• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penyuluhan Kesehatan

BAB IV SITUASI UPAYA KESEHATAN

A. Pelayanan Kesehatan Dasar

11. Penyuluhan Kesehatan

Penyuluhan kesehatan identik dengan pendidikan kesehatan, keduanya berorientasi kepada perubahan perilaku sehingga derajat kesehatan masyarakat secara keseluruhan dapat ditingkatkan. Penyuluhan kesehatan adalah kegiatan pendidikan yang dilakukan dengan penyebaran pesan melaksanakan keyakinan pentingnya kesehatan, sehingga masyarakat tidak saja sadar, tahu, tetapi dapat berbuat sesuatu, dan mengetahui apa yang bisa dilakukan. Sehingga penyuluhan kesehatan adalah gabungan dari berbagai kegiatan dan kesempatan yang berlandaskan prinsip-prinsip belajar untuk mencapai suatu keadaan dimana individu, keluarga, kelompok dan masyarakat secara keseluruhan ingin hidup sehat, tahu bagaimana caranya dan melakukan apa yang bisa dilakukan secara perorangan maupun secara kelompok, dan meminta pertolongan bila perlu.(Azrul anwar)

Tujuan penyuluhan kesehatan adalah mengubah sikap dan perilaku individu, keluarga, kelompok, masyarakat dibidang kesehatan sebagai sesuatu yang bernilai di masyarakat. Secara khusus tujuan penyuluhan kesehatan dapat diperinci sebagai berikut:

1. Agar individu/masyarakat memiliki rasa tanggung jawab yang lebih besar pada kesehatan diri, kesehatan lingkungan serta masyarakat.

2. Agar individu/masyarakat melakukan langkah-langkah positif dalam

mencegah terjadinya sakit dan mencegah keadaan ketergantungan melalui rehabilitasi cacat yang diakibatkan oleh penyakit.

3. Agar individu/masyarakat memiliki pengertian yang lebih baik tentang eksistensi dan perubahan-perubahan system dan cara memamfaatkannya dengan efektif dan efesien. Agar individu/masyarakat mempelajari apa yang

Profil Kesehatan Kabupaten Probolinggo Tahun 2012 35

dapat ia lakukan sendiri dan bagaimana caranya tanpa selalu meminta pertolongan dari pelayanan kesehatan yang formal.

Jangkauan Penyuluhan Kesehatan (Ruang Lingkup Luhkes) dikenal dengan ”five levels of prevention”, (level dan Clark, 95) yang meliputi:

a. Peningkatan kesehatan (health promotion) antara lain: usaha perbaikan gizi, perumahan, rekreasi, kondisi kerja yang baik pmeriksaan kesehatan berkala dan lain-lain.

b. Perlindungan khusus (specific protection) yang mencakup imunisasi khusus, hygiene perorangan, sanitasi lingkungan, perlindungan kerja, perlindungan dari kecelakaan dan alin-lain.

c. Usaha penetapan penyakit sedini mungkin dan pengobatan segera dan tepat (early diagnosis and promost treatment) yang meliputi pencarian kasus individu/massal, survey penyaringan dan kasus penyembuhan dan mencegah berlanjutnya proses penyakit, mencegah penyebaran penyakit menular, mencegah komplikasi.

d. Pembatasan kemungkinan cacat (disability limitation) yang meliputi: perawatan untuk menghentikan penyakit, mencegah komplikasi lebih lanjut dan mencegah kematian.

e. Pemulihan (rehabilitation) mencakup fasilitas RS untuk melatih/mendidik kembali kemampuan seseorang masih tersisa, mendidik seseorang untuk semaksimal mungkin kembali/mendekati keadaan semula dll.

Sedangkan Sasaran Penyuluhan Kesehatan adalah mencakup keluarga, individu, kelompok dan masyarakat.

─ Individu: Mencakup masalah keperawatan dan kesehatan secara umum yang dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Keluarga: Mencakup masalah kesehatan dan keperawatan yang trgolong

dalam keluarga resiko tinggi antara lain:

a. Keluarga yang menderita penyakit menular.

b. Keluarga dengan social ekonomi dan pendidikan rendah. c. Keluarga dengan masalah sanitasi lingkungan yang rendah. d. Keluarga dengan kondisi gizi kurang dan lain-lain.

Profil Kesehatan Kabupaten Probolinggo Tahun 2012 36

─ Kelompok: Mencakup masalah kesehatan dan keperawatan pada kelompok khusus, antara lain:

a. Kelompok ibu hamil.

b. Kelompok ibu yang menyusui anak dan balita. c. Kelompok PUS (pasangan suami istri subur).

d. Kelompok remaja (masalah narkoba, miras dan lain-lain).

─ Masyarakat: mencakup masalah kesehatan pada masyarakat antara lain: a. Masyarakat binaan Puskesmas.

b. Masyarakat pedesaan.

c. Masyarakat nelayan, dan lain-lain.

Filsafat penyuluhan kesehatan adalah: Individu atau masyarakat akan berusaha memenuhi suatu keinginan, jika keinginan tersebut sudah merupakan suatu kebutuhan.

Kebutuhan manusia menurut Maslow terjadi secara bertahap (hirarki) melalui dari kebutuhan dasar samnpai kebutuhan paling tinggi yaitu Kebutuhan self actualitation need, kebutuhan akan mengejar status pengembangan diri, Kebutuhan harga diri mengejar kedudukan/status Kebutuhan akan kasih saying Love need Kebutuhan akan keamanan dan safety need and security Perlindungan need Kebutuhan fisiologis.

Analisa Keterjangkuan

Jumlah Penyuluhan tahun 2012 adalah 13.181 yang terdiri dari 13.165 penyuluhan kelompok dan 16 kali penyuluhan masa (rincian per puskesmas pada tabel. 54). Dilihat dari tingkat penyebarannya tampak bahwa penyuluhan kelompok yang dilakukan di Kabupaten probolinggo rata-rata 10 kali/ tahun per Posyandu yang meliputi penyuluhan PHBS, KIA, KB, Gizi, Imunisasi, P2M ( termasuk PMS dan PTM), Kesehatan Lingkungan, Narkoba dan HIV-AIDS, Kesehatan Reproduksi Remaja, Kesehatan Usila, Kesehatan gigi dan mulut, kesehatan jiwa dan lain-lainnya. Sedangkan penyuluhan massa, dari 33 puskesmas yang melaporkan melakukan penyuluhan massa masih 1 puskesmas dan untuk kabupaten sebanyak 12 bulan (2 kali/ bulan) melalui siaran radio di Bromo FM dan Prosa FM.

Profil Kesehatan Kabupaten Probolinggo Tahun 2012 37 Analisis Perkembangan

Pencapaian Penyuluhan kelompok di Kabupaten Probolinggo pada tahun 2012 sebanyak 13.165 kali, ada penurunan dibanding tahun 2011 yaitu 20.226 kali, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :

Analisa perbandingan / Kecenderungan

Grafik 26

Jumlah Penyuluhan Kelompok di Kabupaten Probolinggo Tahun 2008-2012 2,788 3,920 13,165 20,226 20,883 0 5,000 10,000 15,000 20,000 25,000 2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Dinas Kesehatan Kab. Probolinggo

Grafik 27

Jumlah Penyuluhan Massa di Kabupaten Probolinggo Tahun 2008-2012 16 12 48 28 34 0 10 20 30 40 50 60 2008 2009 2010 2011 2012

Sumber : Dinas Kesehatan Kab. Probolinggo

Dilihat dari Grafik diatas kecenderungan Penyuluhan kelompok maupun massa di Kabupaten Probolinggo mulai tahun 2008 sampai 2010 ada peningkatan sedangkan tahun 2010 sampai tahun 2012 tampak ada penurunan. Hal ini disebabkan karena belum semua kegiatan penyuluhan di puskesmas terlaporkan, petugas kesehatan di desa dan kader kesehatan lebih banyak melakukan penyuluhan perorangan di posyandu dibanding dengan penyuluhan kelompok, sebab lain adalah ketrampilan kader dalam penyuluhan kelompok masih kurang sehingga belum semua kader berani melakukan penyuluhan kelompok dan

Profil Kesehatan Kabupaten Probolinggo Tahun 2012 38

mengandalkan petugas kesehatan saja. Sedangkan untuk penyuluhan massa masih sebatas pada radio baik Radio Pemerintah maupun swasta yang ada di Kabupaten Probolinggo

Intervensi yang perlu dilakukan adalah pelatihan penyuluhan terhadap petugas kesehatan dan kader posyandu, lomba penyuluhan pada petugas kesehatan dan kader, Penyuluhan massa melalui media tradisional, surat kabar, radio spot dan lainnya.

Upaya untuk meningkat ketrampilan petugas kesehatan dan kader posyandu dalam melakukan penyuluhan kelompok di masyarakat, diantaranya adalah:

 Pelatihan Panggung boneka bagi petugas dan kader kesehatan

 Lomba penyuluhan bagi kader dalam kegiatan Jambore kader di Kabupaten

Probolinggo;

 Lomba penyuluhan bagi petugas kesehatan dalam rangka memperingati HKN

 Pelatihan/Refresing dan Magang Kader Posyandu

Dokumen terkait