• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II

EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA KERJA TAHUN 2015 2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja Tahun Lalu dan Capaian Rentra

Mengacu pada Perubahan Rencana Strategis Kelurahan Wates Tahun 2011-2016, visi Kelurahan Wates adalah “Terwujudnya Penyelenggaraan Pelayanan Pemerintahan yang Prima”. Untuk mewujudkan visi tersebut, maka ditetapkan misi Kelurahan Wates yaitu “Mewujudkan Kualitas Pelayanan Kelurahan”.

Dalam rangka mencapai visi dan misi sesuai tugas pokok dan fungsinya, Kelurahan Wates pada tahun 2015 melaksanakan 1 Urusan yaitu Urusan Wajib Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian, yang dijabarkan dalam 5 Program dan diimplementasikan dalam bentuk 18 Kegiatan sebagaimana diuraikan dalam tabel berikut :

Tabel 2.1.1.

Program dan Kegiatan Kelurahan Wates Tahun 2015 No. Program Kegiatan

1 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

a. Penyediaan Jasa & Peralatan Perkantoran b. Penyediaan Jasa Keuangan

c. Penyediaan Rapat-Rapat, Konsultasi dan Koordinasi

2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Perkantoran

Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Perkantoran

3 Program Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Kinerja

a. Penyusunan Perencanaan Kinerja SKPD b. Penyusunan Laporan Keuangan

c. Pengendalian, Evaluasi dan Pelaporan Kinerja

4 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia SKPD

Pengadaan Pakaian Dinas Harian (PDH)

5 Program Peningkatan Pelayanan Kelurahan

a. Peningkatan Kapasitas Lembaga Kemasyarakatan

b. Pembinaan dan Monitoring Kegiatan Keagamaan

c. Penyediaan Data dan Informasi Kelurahan d. Optimalisasi PBB Perkotaan P2

e. Pembinaan Kesadaran Masyarakat tentang Wawasan Kebangsaan

f. Pembinaan Budaya Daerah Pemuda dan Olah Raga

g. Penyelenggaraan Musrenbang Kelurahan h. Pembinaan Kegiatan Pembangunan di

Wilayah Kelurahan

i. Pembinaan Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat

j. Pembinaan Kesejahteraan Sosial Masyarakat

5 Anggaran dan realisasi belanja Kelurahan Wates tahun 2015 dirinci dalam tabel sebagai berikut :

Tabel 2.1.2.

Anggaran dan Realisasi Belanja Kelurahan Wates Tahun Anggaran 2015

No Nama Kegiatan Target (Rp) Realisasi (Rp) %

1 Penyediaan Jasa & Peralatan Perkantoran

17.424.000 17.023.050 97,69 2 Penyediaan Jasa Keuangan 8.100.000 8.100.000 100 3 Penyediaan Rapat-Rapat, Konsultasi

dan Koordinasi

5.166.000 5.166.000 100 4 Pemeliharaan Sarana dan

Prasarana Perkantoran

20.317.000 18.827.998 92,67 5 Penyusunan Perencanaan Kinerja

SKPD

1.040.000 1.030.350 99,07 6 Penyusunan Laporan Keuangan 1.220.000 1.214.500 99,54 7 Pengendalian, Evaluasi dan

Pelaporan Kinerja

1.146.000 1.134.300 99,41 8 Pengadaan Pakaian Dinas Harian

(PDH)

2.149.000 1.908.200 88,79 9 Peningkatan Kapasitas Lembaga

Kemasyarakatan

54.077.000 50.452.800 93,29 10 Pembinaan dan Monitoring Kegiatan

Keagamaan

17.601.000 17.582.100 99,89 11 Penyediaan Data dan Informasi

Kelurahan

5.000.000 4.936.500 98,73 12 Optimalisasi PBB Perkotaan P2 154.558.000 140,959,850 91,20 13 Pembinaan Kesadaran Masyarakat

tentang Wawasan Kebangsaan

5.000.000 3,382,250 67,64 14 Pembinaan Budaya Daerah Pemuda

dan Olah Raga

4.819.000 4,499,000 93,35 15 Penyelenggaraan Musrenbang

Kelurahan

2.500.000 2,493,500 99,74 16 Pembinaan Kegiatan Pembangunan

di Wilayah Kelurahan

493.200.000 491,837,800 99,72 17 Pembinaan Peningkatan

Pemberdayaan Masyarakat

18.960.000 18,391,350 97,00 18 Pembinaan Kesejahteraan Sosial

Masyarakat

111.256.000 111,172,500 99,92

JUMLAH 923.533.000 900.112.048 97,46

Pengukuran kinerja Kelurahan Wates didasarkan pada sasaran strategis dan capaian sasaran sebagaimana terlihat dalam tabel berikut :

Tabel 2.1.3.

Pengukuran Kinerja Utama Kelurahan Wates Tahun 2015 Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

(%) Realisasi (%) Persentase (%) Meningkatnya fasilitasi penyelenggaraan pemerintah umum Capaian peningkatan pelayanan kelurahan 45,94 45,17 97,46

Rekapitulasi hasil evaluasi pelaksanaan Renja dan pencapaian Renstra Kelurahan Wates sampai dengan tahun 2016 dapat dilihat dalam Tabel 2.1.4.

Tabel.2.1.4.

Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja dan Pencapaian Renstra s/d Tahun 2016 (tahun berjalan)

Kode

Realisasi Target

Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan

Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra SKPD

Indikator Target Kinerja Kinerja Hasil Tahun Lalu (n-2)

Target

Program s/d tahun berjalan 2016 Urusan/Bidang Urusan Kinerja Progaram Capaian

Program Program dan (2015) dan Kegiatan

Realisasi Capaian Program

Tingkat Capaian Pemerintahan Daerah Dan (outcomes)/ (Akhir Periode Keluaran

Kegiatan Target Renja Realisasi Renja (Renja SKPD dan Kegiatan s/d tahun Realisasi Target Program/Kegiatan Kegiatan Renstra SKPD) s/d dengan

tahun SKPD tahun SKPD

Tingkat

Realisasi tahun n-1) berjalan Renstra (output) Tahun 2016 berjalan (n-3) (n-2) tahun (n-2) (%) (2016) (tahun n-1) (%)

(2015) (2015) 2015) (2016)

1 2 3 4 5 6 7 8=(7/6) 9 10=(5+7+9) 11=(10/4)

1

Urusan Wajib Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuanagn Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian Meningkatnya fasilitasi penyelenggaraan pemerintah umum 1 20 20 21 01 Program Pelayanan Administrasi 1 20 20 21 01 26 Penyediaan Jasa dan Peralatan Perkantoran 25,217,300 40,951,320 17,424,000 17,023,050 0.98 25,217,300 83,191,670 3.30 1 20 20 21 01 27 Penyediaan Jasa Keuangan 8,834,200 8,100,000 8,100,000 8,100,000 1.00 8,834,200 25,034,200 2.83 1 20 20 21 01 28 Penyediaan Rapat-Rapat, Konsultasi dan Koordinasi 16,784,000 960,000 5,166,000 5,166,000 1.00 16,784,000 22,910,000 1.36 1 20 20 21 11 Program Peningkatan Saran dan Prasarana

Perkantoran 1 20 20 21 11 02 Pemeliharaan Sarana dan Prasarana 52,056,000 12,053,301 20,317,000 18,827,998 0.93 52,056,000 82,937,299 1.59

7 Kode

Realisasi Target

Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan

Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra SKPD

Indikator Target Kinerja Kinerja Hasil Tahun Lalu (n-2)

Target

Program s/d tahun berjalan 2016 Urusan/Bidang Urusan Kinerja Progaram Capaian

Program Program dan (2015) dan Kegiatan

Realisasi Capaian Program

Tingkat Capaian Pemerintahan Daerah Dan (outcomes)/ (Akhir Periode Keluaran Kegiatan Target Renja Realisasi Renja (Renja SKPD dan Kegiatan s/d tahun Realisasi Target

Program/Kegiatan Kegiatan Renstra SKPD) s/d dengan

tahun SKPD tahun SKPD

Tingkat

Realisasi tahun n-1) berjalan Renstra (output) Tahun 2016 berjalan (n-3) (n-2) tahun (n-2) (%) (2016) (tahun n-1) (%)

(2015) (2015) 2015) (2016) 1 2 3 4 5 6 7 8=(7/6) 9 10=(5+7+9) 11=(10/4) 1 20 20 21 12 Program Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Kinerja 1 20 20 21 12 01 Penyusunan Perencanaan Kinerja SKPD 1,820,450 2,375,550 1,040,000 1,030,350 0.99 1,820,450 5,226,350 2.87 1 20 20 21 12 02 Penyusunan Laporan Keuangan 981,650 1,149,975 1,220,000 1,214,500 1.00 981,650 3,346,125 3.41 1 20 20 21 12 03 Pengendalian, Evaluasi dan Pelaporan Kinerja 839,350 1,070,750 1,146,000 1,134,300 0.99 839,350 3,044,400 3.63 1 20 20 21 40 Program Peningkatan Pelayanan Kelurahan 1 20 20 21 40 03 Peningkatan Kapasitas Lembaga Kemasayrakatan 92,602,400 109,817,950 54,077,000 50,452,800 0.93 92,602,400 252,873,150 2.73 1 20 20 21 40 06 Pembinaan dan Monitoring Kegiatan Keagamaan 28,566,000 4,694,400 17,601,000 17,582,100 1.00 28,566,000 50,842,500 1.78 1 20 20 21 40 09 Penyediaan Data dan Informasi Kelurahan 7,320,000 35,608,450 5,000,000 4,936,500 0.99 7,320,000 47,864,950 6.54 1 20 20 21 40 12 Optimalisasi PBB Perkotaan P2 143,309,950 154,177,355 154,558,000 140,959,850 0.91 143,309,950 438,447,155 3.06 1 20 20 21 40 27 Pembinaan Kesadaran Masyarakat Tentang Wawasan Kebangsaan 21,480,000 2,971,900 5,000,000 3,382,250 0.68 21,480,000 27,834,150 1.30

Kode

Realisasi Target

Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan

Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra SKPD

Indikator Target Kinerja Kinerja Hasil Tahun Lalu (n-2)

Target

Program s/d tahun berjalan 2016 Urusan/Bidang Urusan Kinerja Progaram Capaian

Program Program dan (2015) dan Kegiatan

Realisasi Capaian Program

Tingkat Capaian Pemerintahan Daerah Dan (outcomes)/ (Akhir Periode Keluaran Kegiatan Target Renja Realisasi Renja (Renja SKPD dan Kegiatan s/d tahun Realisasi Target

Program/Kegiatan Kegiatan Renstra SKPD) s/d dengan

tahun SKPD tahun SKPD

Tingkat

Realisasi tahun n-1) berjalan Renstra (output) Tahun 2016 berjalan (n-3) (n-2) tahun (n-2) (%) (2016) (tahun n-1) (%)

(2015) (2015) 2015) (2016)

1 2 3 4 5 6 7 8=(7/6) 9 10=(5+7+9) 11=(10/4)

1 20 20 21 40 28

Pembinaan Budaya Daerah Pemuda dan Olah Raga 21,978,875 2,000,000 4,819,000 4,499,000 0.93 21,978,875 28,477,875 1.30 1 20 20 21 40 29 Penyelenggaraan Musrenbang Kellurahan 4,799,700 2,258,750 2,500,000 2,493,500 1.00 4,799,700 9,551,950 1.99 1 20 20 21 40 30 Pembinaan Kegiatan Pembangunan di Wilayah Kelurahan 390,640,000 11,301,000 493,200,000 491,837,800 1.00 390,640,000 893,778,800 2.29 1 20 20 21 40 31 Pembinaan Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat 36,032,900 14,201,750 18,960,000 18,391,350 0.97 36,032,900 68,626,000 1.90 1 20 20 21 40 32 Pembinaan Kesejahteraan Sosial masyarakat 159,920,000 3,490,250 111,256,000 111,172,500 1.00 159,920,000 274,582,750 1.72

9

2.2. Analisa Kinerja Pelayanan

Kelurahan Wates merupakan lembaga pemerintah yang langsung berhubungan dengan masyarakat. Artinya bahwa tugas pokok dan fungsi Kelurahan adalah peningkatan pelayanan Kelurahan terhadap masyarakat Kelurahan Wates, baik yang terkait dengan pelayanan administrasi persuratan, fasilitasi kegiatan sosial ekonomi, pembangunan sarana prasarana maupun pemberdayaan masyarakat dalam arti yang luas.

Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi, Kelurahan Wates menyelenggarakan 1 Urusan yaitu Urusan Wajib Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian, dengan beberapa capaian indikator sebagai berikut :

1. Capaian Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Program

Pada tahun 2015, Kelurahan Wates telah menganggarkan penyusunan rencana kerja sejumlah 1 dokumen, laporan capaian kinerja keuangan semesteran sebanyak 4 dokumen, dan laporan pengendalian dan evaluasi kinerja bulanan, triwulanan, LKjIP, laporan tahunan dan profil kinerja, dan penerapan SPIP sejumlah 19 dokumen.

2. Capaian Peningkatan Pelayanan Kelurahan

Terdapat beberapa kegiatan dalam upaya mencapai peningkatan pelayanan kelurahan yaitu terfasilitasinya peningkatan kapasitas lembaga kemasyarakatan untuk 16 wilayah, terbinanya Rois dan termonitornya kegiatan keagamaan, tersedianya data profil kelurahan, terfasilitasinya optimalisasi PBB Perkotaan P2 dan terbayarnya sewa gedung/kantor/tempat di eks Tanah Kas Desa Wates yang merupakan aset Pemda DIY, terselenggarakannya peringatan HUT RI dan Hari Jadi Kabupaten Kulon Progo, terfasilitasinya peningkatan kemampuan kepemimpinan bagi pemuda dan kegiatan olah raga bagi masyarakat serta keikutsertaan Nyadran Agung, terfasilitasinya Musrenbang Kelurahan, terselenggarakannya lomba kebersihan, inventarisasi kerusakan jalan lingkungan, taman kota dan sanitasi, serta 2 paket padat karya, terlaksanakannya sosialisasi pengarusutamaan gender, pembinaan kelembagaan kesejahteraan keluarga (PKK), dan lomba usaha ekonomi produktif.

Analisis pencapaian kinerja pelayanan Kelurahan Wates dapat dilihat dalam tabel berikut ini :

Tabel 2.2.1

Pencapaian Kinerja Pelayanan Kelurahan Wates Kabupaten Kulon Progo

No Indikator

IKK

Target Renstra Realisasi Capaian Proyeksi

SPM/standar Tahun… Tahun… Tahun… Tahun… Tahun… Tahun… Tahun… Tahun… Catatan

nasional (thn n-2) (thn n-1) (thn n) (thn n+1) (thn n-2) (thn n-1) (thn n) (thn n+1) Analisa

(2015) (2016) (2017) (2017) (2015) (2016) (2017) (2018)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13)

1 Penyediaan Jasa dan

Peralatan Perkantoran

17,424,000 25,217,300 25,217,300 27,739,030 17,023,050 25,217,300 25,217,300 27,739,030

2 Penyediaan Jasa Keuangan 8,100,000 8,834,200 11,817,200 12,788,900 8,100,000 8,834,200 11,817,200 12,788,900

3 Penyediaan Rapat-Rapat,

Konsultasi dan Koordinasi

5,166,000 16,784,000 9,300,000 10,230,000 5,166,000 16,784,000 9,300,000 10,230,000 4 Pengadaan sarana dan

prasarana perkantorran

0 0 18,139,400 45,000,000 0 0 18,139,400 45,000,000

5 Pemeliharaan Sarana dan

Prasarana 20,317,000 52,056,000 38,056,000 62,998,700 18,827,998 52,056,000 38,056,000 62,998,700 6 Penyusunan Perencanaan Kinerja SKPD 1,040,000 1,820,450 2,000,000 2,200,000 1,030,350 1,820,450 2,000,000 2,200,000 7 Penyusunan Laporan Keuangan 1,220,000 981,650 1,079,800 1,187,600 1,214,500 981,650 1,079,800 1,187,600 8 Pengendalian, Evaluasi dan

Pelaporan Kinerja

1,146,000 839,350 923,200 1,015,500 1,134,300 839,350 923,200 1,015,500

9 Pelayanan Umum Kelurahan 0 0 22,088,800 24,297,680 0 0 22,088,800 24,297,680

10 Peningkatan Kapasitas

Lembaga Kemasayrakatan

54,077,000 92,602,400 361,072,100 397,184,810 50,452,800 92,602,400 361,072,100 397,184,810 11 Pembinaan dan Monitoring

Kegiatan Keagamaan

17,601,000 28,566,000 30,854,150 33,939,565 17,582,100 28,566,000 30,854,150 33,939,565 12 Penyediaan Data dan

Informasi Kelurahan 5,000,000 7,320,000 1,938,800 2,132,680 4,936,500 7,320,000 1,938,800 2,132,680 13 Optimalisasi PBB Perkotaan P2 154,558,000 143,309,950 144,877,900 159,365,690 140,959,850 143,309,950 144,877,900 159,365,690

11

No Indikator

IKK

Target Renstra Realisasi Capaian Proyeksi

SPM/standar Tahun… Tahun… Tahun… Tahun… Tahun… Tahun… Tahun… Tahun… Catatan

nasional (thn n-2) (thn n-1) (thn n) (thn n+1) (thn n-2) (thn n-1) (thn n) (thn n+1) Analisa (2015) (2016) (2017) (2017) (2015) (2016) (2017) (2018) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) 14 Pembinaan Kesadaran Masyarakat Tentang Wawasan Kebangsaan 5,000,000 21,480,000 6,550,500 7,205,550 3,382,250 21,480,000 6,550,500 7,205,550

15 Pembinaan Budaya Daerah

Pemuda dan Olah Raga

4,819,000 21,978,875 9,233,300 10,156,300 4,499,000 21,978,875 9,233,300 10,156,300 16 Penyelenggaraan Musrenbang Kellurahan 2,500,000 4,799,700 0 0 2,493,500 4,799,700 0 0 17 Pembinaan Kegiatan Pembangunan di Wilayah Kelurahan 493,200,000 390,640,000 180,471,875 198,519,063 491,837,800 390,640,000 180,471,875 198,519,063 18 Pembinaan Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat 18,960,000 36,032,900 16,288,000 17,916,800 18,391,350 36,032,900 16,288,000 17,916,800 19 Pembinaan Kesejahteraan Sosial masyarakat 111,256,000 159,920,000 155,358,500 170,894,350 111,172,500 159,920,000 155,358,500 170,894,350

2.3. Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi

Dalam rangka mewujudkan tujuannya, Kelurahan Wates telah melaksanakan program dan kegiatan dengan baik sesuai dengan rencana yang ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

Sebagai lembaga pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam memberikan pelayanan, ruang lingkup tugas Kelurahan Wates mencakup penyelenggaraan pemerintahan, pembinaan kemasyarakatan, pendampingan peningkatan kesejahteraan rakyat dan perekonomian, fasilitasi pembangunan serta pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup tugas ini turut mendorong partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan program dan kegiatan.

Salah satu fokus pembangunan Kabupaten Kulon Progo adalah peningkatan kapasitas ekonomi daerah dan upaya membangun keseimbangan yang lebih proporsional antara kepentingan ekonomi dan keseimbangan sosial serta lingkungan pelayanan dasar dan ketahanan ekonomi lokal dalam rangka penanggulangan kemiskinan.

Identifikasi permasalahan berdasarkan tugas dan fungsi Kelurahan Wates dalam kaitan dengan pelayanan masyarakat adalah sebagai berikut :

 Aspek kajian kelembagaan Kelurahan

Kelurahan Wates terbentuk pada 1 Desember 2010 menyusul alih status dari Desa Wates sebagaimana diatur dalam Perda No. 16 Tahun 2008. Beberapa tahun kemudian terbit UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa dan beberapa regulasi turunannya yang mengamanatkan adanya penyaluran Dana Desa. Kondisi ini sempat memunculkan diskursus di sebagian kalangan masyarakat, bahwa dengan perubahan status berakibat Kelurahan Wates tidak bisa meraih Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) sebagaimana bisa diperoleh bila masih berstatus sebagai Desa. Kemudian terkait dengan terbitnya UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan beberapa regulasi tindak lanjutnya yang antara lain mengamanatkan bahwa kelurahan berkedudukan sebagai perangkat kecamatan sehingga dari sisi budgeting alokasi anggaran kelurahan berasal dari APBD Kabupaten yang dimasukkan dalam anggaran kecamatan pada bagian anggaran kelurahan, maka dalam penataan kelembagaan Organisasi Perangkat Daerah yang akan diterapkan mulai awal tahun 2017, Struktur Organisasi dan Tata Kerja Kelurahan Wates akan mengalami perubahan. Hal ini juga sempat memunculkan kekhawatiran sebagian kalangan masyarakat bahwa Kelurahan Wates akan kembali ‘terdegradasi’ dilihat dari aspek kedudukan organisasi dan alokasi anggaran.

Dalam upaya mendukung kebijakan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo terkait dengan kedudukan Kelurahan Wates, maka segenap unsur Pemerintahan Daerah telah berkomitmen untuk memberikan dukungan kebijakan dan anggaran kepada Kelurahan Wates, sehingga pembangunan di Kelurahan Wates tetap berjalan dengan pesat dan tidak ketinggalan dengan desa yang menerima DD dan ADD, mengingat wilayah Kelurahan Wates yang berada di ibukota kabupaten yang merupakan wajah depan dari Kabupaten Kulon Progo.

13  Aspek kajian dari sumber daya manusia

Aparatur pemerintah sebagai abdi masyarakat dituntut untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar apa yang menjadi visi dan misi bisa terwujud. Upaya peningkatan kualitas pelayanan juga harus didukung dengan kapasitas sumber daya manusia dan kecukupan jumlah personel yang memadai.

Di samping perubahan kedudukan kelembagaan Kelurahan Wates dari SKPD menjadi perangkat kecamatan dan bertanggung jawab kepada Camat (sebagaimana diatur dalam UU No. 23 Tahun 2014 pada Pasal 229 ayat (2)), juga terdapat perubahan pada aspek struktur organisasi, dimana kondisi existing saat ini adalah Kelurahan terdiri dari 1 Sekretariat dan 4 Seksi menjadi 1 Sekretariat dan paling banyak 3 Seksi (sebagaimana diatur dalam PP No. 18 Tahun 2016 pada Pasal 93. Dengan mengacu regulasi terbaru, maka akan dilakukan penghapusan 1 Seksi yang berdampak berkurangnya jabatan struktural di kelurahan. Penghapusan 1 Seksi tidak berarti hilangnya program dan kegiatan yang selama ini diampu oleh seksi yang akan dihapus, tetapi program dan kegiatan tersebut digabungkan dengan seksi lain yang memiliki kedekatan tupoksi.

Dalam implementasinya, perubahan kedudukan Kelurahan Wates dari SKPD menjadi perangkat kecamatan tidak mengurangi beban kerja secara signifikan, karena Kelurahan Wates tetap menyelenggarakan pemerintahan dan melaksanakan pelayanan kepada masyarakat sebagaimana yang selama ini sudah dilakukan. Dengan mempertimbangkan kondisi-kondisi tersebut di atas serta dalam upaya untuk terus meningkatkan kinerja dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat, maka semestinya perubahan kedudukan kelurahan menjadi perangkat kecamatan tidak diikuti dengan pengurangan jumlah pegawai (kecuali mungkin jabatan struktural yang dihapus sebagaimana disebutkan di atas).

Untuk memperkuat kapasitas dan menjaga motivasi kerja pegawai yang ada, perlu dilakukan pelatihan dan bimbingan teknis secara berkelanjutan, sebagai respon tuntutan eksternal untuk selalu memperbaiki kinerja. Juga perlu dilakukan optimalisasi dukungan dari atasan, sistem pengendalian intern dan pengawasan melekat.

 Aspek kajian dari sarana dan prasarana

Kondisi sarana dan prasarana penunjang di Kelurahan Wates yang terbatas pada saat yang bersamaan juga berhadapan dengan tuntutan untuk meningkatkan kinerja dalam rangka pelayanan masyarakat. Dengan kondisi tersebut aparatur Kelurahan Wates harus dapat mengoptimalkan sarana dan prasarana yang ada, tanpa mengganggu proses pelayanan kepada masyarakat. Keterbatasan kondisi sarana dan prasarana ini antara lain mencakup kondisi gedung perkantoran yang perlu untuk direhabilitasi sehingga mencapai standar kelayakan dan kenyamanan untuk pelayanan, serta ketersediaan alat perkantoran yang memadai untuk menunjang kinerja dalam pelayanan masyarakat. Dukungan kebijakan anggaran dari APBD Kabupaten diharapkan dapat mengatasi keterbatasan kondisi ini, untuk mendukung tercapainya pelayanan prima (service excellent).

 Aspek kajian dari jumlah anggaran

Kondisi sosiologis masyarakat Kelurahan Wates yang bernuansa perkotaan dengan berbagai kompleksitas dan dinamika yang ada tentu membutuhkan dukungan anggaran yang memadai. Dalam hal alokasi anggaran APBD untuk pembangunan sarana dan prasarana lokal kelurahan dan pemberdayaan masyarakat kelurahan, keberadaan Kelurahan Wates yang berdampingan dengan desa-desa yang lain di wilayah Kabupaten Kulon Progo tentu berbeda dengan kelurahan di Kota Yogyakarta misalnya, yang semua berbentuk kelurahan. Sehingga meskipun alokasi APBD untuk anggaran kelurahan berada dalam anggaran kecamatan, terdapat kalkulasi tersendiri untuk menyelaraskan anggaran yang diterima oleh desa. Program pembangunan yang belum tertampung dalam anggaran kelurahan, diharapkan dapat tercover oleh SKPD lain untuk diimplementasikan di wilayah Kelurahan Wates.

Dari berbagai aspek kajian permasalahan tersebut, terdapat beberapa tantangan yang apabila dikelola dengan baik dapat menjadi peluang, antara lain :

Posisi Kelurahan Wates yang berada di wilayah perkotaan sebagai ibukota kabupaten merupakan wajah depan kabupaten, sehingga ketersediaan sarana dan prasarana fisik yang memadai mutlak dibutuhkan untuk menopang aktifitas warga yang berkarakteristik perkotaan,

Kelurahan Wates sebagai pusat aktifitas perekonomian daerah menjadi parameter dinamika ekonomi Kabupaten Kulon Progo. Sebagai pusat pertumbuhan ekonomi maka diharapkan dapat menjadi motor penggerak perekonomian warga yang berbanding lurus dengan pengurangan angka kemiskinan,

Perubahan kedudukan kelembagaan kelurahan menjadi perangkat kecamatan diharapkan tidak menimbulkan ‘degradasi’ dalam kaitan kebijakan dan alokasi anggaran. Keberadaan kecamatan sebagai SKPD yang menaungi kelurahan diharapkan dapat memberikan dukungan dan pendampingan terhadap kinerja kelurahan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat sehingga dapat berjalan lebih optimal.

Mencermati perkembangan kontemporer dalam masyarakat, dapat dipetakan isu-isu penting antara lain sebagai berikut :

 Perlu upaya peningkatan partisipasi masyarakat dengan melibatkan stakeholder terkait untuk mendapatkan masukan dalam penyusunan rencana strategis sehingga diperoleh output yang lebih aspiratif,

 Untuk mendukung pengentasan kemiskinan, maka dibutuhkan pendampingan secara lebih intensif, terutama oleh kader pendamping kemiskinan kepada keluarga miskin,  Ketersediaan data tahunan yang valid dan mutakhir sebagai modal database dalam

penyusunan perencanaan pembangunan,

 Pemerataan pembangunan fisik untuk meminimalisir disparitas kondisi wilayah pinggiran dengan wilayah pusat perkotaan, sekaligus membuka lapangan pekerjaan dengan memberdayakan warga lokal.

15

Tabel 2.3.1

Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Kelurahan Wates Aspek Kajian Capaian/Kondisi Saat Ini Standar Yang

Digunakan

Faktor Yang Memengaruhi Permasalahan Pelayanan Internal Eksternal Gambaran Pelayanan Kelurahan Wates  Menyelenggarakan kegiatan pemerintahan,  Menyelenggarakan kegiatan perekonomian dan pembangunan,  Menyelenggarakan kegiatan kesejahteraan rakyat,  Menyelenggarakan kegiatan pemberdayaan masyarakat,  Memberikan pelayanan masyarakat,  Menyelenggarakan

ketentraman dan ketertiban umum,

 Melaksanakan pemeliharaan prasarana dan fasilitasi pelayanan umum,  Menginventarisasi data pertanahan di wilayah kelurahan,  Melaksanakan administrasi pelayanan di bidang pertanahan.  Perbup Nomor 48 Tahun 2010 tentang Pelimpahan Sebagian Kewenangan Bupati Kepada Lurah,  Perbup Nomor 56 Tahun 2010 tentang Uraian Tugas Unsur Terendah Pada Kelurahan.

 Keterbatasan anggaran  Kapasitas personil

Kelurahan

 Sarana dan prasarana  DPA  Regulasi (UU, PP, Perda, Perbup),  Kebijakan dari Pemerintah Kabupaten  APBD Kabupaten  Keterbatasan jumlah dan kapasitas personil,  Keterbatasan anggaran,  Belum meratanya pembangunan dan perekonomian,  Banyaknya data masyarakat yang diragukan  Belum optimalnya lembaga kemasyarakatan

Tabel 2.3.2

Identifikasi Isu-Isu Strategis (Lingkungan Eksternal) Isu Strategis

Dinamika

Internasional Dinamika Nasional

Dinamika Regional/Lokal Lain-lain Globalisasi semakin berpengaruh dalam proses pembangunan di Indonesia (Masyarakat Ekonomi ASEAN, perdagangan transnasional, perkembangan teknologi informasi, dan lain-lain).

Dengan adanya UU desa, maka kelurahan tidak mendapatkan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) sesuai yang diamanatkan UU, tetapi alokasi anggaran berasal dari APBD Kabupaten.  Regulasi (UU, PP, Perda, Perbup)  Kebijakan dari Kabupaten 

APBD

Kabupaten

 Alih status desa menjadi kelurahan berdampak semua aset dialihkan ke Kabupaten dan Pemda DIY. Peningkatan kapasitas SDM Kelurahan mutlak diperlukan.

2.4. Review terhadap Rancangan Awal RKPD

Rancangan awal RKPD Tahun 2017 menjadi acuan dalam penyusunan Renja Tahun 2017. Dalam proses penyempurnaan dilakukan penyesuaian berdasarkan kebutuhan dan melihat kondisi yang berkembang dalam masyarakat.

Dalam rangka meningkatkan kinerja Kelurahan Wates untuk pelaksanaan program dan kegiatan pelayanan pada masyarakat, pemberdayaan masyarakat, percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, diperlukan aparatur yang sehat, cerdas, terampil, bertanggung jawab, inovatif dan kapabel. Artinya bahwa aparatur yang ada harus mampu mengimplementasikan tugas dan fungsinya masing-masing dalam kerangka peningkatan prinsip-prinsip clean government dan good governance.

Kelurahan Wates memiliki peran strategis dalam konstelasi pembangunan daerah dalam ikut mendukung keberhasilan program kegiatan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo. Pembangunan Kulon Progo dapat dikatakan berhasil manakala pembangunan di pusat kota Kabupaten juga mengalami perkembangan yang nyata. Akselerasi transformasi sosial ekonomi politik di Kelurahan Wates menjadi komponen penting untuk mengukur tingkat keberhasilan pembangunan di Kabupaten Kulon Progo.

Peningkatan pelayanan masyarakat dalam kaitannya dengan transformasi sosial ekonomi politik di Kelurahan Wates membutuhkan sinergitas antara semua SKPD yang ada. Konsep sinergitas itu mutlak diperlukan manakala menilik bahwa alokasi anggaran untuk Kelurahan Wates masih terbatas, sementara kebutuhan pembangunan yang teridentifikasi sangat banyak ragamnya. Diperlukan kearifan pengambil kebijakan di level Pemerintah Kabupaten Kulon Progo untuk melihat Kelurahan Wates secara utuh demi peningkatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Secara keseluruhan, hasil telaah terhadap rancangan awal RKPD dapat dilihat pada Tabel 2.4.1.

17

Tabel. 2.4.1.

Review Terhadap Rancangan Awal RKPD Kelurahan Wates Tahun 2017

No

Rancangan Awal RKPD Hasil Analisis Kebutuhan

Program/

Lokasi

Indikator Target Pagu Program/

Lokasi

Indikator Target Kebutuhan Catatan

Kegiatan Kinerja Capaian Indikatif Kegiatan Kinerja Capaian Dana Penting

(Rp.000) (Rp.000) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) I Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1 Penyediaan Jasa dan

Peralatan Perkantoran

Kel. Wates Jasa Perkantoran dan peralatan kantor

12 bulan 25,217 Penyediaan Jasa dan Peralatan Perkantoran

Kel. Wates Tersedianya kebutuhan jasa, bahan dan peralatan kantor

100% 42,973

2 Penyediaan Jasa

Keuangan

Kel. Wates Honorarium penatausahaan keuangan dan barang

12 bulan 11,817 Penyediaan Jasa Keuangan

Kel. Wates Terkelolanya penatausahaan keuangan dan barang

100% 12,987

3 Penyediaan Rapat-rapat,

konsultasi dan koordinasi

Kel. Wates Makanan dan minuman rapat dan biaya koordinasi dan konsultasi

12 bulan 9,300 Penyediaan Rapat-rapat, konsultasi dan koordinasi

Kel. Wates Terlaksananya koordinasi dan konsultasi pelaksanaan tugas - tugas skpd 100% 8,130 II Program Peningkatan

Sarana dan Prasarana Perkantoran

Program Peningkatan

Sarana dan Prasarana Perkantoran

1 Pengadaan sarana dan

prasarana perkantorran

Kel. Wates Sarana prasarana perkantoran ( AC, Kursi stainless, filling cabinet, papan aduan)

6 unit 18,139 Pengadaan sarana dan prasarana perkantorran

Kel. Wates Terpenuhinya kebutuhan sarana dan prasarana perkantoran

100% 18,139

2 Pemeliharaan sarana dan

prasarana perkantoran

Kel. Wates pemeliharaan balai kelurahan, 1 komputer, 2 laptop, 3 printer, 1 unit kendaraan roda 4 , 1 unit kendaraan roda 2

9 unit 38,056 Pemeliharaan sarana dan prasarana perkantoran

Kel. Wates Tersedianya sarana prasarana perkantoran kondisi baik

100% 38,056

III Program Peningkatan

Kapasitas Sumber Daya Manusia SKPD

Program Peningkatan

Kapasitas Sumber Daya Manusia SKPD

1 Pengadaan Pakaian

Dinas Harian (PDH)

0 Pengadaan Pakaian Dinas

Harian (PDH) 0 0 0 0 IV Program Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Kinerja Program Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Kinerja 1 Penyusunan Perencanaan Kinerja SKPD

Kel. Wates Renja SKPD dan Renstra SKPD

2 dok 2,000 Penyusunan Perencanaan Kinerja SKPD

Kel. Wates Tersusunnya dokumen perencanaan SKPD

3 dok 16,500

No

Rancangan Awal RKPD Hasil Analisis Kebutuhan

Program/

Lokasi

Indikator Target Pagu Program/

Lokasi

Indikator Target Kebutuhan Catatan

Kegiatan Kinerja Capaian Indikatif Kegiatan Kinerja Capaian Dana Penting

(Rp.000) (Rp.000)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)

2 Penyusunan Laporan Keuangan

Kel. Wates Laporan keuangan 2 dok 1,080 Penyusunan Laporan Keuangan

Kel. Wates Tersedianya Laporan keuangan

2 dok 1,080 3 Pengendalian, evaluasi,

dan pelaporan kinerja

Kel. Wates Laporan dan pengendalian dan evaluasi kinerja tahunan, triwulan, lkjip, laporan tahunan dan profil kinerja skpd dan penerapan SPIP SKPD

19 dok 923 Pengendalian, evaluasi, dan pelaporan kinerja

Kel. Wates Terlaporkannya kinerja SKPD 19 dok 923 V Program Peningkatan Pelayanan Kelurahan Program Peningkatan Pelayanan Kelurahan 1 Pelayanan Umum Kelurahan

Kel. Wates Terkelolanya pelayanan umum kelurahan

12 bulan 22,089 Pelayanan Umum Kelurahan

Kel. Wates Meningkatnya pelayanan Kelurahan 100% 22,089 VI Program peningkatan penyelenggaraan pemerintahan kelurahan Program peningkatan penyelenggaraan pemerintahan kelurahan 1 Peningkatan Kapasitas Lembaga Kemasyarakatan

Kel. Wates HR RT RW 12 bulan 361,077 Peningkatan Kapasitas

Dalam dokumen PERUBAHAN RENCANA KERJA TAHUN 2017 (Halaman 7-38)

Dokumen terkait