• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERBENDAHARAAN

Dalam dokumen per 078 pb 2006 lampiran (Halaman 46-53)

NOMOR PER- /PB/2006 TENTANG PENATAUSAHAAN PENERIMAAN NEGARA MELALUI MODUL PENERIMAAN NEGARA

BERITA ACARA REKONSILIASI

Pada hari ini ...tanggal...bulan... tahun ... telah dilakukan rekonsiliasi data penerimaan negara antara Kantor Pusat Bank/Pos ... dan Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perbendaharaan di Jakarta.

Hasil Rekonsiliasi menunjukkan perbedaan sebagai berikut:

No. NTPN Jumlah Bank/Pos *) Ditjen PBN*)

1 2 3 4 5 dst.

Kesalahan/ketidakcocokan data yang tertuang dalam Berita Acara ini agar ditindaklanjuti dengan penyampaian Nota Perbaikan oleh Kantor Pusat Bank/Pos ke Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perbendaharaan sebagai dasar perbaikan data pada Modul Penerimaan Negara.

Demikian disampaikan.

Pejabat Kantor Pusat Ditjen Perbendaharaan,

(Nama Pejabat)

(NIP)

*) diisi kondisi yang sebenarnya, kalau data tersebut ada di database maka cukup diisi tanda ”3” , kalau data tersebut tidak ada di database maka diisi ”±”.

LAMPIRAN IV PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERBENDAHARAAN NOMOR PER- /PB/2006 TENTANG PENATAUSAHAAN PENERIMAAN NEGARA MELALUI MODUL PENERIMAAN NEGARA

NOTA PERBAIKAN

No. _________

Dengan nota ini (nama Bank/Pos) mengajukan permohonan agar Direktorat Jenderal Perbendaharaan melakukan:

Pembatalan

Perekaman

atas transaksi di bawah ini:

Nomor Transaksi Bank/Pos : ____________________ Tanggal Bayar : __/__/__ (dd/mm/yy)

NPWP : ____________________

Nama Wajib Pajak/Bayar : _______________________________________________ Alamat : _______________________________________________

Kota : ____________________

Kode MAP/Jenis Setoran : _____/___ Uraian: ______________________________ Masa Pajak : _______ - ______ (mmmm-yyyy)

Nomor Ketetapan : ____________________________

Jumlah : Rp ______________________

NTPN ___________________________ (tidak diisi jika perekaman)

(Nama Bank/Pos) tidak dapat melakukan transaksi tersebut secara on-line yang dikarenakan:

Terjadi gangguan pada komunikasi data selama lebih dari satu hari

Terjadi gangguan pada aplikasi komputer selama lebih dari satu hari

Pembatalan (reversal) yang tidak dapat dilakukan pada hari yang sama

Terdapat kesalahan perekaman Deskripsi permasalahan:

____________________________________________________________________ ____________________________________________________________________ ____________________________________________________________________ nama kota, tanggal/bulan/tahun

(nama Bank/Pos)

(Pejabat Bank/Pos) (Jabatan)

Agar memenuhi syarat proses, pihak Bank/Pos harus memenuhi hal sebagai berikut: - Nota Permohonan Perbaikan ini harus dicetak di atas kertas surat resmi Bank/Pos.

- Nota Permohonan Perbaikan harus diketahui dan ditandatangani oleh pejabat Bank/Pos dan dibubuhi stempel Bank/Pos.

- Setiap Nota Permohonan Perbaikan harus dilampiri salinan Bukti Setor dan BPN yang telah ditandatangani dan dibubuhi stempel Bank/Pos.

- Setiap kolom isian transaksi harus diisi lengkap. Untuk kotak pilihan diisi dengan tanda silang (X).

LAMPIRAN V PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERBENDAHARAAN NOMOR PER- /PB/2006 TENTANG PENATAUSAHAAN PENERIMAAN NEGARA MELALUI MODUL PENERIMAAN NEGARA

FORMULIR PEREKAMAN ULANG

Sesuai dengan salinan Bukti Setor dan BPN terlampir maka Bukti Setor yang terekam seharusnya menjadi:

Tanggal Bayar : __/__/__ (dd/mm/yy)

NPWP : ____________________

Nama Wajib Pajak/Bayar : _______________________________________________ Alamat : _______________________________________________

Kota : ____________________

Kode MAP/Jenis Setoran : _____/___ Uraian: ______________________________

Jumlah : Rp ______________________

Masa Pajak : _______ - ______ (mmmm-yyyy) Nomor Ketetapan : ____________________________

NTPN ________________________________(Diisi setelah diperoleh)

Perekaman ulang disebabkan oleh:

Kesalahan dalam perekaman NPWP

Kesalahan dalam perekaman data lainnya

Nama kota, tanggal/bulan/tahun

Mengetahui dan Menyetujui Dilaksanakan oleh: Tanggal: ...

... ... ... NIP... NIP...

LAMPIRAN VI PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERBENDAHARAAN NOMOR PER- /PB/2006 TENTANG PENATAUSAHAAN PENERIMAAN NEGARA MELALUI MODUL PENERIMAAN NEGARA

SURAT SETORAN

BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN ( S S B )

DEPARTEMEN KEUANGAN RI

DIREKTORAT JENDERAL PAJAK BERFUNGSI SEBAGAI SURAT PEMBERITAHUAN OBJEK PAJAK PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (SPOP PBB) Lembar 1 Untuk Wajib Pajak sebagai bukti pembayaran KANTOR PELAYANAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN: PERHATIAN: Bacalah petunjuk pengisian pada halaman belakang lembar ini terlebih dahulu. A. 1. Nama Wajib Pajak: 2. Alamat Wajib Pajak: 3. Kelurahan/Desa: 4. RT/RW: 5.Kecamatan: 6. Kabupaten/Kota: 7. Kode Pos:

B. 1. Nomor Objek Pajak (NOP) PBB: 2. Letak tanah dan atau bangunan: 3. Kelurahan/Desa: 4. RT/RW: 5. Kecamatan: 6. Kabupaten/Kota: Penghitungan NJOP PBB: U r a i a n ( Diisi luas tanah dan atau bangunan yang L u a s haknya diperoleh ) NJOP PBB / m2 ( Diisi berdasarkan SPPT PBB tahun terjadinya perolehan hak / Tahun …….) Luas x NJOP PBB / m 2 Tanah ( bumi ) 7 m2 9 Rp 11 Rp angka 7 x angka 9 Bangunan 8 m2 10 Rp 12 Rp angka 8 x angka 10 NJOP PBB: 13 Rp angka 11 + angka 12 15. Jenis perolehan hak atas tanah dan atau bangunan: 14. Harga transaksi / Nilai pasar: Rp 16. Nomor Sertifikat : C. PENGHITUNGAN BPHTB ( Hanya diisi berdasarkan penghitungan Wajib Pajak ) Dalam Rupiah Nilai Perolehan Objek Pajak ( NPOP ) 1

Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak ( NPOPTKP ) 2

Nilai Perolehan Objek Pajak Kena Pajak ( NPOPKP ) angka 1 – angka 2 3

Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan yang terutang 5% x angka 3 4

Pengenaan 50% karena waris / hibah wasiat / pemberian hak pengelolaan *) 50% x angka 4 5

Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan yang harus dibayar 6

D. Jumlah Setoran berdasarkan: Untuk disetorkan ke rekening Kas Negara qq. BPHTB MAP: a. Penghitungan Wajib Pajak b. STB / SKBKB / SKBKBT *) Nomor: Tanggal: c. Pengurangan dihitung sendiri karena: d. Dengan angka: Dengan huruf: *) Coret yang tidak perlu MENGETAHUI: PPAT / NOTARIS / KEPALA KANTOR LELANG / PEJABAT LELANG / KEPALA KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN / KOTA *) ________________________________ Nama lengkap, stempel, dan tanda tangan DITERIMA OLEH: TEMPAT PEMBAYARAN BPHTB Tanggal: ……….……….

________________________________ Nama lengkap, stempel, dan tanda tangan Jakarta, tgl ...

WAJIB PAJAK / PENYETOR ________________________________ Nama lengkap dan tanda tangan Nomor Dokumen: NOP PBB baru : KP. BPHTB 1.1 − 01 Lembar 1/5 – Wajib Pajak ………..…….… ………..…….… ………..…….… ………..…….… ………...………. ………...…….... ………...……....

Hanya diisi oleh petugas Kantor Pelayanan PBB

SURAT SETORAN PAJAK

(SSP)

NPWP

:

.

.

.

-

.

Diisi sesuai dengan Nomor Pokok Wajib Pajak yang dimiliki

NAMA WP

:

………...

ALAMAT

:

………

………

MAP/Kode Jenis Pajak

Kode Jenis Setoran

Uraian Pembayaran

………..………

………..………

………..………

Masa Pajak

Tahun

Jan Peb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nop Des

Diisi tahun terutangnya pajak Beri tanda silang pada salah satu kolom bulan untuk masa yang berkenaan Nomor Ketetapan

:

/ / / /

Diisi sesuai Nomor Ketetapan : STP, SKPKB, SKPKBT Jumlah Pembayaran Diisi dengan rupiah penuh

Rp.

………..

Terbilang : ………

.…...………

……….………

Diterima oleh Kantor Penerima Pembayaran Tanggal ……….

Cap dan tanda tangan Nama Jelas : ………...

Wajib Pajak/Penyetor ……….., tgl ………….

Cap dan tanda tangan Nama Jelas : ………

Ruang Validasi Kantor Penerima Pembayaran

LEMBAR

1

Untuk Arsip WP

DEPARTEMEN KEUANGAN R.I DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

Diisi sesuai buku petunjuk pengisian

DEPARTEMEN KEUANGAN R.I DIT. JEND. BEA DAN CUKAI

Kantor Pelayanan Bea dan Cukai ...…

SURAT SETORAN

PABEAN, CUKAI,

DAN PAJAK DALAM RANGKA

IMPOR

(SSPCP)

Lembar ke-1 : KPBC Lembar ke-2 : PENYETOR Lembar ke-3 : BANK/KANTOR POS & GIRO A. NPWP : Nama : ... Alamat : ... ... Kode Pos ... B. BERDASARKAN DOKUMEN : ...NOMOR...TANGGAL...

C. PENERIMAAN PABEAN, CUKAI DAN PAJAK Jenis Setoran MAP Jumlah Setoran Bea Masuk 412111 Rp ...

Bea Masuk Ditanggung Pemerintah atas Hibah (SPM) Nihil 412112 Rp ...

Denda Administrasi Pabean 412113 Rp ...

Penerimaan Pabean lainnya 412119 Rp ...

Cukai Etil Alkohol 411512 Rp ...

Penerimaan Cukai lainnya 411519 Rp ...

Denda Administrasi Cukai 411514 Rp ...

PNBP/Pendapatan DJBC 423146 Rp ...

Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Impor 411212 Rp ...

Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) Impor 411222 Rp ...

Pajak Penghasilan Pasal 22 (PPh Pasal 22) Impor 411123 Rp ...

D. JUMLAH SETORAN PABEAN, CUKAI DAN PAJAK: Rp ……….…………...……...…...

Dengan Huruf :...

....

Diterima oleh Bank/Pos : Nomor SSPCP : Unit KPPN : Tanggal : ___/___/ 20___ Cap dan Tanda Tangan Nama Jelas ...

Masa Pajak Tahun

Jan Peb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nop Des

Beri tanda silang pada salah satu kolom bulan untuk masa yang berkenaan Diisi tahun terhutangnya pajak Kode Kantor :

DEPARTEMEN KEUANGAN R.I DIT. JEND. BEA DAN CUKAI

Kantor Pelayanan Bea dan Cukai ...…

SURAT SETORAN

CUKAI ATAS BARANG KENA

CUKAI DAN PPN HASIL

TEMBAKAU

(SSCP)

Lembar ke-1 : KPBC Lembar ke-2 : PENYETOR Lembar ke-3 : BANK/KANTOR POS & GIRO A. NPWP : Nama : ... Alamat : ... ... Kode Pos ... B. BERDASARKAN DOKUMEN : ...NOMOR...TANGGAL...

C. PENERIMAAN CUKAI DAN PAJAK Jenis Setoran MAP Jumlah Setoran Cukai Hasil Tembakau 411511 Rp ...

Cukai Etil Alkohol 411512 Rp ...

Cukai Minuman Mengandung Etil Alkohol 411513 Rp ...

Penerimaan Cukai lainnya 411519 Rp ...

Denda Administrasi Cukai 411514 Rp ...

PNBP/Pendapatan DJBC 423146 Rp ...

Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Hasil Tembakau 411211 Rp ...

E. JUMLAH SETORAN CUKAI DAN PAJAK : Rp ...…………...……...…...

Dengan Huruf :...

....

Diterima oleh Bank/Pos : Nomor SSCP : Unit KPPN : Tanggal : ___/___/ 20___ Cap dan Tanda Tangan Nama Jelas ...

Masa Pajak Tahun

Jan Peb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nop Des

Beri tanda silang pada salah satu kolom bulan untuk masa yang berkenaan Diisi tahun terhutangnya pajak Kode Kantor :

Dalam dokumen per 078 pb 2006 lampiran (Halaman 46-53)

Dokumen terkait