• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bab ini berisikan tentang kesimpulan dan saran-saran yang mungkin berguna bagi perusahaan sebagai bahan referensi dalam kebutuhan spesifikasi komputer saat aplikasi ini digunakan.

BAB II

LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sistem Informasi

Sistem Informasi menurut Robert A. Leitch dan K. Roscoe Davis (Jogiyanto,2005:18) adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

2.1.1 Sistem Informasi

Menurut kesimpulan penulis, Sistem Informasi adalah sekumpulan perangkat dalam satu kesatuan yang terikat satu sama lain, demi terciptanya sebuah alur sistem untuk melakukan suatu tujuan yang sama dan dilakukan secara sistematis. Dengan adanya proses input dan output secara terorganisir, dapat membuat sistem bekerja dengan efektif.

2.1.2 Pengertian Perancangan Sistem Informasi

Langkah awal dari pembuatan sistem adalah perancangan dari sistem tersebut. Menurut Mohamad Subhan (2012:109) Perancangan Sistem Informasi adalah proses pengembangan spesifikasi baru berdasarkan rekomendasi hasil analisis sistem.

Menurut Gordon B. Davis, mendefinisikan sistem sebagai seperangkat unsur-unsur yang terdiri dari manusia, alat, konsep dan prosedur yang di himpun menjadi satu untuk maksud dan tujuan bersama.

Sedangkan menurut John Burch dan Gary Grudnitski perancangan sistem adalah penggambaran, perencanaan

dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa element yang terpisah kedalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi.

Pengertian perancangan sistem informasi adalah suatu tahapan kegiatan yang dilakukan seseorang atau kelompok dalam merancang atau membuat sistem sebelum sistem dibuat dengan tujuan sistem yang dibangun sesuai dengan kebutuhan dalam memecahkan atau dengan kebutuhan pengguna.

2.1.3 UML Modeling

Menurut Rosa A.S dan Shalahuddin (2011:113), "UML adalah salah satu standar bahasa yang banyak digunakan di dunia industri untuk mendefinisikan requirement, membuat analisi & desain, serta menggambarkan arsitektur dalam pemrograman berorientasi object".Menurut Rosa A.S adalah :“pada perkembangan teknik pemrograman berorietasi obyek, munculah sebuah standarisasi bahasa permodelan untuk pembangunan perangkat lunak yang dibangun dengan menggunakan teknik pemograman berorientasi obyek, yaitu unified modeling language

(UML).Beberapa jenis diagram pada UML yang dapat membantu perancangansistem, menurut Martin Fowler(2005:17) adalah sebagai berikut.

a. Use Case Diagram

Use Case adalah teknik untuk merekam persyaratan fungsional sebuah sistem. Use Case diagram memperlihatkan hubungan diantara actor dan use case. Aktor mempresentasikan seorang user atau subsistem lain yang akan berinteraksi dengan sistem. Sedangkan

menggambarkan interaksi antara user dengan sistem. Fungsionalitas sistem di definisikan ke dalam use case

dari sudut eksternal system yang berguna untuk diuji kelayakan sistem.

1. Database

Dasar data (database) merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Database merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi bagi para pemakai. Penerapan database dalam sistem informasi disebut dengan database system. Sistem dasar data (database system)

Database adalah suatu sistem informasi yang mengintegrasikan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya dan membuat tersedia untuk beberapa aplikasi yang bermacam-macam dalam suatu organisasi.

Database bisa diartikan sebagai suatu file database yang memiliki tabel, record, field, index, query, filter dan view.

Berikut adalah definisi umum isi sebuah file database.

a. Tabel : Adalah sekelompok record data, masing-masing berisi informasi yang sejenis.

b. Record : Adalah entri tunggal dalam tabel. Bisa saja disebut sebagai baris mengingat sebuah tabel terdiri dari baris (record) dan kolom (field).

c. Field : Adalah item tertentu dalam tabel. Bisa disebut sebagai kolom.

d. Index : Adalah field kunci yang ditujukan ke suatu record yang spesifik serta diurutkan dalam urutan tertentu.

e. Query : Adalah perintah SQL yang dirancang untuk memanggil kelompok record tertentu dari satu tabel/lebih. f. View : Merupakan tabel virtual yang berisi record dari berbagai tabel. Fungsi utamanya untuk memudahkan kita mendapatkan data yang spesifik dari berbagai tabel.

2. Visual Basic. Net 2010 (VB.Net 2010)

Visual basic adalah sebuah bahasa pemrogramman yang berpusat pada object (Object Oriented Programming) digunakan dalam pembuatan aplikasi windows yang berbasis Graphical User Interface. Dalam versi ini, program Visual Basic 2010 (VB.Net 2010) menawarkan dukungan fitur baru seperti penanganan eksepsi secara terstruktur dan banyak bantuan dalam programnya.

Beberapa perubahan dalam VB.Net 2010 ini dibandingkan VB6, antara lain :

 Bahasa pemrogramman sekarang benar-benar berbasis objek (Object Oriented Programming),

sedangkan VB6 bukan bahasa berbasis objek.

 Aplikasi dan komponen yang ditulis di VB.Net 2010 mempunyai akses penuh ke Net Framework. Sedangkan VB6 tidak dikenal atau tidak digunakan Net Framework.

 Semua aplikasi yang dibuat beroperasi dalam

3. MYSQL SERVER MANAGEMENT STUDIO 2008

MySQL adalah sebuah sistem manajemen database relasi (relational database management system) yang bersifat open source. (Arbie, 2004: 5)

MySQL merupakan buah pikiran dari Michael “Monty” Widenius, David Axmark dan Allan Larson yang di mulai tahun 1995. Mereka bertiga kemudian mendirikan perusahaan bernama MySQL AB di Swedia.

Pengertian MySQL menurut MySQL manual adalah sebuah

open source software database SQL (Search Query Language) yang menangani sistem manajemen database dan sistem manajemen database relational. MySQL adalah

open source software yang dibuat oleh sebuah perusahaan Swedia yaitu MySQL AB.

MySQL mempunyai fitur-fitur yang sangat mudah dipelajari bagi para penggunanya dan dikembangkan untuk menangani database yang besar dengan waktu yang lebih singkat. Kecepatan, konektivitas dan keamanannya yang lebih baik membuat MySQL sangat dibutuhkan untuk mengakses database di internet.

MySQL versi 1.0 di rilis pada Mei 1996 dan penggunaannya hanya terbatas di kalangan perusahaan saja. Barulah pada bulan Oktober 1996, MySQL versi 3.11.0 di rilis ke masyarakat luas. MySQL menggunakan bahasa standar SQL (Structure Query Language) sebagai bahasa interaktif dalam mengelola data.

MySQL memiliki kinerja, kecepatan proses dan ketangguhan yang tidak kalah dibanding database-database besar lainnya yang komersil seperti ORACLE, Sybase, Unify dan sebagainya. MySQL dapat berjalan di atas banyak sistem

operasi seperti Linux, Windows, Solaris, FreeBSD, Mac OS X, dan lain sebagainya.

2.2 Sistem Informasi Penjualan

Hasil penelitian menunjukan bahwa perancangan sistem informasi penjualan yang terkomputerisasi memang jelas bahwa akan memudahkan user / petugas dalam mengakses segala informasi mengenai penjualan. Yang tentunya akan meningkatkan kinerja produktivitas akan hasil dari proses penjualan itu sendiri.

BAB III

KEUNTUNGAN APPLICATION PROJECT 3.1 Keuntungan dari segi Pengolahan data / Informasi

1. Meningkatkan Efisiensi Operasional

Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dan sistem informasi, pengelolaan data yang baik bermanfaat untuk meningkatkan kinerja Cafe agar lebih efisien sehingga dapat menjalani secara efisien.

2. Memperkenalkan Inovasi dalam Bisnis

Penggunaan Aplikasi dalam bisnis penjualan merupakan contoh baik dari inovasi teknologi sistem informasi. Dengan adanya Aplikasi, Cafe dapat memperoleh keuntungan strategis melebihi pesaing mereka. Penekanan utama dalam sistem informasi strategis adalah membangun biaya pertukaran kedalam hubungan antara Cafe dengan konsumen atau pemasoknya. Sebagai contoh yang bagus dari hal ini adalah sistem reservasi penerbangan terkomputerisasi yang ditawarkan kepada agen penerbangan oleh sebuah perusahaan penerbangan besar. Bila sebuah agen perjalanan telah menjalankan sistem reservasi terkomputerisasi, maka mereka akan segan untuk mempercayai Cafe lain.

3. Membangun Basis Pengelolahan Informasi Strategis

Dengan munculnya perkembangan teknologi sistem informasi, maka akan memberikan dorongan bagi Cafe untuk membangun basis - basis pengolahan dan penyimpanan sumber-sumber informasi dengan strategis yang akan digunakan untuk keperluan perusahaan dalam strategi bersaing. Basis teknologi informasi yang dimaksud adalah hardware dan software, mengembangkan jaringan telekomunikasi, menyewa spesialisasi sistem informasi, dan melatih pengguna.

3.2 Pola Database yang Terintegrasi

Integrasi database dapat diartikan sebagai penggabungan database atau penyatuan database yang dapat saling berhubungan satu sama lain. Pada saat melakukan integrasi database, data dalam sebuah sistem tidak boleh hilang. Integrasi database membutuhkan skema yang mengambil semua aplikasi klien ke dalam laporan. Skema yang dihasilkan akan lebih umum, lebih kompleks atau keduanya. Database biasanya dikendalikan oleh kelompok yang terpisah untuk aplikasi dan perubahan database yang lebih kompleks karena harus dinegosiasikan antara kelompok database dan berbagai aplikasi.

Keuntungan dari integrasi database adalah dengan berbagi data antara aplikasi tidak lagi memerlukan lapisan tambahan layanan integrasi pada aplikasi. Setiap perubahan data yang dibuat dalam satu aplikasi yang dibuat tersedia untuk semua aplikasi. Pada saat database melakukan integrasi, database-database yang disekitarnya dapat saling berhubungan dengan mudah sesuai dengan keperluannya masing-masing.

3.3 Kemudahan dalam Penggunaan Sistem

Cafe Kantinmamaeko merupakan sebuah Cafe yang didalamnya terdapat sebuah proses pengelolaan datanya yang serba manual, sedangkan data yang dikelolanya tidaklah segitu. Oleh karena itu sebuah sistem komputerisasi sangatlah tepat untuk membantu segala proses penjualan dan transaksinya menjadi lebih mudah. Sekian banyak riset yang telah penulis lakukan, maka dapat disimpulkan keuntungan dalam kemudahan penggunaan sistem komputerisasi Cafe Kantinmamaeko adalah sebagai berikut :

1. Penggunaan Syntax VB.NET yang mempermudah dalam pengelolaan barang.

2. Membantu dan mempermudah kasir dalam menjalankan proses transaksi.

3. Design yang simple dan menarik untuk memperindah tampilan bagi pengguna.

4. Memudahkan dalam mengelola item menu yang ada dalam daftar menu.

BAB IV PEMBAHASAN

4.1 Alur Sistem Informasi Penjualan Makanan dan Minuman. a) Konsumen datang ke Cafe Kantinmamaeko.

b) Memesan makanan / minuman kepada pelayan yang sudah ada di depan Cafe.

c) Pelayan memberi kertas dan daftar menu kepada konsumen.

d) Konsumen memberi kertas yang sudah diisi menu pesanan kepada pelayan.

e) Pelayan memberi kertas tersebut pada bagian kasir.

f) Kasir melihat menu pada aplikasi dan mendata menu yang sudah dipesan.

g) Bagian pelayan membuat dan mengantarkan pesanan kepada konsumen.

h) Apabila konsumen ingin menambah daftar pesanan, segera meminta kepada pelayan untuk menambahkan pesanan tadi.

i) Kasir menambahkan pesanan si konsumen.

j) Apabila konsumen sudah selesai makan dan minum, pelayan segera menuju kasir untuk meminta bon.

k) Kasir mentotalkan seluruh pesanan dari konsumen tersebut didalam sistem yakni pada form transaksi. Dan transaksi itu masuk ke dalam laporan harian.

l) Konsumen membayar transaksi. m) Kasir mencetak bon untuk konsumen.

4.2 Permasalahan Pada Sistem Informasi Penjualan Makanan dan Minuman.

Hambatan-hambatan yang saat ini berjalan di Sistem Penjualan Makanan dan Minuman pada Cafe Kantinmamaeko adalah :

1. Masih kurang efisien dalam merekap data transaksi karena yang diterapkan masih manual.

2. Masih sulit bagi kasir untuk melihat daftar menu. 4.3 Solusi Terhadap Permasalahan

Diterapkannya Aplikasi Sistem Penjualan Makanan dan Minuman pada Cafe Kantinmamaeko agar proses transaksi dapat lebih mudah.

4.3.1 Perancangan Sistem Informasi 1. Usecase Diagram

2. Perancangan Database Sistem

Penulis dengan ini telah membuat beberapa tabel dalam database “kantinmamaeko” untuk memenuhi syarat terbentuknya sebuah program penjualan makanan dan minuman secara terkomputerisasi, sehingga sistem penjualannya berjalan secara sistematis.

1. Berikut beberapa Table Masternya : a) Table Master : login

Column Name Data Type Size Index

username Varchar 20 Primary Key

password Varchar 20

-nama_petugas Varchar 20

-status Varchar 10

-kode_petugas Varchar 10

Tabel 1 Login

b) Table Master : Item

Column Name Data Type Size Index

nama_item Varchar 30

-kode_item Varchar 10 Primary Key

jenis Varchar 10

-harga Float -

-Tabel 2 Item

a) Table Master : karyawan

Column Name Data Type Size Index kode_karyawan Varchar 10 Primary Key

nama_karyawan Varchar 30

-alamat Varchar 50

-status Varchar 20

2. Berikut beberapa Table Transaksinya : b) Table Transaksi : Transaksi

Column Name Data Type Size Index

no_trans Varchar 50 Primary Key

Tanggal Datetime - -Total Float - -Tunai Float - -Kembali Float - -Kode_kasir Varchar 10 -Tabel 4 Transaksi

c) Table : Transaksi_detail (Detail)

Column Name Data Type Size Index

no_trans Varchar 50

-Jumlah Int -

-Subtotal Float -

-kode_item Varchar 10

3. Struktur Kode A. Form Data Item

Penulis menentukan sebuah kode untuk mendefinisikan suatu indentitas dari setiap inisial item makanan dan minuman. Dan penulis membedakan antara Item makanan dengan minuman.

Kode Item :

Makanan : MA-001 Minuman : MI-001

Penjelasan, Kode “MA” diambil dari sebuah inisial makanan. Dan untuk Kode “MI” diambil dari sebuah inisial minuman. Sedangkan “001” adalah nomor urut dari barang tersebut.

B. Form Data Karyawan

Penulis menentukan sebuah kode untuk mendefinisikan suatu indentitas dari setiap inisial karyawan berdasarkan huruf depan. Dan penulis membedakan antara karyawan dengan status yang berbeda.

Kode Karyawan : Kasir : KS-001 Pelayan : PE-001 Parkirman : PR-001

Dan 001 adalah nomor urut dari karyawan tersebut. C. Form Transaksi

Penulis menentukan sebuah kode untuk mendefinisikan suatu indentitas dari setiap transaksi.

Kode Transaksi : TR-0617-00001 Penjelasan :

TR : Struktur kode untuk sebuah inisial Transaksi. 0617 : Struktur kode untuk sebuah inisial nama bulan dan nama tahun. Contoh “0617”

1 : Nomer urut pada transaksi. D.

4.3.2 Implementasi Perancangan Sistem Informasi 1. Tampilan Aplikasi

 Form Login

Gambar 1 Form Login

 Form Data Item

 Form Karyawan

Gambar 3 Form Data Karyawan

 Form Transaksi

 Form Laporan

Gambar 5 Form Laporan

2. Manual Book (Guidance Book Aplikasi)

Dokumen user manual Sistem Aplikasi Penjualan Makanan dan Minuman pada Cafe Kantinmamaeko ini dibuat untuk tujuan sebagai berikut:

1. Menggambarkan dan menjelaskan penggunaan Aplikasi ini untuk pengguna (user).

Pihak-pihak yang berkepentingan dan berhak menggunakan dokumen ini yaitu:

a) User Admin

User Admin menggunakan dokumen ini untuk mengetahui cara-cara penggunaan aplikasi ini.

b) User Kasir

User Admin menggunakan dokumen ini untuk mengetahui cara-cara penggunaan aplikasi ini.

Deskripsi Umum Aplikasi

Aplikasi ini merupakan alat bantu untuk memudahkan dalam melakukan kegiatan proses penjualan seperti melakukan proses transaksi, pengolahan data karyawan, pengolahan laporan, serta pengolahan daftar menu.

2. Menu dan Cara Penggunaan

Adapun struktur menu pada Aplikasi ini sebagai berikut : a) Menu Master

 Form Login

 Form Data Item

 Form Data Karyawan

 Form Data Transaksi

 Form Laporan 2.1.1 Cara Login

Untuk memulai akses login terhadap aplikasi ini :

a) Bukalah aplikasi pada pc atau laptop yang telah ada aplikasi ini.

b) Kemudian klik 2 kali atau di enter pada keyboard. c) Maka akan muncul form login seperti ini :

Maka akan muncul form login, dimana terdapat dua textfield yaitu username dan password. Lalu masukan username dan password sesuai data user dan pilih button OK sehingga akan menampilkan halaman utama.

2.1.2 Cara melakukan pengolahan pada Menu Utama

a) Halaman utama aplikasi ini terdapat toolbar yang berada di atas halaman. Untuk melihat isi menu utama user dapat klik di bagian menu utama tersebut.

Pada saat menu utama tampil, bisa dipilih apa saja yang akan dilakukan user...Sesuai..kebutuhan..si..user. Dan juga tergantung user sebagai admin atau kasir. Punya hak akses masing-masing untuk menggunakan aplikasi ini.

2.1.3 Cara melakukan pengolahan pada Form Data Karyawan (hanya..admin)

a) Pilih menu data karyawan pada toolbar.

b) Lalu akan muncul form data karyawan seperti ini :

Setelah muncul form data karyawan seperti ini, user bisa akses segala pengolahan yang dibutuhkan si user.

2.1.4 Cara melakukan pengolahan pada Form Data Item (hanya..admin yang berhak melakukan pengolahan pada form ini)

a) Pilih menu data item pada toolbar.

b) Lalu akan muncul form data item seperti ini :

Pada form data item ini user (kasir) hanya dapat melihat data item. Karena tidak mempunyai hak untuk melakukan pengolahan pada form..data..item.

2.1.5 Cara melakukan pengolahan pada Form Transaksi a) Pilih menu transaksi pada toolbar.

b) Lalu akan muncul form transaksi seperti ini :

Setelah muncul form transaksi seperti pada gambar, user bisa melakukan pengolahan transaksi.

Pada form ini lebih utama digunakan hanya untuk Kasir. Karena kasir yang bertugas untuk melakukan proses transaksi kepada konsumen.

2.1.6 Cara melakukan pengolahan pada Form Laporan (hanya admin yang dapat melakukan pengolahan dalam form laporan ini)

a) Pilih menu laporan pada toolbar.

b) Lalu akan muncul form laporan seperti ini :

Setelah muncul form laporan seperti pada gambar, user bisa melakukan pengolahan laporan.

2.1.7 Cara Log Out

a) Pilih button logout pada pojok kanan atas yang ada di form.

b) Akan muncul notifikasi “Yakin Akan LogOut?” c) Lalu pilih OK

Setelah itu akan keluar pada aplikasi dan muncul kembali form login.

BAB V PENUTUP 5.1 KESIMPULAN

Dari hasil pembahasan tentang pembahasan “Sistem Informasi Penjualan Makanan dan Minuman pada Cafe Kantinmamaeko” maka diambil kesimpulan :

1. Sistem Informasi Penjualan Makanan dan Minuman pada Cafe Kantinmamaeko saat ini masih dilakukan secara manual perlu dibuatkan sistem yang terkomputerisasi

2. Masalah atau kendala yang terdapat pada Sistem Informasi Penjualan Makanan dan Minuman pada Cafe Kantinmamaeko adalah sulitnya dalam pengolahan transaksi, melihat daftar menu karena menguras waktu yang cukup lama dan tidak efisien.

3. Solusi pemecahan masalah terhadap kendala-kendala yang ada pada Sistem Informasi Penjualan Makanan dan Minuman pada Cafe Kantinmamaeko adalah untuk dibuatkannya sistem yang terkomputerisasi karena sulit bagi kasir dalam pengolahan transaksi dan melihat daftar menu. Sehingga mempermudah petugas / kasir dalam proses penjualan.

5.2 SARAN

1. Sebaiknya dalam Sistem Informasi Penjualan Makanan dan Minuman pada Cafe Kantinmamaeko perlu adanya sistem yang terkomputerisasi, sehingga mempermudah kasir dalam proses penjualan.

2. Sebaiknya dalam pengolahan data transaksi, melihat daftar menu dapat terorganisir dengan baik agar memudahkan proses penjualan dan juga mengefisiensi waktu.

3. Sebaiknya dalam pembuatan Sistem Terkomputerisasi Seperti Sistem Informasi Penjualan Makanan dan Minuman pada Cafe Kantinmamaeko harus lebih baik dan lebih akurat khususnya pada data pengolahan data transaksi dan melihat daftar menu bagi kasir.

DAFTAR PUSTAKA

3.1 Aditya Wibowo, Buku Panduan Aplikasi. Bandung : 2014 3.2Hidayattulah, Priyanto. Visual Basic.Net Membuat Aplikasi

Database dan Program Kreatif. Bandung : Informatika Bandung, 2014.

3.3Eddy, Richard. Aspek Legal Properti Teori, Contoh, dan Aplikasi. Yogyakarta: Andi, 2010

3.4Ema, Utami, and Anggit Dwi Hartanto. Sistem Basis Data Menggunakan SQL Server 2005. Yogyakarta: Andi, 2012. 3.5www.upi.edu/.../pedoman-penulisan-skripsi.2016

3.6Zakiyudin, Ais. Sistem Informasi Manajemen Edisi 2. Jakarta: Mitra Wacana Media, 2012.

3.7 Indrajani. Database Design. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo, 2015.

3.8 Suryantara, I Gusti Ngurah. Merancang Aplikasi Akutansi dengan VB.Net. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo, 2014.

3.9 Pasca.unair.ac.id/wp-content/uploads/.../manual-cybercampus.pdf

5.4 BIODATA DIRI

Nama : Rendi Dwi Utomo

Tempat Tanggal Lahir : Jakarta, 24 September 1997 Jenis Kelamin : Laki – laki

Agama : Islam

Alamat : Jl. Bulak Perwira II RT 06 RW 07 No.19 Bekasi Utara

Pendidikan

1. SD : SDN Perwira III (2009) 2. SMP : Mts Attaqwa 16 (2012)

3. SMK : SMK Negeri 6 Kota Bekasi (2015)

4. Perguruan Tinggi : Politeknik LP3I Jakarta a. Program Studi : Manajemen Informatika b. Konsentrasi : Teknik Informatika

c. Kampus : Bekasi

Bekasi, 14 Juni 2017 Penulis,

Dalam dokumen Perancangan Sistem Informasi Penjualan M (Halaman 15-46)

Dokumen terkait