DENGAN ALGORITMA APRIORI” SKRIPSI
Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Menyelesaikan Jenjang Strata Satu Pada STMIK BANJARBARU
OLEH
YUSAK TODING BUA 3101 0801 1215
PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER BANJARBARU (STMIK BANJARBARU)
i
“APLIKASI PROMOSI PAKET PENJUALAN BARANG PADA
MINIMARKET KUMALA BANJARBARU
DENGAN ALGORITMA APRIORI”
SKRIPSI
Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Menyelesaikan Jenjang Strata Satu Pada STMIK BANJARBARU
OLEH
YUSAK TODING BUA 3101 0801 1215
PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER BANJARBARU (STMIK BANJARBARU)
ii
(STMIK BANJARBARU)
PERSETUJUAN SKRIPSI
Nama : YUSAK TODING BUA
Nim : 3101 0801 1215
Program Studi : Sistem Informasi
Judul Skripsi : Aplikasi Promosi Paket Penjualan Barang Pada Minimarket
Kumala Banjarbaru Dengan Algoritma Apriori
Telah disetujui untuk disidangkan pada Sidang Skripsi Progam Studi Sistem
Informasi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer Banjarbaru (STMIK
BANJARBARU)
Banjarbaru, 27 Juli 2012
Mengetahui,
Ketua Jurusan Sistem Informasi Pembimbing Utama,
Bahar A.Rahman, ST., M.Kom NIK. 1002 046
Nidia Rosmawanti,M.Kom NIK .1002 031
iii
PENGESAHAN SKRIPSI
Nama : YUSAK TODING BUA
Nim : 3101 0801 1215
Program Studi : Sistem Informasi
Judul Skripsi : Aplikasi Promosi Paket Penjualan Barang Pada Minimarket
Kumala Banjarbaru Dengan Algoritma Apriori
Telah disidangkan dan dinyatakan Lulus Sidang Skripsi pada Jenjang Strata Satu
Program Studi Sistem Informasi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan
Komputer Banjarbaru (STMIK BANJARBARU) pada tanggal 08 Agustus 2012.
SUSUNAN TIM PENGUJI
No NAMA PENGUJI JABATAN TANDA TANGAN
1 Nidia Rosmawanti, M.Kom Ketua
2 Bahar A. Rahman, ST, M.Kom Sekretaris
3 Dra. Hj. Ruliah S., M.Kom Anggota
Banjarbaru, 08 Agustus 2012
Mengetahui : Mengesahkan :
Ketua Jurusan Sistem Informasi, Ketua STMIK Banjarbaru,
Bahar A.Rahman, ST., M.Kom NIK. 1002 046
iv
PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI
Nama : YUSAK TODING BUA
Nim : 3101 0801 1215
Program Studi : Sistem Informasi
Judul Skripsi : Aplikasi Promosi Paket Penjualan Barang Pada Minimarket
Kumala Banjarbaru Dengan Algoritma Apriori
Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam Skripsi ini adalah tulisan saya sendiri,
begitu pula kode - kode program yang disertakan pada laporan ini. Dan Skripsi ini
belum pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu Perguruan
Tinggi lain, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau
pendapat yang sama yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali
yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.
Banjarbaru, 27 Juli 2012
v Yusak Toding Bua, 3101 0801 1215
Aplikasi Promosi Paket Penjualan Barang Pada Minimarket Kumala Banjarbaru dengan Algoritma Apriori, dibawah bimbingan Nidia Rosmawanti, M.Kom
123+XV hal / 15 tabel / 38 gambar / 7 lampiran / 11 pustaka (2003-2010)
ABSTRAK
Banyak cara di mana sebuah perusahaan, toko, atau pasar untuk meningkatkan penjualan mereka, dan juga strategi yang digunakan. Satu hal tentang strategi yang digunakan oleh manajemen adalah perangkat lunak aplikasi dengan sistem informasi.
Sebuah era yang terus berkembang teknologi informasi setiap kali perlu ke adanya inovasi baru. Agar tak terkesan monoton dalam proses menjual produk dan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mereka yang menggunakan, karena bisa jadi meningkatkan penjualan dengan memberikan rekomendasi kepada pembeli. Untuk pembeli dapat memilih paket barang terkait dengan item sebelumnya dibeli item.
Pelaksanaan pemilihan promosi penjualan paket barang menggunakan algoritma apriori pada penjualan sistem menyediakan manfaat untuk dapat meningkatkan penjualan produk di sebuah perusahaan, toko, atau pasar dengan sistem semakin banyak produk yang ditawarkan masih ada kaitan dengan barang yang telah dibeli oleh pembeli.
vi Yusak Toding Bua, 3101 0801 1215
Applications Promotion Package Goods At Minimarket Kumala Banjarbaru with Apriori Algorithm, directed by Nidia Rosmawanti, M.Kom
123+XV pages / 15 figures / 38 images / 7 attachments / 11 Bibliography (2003-2010)
ABSTRACT
Many ways in which a company, store, or market to increase their sales, and also the strategy used. One thing about the strategies used by management is the application software with information systems.
An era of growing information technology whenever necessary to a new innovation. So as not to seem monotonous in the process of selling product and is expected to provide benefits for those who use, because it could be to increase sales by providing recommendations to the buyer. For buyers can choose packages of goods relating to items previously purchased items.
The implementation of sales promotion goods package using apriori algorithm on the sale of the system provides benefits to increase product sales in a company, store, or a market with a system that offered more and more products are still no link to the item that was purchased by the buyer.
vii
KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala berkat,
anugerah dan karunia yang telah dilimpahkan-Nya sehingga penulis dapat
tersusunlah Skripsi yang berjudul “ Aplikasi Promosi Paket Penjualan Barang
Pada Minimarket Kumala Banjarbaru dengan Algoritma Apriori “ dalam rangka
menempuh ujian akhir untuk memperoleh gelar Sarjana Komputer pada Jenjang
Strata Satu Program Studi Sistem Informasi di Sekolah Tinggi Manajemen
Informatika & Komputer Banjarbaru..
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan laporan ini masih banyak yang
belum lengkap. Hal ini dikarenakan terbatasnya kemampuan yang penulis miliki,
namun demikian penulis berharap masukan berupa saran-saran dan kritik yang
kiranya akan memberikan manfaat bagi rekan-rekan di STMIK Banjarbaru selain
bermanfaat bagi penulis sendiri.
Pada kesempatan ini, penulis mengucapkan terima kasih yang
sebesar-besarnya kepada:
1. Ibu Dra.Hj.Ruliah M.Kom selaku Ketua Yayasan Mandiri yang menaungi
STMIK Banjarbaru
2. Bapak Drs. H. Sushermanto, M.Kom sebagai pimpinan STMIK Banjarbaru.
3. Bapak Bahar A. Rahman, S.T, M.Kom selaku Ketua Jurusan Sistem
Informasi.
4. Nidia Rosmawanti, M.Kom selaku dosen pembimbing yang telah
memberikan banyak bimbingan dan bantuan selama penelitian dan
penyusunan skripsi ini.
5. Ayahanda dan Ibunda tercinta kalian adalah penyemangat dalam hidupku.
serta seluruh keluarga Besar di Tana Toraja, terima kasih untuk doa dan
dukungan yang telah di berikan.
6. Seluruh keluargaku yang berada di Nabire, Biak, Sorong, Sampit,
Balikpapan, Banjarmasin, Batulicin, dan yang tak bisa disebutkan satu
persatu terima kasih karena selalu memberikan dukungan dan semangat
viii
7. Seluruh teman-teman Jurusan Sistem Informasi, dan sobat-sobat yang lain
terima kasih atas segala bantuan dan dorongan yang diberikan selama
penulisan laporan ini.
8. Seluruh teman – teman yang berada di dalam maupun luar negeri, terima
kasih atas saran – saran dan bantuan ide dan semangatnya.
Akhir kata, penulis mohon maaf atas kekeliruan dan kesalahan yang
terdapat dalam Skripsi ini dan berharap semoga Skripsi ini dapat memberikan
manfaat bagi kemajuan Teknologi Sistem Informasi di Indonesia.
Banjarbaru, 27 Juli 2012
ix
DAFTAR ISI
Hal
JUDUL ... i
PERSETUJUAN SKRIPSI ... ii
PENGESAHAN SKRIPSI ... iii
PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI ... iv
ABSTRAK ... v
ABSTRACT ... vi
KATA PENGANTAR ... vii
DAFTAR ISI ... ix
DAFTAR GAMBAR ... xii
DAFTAR TABEL ... xiv
DAFTAR LAMPIRAN ... xv
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1. Latar Belakang ... 1
1.2. Permasalahan Penelitian ... 2
1.2.1. Identifikasi Masalah ... 2
1.2.2. Ruang Lingkup Masalah ... 2
1.2.3. Rumusan Masalah ... 2
1.3. Tujuan dan Manfaat Penelitian ... 2
1.4 Sistematika Penulisan ... 2
BAB II LANDASAN TEORI DAN KERANGKA PEMIKIRAN ... 4
2.1. Tinjauan Pustaka ... 4
2.2. Landasan Teori ... 5
2.2.1. Data Mining ... 5
2.2.2. Aturan Asosiasi ... 6
x
2.2.4. Itemset, Support, Confidance ... 7
2.2.5. Information Retrieval ... 8
2.2.6. Unified Modelling Language (UML) ... 9
2.2.6. Embarcedero Delphi 2009 ... 9
2.2.7. Microsoft SQL Server 2008 R2 ... 10
2.3. Kerangka Pemikiran ... 12
BAB III METODE PENELITIAN... 13
3.1. Analisa Kebutuhan ... 13
3.1.1 Metode Pemilihan Sampel ... 13
3.1.2 Metode Pengumpulan Sampel ... 13
3.2. Perancangan Penelitian ... 14
3.2.1. Context Diagram... 15
3.2.2. Use Case Diagra m ... 16
3.2.3. Activity Diagram ... 16
3.2.4. Sequance Diagra m ... 19
3.3. Teknik Analisis ... 21
3.3.1 Analisis Masukan dan Keluaran Sistem ... 21
3.4. Rancangan Sistem ... 25
3.4.1. Desain Database ... 25
3.4.2. Relasi Antar Table ... 27
3.4.3. Desain Interface ... 27
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ... 33
4.1. Hasil ... 33
4.1.1 Implementasi ... 33
4.2. Pembahasan ... 37
4.2.1. Pengujian White Box ... 37
4.2.2. Pengujian Black box... 48
4.3. Implikasi Penelitian ... 51
4.3.1. Analisis Precision, Recall, dan F1 ... 51
4.3.2. Hasil Pengukuran Aplikasi ... 54
xi
4.3.4. Analisis Hasil Uji Coba F1 ... 55
4.3.5. Analisis Hasil Uji Coba User Acceptance ... 56
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 60
5.1. Kesimpulan ... 60
5.2. Saran ... 60
DAFTAR PUSTAKA ... 61
xii
DAFTAR GAMBAR
Hal
Gambar 2. 1 Tampilan IDE Code Gear Delphi 2009 ... 10
Gambar 2. 2 Kerangka Pemikiran ... 12
Gambar 3. 1 Context Diagram ... 15
Gambar 3. 2 Use Case Diagram ... 16
Gambar 3. 3 Activity Diagram Login ... 17
Gambar 3. 4 Activity Diagram Data Master ... 17
Gambar 3. 5 Activity Diagram Transaksi ... 18
Gambar 3. 6 Activity Diagram Pola Asosiasi ... 18
Gambar 3. 7 Sequance Diagram Login ... 19
Gambar 3. 8 Squance Diagram Data Master ... 20
Gambar 3. 9 Squance Diagram Transaksi ... 20
Gambar 3. 10 Squance Diagram Pola Asosiasi ... 21
Gambar 3. 11 Relasi antar tabel ... 27
Gambar 3. 12 Desain Interface Form Utama ... 28
Gambar 3. 13 Desain Interface Form Data Barang ... 28
Gambar 3. 14 Desain Interface Form Transaksi ... 29
Gambar 3. 15 Desain Interface Form Pola Asosiasi ... 29
Gambar 3. 16 Desan Interface Form Cetak Data Barang... 30
Gambar 3. 17 Desain Interface Cetak Data Transaksi ... 30
Gambar 3. 18 Desain Laporan Data Barang ... 31
Gambar 3. 19 Desain Laporan Data Transaksi ... 31
Gambar 3. 20 Desain Laporan Hasil Analisis Apriori ... 32
Gambar 4. 1 Form Utama... 33
Gambar 4. 2 Form Data Barang ... 34
Gambar 4. 3 Form Transaksi Penjualan ... 34
Gambar 4. 4 Form Pola Asosiasi ... 35
Gambar 4. 5 Form Cetak Laporan Data Batang ... 35
Gambar 4. 6 Form Cetak Laporan Data Transaksi ... 36
xiii
Gambar 4. 8 Laporan Data Transaksi ... 36
Gambar 4. 9 Laporan Hasil Analisis Apriori ... 37
Gambar 4. 10 Diagram Alir Program ... 38
Gambar 4. 11 Grafik Alir Program ... 47
Gambar 4. 12 Tingkat akurasi sistem rekomendasi paket promosi barang... 55
Gambar 4. 13 Hasil kuisioner terhadap pertanyaan pertama ... 57
Gambar 4. 14 Hasil kuisioner terhadap pertanyaan kedua ... 58
Gambar 4. 15 Hasil kuisioner terhadap pertanyaan ketiga ... 58
Gambar 4. 16 Hasil kuisioner terhadap pertanyaan keempat ... 59
xiv
DAFTAR TABEL
Hal
Tabel 3. 1 Strong Rule Min Sup 2%, Min Conf 50% ... 23
Tabel 3. 2 Tabel Login ... 25
Tabel 3. 3 Tabel Orders ... 25
Tabel 3. 4 Tabel Order Details ... 26
Tabel 3. 5 Tabel Products... 26
Tabel 3. 6 Tabel Results ... 27
Tabel 4. 1 Hasil Pengujian Basis Path ... 48
Tabel 4. 2 Hasil Pengujian Black box Pada Form Utama ... 49
Tabel 4. 3 Hasil Pengujian Black box Pada Form Data Barang ... 49
Tabel 4. 4 Hasil Pengujian Black box Pada Form Transaksi Penjualan... 50
Tabel 4. 5 Hasil Pengujian Black box Pada Form Pola Transaksi ... 50
Tabel 4. 6 Hasil Pengujian Black box Pada Form Cetak Data Barang ... 51
Tabel 4. 7 Hasil Pengujian Black box Pada Form Cetak Data Transaksi ... 51
Tabel 4. 8 Hasil pengukuran rekomendasi promosi paket barang ... 54
xv
DAFTAR LAMPIRAN
Hal
Lampiran 1. Data Transaksi ... 63
Lampiran 2. Data Itemset ... 89
Lampiran 3. Data 2-itemset ... 90
Lampiran 4. Data Support 2-itemset ... 107
Lampiran 5. Data Support 2-itemset Min 2% dan Nilai Confidence ... 119
Lampiran 6. Contoh Kuesioner Precision Recall ... 121
1
1.1. Latar Belakang
Seiring perkembangan teknologi informasi yang samakin lama maju dan
berkembang sangatlah mempunyai peran yang sangat penting dalam
pengumpulan, pemrosesan serta pendistribusian data. Demikian juga dalam
bidang usaha perekonomian, teknologi sangat berperan dalam kegiatan jual
beli barang dan jasa.
Perlunya sebuah ide kreatif dan inovatif agar para pengusaha dapat
menjalankan kegiatan bisnisnya berjalan dengan baik dan berkembang. Yang
pada saat ini tingkat penjualan barang ke konsumen sangat tinggi, sehingga
perlu adanya daya tarik konsumen supaya mereka tertarik untuk membeli
sebuah barang.
Demikian juga pada kegiatan usaha minimarket Kumala Banjarbaru,
yang kegiatan usahanya adalah menjual produk-produk keperluan rumah
tangga kepada konsumen. Maka demikian diperlukan sebuah manajemen
produk yang dapat mengelola produk-produk yang dijual, seperti menentukan
stok barang yang akan dipesan, mengetahui tingkat pembelian sebuah barang.
Sehingga minimarket Kumala Banjarbaru dapat meningkatkan pendapatan
usaha yang dijalani.
Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui kondisi pasar
(konsumen) adalah dengan mengamati data transaksi penjualan. Data
transaksi penjualan disimpan dalam basis data server dalam jumlah yang
sangat besar. Data inilah yang kemudian diolah sehingga dihasilkan laporan
penjualan dan laporan laba rugi swalayan. Tujuan dari data mining yaitu
untuk menemukan hubungan atau pola-pola yang memberikan manfaat ke
pada pihak perusahaan atau organisasi (1). Maka dari itu diusulkanlah sebuah
aplikasi yang dapat membantu pengusaha untuk menentukan strategi
pemasaran menggunakan aturan asosiasi data mining dengan algoritma
2
1.2. Permasalahan Penelitian 1.2.1. Identifikasi Masalah
Dari latar belakang diatas dapat diidentifikasi masalah yang dapat
diambil, adalah kurangnya minat berbelanja di Minimarket Kumala
Banjarbaru karena karena kurang bersaingnya promosi yang diberikan.
1.2.2. Ruang Lingkup Masalah
Adapun ruang lingkup permasalahan yang akan dibahas, antara lain :
1. Aplikasi ini merupakan Aplikasi tambahan untuk mencari pola asosiasi
transaksi penjualan pada Minimarket Kumala Banjarbaru.
2. Aplikasi ini akan menghasilkan sebuah informasi yang akan digunakan
untuk pengambilan keputusan.
1.2.3. Rumusan Masalah
Bagaimana membuat sebuah aplikasi rekomendasi promosi paket
penjualan barang pada Minimarket Kumala Banjarbaru menggunakan
algoritma apriori.
1.3. Tujuan dan Manfaat Penelitian
Adapun tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah membuat aplikasi
rekomendasi promosi paket penjualan barang pada Minimarket Kumala
Banjarbaru menggunakan algoritma apriori.
Manfaat dari penulisan tugas akhir ini adalah menyediakan aplikasi
rekomendasi promosi paket penjualan barang pada Minimarket Kumala
Banjarbaru untuk meningkatkan kegiatan penjualan barang.
1.4 Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan pada laporan pkl ini adalah sebagai berikut:
BAB I PENDAHULUAN
Berisi latar belakang masalah, perumusan masalah, batasan masalah,
tujuan penelitian, manfaat penelitian, metodologi pemecahan masalah,
BAB II LANDASAN TEORI
Pada bab ini menguraikan tentang Teori-teori dasar yang akan
digunakan sebagai landasan dalam penyusunan skripsi ini. Teori-teori
yang dimaksud adalah seputar : pengertian data mining, aturan
asosiasi, algoritma apriori, information retrieval, UML, Delphi 2009
dan Ms. SQL Server 2008 R2.
BAB III METODOLOGI DAN PERANCANGAN SISTEM
Bab ini berisi analisa kebutuhan dan rancangan sistem yang digunakan,
meliputi (diagram konteks, use case diagram, sequence diagram,
activity diagram, perancangan database, dan desain antarmuka) dan
yang terakhir teknik analisis.
BAB IV IMPLEMENTASI DAN UJI COBA SISTEM
Bab ini menjelaskan tentang penerapan rancangan program ke dalam
bahasa pemrograman, analisis hasil.
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
Berisi kesimpulan dari seluruh rangkaian penelitian dan saran-saran
4
BAB II
LANDASAN TEORI DAN KERANGKA PEMIKIRAN
2.1. Tinjauan Pustaka
Yogi Yusuf W., F. Rian Pratikto, Gerry T. (2006) dari Jurusan Teknik
Industri Universitas Katolik Parahyangan Bandung, meneliti tentang
penerapan data mining dalam penentuan aturan asosiasi antar jenis item.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa data mining dapat membantu manajemen
dalam tindakan pengambilan keputusan berupa data-data masa lalu.
Muhammad Afif Syaifullah (2010) dari Jurusan Teknik Informatika
STMIK AMIKOM Yogyakarta, meneliti tentang implementasi data mining
algoritma Apriori pada sistem penjualan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
teknik data mining dengan algoritma apriori dapat diimplementasikan pada
sistem penjualan. Dengan aplikasi yang berbasis teknologi informasi
dihasilkan sebuah metode yang bisa meningkatkan penjualan dengan cara
memberikan saran kepada konsumen.
Eko Wahyu Tyas D (2008) dari Program Studi Ilmu Komputer
Universitas Brawijaya Malang, meneliti tentang penerapan metode
association rule menggunakan algoritma Apriori untuk analisa pola data hasil
tangkapan ikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Metode Association
Rule dengan menggunakan algoritma Apriori dapat digunakan untuk
menyelesaikan permasalahan data tangkapan ikan. Setiap daerah memiliki
pola dan kecenderungan yang berbeda-beda. Hal ini ditunjukkan oleh
perbedaan rule yang dihasilkan dalam proses pengujian dengan nilai
2.2. Landasan Teori
2.2.1. Data Mining
Data mining memiliki hakikat sebagai disiplin ilmu yang tujuan
utamanya adalah untuk menemukan, menggali atau menambang
pengetahuan dari data atau informasi yang kita miliki. Banyak definisi
bagi istilah data mining, antara lain :
1. Data Mining adalah suatu istilah yang digunakan untuk menguraikan
penemuan pengetahuan didalam database. Data Mining adalah
proses yang menggunakan teknik statistik, matematika, kecerdasan
buatan, dan machine learning untuk mengekstrasi dan
mengidentifikasi informasi yang bermanfaat dan pengetahuan yang
terkait dari berbagai database besar. (2)
2. Data Mining merupakan bidang dari bebrapa bidang keilmuan yang
menyatukan teknik dari pembelajaran mesin, pengenalan pola,
statistik, database dan visualisasi untuk penanganan permasalahan
pengambilan informsi dari database yang besar. (3)
Menurut Larose (2005), terdapat enam fungsi dalam data mining, yaitu
1. Fungsi deskripsi
Adapun tahap-tahap penggunaan data mining mengacu pada Kusrini
dan Luthfi (2009), sebagai berikut
1. Data Selection, pemilihan data dari sekumpulan data operasional
perlu dilakukan sebelum tahap penggalian informasi dimulai. Data
yang telah diseleksi akan dipisahkan dari basis data operasional.
2. Pre-Processing / Cleaning, mencakup antara lain membuang
duplikasi data, memeriksa data yang inkonsisten dan memperbaiki
6
3. Transformation, Pengkodeaan adalah proses tranformasi pada data
yang telah dipilh sehingga data tersebut sesuai untuk proses data
mining.
4. Data Mining, Proses mencari pola atau informasi menarik dalam data
terpilih menggunakan teknik atau metode tertentu.
5. Interpretation, Pola informasi yang dihasilkan dari proses data
mining perlu ditampilkan dalam bentuk yang mudah dimengerti oleh
pihak yang berkepentingan.
2.2.2. Aturan Asosiasi
Association rules digunakan untuk menemukan hubungan di antara data
atau bagaimana suatu kelompok data mempengaruhi suatu keberadaan data
yang lain (4). Aturan yang menyatakan asosiasi antara atribut sering
disebut affinity analysis atau market basket analysis. Analisis asosiasi
dikenal juga sebagai salah satu teknik data mining, sehingga menarik para
peneliti untuk menghasilkan algoritma yang efesien dalam pencarian pola
frekuensi tinggi.
Dalam association rules, suatu kelompok item dinamakan itemset.
Support dari itemset X adalah persentase transaksi di D yang mengandung
X, biasa ditulis dengan supp(X). Pencarian association rules dilakukan
melalui dua tahap yaitu pencarian frequent itemset dan penyusunan rules.
Jika support suatu itemset lebih besar atau sama dengan minimum support
σ, maka itemset tersebut dapat dikatakan sebagai frequent itemset atau
frequent pattern yang tidak memenuhi dinamakan infrequent. Confidence
adalah nilai ukuran seberapa besar valid tidaknya suatu association rules.
Confidence suatu rule R (X= > Y) adalah proporsi dari semua transaksi
yang mengandung baik X maupun Y dengan yang mengandung X, biasa
ditulis sebagai conf(R). Sebuah association rule dengan confidence sama
atau lebih besar dari minimum confidence γ dapat dikatakan sebagai valid
2.2.3. Algoritma Apriori
Apriori adalah suatu algoritma yang sudah sangat dikenal dalam
melakukan pencarian frequent itemset dengan menggunakan teknik
association rule. (6).
Algoritma ini dicetuskan oleh Agrawal. Ide dasarnya adalah
menghitung pola kemunculan item yang muncul dalam data transaksi
dengan beberapa iterasi. Iterasi ke i berarti mendapatkan semua frequent
i-itemset (suatu itemset yang jumlah item anggotanya sejumlah i). Langkah
umum tiap iterasi adalah menghasilkan candidate itemset kemudian
dihitung nilai support dari tiap candidate. Untuk menghasilkan candidate,
pada dasarnya dapat dilakukan dengan menyusun kombinasi item-item
yang sudah ditemukan sebelumnya. Algoritma ini didasari oleh hukum
Apriori, jika sebuah itemset ternyata infrequent, maka seharusnya
superset-nya juga infrequent sehingga tidak perlu diperiksa lagi.
Pada iterasi pertama, setiap jenis item yang ditemukan dalam data
dijadikan candidate untuk frequent 1-itemsets. Sedangkan candidate di
iterasi berikutnya didapatkan dari frequent itemset yang ditemukan di
iterasi sebelumnya. Proses akan berhenti jika tidak ada lagi kombinasi
candidate yang bisa dibuat. (6)
2.2.4. Itemset, Support, Confidance
Association rule selalu berkenaan dengan sekumpulan item, karena
itulah kumpulan dari item-item disebut itemset. Bila dalam aturan asosiasi
terdapat n jenis item, maka itu dapat disebut n itemset. Untuk menentukan
anggota itemset dimulai dari yang terkecil 1itemset, 2 itemset, 3 itemset,
sampai n itemset.
Support (nilai penunjang) adalah presentase kombinasi item dalam
sekumpulan data. Nilai support sebuah item dapat diperoleh dengan
membagi jumlah item dengan jumlah transaksi.
8
Sedangkan untuk mendapatkan nilai support dari dua itemset atau lebih
dengan cara membagi gabungan itemset dengan jumlah transaksi.
∑ ∑
Confidance (nilai kepastian) adalah presentase nilai kekuatan hubungan
antar item dalam association rule. Nilai Confidance suatu itemset dapat
diperoleh dengan cara membagi jumlah transaksi yang mengandung
beberapa itemset dengan jumlah transaksi itemset pertama.
| ∑ ∑
2.2.5. Information Retrieval 1. Precision (Ketepatan)
Precision ialah perbandingan jumlah dokumen relevan yang
didapatkan sistem dengan jumlah seluruh dokumen yang terambil oleh
sistem baik relevan maupun tidak relevan.
2. Recall (Perolehan)
Recall merupakan istilah yang digunakan untuk dokumen
terpanggil yang relevan dengan pertanyaan (query) yang dimasukkan
pengguna dalam suatu sistem temu balik informasi.
....(2.2)
....(2.3)
3. F -Measure (F1)
F-Measure adalah salah satu metrik evaluasi umum yang
digunakan mengevaluasi performa algoritma. Nilai F-Measure yang
seimbang antara precision dan recall didapatkan dengan memberikan nilai
beban = 2.
2.2.6. Unified Modelling Language (UML)
Unified Modelling Language (UML) adalah sebuah "bahasa" yg
telah menjadi standar dalam industri untuk visualisasi, merancang dan
mendokumentasikan sistem piranti lunak. UML menawarkan sebuah
standar untuk merancang model sebuah sistem. Dengan menggunakan
UML kita dapat membuat model untuk semua jenis aplikasi piranti lunak,
dimana aplikasi tersebut dapat berjalan pada piranti keras, sistem operasi
dan jaringan apapun, serta ditulis dalam bahasa pemrograman apapun.
Tetapi karena UML juga menggunakan class dan operation dalam konsep
dasarnya, maka ia lebih cocok untuk penulisan piranti lunak dalam bahasa
bahasa berorientasi objek seperti C++, Java, C# atau VB.NET. Walaupun
demikian, UML tetap dapat digunakan untuk modeling aplikasi prosedural
dalam VB atau C. (Dharwiyanti & Wahono, 2003)
2.2.6. Embarcedero Delphi 2009
Delphi 2009 adalah versi delphi yang diperkenalkan oleh perusahaan
software Embarcadero Technologies yang telak mengakuisisi aplikasi
delphi yang sebelumnya dimiliki Borland. Delphi 2009 adalah aplikasi
development tool yang digunakan nuntuk membuat aplikasi berbasis
windows dan web secara cepat dan mudah, antara lain :
a. Aplikasi databse klien yang dapat mengakses langsung ke database
server.
b. Aplikasi server.
c. Aplikasi web.
d. Website dan webservices
e. ActiveX control.
10
Delphi 2009 memiliki fitur terbaru yang tidak dimiliki oleh versi
sebelumnya adalah :
a. VCL Control baru
VCL (Visual Control Library) Delphi 2009 mendukung tampilan
Windows Vista dan Windows 7 dari Microsoft.
b. Dukungan Unicode pada IDE dan VCL
Berfungsi menterjemahkan karakter dari satu wilayah ke wilayah lain.
Sebagai contoh, bila pengembang berada di Indonesia dan klien berada
di Jepang, aplikasi yang dibuat dapat langsung di alihkan ke karakter
Jepang.
c. Dua fitur utama bahasa baru “Generics and Anonymous Method”.(Wahana Komputer, 2009).
Gambar 2. 1 Tampilan IDE Code Gear Delphi 2009
2.2.7. Microsoft SQL Server 2008 R2
Microsoft SQL Server 2008 R2 adalah platform data yang paling
canggih, terpercaya, dan terukur dirilis hingga saat ini. Membangun
kesuksesan dari SQL Server 2008, SQL Server 2008 R2 telah membuat
dampak pada organisasi di seluruh dunia dengan kemampuan yang
inovatif, memberdayakan pengguna akhir melalui self-service business
administrator (DBA) dan pengembang aplikasi, dan skala untuk
mengakomodasi data yang paling menuntut beban kerja. (7)
SQL Server 2008 sangatlah handal, dan memiliki berbagai fitur
penting yang dibutuhkan oleh perusahaan dan para database administrator,
seperti :
1. Ringan dan mudah untuk diinstall : file instalasi dari software ini bisa
dibilang cukup kecil dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk
didownload. Proses instalasi pun terbilang mudah dan cepat jika
dibandingkan dengan kompetitor lainnya.
2. Administrasi yang mudah : dengan SQL Server 2008 ini, sudah bukan
zamannya lagi melakukan tune up manual kepada database Anda supaya
dapat berjalan dengan lancar seperti yang diharapkan. Micorosoft
menyediakan berbagai update dan patch secara otomatis untuk SQL Server
2008 yang menjadikan performa database Anda akan selalu tinggi dengan
menggunakan software ini.
3. Tersedia sebuah alat management gratis : jika Anda ingin mencoba
untuk mengatur lebih dalam dan lebih detail lagi tentang sistem database
Anda, bisa saja. Microsoft menyediakan SQL Server Management Studio
Express yang bisa Anda koneksikan untuk mengatur database SQL Server
2008 Anda.
4. Terkoneksi dengan baik dengan Visual Studio Express Edition : tidak
perlu lagi untuk berurusan dengan berbagai text yang membuat pusing.
Visual Studio sekarang bisa Anda koneksikan langsung secara grafis
dengan software ini. Mudah dan cepat.
5. Mudah dipakai : selesai di-install, Anda dapat langsung menggunakan
database tanpa masalah. Ingin mengekspor database Anda ke luar server?
12
2.3. Kerangka Pemikiran
Gambar 2. 2 Kerangka Pemikiran
RESULT
Aplikasi promosi paket penjualan barang pada Minimarket Kumala Banjarbaru
SOFTWARE MEASUREMENT
User Acceptance Precision, Recall, F-Measure
SOFTWARE IMPLEMENTATION
Minimarket Kumala Banjarbaru
SOFTWARE DEVELOPMENT
UML Code Gear
Delphi 2009
Microsoft SQL Server 2008 R2
Whitebox Blackbox
APPROACH
Algoritma Apriori PERMASALAHAN
13
BAB III
METODE PENELITIAN
3.1. Analisa Kebutuhan
3.1.1 Metode Pemilihan Sampel
Sistem pencarian pola asosiasi ini dibangun dengan menggunakan
algoritma Apriori yang akan digunakan pada Minimarket Kumala
Banjarbaru.
Tujuan analisis kebutuhan untuk mendefinisikan fungsi yang akan
digunakan, input serta output sistem.
3.1.2 Metode Pengumpulan Sampel
Metode yang digunakan dalam pengumpulan data untuk penelitian
adalah dengan menggunakan metode observasi.
a) Observasi
Observasi digunakan dengan melihat secara langsung kegiatan
transaksi penjualan.
b) Kepustakaan (Library Research)
Merupakan teknik pengambilan data dengan cara membaca serta
mempelajari lisensi buku-buku yang berhubungan dengan objek yang
diteliti, serta informasi yang ada di media internet. Guna mendapatkan
teori dan konsep yang dapat digunakan dalam mendukung suatu
penelitian.
a. Wawancara (Interview)
Wawancara memungkinkan analis sistem sebagai petanya untuk
mengumpulkan data, secara tatap muka langsung dengan orang yang
diwawancarai.
Wawancara yang dilakukan dengan cara tanya jawab dengan sumber
data yaitu para pelanggan yang berbelanja di minimarket Kumala
14
3.2. Perancangan Penelitian
1. Tahapan Masalah (Problem)
Pada tahapan ini akan membahas tentang permasalahan yang ada
pada penelitian, permasalahan yang ada adalah Pengambilan keputusan
manajemen penjualan masih secara manual hanya dengan pengamatan
yang subyektif.
2. Tahapan Pendekatan (Approach)
Pada tahapan ini akan membahas tentang pendekatan yang
digunakan dalam pembuatan aplikasi, yaitu dengan association rule data
mining menggunakan algoritma Apriori
3. Tahapan Pengembangan (Software Development)
Pada tahapan ini akan membahas tentang pengembangan aplikasi,
yaitu meliputi proses perancangan Storyboard dan Unified Modeling
Language (UML). Setelah proses perancangan selesai, maka dilanjutkan
dengan proses coding untuk pembuatan aplikasi sistem penunjang
keputusan, proses coding yang ada dalam membuat aplikasi sistem
penunjang keputusan ini yaitu dengan menggunakan Code Gear Delphi
2009. Setelah itu dilanjutkan lagi dengan proses penguji atau proses
testing pada aplikasi tersebut menggunakan Whitebox dan Blackbox.
Dengan menggunakan metode pengujian Whitebox, perekayasa sistem
dapat melakukan test case yang dapat memberikan jaminan bahwa semua
jalur independen pada suatu modul telah digunakan paling tidak satu kali.
Dan pengujian Blackbox merupakan pengujian interface oleh pengguna
setelah sistem selesai dibuat dan di uji coba kepada pengguna. Metode
pengujian ini didasarkan pada spesifikasi sistem, dalam sistem ini
pengujian dilakukan dengan mengujikan semua navigasi yang ada,
pengujian ini memastikan apakah proses-proses yang dilakukan
menghasilkan output yang sesuai dengan rancangan yang dibuat.
4. Tahapan Penerapan (Software Implementasi)
Pada tahapan ini akan membahas tentang implementasi, aplikasi
pencarian pola asosiasi ini akan diterapkan pada Minimarket Kumala
5. Tahapan Pengukuran (Software Measurement)
Kuisioner (user acceptance) merupakan pengujian yang dilakukan
secara objektif dimana program aplikasi akan diuji secara langsung
kepada pegawai minimarket Kumala Banjarbaru dengan membuat
kuesioner mengenai kepuasan user dengan kandungan point syarat user
friendly.
Aplikasi diimplementasikan untuk mendapatkan data Precission
Recall & F1 yang mana data tersebut adalah data tentang kecocokan
(antara permintaan informasi dengan jawaban terhadap permintaan itu.
6. Tahapan Hasil (Result)
Pada tahapan ini akan membahas tentang hasil yang merupakan
tujuan akhir yang ingin dicapai, yaitu terciptanya aplikasi pencarian pola
asosiasi dengan menggunakan metode yang dapat membantu manajemen
penjualan mengambilan keputusan.
3.2.1. Context Diagram
Diagram konteks memberikan gambaran umum mengenai interaksi
yang terjadi antara administrator, sistem, dan database. Diagram konteks
dari sistem ini ditunjukan pada gambar 3.1.
16
3.2.2. Use Case Diagram
Gambar dibawah ini menjelaskan bagaimana interaksi administrator
dalam login, menginput data user, data barang, data transaksi dan
menginputkan aturan asosiasi (minimum transaksi, minimum support,
minimum confidence).
Gambar 3. 2 Use Case Diagram
3.2.3. Activity Diagram
Activity diagram menggambarkan berbagai alir aktifitas dalam sebuah
sistem yang sedang dirancang, bagaimana masing-masing alir berawal,
decision yang mungkin terjadi dan bagaimana mereka berakhir. Activity
diagram juga dapat menggambarkan proses parallel yang mungkin terjadi
pada beberapa eksekusi.
uc Use Case
SISTEM APRIORI
Administrator
Login
Data Produk
Data Transaksi
Gambar 3. 3 Activity Diagram Login
Activity Diagram Login menjelaskan proses sistem pengenalan pengguna
aplikasi. Dimana user harus memasukan username dan password yang dimiliki.
Gambar 3. 4 Activity Diagram Data Master
Activity Diagram Data Master menjelaskan proses penginputan data
master yang digunakan untuk pemrosesan algoritma apriori.
act Domain Model
Masukan Username dan Passw ord
Diterima Ditolak
act Domain Model
Masukan Barcode
Input data Baru Tampilkan Data
18
Gambar 3. 5 Activity Diagram Transaksi
Activity Diagram Transaksimenjelaskan proses penginputan transaksi
pembelian barang.
Gambar 3. 6 Activity Diagram Pola Asosiasi
Activity Diagram Transaksi menjelaskan proses pencarian pola asosiasi
data mining menggunakan algoritma apriori untuk mendapatkan kombinasi item act Domain Model
Masukan Barcode / Nama Barang
Masukan Jumlah Barang
Tambah Item
Masukan Uang Bayar
act Domain Model
Masukan Min Transaksi, Min Support & Min
Confidence
Cari Kombinasi Itemset yang memenuhi syarat
Hitung Support dan Confidence Item
3.2.4. Sequance Diagram
Sequence diagram menggambarkan interaksi antar objek di dalam dan
di sekitar sistem (termasuk pengguna, display, dan sebagainya) berupa
message yang digambarkan terhadap waktu. Sequence diagram terdiri atas
waktu dan objek-objek terkait. Sequence diagram biasa digunakan untuk
menggambarkan scenario atau rangkaian langkah-langkah yang dilakukan
sebagai respons dari sebuah event untuk menghasilkan output tertentu, proses
dan perubahan apa saja yang terjadi secara internal dan output apa yang
dihasilkan.
Gambar 3. 7 Sequance Diagram Login
Pada sequance diagram login, administrator melakukan proses login
dengan cara memasukan username dan password pada form login,
kemudian sistem akan melakukan verifikasi ke dalam database, apabila
login diterima maka akan muncul pesan login berhasil dan dapat
melanjutkan ke proses selanjutnya. Jika login ditolak maka akan muncul
pesan kesalahan dan tidak dapat melanjutkan ke proses selanjutnya sampai
login diterima.
sd Domain Model
Administrator Form Sistem Database
Masukan Username dan Password()
Login()
Cek data()
20
Gambar 3. 8 Squance Diagram Data Master
Pada sequance diagram data master user dapat melakukan beberapa jenis
kegiatan yang terdapat dalam sequance diagram, antarlain melihat data,
menambah data, mengedit data dan menghapus data dari database.
Gambar 3. 9 Squance Diagram Transaksi
Pada sequance diagram data transaksi, user dapat melakukan beberapa
jenis kegiatan yang terdapat dalam sequance diagram, antarlain melihat
memasukan item barang, menambah item, serta proses pembayaran.
Gambar 3. 10 Squance Diagram Pola Asosiasi
Pada sequance diagram Pola Asosiasi, user dapat melakukan beberapa
jenis kegiatan yang terdapat dalam sequance diagram, antarlain melihat
memasukan minimal transaksi, minimal support dan minimal confidance,
kemudian hasil dari algoritma ditampilkan.
3.3. Teknik Analisis
3.3.1 Analisis Masukan dan Keluaran Sistem
Data pada penelitian ini terdiri dari data barang, data transaksi. Hasil
analisis masukan dari data adalah :
1. Data Barang
Masukan dari data barang adalah kode barang, nama barang, harga jual,
harga retail, dan satuan barang.
2. Data Transaksi
Data transaksi dibagi menjadi dua bagian :
a. Data Transaksi
Masukan dari data transaksi adalah kode transaksi, total bayar, bayar,
kembali, tanggal dan jam.
b. Data Detil Transaksi sd Domain Model
Administrator Form Sistem Database
Input Min Transaksi, Min Support, Min Confidence()
Koneksi Database()
Proses Apriori()
Menampilkan Hasil()
22
Masukan dari data detil transaksi adalah kode transaksi, kode barang,
jumlah dan total harga.
Untuk analisa sendiri menggunakan data sample pada range
01/10/2011 sampai 31/12/2011 dimana data yang digunakan berjumlah 718
data transaksi yang dapat dilihat pada Lampiran 1 dan 113 data barang
(itemset) yang dapat dilihat pada Lampiran 2.
Setelah data transaksi dan data barang terkumpul, maka dibuatlah
kombinasi antar 2 item / 2-itemset dengan frequent itemset = 3, data
2-itemset yang memenuhi kriteria frequent itemset dapat dilihat pada
Lampiran 3.
Untuk tahap selanjutnya adalah mencari nilai support dan confidence
dari itemset yang telah ditetapkan.
A. Support
Minimal support yang ditentukan adalah 2%. Support dapat dihitung
dengan menggunakan rumus :
∑ ∑
Data nilai support dari 2-itemset dapat dilihat pada Lampiran 4.
B. Confidance
Setelah data frequent itemset dengan nilai support yang telah didapatkan
tahap selanjutnya adalah menghitung confidence. Minimal confidence yang
ditentukan adalah 50%.
| ∑ ∑
C. Final Aturan Asosiasi (Strong Rule)
Strong rule digunakan untuk mencari kombinasi itemset terkuat.
Tabel 3. 1 Strong Rule Min Sup 2%, Min Conf 50%
Item1 Item2 Support Confidence
POND"S WHITE BFF 100ML PEPSODENT WHITE 190GR 2,79% 66,67%
DETTOL SOAP ORG 120GR
4+1 SURF ACTIVE CLEAN 1 KG 3,34% 66,67%
GILLETE VECTOR HRG
PROMOSI PEPSODENT WHITE 190GR 2,37% 62,96%
PANTENE SHP HARI FALL
750ML POND"S WHITE BFF 100ML 2,51% 62,07%
DETTOL HW SENSITIVE 200 ML
SURF SCTIVE CLEAN LF.2
KG 2,65% 61,29%
WAFLE CRUNCOX 19*11GR WALL"S MAGNUM
ALMOND WALLS 70G 2,65% 61,29%
NATA DE COCO 110G MARJAN COCO PANDAN
630ML 3,20% 60,53%
POND"S WHITE BFF 100ML PANTENE SHP HARI FALL
750ML 2,51% 60,00%
SPRITE 1,5 LITER JUMBO COCA-COLA 1,5 LITER
JUMBO 2,92% 58,33%
ULTRA MILK CHOCO
1000ML CHARM B.FIT EMW ISI 5 3,48% 55,56%
DC BALITA MADU 3+DHA 800GR
WIPOL CLASIC PINE
REFFIL 900ML 2,23% 55,17%
BANGO MANIS REF.600 ML SAMBAL
PDS.INDFT.BTL.BSR.340ML 2,09% 53,57%
CHARM B.FIT EMW ISI 5 ULTRA MILK CHOCO
1000ML 3,48% 53,19%
FANTA APPLE 1.5 LT COCA-COLA 1,5 LITER
JUMBO 2,23% 50,00%
SURF ACTIVE CLEAN 1 KG DETTOL SOAP ORG 120GR
4+1 3,34% 50,00%
Dari data pada tabel 3.1 dapat kita ambil beberapa alternatif kombinasi
itemset yang dapat dijadikan sebagai promosi paket barang, sebagai berikut :
1. JIKA membeli POND"S WHITE BFF 100ML MAKA akan membeli
PEPSODENT WHITE 190GR dengan SUPPORT 2,79 % dan
24
2. JIKA membeli DETTOL SOAP ORG 120GR 4+1 MAKA akan membeli
SURF ACTIVE CLEAN 1 KG dengan SUPPORT 3,34 % dan
CONFIDENCE 66,67 %
3. JIKA membeli GILLETE VECTOR HRG PROMOSI MAKA akan
membeli PEPSODENT WHITE 190GR dengan SUPPORT 2,37 % dan
CONFIDENCE 62,96 %
4. JIKA membeli PANTENE SHP HARI FALL 750ML MAKA akan
membeli POND"S WHITE BFF 100ML dengan SUPPORT 2,51 % dan
CONFIDENCE 62,07 %
5. JIKA membeli DETTOL HW SENSITIVE 200 ML MAKA akan membeli
SURF SCTIVE CLEAN LF.2 KG dengan SUPPORT 2,65 % dan
CONFIDENCE 61,29 %
6. JIKA membeli WAFLE CRUNCOX 19*11GR MAKA akan membeli
WALL"S MAGNUM ALMOND WALLS 70G dengan SUPPORT 2,65 %
dan CONFIDENCE 61,29 %
7. JIKA membeli NATA DE COCO 110G MAKA akan membeli MARJAN
COCO PANDAN 630ML dengan SUPPORT 3,20 % dan CONFIDENCE
60,53 %
membeli WIPOL CLASIC PINE REFFIL 900ML dengan SUPPORT 2,23
% dan CONFIDENCE 55,17 %
12.JIKA membeli BANGO MANIS REF.600 ML MAKA akan membeli
SAMBAL PDS.INDFT.BTL.BSR.340ML dengan SUPPORT 2,09 % dan
13.JIKA membeli CHARM B.FIT EMW ISI 5 MAKA akan membeli 3.4.1. Desain Database
1. Tabel Login
Nama Tabel : Login
Fungsi : Untuk informasi login pengguna
Kunci utama : username
Tabel 3. 2 Tabel Login
Nama Field Tipe Data Keterangan
username Varchar(50) Nama user(PK)
Password Varchar(50) Kata kunci
2. Tabel Orders
Nama Tabel : Orders
Fungsi : Untuk menampung data transaksi
Kunci utama : OrderID
Tabel 3. 3 Tabel Orders
Nama Field Tipe Data Keterangan
OrderID Int Kode Transaksi (PK)
TotalBayar Real Total Bayar
Bayar Real Bayar
26
Tanggal Date Tanggal Transaksi
Jam Time Jam Transaksi
3. Tabel Oder Details
Nama Tabel : Order Details
Fungsi : Untuk menampung data item transaksi
Kunci utama : -
Tabel 3. 4 Tabel Order Details
Nama Field Tipe Data Keterangan
OrderID Int Kode Transaksi (FK)
ProductID Int Kode Barang (FK)
Harga Real Harga Barang
Jumlah Int Jumlah Pembelian
Total Real Total Harga
4. Tabel Products
Nama Tabel : Products
Fungsi : Untuk menampung data produk/barang
Kunci utama : ProductID
Tabel 3. 5 Tabel Products
Nama Field Tipe Data Keterangan
ProductID Int Kode Barang (PK)
Barcode Varchar(20) Barcode Barang
NamaBarang Varchar(50) Nama Barang
HargaJual Real Harga Jual Supplier
HargaRetail Real Harga Jual Toko
Satuan Varchar(10) Satuan Barang
5. Tabel Results
Nama Tabel : Results
Fungsi : Untuk menampung data hasil proses algoritma
Tabel 3. 6 Tabel Results
Nama Field Tipe Data Keterangan
ItemA Varchar(50) Item A Apriori
ItemB Varchar(50) Item B Apriori
Support Real Nilai Support
Kombinasi A dan B
Confidence Real Nilai Confidence
Kombinasi A dan B
3.4.2. Relasi Antar Table
Perancangan database dari sistem yang digambarkan sebagai berikut:
Gambar 3. 11 Relasi antar tabel
3.4.3. Desain Interface
Desain interface “Aplikasi Promosi Paket Penjualan Barang Pada
Minimarket Kumala Banjarbaru Dengan Algoritma Apriori” yang akan dibangun
adalah sebagai berikut :
28
1. Desain Form Utama
SISTEM APRIORI
Gambar 3. 12 Desain Interface Form Utama
Keterangan :
Pada form utama terdapat panel login yang digunakan untuk identifikasi
pemakai. Setelah aplikasi menerima username dan password yang diinputkan oleh
user maka menu aplikasi dapat digunakan.
2. Desain Form Data Barang
Form Barang
Barcode Nama Barang H. Jual H. Retail Product ID
Text
Keterangan :
Pada form ini enam komponen , empat buah tombol aksi (simpan,
batal dan hapus) dan pencarian.
3. Desain Form Transaksi
Transaksi
Barcode Nama Barang Harga Jumlah Total
Text
Gambar 3. 14 Desain Interface Form Transaksi
Keterangan :
Pada form ini empat komponen inputan (Barcode, nama barang,
jumlah, dan pembayaran), dua buah tombol aksi (tambah item dan simpan
data).
4. Desain Form Pola Asosiasi
Application Title
99 99 99 999999
Min. Transaksi Min. Support Min. Confidence Jumlah Transaksi PROSES
Tutup Cetak
30
Keterangan :
Pada form ini tiga komponen inputan (minimum transaksi, minimum
support, minimum confidence), dan tombol proses.
5. Desain Form Cetak Data Barang
Cetak Data Barang
Text Seluruh Data
Pilih Data (ProductID)
Cetak
Tutup
Gambar 3. 16 Desan Interface Form Cetak Data Barang
Keterangan :
Pada form ini digunakan untuk mencetak laporan data barang
6. Desain Form Cetak Data Transaksi
Cetak Transaksi
Enter Text Pilih Data (OrderID)
Cetak
Tutup
Gambar 3. 17 Desain Interface Cetak Data Transaksi
Keterangan :
7. Desain Interface Laporan Data Barang
Laporan Data Barang
ProductID Barcode Nama Barang Harga Jual Harga Retail Satuan
999999 999999 xxxxxxxxxxxxx
xxxxxxxxxxxx 999999 999999 xxxxxx
999999 999999 xxxxxxxxxxxxx
xxxxxxxxxxxx 999999 999999 xxxxxx
Gambar 3. 18 Desain Laporan Data Barang
Keterangan :
Pada desain laporan ini digunakan untuk mencetak laporan data
barang
8. Desain Interface Laporan Data Transaksi
Data Transaksi
ProductID Barcode Harga Jual Harga Retail
999999 999999 999999 999999
Gambar 3. 19 Desain Laporan Data Transaksi
Keterangan :
Pada desain laporan ini digunakan untuk mencetak laporan data
32
9. Desain Interface Laporan Hasil Analisis Apriori
Hasil Analisis Apriori
Item A Item B Support (%) Confidence (%)
999999 999999 999999 999999
999999 999999 999999 999999
Gambar 3. 20 Desain Laporan Hasil Analisis Apriori
Keterangan :
Pada desain laporan ini digunakan untuk mencetak laporan hasil
33
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1. Hasil
Perangkat keras yang digunakan membuat dan menjalankan program adalah
sebagai berikut :
1. Perangkat Keras:
- Intel Core i5 2400K 3,3 Ghz
- RAM 6 GB
- HDD 2,2 TB
- Monitor Minimal Resolution 1024 X 768
2. Perangkat Lunak:
- Sistem Operasi Windows 7
- Embarcadero Code Gear Delphi 2009
- Microsoft SQL Server 2008 R2
- Microsoft SQL Management Studio
- Microsoft SQL Server Native Client 10 ODBC
4.1.1 Implementasi 1. Form Utama
Pada form utama terdapat beberapa fungsi, diantaranya adalah sebagai
form login dan menu utama.
34
2. Form Data Barang
Form data barang merupakan form data master, dimana berfungsi
menyimpan informasi data produk yang akan di jual.
Gambar 4. 2 Form Data Barang
3. Form Transaksi Penjualan
Form data transaksi penjualan merupakan form yang berfungsi sebagai
menyimpan data transaksi penjualan, dimana data penjualan tersebut akan di
proses menggunakan algoritma apriori.
4. Form Pola Asosiasi
Form pola asosiasi merupakan form yang bertugas untuk mencari pola
transaksi dari data penjualan. Form pola asosiasi ini menggunakan algoritma
apriori untuk memproses datanya.
Gambar 4. 4 Form Pola Asosiasi
5. Form Cetak Laporan Data Barang
Form ini mempunyai fungsi untuk membuat laporan data barang.
36
6. Form Cetak Data Transaksi
Form ini mempunyai fungsi untuk membuat laporan data transaksi.
Gambar 4. 6 Form Cetak Laporan Data Transaksi
7. Laporan Data Barang
Gambar 4. 7 Laporan Data Barang
Pada laporan data barang digunakan untuk melaporkan data seperti
productID, barcode, nama barang, harga jual, harga retail, dan satuan barang.
8. Laporan Data Transaksi
...(4.1)
9. Laporan Hasil Analisis Apriori
Gambar 4. 9 Laporan Hasil Analisis Apriori
Pada laporan hasil analisis apriori ini digunakan untuk melaporkan data seperti
Item A dan Itemnh B beserta nilai support dan confidence.
4.2. Pembahasan
4.2.1. Pengujian White Box
White box testing merupakan metode perancangan test case yang
menggunakan struktur kontrol dari perancangan prosedural untuk mendapatkan
test case. Dengan menggunakan metode white box, analis sistem akan dapat
memperoleh test case yang:
1. Menjamin seluruh independent path di dalam modul yang dikerjakan
sekurang-kurangnya sekali
2. Mengerjakan seluruh keputusan logikal
3. Mengerjakan seluruh loop yang sesuai dengan batasannya
4. Mengerjakan seluruh struktur data internal yang menjamin validitas
Dalam hal ini, pengujian tidak dilakukan terhadap keseluruhan program
tetapi hanya dilakukan pada sampel pengujian untuk pemilihan paket promosi
penjualan.
Pengukuran kuantitatif terhadap kompleksitas logis suatu program
(kompleksitas siklomatis) dari grafik alir dapat diperoleh dengan perhitungan:
38
Dimana :
E = jumlah edge grafik alir yang ditandakan dengan gambar panah
N = Jumlah simpul grafik alir yang ditandakan dengan gambar lingkaran
Dibawah ini adalah pengujian dari pemilihan paket promosi penjualan
menggunakan algoritma apriori data mining.
Gambar 4. 10 Diagram Alir Program Start
Input Variable
Proses
Hasil Paket Promosi Penjualan
procedure TForm1.btn1Click(Sender: TObject);
var i,j,k,l,temp, part1, part2 : integer;
min_confidence,min_support, support, confidence,total_transaksi, min_transaksi :
real;
H1, H2, H3, H4, keluar : boolean ;
antecedent, konklusi : string;
awal, akhir: string;
x,y : Integer;
begin
Memo1.Clear;
x:= StrToInt(edt1.Text);
y:= StrToInt(EdtMinConfidence.Text);
if (x< = 0) or (x> 100) then
EdtMinConfidence.SetFocus;
end
else
begin
min_transaksi := StrToInt(EdtMinTransaksi.text);
min_support := StrToInt(edt1.Text);
min_confidence := StrToFloat(EdtMinConfidence.Text);
40
' FROM Orders ';
Open;
edtEdtTotalTransaksi.Text := Fields[0] .AsString;
total_transaksi := Fields[0] .AsInteger;
//= = = = = = = = = = = Hapus data terdahulu= = = = = = = = = = = = = = = = = //
Close;
SQL.Text := 'DROP TABLE Results';
try
ExecSQL;
except
end;
Close;
SQL.Text :=
' CREATE TABLE Results ( '+
' ItemA Varchar(50), '+
' ItemB Varchar(50), '+
' Supp REAL, '+
' conf REAL)';
try
ExecSQL;
except
end;
' (SELECT COUNT(O.ORDERID) '+
' FROM ORDERS O '+
' WHERE (SELECT COUNT (*) FROM [ORDER DETAILS] D '+
' WHERE D.PRODUCTID IN (');
for i := 1 to C-1 do
SQL.Add (' P.ITEM' + IntToStr(i) + ', ');
SQL.Add(' Q.ITEM' + IntToStr(C-1) + ') '+
' AND D.ORDERID= O.ORDERID) > = '+ IntToStr(C) + ') '+
' FROM C'+ IntToStr(C-1) + ' P, C'+ IntToStr(C-1) + ' Q '+
' WHERE Q.ITEM'+ IntToStr(C-1) + ' > P.ITEM' + IntToStr(C-1) );
for i := 2 to C-1 do
SQL.Add(' AND P.ITEM' + IntToStr(i) + ' > P.ITEM' + IntToStr(i-1) );
SQL.Add(' ORDER BY ');
for i := 1 to C-1 do
SQL.Add (' P.ITEM' + IntToStr(i) + ', ');
SQL.Add(' Q.ITEM' + IntToStr(C-1));
try
ExecSQL;
except
end;
//hapus isi tabel yg tidak memenuhi syarat
Close;
SQL.Text := ' DELETE FROM C'+ IntToStr(C) + ' WHERE JML < = '+
FloatToStr(min_transaksi);
try
ExecSQL;
except
if temp = k then
begin
dm.qry2.SQL.Text := DM.qry2.SQL.Text + Fields[temp] .AsString +
' and ';
temp := temp + 2
end else
begin
dm.qry2.SQL.Text := DM.qry2.SQL.Text + F ields[temp] .AsString + '
and ';
temp := temp + 1
end
end;
DM.qry2.SQL.Text := copy(DM.qry2.SQL.Text,1,
length(DM.qry2.SQL.Text)-7);
DM.qry2.Open;
part1 := FieldByName('jml').AsInteger;
part2 := DM.qry2.FieldByName('jml').AsInteger;
//jika nilai confidence minimum terpenuhi
support := part1/total_transaksi*100;
confidence := ((part1*100)/part2);
H1 := support> = min_support;
H2 := confidence> = min_confidence;
H3 := support> 0;
H4 := confidence> 0;
Memo1.Lines.Add(antecedent + konklusi);
Memo1.Lines.Add('');
end;
//else ShowMessage('Tidak ada kombinasi item yang mememuhi syarat');
end;
Next;
//end; //end of while not eof
end;
ShowMessage('Proses Selesai');
end;
end; //end of with query do
rzbtbtn1.Enabled:= True;
end;
end;
Gambar 4. 11 Grafik Alir Program 1
2
3
4
5
6
7
48
Cyclomatic Complexity Direkomendasikan agar jangan sampai kompleksitas
tiap unit / komponen terkecil sistem melebihi nilai 10, apabila melebihi
disarankan dipecah kembali. Kompleksitas Siklomatis (Cyclomatic Complecity)
merupakan ukuran kuantitatif kompleksitas logis suatu program. Dari grafik
alir yang ditunjukkan pada gambar 4.10 dapat dihitung kompleksitas
siklomatinya sebagai berikut:
V(G) = 8 – 5 + 2 = 5
Basis path yang dihasilkan dari jalur independent secara linier :
Path 1 = 1-2-3-4-5-6-7-2 Path 2 = 1-2-3-4-5-6-7-8
Hasil test case terhadap basis path sebagai berikut:
Tabel 4. 1 Hasil Pengujian Basis Path
Path Input Proses Output Hasil Uji
Tidak ada data yang
memenuhi kriteria
Berdasarkan hasil pengujian tersebut maka fungsi-fungsi telah memenuhi syarat.
4.2.2. Pengujian Black box
Pengujian black box digunakan untuk menguji fungsi-fungsi khusus dari
perangkat lunak yang dirancang. Pada teknik pengujian black box kebenaran
dari data atau kondisi masukan yang diberikan untuk fungsi yang ada tanpa
melihat bagaimana proses untuk mendapatkan keluaran tersebut.
Untuk pengujian menggunakan teknik black box dapat ditampilkan
sebagai berikut :
Tabel 4. 2 Hasil Pengujian Black box Pada Form Utama
No Input/event Proses Output Hasil
Uji
1 Username
dan
password
Inputan sesuai dengan data Menampilkan
menu item
sesuai
2 Username
dan
password
Inputan tidak sesuai dengan data Munculkan
pesal kesalahan
sesuai
Dari hasil pengujian blackbox, form menu utama sudah berfungsi dengan
benar.
Tabel 4. 3 Hasil Pengujian Black box Pada Form Data Barang
No Input/event Proses Output Hasil
Uji
1 Simpan Data Proses simpan data.
Tampilkan
Dari hasil pengujian blackbox, form data barang sudah berfungsi dengan
50
Tabel 4. 4 Hasil Pengujian Black box Pada Form Transaksi Penjualan
No Input/event Proses Output Hasil
Uji
1 Tambah Item Proses simpan data iten.
Tampilkan
Pesan tambah
lagi
Sesuai
2 Tidak
Tambah Item Kalkulasi jumlah harga semua
item
Total Bayar Sesuai
3. Simpan
Transaksi Proses simpan data
Tampilkan
Tabel 4. 5 Hasil Pengujian Black box Pada Form Pola Transaksi
No Input/event Proses Output Hasil
Jalankan proses algoritma apriori
Rekomendasi
promosi paket
penjualan
barang
Sesuai
2 Print Tampilkan laporan hasil proses
algoritma apriori
Laporan paket
barang sesuai
Dari hasil pengujian blackbox, form pola transaksi sudah berfungsi
Tabel 4. 6 Hasil Pengujian Black box Pada Form Cetak Data Barang
Tampilkan Laporan Laporan data
barang Sesuai
Dari hasil pengujian blackbox, form cetak data barang sudah berfungsi
dengan benar.
Tabel 4. 7 Hasil Pengujian Black box Pada Form Cetak Data Transaksi
No Input/event Proses Output Hasil
Uji
1 Input
orderID Tampilkan Laporan
Laporan data
transaksi Sesuai
Dari hasil pengujian blackbox, form cetak data transaksi sudah berfungsi
dengan benar.
4.3. Implikasi Penelitian
4.3.1. Analisis Precision, Recall, dan F1
Pengukuran hasil penelitian ini menggunakan metode precision, recall dan
F1. Data yang digunakan untuk melakukan pengukuran didapatkan dari hasil
survey yang berupa data hasil kuesioner yang didapat dari 30 orang responden.
Data yang didapat dari hasil kuesioner data paket promosi barang yang dianggap
sesuai (relevan) atau yang tidak sesuai dengan keinginan user (irrelevant), dan
paket promosi barang yang sesuai akhirnya dipilih oleh user.
Data yang sudah terkumpul dari hasil kuesioner tersebut akan diolah
menggunakan metode precision and recall. Hal ini berguna untuk mencari nilai
F1, yaitu nilai tingkat akurasi dari sistem rekomendasi. Nilai F1 adalah berupa
nilai 0-1 (nol-satu), semakin tinggi nilai F1, maka sistem rekomendasi tersebut
52
...(4.2)
...(4.3) Precision dapat dihitung dengan menggunakan rumus :
Sedangkan recall dapat dihitung dengan menggunakan rumus :
Dimana,
P = Precision
R = Recall
X = Jumlah rekomendasi relevan yang terpilih
Y = Jumlah rekomendasi terpilih yang tidak relevan
Z = Jumlah rekomendsi relevan yang tidak terpilih
Untuk nilai F1 ≥ 0,6 adalah nilai akurasi tinggi, sedangkan F1 < 0,6 adalah nilai
akurasi rendah.
Koresponden 1:
X = 5, Y = 4, Z = 6
Sehingga F1 dapat dihitung:
Precision = X / (X+Y) = 5 / (5+4) = 0,556
Recal = X / (X+Z) = 5 / (5+6) = 0,455
F1 = 2 PR / (P+R)
= (2 x 0,556 x 0,455) / (0,556+0,455)
= 0,5
Dengan nilai F1 = 0,5, maka tingkat akurasi sistem rekomendasi adalah rendah.
Koresponden 2:
X = 8, Y = 2, Z = 5
Sehingga F1 dapat dihitung:
Precision = X / (X+Y) = 8 / (8+2) = 0,8
Recal = X / (X+Z) = 8 / (8+5) = 0,615
F1 = 2 PR/ (P+R)
= (2 x 0,8 x 0,615) / (0,7+0,615)
= 0,696
Koresponden 3:
X = 3, Y = 8, Z = 4
Sehingga F1 dapat dihitung:
Precision = X / (X+Y) = 3 / (3+8) = 0,273
Recal = X / (X+Z) = 3 / (3+4) = 0,429
F1 = 2 PR / (P+R)
= (2 x 0,273x 0,429) / (0,273+ 0,429)
= 0,333
Dengan nilai F1 = 0,333, maka tingkat akurasi sistem rekomendasi adalah rendah.
Koresponden 4:
X = 7, Y = 3, Z = 5
Sehingga F1 dapat dihitung:
Precision = X / (X+Y) = 7 / (7+3) = 0,7
Recal = X / (X+Z) = 7 / (7+5) = 0,583
F1 = 2 PR/ (P+R)
= (2 x 0,7x 0,583) / (0,7+ 0,583)
= 0,636
Dengan nilai F1 = 0,636, maka tingkat akurasi sistem rekomendasi adalah tinggi.
Koresponden 5:
X = 8, Y = 4, Z = 3
Sehingga F1 dapat dihitung:
Precision = X / (X+Y) = 8 / (8+4) = 0,667
Recal = X / (X+Z) = 8 / (8+3) = 0,727
F1 = 2 PR/ (P+R)
= (2 x 0,667 x 0,727) / (0,667+ 0,727)
= 0,696
54
4.3.2. Hasil Pengukuran Aplikasi
Berikut ini adalah hasil dari kuesioner precision recall :
Tabel 4. 8 Hasil pengukuran rekomendasi promosi paket barang
RESPONDEN KE - X Y Z P R F1 AKURASI
4.3.3. Analisis Tingkat Akurasi Sistem Rekomendasi (F1)
Pengukuran dilakukan dengan menggunakan analisa hasil kuesioner
dengan metode precision, recall dan F1. Nilai precision, recall dan F1
ditunjukkan dengan nilai presentase, sistem rekomendasi dianggap akurat jika
memiliki F1 yang tinggi. Semakin tinggi nilai F1 mendekati angka 1 (satu) berarti
memberikan rekomendasi paket promosi barang sesuai dengan yang diinginkan
oleh pengguna sistem.
4.3.4. Analisis Hasil Uji Coba F1
Dari data hasil pengukuran sistem rekomendasi pemilihan sekolah yang
telah dilakukan terhadap 30 orang responden yang ada pada tabel 4.6, didapati
hasil 18 orang memperoleh rekomendasi dengan akurasi tinggi dan 12 orang
mendapat akurasi rendah. Sehingga tingkat akurasi sistem rekomendasi pemilihan
sekolah dari hasil survey penelitian yang dilakukan dapat dihitung :
Tingkat akurasi sistem rekomendasi Pemilihan sekolah menengah atas
dapat dilihat melalui diagram lingkaran di bawah ini :
Gambar 4. 12 Tingkat akurasi sistem rekomendasi paket promosi barang
40%
60%