• Tidak ada hasil yang ditemukan

TINJAUAN SISTEM PERUSAHAAN

3.3. Proses Produksi

3.4.2. Peralatan Proses Produksi

Peralatan proses produksi di unit Mega Andalan Plastic-part and Painting (MAKP) terdiri dari beberapa fasilitas, yaitu:

50 a. Pallet

Pallet digunakan untuk meletakkan material yang akan diproses. Setelah material tersebut diproses, material akan diangkut dengan menggunakan hand truck. Gambar pallet yang digunakan pada unit MAKP ditunjukkan pada Gambar 3.5.:

Gambar 3.5. Pallet

b. Box Container

Box container ini berfungsi untuk menyimpan komponen-komponen yang berukuran kecil. Kapasitas beban maksimum yang dapat diangkut menggunakan box ini seberat 15 kg. Box container yang digunakan ditunjukkan pada Gambar 3.6.:

Gambar 3.6. Box Container

c. Rak

Rak berfungsi untuk tempat penyimpanan komponen-komponen yang akan diproses. Dalam penggunaannya, pada sisi depan rak diberi penamaan terhadap masing-masing komponen. Hal tersebut bertujuan untuk mempermudah pencarian komponen. Contoh jenis rak yang digunakan dapat dilihat pada Gambar 3.7.:

51

Gambar 3.7. Rak

d. Hand Truck

Hand truck merupakan alat material handling yang berfungsi untuk memindahkan suatu barang dari satu tempat ke tempat lainnya. Barang yang diangkut oleh hand truck ini biasanya barang yang diletakkan diatas pallet. Hand truck yang digunakan pada unit MAKP sudah dilengkapi dengan mekanisme hidrolik. Contoh dari hand truck yang digunakan dapat dilihat pada Gambar 3.8.:

Gambar 3.8. Hand Truck

e. Trolley

Trolley memiliki kegunaan dan fungsi yang sama dengan Hand Truck, tetapi pada trolley tidak dilengkapi dengan mekanisme hidrolik seperti halnya pada Hand Truck. Contoh dari trolley yang digunakan dapat dilihat pada Gambar 3.9.:

52

Gambar 3.9. Trolley f. Mesin-mesin Injeksi

Unit MAKP memiliki beberapa jenis mesin injeksi yang digunakan dalam proses produksi. Masing-masing jenis mesin terdiri dari beberapa jumlah mesin. Jumlah mesin tersebut tergantung dari frekuensi penggunaan mesin. Mesin yang digunakan terdiri dari 11 jenis mesin yang dibedakan berdasarkan kapasitas beban maksimum yang dapat diangkut oleh mesin tersebut. Jenis-jenis mesin tersebut adalah 80 T, 150 T, 200 T, 250 T, 350 T, 360 T, 450 T, 530 T, 650 T, 700 T, dan 1000 T. Nama mesin tersebut sesuai dengan kapasitas beban maksimum yang dapat diangkut. Misalnya, mesin 80 T yang berarti mesin tersebut dapat mengangkut beban hingga seberat 80 ton. Lalu, untuk mesin 150 T berarti mesin tersebut dapat mengangkut beban hingga seberat 150 ton, begitu juga dengan mesin yang lainnya. Masing-masing jenis mesin ini berjumlah satu unit, kecuali untuk mesin 150 T dan 700 T. Mesin 150 T berjumlah 6 unit dan mesin 700 T berjumlah 2 unit. Mesin 150 T berjumlah paling banyak dibandingkan dengan mesin yang lain karena mesin tersebut paling sering digunakan.

Mesin-mesin yang digunakan dalam unit MAKP ditunjukkan pada Gambar 3.10. hingga Gambar 3.19.:

53

Gambar 3.11. Mesin 700 T

Gambar 3.12. 450 T

54

Gambar 3.14. Mesin 360 T

Gambar 3.15. Mesin 250 T

55

Gambar 3.17. Mesin 650 T

Gambar 3.18. Mesin 80 T

56 g. Bahan baku

Bahan baku yang digunakan dalam proses produksi di unit MAKP berupa bijih plastik yang terdiri dari beberapa jenis sesuai dengan jenis komponen yang akan diproduksi. Contoh dari beberapa jenis bahan baku yang digunakan ditunjukkan pada Gambar 3.20. hingga Gambar 3.28.:

Gambar 3.20. Bijih Plastik Bahan Baku Celcon M90

Gambar 3.21. Bahan Baku Celcon M90

57

Gambar 3.23. Bahan Baku PP Cosmoplene

Gambar 3.24. Bijih Plastik Bahan Baku ABS Toyolac

58

Gambar 3.26. Bijih Plastik Bahan Baku Nylon Akulon

Gambar 3.27. Bahan Baku Cosmoplene

Gambar 3.28. Tumpukan Bahan Baku

h. Bahan pewarna

Bijih plastik yang diolah di unit MAKP masih berupa bahan baku mentah yang belum diberi warna. Bahan baku tersebut akan diolah bersama pewarna bijih

59

plastik untuk memberikan warna pada komponen sesuai order. Bahan pewarna plastik yang digunakan pada unit MAKP ditunjukkan pada Gambar 3.29. hingga Gambar 3.31.:

Gambar 3.29. Bahan Pewarna Plastik A

Gambar 3.30. Bahan Pewarna Plastik B

60 i. Lift barang

Unit MAKP terdiri dari dua lantai. Lantai bawah merupakan area injeksi untuk melakukan proses produksi komponen dan warehouse untuk penyimpanan barang jadi. Sedangkan, lantai atas merupakan area penyimpanan bahan serta prefabrikasi bahan, yaitu melelehkan bijih plastik. Selain itu, pada lantai atas juga dilakukan proses painting komponen. Lift barang ini berfungsi untuk membawa bahan baku dari area receiving yang terletak di lantai bawah menuju area penyimpanan bahan baku di lantai atas. Lift barang ini terletak persis disebelah area receiving atau dropping barang. Lift barang yang digunakan di unit MAKP ditunjukkan pada Gambar 3.32:

Gambar 3.32. Lift Barang

j. Mesin pengolah bijih plastik

Bahan baku yang digunakan untuk proses produksi komponen berupa bijih plastik. Sebelum dilakukan proses produksi, bijih plastik tersebut harus melalui proses peleburan terlebih dahulu. Mesin pengolah bijih plastik yang digunakan pada unit MAKP ditunjukkan pada Gambar 3.3.:

61

Gambar 3.33. Mesin Pelebur Bijih Plastik

k. Mixer bahan

Mixer bahan yang digunakan dalam proses produksi pada unit MAKP ditunjukkan pada Gambar 3.34.:

Gambar 3.34. Mixer Bahan

l. Mesin painting

Mesin painting digunakan untuk proses pewarnaan komponen setelah melalui porses produksi. Mesin painting yang digunakan dalam unit MAKP ditunjukkan pada Gambar 3.35.:

62

Gambar 3.35. Mesin Painting

m. Timbangan bahan

Timbangan bahan digunakan dalam proses prefabrikasi bahan untuk mengetahui berat bahan yang akan digunakan dalam proses produksi. Alat timbangan bahan yang digunakan ditunjukkan pada Gambar 3.36.

Gambar 3.36. Timbangan Bahan

n. Mold

Unit MAKP memproduksi berbagai macam komponen. Hal tersebut menyebabkan unit MAKP harus memilki berbagai macam mold dengan jenis, desain, dan ukuran yang berbeda. Contoh dari beberapa mold yang digunakan oleh unit MAKP ditunjukkan pada Gambar 3.37. dan Gambar 3.38.:

63

Gambar 3.37. Tumpukan Mold Tampak Samping

Gambar 3.38. Tumpukan Mold Tampak Depan

o. Alat pengangkut hoist

Pada proses injeksi dibutuhkan penggunaan mold. Tetapi, mold tersebut hanya terletak pada satu area sedangkan mesin injeksi terletak di sepanjang lantai produksi. Proses pemindahan mold ketika akan dilakukan proses produksi dari area penyimpanan mold menuju mesin injeksi menggunakan peralatan material handling berupa alat pengangkut hoist. Alat ini berfungsi untuk mengangkat mold lalu memindahkan pada mesin yang dituju. Alat pengangkut ini mampu mengangkut beban hingga berat 10 ton.

64

65 BAB 4

Dokumen terkait