a. Catatan penting yang mendapatkan perhatian baik dalam rangka pelaksanaannya maupun seandainya ketersediaannya anggaran tidak sesuai dengan kebutuhan
b. Kaidah-kaidah pelaksanaan c. Rencana tindak lanjut
9 Rencana Kerja Perubahan 2016 D inas Pertambangan dan Energi Kab. Tanah Bumbu
BAB II
EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU
Tercapai tidaknya pelaksanaan program dan kegiatan yang telah dituangkan dalam Rencana Kerja dapat dilihat berdasarkan Laporan Kinerja dan Laporan Keuangan. Laporan Kinerja adalah iktisar yang menjelaskan secara lengkap tentang pencapaian kinerja yang disusun berdasarkan rencana kerja yang ditetapkan dalam pelaksanaan APBD. Kinerja sendiri dapat dijelaskan sebagai keluaran/hasil dari program kegiatan yang akan atau telah dicapai sehubungan dengan penggunaa n anggaran dengan kuantitas dan kualitas terukur.
Untuk mengukur kinerja itu sendiri diperlukan indikator kinerja yang merupakan alat ukur untuk pencapaian suatu kebijakan/ program/ kegiatan dan sekaligus merupakan alat ukur yang valid untuk mengevaluasi dan menilai kinerja sebuah
program/ kegiatan. Sedangkan laporan keuangan merupakan laporan
pertanggungjawaban keuangan yang berbentuk laporan realisasi anggaran, neraca, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan. Ketentuan mengenai bentuk laporan keuangan tersebut diatur dalam PP Nomor 24 Tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. Dalam konsep ini diperlukan indikator input (masukan), output (keluaran) dan outcome (hasil). Secara rinci indikator-indikator tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut:
1. Indikator masukan (input) yaitu indikator yang menggambarkan segala sesuatu yang dibutuhkan baik berupa sumber dana, sumber daya alam, sumber daya manusia maupun berupa teknologi dan informasi agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan untuk menghasilkan keluaran
2. Indikator keluaran (output) yaitu indikator yang diharapkan langsung dicapai dari suatu kegiatan baik berupa fisik maupun berupa non fisik
3. Indikator hasil (outcome) yaitu indikator yang menunjukkan telah dicapainya maksud dan tujuan dari kegiatan-kegiatan yang telah selesai dilaksanakan atau indikator yang mencerminkan berfungsinya keluaran kegiatan pada jangka menengah
Laporan kinerja dapat dilihat dari dua hal yaitu pencapaian kinerja output dan
10 Rencana Kerja Perubahan 2016 D inas Pertambangan dan Energi Kab. Tanah Bumbu
2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja DISTAMBEN Tahun Lalu Dan Capaian Renstra DISTAMBEN 2011 – 2015
Kinerja output adalah pencapaian hasil suatu kegiatan berdasarkan indikator kinerja yang telah disusun sebelumnya. Sedangkan kinerja keuangan adalah perhitungan realisasi penyerapan dana sesuai dengan sasaran penyerapan yang telah ditetapkan dalam upaya melaksanakan kegiatan tersebut.
APBD Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Tanah Bumbu pada tahun 2015 terdiri dari 5 (lima) program dan 21 (dua puluh satu) kegiatan. Dari 21 kegiatan yang direncanakan dilaksanakan pada tahun 2015, yang tidak terlaksana adalah kegiatan sosialisasi peraturan perundang-undangan bagi pengusaha tambang, kegiatan pengadaan dan peningkatan ketenagalistrikan. Dari sisi realisasi keuangan, dari 21 kegiatan yang telah melaporkan kinerjanya
atau terlaksana adalah sebesar Rp1.253.014.844,00 dari total pagu
Rp4.805.775.000,00 atau 26, 07% dari APBD belanja langsung yang dikelola DISTAMBEN Kabupaten Tanah Bumbu tahun anggaran 2015. Secara ringkas anggaran dan realisasi DISTAMBEN tahun 2015 dapat dilihat pada tabel 2.
11 Rencana Kerja Perubahan 2016 D inas Pertambangan dan Energi Kab. Tanah Bumbu
Tabel 2
Anggaran dan Realisasi Belanja Dinas Pertambangan dan Energi Tahun Anggaran 2015
Program/K egiat an Anggaran (Rp) Realisasi (Rp) % BEL ANJA TIDAK LANGSUNG 3.221.668.254,00 3.030.419.668,00 94,06%
BEL ANJA LANGSUNG 4.805.775.000,00 1.253.014.844,00 26,07%
Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.158.259.000,00 957.271.094,00 82,65% Penyediaan jas a komu nikasi, sumber daya air dan listrik 65.040.000,00 41.827.253,00 64,31% Penyediaan jas a pemeliharaan dan perizinan kendaraan
dinas/operasional 106.000.000,00 53.284.245,00 50,27% Penyediaan jas a administr as i keuangan 200.019.000,00 189.427.000,00 94,70% Penyediaan jas a kebersihan kantor 3.378.300,00 3.378.300,00 100,00% Penyediaan jas a perbaikan peralatan kerja 10.000.000,00 6.560.000,00 65,60% Penyediaan alat tulis kantor 86.359.700,00 56.326.550,00 65,22% Penyediaan barang c etakan dan penggandaan 63.425.000,00 49.505.000,00 78,05% Penyediaan komponen instalas i listrik/penerangan
bangunan kantor 4.400.000,00 4.400.000,00 100,00% Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor 31.650.000,00 23.600.000,00 74,57%
Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah 207.737.000,00 157.012.746,00 75,58%
Penyediaan jas a tenaga non PNS 331.500.000,00 331.500.000,00 100,00% Penyediaan jas a s ewa gedung kantor dan rumah
jabatan 33.500.000,00 30.000.000,00 89,55%
Rapat - R apat Koordinasi D alam D aerah *) 15.250.000,00 10.450.000,00 68,52%
Program Peningkatan Sarana dan Prasarana
Aparatur 15.000.000,00 2.367.000,00 15,78%
Pemeliharaan rutin/ber kala gedung kantor 15.000.000,00 2.367.000,00 15,78%
Program Peningkatan Disiplin Aparatur 21.000.000,00 18.900.000,00 90,00% Pengadaan pakaian khusus hari-hari tertentu 21.000.000,00 18.900.000,00 90,00%
Program Pembinaan dan Pengawasan Bidang
Pertambangan 511.950.000,00 158.680.000,00 31,00%
Koordinasi dan pendataan tentang hasil produksi
dibidang pertambangan 35.810.000,00 25.660.000,00 71,66% Pengawasan terhadap pelaks anaan kegiatan
p en amb an g an bahan galian C 211.860.000,00 96.535.000,00 45,57% Monitoring, evaluasi dan pelaporan 126.920.000,00 21.525.000,00 16,96%
Penyelidikan Semi D etail Potensi Bahan G alian*) 137.360.000,00 14.960.000,00 10,89%
Program Pembinaan dan Pengembangan Bidang
Ketenagalistrikan 3.099.566.000,00 115.796.750,00 3,74%
Koordinasi pengembangan ketenaga listrikan 82.155.000,00 54.771.750,00 66,67%
Pengadaan dan peningkatan bidang ketenagalistrikan 3.017.411.000,00 61.025.000,00 2,02%
12 Rencana Kerja Perubahan 2016 D inas Pertambangan dan Energi Kab. Tanah Bumbu
Belanja langsung terealisasi sebesar Rp1.253.014.844,00 digunakan untuk membiayai 5 program, 21 kegiatan dengan capaian kinerja fisik 35,88% dan capaian kinerja keuangan 26,07%. Kesimpulannya realisasi fisik lebih besar daripada realisasi keuangan, berarti keberhasilan kinerja lebih efektif dan efisien. Rekapitulasi evaluasi pelaksanaan Renja tahun 2015 dan pencapaian Renstra DISTAMBEN Kabupaten Tanah Bumbu sampai dengan tahun 2015 dapat dilihat pada tabel 2.1, sedangkan capaian kinerja tahun 2016 sampai dengan triwulan I termuat pada tabel 2.1.1.
TABEL 2.1
TABEL 2.1.1
2.2 Analisis Kinerja Pelayanan Dinas Pertambangan Dan Energi
Sebagaimana tugas pokok dan fungsinya yaitu melaksanakan kewenangan desentralisasi dan tugas pembantuan di bidang pertambangan dan energi serta tugas-tugas yang diberikan oleh Kepala Daerah, ada 5 indikator kinerja pelayanan yang dapat dilihat di tabel 2.2.
Berdasarkan hasil yang diperoleh melalui penilaian kinerja terhadap program maupun kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun 2015, dapat dikemukakan beberapa permasalahan dalam pelaksanaan program dan kegiatan Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Tanah Bumbu sebagai berikut : a. Terbitnya Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan
Daerah
b. Keterbatasan sumber daya manusia teknis terlatih yang sesuai kebutuhan c. Masih ada kegiatan usaha pertambangan yang belum sesuai dengan kaidah-
kaidah pertambangan
d. Masih ada kegiatan usaha pertambangan belum maksi mal memberdayakan masyarakat
e. Masih ada potensi sumber bahan galian yang masih belum terinventarisir dan termanfaatkan dengan baik
f. Masih ada Pemegang Ijin Usaha Pertambangan yang kurang taat terhadap kewajiban pembayaran
g. Masih ada energi alternatif yang belum teridentifikasi dan termanfaatkan h. Masih terdapat desa yang belum teraliri listrik
Tabel 2.2
17 Rencana Kerja Perubahan 2016 D inas Pertambangan dan Energi Kab. Tanah Bumbu
2.3 Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas Dan Fungsi Dinas Pertambangan dan Energi
2.3.1. Sejauh mana Tingkat Kinerja Pelayanan SKPD dan Hal Kritis yang Terkait dengan Pelayanan SKPD
Berdasarkan telaahan Renstra Kementrian Energi Sumber Daya Mineral tahun 2015-2019 sasaran strategis kementrian energi sumber daya mineral yang akan dicapai adalah:
1. Mengoptimalkan kapasitas penyediaan energi fosil 2. Meningkatkan alokasi energi domestik
3. Meningkatkan akses dan infrastruktur energi 4. Meningkatkan diversifikasi energi
5. Meningkatkan efisiensi energi & pengurangan emisi 6. Meningkatkan produksi mineral & PNT
7. Mengoptimalkan penerimaan negara dari sektor ESDM 8. Mewujudkan subsidi energi yang lebih tepat sasaran 9. Meningkatkan investasi sektor ESDM
10. Mewujudkan manajemen dan SDM yang profesional 11. Meningkatkan kapasitas iptek
12. Meningkatkan kualitas infromasi dan pelayanan bidang geologi
Terkait dengan hal tersebut diatas, maka kelima sasaran dan prioritas pembangunan dapat menjadi tolak ukur tugas pokok DISTAMBEN Kabupaten Tanah Bumbu dalam rangka memenuhi visi dan misi DISTAMBEN Kabupaten Tanah Bumbu dan Pimpinan Daerah terpilih sesuai dengan indikator kinerja DISTAMBEN yaitu:
1. Rasio rumah tangga pengguna listrik 2. Rasio ketersediaan daya listrik 3. Pertambangan tanpa ijin 4. Jumlah IUP-OP yang dibina
5. Kontribusi sektor pertambangan terhadap PDRB
6. Peningkatan PAD dari hasil retribusi cetak peta pada bidang pertambangan
18 Rencana Kerja Perubahan 2016 D inas Pertambangan dan Energi Kab. Tanah Bumbu
2.3.2 Permasalahan dan Hambatan yang Dihadapi dalam Menyelenggarakan Tugas dan Fungsi Dinas Pertambangan dan Energi
Permasalahan dan hambatan yang dihadapi dalam menyelenggrakan tugas dan fungsi Dinas Pertambangan dan Energi selama tahun lalu dan harus diselesaikan adalah :
a. Terbitnya Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
b. Keterbatasan sumber daya manusia teknis terlatih yang sesuai kebutuhan
c. Masih ada kegiatan usaha pertambangan yang belum sesuai dengan kaidah-kaidah pertambangan
d. Masih ada kegiatan usaha pertambangan belum maksi mal memberdayakan masyarakat
e. Masih ada potensi sumber bahan galian yang masih belum terinventarisir dan termanfaatkan dengan baik
f. Masih ada Pemegang Ijin Usaha Pertambangan yang kurang taat terhadap kewajiban pembayaran
g. Masih ada energi alternatif yang belum teridentifikasi dan termanfaatkan
h. Masih terdapat desa yang belum teraliri listrik
2.3.3. Dampaknya terhadap Pencapaian Visi dan Misi Kepala Daerah terhadap Capaian Program Nasional
Visi Kepala Daerah terpilih Kabupaten Tanah Bumbu adalah
“TERWUJUDNYA KABUPATEN TANAH BUMBU SEBAGAI POROS
MARITIM UTAMA SERTA PUSAT PERDAGANGAN, INDUSTRI, DAN PARIWISATA DI KALIMANTAN BERBASIS PADA KEUNGGULAN LOKAL DAN POTENSI STRATEGIS DAERAH MENUJU T ANAH BUMBU YANG MAJU, SEJAHTERA DAN BERINTELEKTUAL TINGGI (MARDANI)”. Sedangkan misi Kabupaten Tanah Bumbu adalah:
1. Menyelenggarakan penataan dan pengelolaan pelabuhan sebagai terminal point guna mendorong pemanfaatan keunggulan maritim serta
19 Rencana Kerja Perubahan 2016 D inas Pertambangan dan Energi Kab. Tanah Bumbu
menyelenggarakan pengelolaan wilayah pesisir yang mampu mendorong opti malisasi perekonomian masyarakat dan pariwisata. 2. Meningkatkan kegiatan industri dan perdagangan berbasis ekonomi
kerakyatan melalui perluasan kesempatan dan perlindungan bagi pelaku industri guna menopang daya saing masyarakat lokal di tengah arus regional dan nasional.
3. Pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam dan sumber daya
ekonomi yang berkelanjutan, berwawasan Lingkungan serta
memperhatikan kearifan lokal untuk menghadirkan kesejahteraan.
4. Menyelenggarakan Program Penguatan Kualitas Sumber Daya Manusia yang memiliki daya saing di tengah arus persaingan masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) dengan berbasis pada masyarakat yang berakhlak dan memiliki akar lokal.
5. Menyelenggarakan Tata Kelola Pemerintahan dan Birokrasi yang baik, efektif dan bersih.
Dengan memperhatikan misi Kabupaten Tanah Bumbu dapat digambarkan bahwa misi tersebut mengarah dan menjawab tantangan RPJMN Tahun 2015-2019. Adapun visi dan misi pembangunan nasional yaitu:
Visi: “Terwujudnya Indonesia yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong”
Upaya untuk mewujudkan Visi ini adalah melalui 7 Misi Pembangunan yaitu:
1. Mewujudkan keamanan nasional yang mampu menjaga kedaulatan wilayah, menopang kemandirian ekonomi dengan mengamankan sumber daya maritim, dan mencerminkan kepribadian Indonesia sebagai negara kepulauan;
2. Mewujudkan masyarakat maju, berkeseimbangan, dan demokratis berlandaskan negara hukum;
3. Mewujudkan politik luar negeri bebas-aktif dan memperkuat jati diri sebagai negara maritim;
4. Mewujudkan kualitas hidup manusia Indonesia yang tinggi, maju dan sejahtera;
20 Rencana Kerja Perubahan 2016 D inas Pertambangan dan Energi Kab. Tanah Bumbu
6. Mewujudkan Indonesia menjadi negara maritim yang mandiri, maju, kuat, dan berbasiskan kepentingan nasional;
7. Mewujudkan masyarakat yang berkepribadian dalam kebudayaan. Pembangunan Nasional tahun 2015-2019 akan diarahkan untuk mencapai sasaran utama yang mencakup:
1. Sasaran Makro
2. Sasaran Pembangunan Manusia dan Masyarakat 3. Sasaran Pembangunan Sektor Unggulan
4. Sasaran Dimensi Pemerataan
5. Sasaran Pembangunan W ilayah dan Antarwilayah 6. Sasaran Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan.
Dalam RPJMN Tahun 2015-2019, KESDM utamanya terkait dengan Sasaran Pembangunan Sektor Unggulan, yang didalamnya terdapat sasaran Kedaulatan Energi.
2.3.4. Tantangan dan Peluang Dalam Meningkatkan Pelayanan Dinas Pertambangan dan Energi
Tantangan
a. Kesadaran para pelaku tambang yang masih kurang terhadap pengendalian lingkungan pertambangan.
b. Kegiatan sektor pertambangan yang belum sesuai dengan kaidah- kaidah pertambangan dan berwawasan lingkungan (good mining
practice)
c. Data informasi Sumber Daya Mineral dan Energi belum cukup lengkap dan belum termanfaatkan sebagai sumber pengembangan ekonomi daerah dan pasokan kebutuhan bagi masyarakat.
d. Potensi energi alternatif yang belum teridentifikasi dan termanfaatkan
Peluang
a. Banyak lahan yang belum di manfaatkan.
b. Potensi hasil pertambangan dan energi yang cukup tinggi.
c. Kebutuhan hasil pertambangan dan energi yang masih cukup tinggi. d. Komitmen yang kuat dari pemerintah dalam hal pembangunan sektor
21 Rencana Kerja Perubahan 2016 D inas Pertambangan dan Energi Kab. Tanah Bumbu
e. Terbukanya peluang investasi untuk hasil-hasil sektor pertambangan dan energi.
f. Tersedianya volume tenaga kerja yang cukup banyak
g. Tersedianya stakeholders yang turut serta mendukung pembangunan sektor pertambangan dan energi.
h. Kerjasama dengan investor lebih terbuka dari sektor pertambangan i. Penyerapan tenaga kerja cukup tinggi
2.3.5. Formulasi Isu-isu Penting berupa Rekomendasi dan Catatan yang Strategis Prioritas Tahun yang Direncananakan
Dengan memperhatikan program dan rencana DISTAMBEN Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2016 serta perkiraan capaian target tahun 2016, diharapkan mampu mencapai visi dan misi Kepala Daerah. Adapun program dan kegiatan tersebut adalah:
1. Program Pembinaan dan Pengawasan di Bidang Pertambangan
- Kegiatan koordinasi dan pendataan tentang hasil produksi di bidang pertambangan
- Kegiatan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan penambangan bahan galian
- Kegiatan monitoring, evaluasi dan pelaporan
- Kegiatan penyelidikan semi detail potensi bahan galian
2. Program Pembinaan dan Pengembangan Bidang Ketenagalistrikan - Koordinasi pengembangan ketenagalistrikan
2.4 Review Terhadap Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah
Membandingkan program dan kegiatan yang ada pada rancangan awal RKPD Tahun 2016 terhadap hasil analisis kebutuhan program dan kegiatan, perbedaan baik pada target pencapaian dan pagu indikatif terhadap kebutuhan dana pada program kegiatan Dinas Pertambangan dan Energi. Namun tetap menjadi perhatian bahwa target capaian dan pagu masih bisa mengalami perubahan karena pertimbangan prioritas program kegiatan dan hasil capaian pada tahun sebelumnya.
22 Rencana Kerja Perubahan 2016 D inas Pertambangan dan Energi Kab. Tanah Bumbu
Dengan demikian perbedaan antara target capaian, pagu indikatif terhadap kebutuhan dana yang menjadi catatan penting untuk diperhatikan bagi SKPD. Untuk lebih lengkapnya dapat dilihat pada tabel 2.3.
TABEL 2.3
24 Rencana Kerja Perubahan 2016 D inas Pertambangan dan Energi Kab. Tanah Bumbu
2.5 Penelaahan Usulan Program Dan Kegiatan Masyarakat
Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Tanah Bumbu akan menambah usulan program dan kegiatan yang diusulkan para pemangku kepentingan, baik dari kelompok masyarakat terkait langsung dengan pelayanan, LSM, asosiasi-asosiasi, perguruan tinggi maupun dari Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten/Kota yang langsung ditujukan kepada Dinas Pertambangan
dan Energi maupun berdasarkan hasil pengumpulan informasi Dinas
Pertambangan dan Energi dari penelitian lapangan dan pengamatan pelaksanaan Musrenbang kecamatan.
Usulan-usulan tersebut menjadi bahan pertimbangan bagi Dinas Pertambangan dan Energi dalam merumuskan program dan kegiatan untuk tahun rencana yang akan berjalan dengan memperti mbangkan prioritas program dan kegiatan untuk pencapaian visi dan misi kepala daerah. Berikut ini merupakan usulan/ aspirasi para pemangku kepentingan pembangunan di Kabupaten Tanah Bumbu.
Tabel 2.4
Usulan Program dan Kegiatan
dari Para Pemangku Kapentingan Tahun 2016 Kabupaten Tanah Bumbu
No Program/Kegiatan Lokasi Target Capaian Setiap Tahun Besaran/Volume Catatan (1) (2) (3) (4) (5) (6) - - - - -
Keterangan: Tidak ada tambahan usulan program dan kegiatan DISTAMBEN Kabupaten Tanah Bumbu yang berasal dari hasil jaring aspirasi/ usulan masyarakat/ hasil reses DPRD
25 Rencana Kerja Perubahan 2016 D inas Pertambangan dan Energi Kab. Tanah Bumbu
BAB III
TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN
3.1 Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional
Visi pembangunan nasional yaitu “Terwujudnya Indonesia yang Berdaulat,
Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong”. Dalam RPJMN Tahun 2015-2019, KESDM utamanya terkait dengan Sasaran Pembangunan Sektor Unggulan, yang didalamnya terdapat sasaran Kedaulatan Energi .
Pokok-pokok arah kebijakan nasional yang terkait dengan kegiatan Dinas Pertambangan dan Energi meliputi: meningkatkan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam berkelanjutan serta mempercepat pembangunan infrastruktur untuk pertumbuhan dan pemerataan yaitu:
1. Memperkuat ketahanan energi, terutama memperkuat produksi dan meningkatkan diversifikasi dengan pemanfaatan energi baru terbarukan
a. Pengembangan energi terbarukan difokuskan pada energi biogas, surya (solar)
b. Pengaturan dan pemberlakuan harga khusus untuk energi terbarukan 2. Meningkatkan daya saing dan nilai tambah komoditas sumber daya mineral
dan tambang
a. Mengutamakan kebutuhan dalam negeri dan melakukan pembatasan ekspor
b. Mengembangkan infrastruktur, transportasi, stock pile, crushing dan blending serta pembuatan smelter untuk pengolahan mineral bijih
c. Menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan pada pertambangan batubara antara lain memasukkan biaya lingkungan, good mining practice, pembatasan open surface mining, mengutamakan tambang dalam, prioritas tata ruang, konservasi lingkungan dan pemanfaatan teknologi bersih
3. Mempercepat penyediaan infrastruktur dasar listrik a. Menyediakan jaringan listrik
b. Pengembangan potensi-potensi energi alternatif sebagai sumber listrik seperti PLTMH, PLTB dan PLTS
26 Rencana Kerja Perubahan 2016 D inas Pertambangan dan Energi Kab. Tanah Bumbu
Untuk itu Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Tanah Bumbu menetapkan arah kebijakan sebagai berikut :
1. Meningkatkan pelayanan administrasi dan pengendalian keuangan
2. Pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana administrasi dan operasional 3. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia
4. Melaksanakan kegiatan usaha pertambangan dan energi sesuai dengan prinsip Good Mining Practice
5. Menyajikan data Sumber Daya Mineral dan Energi yang berpotensi untuk meningkatkan ekonomi daerah Kabupaten Tanah Bumbu
6. Meningkatkan kepedulian pengusaha pertambangan terhadap masyarakat sekitar tambang dengan program CSR (Corporate Social Responsibility)
7. Melaksanakan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya energi alternative dan ketenagalistrikan yang sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku serta meningkatnya rasio elektrifikasi
3.2 Tujuan Dan Sasaran Renja Dinas Pertambangan Dan Energi
Memperti mbangkan tujuan dan sasaran pada dokumen Renstra DISTAMBEN tahun 2016-2021 serta memperhatikan tingkat capaian pelayanan DISTAMBEN sebagai mana dijabarkan pada bab sebelumnya, dan memperhatikan program/kegiatan nasional yang terakomodasi pada Renstra, maka rumusan tujuan Renja DISTAMBEN tahun anggaran 2016 adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan pembinaan dan pengawasan pengelolaan sumber daya pertambangan dan energi
2. Mewujudkan usaha pertambangan daerah yang berwawasan lingkungan, K3 serta pertambangan yang baik dan benar sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku
3. Meningkatkan kualitas data informasi potensi sumber daya mineral dan geologi tata lingkungan
4. Meningkatkan kepedulian pengusaha pertambangan terhadap masyarakat sekitar tambang
5. Mewujudkan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya energi alternative dan ketenagalistrikan yang sesuai ketentuan Perundang-undangan yang berlaku serta meningkatnya rasio elektrifikasi
27 Rencana Kerja Perubahan 2016 D inas Pertambangan dan Energi Kab. Tanah Bumbu
Sedangkan sasarannya sebagaimana tercantum dalam Renstra yaitu:
1. Peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam pembinaan dan pengawasan pertambangan dan energi
2. Terciptanya pertambangan yang Good Mining Practice
3. Tersedianya data informasi potensi sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan
4. Terwujudnya kepedulian pengusaha tambang terhadap masyarakat sekitar tambang dengan program CSR (Corporate Social Responsibility)
5. Terwujudnya pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya energi alternative
dan ketenagalistrikan yang sesuai ketentuan Perundang-undangan yang berlaku serta meningkatnya rasio elektrifikasi
3.3 Program dan Kegiatan
Program dan kegiatan yang dijabarkan berikut ini merupakan rumusan program dan kegiatan yang disusun dengan memperti mbangkan pencapaian visi misi kepala daerah dan visi misi SKPD. Pada Renja Perubahan Tahun 2016 Dinas Pertambangan dan Energi merencanakan akan melaksanakan 5 program dan 20 kegiatan dengan total pagu Rp5.531.848.894,00 meliputi belanja tidak langsung Rp3.718.292.994,00 dan belanja langsung Rp1.813.555.900,00 yang terdiri dari:
1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
a. Kegiatan Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik b. Kegiatan Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/
Operasional
c. Kegiatan Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan d. Kegiatan Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor
e. Kegiatan Penyediaan Jasa Perbaikan Peralatan Kerja f. Kegiatan Penyediaan Alat Tulis Kantor
g. Kegiatan Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan
h. Kegiatan Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/ Penerangan Bangunan Kantor
i. Kegiatan Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor
j. Kegiatan Rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Luar Daerah k. Kegiatan Penyediaan Jasa Tenaga Non PNS
28 Rencana Kerja Perubahan 2016 D inas Pertambangan dan Energi Kab. Tanah Bumbu
l. Kegiatan Penyediaan Jasa Sewa Gedung Kantor dan Rumah Jabatan m. Kegiatan Rapat Koordinasi Dalam Daerah
2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
a. Kegiatan Pemeliharaan Rutin/ Berkala Gedung Kantor
3. Program Peningkatan Disiplin Aparatur
a. Kegiatan Pengadaan Pakaian Khusus Hari-hari Tertentu
4. Program Pembinaan dan Pengawasan Bidang Pertambangan
a. Kegiatan Koordinasi dan Pendataan tentang Hasil Produksi di Bidang Pertambangan
b. Kegiatan Pengawasan Terhadap Pelaksanaan Kegiatan Penambangan Bahan Galian
c. Kegiatan Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan
d. Kegiatan Penyelidikan Semi Detail Potensi Bahan Galian
5. Program Pembinaan dan Pengembangan Bidang Ketenagalistrikan
a. Kegiatan Koordinasi Pengembangan Ketenagalistrikan
Secara lengkap daftar program dan kegiatan tahun anggaran 2016 dapat dilihat pada tabel 3.1.
BAB IV
PENUTUP
Rencana Kerja (Renja) menjadi sangat penting artinya dalam
mengaplikasikan berbagai persoalan-persoalan terkait dengan perencanaan pembangunan daerah. Hal ini merupakan wujud nyata dari tanggung jawab
pemerintah dalam mengadopsi berbagai kebutuhan masyarakat yang
mengedepankan perencanaan pembangunan yang berbasis pada masyarakat, dengan keterlibatan para pelaku (stakeholders) dalam menciptakan good governance.
Rencana Kerja (RENJA) Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Tanah Bumbu selain menjadi panduan pelaksanaan kegiatan selama tahun 2016 berfungsi pula sebagai acuan dalam meningkatkan kinerja. Renja juga dapat digunakan sebagai sarana untuk melakukan kegiatan yang dilaksanakan dalam satu tahun bagi seluruh jajaran Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Tanah Bumbu. RENJA juga memberikan umpan balik yang sangat diperlukan dalam pengambilan keputusan dan penyusunan rencana di masa mendatang oleh pimpinan dan seluruh staf Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Tanah Bumbu sehingga akan diperoleh peningkatan kinerja ke arah yang lebih baik dimasa mendatang.
Batulicin, Juni 2016
Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Tanah Bumbu
Ir.H.R.DWIDJONO, PHS
Pembina Utama Muda
NIP. 19581101 198911 1 002