• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB VII PENUTUP PENUTUP

7.2 Saran

1. Anggota kelompok wanita tani lestari dapat menerapkan dan mempraktikan pada budidaya sayur dengan system hidroponik sesuai dengan materi penyuluhan yang telah diberikan pada saat kegiatan penyuluhan sehingga dapat diketahui bahwa tingkat adopsi dari kelompok wanita tani lestari menunjukan adanya peningkatan dari sebelumnya.

2. Kepada instansi yang berkepentingan bisa memanfaatkan dan meninjau kembali serta menyempurnakan laporan ini guna meningkatkan tingkat adopsi kelompok wanita tani lestari.

3. Kepada kampus polbangtan malang diharapkan dengan adanya penelitian yang saya lakukan dapat dikenal oleh masyrakat luas. Yang mana kampus polbangtan merupakan kampus yang mencetak generasi unggul dan berdaya saing.

4. Kepada penyuluh pertanian setempat dengan adanya penelitian ini dapat

meningkatkan kembali pendampingan yang dilakukan sebelumnya guna meningkatkan tingkat adopsi kelompok wanita tani lestari mengenai program pelatihan budidaya sayur dengan system hidroponik.

88

DAFTAR PUSTAKA

Ainul Mardliyah & Putu Arsana. 2018. Hubungan Karakteristik Sosial Ekonomi Dengan Tingkat Adopsi Petani Padi Organik Di Kecamatan Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Wacana Pertanian. 14 (01). 17-23.

Amin., Al, M., dan Dwi, J. (2017) Klarifikasi Umur Manusia Berdasarkan Analisis Dimensi Fraktal Box Counting Dari Citra Wajah Dengan Deteksi Tepi Cerry. Jurnal Ilmiah Matematika. 2(6) : 33-42.

Arikunto, S. 2010. Prosedur Penyusunan Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:

Rineka Cipta.

Badan Ketahanan Pangan Kementrian Pertanian. 2020. Petunjuk Teknis Bantuan Pemerintah Kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L), Jakarta.

Behua, M. I., & Marleni, L. (2016). Model Pengembangan Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Provinsi Gorontalo. Jsep, 9(1), 13-19.

Departemen Pertanian. 2006. Undang-Undang Sistem Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan, Jakarta.

Dorojatin. 1990. Partisipasi Petani Dalam Kegiatan Proyek Perusahaan Inti Rakyat Perkebunan Teh di Kabupaten Batang Provinsi Jawa Tengah.

Hermanto, R. 2007. Rancangan Kelembagaan Tani Dalam Implementasi Prima Tani di Sumatera Selatan.

Luthfi, A. J. & Siti A. 2019. Evaluasi Tingkat Adopsi Terhadap Inovasi Pembuatan Konsentrat Pada Kelompok Peternak Sapi Potong Rakyat Kabupaten Malang.

Jurnal Nutrisi Ternak Tropis. 2 (2). 80-88.

Kurniawan, Yoga, Y., Daerobi, A., Sarosa, B., Pratama. Y. P. 2018. Analisis Program Kawasan Rumah Pangan Lestari Dan Hubungannya Dengan Ketahanan Pangan Serta Kesejahteraan Rumah Tangga (Studi Kasus Di Kota Surakarta).

Jurnal Ilmu Ekonomi Terapan. 3 (2). 1-22.

Mahyuda , Amanah, S. & Tjitropranoto. P. 2018. Tingkat Adopsi Good Agricultural Practices Budidaya Kopi Arabika Gayo oleh Petani di Kabupaten Aceh Tengah.

Jurnal Penyuluhan. 14 (2). 308-323.

Mardikanto, T. 1993. Sistem Penyuluhan Pertanian. Surakarta: LPP UNS dan UNS Press. 2009. Sistem Penyuluhan Pertanian. Surakarta: LPP UNS dan UNS Press.

Mislini. 2006. Analisis Jaringan Komunikasi pada Kelompok Swadaya

Pakpahan, H, T. 2017. Penyuluhan Pertanian. Yogyakarta : Plantaxia.

Pratiwi, P. R., Siswanto, I. S., & Wiludjeng R. 2018. Tingkat Adopsi Teknologi True Shal-lot Seed di Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan. Journal Of Agribusines and Rural Development Research. 4 (1). 9-18.

Samsudin. 1982. Dasar-Dasar Penyuluhan dan Modernisasi Pertanian Cetakan Kedua. Angkasa Offset. Bandung.

Sarwono. 2005. Teori Psikologi Sosial. Rajawali Press, Jakarta. Soekartawi. 1999.

Analisis Usaha Tani. UI Press, Jakarta.

Solihah, I. Novita dan Masithoh, S. 2016. Tingkat Adopsi Teknologi SRI (System of Rice Intensification) dan Analisis Usahatani Padi di Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi. Jurnal AgribiSains. 2 (1). 1-9.

Suharyon. 2019. Tingkat Adopsi Petani Menerapkan Vub Impara 3 Dan Impari 34 Di Lahan Rawa Kecamatan Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi. Jurnal Khazanah Internasional. 3 (1). 371-384.

Supriyanto, Budy, A. C., Arifin, Z. 2019. Korelasi Karakteristik Peternak Terhadap Tingkat Adopsi Penggunaan Jamu Herbal Pada Budidaya Itik Magelang Pedaging Di Kecamatan Bandongan. Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian. 16 (29).

4-13.

Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006. Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003. Sistem Pendidikan Nasional.

Warman, Agus. 2015. Pengaruh Tingkat Adopsi Inovasi Terhadap Tingkat Pendapatan Usahatani Dan Pendapatan Total Petani Transmigran Lokal.

MimbarAgribisnis. 1 (1). 2460-4321.

Yahya, Mukhlis. 2016. Faktor Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Adopsi Petani Dalam Pengelolaan Tanaman Terpadu Padi Sawah Di Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Agrecia Eksensia. 10 (2). 1-7.

Zulrasdi , Riza, E., dan Rosa, E. 2019. Tingkat Adopsi Teknologi Budidaya Dan Fermentasi Biji Kakao Oleh Petani Dan Hubungannya Dengan Sifat- Sifat Inovasi (Kasus Petani Kakao di Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman). Jurnal Pembangunan Nagari. 4 (1). 83-97.

90 Lampiran 1 Pembeda Penelitian Terdahulu

No Judul Penulis Tahun Metode Penyusunan Perbedaan

1. Tingkat adopsi petani hidroponik mendukung agropolitan di kota tarakan kalimantan utara

Sekar inten

dan mulyani 2020 Metode analisis yang digunakan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan bantuan SPSS Variabel (X) umur, pendidikan, luas lahan, pengalaman bertani, penyuluhan

Variabel (Y) rendah, sedang, tinggi

Metode kuantitatif

Analisis regresi liner berganda Variabel (X1) umur, pendidikan, luas lahan, pekerjaan

Variabel(X2)kegiatan penyuluhan,fasilitas

program,kebijakan pemerintah, kelembagaan Variabel (Y) tingkat adopsi

Skala pengukuran dari aspek keterampilan

2. Pengaruh Tingkat

Adopsi Inovasi

Terhadap Tingkat Pendapatan Usahatani Dan Pendapatan Totsal Petani Transmigran Lokal

Agus Warman 2015 Metode kuantitatif

Analisis jalur (path analisis)

Variabel (X) kelembagaan, rentang jarak sosial, keharmonisan interaksi, kegiatan penyuluhan, kondisi interna petani

Variabel (Y) tingkat adopsi

3. Tingkat Adopsi Teknologi Budidaya Dan Fermentasi Biji Kakao Oleh Petani Dan Hubungannya Dengan Sifat-sifat Inovasi

Zulrasdi, Eva Riza dan Ellya Rosa

2019 Metode kuantitatif

Analisis data korelasi rank spearman Variabel (X) umur, pendidikan, kepemilikan lahan

Variabel (Y) tingkat adopsi

4. Tingkat Adopsi Teknologi SRI (System of Rice Intensification) dan Analisis Usahatani Padi Di Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi

I. Solihah, I.

Novitaa dan S. Masithoh

2016 Metode kuantitatif Regresi linier berganda Variabel (X) umur, pendidikan,

status kepemilikan lahan, luas lahan, pengalaman usahatani

Variabel (Y) tingkat adopsi 5. Tingkat Adopsi Good Mahyuda, Siti 2015 Metode kuantitatif

Agricultural Practice Amanah, Regresi linier berganda

Budidaya Kopi Arabika Prabowo Variabel (X1) umur,

Gayo oleh Petani di Tjitropranoto pendidikan, jumlah

Kabupaten Aceh tanggungan keluarga,

Tengah pengalaman usahatani

Variabel (X2) penyuluhan, pasar, informasi, fasilitas

Variabel (Y) tingkat adopsi

91 Lampiran 2 Kisi kisi kuisoner

Variabel Sub Variabel Indikator Nomor

Kuesioner

Ketera ngan

Karakteristi k Petani

Pendidikan Tidak sekolah SD

SLTP SLTA

Perguruan Tinggi

I

Umur 28-33 Tahun I

34-39 Tahun 40-45 Tahun 46-51 Tahun

>52 Tahun Lama usaha tani 1-5 tahun

6-10 tahun 11-15 tahun 15-20 tahun

>20 tahun

I

Faktor yang Mempenga

Kegiatan

Penyuluhan Mampu menjelaskan mengenai kegiatan penyuluhan

1 – 6

Ruhi

Fasilitas Program Mampu menjelaskan fasilitas program yang diberikan

7 – 13

Manfaat Program

Mampu menjelaskan manfaat dari

pelatihan 14 – 20

Kesesuaian dengan

kebutuhan Mampu menjelaskan mengenai 21 – 25 Ilmu yang sudah didapat

Tingkat Kesadaran Mengetahui.menyadari adanya 26 – 28

Adopsi pelatihan

Minat Minat KWT terhadap pleatihan 29 – 31

Penilaian Menilai baik/buruk mengenai 32 – 34 pelatihan

Mencoba Menerapkan pelatihan di 35 – 37

lingkungan dalam lingkup kecil Adopsi Melakukan pelatihan secara

konsisten di lingkungan dalam lingkup yang lebih luas

38 – 40

Lampiran 3 Kuisoner kajian

Kuisioner ini merupakan instrumen penulisan yang digunakan untuk mengumpulkan data dari responden dalam rangka menyelesaikan Tugas Akhir saya:

Nama :Jimly Assidhiqy

Jurusan :Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan Universitas :Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Oleh karena itu Penulis meminta kesediaan anda untuk meluangkan waktu mengisi kuesioner ini secara jujur, jelas, dan benar. Informasi yang diterima dari kuesioner ini bersifat rahasia dan hanya digunakan untuk keperluan akademik.

Terimakasih atas bantuan dan kerjasamanya.

Tingkat Adopsi Kelompok Wanita Tani Rejeki Terhadap Pelatihan Budidaya Sayur Dengan Sistem Hidroponik Di Desa Purwodadi

Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri

Dokumen terkait