• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENUTUP

Dalam dokumen RENCANA KINERJA TAHUNAN (Halaman 28-60)

Rencana Kinerja Tahunan Kecamatan Regol Kota Bandung Tahun 2015

22

Kecamatan Regol Kota Bandung

BAB II

HASIL EVALUASI KINERJA TAHUN 2014 DAN

TRIWULAN 1 TAHUN 2015

2.1 Rencana Strategis

Diperlukan adanya perencanaan dalam pelaksanaan pembangunan di daerah untuk periode lima tahun mendatang, sebagaimana diatur oleh peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Peraturan dan perundang-undangan yang menjadi landasan antara lain Undang-Undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Peraturan Pemerintah No. 08 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 54 Tahun 2010 yang merupakan aturan pelaksanaan dari Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008.

Rencana Strategis adalah dokumen perencanaan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk periode lima tahun yang memuat visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan, program dan kegiatan pembangunan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Adapun Hierarki perencanaan pembangunan daerah menurut Peraturan Pemerintah No. 08 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, adalah sebagai berikut:

1. Rencana Strategis (RENSTRA) kecamatan mengacu kepada RPJMD Kota Bandung.

2. RPJMD Kota Bandung mengacu kepada RPJP Kota Bandung dengan memperhatikan RPJM Nasional dan Daerah Provinsi. 3. Rencana Strategis (RENSTRA) kecamatan sebagai pedoman

Rencana Kinerja Tahunan Kecamatan Regol Kota Bandung Tahun 2015

23

Kecamatan Regol Kota Bandung

dalam penyusunan Rencana Kerja tiap tahun.

Rencana Strategis (RENSTRA) Kecamatan Regol Kota Bandung Tahun 2013 – 2018 disusun mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandung tahun 2013 – 2018, visi, misi dan program Walikota Bandung yang akan dilaksanakan dan diwujudkan dalam suatu periode masa jabatan, serta memperhatikan kebijakan dan prioritas program Pemerintah Kota Bandung. Selain itu RENSTRA disusun untuk mendukung pencapaian RPJMD yang diimplementasikan melalui pelaksanaan program pembangunan daerah yang berisi program-program prioritas terpilih untuk mewujudkan visi dan misi kepala daerah.

RPJMD Kota Bandung merupakan suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu satu sampai dengan lima tahun dengan memperhitungkan potensi, peluang, kendala dan ancaman yang ada atau yang mungkin timbul. Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bandung Tahun 2005 – 2025 dijabarkan dengan perencanaan jangka menengah melalui penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandung Tahun 2013 – 2018 sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Bandung No. 03 Tahun 2014. Penjabaran lebih lanjut dalam perencanaan tahunan di tuangkan dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2016 dan Kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Plafon Anggaran Kota Bandung Tahun 2016.

Penyusunan RENSTRA dilaksanakan melalui tahapan persiapan, penyusunan rancangan, penyusunan rancangan akhir dan penetapan RENSTRA Kecamatan Regol Kota Bandung. Secara garis besar kegiatan yang dilaksanakan pada setiap tahapan tersebut adalah sebagai berikut :

a. Tahapan persiapan penyusunan RENSTRA. - Pembentukan tim penyusun RENSTRA.

Rencana Kinerja Tahunan Kecamatan Regol Kota Bandung Tahun 2015

24

Kecamatan Regol Kota Bandung

- Orientasi mengenai RENSTRA.

- Penyusunan agenda kerja tim RENSTRA. - Pengumpulan data dan informasi.

b. Tahapan penyusunan rancangan dan rancangan akhir RENSTRA. - Tahap perumusan rancangan RENSTRA.

- Tahap penyajian rancangan RENSTRA Kecamatan Regol Kota Bandung

c. Tahapan penetapan RENSTRA Kecamatan Regol Kota Bandung.

Pelaksanaan kegiatan penyusunan RENSTRA dievaluasi dan dikendalikan untuk memenuhi kesesuaian terhadap kebijakan penyusunan RENSTRA oleh Camat Regol selaku kepala SKPD, serta dibuat simpulan pengendalian dan evaluasi kebijakan RENSTRA oleh BAPPEDA Kota Bandung.

RENSTRA disusun untuk memenuhi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) sekaligus sebagai dokumen perencanaan dalam kurun waktu lima tahunan, yang akan digunakan sebagai pedoman penyusunan Rencana Kinerja (RENJA), Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Kecamatan Regol Kota Bandung untuk lima tahun ke depan dan sebagai instrumen pelaksanaan evaluasi penyelenggaraan program kinerja Kecamatan Regol Kota Bandung dalam kurun lima tahun sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Ilustrasi keterhubungan RENSTRA SKPD dengan RPJMD dan Renja SKPD dapat dilihat pada halaman selanjutnya :

Rencana Kinerja Tahunan Kecamatan Regol Kota Bandung Tahun 2015

25

Kecamatan Regol Kota Bandung

Gambar 2.1

Keterhubungan antara RENSTRA SKPD dengan RPJMD dan RENJA SKPD

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2013 – 2018 hasil review, dapat dilihat pada tabel di halaman selanjutnya :

RENSTRA RPJMD

- Visi dan Misi

- Tujuan dan sasaran

- Strategi dan Arah

Kebijakan

- Visi dan Misi

- Tujuan dan sasaran

- Strategi dan Arah

Kebijakan Perencanaan Stratejik - Program Pembangunan Daerah - Program Prioritas - Program Prioritas - Program Prioritas Perencanaan Operasional - Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan - Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan - Program Prioritas

- Program Prioritas - Program Prioritas

Rencana Kinerja Tahunan Kecamatan Regol Kota Bandung Tahun 2015

26

Kecamatan Regol Kota Bandung

Tabel 2.1

Target Capaian Kinerja Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Hasil Review Kecamatan Regol Kota Bandung Tahun 2013 – 2018

No. Tujuan Sasaran Indikator Kinerja Satuan Target Per Tahun

2014 2015 2016 2017 2018 1. Meningkatkan kualitas pelayanan publik 1.1 Meningkatnya kualitas pelayanan publik

1.1.1 Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Nilai 75.40 79.00 79.50 80.00 80.50

1.1.2 Persentase keluhan/ pengaduan pelayanan administratif yang

ditindaklanjuti % 100 100 100 100 100

1.1.3 Nilai standar kepatuhan pelayanan publik versi

Ombudsman RI Nillai 780 850 875 885 900 2. Meningkat kan kinerja penyelengga raan Tugas Umum Pemerintahan Kecamatan 2.1 Meningkatnya kinerja penyelenggaraan tugas umum pemerintahan kecamatan

2.1.1 Persentase pelayanan administrasi kependudukan tepat waktu % 69.00 70.00 73.00 74.00 75.00

2.1.2 1. Persentase waktu pelayanan

adm.Umum lainnya tepat waktu % 69.00 70.00 73.00 74.00 75.00

2.1.3

Persentase Kelurahan yang

memenuhi standarkriteriabaik % 28,57 42,86 57,14 71,43 85,71

2.1.42. Persentase RW Juara % 68.00 70.00 70.50 71.00 71.20

2.1.53. Persentase Lembaga

kemasyarakatan Aktif % 68.00 70.00 71.80 72.00 72.20

2.1.6 Rasio Anggota LINMAS Rasio - 1 : 1 1 : 1.06 1 : 2 1 : 2.5

3. Meningkatkan kapasitas dan akuntabilitas kinerja kecamatan 3.1 Meningkatnya kapasitas dan akuntabilitas kinerja kecamatan

3.1.1 Nilai evaluasi AKIP Kategori 55 65 70 75 70

Rencana Kinerja Tahunan Kecamatan Regol Kota Bandung Tahun 2015

27

Kecamatan Regol Kota Bandung

Visi dan Misi Kecamatan Regol Kota Bandung 2.1.1 Visi Kecamatan Regol Kota Bandung

Visi merupakan rangkaian kalimat yang menyatakan cita-cita atau impian sebuah organisasi yang ingin dicapai di masa depan.

Visi Kecamatan Regol Kota Bandung Tahun 2013 – 2018 adalah : “TERWUJUDNYA PELAYANAN YANG PRIMA MENUJU MASYARAKAT MAJU DAN SEJAHTERA DI KECAMATAN REGOL KOTA BANDUNG.” Penjabaran visi di atas terkandung pengertian sebagai berikut:

 Pelayanan yang prima

Artinya pelayanan yang dilakukan oleh aparat pemerintah sebagai upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat yang dilakukan dengan ramah, cepat, transparan, mudah dan biaya relatif terjangkau (ringan) serta dilandaskan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku..

 Masyarakat maju dan sejahtera

Artinya, suatu keadaan dimana secara fisik dan non-fisik kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi, baik dari segi sosial, ekonomi, budaya dan agama.

2.1.2 Misi Kecamatan Regol Kota Bandung

Rumusan misi merupakan penggambaran visi yang ingin dicapai dan menguraikan upaya-upaya apa yang harus dilakukan, dimana untuk memberikan kerangka bagi tujuan dan sasaran serta arah kebijakan yang ingin dicapai dan menentukan jalan yang akan ditempuh untuk mencapai visi.

Rumusan misi disusun dengan memperhatikan faktor-faktor lingkungan strategis, baik eksternal maupun internal yang mempengaruhi kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan yang ada

Rencana Kinerja Tahunan Kecamatan Regol Kota Bandung Tahun 2015

28

Kecamatan Regol Kota Bandung

dalam pembangunan daerah.

Misi Kecamatan Regol Kota Bandung yang diemban pada tahun 2013 – 2018 adalah :

 Mewujudkan pelayanan publik yang professional dan berbasis teknologi informasi.

Dimaksudkan untuk meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan di Kecamatan Regol Kota Bandung dan kelurahan se-Kecamatan Regol Kota Bandung.

 Meningkatkan kinerja pemerintah kecamatan dan kelurahan yang efektif, efisien, akuntabel dan transparan.

Dimaksudkan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan kecamatan dan kelurahan yang baik melalui pemantapan reformasi birokrasi pemerintahan Kecamatan Regol Kota Bandung yang prima menjalankan fungsi birokrasi sebagai pelayan masyarakat yang didukung dengan kompetensi aparat yang profesional dan sistem moderen berbasis IPTEK menuju tatakelola pemerintahan yang baik (good governance) dan pemerintahan yang bersih (clean government).

Rencana Kinerja Tahunan Kecamatan Regol Kota Bandung Tahun 2015

29

Kecamatan Regol Kota Bandung

Tabel 2.2

Keterkaitan Visi dan Misi Kecamatan Regol Kota Bandung

Visi Misi

Terwujudnya

pelayanan yang prima menuju masyarakat maju dan sejahtera di Kecamatan Regol Kota Bandung,

Mewujudkan pelayanan publik yang professional, berbasis teknologi informasi.

Meningkatkan kinerja Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan yang efektif, efisien, akuntabel dan transparan.

Tabel 2.3

Keselarasan Misi pada RPJPD Kota Bandung dengan RPJMD Kota Bandung Tahun 2013 – 2018 dan Misi Kecamatan Regol

Kota Bandung Tahun 2013 – 2018

MISI RPJMD TAHUN 2014 – 2018 MISI RPJPD TAHUN 2005 – 2025 MISI KECAMATAN REGOL KOTA BANDUNG TAHUN 2013 – 2018 Misi 1 : Mewujudkan Bandung nyaman melalui perencanaan tata ruang, pembangunan infrastruktur serta pengendalian pemanfaatan ruang yang Misi 4 : Meningkatkan kualitas lingkungan hidup kota

Rencana Kinerja Tahunan Kecamatan Regol Kota Bandung Tahun 2015

30

Kecamatan Regol Kota Bandung

berkualitas dan berwawasan lingkungan. Misi 2 : Menghadirkan tata kelola pemerintahan yang efektif, bersih dan melayani. Misi 5 : Meningkatkan kinerja pemerintah kota yang efektif, efisien, akuntabel, dan transparan. Misi 1 : Mewujudkan pelayanan publik yang professional, berbasis teknologi informasi. Misi 2 : Meningkatkan kinerja pemerintah kecamatan dan kelurahan yang efektif, efisien, akuntabel dan transparan. Misi 3 : Membangun masyarakat yang mandiri, berkualitas dan berdaya saing. Misi 1 : Meningkatkan sumber daya manusia yang handal dan religius. Misi 3 : Mengembangkan kehidupan sosial budaya kota yang kreatif, berkesadaran tinggi serta berhati nurani Misi 4 : Membangun perekonomian yang kokoh, maju, dan berkeadilan. Misi 2 : Mengembangkan perekonomian kota yang berdaya saing

Rencana Kinerja Tahunan Kecamatan Regol Kota Bandung Tahun 2015

31

Kecamatan Regol Kota Bandung

Misi 6 : Mengembangkan sistem pembiayaan kota terpadu (melalui pembiayaan pembangunan yang melibatkan pemerintah, swasta, dan masyarakat).

2.3 Tujuan dan Sasaran Hasil Review Tahun 2015

Tujuan merupakan hasil yang ingin dicapai dalam kurun waktu lebih dari satu tahun harus selaras dengan visi dan misi yang telah ditetapkan. Penetapan tujuan didasarkan pada faktor-faktor kunci keberhasilan dalam rangka merealisasikan misi.

Tujuan Kecamatan Regol Kota Bandung setelah review Kemenpan RB RI adalah :

1. Meningkatkan kualitas pelayanan publik.

2. Meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas umum pemerintahan kecamatan.

3. Meningkatkan akuntabilitas kinerja pemerintah kecamatan.

Sasaran merupakan tujuan yang telah ditetapkan dan dijabarkan ke dalam bentuk yang lebih spesifik sehingga sasaran harus selaras dengan tujuan. Sasaran menggambarkan hal-hal yang ingin dicapai dalam kurun waktu tertentu melalui tindakan/ kegiatan yang bersifat rinci, dapat diukur, dapat dicapai, sinerjik dan berkelanjutan.

Sasaran Kecamatan Regol Kota Bandung menurut review Kemenpan RB RI adalah :

Rencana Kinerja Tahunan Kecamatan Regol Kota Bandung Tahun 2015

32

Kecamatan Regol Kota Bandung

2. Meningkatnya kinerja penyelenggaraan tugas umum pemerintahan kecamatan.

3. Meningkatnya akuntabilitas kinerja kecamatan.

Tabel 2.4

Tujuan dan Sasaran Sebelum dan Sesudah Review

Tujuan Sebelum Review Tujuan Setelah Review Sasaran Sebelum Review Sasaran Setelah Review

Misi Pertama : Mewujudkan pelayanan publik yang professional, berbasis

teknologi informasi. Meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan di kecamatan dan kelurahan se Kecamaran Regol Meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas umum pemerintahan Kecamatan Meningkatkan kualitas pelayanan publik 2. Meningkatkan kinerja penyelenggara an tugas umum pemerintahan kecamatan 1. Meningkatnya Kualitas Pelayanan Publik Kecamatan dan Kelurahan Se -Kecamatan Regol 2. Meningkatnya kinerja penyelenggara an tugas umum pemerintahan 1. Meningkatnya Kualitas Pelayanan Publik 2 Meningkat nya kinerja penyelengga raan Tugas umum pemerintaha n kecamatan

Misi Kedua : Meningkatkan kinerja pemerintah kecamatan dan kelurahan yang

efektif, efisien, akuntabel dan transparan.

3. Meningkatkan akuntabilitas kinerja pemerintah kecamatan 3.Meningkatkan akuntabilitas kinerja kecamatan 3. Meningkatnya kapasitas dan akuntabilitas kinerja birokrasi 3. Meningkatny a akuntabilitas kinerja kecamatan 4. Terwujudnya pemerintahan yang bersih dan bebas KKN

Sumber : Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 03 Tahun 2014 tentang RPJMD Kota

Rencana Kinerja Tahunan Kecamatan Regol Kota Bandung Tahun 2015

33

Kecamatan Regol Kota Bandung

2.4 Strategi dan Arah Kebijakan Umum

Strategi adalah proses menentukan langkah-langkah yang berisi program-program indikatif untuk mewujudkan visi dan misi. Strategi merupakan salah satu rujukan penting dalam perencanaan pembangunan daerah. Rumusan strategi tersebut berupa pernyataan yang menjelaskan bagaimana tujuan dan sasaran akan dicapai yang selanjutnya diperjelas dengan serangkaian arah kebijakan.

Perencanaan sekaligus dimaksudkan untuk menerjemahkan visi dan misi kepala SKPD ke dalam rencana kerja yang actionable. Segala sesuatu yang secara langsung dimaksudkan untuk mewujudkan tujuan dan sasaran RPJMD maka dianggap strategis.

Perencanaan strategis didukung oleh keberhasilan kinerja dari implementasi perencanaan operasional dengan kerangka sebagaimana dijelaskan dalam bagan berikut ini :

Gambar 2.2

Pemisahan Rencana Strategis dan Operasional

Perencanaan Strategik

Perencanaan Operasional

RPJPD RPJMD

- Visi dan Misi - Sasaran Pokok - Arah Kebijakan

- Visi dan Misi - Tujuan dan Sasaran - Strategi dan Arah kebijakan - Program Pembangunan Daerah - Program Prioritas

Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan - Program Prioritas

Rencana Kinerja Tahunan Kecamatan Regol Kota Bandung Tahun 2015

34

Kecamatan Regol Kota Bandung

Disamping strategi, hal yang penting lainnya adalah menentukan arah kebijakan yang merupakan pedoman untuk mengarahkan rumusan strategi yang dipilih agar lebih terarah dalam mencapai tujuan dan sasaran dari waktu ke waktu selama lima tahun. Rumusan arah kebijakan merasionalkan pilihan strategis agar memiliki fokus dan sesuai dengan pengaturan pelaksanaannya.

Strategi dan arah kebijakan merupakan rumusan perencanaan komprehensif tentang bagaimana Kecamatan Regol Kota Bandung melakukan upaya untuk mencapai visi, misi, tujuan dan sasaran serta target kinerja RPJMD dengan efektif dan efisien selama lima tahun ke depan.

Perencanaan strategis pada bagian ini dituangkan secara lebih rinci ke dalam misi satu dan misi dua berdasarkan pendekatan urusan/ bidang sebagai berikut :

 Misi satu

Mewujudkan pelayanan publik yang professional dan berbasis teknologi informasi.

Urusan yang terkait dengan misi ini, secara khusus adalah urusan yang berhubungan dengan pelayanan publik, dalam hal ini 14 jenis pelayanan masyarakat. Namun secara umum misi ini terkait dengan etos kerja dan profesionalisme aparatur yang ada di seluruh jajaran Pemerintahan Kecamatan Regol Kota Bandung dan cakupan seluruh kelurahannya.

Adapun strategi yang digunakan adalah mengoptimalkan sistem manajemen mutu untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Sasaran kedua yang akan dicapai yaitu meningkatnya kinerja penyelenggaraan tugas umum pemerintahan kecamatan dan kelurahan. Adapun strategi yang digunakan adalah mengoptimalkan anggaran untuk meningkatkan kinerja aparatur, maka kebijakan yang

Rencana Kinerja Tahunan Kecamatan Regol Kota Bandung Tahun 2015

35

Kecamatan Regol Kota Bandung

akan dilterapkan yaitu dengan :

- Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan keterampilan teknologi informasi.

- Meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana server teknologi informasi.

Kebijakan-kebijakan tersebut akan dilaksanakan melalui bidang pelayanan publik, dengan Program Pelayanan Administrasi Perkantoran, Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur, Program Peningkatan Disiplin Aparatur, Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur, Program Peningkatan Peran Kecamatan dan Kelurahan .

 Misi kedua

Meningkatkan kinerja pemerintah kecamatan dan kelurahan yang efektif, efisien, akuntabel dan transparan.

Adapun strateginya adalah meningkatkan pelayanan aparatur kecamatan dan kelurahan dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi sebaik-baiknya. Sasaran yang keempat adalah terwujudnya pemerintahan yang bersih dan bebas KKN adapun strateginya adalah memanfaatkan koordinasi dengan instansi pemerintah kota untuk meningkatkan akuntabilitas kinerja dan keuangan, maka kebijakan yang akan dilakukan adalah :

- Dengan meningkatkan aspirasi dari aparatur kecamatan dan kelurahan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. - Dengan meningkatkan kualitas perencanaan dan pengendalian

program.

- Meningkatkan kualitas perencanaan, pengawasan dan pengendalian, pengelolaan keuangan dan aset dengan menggunakan aplikasi teknologi informasi.

Rencana Kinerja Tahunan Kecamatan Regol Kota Bandung Tahun 2015

36

Kecamatan Regol Kota Bandung

Kebijakan tersebut akan dilaksanakan melalui program sebagai berikut  Program peningkatan pengembangan Sistem Pelaporan Capaian

Kinerja dan Keuangan.

 Program peningkatan peran kecamatan dan kelurahan.

Berdasarkan uraian tersebut di atas dapat dikemukakan pilihan strategi implementatif dan hal-hal yang dapat dijadikan model kebijakan oleh Kecamatan Regol Kota Bandung dalam melaksanakan pelayanannya. Strategi dan kebijakan yang ditetapkan akan menjadi bahan penyusunan program dan kegiatan yang tepat dalam rangka pencapaian sasaran yang telah ditetapkan dalam perencanaan strategis Kecamatan Regol Kota Bandung dalam periode 2013 -2018.

2.5 Sasaran Strategis

Sasaran yang dimaksud pada rencana kinerja ini adalah sasaran sebagaimana dimuat dalam dokumen Rencana Strategis Kecamatan Regol Kota Kota Bandung. Selanjutnya diidentifikasi sasaran mana yang akan diwujudkan pada tahun yang bersangkutan beserta indikator dan rencana tingkat capaiannya (targetnya).

Adapun sasaran Kecamatan Regol Kota Bandung antara lain : 1. Meningkatnya kualitas pelayanan publik dan sasaran keduanya

adalah meningkatnya kinerja penyelenggaraan tugas umum pemerintahan kecamatan.

2. Menngkatnya kinerja penyelenggaraan tugas umum pemerintahan kecamatan

3. Meningkatnya kapasitas dan akuntabilitas kinerja kecamatan

2.6 Indikator Kinerja

Indikator kinerja adalah ukuran kuantitatif dan kualitatif yang menggambarkan tingkat pencapaian suatu kegiatan yang telah

Rencana Kinerja Tahunan Kecamatan Regol Kota Bandung Tahun 2015

37

Kecamatan Regol Kota Bandung

ditetapkan.

Adapun indikator kinerja Kecamatan Regol Kota Bandung antara lain : 1. Indeks Kepuasaan Masyarakat (IKM).

2. Persentase keluhan/ pengaduan pelayanan administratif yang ditindaklanjuti.

3. Nilai standar kepatuhan pelayanan publik versi Ombudsman RI. 4. Persentase pelayanan administrasi kependudukan tepat waktu. 5. Persentase waktu pelayanan administrasi umum lainnya tepat

waktu.

6. Persentase kelurahan yang memenuhi standar kriteria baik. 7. Persentase RW Juara.

8. Persentase Lembaga Kemasyarakatan Aktif. 9. Rasio Anggota Linmas.

10. Nilai evaluasi AKIP.

Rencana Kinerja Tahunan Kecamatan Regol Kota Bandung Tahun 2015

38

Kecamatan Regol Kota Bandung

BAB III

HASIL EVALUASI KINERJA TAHUN 2014

3.1 Capaian Kinerja Tahun 2014

Evaluasi dilakukan untuk melakukan penilaian atas prestasi, mengukur kemajuan dan memperbaiki/ melakukan penyempurnaan kembali dalam rangka pencapaian misi dan perbaikan pelaksanaan program/ kegiatan di masa yang akan datang. Pada tahun 2014 Kecamatan Regol Kota Bandung menetapkan Perjanjian Kinerja melalui tiga sasaran dengan sebelas indikator kinerja sesuai dengan Rencana Kinerja Tahunan hasil review yang ingin dicapai. Secara rinci pencapaian sasaran tahun 2014 dapat dijelaskan sebagai berikut :

1. Sasaran 1 terdiri dari tiga indikator dengan nilai 100,11 %, dimana rata-rata capaian kinerjanya melebihi target yang ditentukan dengan interpretasi “Memuaskan”.

2. Sasaran 2 terdiri dari enam indikator dengan nilai 97,59 %, dimana rata-rata capaian kinerjanya di bawah target yang ditentukan dengan interpretasi “Baik”.

3. Sasaran 3 terdiri dari dua indikator dengan nilai 100,74 %, dimana rata-rata capaian kinerjanya melebihi target yang ditentukan dengan interpretasi “Memuaskan”.

Dari tiga sasaran telah ditetapkan sebanyak sebelas indikator kinerja dapat disimpulkan bahwa :

 Sebanyak tiga indikator kinerja yang sudah sesuai dengan target yang telah ditentukan sebesar 27,27 %, dimana dapat dikategorikan “Baik”.

Rencana Kinerja Tahunan Kecamatan Regol Kota Bandung Tahun 2015

39

Kecamatan Regol Kota Bandung

ditentukan sebesar 45,45 %, dimana dapat dikategorikan “Memuaskan”.

 Sebanyak dua indikator kinerja yang tidak mencapai target yang ditentukan sebesar 18,18 %, dimana dapat dikategorikan “Baik”.

Dengan demikian pada tahun 2014 terdapat dua indikator kinerja yang capaian kinerjanya belum optimal, walaupun telah masuk dalam kategori baik sehingga perlu perhatian pada tahun-tahun berikutnya, indikator kinerja tersebut yaitu Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dimana capaian kinerjanya sebesar 95,19 % dan persentase lembaga kemasyarakatan aktif capaian kinerjanya sebesar 98,04 %.

Dalam indikator kinerja IKM, kriteria prosedur pelayanan Kecamatan Regol Kota Bandung memiliki nilai yang paling rendah dikarenakan masyarakat masih belum terbiasa dalam mengikuti prosedur ISO yang sudah diterapkan di Kecamatan Regol. Solusi yang dapat digunakan adalah Kepala Seksi Pelayanan Kecamatan Regol memberikan pengarahan dan pembinaan kepada petugas pelayanan kecamatan, kelurahan serta kepada para ketua RT dan RW mengenai prosedur pelayanan publik sesuai ISO.

Indikator kinerja persentase Lembaga Kemasyarakatan Aktif dengan capaian kinerja sebesar 98,04 % atau tidak mencapai target. Adapun alasannya adalah Kecamatan Regol Kota Bandung membawahi tujuh kelurahan dimana lembaga masyarakat di tiap kelurahan dan di kecamatan mempunyai tiga lembaga kemasyarakat aktif yaitu PKK, LPM dan Karang Taruna. Pada kenyataannya di Tahun 2014 dari ketiga lembaga kemasyarakatan yang ada di kelurahan dan di kecamatan hanya PKK yang aktif dengan baik di tujuh kelurahan maupun di kecamatan, sedangkan lembaga kemasyarakatan lainnya hanya beberapa saja yang aktif. Solusinya adalah dengan membentuk dan melantik kepengurusan lembaga kemasyarakatan di kelurahan oleh

Rencana Kinerja Tahunan Kecamatan Regol Kota Bandung Tahun 2015

40

Kecamatan Regol Kota Bandung

lurah selaku pimpinan wilayah dan di tingkat kecamatan dilantik oleh camat.

Tahun 2014 adalah tahun pertama pelaksanaan Rencana Strategis Kecamatan Regol Kota Bandung, pencapaian kinerja sasaran strategis berdasarkan Perjanjian Kinerja Kecamatan Regol Kota Bandung Tahun 2014 dapat dilihat pada halaman selanjutnya :

Rencana Kinerja Tahunan Kecamatan Regol Kota Bandung Tahun 2015

41

Kecamatan Regol Kota Bandung

Tabel 3.1

Capaian Indikator Kinerja Sasaran Strategis

Kecamatan Regol Kota Bandung Tahun 2014

No. Sasaran Indikator Kinerja Satuan Target Realisasi Capaian (%)

1. Meningkatnya kualitas pelayanan

publik

1.1. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Nilai 75,40 71,77 95,19

1.2. Persentase keluhan/ pengaduan pelayanan administratif yang ditindaklanjuti % 100,00 100,00 100,00

1.3. Nilai standar kepatuhan pelayanan publik versi Ombudsman RI Nilai 780 820 105,13

2. Meningkatnya kinerja

penyelenggaraan tugas umum pemerintahan kecamatan

2.1. Persentase pelayanan administrasi kependudukan tepat waktu % 69,00 98,55 142,83

2.2. Persentase waktu pelayanan administrasi

umum lainnya tepat waktu % 69,00 99,49 144,19

2.3. Jumlah kelurahan yang memenuhi standar

kriteria baik % 2 2 100,00

2.4. Persentase RW Juara % 68,00 68,33 100,49

2.5. Persentase lembaga kemasyarakatan aktif % 68,00 66,67 98,04

2.6. Rasio anggota LINMAS Rasio - - -

3. Meningkatnya kapasitas dan

akuntabilitas kinerja kecamatan

3.1. Nilai evaluasi AKIP Kategori 55,00 55,81 101,47

Rencana Kinerja Tahunan Kecamatan Regol Kota Bandung Tahun 2015

42

Dalam dokumen RENCANA KINERJA TAHUNAN (Halaman 28-60)

Dokumen terkait