• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN PENGEMBANGAN PENGABDIAN UNHAS

2.3. Perkembangan Pengabdian kepada Masyarakat

2.3.3. Peran Unit Kerja

Berdasarkan Peraturan Rektor UNHAS No. 32500/UN4.1/OT.10/2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Universitas Hasanuddin, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat mempunyai tugas menatakelola dan menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dasar dan pengabdian kepada masyarakat terapan serta pengabdian kepada masyarakat. Dalam melaksanakan tugas tersebut, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat mempunyai fungsi sebagai berikut.

1. Penyusunan RESNTRA pengabdian kepada masyarakat Universitas

2. Pengoordinasian dan/atau penyelenggaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat dasar dan pengabdian kepada masyarakat terapan serta pengabdian kepada masyarakat

3. Pensinergian antara kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta peningkatan keterpaduan (integrasi) bidang ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya

4. Peningkatan kuantitas dan kualitas hasil pengabdian kepada masyarakat yang terpublikasi serta pengabdian kepada masyarakat yang berdayaguna

5. Pelaksanaan penjaminan mutu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan pengabdian kepada masyarakat

6. Pelaksanaan evaluasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan pengabdian kepada masyarakat

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Hasanuddin, memiliki unit-unit kerja yaitu pusat-pusat pengabdian kepada masyarakat dan pengembangan, sebagai berikut.

1. Puslitbang Bioteknologi, dengan misi (a) menjadi penggerak utama dalam mengungkapan dan meningkatkan nilai tambah sumber daya hayati melalui penguasaan bioteknologi meliputi: bioteknologi sel, bioteknologi jaringan, rekayasa genetik, dan bioprospeksi sumberdaya genetik (b) ikut serta dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa melalui kerjasama dan pendayagunaan hasil pengabdian kepada masyarakat bioteknologi dan sumberdaya genetik dan (c) meningkatkan kinerja dan tata kelola lembaga riset yang baik (good corporate governance).

2. Puslitbang Dinamika Masyarakat, Budaya dan Humaniora, dengan ruang lingkup Pembangunan jati diri dan karakter bangsa berbasis kearifan lokal dan Pancasila, 2) Hak berkebudayaan, Multikulturalisme, Sejarah dan Warisan Budaya, Pengembangan Industri budaya, Rendahnya representasi budaya Indonesia di luar negeri, Pranata dan SDM kebudayaan, serta Sarana dan prasarana kebudayaan.

3. Puslitbang Energi dan Ketenagalistrikan, dengan ruang lingkup menghubungkan konsumen dengan produsen, problem dengan solusi, masyarakat dengan UNHAS, mengembangkan dan menerapkan hasil –hasil pengabdian kepada masyarakat kepada masyarakat, melayani masyarakat energi dan ketenagalistrikan dengan sikap efisien, aman, ulet, beradaptasi, dan ekonomi, serta membangun generasi profesional secara teknis dan nonteknis melalui pendidikan dan pelatihan.

4. Puslitbang Kependudukan dan Gender, dengan isu-isu yang menjadi perhatian utama antara lain kualitas sumberdaya manusia dan tenaga kerja, mobilitas penduduk, pendidikan dan ketenagakerjaan, penduduk dan kesehatan, HIV, perlindungan anak, pengarusutamaan gender, issu-issu gender, serta lingkungan sosial masyarakat.

5. Puslitbang Kebijakan dan Manajemen, kegiatan utama adalah melakukan kajian mengenai berbagai aspek manajemen perencanaan pembangunan, meliputi aspek kebijakan, program dan kegiatan pembangunan; memberikan fasiliatasi konsultasi/advokasi kepada jajaran pemerintah daerah dan pelaku pembangunan lainnya mengenai kebijakan dan manajemen pembangunan; melaksanakan pendidikan dan pelatihan mengenai perencanaan dan manajemen pembangunan;

mengembangkan studi dan kajian, advokasi dan pendampingan, serta forum ilmiah yang berkenaan dengan desentralisasi dan otonomi daerah dan pendekatan partisipatoris dalam pembangunan daerah.

6. Puslitbang Natural Heritage, Biodiversity and Climate Change, dengan misi adalah membangun akses untuk memperoleh sumberdana pengabdian kepada masyarakat dan pengabdian kepada masyarakat melalui kemitraan serta menanamkan kesadaran kepada masyarakat untuk melakukan adaptasi dan mitigasi terhadap ancaman yang ditimbulkan oleh terjadinya perubahan iklim terhadap kelangsungan hidup di permukaan bumi.

7. Puslitbang Wilayah, Tata Ruang dan Informasi Spasial, dengan ruang lingkup dibagi menjadi dua bidang: (i) pengabdian kepada masyarakat dan pengembangan ilmu dan teknologi; dan (ii) pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. Dua bidang kegiatan tersebut dilakukan baik secara mandiri maupun kerjasama. Pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat, dilakukan dalam bentuk penyediaan jasa dan advokasi, termasuk transfer ilmu dan teknologi dalam bentuk diklat (training) dan peningkatan kapasitas (capacity building) mengenai perencanaan dan pengembangan wilayah/kawasan, serta pengelolaan dan pemanfaatan informasi spasial.

8. Puslitbang Sumber Daya Alam, ruang lingkup kegiatan meliputi (i) pengkajian, pengembangan dan penerapan teknologi, inventarisasi dan pemanfaatan sumberdaya alam (sumber daya lahan, mineral, hutan, laut dan perairan pantai);

(ii) pengabdian kepada masyarakat dan pengembangan pertanian secara terintegrasi, termasuk antara komoditas pangan dan perkebunan dengan peternakan, terutama sapi dan kambing; (iii) pengembangan model, teknik optimasi dan manajemen untuk pemanfaatan sumberdaya alam berwawasan lingkungan, termasuk studi kelayakan ekonomi dan penataan ruang wilayah; dan (iv) pelatihan dan kursus singkat mengenai teknik dan metode inventarisasi serta manajemen pemanfaatan sumberdaya alam berbasis SIG dan Web.

9. Puslitbang Lingkungan Hidup, sebagai suatu unit dalam Lembaga Pengabdian kepada masyarakat dan Pengabdian Masyarakat dituntut untuk dapat memberikan jasa –jasa pengetahuan (knowledge services) kepada masyarakat lokal, regional, dan internasional. Oleh karena itu keberadaannya dituntut untuk dapat memberikan berkah bagi lingkungan lokal, regional, dan internasional (communiversity). Untuk pengabdian kepada masyarakat, melakukan monitoring dan evaluasi kualitas lingkungan, penyusunan baku mutu lingkungan, memberikan ceramah, serta bantuan advokasi di bidang lingkungan.

10. Puslitbang Kesehatan, menjadi wadah rumpun kesehatan berbagai disiplin ilmu kedokteran, kedokteran gigi, kesehatan masyarakat, farmasi, kedokteran hewan, Ilmu Keperawatan, Psikologi dan disiplin lain yang ada kaitannya dengan ilmu kesehatan. Melakukan kegiatan pengabdian masyarakat pada berbagai aspek kesehatan dengan peran keterlibatan dosen dan mahasiswa sesuai disiplin ilmu masing masing untuk meningkatkan kesadaran dan kualitas hidup sehat masyarakat luas.

11. Puslitbang Laut, Pesisir, dan Pualu Pulau Kecil, berperan dalam pengembangan program-program yang berhubungan dengan ekosistem laut, pesisir dan pulau-pulau kecil. Bidang pengabdian kepada masyarakat meliputi kajian tentang ekologi, terumbu karang, padang lamun, kualitas perairan, pulau-pulau kecil, dan pengelolaan wilayah pesisir terpadu, termasuk konservasi dan rehabilitasi ekosistem. Pengembangan meliputi pelatihan dan kursus, pengembangan database, sistem informasi dan diseminasi.

Dokumen terkait