• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Penyajian Data (Hasil Penelitian)

1. Penyajian data dari penelitian ini yaitu:

a. Biaya Pembangunan

Biaya pembangunan adalah biaya awal yang harus dikeluarkan untuk membangun sebuah usaha. Biaya awal biasanya hanya sekali dan hanya ada pembaharuan/perbaikan apabila ada alat yang rusak.

Adapun biaya pembangunan yaitu :

Tabel 4.3 Biaya Pembangunan

Sumber : Data diolah peneliti (2022)

Dari Tabel 4.1 dapat diketahui bahwa besarnya biaya pembangunan rata-rata per satu kali proses produksi atau selama 11 jam adalah sebesar Rp 18,208,800,- per 14 kilogram minyak cengkeh. Rata-rata biaya pembangunan peralatan terbesar untuk satu kali proses produksi atau selama 11 jam pada agroindustri minyak cengkeh adalah destilasi atau ketel dan tungku yaitu sebesar Rp

29

8,000,000.,- per 14 kilogram minyak cengkeh atau 44% dari total biaya pembangunan, sedangkan biaya pembangunan yang paling rendah adalah biaya pembangunan Pipa yang digunakan sebagai jalur keluarnya uap yang nantinya keluar ke bak penampungan dan menjadi cairan yang disebut minyak cengkeh yaitu sebesar Rp 99,800,-Per 14 Kilogram atau sebanyak 1% dari total biaya pembangunan.

B. Biaya Variabel

Biaya variabel adalah biaya yang berubah mengikuti aktivitas bisnis. Dengan kata lain, biaya variabel artinya biaya yang besarannya naik turun tergantung pada volume operasional perusahaan dan persaingan pasar. Biaya variabel yang digunakan dalam usaha pabrik minyak cengkeh antara lain biaya pembelian minyak cengkeh, kayu bakar,air minum,upah tenaga kerja dan lain-lain. Besarnya rata-rata biaya variabel pada agroindustri minyak cengkeh untuk satu kali proses produksi atau selama 11 jam dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 4.4 Biaya Variabel

Sumber : Data diolah peneliti (2022)

Berdasarkan tabel 4.2 dapat diketahui bahwa besarnya rata-rata total biaya variabel untuk satu kali proses produksi atau selama 11 jam adalah Rp 1,552,000,- per 14 kilogram minyak cengkeh. Proporsi biaya rata-rata bahan baku menempati urutan terbesar dari total biaya variabel yaitu Rp 850,000,- per 14 kilogram minyak cengkeh atau 55%. Rata-rata dalam satu kali proses

produksi atau selama 11 jam pada agroindustri minyak cengkeh menggunakan daun cengkeh kering sebanyak 500 kilogram dengan harga beli rata-rata Rp 1.700,- per kilogram. Peringkat kedua yaitu untuk rata-rata pembelian kayu bakar harus dikeluarkan untuk satu kali proses produksi atau selama 11 jam adalah sebesar Rp 450,000,- per 14 kilogram minyak cengkeh atau 29%. Untuk biaya listrik berbeda-beda untuk setiap produsen minyak cengkeh. Hal ini dikarenakan tidak semua produsen mengeluarkan biaya air dalam proses produksinya.

Banyak produsen minyak cengkeh yang memakai sumber air dari sungai yang mengalir di sekitar tempat produksi sehingga mengurangi biaya listrik. Namun untuk produsen yang mengeluarkan biaya air, rata-rata biaya air yang harus dikeluarkan yaitu Rp 15,000,- per 14 kilogram minyak cengkeh atau 1% dari total biaya variabel. Untuk biaya listrik yang dikeluarkan sudah termasuk biaya dispenser,mesin air,lampu, dan lain-lain. Untuk biaya lain-lain sebanyak Rp 57,000,- per 11 jam atau 1 kali produksi, 4% dari total biaya yang dikeluarkan.

Biaya lain-lain meliputi biaya rokok dan biaya cemilan.

C. Biaya Total

Biaya total dalam proses produksi minyak cengkeh merupakan hasil penjumlahan total biaya pembangunan dan total biaya variabel.Biaya total yang dimaksud disini adalah biaya atau pengeluaran per 30 hari kerja. Besarnya total biaya yang dikeluarkan oleh pengolah minyak cengkeh dalam 30 hari pertama tentunya berbeda dengan 30 hari kedepannya dikarenakan biaya pembangunan yang biasanya hanya sekali dan hanya ada biaya perbaikan apabila ada alat yang rusak dalam artian hanya biaya Variabel yang harus dikeluarkan oleh pengolah minyak cengkeh per bulannya.

31

Berikut tabel biaya total 30 hari pertama :

Tabel 4.5 Biya Total

Uraian Besarnya biaya %

Biaya pembangunan(Rp) 18,208,800 28%

Biaya variabel/30 hari(Rp) 46,110,000 72%

Biaya total(Rp/1 x produksi 64,318,800 100%

Sumber : Data diolah peneliti (2022)

Berdasarkan tabel 4.3 dapat dilihat bahwa dalam 30 hari produksi, pabrik minyak cengkeh di Desa Bontolohe, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, mengeluarkan rata-rata total biaya sebesar Rp 64,318,800,- per 420 kilogram minyak cengkeh. Rata-rata biaya pembangunan yang dikeluarkan oleh setiap pengusaha pabrik minyak cengkeh sebesar Rp 18,208,800,-atau sebesar 28%, dari total pengeluaran awal, sedangkan rata-rata biaya variabel yang dikeluarkan dalam 30 kali proses produksi atau selama 30 hari sebesar Rp 46,318,800,- per 420 kilogram minyak cengkeh atau sebesar 72% per 30 hari. Sedangkan biaya variabel atau bisa juga dikatakan sebagai biaya tetap yang harus dikeluarkan oleh pengusaha sebesar Rp 46,318,800,- per bulan atau 30 hari.

D. Jumlah Minyak yang dahaisilkan

Berikut adalah uaraian tentang jumlah yang dihasilkan per hari, per 7 hari, dan per 30 hari.

Tabel 4.6 Jumlah minyak yang dihasilkan

Uraian Jumlah(kg)

Jumlah minyak yang dihasilkan/hari(kg) 14 Jumlah minyak yang dihasilkan/ 7 hari(kg) 98 Jumlah minyak yang dihasilkan/30 hari(kg) 420 Sumber : Data diolah peneliti (2022)

E. Harga Minyak

Berikut ini adalah uraian tentang harga minyak per 1 kg, per 14 kg, per 98 kg(7 hari), per 420 kg(30 hari).

Tabel 4.7 Harga Minyak

Uraian Harga (Rp)

Harga/ 1 Kg 180,000

Harga/14 kg 2,520,000

Harga/ 98 kg (7 hari) 17,640,000 Harga /420 kg(30 hari) 75,600,000 Sumber : Microsot Excel (data diolah)

Tabel diatas adalah uraian tentang harga minyak cengkeh per 1kg Rp 180,000,harga cengkeh per 14 kg Rp 2,520,000, harga Rp 17,640,000, dan harga minyak cengkeh per 30 harinya yaitu Rp 75,600,000.

1. Uraian dari poin-poin penyajian data

a. Analisis Pengeluaran biaya Pembangunan dan Variabel 30 hari pertama Biaya pembangunan dan biaya variabel pada bulan atau 30 hari pertama tentunya berbeda dengan 30 hari kedepannya dikarenakan biaya pembangunan sudah paten atau sudah tidak butuh biaya lagi (kecuali biaya perbaikan) apabila ada kerusakan.

Tabel 4.8 Total biaya Pembangunan dan total biaya variabel

Uraian Biaya(Rp)

Total biaya pembangunan 18,208,800

Total biaya variabel/30 hari pertama 46,110,000 Toata biaya pengeluaran/30 hari pertama 64,318,800 Sumber : Data diolah peneliti (2022)

Tabel diatas adalah total biaya pengeluaran 30 hari pertama pabrik minyal cengkeh.

33

Uraian Penghasilah (Rp)

Total pemasukan 30 hari pertama 75,600,000.00 Total biaya pengeluaran 30 hari pertama 64,318,800.00

Pemasukan/keuntungan 11,281,200.00

b. Analisa Pengeluaran 30 hari ke 2 dan seterusnya

Total pengeluaran 30 hari pertama tentu berbeda dengan 30 hari ke 2 dan seterusnya dikarenakan tidak ada lagi pengeluaran untuk biaya pembangunan atau tidak lagi di jumlahkan antara total biaya variabel dan total biaya pembangunan.

Tabel 4.9 Analisa Pengeluaran 30 hari ke 2 dan Seterusnya

No Jenis Biaya Variabel Besarnya

Biaya(RP) (%) Sumber : Microsot Excel (data diolah)

c. Analisa pemasukan /30 hari pertama

Pemasukan 30 hari pertama tentunya berbeda dengan pemasukan 30 hari ke 2 dan seterusnya dikarenakan pengeluaran yang sudah berkurang dari segi pengeluaran biaya pembangunan. Pemasukan 30 hari pertama yaitu total biaya pemasukan dikurang total biaya pengeluaran. Total biaya pemasukan 30 hari pertama dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 4.10 Analisa pemasukan 30 hari pertama .

Sumber : Data diolah peneliti (2022)

b. Analisa pemasukan /30 hari ke dua dan seterusnya

Pemasukan 30 hari ke dua dan 30 hari pertama tentunya berbeda dikarenakan omset atau total pemasukan tidak lagi dikurangkan dengan biaya pembangunan.

Pemasukan 30 hari ke dua dan seterusnya dapat kita lihat pada tabel berikut.

Tabel 4.11 Analisa pemasukan 30 hari ke 2 dan seterusnya

Uraian Penghasilan (RP)

Total biaya pemasukan 30 hari pertama 75,600,000.00

Total biaya Variabel 47,610,000.00

Keuntungan/pemasukan 27,990,000.00

Sumber : Data diolah peneliti (2022)

Tabel diatas adalah keuntungan atau pemasukan per 30 hari ke dua dan seterusnya.

Dokumen terkait