• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Penyajian Data (Hasil Penelitian)

a. Karasteristik Responden Berdasarkan Umur

Berdasarkan hasil penelitian dilakukan, diperoleh rata rata umur petani di Desa Gentungang Kecamatan Bajeng Barat Kabupaten Gowa sangat bervariasi berada pada kisaran antara 20 hingga 69 tahun.

Tabel 4.2

Karasteristik Responden Berdasarkan Umur

No. Usia Responden Presentase (%)

1 20 - 29 13%

2 30 – 39 28%

3 40 - 49 43%

4 50 - 69 15%

Jumlah 100

Sumber : Data Primer diolah,Tahun 2021

Berdasarkan tabel 4.2 di atas manunjukkan bahwa petani padi di Desa Gentungang paling banyak berusia 40-49 tahun yaitu sebesar 43% (26 orang). Petani padi paling muda berusia 20-29 tahun sebanyak 13% (8 orang). Petani padi yang berumur 30-39 tahun sebanyak 28%

(17 orang). Dan petani yang berumur 50-69 tahun 15% (9 orang). Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar petani di Desa Gentungang berada

pada usia produktif dan menunjukkan bahwa petani yang ada di daerah penelitian ini merupakan tenaga kerja yang potensial untuk bertani

b. Karasteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan

Tingkat pendidikan yang paling banyak dicapai oleh petani padi Desa Gentungang Kecamatan bajeng Barat Kabupaten Gowa adalah tingkat pendidikan SMP.

Tabel 4.3

Karasteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan No. Lulusan Pendidikan Jumlah (Orang) Presentase (%)

1 Tidak Sekolah 3 5%

2 SD 15 25%

3 SMP 25 38%

4 SMA 38 32%

Jumlah 60 100

Sumber : Data Primer diolah, Tahun 2021

Berdasarkan gambar 4.3 petani yang berpendidikan terakhir SD sebanyak 15 orang (25%), petani yang berpendidikan terakhir SMP sebanyak 23 orang (38%), petani yang berpendidikan SMA sebanyak 19 orang (32%), dan petani yang tidak sekolah sebanyak 3 orang (5%) dari total 60 responden. Sebagian besar responden berpendidikan terakhir SMP. Hal teresebut terjadi karena adanya keterbatasa biaya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

c. Karasteristik Responden Berdasarkan Jumlah Tanggunngan

Terkait dengan jumlah tanggungan keluarga, hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah tangga petani padi memiliki jumlah tanggungan berkisar antara 1 orang sampai 8 orang.

Tabel 4.4

Karasteristik Responden Berdasarkan Jumlah Tanggungan

No

Banyaknya Tanggungan

(Orang)

Jumlah Tanggungan (Orang)

1 1

4

2 2

8

3 3

16

4 4

5

5 5

9

6 6

5

7 7

3

8 8

1 Sumber : Data Primer diolah, Tahun 2021

Berdasarkan gambar 4.4 di atas menunjukkan bahwa rumah tangga petani padi memiliki jumlah tanggungan berkisar antara 1 sampai 8 orang. Adapun petani padi yang memiliki jumlah tanggungan 1 orang yaitu sebanyak 4 responden, petani padi yang memiliki jumlah tanggungan 2 orang yaitu sebanyak 8 responden, petani padi yang memiliki jumlah tanggungan sebanyak 3 orang yaitu sebanyak 16 responden, jumlah petani padi yang memiliki jumlah tanggungan sebanyak 4 orang yaitu sebanyak 5 responden, jumlah petani padi

yang memiliki tanggungan sebnyak 6 orang yaitu sebanyak 9 responden, jumlah petani padi yang memiliki tanggungan sebanyak 7 orang yaitu sebanyak 3 responden, dan jumlah petani padi yang memiliki 8 orang sebanyak 1 responden. Hasil ini menunjukkan bahwa jumlah tanggungan responden paling besar berada diantara 3-5 orang dengan persentase sebesar 69% jumlah tanggungan petani padi di Desa Gentungang termasuk dalam klasifikasi cukup banyak.

d. Karasteristik Responden Berdasarkan Luas Lahan

Tabel 4.5

Karasteristik Responden Berdasarkan Luas lahan No. Luas Lahan (are) Jumlah (Orang) Presentase %

1 20-30 are 10 17%

2 40-50 are 8 13%

3 60-50 are 18 30%

4 70-85 are 24 40%

Jumlah 60 100

Sumber: Data Primer diolaH,Tahun 2021

Berdasarkan tabel 4.5 menunjukkan bahwa luas lahan petani padi di Desa Gentungang dengan 60 responden yang paling banyak yaitu 70-85 are dengan jumlah 24 orang responden dengan persentase 40%. Sedangkan petani padi yang memiliki luas lahan antara 60-50 are sebanyak 18 orang dengan persentase 30%.

sedangkan Petani padi yang memiliki luas lahan 20-30 are sebanyak 10 orang dengan persentase 17%, dan yang paling sedikit dengan luas

lahan 40-50 are sebanyak 8 orang dengan persentase 13% dari 60 responden. Status kepemilikan lahan seluruhnya adalah milik sendiri.

e. Jumlah Produksi

Tabel 4.6 Jumlah Produksi Padi

NO.

Jumlah Produksi

(Karung) Jumlah (orang)

1 50 – 75 50

2 80 – 95 10

Jumlah 60

Sumber: Data Primer diolah,Tahun 2021

Berdasarkan tabel 4.6 diatas menunjukkan bahwa jumlah produksi yang dihasilkan oleh petani di Desa Gentungang dengan 60 responden yang paling banyak dihasilkan antara 50 – 75 karung yaitu berjumlah 50 orang dan jumlah produksi antara 80 – 95 karung berjumlah 10 orang. Jumlah produksi yang dihasilkan setiap petani / responden berbeda walaupun luas lahan yang dikelola sama tergantung dari cara perawatan mulai dari musim tanam sampai musim panen.

2. Biaya Tetap (Fixed Cost), Biaya Variabel dan Pendapatan Petani

Hasil Survey dengan menggunakan kuesioner terhadapat petani padi yang ada di Desa Gentungang dengan jumlah Responden 60 orang, maka dapat diketahui sebagai berikut :

a. Biaya Tetap (Fixed Cost)

Biaya tetap (fxed cost) adalah biaya yang jumlahnya selalu sama meskipun jumlah produksi berubah-ubah . biaya tetap adalah biaya yang tidak mempengaruhi produksi dan terus dikeluarkan walaupun produksi yang diperoleh banyak atau sedikit dan meskipun tidak melakukan produksi, besarnya biaya tidak tergantung pada besar kecilnya biaya produksi yang diperoleh

Tabel 4.7

Rata-Rata Biaya Tetap dan Pajak yang dikeluarkan oleh Petani Padi

No Jenis Alat Total Biaya (Rp)

1 Nilai Penyusutan alat (NPA) 525.000

2 Pajak 60.000

Jumlah 585.000

Sumber: Data Primer diolah,Tahun 2021

Tabel 4.7 menunjukkan bahwa total nilai penyusutan alat (NPA) adalah sebesar Rp.525.000 sedangkan total pajak adalah sebesar Rp 60.000, jadi total biaya tetap adalah sebesar Rp 585.000. biaya tetap untuk usaha tani padi memiliki biaya yang cukup tinggi diakibatkan banyak alat yang digunakan. Sedangkan Traktor dan alat pemotong padi tidak masuk dalam biaya tetap karena traktor yang digunakan dalam pengolahan dan panen traktor dan mesin pemotong padi yang disewa oleh petani dari kelompok tani sehingga petani cukup

membayar sewanya saja, serta traktor dan mesin pemotong padi masuk dalam biaya variabel. Sedangkan total pajak bumi dan bangunan (PBB) adalah sebesar Rp 60.000 per hektar.

b. Biaya Variabel

Biaya Variabel adalah semua biaya yang dikeluarkan oleh petani responden untuk pembelian pupuk, benih, dan sebagainya yang biayanya berubah-ubah. Biaya variabel dalam penelitian ini meiputi pupuk,pestisida, benih, dan tenaga kerja.

Tabel 4.8

Hasil Rekapitulasi Rata-rata Biaya Variabel Petani Padi di Desa Gentungang Kecamatan Bajeng Barat Kabupaten Gowa

No uraian Total Biaya (Rp)

1 Pupuk 1.500.000

2 Pestisida 825.000

3 Tenaga Kerja 1.000.000

4 Karung 102.000

5 Benih 350.000

6 Solar 120.000

7 sewa Traktor dan Mesin pemotong padi 500.000

Jumlah 4.397.000

Sumber: Data Primer diolah,Tahun 2021

Tabel 4.8 di atas menunjukkan bahwa penggunaan pupuk rata-rata per hectare/are dengan total biaya Rp 1.500.000 dimana pupuk yang digunakan yaitu pupuk urea, ZA dan Poska, pestisida dengan total biaya Rp 825.000 yang terdiri dari herbisida dan insektisida, tenaga kerja yaitu dengan total Rp 1.000.000 tenaga kerja mulai pengolahan sampai pasca panen, karung yang digunakan berjumlah 205 lembar dengan total biaya Rp 102.000, sedangkan benih

berjumlah 397 kg dengan total biaya Rp 350.000, serta solar sebagai bahan bakar mesin berjumlah 100 liter dengan total biaya Rp 120.000, sewa traktor dan mesin pemotong padi dengan total biaya Rp 500.000 jadi total biaya variabel yang digunakan dalam usahatani padi permusim rata-rata sebesar Rp 4.397.000.

c. Pendapatan Petani Padi

Pendapatan petani merupakan penghasilan yang diterima oleh petani padi dari usaha tani yang dihitung dari selisih antara total penerimaan dengan total biaya.

Tabel 4.9

Pendapatan Petani Padi di Desa Gentungang

No Pendapatan

Jumlah Respond

en (Orang)

Presentase

1 Rp 1.000.000 – 10.000.000 22 37%

2 Rp 11.000.000 – 15.000.000 29 50%

3 Rp 16.000.000 – 18.000.000 5 9%

4 Rp 19.000.000 – 20.000.000 4 7%

Jumlah 60 100%

Sumber: Data Primer diolah,Tahun 2021

Tabel 4.9 menunjukkan pendapatan petani padi di Desa Gentungang Memiliki pendapatan yang relative berbeda-beda, tergantung dari luas lahan dan jumlah produksi yang dihasilkan.

Pendapatan petani padi per satu kali panen denngan pendapatan terbesar adalah Rp 20.450.000 dan pendapatan terendah adalah Rp

2.580.000 dari 60 responden semua memiliki pendapatan yang berbeda beda, petani yang memiliki pendapatan antara 1-10 juta terdiri dari 22 orang. Petani dengan pendapatan antara 11-15 juta terdiri dari 29 orang. Petani dengan pendapatan antara 16-18 juta terdiri dari 4 orang. Petani padi dengan pendapatan antara 19-20 juta terdiri dari 4 orang. Dan Petani padi dengan pendapatan antara 20 juta terdiri dari 3 orang. Semua responden yang berjumlah 60 orang memiliki rasio (R/C) > 1 maka semua petani mengalami keuntungan.

d. Tingkat Kesejahteraan Rumah Tangga Petani Padi

Berikut ini merupakan hasil survey dengan menggunakan kuesioner mengenai tingkat kesejahteraan rumah tangga petani padi di Desa Gentungang berdasarkan kriteria Badan Pusat Statistik (2014) dengan menggunakan 7 indikator kesejahteraan yaitu kependudukan, kesejahteraan dan gizi, pendidikan, ketenagakerjaan, taraf dan pola komsumsi, perumahan dan lingkungan, dan sosial lainnya

Tabel 4.10

Tingkat Kesejahteraan Rumah Tangga Petani di Desa Gentungang

No Tingkat

Kesejahteraan Nilai Skor

Jumlah

Petani Persentase KK

1 Rendah 12 – 15 5 8%

2 Sedang 18 – 22 40 66%

3 Tinggi 21 – 27 15 25%

Jumlah 60 100

Sumber: Data Primer diolah,Tahun 2021

Tabel 4.1 di atas dapat disimpulkan bahwa berdasarkan kategori Kesejahteraa, maka sebagian besar petani padi berada pada

tingkat kesejahteraan sedang sebanyak 40 petani atau 66%.

Sedangkan pada tingkat kesejahteraan rendah sebanyak 5 petani atau 8% dan selebihnya berada pada tingkat kesejahteraan tinggi yaitu sebanyak 15 petani atau 25%.

Berdasarkan hasil survey dengan menggunakan kuesioner menurut 7 variabel indikator kesejahteraan, dengan jumlah Responden 60 orang, maka di peroleh kesejahteraan petani padi mengalami tingkat kesejahteraan yang baik.

Dokumen terkait