BAB III METODE PENELITIAN
3.2. Perancangan Penelitian
1. Tahapan Masalah (Problem)
Pada tahapan ini akan membahas tentang permasalahan yang ada pada penelitian, permasalahan yang ada adalah Pengambilan keputusan manajemen penjualan masih secara manual hanya dengan pengamatan yang subyektif.
2. Tahapan Pendekatan (Approach)
Pada tahapan ini akan membahas tentang pendekatan yang digunakan dalam pembuatan aplikasi, yaitu dengan association rule data mining menggunakan algoritma Apriori
3. Tahapan Pengembangan (Software Development)
Pada tahapan ini akan membahas tentang pengembangan aplikasi, yaitu meliputi proses perancangan Storyboard dan Unified Modeling Language (UML). Setelah proses perancangan selesai, maka dilanjutkan dengan proses coding untuk pembuatan aplikasi sistem penunjang keputusan, proses coding yang ada dalam membuat aplikasi sistem penunjang keputusan ini yaitu dengan menggunakan Code Gear Delphi 2009. Setelah itu dilanjutkan lagi dengan proses penguji atau proses
testing pada aplikasi tersebut menggunakan Whitebox dan Blackbox. Dengan menggunakan metode pengujian Whitebox, perekayasa sistem dapat melakukan test case yang dapat memberikan jaminan bahwa semua jalur independen pada suatu modul telah digunakan paling tidak satu kali. Dan pengujian Blackbox merupakan pengujian interface oleh pengguna setelah sistem selesai dibuat dan di uji coba kepada pengguna. Metode pengujian ini didasarkan pada spesifikasi sistem, dalam sistem ini pengujian dilakukan dengan mengujikan semua navigasi yang ada, pengujian ini memastikan apakah proses-proses yang dilakukan menghasilkan output yang sesuai dengan rancangan yang dibuat.
4. Tahapan Penerapan (Software Implementasi)
Pada tahapan ini akan membahas tentang implementasi, aplikasi pencarian pola asosiasi ini akan diterapkan pada Minimarket Kumala Banjarbaru.
5. Tahapan Pengukuran (Software Measurement)
Kuisioner (user acceptance) merupakan pengujian yang dilakukan secara objektif dimana program aplikasi akan diuji secara langsung
kepada pegawai minimarket Kumala Banjarbaru dengan membuat
kuesioner mengenai kepuasan user dengan kandungan point syarat user friendly.
Aplikasi diimplementasikan untuk mendapatkan data Precission Recall & F1 yang mana data tersebut adalah data tentang kecocokan (antara permintaan informasi dengan jawaban terhadap permintaan itu.
6. Tahapan Hasil (Result)
Pada tahapan ini akan membahas tentang hasil yang merupakan tujuan akhir yang ingin dicapai, yaitu terciptanya aplikasi pencarian pola asosiasi dengan menggunakan metode yang dapat membantu manajemen penjualan mengambilan keputusan.
3.2.1. Context Diagram
Diagram konteks memberikan gambaran umum mengenai interaksi yang terjadi antara administrator, sistem, dan database. Diagram konteks dari sistem ini ditunjukan pada gambar 3.1.
16
3.2.2. Use Case Diagram
Gambar dibawah ini menjelaskan bagaimana interaksi administrator dalam login, menginput data user, data barang, data transaksi dan menginputkan aturan asosiasi (minimum transaksi, minimum support, minimum confidence).
Gambar 3. 2 Use Case Diagram
3.2.3. Activity Diagram
Activity diagram menggambarkan berbagai alir aktifitas dalam sebuah sistem yang sedang dirancang, bagaimana masing-masing alir berawal, decision yang mungkin terjadi dan bagaimana mereka berakhir. Activity diagram juga dapat menggambarkan proses parallel yang mungkin terjadi pada beberapa eksekusi.
uc Use Case SISTEM APRIORI Administrator Login Data Produk Data Transaksi Pola Apriori
Gambar 3. 3 Activity Diagram Login
Activity Diagram Login menjelaskan proses sistem pengenalan pengguna aplikasi. Dimana user harus memasukan username dan password yang dimiliki.
Gambar 3. 4 Activity Diagram Data Master
Activity Diagram Data Master menjelaskan proses penginputan data master yang digunakan untuk pemrosesan algoritma apriori.
act Domain Model
Masukan Username dan Passw ord
Diterima Ditolak
act Domain Model
Masukan Barcode
Input data Baru Tampilkan Data
18
Gambar 3. 5 Activity Diagram Transaksi
Activity Diagram Transaksimenjelaskan proses penginputan transaksi pembelian barang.
Gambar 3. 6 Activity Diagram Pola Asosiasi
Activity Diagram Transaksi menjelaskan proses pencarian pola asosiasi data mining menggunakan algoritma apriori untuk mendapatkan kombinasi item
act Domain Model
Masukan Barcode / Nama Barang
Masukan Jumlah Barang
Tambah Item
Masukan Uang Bayar
act Domain Model
Masukan Min Transaksi, Min Support & Min
Confidence
Cari Kombinasi Itemset yang memenuhi syarat
Hitung Support dan Confidence Item
3.2.4. Sequance Diagram
Sequence diagram menggambarkan interaksi antar objek di dalam dan di sekitar sistem (termasuk pengguna, display, dan sebagainya) berupa message yang digambarkan terhadap waktu. Sequence diagram terdiri atas waktu dan objek-objek terkait. Sequence diagram biasa digunakan untuk menggambarkan scenario atau rangkaian langkah-langkah yang dilakukan sebagai respons dari sebuah event untuk menghasilkan output tertentu, proses dan perubahan apa saja yang terjadi secara internal dan output apa yang dihasilkan.
Gambar 3. 7 Sequance Diagram Login
Pada sequance diagram login, administrator melakukan proses login
dengan cara memasukan username dan password pada form login,
kemudian sistem akan melakukan verifikasi ke dalam database, apabila login diterima maka akan muncul pesan login berhasil dan dapat melanjutkan ke proses selanjutnya. Jika login ditolak maka akan muncul pesan kesalahan dan tidak dapat melanjutkan ke proses selanjutnya sampai login diterima.
sd Domain Model
Administrator Form Sistem Database
Masukan Username dan Password()
Login()
Cek data()
20
Gambar 3. 8 Squance Diagram Data Master
Pada sequance diagram data master user dapat melakukan beberapa jenis kegiatan yang terdapat dalam sequance diagram, antarlain melihat data, menambah data, mengedit data dan menghapus data dari database.
Gambar 3. 9 Squance Diagram Transaksi
sd Domain Model
Administrator Form Sistem Database Masukan Data() Cek data() Simpan Data() T ampilkan Hasil() Data Ada() Data Ada() Edit Data() Simpan data() T ampilkan Hasil() Hapus Data() Data dihapus() T ampilkan Hasil() sd Domain Model
Administrator Form Sistem Database
Masiukan item() Tampung Item() Tambah lagi() Input Bayar() Proses Data() Simpan Data() Tampilkan Hasil()
Pada sequance diagram data transaksi, user dapat melakukan beberapa jenis kegiatan yang terdapat dalam sequance diagram, antarlain melihat memasukan item barang, menambah item, serta proses pembayaran.
Gambar 3. 10 Squance Diagram Pola Asosiasi
Pada sequance diagram Pola Asosiasi, user dapat melakukan beberapa jenis kegiatan yang terdapat dalam sequance diagram, antarlain melihat memasukan minimal transaksi, minimal support dan minimal confidance, kemudian hasil dari algoritma ditampilkan.