000,000 17,611,500 88.06
2
Rasio Capaian pada Tahun ke-Target Renstra SKPD Tahun ke- Realisasi Capaian Tahun
ke-Tabel 2.1
Pencapaian Kinerja Pelayanan Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Salatiga
N
o Indikator Kinerja sesuai Tugas dan Fungsi SKPD
15
10 Pelaksanaan koordinasi pengembangan perpustakaan 20,000,000 17,611,500 88.06
Urusan Kearsipan
1 Tersedianya peralatan dan penunjang SIM Kearsipan 15,000,000 20,000,000 20,000,000 20,000,000 13,110,000 18,900,000 20,000,000 87.40 94.50
2 Tersedianya sarana kearsipan untuk 40 SKPD 20,000,000 30,000,000 25,000,000 50,000,000 15,598,500 24,906,500 50,000,000 77.99 99.63
3 Terbangunnya Depo Arsip yang memadai sebanyak 1 Depo
4 Terlaksananya pemantauan dan pemindahan arsip in aktif dari 40 SKPD ke Kantor PDE, Persipda
20,000,000 45,000,000 60,000,000 60,000,000 1,799,000 60,000,000 9.00 0.00 0.00 100.00
5 Terlaksananya Bintek Kearsipan bagi SKPD sebanyak 6 kali 40,000,000 45,000,000 50,000,000 50,000,000 50,000,000 0.00 0.00 0.00 100.00
6 Terlaksananya promosi/pameran kearsipan 1 kegiatan 22,500,000 25,000,000 30,000,000 30,000,000 30,000,000 0.00 0.00 0.00 100.00
7 Tersedianya roll opack 125,000,000 25,000,000 25,000,000 0.00
8 Tersedianya sarana penyimpanan 25,000,000 24,845,000 99.38
9 Terlaksananya penyusunan dan penerbitan naskah sumber arsip 9,500,000 3,535,000 37.21
10 Terdatanya dan tertatanya dokumen/arsip daerah 30,000,000 21,587,400 71.96
.
1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 Anggaran Realisasi
2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
Perpustakaan
Tersedianya koleksi perpustakaan untuk Perpustakaan
Daerah 25,000,000 64,876,000 49,810,000 100,000,000 22,831,500 57,165,100 49,260,000 91.33 88.11 98.90 0.00
Tersedianya koleksi perpustakaan utk Perpustakaan SD
dan Kelurahan 50,000,000 30,265,000 150,000,000 100,000,000 46,826,920 29,780,000 93.65 98.40 0.00 0.00
Tersedianya Sarana dan Prasarana Perpustakaan 700,000,000 150,000,000 0.00 0.00
Tersedianya buku indeks perpustakaan 20,000,000 15,000,000 0.00 0.00
Terpeliharanya bahan pustaka 5,000,000 5,000,000 0.00 0.00
1
Tabel 2.2
Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Salatiga
Uraian Anggaran pada Tahun ke- Realisasi Anggaran pada Tahun
ke-Rasio antara Realisasi dan Anggaran Tahun
ke-Rata-rata Pertumbuhan
16
Terpeliharanya bahan pustaka 5,000,000 5,000,000 0.00 0.00
Terlaksananya bintek perpustakaan 50,000,000 50,000,000 0.00 0.00
Terlaksananya promosi perpustakaan, bedah buku dan
seminar 50,000,000 30,000,000 0.00 0.00
Terlaksananya publikasi dan sosialisasi minat dan budaya
baca 19,717,000 19,716,600 100.00
Terlaksananya perencanaan dan penyusunan prog. Budaya
baca 20,392,000 9,940,000 20,392,075 9,450,000 100.00 95.07
Pelaksanaan koordinasi pengembangan perpustakaan 20,000,000 17,611,500 88.06
Urusan Kearsipan
Tersedianya peralatan dan penunjang SIM Kearsipan 15,000,000 20,000,000 20,000,000 20,000,000 13,110,000 18,900,000 87.40 0.00 94.50 0.00
Tersedianya sarana kearsipan untuk 40 SKPD 25,000,000 20,000,000 30,000,000 25,000,000 50,000,000 15,598,500 24,906,500 0.00 77.99 0.00 99.63 0.00
Terbangunnya Depo Arsip yang memadai 1,000,000,000 0.00
Terlaksananya pemantauan dan pemindahan arsip in aktif
dari 40 SKPD ke Kantor PDE, Persipda 40,000,000 20,000,000 45,000,000 60,000,000 60,000,000 1,799,000 0.00 9.00 0.00 0.00 0.00
Terlaksananya Bintek Kearsipan bagi SKPD sebanyak 6 kali 35,000,000 40,000,000 45,000,000 50,000,000 50,000,000 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
Terlaksananya promosi/pameran kearsipan 1 kegiatan 20,000,000 22,500,000 25,000,000 30,000,000 30,000,000 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
Tersedianya roll opack 125,000,000 25,000,000 0.00 0.00
Tersedianya sarana penyimpanan 25,000,000 24,845,000 99.38
Terlaksananya penyusunan dan penerbitan naskah sumber arsip
9,500,000 3,535,000 37.21
Terdatanya dan tertatanya dokumen/arsip daerah 30,000,000 21,587,400 71.96
Terdatanya dan tertatanya dokumen/arsip daerah 30,000,000 21,587,400 71.96
16 BAB III
ANALISIS ISU-ISU STRATEGIS
Permasalahan pembangunan daerah merupakan “gap expectation” antara kinerja pembangunan yang dicapai saat ini dengan yang direncanakan serta antara apa yang ingin dicapai di masa datang dengan kondisi riil saat perencanaan dibuat. Potensi permasalahan pembangunan Kota Salatiga pada umumnya dan kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah ada khususnya dan timbul dari kekuatan yang belum didayagunakan secara optimal, kelemahan yang tidak diatasi, peluang yang tidak dimanfaatkan, dan ancaman yang tidak diantisipasi.
Perumusan permasalahan pembangunan akan mengidentifikasi berbagai faktor yang mempengaruhi keberhasilan/kegagalan kinerja pembangunan daerah di masa lalu, dilakukan dengan menganalisis lingkungan internal maupun eksternal. Permasalahan pembangunan yang teridentifikasi menjadi input bagi perumusan tujuan dan sasaran.
Pemetaan SWOT untuk memahami kondisi riil di Kota Salatiga khususnya dibidang perpustakaan adalah sebagaimana tabel 3.1 dan di bidang kearsipan adalah sebagaimana tabel 3.2.
Permasalahan pembangunan di Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Salatiga adalah:
1. Perlunya pembangunan gedung perpustakaan yang representatif. 2. Perlunya otomasi perpustakaan.
3. Perlunya peningkatan koleksi digital. 4. Perlunya penyediaan akses internet.
5. Perlunya percepatan penyediaan koleksi bahan pustaka baru. 6. Belum tertatanya sarpras secara maksimal.
7. Keterbatasan jumlah SDM yang potensial yang belum bergabung dalam pelayanan.
8. Perlunya perluasan pelayanan akses perpustakaan keliling.
9. Perlunya peningkatan kesadaran petugas arsip akan pentingnya pengelolaan arsip di SKPD
10. Perlunya peningkatan perhatian pimpinan SKPD terhadap pengolahan arsip.
11. Perlunya peningkatan sinkronisasi antar SKPD sesuai peraturan perudangan-undangan yang berlaku.
12. Perlunya penyempurnaan SIM arsip. 13. Belum terduplikatnya arsip penting/vital.
14. Perlunya penyediaan alat pemadam kebakaran sehingga arsip bisa terbakar/hilang jika terjadi kebakaran.
17 3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan
Kantor Perpustakaam dan Arsip Daerah
Berdasarkan pada perkembangan situasi, kondisi dan permasalahan pembangunan di atas, dan sesuai dengan visi dan misi maka dirumuskan beberapa isu strategis yang perlu mendapat perhatian khusus yaitu:
1. Kearsipan. Isu strategis dibidang kearsipan adalah:
a. Belum optimalnya penerapan Sistem Administrasi Kearsipan yang disebabkan oleh masih minimnya sarana prasarana kearsipan. b. Belum optimalnya pelestarian dan penyimpanan arsip yang
disebabkan oleh masih minimnya pengetahuan dan kemampuan SKPD dalam pelaksanaan pengelolaan kearsipan.
a. Lemahnya sinkronisasi antar SKPD dalam rangka mendapatkan duplikasi arsip sesuai peraturan perudangan-undangan yang berlaku.
c. Belum optimalnya penyediaan sarpras pengelolaan arsip sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
d. Masih rendahnya partisipasi masyarakat dalam penyerahan dokumen/arsip bernilai sejarah yang disebabkan oleh kurangnya sosialisasi pentingnya arsip bernilai sejarah.
2. Perpustakaan. Isu strategis dibidang perpustakaan adalah:
a. Masih rendahnya minat baca masyarakat yang disebabkan oleh rendahnya kegemaran membaca masyarakat.
b. Belum optimalnya pelayanan perpustakaan yang disebabkan oleh belum optimalnya penyediaan dan pemanfaatan sarana prasarana perpustakaan serta kurangnya tenaga pengelola perpustakaan/SDM yang profesional.
c. Belum adanya fasilitas penunjang pelayanan perpustakaan seperti gedung yang representatif, otomasi perpustakaan, internet dan penyediaan koleksi perpustakaan digital.
3.2. Telaahan Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih
Menelaah visi, misi dan program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih ditujukan agar arah pembangunan yang dilaksanakan oleh Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Salatiga benar-benar selaras dengan kebijakan yang telah ditetapkankan.
Adapun tentang hasil identifikasi Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah tentang faktor-faktor penghambat dan pendorong pelayanan SKPD yang dapat mempengaruhi pencapaian visi misi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih adalah sebagaimana tertulis pada Tabel 3.3.
18 3.3. Telaahan RPJPD
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah adalah suatu dokumen perencanaan pembangunan daerah periode 20 tahun ke depan yang ditetapkan dengan maksud untuk memberikan arah dan sekaligus menjadi acuan bagi seluruh komponen pelaksana pembangunan di Kota Salatiga, meliputi pemerintah, dunia usaha/swasta, dan masyarakat, berdasarkan kondisi riil saat ini, dalam upaya mewujudkan cita-cita dan tujuan pembangunan daerah yang integral dengan tujuan pembangunan Jawa Tengah dan Nasional, sesuai dengan visi, misi dan arah pembangunan daerah yang sudah disepakati bersama, sehingga seluruh upaya yang dilakukan oleh segenap komponen pelaku pembangunan akan menjadi lebih efektif, efisien, terpadu, berkesinambungan, dan saling melengkapi satu dengan lainnya di dalam satu pola sikap dan pola tindak.
RPJPD Kota Salatiga Tahun 2005-2025, digunakan sebagai pedoman dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Salatiga pada setiap jangka waktu 5 (lima) tahunan yang memuat visi, misi, arah, dan program Kepala Daerah terpilih .
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kota Salatiga Tahun 2005 -2025 diarahkan untuk mencapai "SALATIGA MAJU, DEMOKRATIS DAN NYAMAN". Untuk mencapai visi dan misi Kota Salatiga, maka ditetapkan arah pembangunan Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah sesuai dengan misi pertama yaitu mewujudkan peningkatan kualitas SDM. Tugas Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah adalah mencerdaskan kehidupan masyarakat yang dilakukan melalui penyediaan layanan perpustakaan dan peningkatan minat baca masyarakat.
Melalui peningkatan kecerdasan masyarakat diharapkan ada
peningkatan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga mampu beradaptasi dengan perkembangan global dengan tetap berlandaskan pada norma, nilai-nilai luhur masyarakat, iman dan takwa agar dapat menarik minat masyarakat luas baik dari dalam maupun luar negeri untuk belajar di Kota Salatiga, sehingga dapat mendorong tumbuhnya sektor-sektor lain yang menghasilkan berbagai jasa.
3.4. Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah
Sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Salatiga Nomor 4 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Bab II pasal 8 yang menyatakan bahwa tujuan penataan ruang Kota Salatiga adalah mewujudkan Kota Salatiga sebagai pusat pendidikan dan olahraga di kawasan Kendal– Ungaran–Semarang–Salatiga–Purwodadi (Kedungsepur) yang berkelanjutan
19 didukung sektor perdagangan dan jasa yang berwawasan lingkungan. Disamping itu pasal 10b dinyatakan bahwa kebijakan pengembangan struktur ruang adalah peningkatan kualitas dan jangkauan pelayanan sistem prasarana sarana umum.
Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Salatiga dalam Rancangan Renstra 2011-2017 telah merencanakan pembangunan gedung perpustakaan yang representatif sehingga mendukung terwujudnya Kota Salatiga sebagai pusat pendidikan dan terwujudnya peningkatan kualitas dan jangkauan pelayan perpustakaan dan kearsipan sebagaimana diamanatkan Bab II pasal 8 dan pasal 10 di atas.
Perencanaan pembangunan gedung perpustakaan juga sudah dianggarkan sebagaimana tercantum dalam Lampiran V Tabel Indikasi Program Pemanfaatan Ruang Wilayah Kota Salatiga dalam Program Utama : Perwujudan Pusat-pusat Pelayanan, Pengembangan Sarana Pendidikan Dasar dan Menengah, berlokasi di Kelurahan Salatiga, dengan perencanaan
jangka menengah tahun 2011-2014, dengan dana sebesar
Rp.5.000.000.000,- (lima milyar rupiah) yang bersumber pada APBD/APBN.
3.5. Penentuan Isu-isu Strategis
Sebagaimana analisis isu-isu strategis dan beberapa telahaan diatas dapan ditentukan isu-isu strategis Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah adalah sebagai berikut:
3.5.1. Belum optimalnya pelayanan perpustakaan dan kerasipan yang disebabkan oleh belum optimalnya penyediaan sarana prasarana sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
3.5.2. Belum optimalnya pengelolaan perpustakaan dan kearsipan yang disebabkan oleh kurangnya SDM yang profesional. 3.5.3. Belum optumalnya penyediaan sarana prasarana sesuai
dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku yang disebabkan oleh masih minimnya alokasi anggaran untuk pembangunan di bidang perpustakaan dan kearsipan.
Internal (kewenangan SKPD) Eksternal (di luar kewenangan SKPD)
2 4 5 6
Perpustakaan
Program pengembangan koleksi perpustakaan Pendataan dan Stock Opname Koleksi Bahan
Pustaka 22062 eks
Mengusulkan pengadaan bahan pustaka Keterbatasan alokasi anggaran Koleksi bahan pustaka di Toko Buku selalu lebih up to date
Pengadaan Bahan Pustaka Perpustakaan Umum
22062 eks Lambatnya penyediaan bahan pustaka baru Keterbatasan alokasi anggaran Minat baca buku masyarakat belum optimal Pengadaan Koleksi Serial Perpustakaan Umum
7 judulbelum tertatanya sarpras secara maksimal
Keterbatasan alokasi anggaran Banyaknya jumlah serial yg beredar di pasaran
Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Tabel.3.1
Faktor yg mempengaruhi
Permasalahan Pelayanan SKPD Aspek Kajian Capaian/Kondisi
saat ini 1
20
7 judul
maksimal pasaran
Pengadaan Bahan Pustaka Perpustakaan
Masyarakat 20 titik
gedung yg tdk representatif Keterbatasan alokasi anggaran kurangnya apresioasi dari pihak perpustakaan masyarakat Survey minat baca Koleksi Bahan Pustaka 0
Program Pengembangan Layanan Perpustakaan Pelayanan kunjungan pemakai dan story telling
0
Ruang bacaan anak yang belum representatif
belum adanya kerjasama dengan pihak sekolah
keterbatasan SDM dan sarpras dalam pengembangan sistem otomasi perpustakaan
Pelayanan Perpustakaan Keliling
14 titikDriver Perling yang terbatas jumlahnya belum adanya penambahan SDM/driver