• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.2 Penyajian Data

1. Deskripsi karakteristik responden

a. Jenis kelamin

Deskripsi karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin di sajikan

pada tabel 4.1.

Tabel 4.1

Identitas Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

Jenis kelamin Frekuensi Persentase (%)

Laki-laki 12 40 %

Perempuan 18 60%

Jumlah 30 100 %

Sumber: Diolah Oleh Peneliti (2015)

Berdasarkan tabel 4.1 dapat dilihat bahwa mayoritas responden adalah

perempuan yaitu sebanyak 18 orang (60%) dan sisanya sebanyak 12 orang (40%)

adalah laki-laki. Hal ini menunjukkan untuk pekerjaan-pekerjaan di Choco Bakery

kemauan perempuan untuk bekerja di toko roti lebih tinggi dibandingkan dengan

laki-laki.

b. Tempat tinggal

Deskripsi karakteristik responden berdasarkan tempat tinggal disajikan

pada tabel 4.2.

Tabel 4.2

Identitas Responden Berdasarkan Tempat Tinggal

Tempat Tinggal Frekuensi Persentase (%)

Kost/Kontrak 28 93.3 %

Ikut Orangtua/Ikut

Keluarga Lain

2 6.7 %

Jumlah 30 100 %

Sumber: Diolah Oleh Peneliti (2015)

Berdasarkan tabel 4.2, dapat dilihat bahwa mayoritas responden bertempat

tinggal di rumah kost/kontrakan yaitu sebanyak 28 orang (93,3%) dan sisanya

sebanyak 2 orang (6.7%) adalah tinggal dengan orangtua/keluarga lain. Hal ini

menunjukkan bahwa karyawan Choco Bakery termasuk karyawan yang sudah

mampu berpenghasilan sendiri dan sangat bergantung kepada gaji yang diperoleh

c. Umur

Deskripsi Karakteristik responden berdasarkan umur disajikan pada tabel

4.3

Tabel 4.3

Identitas Responden Berdasarkan Umur

Umur Frekuensi Persentase (%)

17 s.d 20Tahun 2 6.7 %

21 s.d 25Tahun 27 90 %

26 s.d 30Tahun 1 3.3 %

>30 Tahun 0 0

Jumlah 30 100 %

Sumber: Diolah Oleh Peneliti (2015)

Berdasarkan tabel 4.3, dapat dilihat bahwa mayoritas responden berumur

21 s/d 25 tahun yaitu sebanyak 27 orang (90%), diikuti umur 17 s/d 20 tahun

sebanyak 2 orang (6.7%), dan sisanya umur 26 s/d 30 tahun sebanyak 1 orang

(3.3%). Hal ini menunjukkan bahwa karyawan di Choco Bakery termasuk tenaga

kerja yang masih produktif sehingga masih memiliki banyak kesempatan untuk

d. Tingkat pendidikan formal

Deskripsi identitas responden berdasarkan tingkat pendidikan formal

disajikan pada tabel 4.4.

Tabel 4.4

Identitas Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan Formal

Tingkat Pendidikan Formal Frekuensi Persentase (%)

SD 0 0 SMP 0 0 SMA 30 100 % DIPLOMA 0 0 SARJANA 0 0 Jumlah 30 100 %

Sumber: Diolah Oleh Peneliti (2015)

Berdasarkan tabel 4.4, dapat dilihat bahwa seluruh responden

berpendidikan formal SMA yaitu sebanyak 30 orang (100%). Hal ini

menunjukkan bahwa pada Choco Bakery tidak begitu membutuhkan karyawan

yang berpendidikan tinggi. Karena pada umumnya pekerjaan di Choco Bakery

masih tergolong sederhana dan peralatan-peralatannya juga mudah digunakan

sehingga tidak membutuhkan yang berpendidikan tinggi dan hanya membutuhkan

e. Lama bekerja

Deskripsi identitas responden berdasarkan lama bekerja disajikan pada

tabel 4.5.

Tabel 4.5

Identitas Responden Berdasarkan Lama Bekerja

Lama Bekerja Frekuensi Persentase (%)

1 s.d 6 Bulan 6 20 %

7 s.d 12 Bulan 10 33,3 %

>1 Tahun 14 46,7 %

Jumlah 30 100 %

Sumber: Diolah Oleh Peneliti (2015)

Berdasarkan tabel 4.5 dapat dilihat bahwa mayoritas responden adalah

bekerja sudah lebih dari 1 tahun yaitu sebanyak 14 orang (46.7%), diikuti yang

bekerja selama 7 s.d 12 bulan sebanyak 10 orang (33.3%) dan sisanya bekerja

selama 1 s.d 6 bulan sebanyak6 orang (20%). Hal ini menunjukkan bahwa tingkat

loyalitas karyawan pada Choco Bakery cukup tinggi sehingga berpeluang untuk

2. Deskripsi variabel penelitian

a. Stres kerja

Variabel Stres kerja diukur dengan 14 item pernyataan. Seteleh ke-14 item

ini dirata-ratakan dan diklasifikasi maka deskripsi variabel Stres kerja disajikan

pada tabel 4.6.

Tabel 4.6

Deskripsi Variabel Stres kerja

Interval Kategori Frekuensi Persentase (%)

1,00 s.d 1,79 Sangat Rendah 0 - 1,80 s.d 2,59 Rendah 5 16,7 2,60 s.d 3,39 Cukup Tinggi 21 70,0 3,40 s.d 4,19 Tinggi 4 13,3 4,20 s.d 5,00 Sangat Tinggi 0 - Jumlah 30 100 Rata-rata =2,97

Sumber: Diolah Oleh Peneliti (2015)

Berdasarkan tabel 4.6, dapat dilihat bahwa dari 30 responden yang

memberi tanggapan terhadap item-item pernyataan variabel Stres kerja, tidak

ditemukan responden (0%) yang memiliki Stres kerja tergolong “Sangat Rendah”,

ditemukan 5 responden (16,7%) yang memiliki Stres kerja tergolong “Rendah”,

21 responden (70,0%) tergolong “Cukup Tinggi”, 4 responden (13,3%) tergolong

“Tinggi”, dan 0 responden (0%) tergolong “Sangat Tinggi”. Nilai rata-rata

diperoleh sebesar 2,97 yang berarti “Cukup Tinggi”. Ini menunjukkan bahwa

menunjukkan bahwa tingkat ketidaknyamanan karyawan masih cukup tinggi,

mudah tersinggung, tidak komunikatif, serta lelah mental dan fisik.

b. Konflik

Variabel Konflik diukur dengan 11 item pernyataan. Setelah ke-11 item ini

dirata-rata dan diklasifikasi maka deskripsi variabel Konflik disajikan pada tabel

4.7.

Tabel 4.7

Deskripsi Variabel Konflik

Interval Kategori Frekuensi Persentase (%)

1,00 s.d 1,79 Sangat Rendah 0 - 1,80 s.d 2,59 Rendah 2 6,7 2,00 s.d 3,39 Cukup Tinggi 15 50,0 3,40 s.d 4,19 Tinggi 13 43,3 4,20 s.d 5,00 Sangat Tinggi 0 0 Jumlah 30 100 Rata-rata = 3,37

Sumber: Diolah Oleh Peneliti (2015)

Berdasarkan tabel 4.7, dapat dilihat bahwa dari 30 responden yang

memberi tanggapan terhadap item-item pernyataan variabel Konflik, tidak

ditemukan responden (0%) yang memiliki Konflik tergolong “Sangat Rendah”,

ditemukan 2 responden (6,7%) yang memiliki Konflik tergolong “Rendah”, 15

responden (50%) tergolong “Cukup Tinggi”, 13 responden (43,3%) tergolong

diperoleh sebesar 3,37 yang berarti “ cukup tinggi”. Ini menunjukkan bahwa

tingkat Konflik karyawan pada Choco Bakery tergolong cukup tinggi. Hal ini

menunjukkan bahwa tingkat ketegangan karyawan masih cukup tinggi, tingkat

pelanggaran tata tertib masih tinggi, dan adanya persaingan yang tidak sehat.

c. Gaji

Variabel Gaji diukur dengan 10 item pernyataan. Setelah ke-10 item ini

dirata-rata dan diklasifikasi maka deskripsi variabel Gaji disajikan pada tabel 4.8.

Tabel 4.8

Deskripsi Variabel Gaji

Interval Kategori Frekuensi Persentase (%)

1,00 s.d 1,79 Sangat Rendah 0 0 1,80 s.d 2,59 Rendah 27 90,0 2,60 s.d 3,39 Cukup Tinggi 2 6,7 3,40 s.d 4,19 Tinggi 1 3,3 4,20 s.d 5,00 Sangat Tinggi 0 0 Jumlah 30 100 Rata-rata = 2,13

Sumber: Diolah Oleh Peneliti (2015)

Berdasarkan tabel 4.8, dapat dilihat bahwa dari 30 responden yang

memberi tanggapan terhadap item-item pernyataan variabel Gaji, tidak ditemukan

responden (0%) yang memiliki Gaji tergolong “Sangat Rendah”, 27 responden

(90%) yang memiliki Gaji tergolong “Rendah”, 2 responden (6,7%) tergolong

“Cukup Tinggi”, 1 responden (3,3%) yang memiliki Gaji tergolong “Tinggi”, dan

2,13 yang berarti “Rendah”. Ini menunjukkan bahwa tingkat Gaji karyawan pada

Choco Bakery tergolong rendah. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat Gaji

karyawan masih belum dapat memenuhi kebutuhan karyawan, belum sesuai UMP

atau gaji di Choco Bakery masih dibawah Rp.1.625.000-,.

d. Turnover

Variabel Turnover diukur dengan 14 item pernyataan. Setelah ke-14 item

tersebut dirata-rata dan diklasifikasi maka deskripsi variabel Turnover disajikan

pada tabel 4.9.

Tabel 4.9

Deskripsi Variabel Turnover

Interval Kategori Frekuensi Persentase

1,00 s.d 1,79 Sangat Rendah 1 3,3 1,80 s.d 2,59 Rendah 10 33,3 2,60 s.d 3,39 Cukup Tinggi 18 60,0 3,40 s.d 4,19 Tinggi 1 3,3 4,20 s.d 5,00 Sangat Tinggi 0 - Jumlah 30 100 Rata-rata = 2,63 Sumber: Diolah Oleh Peneliti (2015)

Berdasarkan tabel 4.9,dapat dilihat bahwa dari 30 responden yang

memberi tanggapan terhadap item-item pernyataan variabel Turnover, ditemukan

1 responden (3,3%) yang menilai Turnover tergolong “Sangat Rendah”,10

responden (33,3%) yang menilai Turnover tergolong “Rendah”, 18 responden

(60%) tergolong “Cukup Tinggi”, 1 responden (3,3%) yang menilai Turnover

rata-rata diperoleh sebesar 2,63 yang berarti “Cukup Tinggi”. Ini menunjukkan bahwa

tingkat Turnover karyawan pada Choco Bakery tergolong cukup tinggi. Hal ini

menunjukkan bahwa tingkat perputaran atau keluar masuknya karyawan masih

tinggi, karyawan masih ingin mencari pekerjaan yang lain dan berniat

meninggalkan toko.

Dokumen terkait