• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

J. Teknik Analisis Data

2. Penyajian Data

Teknik pengumpulan data penelitian ini secara deskriptif yang artinya hanya memaparkan data yang diperoleh melalui observasi dan tes hasil belajar dan hasil penilaian angket motivasi. Data yang diperoleh kemudian disusun, dijelaskan dan dianalisis dengan cara menggambarkan atau mendeskripsikan data tersebut ke dalam bentuk yang sederhana.

Data yang diperoleh melalui observasi , tes hasil belajar dan hasil penilaian angket motivasi dipaparkan secara lebih sederhana dalam bentuk paparan naratif, yaitu disajikan dalam bentuk tabel dan diberi

n x n x ... x x x X n 1 i i i 3 2 1

= = + + + + =

keterangan berupa kalimat sederhana. Analisis data kuantitatif menggunakan statistik deskriptif (rata-rata ).

a) Rata-rata

Rata-rata digunakan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan rata-rata skor hasil belajar masing-masing siklus menggunakan rumus:

Keterangan:

x = Nilai rata-rata hasil belajar siswa n = Banyaknya siswa

= n 1 i i

x = Jumlah nilai seluruh siswa. (Sudjana, 2002)

3. Penarikan kesimpulan

Penarikan kesimpulan dapat dibuat setelah peneliti selesai menganalisis data yang diperoleh peneliti.

50

BAB IV

DISKRIPSI DAN PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN

Pada bab ini akan membahas tentang kegiatan berhubungan dengan penelitian, baik itu kegiatan sebelum penelitian maupun kegiatan pada saat penelitian. Pendiskripsian mengenai kegiatan penelitian dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif.

A. Diskripsi Pelaksanaan Penelitian

Penelitian dilakukan di lembaga pemasyarakatan anak di kutoarjo. Didalam lapas terdapat sebuah sanggar Tunas Mekar yang menyelenggarakan kegiatan pembelajaran kesetaraan atau kejar paket. Pada kesempatan kali ini penelitian dilakukan di kejar paket B kelas VIII atau kesetaraan tinggkat SMP untuk kelas 8. Uji coba soal-soal untuk penelitian(soal TKA ,postes dan angket motivasi) dilakukan di SMP N 6 Purworejo di kelas VIII E. Berikut ini disajikan rincian kegiatan sebelum dan selama penelitian.

1. Kegiatan sebelum dilaksanakan penelitian 1.1. Observasi kegiatan pembelajaran

Observasi ini dilakukan pada bulan November 2011 untuk perkenalan kepada siswa lebih lanjut dan untuk melihat kegiatan siswa, cara guru mengajar dan peralatan yang digunakan selama kegiatan pembelajaran serta interaksi antar guru dan siswa selama

kegiatan belajar mengajar. Karena keterbatasan waktu, observasi hanya dilakukan selama 3 kali yaitu

1.2. Pembuatan instrumen penelitian

Pembuatan instrumen penelitian meliputi pembuatan soal TKA, pembuatan soal postes , pembuatan lembar kerja Siswa , pembuatan angket angket motivasi , pembuatan lembar observasi keaktivan siswa yang digunakan observer untuk mengambil data aktivitas siswa yang mengarah pada peningkatan motivasi belajar siswa.

1.3. Minta ijin kepada pihak lembaga pemasyarakatan anak (lapas anak) untuk melaksanakan penelitian

Peneliti datang kerumah seorang pegawai lapas anak untuk menanyakan prosedur meminta ijin untuk melakukan penelitian di lapas anak. Setelah peneliti tahu prosedurnya , peneliti mempersiapkan semua keperluan yang diminta seperti proposal penelitian dan surat ijin dari universitas. Peneliti datang ke Departemen Hukum dan HAM di Semarang dengan tujuan untuk minta ijin guna untuk melaksanakan penelitian di lembaga pemasyrakatan anak kutoarjo. Peneliti bertemu dengan humas yang bernama Pak Happy untuk membicarakan maksud dan tujuan peneliti datang ketempat itu. Setelah itu, peneliti menunggu beberapa hari untuk mendapat jawaban dari ketua kanwil Departemen Hukum dan HAM tingkat Jawa Tengah dan DIY.

Setelah peneliti mendapat jawaban melalui surat yang dikirim lewat pos dari ketua Kanwil Depatemen Hukum dan HAM , peneliti langsung menemui humas lapas kutoarjo untuk menyampaikan surat dari departemen hukum dan HAM serta meminta ijin langsung untuk melakukan penelitian. Dari humas lapas ,peneliti diminta bertemu dan minta ijin langsung kekepala bagian yang mengurusi pendidikan di lapas kutoarjo. Peneliti bertemu dengan kepala bagian yang mengurusi pendidikan untuk membicarakan tanggal dan waktu observasi dan penelitian. Kepala bagian memberikan kebebasan kepada peneliti untuk menentukan hari dan tanggal observasi dan penelitian bersama guru yang bersangkutan terutama guru matematika.

Untuk uji coba soal pretes dan postes,peneliti melakukannya diSMP N 6 Purworejo. Peneliti menemui langsung guru matematika untuk meminta ijin melakukan uji coba soal pretes dan postes kepada beberapa siswa dari SMP N 6 Purworejo dan membicarakan kelas mana yang cocok untuk dberikan uji coba TKA dan postes serta kapan dilakukan tes uji coba tersebut. Setelah mendapat kepastian bahwa uji coba soal pretes dan postes dapat dilaksanakan 20 orang siswa dari kelas VIII E dan waktu untuk melaksanakannya pada saat siswa telah selesai menerima pelajaran atau jam pulang sekolah agar tidak mengganggu KBM yang sedang berlangsung dan untuk melakukan penelitian akan dilakukan setelah pengujian validitas TKA dan postes dari kelas VIII E SMP N 6 Purworejo.

1.4. Mempersiapkan perlengkapan yang diperlukan selama penelitian berlangsung.

Sebelum melakukan penelitian peneliti perlu mempersiapkan perlengkapan yang diperlukan selama penelitian. Karena didalam lapas siswa tidak diperboleh membawa alat tulis kedalam ruang tahanan , maka peneliti harus menyediakan alat tulis seperti penggaris,penghapus,pensil dan pulpen. Selain itu tidak sembarang orang bisa masuk kedalam lapas dan setiap orang yang masuk tidak diperbolehkan membawa alat elektronik seperti handycam,kamera dan bahan benda tajam seperti pisau, gunting , silet,kater dan lain-lain. Sehingga untuk mempersiapkan obsever peneliti harus minta tolong pada pegawai lapas yang sedang mengamankan kegiatan pembelajaran. Sebelum pegawai lapas menjadi observer, peneliti terlebih dahulu melatih pegawai lapas tersebut.

1.5. Melakukan uji coba tes dan angket motivasi kepada siswa dari SMP N 6 Purworejo kelas VIII E untuk pengujian validitas.

Uji coba TKA , postes dan angket motivasi ini digunakan untuk memberikan soal TKA , postes dan angket motivasi kepada 20 siswa kelas VIII E SMP N 6 purworejo pada hari 17 Januari 2012 guna untuk menguji valid atau tidaknya soal dan angket yang akan digunakan penelitian.

Karena keterbatansan waktu pengujian TKA , postes dan angket motivasi pada 20 siswa kelas VIII E SMP N 6 Purworejo

dilaksanakan satu kali. Adapun hasil perhitungan validitas dari pretes 20 siswa kelas VIII E SMP N 6 Purworejo adalah sebagai berikut :

Tabel 4.1 Hasil validitas TKA

No. Soal Hasil pengujian Validitas Kriteria

1. 0.5 0.33 Valid

2. 0.769 o.33 Valid

Dengan nilai reliabilitas 0.98 Analisis perhitungan terlampir.

Sedangkan hasil perhitungan uji validitas untuk postes adalah sebagai berikut :

Tabel 4.2 Hasil validitas postes

No. Soal Hasil Pengujian validitas Kriteria

1. 0.789 0.33 Valid

2. 0.842 0.33 Valid

3. 0.719 0.33 Valid

4. 0.727 0.33 Valid

5. 0.746 0.33 Valid

Dengan nilai reliabilitas 0.22 Analisis perhitungan terlampir.

Angket motivasi terdiri dari 2 bagian yaitu pernyataan berupa fakta dan pernyataan berupa oponi

Tabel 4.3

Hasil validitas angket Motivasi yang isinya pernyataan berupa fakta

No. Angket Kriteria

1. 0.658 0.33 Valid 2. 0.411 0.33 Valid 3. 0.498 0.33 Valid 4. 0.61 0.33 Valid 5. 0.474 0.33 Valid 6. 0.392 0.33 Valid 7. 0.584 0.33 Valid 8. 0.343 0.33 Valid 9. 0.363 0.33 Valid 10. 0.431 0.33 Valid 11. 0.509 0.33 Valid 12. 0.489 0.33 Valid 13. 0.763 0.33 Valid 14. 0.888 0.33 Valid 15. 0.45 0.33 Valid 16. 0.399 0.33 Valid 17. 0.648 0.33 Valid 18. 0.388 0.33 Valid 19. 0.557 0.33 Valid 20. 0.707 0.33 Valid 21. 0.857 0.33 Valid 22. 0.396 0.33 Valid 23. 0.683 0.33 Valid 24. 0.683 0.33 Valid

Tabel 4.4

Hasil validitas angket motivasi dari pernyataan berupa opini

No. Angket Kriteria

1. 0.464 0.33 Valid 2. 0.382 0.33 Valid 3. 0.37 0.33 Valid 4. 0.579 0.33 Valid 5. 0.422 0.33 Valid 6. 0.532 0.33 Valid 7. 0.469 0.33 Valid 8. 0.405 0.33 Valid 9. 0.447 0.33 Valid 10. 0.538 0.33 Valid 11. 0.42 0.33 Valid 12. 0.571 0.33 Valid 13. 0.55 0.33 Valid 14. 0.514 0.33 Valid 15. 0.676 0.33 Valid 16. 0.699 0.33 Valid 17. 0.48 0.33 Valid 18. 0.48 0.33 Valid 19. 0.486 0.33 Valid 20. 0.679 0.33 Valid 21. 0.531 0.33 Valid 22. 0.588 0.33 Valid 23. 0.666 0.33 Valid 24. 0.649 0.33 Valid 25. 0.712 0.33 Valid 26. 0.659 0.33 Valid 27. 0.546 0.33 Valid 28. 0.546 0.33 Valid 29. 0.61 0.33 Valid 30. 0.84 0.33 Valid 31. 077 0.33 Valid 32. 0.765 0.33 Valid 33. 0.778 0.33 Valid 34. 0.778 0.33 Valid 35. 0.891 0.33 Valid

Dengan nilai reabilitas 0,92 Analisis perhitungan terlampir.

2. Kegiatan selama dilaksanakan penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di lapas kutoarjo disanggar mawar untuk program kejar paket B kelas VIII yang berjumlah 19 orang. Kegiatan yang dilakukan adalah sebagai berikut :

2.1. Pemberian Tes Kemampuan Awal(TKA)

Setelah dilakukan ujicoba tes kemampuan awal pada 20 siswa kelas VIII E SMP N 6 Purworejo , maka dilakukan pemberian TKA bagi siswa dari sanggar Tunas Mekar untuk program kejar paket B kelas VIII yang dilaksanakan pada hari Kamis, 26 Januari 2012. Pemberian TKA ini dilakukan guna untuk mengetahui kemampuan dasar siswa atau kemampuan awal yang dimiliki siswa tentang lingkaran. Adapun hasil pretes adalah sebagai berikut:

Tabel 4.5

Hasil TKA siswa kejar paket B2 2.1

2.2. Pelaksanaan Pembelajaran

Penelitian dilakukan selama 3 kali pertemuan, setiap pertemuan berlangsung selama 2 x 35 menit. Kemudian pada pertemuan yang ke-4 dilakukan untuk memberikan soal postes dan angket motivasi. Selama kegiatan pembelajaran peneliti harus pintar-pintar menarik perhatian dari siswa. Karena peserta didik tidak mau bersikap kooperatif kepada peneliti, jika mereka tidak memperoleh imbalan. Jadi setiap kali penelitian, peneliti harus selalu memberi imbalan baik itu berupa makanan, minuman atau asesoris yang pada No. Nama Siswa Skor Nilai Kriteria

1. JA 132.5 66.25 Tuntas

2. B 164 82 Tuntas

3. AG 122.5 61.25 Tuntas

4. WD 63 31.5 Belum tuntas

5. MAS 40 20 Belum tuntas

6. N 132.5 66.25 Tuntas 7. FH 132.5 66.25 Tuntas 8. RD 132.5 66.25 Tuntas 9. M 122.5 61.25 Tuntas 10 SH 97.5 48.75 Belum tuntas 11. AS 40 20 Belum tuntas 12. H 136 68 Tuntas 13. JS 150 75 Tuntas

14. ASW 119 59.5 Belum tuntas

15 MD 25 12.5 Belum tuntas 16 AM 122.5 61.25 Tuntas 17. A 25 12.5 Belum tuntas 18. D 69.5 34.75 Belum tuntas 19. BU 60 30 Belum tuntas Jumlah 943 Rata-rata 49.63

umumnya digunakan oleh anak muda sekarang ini. Jika mereka tidak memperoleh imbalan, maka mereka tidak bisa kita ajak kerja sama dan peneliti akan melihat berbagai macam tingkah laku siswa seperti mendengarkan sambil bermain-main pulpen , melamun , bersenda gurau dengan teman lain , memperhatikan pelajaran dengan sesekali menggoda guru yang sedang mengajar dan ada pula yang menggoda petugas lapas yang sedang berjaga diluar kelas. Berikut adalah rincian pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif. 2.2.1. Pertemuan Pertama

Pertemuan pertama dilakukan pada hari Kamis ,26 Januari 2012

a. Kegiatan awal

Pada saat guru datang ke lapas,siswa baru dipanggil dari sel untuk bersiap belajar di gedung khusus untuk kegiatan pembelajaran. Setelah siswa berkumpul semua dan siswa masuk kelas,baru guru mengikuti masuk dalam kelas. Didalam kelas siswa telah siap untuk mengikuti kegiatan pembelajaran. Pada awal pelajaran guru membuka dengan mengajak siswa untuk berdoa bersama. Setelah berdoa guru memberik salam kepada siswa dan siswa menjawab salam dari guru secara serentak.

Guru membuka pelajaran dengan menginformasikan bahwa pelajaran hari ini berbeda dan guru mengharapkan

siswa dapat belajar dengan baik. Guru memperkenalkan peneliti secara singkat serta kegiatan yang akan dilakukan karena pembelajaran akan berjalan dengan kelompok diskusi dengan model pembelajaran kooperatif berbasis kasus.

b. Kegiatan inti

• Pemberian soal TKA

Sebelum melakukan kegiatan pembelajaran, guru memberikan soal TKA. Soal TKA diberikan bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan siswa tentang cara mencari luas dan keliling lingkaran. Soal pretes dikerjakan siswa dengan waktu pengerjaan 15 menit

• Pembagian kelompok

Setelah selesai mengerjakan soal,siswa mengumpulkan hasil pekerjaannya kepada guru. Setelah itu guru membagi siswa dalam kelompok-kelompok kecil yang beranggota 2-3 orang tiap kelompoknya. Adapun kelompok tersebut adalah sebagai berikut:

Tabel 4. 6

Pembagian Kelompok Diskusi

No. Kelompok Nama

1. JA 2. B 3. AG 4. WD 5. N 6. MAS 7. BU 8. M 9. SH 10. AS 11. H 12. JS 13. ASW 14. MD 15. A 16. DS 17. AM 18. FH 19. RD • Presentasi Kelas

Sebelum guru menyuruh siswa untuk melakukan diskusi kelompok,terlebih dahulu guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari. Guru dibantu peneliti terlebih dahulu membagikan lembar kerja siswa. Lembar kerja tersebut berisi tentang petunjuk-petunjuk yang memudahkan siswa untuk memecahkan masalah yang diberikan guru kepada siswa. Selanjutnya guru mempresentasikan secara singkat tentang cara

menentukan nilai π menentukan luas lingkaran. Di dalam lembar kerja siswa terdapat dua kegiatan.

 Kegiatan 1

Kegiatan pertama berisi tentang bagaimana cara

menentukan nilai π dengan menentukan diameter dan keliling lingkaran. Cara menentukan keliling lingkaran dengan cara melilitkan benang ke benda yang telah disediakan oleh guru,kemudian benang diukur menggunakan penggaris. Sedangkan cara menentukan diameter lingkaran dengan cara menarik garis lurus melalui titik tengah dengan menggunakan benang pada permukaan benda tersebut yang berbentuk lingkaran, lalu diukur dengan menggunakan penggaris.

 Kegiatan 2

Kegiatan kedua berisi tentang bagaimana mencari luas lingkaran dengan cara membagi lingkaran utuh menjadi juring-juring kecil sebanyak 16 bagian. Kemudian juring-juring tersebut ditaata sehingga membentuk sebuah persegi panjang. Seperti pada gambar dibawah ini.

Jari-jari (r)

½keliling c. Penutup

Setelah guru selesai mempresentasikan materi yang harus siswa kerjakan, guru menutup pelajaran dengan menanyakan apakah siswa sudah paham apa dijelaskan guru. Kemudian guru mengajak siswa untuk membuat rangkuman yang dilakukan secara lisan. Setelah itu guru meminta siswa untuk mempelajari materi yang telah diberikan. Guru menutup dengan doa dan salam.

d. Refleksi

Pada pertemuan pertama ini kegiatan belum maksimal dilakukan,karena belum terjadi kegiatan diskusi kelompok maupun diskusi kelas.

2.2.2. Pertemuan kedua

Pertemuan kedua dilaksanakan pada hari Kamis,2 Febuari 2012

a. Kegiatan Awal

Pada saat guru datang ke lapas,siswa baru dipanggil dari sel untuk bersiap belajar di gedung khusus untuk kegiatan pembelajaran. Setelah siswa berkumpul semua dan siswa

masuk kelas,baru guru mengikuti masuk dalam kelas. Didalam kelas siswa telah siap untuk mengikuti kegiatan pembelajaran. Pada awal pelajaran guru membuka dengan mengajak siswa untuk berdoa bersama. Setelah berdoa guru memberik salam kepada siswa dan siswa menjawab salam dari guru secara serentak.

Guru mengingatkan kembali tentang materi yang pernah dipelajari pada pertemuan sebelumnya. Selain itu guru juga mengingatkan kembali tentang tugas yang diberikan pada pertemuan sebelumnya.

b. Kegiatan Inti

 Diskusi Kelompok

Guru menginstruksikan siswa untuk memulai kegiatan diskusi kelompok , mengerjkan soal-soal latihan yang terdapat pada lembar kerja siswa. Pada pertemuan kedua siswa lebih mau membuka diri dan berani mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada teman satu kelompok maupun guru dan peneliti.

Pada diskusi ini,guru dan peneliti memantau jalannya diskusi kelompok, melihat dari satu kelompok ke kelompok lain. Guru dan peneliti juga membatu siswa yang merasa kesulitan dalam menyelesaikan memecahkan masalah yanga ada. Pada pertemuan kedua ini kegiatannya lebih

terarah. Guru selalu memberikan masukan-masukan memotivasi siswa dengan cara memberikan pujian kepada siswa yang berani bertanya.

 Diskusi kelas

Pada awal dimulainya kegiatan diskusi kelas, siswa kembali diam. Namun ketika guru mencoba menawarkan siapa yang berani mempresentasikan hasil kerja mereka, keadaan kelas semakin sunyi. Mereka semua terdiam takut jika jawaban yang mereka kerjakan salah dan mereka dimarahi oleh guru dan peneliti, jika hasil dipresentasikan didepan kelas. Akan tetapi setelah guru memberikan sedikit penjelasan tentang apapun hasil kerja mereka dan guru berjanji tidak akan memarahi mereka walaupun hasilnya salah, mereka saling berebut mempresentasikan hasil kerja kelompok mereka.

c. Penutup

Setelah kegiatan 1 selesai dibahas, guru menutup pelajaran dengan menanyakan kepada siswa inti dari materi yang telah dipelajari. Guru mengajak siswa membuat rangkuman baik itu secara lisan maupun kemudian ditulis dalam buku mereka. Guru menutup dengan doa dan salam.

d. Refleksi

Pada pertemuan kedua ini,siswa sudah mulai terlihat aktif. Siswa sudah mulai menikmati kegiatan pembelajaran dan guru tak henti-hentinya untuk mengarahkan dan memotivasi siswa dengan memberikan pertanyaan kepada siswa yang kurang aktif dalam diskusi kelompok maupun diskusi kelas. Pada pertemuan kedua ini juga siswa mulai mengikuti dan menikmati kegiatan pembelajararan yang dapat dilihat dari antusiasme siswa dalam melakukan kegiatan diskusi kelompok maupun diskusi kelas. 2.2.3. Pertemuan ketiga

Pertemuan ketiga dilaksanakan pada hari Kamis, 9 Febuari 2012

a. Kegiatan Awal

Pada saat guru datang ke lapas,siswa baru dipanggil dari sel untuk bersiap belajar di gedung khusus untuk kegiatan pembelajaran. Setelah siswa berkumpul semua dan siswa masuk kelas,baru guru mengikuti masuk dalam kelas. Didalam kelas siswa telah siap untuk mengikuti kegiatan pembelajaran. Pada awal pelajaran guru membuka dengan mengajak siswa untuk berdoa bersama. Setelah

berdoa guru memberikan salam kepada siswa dan siswa menjawab salam dari guru secara serentak.

Guru mengingatkan kembali tentang materi yang pernah dipelajari pada pertemuan sebelumnya. Selain itu guru juga mengingatkan kembali tentang tugas yang belum selesai dipresentasikan pada pertemuan sebelumnya.

b. Kegiatan Inti

 Diskusi kelas.

Guru kembali menawarakan siapa yang berani mempresentasikan hasil pemecahan masalah pada kegiatan 2. Pada saat itu siswa berebut untuk mempresentasikan jawaban mereka. Akan tetapi guru hanya menujuk satu kelompok dari 9 kelompok yang pada pertemuan sebelumnya lum pernah maju dan bertanya.

 Mengerjakan soal postes dan angket motivasi

Setelah selesai mempresentasikan jawaban mereka, kemudian siswa diberi waktu untuk memahami masalah-masalah yang yang telah mereka pecahkan pada pertemuan hari ini dan sebelumnya. Sementara itu guru dan peneliti mempersiapkan soal postes dan angket motivasi yang harus dikerjkan oleh siswa. Kemudian guru membagi soal postes dan angket

motivasi. Siswa diinstruksikan untuk mengerjakan terlebih dahulu soal postes,baru kemudian mengisi angket motivasi.

c. Penutup

Setelah siswa selesai mengerjakan semuanya, guru mengajak siswa merangkum materi yang telah dipelajari pada hari ini. Guru menutup dengan doa dan salam.

d. Refleksi

Pada pertemuan ketiga siswa lebih aktif dibanding pada pertemuan yang kedua. Siswa juga lebih menikmati kegitan pembelajaran. Pada saat siswa mengerjakan soal postes, siswa bisa lebih serius dalam mengerjakannya.

B. Analisis Data Hasil Penelitian a. Hasil Observasi

 Pertemuan pertama

Pada pertemuan pertama keaktivan siswa belum terlihat karena dalam pertemuan pertama belum terjadi kegiatan diskusi kelompok maupun diskusi kelas. Pada pertemuan pertama siswa baru dberikan pengantar saja sebelum siswa masuk ke materi pelajaran.Kegiatan diskusi baru terjadi pada pertemuan kedua dan ketiga.

 Pertemuan kedua

Pada pertemuan kedua sudah terjadi kegiatan diskusi. Walupun baru terjadi kegiatan diskusi kelompok saja. Adapun hasil observasi yang telah dilakukan observer pada pertemuan kedua untuk mengetahui aktivitas siswa yang mengacu pada peningkatan motivasi adalah sebagai berikut:

Tabel 4.7

Pencarian Rentang Skor

Tingkat keaktifan siswa Rentang Skor Kriteria keaktifan 70%×17=11,9(dibulatkan menjadi 12) 12-17 Tinggi

40%×17=6,8(dibulatkan menjadi 7) 11-7 Cukup

Dibawah 40%=dibawah 6 0-6 Rendah

Tabel 4.8

Hasil observasi pertemuan kedua

Kode Angka Skor Diskusi Kelompok Jumlah Skor Kriteria Keaktifan

1.1. 7 7 Cukup 1.2. 5 5 rendah 1.3. 7 7 Cukup 1.4. 4 4 Rendah 2.1. 6 6 Rendah 2.2. 6 6 Rendah 2.3. 5 5 Rendah 2.4. 5 5 Rendah 3.1. 5 5 Rendah 3.2. 6 6 Rendah 3.3. 5 5 Rendah 3.4. 5 5 Rendah 4.1 4 4 Rendah 4.2. 5 5 Rendah 4.3. 5 5 Rendah 4.4 3 3 Rendah 5.1. 5 5 Rendah 5.2. 5 5 Rendah 5.3. 5 5 Rendah

Dari hasil pengamatan diatas, maka dapat disimpulkan kriteria keaktivan siswa dalam mengikuti pembelajaran dengan metode pembelajaran kooperatif adalah dengan menggunakan rentang skor sebagai berikut:

Tabel 4.9

Kriteria keaktifan Siswa Pada Pertemuan Kedua Rentang Skor Jumlah siswa Prosentase(%) Kriteria

12-17 0 0% Tinggi

7-11 2 10,5% Cukup

0-6 17 89,5% Rendah

 Pertemuan ketiga

Adapun hasil obsevari yang telah dilakukan observer pada pertemuan ketiga untuk mengetahui aktivitas siswa yang mengacu pada peningkatan motivasi adalah sebagai berikut:

Tabel 4.10

Hasil Observasi pertemuan Ketiga

Kode Angka Skor Diskusi

Kelompok Skor Diskusi Kelas Jumlah Skor Kriteria Keaktifan 1.1. 1 9 10 Cukup 1.2. 6 2 8 Cukup 1.3. 9 4 13 Tinggi 1.4. 5 1 6 Rendah 2.1. 7 2 9 Cukup 2.2. 8 4 12 Tinggi 2.3. 6 1 7 Cukup 2.4. 6 1 7 Cukup 3.1. 6 2 8 Cukup 3.2. 7 4 11 Cukup 3.3. 6 2 8 Cukup 3.4. 6 2 8 Cukup 4.1 5 4 9 Cukup 4.2. 7 2 9 Cukup 4.3. 7 3 10 Cukup 4.4 4 1 5 Rendah 5.1. 6 3 9 Cukup 5.2. 7 1 8 Cukup 5.3. 6 4 10 Cukup

Dari hasil pengamatan diatas, maka dapat disimpulkan kriteria keaktivan siswa dalam mengikuti pembelajaran dengan metode pembelajaran kooperatif adalah dengan menggunakan rentang skor sebagai berikut:

Tabel 4.11

Kriteria keaktifan Siswa Pada Pertemuan Kedua Rentang Skor Jumlah siswa Prosentase(%) Kriteria

12-17 2 10,5% Tinggi

7-11 15 78,95% Cukup

0-6 2 10,5% Rendah

b. Hasil belajar

Dibawah ini adalah tabel hasil belajar siswa yaitu hasil pretes dan postes Tabel 4.12

Hasil TKA Siswa kejar paket B kelas VIII

No Nama Siswa Skor Nilai Kriteria

1. JA 132.5 66.25 Tuntas

2. B 164 82 Tuntas

3. AG 122.5 61.25 Tuntas

4. WD 63 31.5 Belum tuntas

5. MAS 40 20 Belum tuntas

6. N 132.5 66.25 Tuntas 7. FH 132.5 66.25 Tuntas 8. RD 132.5 66.25 Tuntas 9. M 122.5 61.25 Tuntas 10 SH 97.5 48.75 Belum tuntas 11. AS 40 20 Belum tuntas 12. H 136 68 Tuntas 13. JS 150 75 Tuntas

14. ASW 119 59.5 Belum tuntas

15 MD 25 12.5 Belum tuntas 16 AM 122.5 61.25 Tuntas 17. A 25 12.5 Belum tuntas 18. D 69.5 34.75 Belum tuntas 19. BU 60 30 Belum tuntas Jumlah 943 Rata-rata 49.63

Tabel 4.13

Hasil postes siswa kejar paket B kelas VIII

No. Nama Siswa Skor Nilai Kriteria

1. JA 230 76.67 Tuntas 2. B 241 80.33 Tuntas 3. AG 225 75 Tuntas 4. WD 165 55 Belum tuntas 5. MAS 185 61.67 Tuntas 6. N 227 75.67 Tuntas 7. FH 215 71.67 Tuntas 8. RD 190 63.3 Tuntas 9. M 230 76.67 Tuntas 10 SH 225 75 Tuntas 11. AS 195 65 Tuntas 12. H 232 77.3 Tuntas 13. JS 225 75 Tuntas 14. ASW 230 76.67 Tuntas 15 MD 190 63.3 Tuntas 16 AM 240 80 Tuntas 17. A 219 73 Tuntas 18. D 215 71.67 Tuntas 19. BU 227 75.67 Tuntas Jumlah 1368.59 Rata-rata 72.03 Tabel 4.14

Rata Kenaikan Hasil Belajar

Nilai Rata-Rata Hasil Belajar Matematika siswa Rata-Rata Kenaikan

Pre-tes Pos-tes

49.63 72.03 22.4

Dari analisis hasil belajar siswa yaitu dari pretes dan postes terlihat dari kenaikan rata-rata 22.4. ini membuktikan adanya peningkatan hasil belajar siswa.

c. Hasil angket motivasi

Pada pertemuan terakhir peneliti memberikan angket yang harus mereka isi sesuai dengan apa yang mereka lakukan dan alami selama mengikuti kegiatan

pembelajaran. Dibawah ini adalah hasil analisis angket motivasi siswa kejar paket B kelas VIII

1. Data sebelum menggunakan pembelajaran dengan metode koperatif Tabel 4.15

Diskripsi Statistik No. Keterangan

Motivasi siswa sebelum untuk pernyataan fakta

Hipotetik Empirik

1. Skor Min 24×1=24 42

2. Skor Maks 24×5=120 95

3. Rentang Skor Tertinggi 120-24=96 95-42=53

4. Standar Deviasi 96÷6=16 53÷6=8.83

5. Mean (120+24)÷2=72 (95+42)÷2=68.5

Dari deskripsi diatas, untuk menentukan kategori motivasi siswa sebelum menggunakan metode pembelajaran kooperatif untuk pernyataan fakta, maka dicari dahulu interval sebagai berikut:

o Tinggi = X ≥(42+(2×(53÷3)) = X ≥77,33 = X ≥77 o Sedang = (42+(53÷3) ≤X < (42+(2×(53÷3)) = 59,67 ≤ X < 77 =60 ≤ X <77 o Rendah = 42≤ X <(42+(53÷3)) = 42≤ X <60

Tabel 4.16 Diskripsi Statistik No. Keterangan

Motivasi siswa sebelum untuk pernyataan opini

Hipotetik Empirik

1. Skor Min 35×1=35 68

2. Skor Maks 35×5=175 138

3. Rentang Skor Tertinggi 175-35=140 138-68=70 4. Standar Deviasi 140÷6=23,3 70÷6=11,67

5. Mean (175+35)÷2=105 (68+138)÷2=103

Dari deskripsi diatas, untuk menentukan kategori motivasi siswa sebelum menggunakan metode pembelajaran kooperatif untuk pernyataan opini, maka dicari dahulu interval sebagai berikut:

o Tinggi = X ≥(68+(2×(70÷3)) = X ≥114,67 = X ≥115 o Sedang = (68+(70÷3) ≤ X < (68+(2×(70÷3)) = 91,3 ≤ X < 115 = 91 ≤ X <115 o Rendah = 68≤ X <(68+(70÷3)) = 68≤ X <91

Tabel 4.17

Hasil Angket siswa sebelum menggunakan metode pembelajaran kooperatif Siswa dari sanggar Tunas Mekar program kejar paket B Kelas VIII No. Nama Jumlah Skor Kategori Jumlah Skor Kategori

1. A 52 Rendah 100 Sedang 2. AM 50 Rendah 97 Sedang 3. DS 48 Rendah 99 Sedang 4. BY 63 Sedang 110 Sedang

Dokumen terkait