• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENUTUP

Dalam dokumen PERUBAHAN RENCANA STRATEGIS (Halaman 7-44)

5

BAB II

GAMBARAN PELAYANAN KANTOR KESATUAN BANGSA, POLITIK KABUPATEN PANGANDARAN

Untuk mengetahui gambaran layanan Kantor Kesatuan Bangsa, PolitikKabupaten Pangandaran, dapat dilihat dari tugas pokok dan fungsi Kantor Kesatuan Bangsa, Politik Kabupaten Pangandaran, komposisi personalia, kondisi lingkungan strategis dan isu strategis.

2.1. Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Kantor Kesatuan Bangsa, Politik Kabupaten Pangandaran

Kantor Kesatuan Bangsa, Politik kabupaten Pangandaran mempunyai arti dan peranan yang sangat strategis dalam penyelenggaraanpemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Pangandaran Nomor 31 Tahun 2016 tentang “Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Pangandaran” dan Peraturan Bupati Pangandaran Nomor 71 tahun 2016 tentang Tugas Pokok, Fungsi, Uraian Tugas dan Tata Kerja Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik, maka tugas pokok dan fungsinya sebagai berikut :

Fungsi :

 Melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah di Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik

Selanjutnya berdasarkan Peraturan Bupati Pangandaran Nomor 71 Tahun 2016 tentang Tugas Pokok, Fungsi, Uraian Tugas dan Tata Kerja Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Pangandaran, maka masing – masing pejabat memiliki uraian tugas sebagai berikut :

2.1.1. Kepala Kantor

Kepala Kantor mempunyai tugas pokok memimpin, merumuskan kebijakan teknis operasional, mengkoordinasikan, melaksanakan kerja sama dan mengendalikan pelaksanaan urusan pemerintahan bidang kesatuan bangsa dan politik, meliputi kesekretariatan, politik dalam negeri dan wawasan kebangsaan, kewaspadaan dini daerah, ketahanan bangsa serta jabatan fungsional. Dalam menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana dimaksud , Kepala Kantor mempunyai fungsi :

a. Perumusan dan pengaturan kebijakan teknis bidang kesatuan bangsa dan politik sesuai dengan kebijakan pemerintah dan provinsi serta kebijakan umum daerah; b. Pemberian dukungan atas penyelenggaraan pemerintah daerah di bidang kesatuan

6 c. Pembinaan, pengendalian dan fasilitasi pelaksanaan tugas kesekretariatan, politik dalam negeri dan wawasan kebangsaan, kewaspadaan dini daerah, ketahanan bangsa, serta jabatan fungsional;

d. Penyelenggaraan dan pengelolaan sumberdaya aparatur, keangan, sarana dan prasarana kantor;

e. Penyelenggaraan koordinasi dan kerjasama dalam rangka pelaksanaan tugasnya; dan f. Penyelenggaraan monitoring, evaluasi dan pelaporan capaian kinerja kantor.

Tugas Kepala Kantor meliputi :

a. menyelenggarakaan perumusan kebijakan teknis Kantor yang meliputi kesekretariatan, politik dalam negeri dan wawasan kebangsaan, kewaspadaan dini daerah, ketahanan bangsa dan jabatan fungsional berdasarkan visi misi serta tugas pokok dan fungsi kantor;

b. menyelenggarakan perumusan dan penetapan rencana kerja yang meliputi kesekretariatan, politik dalam negeri dan wawasan kebangsaan, kewaspadaan dini daerah, ketahanan bangsa dan jabatan fungsional berdasarkan kebijakan umum Kantor dan Standar Pelayanan Minimal;

c. menyelenggarakan dan mengkoordinasikan penyusunan dan penetapan rencana strategis (Renstra), laporan akuntabilitas kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU), Rencana Kerja Tahunan (RKT), penetapan kinerja (TAPKIN), Standar Operasional Prosedur (SOP), Standar Pelayanan bagi penyusunan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) dan laporan pertanggungjawaban akhir masa jabatan Bupati, Laporan penyelenggaraan pemerintah daerah (LPPD) serta dokumen-dokumen perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan kinerja lainnya;

d. menyelenggarakan kebijakan pemerintah dan provinsi serta kebijakan umum daerah dalam rangka pelaksanaan urusan pemerintahan daerah kesatuan bangsa dan politik; e. menyelenggarakan pembinaan, pengawasan, pengendalian monitoring, evaluasi dan

pelaporan penyelenggaraan urusan pemerintahan bidang kesatuan bangsa dan politik di daerah;

f. Penyelenggaraan perumusan dan menetapkan kebijakan teknis di bidang politik dalam negeri dan wawasan kebangsaan, kewaspadaan dini daerah, ketahanan bangsa dan jabatan fungsional berdasarkan visi dan misi serta tugas pokok dan fungsi Kantor;

g. Menyelenggarakan pembentukan dan pengemabangan kelembagaan bidang kesatuan bangsa dan politik di kabupaten berdasarkan kebijakan pedoman, norma, standar, prosedur dan kriteria yang di tetapkan pemerintah;

h. Memimpin, mengatur, membina, mengevaluasi, mengendalikan dan mengkoordinasikan pelaksanaan kebijakan teknis serta tugas kantor;

7 i. Menyelenggarakan perumusan rencana kebutuhan dan / atau pembangunan bidang data politik dalam negeri dan wawasan kebangsaan, kewaspadaan dini daerah, ketahanan bangsa dan jabatan fungsional sebagai bahan perencanaan pembangunan daerah;

j. Menyelenggarakan penetapan program dan rencana kerja lingkup kesatuan bangsa dan politik di daerah;

k. Menyelenggarakan perancangan dan pengembangan sistem informasi dan dokumentasi teknis pelaksanaan program pembangunan bidang kesatuan bangsa dan politik daerah;

l. Mendistribusikan tugas kepada staf secara lisan maupun tertulis sesuai bidang tugasnya;

m. Menyelenggarakan konsultasi tugas dengan pihak-pihak yang terkait baik teknis maupun administratif, untuk keserasian dan keharmonisan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi kantor;

n. Menjelaskan perkembangan kebijakan-kebijakan dan prioritas kepada staf;

o. Memantau pelaksanaan tugas staf melalui rapat-rapat intern dan petunjuk langsung untuk keterpaduan pelaksanaan tugas;

p. Mengarahkan dan mengendalikan pelaksanaan tugas staf kualitas dan karier staf; q. Membina staf sesuia ketentuan kepegawaian untuk peningkatan kualitas dan karier

staf;

r. Memeriksa konsep-konsep surat yang diajukan oleh staf sebelum ditandatangani; s. Mengevaluasi pelaksanaan tugas staf melalui melalui penilaian Sasaran Kerja

Pegawai (SKP) untuk mengetahui prestasi kerjanya dan sebagai bahan pembinaan serta upaya tindak lanjut;

t. Mengadakan koordinasi dengan pihak terkait baik teknis maupun administratif untuk sinkronisasi pelaksanaan tugas;

u. Melaporkan pelaksanaan tugas secara lisan, tertulis, berkala, atau sesuai kebutuhan kepada pimpinan;

v. Memberikan saran dan pertimbangan kepada pimpinan yang menyangkut bidang tugas kantor; dan

w. Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuiai dengan bidang tugasnya.

2.1.2. Sub Bagian Tata Usaha

Sub Bagian Tata Usaha dipimpin seorang Kepala Sub Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan ketatausahaan meliputi administrasi umum, kepegawaian, keuangan, program, pengelolaan tata laksana organisasi serta pemberian layanan teknis administrasi kepada seluruh satuan organisasi kantor.

8 Dalam menyelenggarakan tugasnya Kepala Sub Bagian Tata Usaha mempunyai fungsi sebagai berikut :

a. Penyusunan rencana formasi pegawai, mutasi dan pengembangan karir pegawai, pendayagunaan pegawai dan fasilitas peningkatan kesejahteraan serta disiplin pegawai;

b. Penyusunan rencana pelaksanaan dan perhitungan anggaran;

c. Pengumpulan, pengolahan, analisa dan penyajian data kesatuan bangsa dan politik; d. Pengkajian dan evaluasi dampak pelaksanaan program pembangunan kesatuan

bangsa dan politik;

e. Pengelolaan administrasi kepegawaian dan pemeliharaan dokumen kepegawaian; f. Pelaksanaan verifikasi dan fasilitasi kebendaharaan;

g. Penyelenggaraan pengelolaan keuangan dan pemeliharaan dokumen keuangan kantor;

h. Pelaksanaan layanan teknis administrasi kepada seluruh satuan organisasi Kantor; i. Peneglolaan surat-menyurat, kearsipan dan penyiapan penyelenggaraan rapat-rapat; j. Pengelolaan, pengendalian, dan evaluasi penatausahaan keuangan kantor;

k. Pengelolaan rumah tangga, perjalanan dinas, perlengkapan, pemeliharaan barang inventaris kantor dan keprotokolan;

l. Pemeliharaan kebersihan, keindahan, dan ketertiban kantor; m. Pelaksanaan pembinaan organisasi dan ketatalaksanaan; n. Penyusunan laporan dibidang tugasnya;

o. Penyusunan laporan pertanggungjawaban keuangan yang meliputi Realisasi Anggaran bulanan, semesteran dan tahunan;

p. Penyusunan laporan akhir pertanggungjawaban keuangan dinas dan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK);

q. Penyusunan neraca keuangan kantor;

r. Pemantauan dan pengawasan pelaksanaan program bidang kesatuan bangsa dan politik;

s. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan pimpinan sesuai tugas dan fungsinya; 2.1.3. Seksi Kesatuan Bangsa dan Politik

Seksi Kesatuan Bangsa dan Politik dipimpin oleh Kepala Seksi berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Kantor. Seksi Kesatuan Bangsa dan Politik mempunyai tugas pokok menyelenggarakan perumusan kebijakan teknis, dan menyelenggarakan penyusunan rencana kerja seksi kesatuan bangsa dan politik, meliputi fasilitasi partai politik,pemilu dan pendidikan politik serta wawasan kebangsaan dan pembauran kebangsaan. Adapun uraian tugas kepala seksi kesatuan bangsa dan politik sebagai berikut :

9 a. Menyelenggarakan perumusan kebijakan teknis seksi kesatuan bangsa dan politik;

b. Menyelenggarakan penyusunan rencana kerja seksi kesatuan bangsa dan politik berdasarkan sasaran, kebijakan teknis, strategi dan program kerja kantor serta kondisi dinamis masyarakat;

c. Menyelenggarakan sistem dan implementasi politik, kelembagaan politik pemerintahan, kelembagaan partai politik, budaya dan pendidikan politik, fasilitasi pemilu, pilpres dan pilkada di daerah kepada pemerintahan di tingkat kecamatan, desa dan masyarakat melalui koordinasi, bimbingan, supervisi dan konsultasi, perencanaan, penelitian, pemantauan, pengembangan dan evaluasi; d. Menyelenggarakan fasilitasi dalam rangka peningkatan kualitas fungsi legislatif

dalam sistem pemerintahan;

e. Menyelenggarakan pembinaan dan pendidikan politik dalam rangka pencapaian peningkatan partisipasi masyarakat dalam kehidupan politik;

f. Menyelenggarakan fasilitasi serta koordinasi dalam rangka penyelenggaraan pemilihan umum dan pemilihan umum kepala daerah;

g. Menyelenggarakan pembinaan, bimbingan, supervisi, konsultasi, perencanaan, penelitian, pemantauan, pengembangan dan evaluasi pada SKPD, kecamatan, Desa dan Masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan di lingkup wawasan kebangsaan dan pembauran kebangsaan;

h. Menyelenggarakan pengamalan pancasila melalui penyelenggaraan pelatihan peningkatan wawasan kebangsaan, pembinaan ideologi negara serta pembinaan pembauran kebangsaan;

i. Menyelenggarakan monitoring, evaluasi dan pelaporan dalam lingkup seksi kesatuan bangsa dan politik;

j. Menyelenggarakan koordinasi dengan unit kerja lain dan/atau lembaga/organisasi terkait dalam lingkup tugasnya;

k. Mendistribusikan tugas kepada staf sesuai dengan bidang tugasnya; l. Mengkoordinasikan seluruh kegiatan seksi dalam melaksanakan tugas; m. Memberi petunjuk kepada staf untuk kelancaran pelaksanaan tugasnya;

n. Menyelia kegiatan staf dalam lingkup seksi kesatuan bangsa dan politik untuk mengetahui kesesuaiannya dengan rencana kerja;

o. Mengarahkan dan mengendalikan pelaksanaan tugas staf berdasarkan rencana kerja yang telah ditetapkan;

p. Menyusun dan memeriksa konsep-konsep surat dinas yang diajukan oleh staf untuk memperoleh konsep surat dinas yang benar;

10 q. Mengevaluasi pelaksanaan tugas staf melalui penilaian sasaran kerja pegawai (SKP) untuk mengetahui prestasi kerjanya dan sebagai bahan pembinaan serta upaya tindak lanjut;

r. Melaporkan pelaksanaan tugas dalam lingkup seksi kesatuan bangsa dan politik secara lisan, tertulis, berkala atau sesuai dengan kebutuhan kepada pimpinan; s. Memberikan saran dan pertimbangan kepada pimpinan sesuai dengan bidang

tugasnya, dan;

t. Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan bidang tugasnya.

2.1.4. Seksi Ketahanan dan Kewaspadaan Daerah

Seksi Kewaspadaan dan Ketahanan Daerah dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Kantor, mempunyai tugas pokok menyelenggarakan perumusan kebijakan teknis dan menyelenggarakan penyusunan rencana kerja seksi kewaspadaan dan ketahanan daerah, meliputi kewaspadaan dini, penanganan konflik dan oengawasan lembaga/orang asing. Adapun tugas Kepala Seksi Kewaspadaan dan Ketahanan Daerah diantaranya :

a. Menyelenggarakan perumusan kebijakan umum dan teknis Seksi Kewaspadaan dan Ketahanan Daerah;

b. Menyelenggarakan penyusunan rencana kerja Seksi Kewaspadaan dan Ketahanan Daerah berdasarkan sasaran, kebijakan teknis, strategi dan program kerja Kantor serta kondisi dinamis masyarakat;

c. Menyelenggarakan kewaspadaan dini, bina masyarakat, dan tenaga kerja melalui koordinasi, bimbingan, supervisi, konsultasi, perencanaan, penelitian, pemantauan, pengembangan dan evaluasi terhadap kondusifitas daerah;

d. Menyelenggarakan fasilitasi pembinaan serta peningkatan aktivitas intelejen melalui komunitas intelejen daerah (KOMINDA)

e. Menyelenggarakan fasilitasi pembinaan kewaspadaan dini masyarakat di daerah melalui Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM)

f. Menyelenggarakan pembinaan, pemantauan, penanganan konflik dan pengawasan lembaga dan/atau orang asing pada pemerintahan di tingkat kecamatan, desa dan masyarakat melalui koordinasi, bimbingan, supervisi, dan konsultasi, perencanaan, penelitian, pemantauan, pengembangan dan evaluasi;

g. Menyelenggarakan monitoring, evaluasi dan pelaporan dalam lingkup seksi kewaspadaan dan ketahanan daerah;

h. Menyelenggarakan koordinasi dengan unit kerja lain dan/atau lembaga/organisasi terkait dalam lingkup tugasnya;

11 i. Mendistribusikan tugas kepada staf sesuai dengan bidang tugasnya;

j. Mengkoordinasikan seluruh kegiatan seksi dalam melaksanakan tugas; k. Memberi petunjuk kepada staf untuk kelancaran pelaksanaan tugasnya;

l. Menyelia kegiatan staf dalm lingkup seksi Kewaspadaan dan Ketahanan Daerah untuk mengetahui kesesuaiannya dengan rencana kerja;

m. Mengarahkan dan mengendalikan pelaksanaan tugas staf berdasarkan rencana kerja yang telah ditetapkan;

n. Menyusun dan memeriksa konsep-konsep surat dinas yang diajukan oleh staf untuk memperoleh konsep surat dinas yang benar;

o. Mengevaluasi pelaksanaan tugas staf melalui penilaian sasaran Kerja Pegawai (SKP) untuk mengetahui prestasi kerjanya dan sebagai bahan pembinaan serta upaya tindak lanjut;

p. Melaporkan pelaksanaan tugas dalam lingkup seksi Kewaspadaan dan ketahanan Daerah secara lisan, tertulis, berkala atau sesuai dengan kebutuhan pimpinan;

q. Memberikan saran dan pertimbangan kepada pimpinan sesuai dengan bidang tugasnya; dan

r. Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan bidang tugasnya.

12

13

2.2. Sumber Daya Kantor Kesatuan Bangsa, Politik Kabupaten Pangandaran.

2.2.1 Sumber Daya Manusia

Berdasarkan data terakhir jumlah pegawai yang ada di Kantor Kesatuan Bangsa, Politik Kabupaten Pangandaran adalah sebagai berikut :

Tabel 2.2.1.1

Klasifikasi Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan di Kantor Kesatuan Bangsa, Politik Kabupaten Pangandaran Tahun 2018

No Tingkat Pendidikan Jumlah Pegawai Jumlah Laki-Laki Perempuan 1. Pasca Sarjana / S2 2 - 2 2. Sarjana / S1 1 - 1 3. Diploma III 1 1 2 4. SLTA 2 - 2 Jumlah 6 1 7 Tabel 2.2.1.2

Klasifikasi Pegawai Berdasarkan Tingkat Eselon di Kantor Kesatuan Bangsa, Politik Kabupaten Pangandaran Tahun 2018

No Tingkat Eselon Jumlah Pegawai Jumlah Laki-Laki Perempuan 1. Eselon III 1 - 1 2. Eselon IV 3 - 3 3. Fungsional 2 1 3 Jumlah 6 1 7 Tabel 2.2.1.3

Pegawai Non PNS Kantor Kesatuan Bangsa, Politik Kabupaten pangandaran Tahun 2018

No Tingkat Pendidikan

Jumlah Pegawai

Jumlah Laki-Laki Perempuan

14

2. SLTA 4 3 7

3. SLTP 1 - 1

Jumlah 9 8 17

2.2.2 Sarana dan Prasarana Aset Yang Dikelola.

Dalam menjalankan tugas oprasionalnya Kantor Kesatuan Bangsa, Politik Kabupaten Pangandaran didukung beberapa peralatan antara lain :

Tabel 2.2.2

No Nama Aset Jumlah

1. Mini Bus (Penumpang 14 orang ke bawah) 1 unit

2. Sepeda Motor 1 unit

3. Mesin Ketik Elektronik 1 unit

4. Lemari Besi 6 unit

5. Rak Kayu 2 unit

6. Brand Kas 1 unit

7. Alat Penghancur Kertas 1 unit

8. White Board 2 buah

9. Zice 1 unit

10. Meja Rapat 4 unit

11. Kursi Tamu 1 unit

12. Kursi Putar 2 unit

13. Meja Biro 5 unit

14. Rak TV 2 unit

15. Mesin Penghisap Debu/Vacum Cleaner 1 unit

16. AC Unit 4 unit

17. Televisi 1 unit

18. Sound System 1 unit

19. P.C Unit/Komputer PC 3 unit

20. Laptop 5 unit

21. Note Book 3 unit

22. Printer 4 unit

23. Scanner 1 unit

15

25. Modem 1 unit

26. Meja Kerja Pejabat Eselon IV 2 unit

27. Meja Kerja 10 unit

28. Lemari Arsip untuk arsip dinamis 2 unit

29. Camera + Attachment 2 unit

30. Proyektor + Attachment 1 unit

31. Facsimile 1 unit

32. Handphone 1 unit

33. Antena SHF/Parabola Portable 1 buah

2.3 Kinerja Pelayanan Kantor Kesatuan Bangsa, Politik Kabupaten Pangandaran

Kinerja pelayanan Kantor Kesatuan Bangsa, Politik Kabupaten Pangandaran sesuai dengan tugas, pokok dan fungsinya adalah membantu Kepala Daerah khususnya dalam bidang penguatan kesatuan bangsa, pemantapan hubungan antar lembaga dan pemantapan sistem budaya politik.

Capaian kinerja Kantor Kesatuan Bangsa, Politik Kabupaten Pangandaran selama berdirinya Kabupaten Pangandaran diuraikan sebagai berikut :

1. Terbentuknya Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) untuk tingkat Kabupaten.

2. Terjalinnya Koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Pangandaran dengan Instansi Vertikal seperti POLRI, TNI, Kejaksaan dan BIN Daerah Pangandaran melalui Operasional Komunitas Intelijen Daerah (KOMINDA) Kabupaten Pangandaran dalam rangka pencegahan dini untuk mnegantisipasi terjadinya konflik di Kabupaten Pangandaran.

3. Tersalurnya bantuan keuangan kepada Partai Politik yang memiliki kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

4. Terlaksananya pemantauan (monitoring) pelaksanaan Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran Tahun 2015.

5. Terlaksananya pemberian Surat Keterangan Terdaftar (SKT) bagi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

6. Terlaksananya pemeberian izin penelitian bagi mahasiswa S1, S2 dan S3 serta Lembaga Survey dan Instansi Pemerintah.

16

Tabel 2.3.1

Pencapaian Kinerja Pelayanan Kantor Kesatuan Bangsa Politik

No

Indikator Kinerja sesuai Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah Target NSPK Target IKK Target Indikato r Lainnya Satuan Target Renstra Perangkat Daerah Tahun Ke- Realisasi Capaian Tahun Ke- Rasio Capaian Pada Tahun Ke-

2016 2017 2016 2017 2016 2017

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)

1

Prosentase Potensi Konflik

yang Tidak Terjadi - - % 65% 65% 75,5% 75,5% 100 100

2

 Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam: Pemilihan Kepala Desa

- - % - - - -

Pemilihan Legislatif

70,32% - 70,32 - 100 -

Pemilihan Presiden

77,05% - - - - -

Pemilihan Kepala Daerah 77,94% - 77,94 - 100 -

 Jumlah Organisasi

17

Tabel 2.3.2

Anggaran Dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Kantor Kesatuan Bangsa, Politik

Uraian

Anggaran Pada Tahun Ke- Realisasi Anggaran Pada Tahu Ke-

Rasio Antara Realisasi dan Anggaran Tahun Ke- Rata-Rata Pertumbuhan 2016 2017 2016 2017 2016 2017 Anggaran Realisasi 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 287.845.000 281.461.550 216.887.445 258.199.901 75,35 91,74 (24,65) (8,26)

Penyediaan Jasa Surat Menyurat

3.500.000 2.500.000 2.787.000 2.499.000 79,63 99,96 (20,37 ) (0,04)

Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik

22.800.000 29.300.000 10.613.895 15.605.343 46,55 53,26 (53,45) (46,74)

Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional

2.100.000 1.100.000 1.524.700 985.800 72,60 89,62 (27,40 ) (10,38)

Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor

22.540.000 31.500.000 22.250.000 31.200.000 98,71 99,05 (1,29) (0,95)

Penyediaan Jasa Pengamanan Kantor

19.500.000 31.200.000 19.500.000 31.200.000 100,00 100,00 - -

Penyediaan Jasa Penunjang Kegiatan Perkantoran dan Rumah Tangga

14.585.000 15.600.000 14.235.000 15.600.000 97,60 100,00 (2,40 ) -

18

Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan

15.000.000 4.000.000 6.540.000 3.989.900 43,60 99,75 (56,40) ( 0,25 )

Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor

3.570.000 3.000.000 1.546.000 2.999.500 43,31 99,98 ( 56,69) ( 0,02)

Penyediaan Peralatan Rumah Tangga

9.000.000 4.900.000 7.594.100 4.896.642 84,38 99,93 ( 15,62) ( 0,07 )

Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-undangan

16.690.000 13.361.550 12.751.000 11.912.000 76,40 89,15 ( 23,60 ) ( 10,85 )

Penyediaan Makan dan Minuman

25.000.000 15.000.000 20.930.600 14.996.850 83,72 99,98 ( 16,28 ) ( 0,02 )

Rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Luar Daerah

77.360.000 80.000.000 57.559.500 79.991.016 74,40 99,99 (25,60) ( 0,01 )

Rapat-rapat Koordinasi di Dalam Daerah

30.000.000 24.000.000 17.431.000 16.330.000 58,10 68,04 (41,90) (31,96)

Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

151.380.000 104.500.000 110.808.225 100.027.864 73,20 95,72 (26,80 ) (4,28)

Pengadaan Perlengkapan Gedung Kantor

13.760.000 5.000.000 4.625.000 5.000.000 33,61 100,00 ( 66,39 ) -

Pengadaan Peralatan Gedung Kantor 20.000.000 14.898.000 74,49 ( 25,51 ) ( 100,00 ) Pemeliharaan Rutin/berkala Gedung Kantor 6.600.000 20.000.000 2.620.000 19.908.000 39,70 99,54 (60,30) (0,46) Pemeliharaan rutin/berkala 68.300.000 40.000.000 49.236.725 38.640.864 72,09 96,60 (27,91) ( 3,40)

19

kendaraan dinas/operasional Pemeliharaan rutin/berkala perlengkapan gedung kantor

9.000.000 4.500.000 7.382.500 2.875.000 82,03 63,89 (17,97) (36,11)

Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor

8.720.000 5.000.000 7.050.000 4.954.000 80,85 99,08 (19,15) (0,92)

Pemeliharaan rutin/berkala mebeleur

- 2.500.000 - 1.500.000 - 60,00 - (40,00)

Penyediaan Gedung Kantor 25.000.000 27.500.000 24.996.000 27.150.000 99,98 98,73 (0,02) (1,27)

Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

103.969.500 75.039.500 59.836.800 68.005.200 57,55 90,63 (42,45) (9,37)

Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD

4.700.000 1.982.000 3.663.000 1.982.000 77,94 100,00 (22,06) -

Penyusunan Laporan Keuangan Semesteran

4.050.000 1.550.000 - - - - - -

Penyusunan Pelaporan Prognosis Realisasi Anggara

5.810.000 1.500.000 - 754.400 - 50,29 - (49,71)

Penyusunan Laporan Keuangan Akhir Tahun

1.954.500 1.607.500 1.954.500 1.607.500 100,00 100,00 - -

Penyusunan Perencanaan Program dan Kegiatan SKPD

35.535.000 16.600.000 21.903.200 16.599.850 61,64 100,00 (38,36) -

Penyelenggaraan Pengelolaan Sistem Informasi Pengelolaan

20

Keuangan Daerah

Penyelenggaraan Pengelolaan Sistem Informasi Pengelolaan Barang Daerah 23.235.000 24.100.000 15.431.100 23.399.300 66,41 97,09 (33,59) (2,91) Penyusunan Renstra SKPD 5.450.000 - 1.450.000 - 26,61 - (73,39) - Revisi Renstra SKPD - 3.600.000 - - - - - - Program Pemeliharaan Kantrantibmas dan Pencegahan Tindak Kriminal

460.550.000 291.235.500 376.249.700 285.083.000 81,70 97,89 ( 18,30 ) ( 2,11 )

Fasilitasi Kegiatan Intelegen Daerah (KOMINDA)

338.350.000 194.157.000 274.841.700 188.737.550 81,23 97,21 ( 18,77 ) (2,79)

Penanganan Gangguan Keamanan Dalam Negeri Terpadu 122.200.000 97.078.500 101.408.000 96.345.450 82,99 99,24 ( 17,01 ) ( 0,76 ) Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan 275.601.750 100.514.450 267.093.350 100.514.450 96,91 100,00 ( 3,09) - Peningkatan Kesadaran Masyarakat Akan Nilai-Nilai Luhur Budaya Bangsa

- 16.184.500 - 16.184.500 - 100,00 - -

Peningkatan Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Bangsa

86.725.000 - 81.279.500 - 93,72 - ( 6,28 ) -

Pendidikan Bela Negara Bagi Generasi Muda

21 Program Kemitran Pengembangan Wawasan Kebangsaan 135.807.500 85.956.000 135.696.500 84.149.750 99,92 97,90 ( 0,08 ) ( 2,10 ) Pembinaan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM)

59.870.000 50.000.000 59.796.000 49.210.000 99,88 98,42 ( 0,12 ) ( 1,58 )

Pembinaan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)

34.137.500 17.978.000 34.101.500 17.948.250 99,89 99,83 ( 0,11 ) ( 0,17 )

Pembinaan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK)

41.800.000 17.978.000 41.799.000 16.991.500 100,00 94,51 - ( 5,49 )

Program Pendidikan Politik Masyarakat

158.215.250 54.774.000 143.171.100 50.417.100 90,49 92,05 ( 9,51 ) ( 7,95 )

Pemantauan Pemilu Legislatif dan Pilpres serta Persiapan Pemilihan Kepala Daerah

79.715.250 - 79.715.250 - 100,00 - - -

Verifikasi Belanja Hibah dan Bantuan Sosial

28.500.000 10.463.000 26.336.050 10.415.400 92,41 99,55 ( 7,59 ) ( 0,45 )

Bintek Kader Parpol - 26.333.000 - 22.941.000 - 87,12 - ( 12,88 )

22

2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Kantor Kesatuan Bangsa, Politik Kabupaten Pangandaran.

Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik sebagai salah satu Organisasi Perangkat daerah di Kabupaten Pangandaran yang mempunyai tugas membantu Bupati dalam bidang Kesatuan bangsa dan politik, penyelenggaraan ketentraman masyarakat dan ketertiban umum selama tiga tahun terakhir kondisinya stabil, landai dan kondusif. Setidaknya hal ini menjadi pertanda bahwa kemandirian politik masyarakat mulai mengalami peningkatan. Keberhasilan ini tidak terlepas dari adanya upaya-upaya yang dilakukan dalam bentuk kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Kesbangpol Kabupaten Pangandaran.

Meskipun demikian bukan berarti tidak ada hambatan yang ditemui kesbangpol selama perjalanannya. Ada beberapa faktor yang sedikit banyak mempengaruhi peningkatan pemberdayaan politik masyarakat Kabupaten Pangandaran, antara lain:

a. Tingkat Ketertarikan masyarakat Kabupaten Pangandaran yang tinggi untuk berpartisipasi dengan mendirikan atau bergabung ada organisasi non profit (Ormas/LSM/Yayasan) belum dibarengi dengan pengetahuan mereka akan pentingnya kelengkapan persyaratan untuk organisasi yang mereka bentuk. Sehingga masih banyak Ormas/LSM/Yayasan yang belum terdaftar di Kantor Kesbangpol.

b. Masih sering dijumpai adanya konflik kepentingan dalam ormas, LSM yang berdampak pada kinerja organisasi mereka sendiri pada khususnya masyarakat sebagai pengguna jasa mereka pada umumnya.

c. Kurangnya kesadaran dari parpol untuk melengkapi berkas-berkas yang diperlukan dalam pencairan dana menghambat kecepatan dana bantuan keuangan parpol.

Terkait dengan kenyataan tersebut diatas, ada beberapa langkah/kegiatan yang telah dilakukan untuk meningkatkan/memperbaiki tingkat keberdayaan poltik di masyarakat dan lembaga demokrasi yang ada di Kabupaten pangandaran, antara lain :

a. Upaya penyediaan dana fasilitasi dalam tiap tahun anggaran bagi pelaksanaan pendidikan politik, wawasan kebangsaan dan lain-lain secara berkesinambungan; b. Senantiasa menjalin koordinasi anatar instansi untuk tujuan terselenggaranya

kehidupan berpolitik yang demokratis di kabupaten pangandaran;

c. Melaksanakan kegiatan pembinaan secara teknis kepada parpol berkaitan dengan administrasi keuangan.

Secara ringkas dapat dikemukakan, analisis SWOT Kantor Kesbangpol sebagai lembaga teknis daerah yang bertugas melaksanakan dan menyusun kebijakan daerah di bidang kesatuan bangsa, politik dalam negeri sebagai berikut :

a. Strength (kekuatan)

23

 Program dan kegiatan Kantor Kesbangpol yang jelas serta sesuai kebutuhan.

 Jaringan informasi dan komunikasi memadai

 Lokasi kantor kesbangpol yang mudah dijangkau oleh masyarakat.

 Adanya visi, misi kantor kesbangpol. b. Weaknes (kelemahan)

 Masih perlunya peningkatan kemampuan Sumber Daya Manusia pada Kantor Kesbangpol

 Terbatasnya penyediaan anggaran untuk melaksanakan program dan kegiataan secara berkesinambungan

 Minimnya sarana dan prasarana dalam rangka menunjang kinerja aparatur Kesatuan Bangsa, politik kabupaten pangandaran

c. Oportunity (Peluang)

 Kemajuan teknologi berbasis internet

 keterbukaan informasi public

 kemajuan dan kecanggihan alat komunikasi

 dukungan dari pemerintah pusat, provinsi maupun daerah yang besar terhadap isu persatuan dan kesatuan bangsa.

 Makin tingginya kesadaran masyarakat untuk mencintai bangsanya

 hubungan koordinasi yang baik dengan instansi lain maupun dengan masyarakat umum

 meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kinerja kantor kesbangpol terbukti dengan semakin banyaknya kegiatan kerjasama yang diajukan oleh masyarakat

 konsolidasi yang melibatkan seluruh instansi dan segenap komponen daerah semakin terarah sehingga memberi peluang penciptaan kondisi politik, hukum dan keamanan yang semakin stabil.

 Komitmen pimpinan Daerah untuk membentuk tata pemerintahan yang baik (Good Governance) termasuk pemberantasan korupsi, narkoba, kegiatan illegal, pengembangan demokrasi dan penguatan sosial ekonomi masyarakat.

d. Tantangan (Threats)

 Adanya pergesekan antar msyarakat maupun antar kelompok yang dilatar belakangi perbedaan suku, ras dan agama

 Menurunnya kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup berbangsa dan bernegara

24

BAB III

PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS KANTOR KESATUAN BANGSA, POLITIK

3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan SKPD.

Dengan melihat capaian kinerja yang telah dilaksanakan pada periode 2013-2015 serta tantangan yang semakin berat pada 2016-2021, maka inventarisasi permasalahan yang dihadapi Kantor Kesatuan Bangsa, Politik Kabupaten Pangandaran adalah sebagai berikut : 1. Masalah yang bersifat Internal

a. Belum terpenuhinya kebutuhan ideal sumber daya manusia di Kantor Kesatuan bangsa, politik kabupaten pangandaran baik secara kuantitas maupun kualitas

Dalam dokumen PERUBAHAN RENCANA STRATEGIS (Halaman 7-44)

Dokumen terkait