BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS
B. Penyajian Data dan Analisis
meliputi melaksanakan kearsipan personal kepegawaian, mengelola anggaran belanja sekolah, mengurusi presensi siswa dan jurnal kelas, membuat data statistic dan rekapitulasi siswa tiap bulan, serta menangani pengarsipan surat/dokumen sekolah sesuai dengan kode persuratan.112
Hal itu juga di tegaskan oleh guru PAI, bahwasannya;
Pegawai tata usaha SMA Negeri 2 Jember melayani kami para guru dengan baik. Layanan yang di berikan seperti; mengurus dan menangani gaji guru, mengerjakan buku induk pegawai, dan membuat daftar urutan kepangkatan (DUK)113
Tugas pokok tata usaha sekolah ialah dalam suatu pendidikan yaitu; menulis surat, membaca, menyalin (menggandakan), dan lainnya.
Pernyataan tersebut di atas berdasarkan hasil wawancara dengan staf tata usaha sekolah berikut:
Tugas karyawan tata usaha sekolah SMA Negeri 2 Jember yaitu membuat struktur organisasi sekolah dan TU, membuat buku tamu umum, buku tamu pejabat/dinas, buku tamu orang tua siswa, buku tamu supervise, menyusun/membuat agenda kerja harians serta membuat papan statistik kesiswaan, dan ketenagaan.114
Dalam perananya sebagai pemberi pelayan di lembaga sekolah, tata usaha harus selalu melakukan pekerjaanya dengan baik. Dalam meningkatkan kinerja tata usaha, kepala sekolah mengikut sertakan diklat dan kursus-kursus terhadap pegawai tata usaha. Hal ini berdasarkan hasil wawancara dari Kepala Sekolah sebagai berikut:
Bahwa upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kinerja pegawai tata usaha yaitu mengikut sertakan pelatihan-pelatihan seperti diklat (penataran) dan menyarankan mengikuti kursus-kursus untuk meningkatkan wawasan keilmuan dibidang ketatausahaan.115
112 Sulistiani, Wawancara, Jember, 25 Mei 2018.
113 Ahmad Masudi, Wawancara, 22 Mei 218
114 Ukik Hartini, Wawancara, Jember, 22 Mei 2018.
115 Hariyono, Wawancara, Jember, 30 Mei 2018.
Pernyataan di atas di pertegas oleh salah satu Staf tata usaha ibu Ukik Hartini, dalam wawancaranaya dengan peneliti, beliau mengemukakan sebagai berikut:
Kami selaku pegawai tata usaha di tuntut untuk memberikan pelayanan yang maksimal. Supaya peoses belajar mengajar bisa berlangsung secara efektif dan juga program-progam sekolah bisa tercapai sesuai tujuannya. Kami melakukan diklat tentang ketatausahan dan mempraktekkannya di sekolah, serta apabila masih ada sesuatu yang kurang mengerti, kami melakukan konsultasi terhadap kapala tata usaha.116
Berdasarkan dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa peranan tata usaha sekolah dalam membantu meningkatkan mutu pendidikan dari segi input di SMA Negeri 2 Jember adalah sebagai berikut: (1) Tata usaha sekolah memberikan pelayan-palayan yang diperlukan oleh kepala sekolah, guru, siswa, dan juga para karyawan sekolah; (2) Tugas pokok tata usaha sekolah yaitu membuat struktur organisasi sekolah dan TU, membuat buku tamu umum, buku tamu pejabat/dinas, buku tamu orang tua siswa, buku tamu supervise, menyusun/membuat agenda kerja harians serta membuat papan statistik kesiswaan, ketenagaan; (3) Dalam meningkatkan kinerja pelayanan para pegawai tata usaha bekerja keras dalam meningkatkan kinerjanya.
116 Ukik Hartini, Wawancara, Jember, 22 Mei 2018.
2. Peranan Tata Usaha Sekolah dalam Membantu Meningkatkan Mutu Pendidikan dari Segi Proses di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Jember Tahun Pelajaran 2017/2018
Peran tata usaha sekolah dalam membantu meningkatkan mutu pendidikan di SMA Negei 2 Jember tidak luput dari bentuk proses. Proses adalah berubahnya sesuatu menjadi sesuatu yang lain. Sesuatu yang berpengaruh terhadap berlangsungnya proses disebut input, sedangkan sesuatu dari hasil proses disebut output.
Proses dapat dikatakan memiliki mutu yang tinggi apabila pengkoordinasian dan penyerasian serta pemaduan input (guru, siswa, kurikulum, uang, peralatan, dan lain-lain) dilakukan secara harmonis, sehingga mampu menciptakan situasi pembelajaran yang menyenangkan (enjoyable learning),mampu mendorong motivasi dan minat belajar, dan benar-benar mampu memberdayakan peserta didik. Tata usaha sebagai administrasi sekolah wajib membuat perencanaan, pelaksanaan dan evalusi.
Seperti halnya yang dikemukakan di atas pernyataan tersebut berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala Sekolah berikut:
Administrasi sekolah yang dilakukan oleh tata usaha sekolah seperti administrasi kepegawaian, administrasi keuangan, administrasi peserta didik, administrasi tata usaha dan administrasi sarana dan prasarana dan semua itu dilakukan secara teratur dan terorganisir.117 Pernyataan di atas juga di tegaskan oleh kepala tata usaha sekolah bahwa:
117 Hariyono, Wawancara, Jember, 30 Mei 2018.
Dalam meningkatkan mutu pendidikan dalam segi proses, tata usaha sekolah merencanakan, melaksanakan dan evaluasi.
Perencanaan di sini seperti merencanakan program, dan penguanaan media secara efektif. Pelaksaaan yaitu melaksanakan apa yang sidah di rencanakan dan memberikan pelayanan yang baik. Sedangkan proses evaluasi di sini ada dua macam yaitu awal (pretest) dan akhir (posttest). Pretest adalah evaluasi yang dilakukan untuk menguji konsep dan eksekusi yang direncanakan. Sementara itu, evaluasi dilakukan posttest untuk melihat pencapaian tujuan dan berfungsi sebagai masukan untuk analisis situasi berikutnya.118
Pernyataan di atas, diperkuat oleh penjelasan salah seorang guru PAI, dalam wawancara dengan peneliti beliau mengemukakan sebagai berikut.
Mutu proses yang dilakukan oleh tata usaha sekolah itu untuk tujuan keberlangsungannya kelancaran proses belajar mengajar. Sarana dan prasarana sudah di sediakan oleh tata usaha tinggal digunakan untuk peoses belajara mengajar.119
Berdasarkan dari uraian di atas, dapat di simpulkan bahwa peranan tata usaha sekolah dalam membantu meningkatkan mutu pendidikan dari segi input di SMA Negeri 2 Jember adalah sebagai administrasi sekolah, peranannya dalam pelayanan sekolah yaitu merencanakan program dan membuat persiapan yang hendak diberikan, pelaksanaan program yang sudah di rencanakan, dan mengevalusi program untuk mengetahui hasil dari perencanaan dan pelaksanaannya.
118 Sulistiani, Wawancara, Jember, 25 Mei 2018.
119 Ukik Hartini, Wawancara, Jember, 22 Mei 2018.
3. Peranan Tata Usaha Sekolah dalam Membantu Meningkatkan Mutu Pendidikan dari Segi Output di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Jember Tahun Pelajaran 2017/2018
Output Pendidikan sebagai sistem seharusnya menghasilkan output yang dapat dijamin kepastiannya. Output sekolah pada umumnya adalah merupakan kinerja sekolah. Kinerja sekolah adalah prestasi sekolah yang dihasilkan dari proses/perilaku sekolah. Kinerja sekolah dapat diukur dari kualitasnya, efektifitasnya, produktivitasnya, efisiensinya, inovasinya, kualitas kehidupan kerja, dan moral kerjanya. Oleh karena demikian dapat disimpulkan bahwa output sekolah yang diharapkan adalah prestasi sekolah yang dihasilkan oleh proses pembelajaran dan manajemen di sekolah. Dalam wawancara, Kepala Sekolah menyatakan bahwa:
Output pendidikan di sekolah ini sangat bagus, karena banyak siswa kita yang berprestasi. Prestasi akademiknya yaitu banyak siswa dan siswi yang pada kepemimpinan saya yang ikut lomba-lomba atau olimpiade akademik, karyaya ilmiyah dan lain-lain. Sedangkan prestasi non-akademik yaitu berdasarkan visi sekolah ini yaitu unggul dalam prestasi berdasarkan iman dan taqwa.120
Kepala Sekolah juga menegaskan kembali dalam wawancaranya bawasannya:
Para siswa dan siswi yang paling berprestasi di sekolah mendapatkan beasiswa dan kami juga merekomendasikan perguruan tinggi yang cocok untuk para siswa setelah lulus sekolah nantinya.121
Ungkapan di atas juga di tegaskan oleh staf tata usaha sekolah di dalam wawancaranya menyatakan bahwa:
120 Hariyono, Wawancara, Jember, 30 Mei 2018.
121 Hariyono, Wawancara, Jember, 30 Mei 2018.
Layanan tata usaha sekolah yang di berikan kepada siswa yang berprestasi yaitu membuatkan surat rekomendasi dari sekolah kepada perguruan tinggi dan juga mengelola administrasi beasiswa sekolah.122
Prestasi non akademik terdiri seperti kejujuranm kesopanan, olahraga, ekstrakurikuler. SMA Negeri 2 Jember banyak prestasi-prestasi non akademiknya. Seperti halnya yang di kemukakan oleh kepala tata usaha dalam wawancarana bahwa:
Prestasi non adakemik di SMA Negeri 2 Jember ini banyak yang terdiri dari prestasi olahraga dan ekstrakurikuler. Kebutuhan-kebutuhan dana yang diperlukan dalam program olahraga maupun ekstrakurikuler semua di lakukan oleh tata usaha sekolah.123
Hasil output sekolah sangat mempengaruhi suatu lembaga pendidikan. Jika hasil outputnya kecil atau para siswanya kurang berprestasi, maka masayarkat juga enggan menitipkan anaknya pada lembaga tersebut. Sedangkan apabila outputnya bagus dan banyak para siswanya yang berprestasi di berbagai bidang akademik, maka masyarakat akan mempercayai lembaga tersebut dan menitipkan anaknya di lembaga pendidikan tersebut.
Pernyataan di atas ini, di tegaskan oleh seorang guru PAI dalam wawancaranya bahwa:
Sekolah ini banyak para siswa dan siswinya yang berpestasi bidang akademik maupun non-akademik. Namun yang paling penting yaitu sekolah sangat menegaskan para siswanya untuk berperilaku baik, jujur, sopan dan juga kedisiplinan.124
122 Ukik Hartini, Wawancara, Jember, 22 Mei 2018.
123 Sulistiani, Wawancara, Jember, 25 Mei 2018.
124 Ahmad Masudi, Wawancara, 22 Mei 218
Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa, peranan tata usaha sekolah dalam membantu meningkatkan mutu pendidikan dari segi output di SMA Negeri 2 Jember, adalah sebagai pengelola administrasi beasiswa, pelayanan administrasi keuangan dalam prestasi non akademik dan juga membuat surat remomendasi sekolah.