KATEGORI MENJAWAB MESIANIK PERBANDINGAN AJARAN PERIHAL NAMA SUCI
PERBADINGAN KRISTEN MESIANIK –GEREJA RASULIAH- GNI
Adapun perbadingan ringkas antara komunitas Kristen Mesianik, Gereja Rasuliah pada umumnya, dan Gereja Nasrani Indonesia bisa terlihat jelas pada tabel di bawah ini:
Tabel Perbandingan Kristen Mesianik-Gereja Rasuliah-GNI
No Ajaran Kristen Mesianik Gereja Rasuliah (GR) Nasrani di Indonesia (GNI) 1 Mulai berdiri Dimulai tahun
2000-an (abad 21) Dimulai abad 1
Dimulai 2013 lalu masuk ke dalam Tahbisan abad 1
2 Penulis Kitab Bukan
Ya, semua penulis kitab adalah bagian dari GR. GR
adalah pemilik
kepusatakaan besar/Museum.
Bukan, hanya sebagai pewaris naskah kitab GR yg sebagian disimpan di Museum keuskupan di Australia.
3 Pembuat tradisi
Ya, tradisi sendiri atau modifikasi tradisi Farisi
Ya, Tradisi Nasrani kendati ada penyimpangan seiring waktu berjalan
Bukan, hanya sebagai pewaris Tradisi Nasrani bercorak
4 Pelestari tradisi
Nasrani Tidak
Ya, disesuaikan dengan budaya lokal
Ya, disesuaikan dengan budaya lokal
5 Kanon Kitab Suci
Bukan pelaku Kanon. Ikut kanon 66 kitab Protestan
Pembuat Kanon Kitab Suci, setiap GR berhak menentukan Kanon masing-masing
Bukan pelaku Kanon, hanya menjadi pewaris dan tidak membatasi jumlah Kitab
6 Penganut Sola
Sciptura abad 16 Mengakui
Sangat Menolak sebagai pewaris tradisi
Sangat Menolak sebagai pewaris tradisi
7 Torah yang diakui sekarang
Ada yang meyakini
Torah Sinai, ada
yang menolaknya
8 Dewan Sanhendrin Memiliki Sinode terpisah-pisah dan tidak ada kesepakatan akan Torah yang dijalankan
Sanhendrin adalah dewan Keuskupan
Sanhendrin adalah Dewan Kesukupan di Australia, kedepannya setelah jumlah jemaat banyak aka nada Sanhendrin di Indonesia
9
Hubungan sejarah dengan Nasrani awal
Tidak ada Terhubung dengan rantai tahbisan
Terhubung dengan Tahbisan Petrus, Mar Thoma, dan Mar Addai
10 Peran kenabian Tidak ada Jarang, menekankan ke tradisi
Di Indonesia belum punya nabi, masih dalam tahapp pembelajaran. Peran kenabian/mistika masih mengacu kepada para mistikis di Australia
11 Pemimpin
Wanita Ok Mayoritas tidak
Tidak, melestarikan tradisi
Judaism dan Nasrani awal
12 Pemimpin Pendeta Ya Dilarang. Dipimpin Imam/uskup Dilarang. Dipimpin Imam/uskup 13 Sifat kepemimpinan
Diangkat dan bisa mengangkat diri sendiri menjadi pemimpin
Hanya diangkat, tidak bisa
memimpin tanpa
ditahbiskan oleh Imam Tertahbis
Hanya diangkat, tidak bisa memimpin tanpa ditahbiskan oleh Imam Tertahbis
14 Imam
Setiap jemaat dan pelayan Tuhan termasuk pendeta adalah imam
Imam diangkat dari jemaat oleh Uskup yang ada
Imam diangkat dari jemaat oleh Uskup yang ada
15 Keimamatan Melkisedek
Tidak diajarkan sama sekali, hanya percaya bahwa Yeshua adalah Imam Besarnya. Di bawah-Ny ada banyak pendeta
Sejak abad 1 sudah merumuskan jenjang keimamatan Melkisedek sbg pengganti keimamatan Lewi
Di Indonesia sudah dipimpin oleh Uskup, jenjang tertinggi keimamatan Melkisedek. Beliau dibantu oleh beberapa
Shamasha (deacon) di Medan,
Tarutung, Jakarta, Bekasi, Jogyakarta, Surabaya, dan Madiun. 16 Messianic Jewish Sebagai kiblat pengajaran selain penafsiran sendiri
Tidak ada hubungan Tidak ada hubungan
17 Helenisme Menolak
Gereja Byzantium adalah sumbernya, namun tidak
semua terkena imbasnya Menolak
18
Teologi
Pengganti Menolak Banyak GR yang
mengakuinya juga Menolak
20 Menyebut 'Yahweh' Mayoritas Ya, mengajarkan jemaat menyebutnya secara langsung Tidak Tidak 21 Sumber pendidikan
STT yang berasal dari perkembangan pendidikan Era Skolastik abad 15
Pemuridan dan seminari abad 1
Pemuridan dan seminari St Basel. Seminari berasal dari sistem pendidikan abad 1 Nasrani
22 Hari peribadatan
Sabtu dan Minggu, ada yang anti Minggu
Sabtu dan Minggu
Baru di hari Sabtu, semoga tahun depan bisa memulai peribadatan Hari Minggu 23 Shabbat Sabtu Mayoritas mengakui Sabtu Sabtu
24
Siddur untuk
Shabbat (Liturgi
ibadah)
Buat sendiri hasil adopsi dari
Messianic Jewish
Melestarikan semua siddur kuno
Melestarikan siddur uskup Yerusalem I, Mar Yakub
HaTzadiq
25 Doa Harian
Ada yang mengikuti Doa harian 3x sehari mengikuti
Shemoneh Esrei Judaism
7x sehari, tidak diwajibkan. Siddur berasal dari Gereja Syria Antiokia dan diadopsi sesuai tradisi Gereja Rasuliah masing-masing
7x sehari, tidak diwajibkan. Siddur berasal dari Gereja Syria Antiokia yang diadaptasi dari beberapa tradisi Gereja Rasuliah lainnya
26 Perayaan Natal 25 Desember
Anti Natal 25 Desember
Mayoritas merayakan Natal 25 Desember
25 Desember merayakan Perayaan Terang (masa Miriam mengandung), ini bukan perayaan kelahiran Yeshua
27 Perayaan Ester Anti Easter Mayoritas merayakan Easter Tidak merayakan Easter tapi
Pesakh Nasrani
28 Babtisan
Selam, ada yang ditambah Baptis Pembaharuan
Baptisan Air
(diselam/dituang), Baptisan Roh Kudus (diolesi minyak)
Baptisan Air
(diselam/dituang), Baptisan Roh Kudus (diolesi minyak)
29 Tumpang tangan
Dilakukan pemimpin kepada orang sesuai dorongan hatinya
Bagian dari Ritual Pentahbisan 'Semikha
HaSlikanuth' untuk melakukan estafet otoritas
Bagian dari Ritual Pentahbisan 'Semikha HaSlikanuth' untuk melakukan estafet otoritas
30 Sunat jasmani
Ada yang
mengharuskan, ada yang tidak
Menolak sunat jasmani sejak konsili Yerusalem 50 M sbg bagian dari halakha
Menolak sunat jasmani sejak konsili Yerusalem 50 M sbg bagian dari halakha
31 Biara
Tidak ada, tidak pernah diajarkan peruntukannya
Ada dan banyak Ada, masih mengikuti biara di Keuskupan Australia
Selamat datang di Laman TANYA JAWAB dengan kategori PERAYAAN. Semoga dari sini, para pembaca bisa memahami siapa GNI itu sebenarnya.
KATEGORI PERAYAAN
1. Apakah Nazarene Indonesia terus merayakan Hari-hari Raya Yahudi di PL?Jawab: Tidak lagi sebenarnya. Untuk lebih jelasnya, kita menerima bimbingan dari Uskup Mar Nicholas Lumbantoruan berikut ini:
Kami Jemaat Nasrani Indonesia tetap merayakan Perayaan Pesakh melebihi kaum Yahudi sendiri, di mana Pesakh itu dirayakan setiap saat yang kita sebut sebagai “Qurbana Qadisha” (Ekaristi), Savuot (setiap saat dilayankan lewat Doa Epiklesis/Shekhinah dalam Ibadah), Roti Tak Beragi (Bahan Perjamuan Kudus Tak Beragi), Buah Sulung sebagai Hari Kebangkitan yang dirayakan Tiap Hari Pertama (Yom Rishon) tiap Minggu dikenal sebagai Hari Tuhan, Yom Kippurim dirayakan tiap saat di depan mezbah dimana Imam memberi absolusi Pengakuan Dosa, Sukkot dirayakan tiap saat dimana kita manunggal (bersukkah) dengan Tubuh dan darah Yeshua, Perayaan Trompet/Shofar selalu dilakukan saat kita menghadap Kiblat Timur dengan konsep Maranatha yang disertai peniupan Shofar dalam memulai ibadah, dll. Ketujuh Perayaan ini selalu dirayakan Tiap Hari Sabat dan Hari Minggu oleh Jemaat Rasuli Kuno yang sudah disatukan dalam satu LITURGI, tetapi bisa dipisahkan pada periode mengikuti Kalender tahunan sebagaimana kaum Ibrani mengikuti penanggalan. Konsepnya, Jemaat Rasuli Kuno (khusus non-Yahudi) tidak lagi menjalankan 7 Hari Perayaan mundur kebelakang di zaman Sinai, kecuali kaum keturunan Yahudi. Secara umum kami merayakan 7 Hari Raya dan ditambah banyak Perayaan lainnya lagi yang dilandaskan pada Yeshua sejak 2000 tahun lalu hingga kedatangan-Nya kedua kali. Segalanya harus dipahami dalam konteks Yeshua, melalui Yeshua, oleh Yeshua, dari Yeshua, kepada Yeshua… Sementara dari zaman Yeshua mundur ke belakang ke zaman Sinai hanya sebagai “BINGKAI TEOLOGIS BUKAN ISI TEOLOGIS” dalam Perayaan-perayaan Perjanjian Baru
2. Jadi perayaan Hari-hari Raya Yahudi (Moedim) Nazarene Indonesia berbeda dengan Mesianik Judaism?
Jawab: Kami pikir pasti jauh berbeda. Semua perarayaan atau peribadatan Nazarene sejak abad 1 selalu dipimpin oleh para Imam dan Uskup, sementara kaum Messianic Judaism tidak memiliki keimamatan ini.
3. Mengapa GNI tidak merayakan Perayaan-perayaan Yahudi lain padahal itulah perayaan YANG TUHAN YHWH PERINTAHKAN UNTUK DILAKUKAN?
Jawab: Tuhan YHWH memerintahkan siapa? Keturunan Israel bukan non Israel. Tuhan YHWH kapan memerintahkannya? Dulu sebelum datangnya Yeshua. Semua perayaan tersebut digenapi oleh kedatangan Yeshua. Perhatikan konteks dalam membaca kitab suci, perintah Tuhan kepada Israel tidak pernah bisa ditujukan kepada bangsa-bangsa lain. Pengikut Yeshua adalah jemaat PB bukan lagi Jemaah Israel di PL. Semua keturunan Israel yang ingin terikat pada PB haruslah juga menjalankan tradisi mereka dari sudut pandang PB. Yeshua Sang Mshikha sudah datang.
4. Bukankah Yeshua juga melakukan hukum Taurat, jadi kita sebagai pengikut-Nya harus melakukan Hukum Taurat juga termasuk merayaan perayaan-perayaan Yahudi?
Jawab: Yeshua ya memang melakukan Torah Sinai (LAI: Hukum Taurat), namun ‘Hukum Taurat’ yang mana? Pengajaran Yeshua berbeda jauh dengan pengajaran Nabi Mosha di PL! Pengajaran Yeshua adalah penggenapan ajaran Mosha. Ada banyak perbedaan antara ajaran mereka berdua sebab memang zamannya juga sudah berubah.
Mosha mengajarkan hukum rajam, Yeshua tidak.
Mosha mengajarkan keimamatan Lewi, Yeshua mengajarkan keimamatan Melkisedek.
Mosha mengajarkan peribadatan di Bait Suci/Kemah Suci, Yeshua malah menghancurkannya.
Mosha mengajarkan kiblat Yerusalem, Yeshua mengajarkan kiblat TIMUR.
Mosha mengajarkan kurban hewan, Yeshua mengajarkan Kurban Diri-Nya (kurban Manusia).
Mosha mengajarkan perayaan-perayaan Yahudi, Yeshua mengajarkan perayaan lainnya di PB yang terdapat dalam tradisi Rasuliah.
Jadi, tolong pahami bahwa ada perbedaan yang membentang antara Ajaran Mosha dan Yeshua kendati keduanya sama-sama memakai frasa ‘Hukum Taurat’. Oleh karena ada banyak perbedaan, maka para rasul menyebut apa yang Yeshua ajarkan adalah ‘Torah Mshikha’ (Gal 6:2).
Gal 6: 2 (LAI) Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.
Sebagai pengikut Yeshua, melakukan Hukum Taurat itu artinya bunuh diri rohaniah. Perhatikan pesan Mar Shaul ex-rabbi Yahudi Farisi berikut:
Rm 4:14 Sebab jika mereka yang mengharapkannya dari hukum Taurat, menerima bagian yang dijanjikan Alaha, maka sia-sialah iman dan batallah janji itu.
5. Sebenarnya di mana letak perbedaan antara Perayaan-perayaan di PL dan di PB?
Jawab: Semua perayaan di PL mengacu kepada diri Yeshua Mshikha. Jadi perayaan-perayaan di PB focus pada Yeshua.
6. Mengapa Perayaan terpenting (mayor) Nazarene Indonesia adalah PESAKH bukan yang lain?
Jawab: Pesakh adalah perayaan (peribadatan) yang dimandatkan langsung oleh Maran Yeshua.
Luk 22:19 Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya: "Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku."
Inilah puncak perayaan umat Nazarene, perayaan atau peribadatan ini hanya bisa dilakukan oleh mereka yang telah dibaptis. Perayaan lain, juga penting, namun tidak sepenting Pesakh yang mengedepankan Perjamuan Suci. Dengan perjamuan inilah seseorang bisa diselamatkan.
7. Bolehkan non jemaat yang belum disunat ikut merayakan PESAKH di komunitas Nazarene Indonesia?
Jawab: Peribadatan dan perayaan GNI terbuka bagi siapa saja. Masalah sunat atau tidak disunat, sudah dibahas di Konsili I Yerusalem yang dihadiri oleh para rasul. Konsili tersebut menghasilkan keputusan, pengikut Yeshua tidak lagi harus disunat jasmani. Nazarene sejak abad 1 menekankan sunat hati.
8. Bolehkan merayakan PESAKH dengan cara menghias telur paskah?
Jawab: Ini bukanlah tradisi Nazarene, ini adalah tradisi pagan kuno yang terus dilestarikan oleh banyak gereja. Silahkan saja lakukan asal tidak menarik juga ajaran pagan untuk masuk ke dalam pemikiran anak-anak yang mengikutinya. Jika tradisi ini bisa ditinggalkan, itu adalah tindakan yang lebih bijaksana.
9. Apa saja perayaan-perayaan Minor Nazarene Indonesia?
Jawab: Perayaan minor GNI ada berbagai macam, dari memperingati Para Kadosa (Orang-orang kudus), Hari Mshikha, Pekan sengsara, Rabu pembasuhan, Rabu-Sabtu hening, dan lain-lain.
10. Mengapa bisa ada perayaan untuk Orang-orang Kudus dan lainnya jika itu tidak pernah diperintahkan oleh Yeshua?
Jawab: Perayaan ulang tahun kelahiran, ulang tahun pernikahan, ulang tahun perusahaan, ulang tahun gereja juga kita rayakan kendati itu tidak pernah Yeshua peritahkan. Ada perayaan Tahun Baru, perayaan Ucapan syukur suatu keberhasilan, perayaan membuka cabang perusahaan baru, dan lain-lain. Semua itu tidak diperintahkan oleh Maran Yeshua, namun dirayakan oleh banyak umat Kristen.
Fokus perayaan kita adalah sosok Yeshua, kita mengucap syukur pada-Nya atas semua anugerah yang Dia limpahkan kepada kita. Untuk hal tersebut, tidak perlu menunggu perintah, kita lakukan saja.
11. Mengapa PESAKH bukan PASKAH atau EASTER?
Jawab: Sebenarnya ini hanyalah nama, wadah, atau kata saja. Yang terpenting bukanlah wadahnnya, melainkan isinya. GNI karena bercorak semitik maka lebih memilih nama semitik, yaitu Pesakh.
12. Apa yang dirayakan umat Nazarene pada tgl 25 Desember?
Jawab: Ada dua hal yang kita rayakan pada tanggal 25 Kislev (Desember):
a. Perayaan Masa Konsepsi Miltha d’Alaha(Sang Anak Alaha masuk dalam rahim Miriam melalui Ruakh ha-Kodesh) dan Pewartaan malaikat Gabriel akan peristiwa Sejarah ini di Bumi sebagai Kabar Baik. (Lukas 1:26-35). Hitungan Tradisi Yahudi Desember ke- September Akhir atau Awal Oktober (9 bulan + 10 hari) jatuh pada Perayaan Sukkot. Nubuatan ini terdapat pada Zakaria 14:16, sebagai berikut:
ZAK 14:16 VHYH KL-HNVThUr MKL-HGVYM HB’aYM ‘yL-YUrVShLM V’yLV MDY ShNH BShNH LHShThChVTh LMLK YHVH TShB’aVTh VLChG ‘aTh-ChG HSKVTh.
ZAK 14:16 Dan akan terjadi pada waktunya, bahwa setiap orang yang tersisa dari semua bangsa yang datang