• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN A. Temuan Umum

B. Temuan Khusus 1. Peranan Orangtua

2. Peranan Ninik Mamak

a. Memberikan teguran

Melalaui observasi yang penulis lakukan bahwasanya ninik mamak sudah menjalankan tugasnya sebagai ninik mamak seperti, memberikan teguran kepada remaja, tidak boleh keluar malam, akan tetapi remaja tidak menghargai perkataan ninik mamak tersebut.

Dan diperkuat dengan hasil wawancara yang penulis lakukan dengan ninik mamak (informan kunci) yang mana, apakah ninik mamak ada memberikan teguran kepada anak kemanakan yang sering keluar malam, ninik mamak mengatakan bahwa:

“Ada, tetapi kemanakan saya tidak mendengarkanya dan selalu melanggar aturan yang saya buat, saya berhrap dengan teguran yang saya berikan remaja akan takut dan mematuhinya, tapi justu sebaliknya yang terjadi. remaja malah tidak menghargai saya dan tidak mau mendengarkan perkataan saya lagi”.90

Sejalan dengan itu penulis juga melakukan wawancara dengan remaja (informan pendukung) yang mana, apakah ninik

90 Wawancara dengan Ninik Mamak, Afriman Dt syofian Dt. Pada 13-14 Desember 2016

mamak memberikan teguran kepada ananda di saat ananda keluar malam . menurut remaja mengatakan bahwa

“Ada, tapi saya mengabaikan perkataan ninik mamak dan apapun yang di katakan oleh ninik mamak saya tidak mendengarkanya. Saya lebih senang melanggar aturan yang diberikannya karena bagi saya aturannya hanya membuat saya tidak bisa bergabung dengan teman-teman saya”.91

Berdasarkan pendapat di atas dapat penulis simpulkan melalaui observasi dan wawancara yang penulis lakukan bahwa:

ninik mamak sudah menjalankan kewajibanya sebagai ninik mamak akan tetapi remaja tidak pernah mendengarkan apapun yang disampaikan oleh ninik mamak. Ninik mamak sangat mengharapkan remaja mematuhi dan menghargai peraturan yang di buat oleh ninik mamak.

b. Memberikan perhatian

Melalaui observasi yang penulis lakukan bahwasanya ninik mamak kurang memberikan perhatian kepada remaja seperti, ninik mamak hanya sibuk dengan kegiatan dengan adat istiadat saja dan membiarkan remaja membuat sesuka hatinya, secara langsung oleh karena itu remaja tidak mau mendengarkan perkataan ninik mamak tersebut.

Dan perkuat dengan hasil wawancara penulis dengan ninik mamak (informan kunci) yang mana, apakah ninik mamak ada

91 Wawancara dengan Remaja AM, AN, TI, WH, pada 16-19 Desember 2016

memberikan perhatian dalam membina kepribadian remaja, ninik mamak mengatakan bahwa:

“Ada, karena itu sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawab saya sebagai ninik mamak tetapi kemanakan saya yang tidak mau mendengarkan saya karena remaja merasa apa yang remaja lakukan selalau benar”. 92

Sejalan dengan itu penulis juga melakukan wawancara dengan remaja (informan pendukung) yang mana, apakah ninik mamak pernah membimbing ananda baik dalam adat, agama, atau perilaku yang benar, menurut remaja mengatakan bahwa:

”Pernah, namun apabila acara penting saja, tetapi ninik mamak tidak pernah membimbing saya secara langsung, tetapi saya kurang mengetahui apa yang dikerjakannya oleh ninik mamak tersebut”. 93

Berdasarkan pendapat di atas dapat penulis simpulkan melalui observasi dan wawancara bahwa: ninik mamak kurang memberikan perhatianya kepada remaja secara langsung, karena tugas dan tanggung jawab ninik mamak lah yang akan memberikan perhatian dan bimbingan terhadap remaja supaya remaja bisa berubah kearah yang lebih baik. Oleh karena itu remaja tidak mau mendengarka apapun yang di katakan oleh ninik mamak.

c. Peranan ninik mamak dalam membina remaja

92 Wawancara dengan Nninik Mamak, Afriman Dt syofian Dt. Pada 13-14 Desember 2016

93 Wawancara dengan Remaja AM, AN, TI, WH, pada 16-19 Desember 2016

Melalaui observasi yang penulis lakukan bahwasanya ninik mamak kurang menjalankan perananya sebagai ninik mamak peranan ninik mamak yang berjalan yang penulis lihat adalah disaat orang mau menikah oleh karena itu remaja tidak mau mendengarkan perkataan ninik mamak tersebut.

Dan diperkuat dengan hasil wawancara yang penulis lakukan dengan ninik mamak (informan kunci) yang mana, apakah ada perananan ninik mamak dalam membina kepribadian remaja, ninik mamak mengatakan bahwa:

“Ada, ninik mamak berpengaruh penting dalam membina kepribadian anak di dalam kampung ini, seperti memberikan teguran kepada remaja apabila remaja tersebut, apabila remaja berbuat atau berpakaian tidak sesuai dengan yang seharunnya. Seperti: bagi perempuan memakai pakaian yang tidak sesuai atau pakaian yang bukan untuk di pakai keluar rumah atau tidak menutup aurat, bagi laki-laki yang tidak bisa menghargai orang yang lebih tua darinya, seperti: keluyuran di malam hari, minum-minuman keras.94

Sejalan dengan itu penulis juga melakukan wawancara dengan remaja (informan pendukung) yang mana, bagaimana ninik mamak dalam membina sikap ananda selaku remaja di Jorong V Mapun ini, remaja mengatakan bahwa:

“Dengan memberikan peringatan jika keluar malam tidak pada tepat waktunnya kalau keluar dengan lawan jenis akan di nikahkan”95

94 Wawancara dengan Ninik Mamak, Afriman Dt syofian Dt. Pada 13-14 Desember 2016

95 Wawancara dengan Remaja AM, AN, TI, WH, pada 16-19 Desember 2016

Berdasarkan pendapat di atas dapat penulis simpulkan melalaui observasi dan wawancara yang penulis lakukan bahwa:

ninik mamak kurang menjalankan perananaya sebagai ninik mamak, karena ninik mamak sangat mengharapkan jika ninik mamak memberikan teguran kepada remaja-remaja nanati akan berdampak baik terhadap kepribadian remaja. ninik mamak berperan aktif dalam membina remaja dan memberikan peraturan yang sangat ketat terhadap sikap remaja tersebut agar remaja berubah kearah yang lebih baik.

d. Peranan ninik mamak dalam pendidikan remaja

Melalaui observasi yang penulis lakukan bahwasanya ninik mamak belum menjalankan perananya dalam pendidikan remaja seperti, ninik mamak tidak memperhatikan pendidikan remaja di Jorong V Mapun ini, malahan ninik mamak tidak mau tau tentang pendidikan remaja.

Dan diperkuat dengan hasil wawancara yang penulis lakukan dengan ninik mamak (informan kunci) yang mana, bagaimana perananan ninik mamak dalam pendidikan remaja, ninik mamak mengatakan bahwa:

”Salah satu peranana ninik mamak dalam memelihara anak kamanakannya, salah satunnya adalah memperhatikan pendidikan remaja, penulis melihat ninik mamak belum memperhatikan pendidikan remaja di jorong V Mapun, malahan ninik mamak tidak mau tau tentang pendidikan remaja. Ninik mamak menyarankan kepada

remaja agar tidak bergaul dengan orang yang tidak sekolah nantinya akan terpengaruh dalam belajar remaja”. 96

Sejalan dengan itu penulis juga melakukan wawancara dengan remaja (informan pendukung) yang mana, apakah ninik mamak memperhatikan pendidikan ananda. menurut remaja mengatakan bahwa:

“Tidak pernah, kecuali orangtua saya ninik mamak hanya sibuk dengan urusanya sendiri jangankan pendidikan kami yang diperhatikanya pendidikan anaknya saja tidak diperhatikanya sedangkan anaknya saja putus sekolah”. 97

Berdasarkan pendapat di atas dapat penulis simpulkan melalui observasi dan wawancara bahwa: ninik mamak belum berperan dalam pendidikan remaja, hanya saja ninik mamak memberika larangan kepada remaja, remaja yang bersekolah berteman dengan yang sekolah, yang tidak sekolah dengan yang tidak sekolah, karena ninik mamak beranggapan itu berpengaruh terhadap perkembangan remaja. remaja mengatakan ninik mamak tidak memperhatikan peendidikan remaja, ninik mamak cuma membiarkan saja apapun yang di lakukan oleh remaja tersebut.

e. Peranan ninik mamak dalam kehidupan sosial

Sejalan dengan itu penulis juga melakukan wawancara dengan ninik mamak (informan kunci) yang mana, bagaimana

96 Wawancara dengan Ninik Mamak, Afriman Dt syofian Dt. Pada 13-14 Desember 2016

97 Wawancara dengan Remaja AM, AN, TI, WH, pada 16-19 Desember 2016

perananan ninik mamak dalam kehidupan sosial remaja, ninik mamak mengatakan bahwa:

“Sosial masyarakat dalam Minangkabau salah satunnya adalah tugas serta perananan dari ninik mamak selaku orang yang mengerti dan paham sebagai pemangku adat. Antara adat dan agama itu ibaratkan kuku jo dagiang (ibarat kuku dengan daging), yang tidak bisa terpisahkan.

Peranana ninik mamak sampai saat ini masih berlaku, antara ninik mamak saling mengingatkan jika ada anak kemanakan yang bertindak atau berbuat tidak seharusnya. Biasannya kapabila ada di antara remaja di jorong ini yang kurang baik secara bergaul, maka ninik mamak itu akan memberikan nasehat dan mengarahkan langsung kepada remaja agar memperbaiki sifat yang salah tersebut, Ninik mamak mengawasi remaja dalam bergaul dan bertamu pada malam hari, khususnnya buat perempuan sampai jam 8 malam kalau buat laki-laki sampai jam 9 malam”.98

Sejalan dengan itu penulis juga melakukan wawancara dengan remaja (informan pendukung) yang mana, apakah ninik mamak pernah mengajarkan cara bersosial bermasyarakat yang baik, remaja mengatakan bahwa:

“ada, namun ninik mamak mengajarkan kami untuk bergaul dan bersosialisasi dengan orang-orang tertentu, contohnya kalau anak sekolah berteman dengan anak yang bersekolah, kalau yang tidak bersekolah berteman dengan yang tidak bersekolah. Tetapi kami tidak mendengarkanya perkataan ninik mamak kami selalu melanggarnya karena menurut kami berteman dengan orang yang bersekolah atau tidak sekolah itu sama saja. Karena orang yang tidak sekolah butuh teman yang bersekolah begitu juga sebaliknya. Agar kami bisa berkembang dan saling berbagi tanpa adanya bimbingan dari ninik mamak”.99

98Wawancara dengan Ninik Mamak, Afriman Dt syofian Dt. Pada 13-14 Desember 2016

99 Wawancara dengan Remaja AM, AN, TI, WH, pada 16-19 Desember 2016

Berdasarkan pendapat di atas dapat penulis simpulkan melalai wawancara yang penulis lakukan bahwa: ninik mamak dengan remaja saling membutuhkan tanpa ninik mamak remaja tidak akan mendapatkan bimbingan dan arahan yang baik terutama dalam hubungan sesama, remaja baik sesama remaja atau lawan jenis, ninik mamak sangat berperan penting untuk mengarahkan remaja tersebut ke arah yang lebih baik. Namun ninik mamak tidak pernah mengajarkan cara bersosialisasi yang baik, kecuali remaja tersebut mendapatkan ajaran dari orangtuanya sendiri.

f. Bertutur kata yang baik

Melalaui observasi yang penulis lakukan bahwasanya ninik mamak kurang memberikan perhatian kepada remaja secara langsung oleh karena itu remaja tidak mau mendengarkan perkataan ninik mamak tersebut.

Sejalan dengan itu penulis juga melakukan wawancara dengan ninik mamak ( informan kunci ) yang mana, apakah bapak mengajarkan anak kemanakan cara bertutur kata yang baik, ninik mamak mengatakan bahwa:

“Iya, karean itu sudah menjadi tanggung jawab saya sebagai mamaknya, jika saya lalai dalam membina kemanakan saya maka saya gagal pula menjadi mamak yang baik bagi kemenakan saya dan juga di depan masyarakat”.100

100 Wawancara dengan Ninik Mamak, Afriman Dt syofian Dt. Pada 13-14 Desember 2016

Sejalan dengan itu penulis juga melakukan wawancara dengan remaja (informan pendukung) yang mana, apakah ninik mamak ananda ada mengajarkan ananda cara bertutur kata yang baik. menurut remaja mengatakan bahwa:

“Kadang-kadang iya kadang-kadang juga tidak, kadang di saat kami membutuhkanya ninik mamak juga mengabaikan kami, jadi kami merasa ninik mamak tidak mendidik kami sepenuhnya, oleh karena itu apapun yang di sampaikan oleh ninik mamak kami tidak mau tau dan tidak mendengarkanya”.101

Berdasarkan pendapat di atas dapat penulis simpulkan melalaui observasi dan wawancara bahwa: ninik mamak kurang memberikan perhatian kepada remaja secara langsung oleh karena itu remaja tidak mau mendengarkan perkataan ninik mamak, karena diaat remaja membutuhkan ninik mamak, malahan ninik mamak tidak ada dan mengabaikan remaja. Oleh karena itu remaja tidak mau mendengarkan perkataan ninik mamak.

g. Memberikan rasa aman

Melalaui observasi yang penulis lakukan bahwasanya ninik mamak ada menerapkan kepada anak kemenekanya tentang keamanan dan ketertipan kampung seperti, bertamu hanya samapai jam Sembilan malam dan tidak boleh membuat acara seperti orgen,

101 Wawancara dengan Remaja AM, AN, TI, WH, pada 16-19 Desember 2016

namun anak kemenakanya tidak mendengarkan apapun yang di katakan oleh ninik mamaknya.

Dan didukung dengan hasil wawancara yang penulis lakukan dengan ninik mamak (informan kunci) yang mana, bagaimana bapak menjalankan keamanan dan ketertiban di jorong V Mapun, ninik mamak mengatakan bahwa:

“keamanan yang saya terapkan adalah kalau Bertamu buat perempuan hanya sampai jam 8 malam, kalau buat laki-laki hanya samapai jam 9 malam, dan tamu tersebut wajib untuk melapor, dan dilarang mambuat acara hiburan karena mengganggu ketertiban kampung karena sering terjadi keributan, apalagi di saat ada acara seperti, acara penutupan lebaran, karena acara tersebut di laksanakan di malam hari”. 102

Sejalan dengan itu penulis juga melakukan wawancara dengan remaja (informan pendukung) yang mana, apakah ninik mamak ananda memberikan keamanan dan ketertiban kepada ananda sebagai anak kemenakanya. menurut remaja mengatakan bahwa:

“Ada, namun kami selalu melanggarnya karena peraturan dari ninik mamak terlalu berlebihan, tidak mengizinkan kami untuk membuat acara yang membuat kami senang. kadang-kadang jika kami membuat acara, seperti acara penutupan di hari lebaran kami membuat acara orgen, tanpa seizin dari ninik mamak dan kami tidak mendengarkan apapun yang di sampaikan oleh ninik mamak tersebut.103

102 Wawancara dengan Ninik Mamak, Afriman Dt syofian Dt. Pada 13-14 Desember 2016

103 Wawancara dengan Remaja AM, AN, TI, WH, pada 16-19 Desember 2016

Berdasarkan pendapat di atas dapat penulis simpulkan melalaui observasi dan wawancara bahwa: ninik mamak sangat menekankan peraturan dalam masyarakat terutama kepada remaja baik itu dalam hubungan pergaulannya ataupun dalam acara hiburan dalam masyarakat atau jorong tersebut.

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan

Sehubungan uraian di atas maka penulis dapat menyimpulkan bahwa adapun peranan orangtua dan ninik mamak dalam membina kepribadian remaja sebagai berikut:

1. Peranan Orangtua

a. Memberikan teguran kepada remaja yang keluar malam tidak pada waktunya orangtua tersebut seperti: memberi hukuman dan nasehat.

b. Memberikan perhatian kepada remaja, baik itu keterbukaan kepada remaja, memberikan rasa aman, mengenali bakat dan minat remaja, mengajarkan remaja tentang di siplin, namun orangtua belum maksimal memberikan perhatiannya kepada remaja karena orangtua tersebut sangat sibuk dengan pekerjaannya.

2. Peranan Ninik Mamak

Ninik mamak telah memberikan teguran, perhatian,kepadaremaja, namun teguran dan perhatian yang diberikan oleh ninik mamak tersebut belum maksimal, karena remaja belum mau mendengarkan nasehat dan teguran dari ninik mamak. Karena disaat remaja membutuhkan nasehat dari ninik mamak, ninik mamak tersebut

tidak ada. Oleh karena itu remaja tidak maumendengarkan apapun yang di katakana oleh ninik mamak dan melanggar apapun yang di katakana . B. Saran

1. Kepada orangtua remaja agar bisa selalu menjalankan peranaanya sebagai orangtua, dan memberikan perhatian, tanggung jawab dan kasih sayang kepada remaja. Karena remaja tersebut sangat membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari kedua orangtuanya.

2. Kepada ninik mamak meningkatkan pembinaan dengan melakukan penataan kepribadian remaja melalui partisipasi dalam pelatihan-pelatihan.

3. Kepada remaja untuk selalu memahami perilaku orangtua dan ninik mamak dalam membentuk berpedoman kepada agama dan adat istiadat Minangkabau.

Dokumen terkait