• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perbandingan Antara Target dan Realisasi Kinerja Tahun 2019

Akuntabilitas Kinerja

3.1. Capaian Kinerja Organisasi

3.1.1. Perbandingan Antara Target dan Realisasi Kinerja Tahun 2019

Capaian kinerja antara target dan realisasi pada tahun 2019 berada pada kategori sangat tinggi, mengingat dari indikator kinerja yang ditetapkan (4 indikator), sebanyak 3 indikator (70%) memiliki capaian sangat tinggi. Indikator tersebut meliputi: pertumbuhan kontribusi PAD terhadap APBD; indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan; dan persentase SDM perpajakan yang telah mengikuti Bimtek/Pelatihan. Kemudian capaian pada kategori sangat rendah sebanyak 1 indikator (30%), yaitu pertumbuhan pajak daerah; dan pertumbuhan retribusi daerah.

70.00% 30.00%

Sangat Tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat Rendah

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Tahun 2019

Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara

Halaman III-3

Persentase Capaian Indikator Antara Target dan Realisasi Kinerja Tahun 2019

Adapun rincian capaian kinerja antara target dan realisasi tahun 2019 dapat dilihat pada Tabel 3.2. berikut ini.

Tabel 3.2.

Capaian KinerjaAntara Target dan Realisasi Kinerja Tahun 2019

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Utama Target (Tercantum dalam PK)

Perhitungan Capaian Tahun 2019 Selisih Capaian 2019 VS Target 2019 Capaian Kinerja Tahun 2019 Kategori Meningkatnya Pendapatan Asli Daerah Pertumbuhan kontribusi PAD terhadap APBD (%) 8,97% Jumlah PAD 514.093.633.924 0,150% 101,67% Sangat Tinggi Total Pendapatan Daerah 5.635.175.764.846

Hasil 9,12%

Pertumbuhan Pajak

Daerah (%) 12,99%

Jumlah Realisasi Pajak

Tahun Sebelumnya 60.991.506.675

10,2% 178,52%

Sangat Tinggi Jumlah Realisasi Pajak

Tahun Sekarang 75.132.818.869,33

Hasil 23,19%

Pertumbuhan

Retribusi Daerah (%) 13,56%

Jumlah Realisasi Retribusi

Tahun Sebelumnya 6.219.679.404,16

-10,51% 22,49% Sangat Rendah Jumlah Realisasi Retribusi

Tahun Sekarang 6.409.603.433 Hasil 3,05 % Meningkatnya kompetensi SDM Aparatur Persentase SDM perpajakan yang telah mengikuti Bimtek/Pelatihan (%) 70

Jumlah Pegawai yang telah mengikuti Diklatpim dan Diklat Teknis Fungsional sesuai kebutuhan organisasi

280

13,83% 119,75% Sangat Tinggi Total jumlah pegawai yang

seharusnya mengikuti Diklat Teknis Fungsional

334

Hasil 83,83%

Ulasan pencapaian indikator kinerja pada masing-masing sasaran sebagai berikut:

(1) Sasaran:Meningkatnya Pendapatan Asli Daerah

Indikator kinerja pada sasaran ini sebanyak 3 indikator yaitu: (1) pertumbuhan kontribusi PAD terhadap APBD; (2) pertumbuhan pajak daerah; dan (3) pertumbuhan retribusi daerah.

(a) Indikator:Pertumbuhan kontribusi PAD terhadap APBD

Indikator ini digunakan untuk mengukur kinerja organisasi (Bapenda) dalam upaya menunjukkan kemampuan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam membiayai sendiri kegiatan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Capaian indikator ini ditargetkan dapat terealisasi sebesar 13,56%. Sedangkan formula perhitungannya sebagai berikut:

PAD

Kontribusi PAD = --- X 100% Total Pendapatan Daerah

Berdasarkan data rekapitulasi laporan realisasi penerimaan pendapatan daerah tahun 2019, jumlah realisasi PAD Kabupaten Kutai Kartanegara pada tahun 2019 sebesar Rp. 514.093.633.923,60 dan total pendapatan daerah sebesar Rp 5.635.175.764.845,60.Dari data tersebut, capaian indikator ini pada tahun 2019 sebesar 9,12%, sedangkan target yang ditetapkan sebesar

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Tahun 2019

Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara

Halaman III-4

8,97%. Artinya capaian kinerja pada tahun 2019 lebih tinggi dari target yang ditetapkan, dengan tingkat capaian sebesar 101,67%. Namun demikian capaian tersebut jika merujuk pada kriteria penilaian kinerja dari Permendagri 86 Tahun 2017sudah sangat tinggi, karena sudah berada diatas 91%.

Kontribusi PAD terhadap Total Pendapatan Daerah perlu terus ditingkatkan karena capaian sebesar 9,12% masih menunjukkan kemampuan keuangan daerah yang sangat kurang (berada pada rentang nilai 0-10%). Rendahnya perolehan persentase tersebut menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara belum mampu membiayai pengeluarannya sendiri, dengan kata lain masih sangat tergantung pada pemerintah pusat. Hal ini tentunya perlu mendapatkan perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara untuk melakukan upaya akseleratif, guna meningkatkan PAD ditahun-tahun mendatang. Jika dilihat dari struktur pendapatan daerah Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2019, sebagian besar berasal dari Dana Perimbangan (52,37%), sedangkan dari Pendapatan Asli Daerah hanya sebesar 9,12%. Tingginya Dana Perimbangan tersebut dipengaruhi oleh sumber daya alam (sektor pertambangan), terutama Bagi Hasil dari Iuran Eksplorasi & Eksploitasi (Royalti) sebesar Rp 1.410.983.168.004,00 dan Bagi Hasil dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Sektor Pertambangan Minyak dan Gas Bumi sebesar Rp. 1.229.553.282.818,00

Gambar 3.2.

Realisasi dan Kontribusi PAD, Dana Perimbangan, dan Lain-Lain Pendapatan Daerah Tahun 2019

Sumber: Laporan Realisasi Penerimaan Tahun 2019, Diolah

Berkaca dari kondisi diatas, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sudah saatnya tidak sepenuhnya mengandalkan dari penerimaan Dana Perimbangan, terutama dari bagi hasil sektor pertambangan, mengingat sektor ini mengalami kelesuan dan diperkirakan akan mengalami penurunan. Untuk itu, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk meningkatkan pendapatan daerah, terutama dalam meningkatkan indikator pertumbuhan kontribusi PAD terhadap APBD, dengan terus mengoptimalkan penerimaaan dari sumber-sumber PAD.

514,093,633,923 3,670,768,804,866 524,206,946,906 9.12% 52.37% 13.22% 0.00% 10.00% 20.00% 30.00% 40.00% 50.00% 60.00% 70.00% 80.00% 90.00% 500,000,000,000 1,000,000,000,000 1,500,000,000,000 2,000,000,000,000 2,500,000,000,000 3,000,000,000,000 3,500,000,000,000

PAD Dana Perimbangan Lain-Lain Pendapatan

Daerah yang Sah Realisasi Kontribusi

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Tahun 2019

Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara

Halaman III-5

Jika dilihat komponen pembentuk PAD, kontribusi terbesar adalah Pendapatan Lain-Lain Yang Sah sebesar 67,14%,disusul Pajak Daerah sebesar19,79%, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan sebesar 11,05%, kemudian Retribusi Daerah sebesar 2,02%.

Adapun realisasi dan kontribusi terhadap PAD pada masing-masing komponen pembentuk PAD dapat dilihat pada Gambar 3.3. berikut ini.

Gambar 3.3.

Realisasi dan Kontribusi Komponen Pembentuk PAD Terhadap Total PAD Tahun 2019

Sumber: Laporan Realisasi Penerimaan Tahun 2019, Diolah

Dari rincian masing-masing komponen PAD, penerimaan dari pajak daerah terbesar adalah Pajak Restoran dan Pajak Penerangan Jalan masing-masing sebesar Rp. 29.670.111.255,00 dan Rp. 19.676.272.488,00 Selanjutnya penerimaan Retribusi Daerah, terbesar adalah dan Retribusi Tempat Rekreasi dan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) masing-masing sebesar Rp. 1.792.546.000,00 dan Rp. 2.498.610.323,41. Kemudian pada Hasil Perusahaan Milik Daerah dan Pengelolaan kekayaan daerah yang di pisahkan, sebesar Rp. 32.120.806.627,81 dari Bank Pembangunan Daerah (Bank Kaltim). Komponen pembentuk PAD selanjutnya adalah Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah adalah Rp. 400.430.404.993,05 dan yang terbesar adalah pendapatan Badan Layanan Umum Daerah RSUD A.M. Parikesit sebesar Rp. 211.049.743.512,00

Adapun rincian realisasi komponen pembentuk PAD tahun 2019 selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 3.3. berikut ini.

75,132,818,869.33 6,409,603,433.41 32,120,806,627.81 400,430,404,993.05 14.61 1.25 6.25 77.89 0.00 10.00 20.00 30.00 40.00 50.00 60.00 70.00 80.00 90.00 50,000,000,000.00 100,000,000,000.00 150,000,000,000.00 200,000,000,000.00 250,000,000,000.00 300,000,000,000.00 350,000,000,000.00 400,000,000,000.00 450,000,000,000.00

Pajak Daerah Retribusi

Daerah Hasil Perusahaan Milik Daerah dan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Dipisahkan Realisasi Kontribusi

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Tahun 2019

Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara

Halaman III-6

Tabel 3.3.

Rincian Realisasi Komponen Pembentuk PAD Tahun 2019

No Uraian Target Realisasi Tingkat Capaian Kontribusi terhadap Total PAD I PAJAK DAERAH Pajak Hotel 1.400.000.000,00 1.482.026.229,00 105.86% 0,29% Pajak Restoran 22.600.000.000,00 29.670.111.255,00 131.28% 8,77% Pajak Hiburan 456.493.000,00 905.517.031,00 198,36% 0,17% Pajak Reklame 1.600.000.000,00 1.713.087.389,00 107,07% 0,33% Pajak Penerangan Jalan 20.617.302.654,00 19.676.272.488,00 95,44% 3,82%

Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan

202.696.675,50 621.433.388,00 306,58% 0,12% Pajak Parkir 415.351.189,00 404.013.250,00 97,27% 0,07% Pajak Air Tanah 609.621.705,00 1.184.623.833,00 194,32% 0,23% Pajak Sarang Burung Walet 50.990.000,00 59.497.500,00 116,68% 0,01%

Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan

4.000.000.000,00 4.375.895.314,00 109,40% 0,85%

Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan

8.300.000.000,00 15.040.341.192,33 181,21% 2,92%

Total Pajak Daerah 60.252.455.223,50 75.132.818.869,33 124,70% 14,61%

II RETRIBUSI DAERAH

Retribusi Jasa Umum

Retribusi Pelayanan Kesehatan - -

Retribusi Pelayanan Kebersihan / Persampahan

10.000.000,00 21.425.000,00 214,25% 0,00%

Retribusi Pengangkutan Sampah Dari Sumbernya

16.800.000,00 31.500.000,00 187,50% 0,00%

Retribusi Penyediaan Lokasi Pembuangan Akhir Sampah

576.000,00 236.000,00 40,97% 0,00%

Retribusi Penyediaan dan/Penyedotan Kakus

20.000.000,00 23.625.000,00 118,13% 0,00% Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang 30.000.000,00 30.550.000,00 101,83% 0,00%

Retribusi Pelayanan Pemakaman dan Pengabuan Mayat

- - - 0,00%

Retribusi Parkir Di Tepi Jalan Umum 250.000.000,00 203.585.000,00 81,43% 0,03% Retribusi Pelayanan Pasar 387.000.000,00 448.793.010,00 115,97% 0,08%

Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor

791.862.247,00 650.688.900,00 82,17% 0,12%

Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran

- - - 0,00%

Retribusi Penggantian Biaya Cetak Peta

26.000.000,00 - - 0,00% Retrebusi Pelayanan Pendidikan - - 0,00%

Retribusi Pengendalian Menara komunikasi

- - 0,00%

Retribusi Jasa Usaha

Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah

129.000.000,00 142.975.000,00 110,83% 0,02% Retribusi Pasar Grosir dan Pertokoan - - - 0,00% Retribusi Pasar Grosir dan Pertokoan - - - 0,00% Retribusi Tempat Pelelangan - - - 0,00% Retribusi Terminal 6.000.000,00 22.130.000,00 368,83% 0,01% Retribusi Tempat Khusus Parkir - 12.700.000,00 - 0,00%

Retribusi Tempat

Penginapan/Persanggrahaan/Villa

- - - 0,00%

Retribusi Rumah Potong Hewan 100.000.000,00 75.300.000,00 75,30% 0,01% Retribusi Pelayanan Kepelabuhan 87.000.000,00 119.495.000,00 137,35% 0,02% Retribusi Tempat Rekreasi 2.602.380.000,00 1.792.546.000,00 68,88% 0,34%

Retribusi Pelayanan Tempat Olah Raga

36.000.000,00 30.183.200,00 83,84% 0,00% Retribusi Perizinan Tertentu

Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

1.748.540.315,00 2.498.610.323,41 142,90% 0,48%

Retribusi Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol

- - - 0,00%

Retribusi Izin Gangguan/Keramaian (HO)

- - - 0,00%

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Tahun 2019

Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara

Halaman III-7

No Uraian Target Realisasi Tingkat Capaian

Kontribusi terhadap Total PAD Retribusi Izin Usaha Perikanan - - - 0,00% Retribusi Perpanjangan IMTA 180.000.000,00 305.261.000,00 169,59% 0,05%

Total Retribusi Daerah 6.421.158.562,00 6.409.603.433,41 99,82% 1,25%

III HASIL PENGELOLAAN KEKAYAAN

DAERAH YANG DIPISAHKAN

Bagian Laba atas Penyertaan Modal pada Perusahaan Milik Daerah / BUMD

Perusda Air Minum (PDAM) - - - - Perusda Kelistrikan 2.000.000.000 - - -

Bank Pembangunan Daerah (Bank Kaltimtara)

32.085.047.766,81 32.085.047.766,81 100% 6,24% Bank BPR Ingertad 35.758.861,00 35.758.861,00 100% 0,01%

Perusahaan Daerah Tunggang Parangan Kab.Kukar

- - - 0,00%

Bag.Laba atas Penyert.Modal pd Perh.Milik Pemerintah/BUMN

- - - 0,00%

Bag.Laba atas Penyert.Modal pd Perh.Milik Swasta

- - - 0,00%

Total Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan

34.120.806.627,81 34.120.806.627,81 94,14% 6,64%

IV LAIN-LAIN PENDAPATAN ASLI

DAERAH YANG SAH

Hasil Penjualan Aset Daerah yang Tidak Dipisahkan

5.000.000,00 2.045.000,00 40,90% 0,00% Penerimaan Jasa Giro 5.000.000.000,00 14.185.300.188,98 298,13% 2,76% Pendapatan Bunga Deposito - - 0,00% Tuntutan Ganti Kerugian Daerah - - 0,00%

Komisi,Potongan dan Selisih Nilai Tukar Rupiah

- - 0,00%

Pendapatan Denda atas Keterlambatan Pelaksanaan Pekerjaan

- - 0,00%

Pendapatan Denda Pajak - 678.309.836,00 100% 0,16% Pendapatan Denda Retribusi - - - -

Pendapatan Hasil Eksekusi atas Jaminan

- - 0,00%

Pendapatan Dari Pengembalian - - 0,00% Fasilitas Sosial dan Fasilitas Umum - - 0,00%

Pendapatan dari Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan

- - 0,00%

Angsuran / Cicilan Penjualan Rumah Dinas

- - 0,00%

Angsuran / Cicilan Penjualan Kendaraan Perorangan Dinas

200.000.000,00 - 0,00% 0,00%

Angsuran / Cicilan Ganti Kerugian Barang Milik Daerah

- - 0,00%

Sewa Rumah 200.000.000,00 158.965.694,00 79,48% 0,03%

Hasil Dari Pemanfaatan Kekayaan Daerah Sewa Tempat Olahraga

180.000.000,00 315.300.000,00 175,17% 0,06%

Hasil Dari Pemanfaatan Kekayaan Daerah Sewa

998.880.000,00 507.274.000,00 50,78% 0,10% Sewa (ATM,Gedung PKM dll) 175.000.000,00 83.380.000,00 47,65% 0,02%

Sewa Lapak Pedagang Dipulau Kumala

- - 0,00%

Pendapatan Zakat - - 0,00%

Pendapatan Badan Layanan Umum Daerah RSUD.A.M Parikesit

182.000.000.000 120.432.652.897 83,06% 23,43%

Pendapatan Badan Layanan Umum Daerah RSUD.Aji Batara Agung Dewa Sakti Samboja

35.194.377.235 26.828.909.379 83,85% 5,22%

Pendapatan Badan Layanan Umum Daerah RSUD.Dayaku Raja Kota Bangun

8.772.282518,03 3.356.937.311 167,85% 0,65%

Hasil Dari Pengelolaan Dana Bergulir - - 0,00% Penerimaan Lain-lain 22.815.166.301,24 27.943.195.059 93,14% 5,44% Pendapatan Dana Kapitasi JKN 26.046.960.692,77 - 0,00% 0,00%

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Tahun 2019

Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara

Halaman III-8

No Uraian Target Realisasi Tingkat Capaian

Kontribusi terhadap Total PAD Pendapatan Non Dana Kapitasi JKN 1.281.965.465,65 - 0,00% 0,00% Tarif Pelayanan Kesehatan 5.981.056.694,43 - 0,00% 0,00% Penerimaan Dari PT.Taspen 2.000.000.000,00 1.022.411.248,00 5,11% 0,25%

BOSNAS - - 0,00%

Total Lain-lain PAD yg Sah 290.850.688.907,12 400.430.404.993,05 1,37% 100%

TOTAL PAD 391.645.109.320,43 514.093.633.923,60 1,31% 128,38%

Sumber: Laporan Realisasi Penerimaan Tahun 2019, Diolah

(b) Indikator:Pertumbuhan Pajak Daerah

Indikator ini digunakan untuk mengukur kinerja organisasi (Bapenda) dalam upaya untuk menggambarkan kemampuan Pemerintah Daerah dalam merealisasikan pajak daerah tahun bersangkutan terhadap capaian tahun sebelumnya.

Capaian indikator ini ditargetkan dapat terealisasi sebesar 128,38%. Sedangkan formula perhitungannya sebagai berikut:

Realisasi Pajak Th t - Realisasi Pajak Th t-1

--- X 100% Realisasi Pajak Th t-1

Berdasarkan data rekapitulasi laporan realisasi penerimaan pendapatan daerah, jumlah realisasi pajak daerah Kabupaten Kutai Kartanegara pada tahun 2019 sebesar Rp75.132.818.869,33sedangkan realisasi pada tahun sebelumnya (2018) sebesar Rp60.991.506.675,00. Jika menggunakan formula perhitungan pertumbuhan, maka hasilnyamengalami pertumbuhan yang negatif 23,18%. Artinya realisasi tahun 2019lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi tahun 2018, dan capaian ini jauh di atas target yang ditetapkan (12,94%).

Adapun pertumbuhan masing-masing jenis pajak daerah di Kutai Kartanegara selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 3.4 berikut ini.

Tabel 3.4.

Pertumbuhan Masing-Masing Jenis Pajak Daerah

No Uraian Realisasi 2018 Realisasi 2019 Pertumbuhan

(%)

1 Pajak Hotel 1.481.537.141,00 1.482.026.229,00 0,03%

2 Pajak Restoran 27.460.071.538,00 29.670.111.255,00 8,04%

3 Pajak Hiburan 676.527.289,00 905.517.031,00 33,84%

4 Pajak Reklame 1.569.252.919,00 1.713.087.389,00 9,16%

5 Pajak Penerangan Jalan 20.915.471.485,00 19.676.272.488,00 -5,92%

6 Pajak Parkir 514.862.452.00 404.013.250,00 21,52%

7 Pajak Air Tanah 449.276.931,00 1.184.623.833,00 163,67%

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Tahun 2019

Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara

Halaman III-9

Burung Walet

9 Pajak Mineral Bukan Logam

Dan Batuan

289.016.646,00 621.433.388,00 115,01%

10 Pajak Bumi dan Bangunan

Perdesaan dan Perkotaan

4.207.175.152,00 4.375.895.314,00 4,01%

11 Bea Perolehan Hak Atas

Tanah Dan Bangunan

3.391.815.122,00 15.040.341.192,00 343,43%

Jumlah Pajak Daerah 60.991.506.675,00 75.132.818.869,00 23,18%

Berdasarkan Tabel 3.4. diatas menunjukkan bahwa dari 11 (sebelas) Pajak Daerah, sebanyak 10 (sepuluh) jenis Pajak Daerah mengalami pertumbuhan positif, sedangkan hanya 1 (satu) jenis Pajak Daerah yang mengalami kontraksi, yaitu Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan. Hal ini cukup menarik, mengingat jumlah jenis pajak yang mengalami pertumbuhan positif meningkat drastis, yaitu hanya 10 jenis ditahun 2018meningkat menjadi 11 jenis di tahun 2019.Namun demikian, dari sisi realisasi total pajak daerah mengalami kenaikan yang cukup signifikan di tahun 2019. Ternyata hal ini dipengaruhi oleh signifikannya kenaikan Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan, dari Rp3.391.815.122,00 di tahun 2018naik menjadi Rp15.040.341.192,00 atau mengalami kontraksi sebesar 343,43%

Adapun 10 (sepuluh) jenis Pajak Daerah yang mengalami pertumbuhan positif tertinggi berturut-turut adalah:

1) Pajak Pengambilan Sarang Burung Walet 2) Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan 3) Pajak Hiburan

4) Pajak Parkir 5) Pajak Reklame

6) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan 7) Pajak Restoran

8) Pajak Penerangan Jalan 9) Pajak Air Tanah

10) Pajak Hotel

Sedangkan jenis Pajak Daerah yang mengalami kontraksi yaitu: 1) Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan

Menarik untuk dicermati bahwaPajak Air Tanah; Pajak Hotel; Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaanpada tahun 2018 merupakan kelompok yang mengalami kontraksi, sedangkan pada tahun 2019 beralih menjadi kelompok yang mengalami pertumbuhan yang positif. Namun sebaliknya, Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan pada tahun 2018 meningkat secara signifikan, namun mengalami penurunan yang cukup signifikan di tahun 2019, dan sebagai penyebab utama menurunnya pencapaian kinerja pertumbuhan pajak daerah.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Tahun 2019

Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara

Halaman III-10

(c) Indikator:PertumbuhanRetribusi Daerah

Indikator ini digunakan untuk mengukur kinerja organisasi (Bapenda) dalam upaya untuk menggambarkan kemampuan Pemerintah Daerah dalam merealisasikan retribusi daerah tahun bersangkutan terhadap capaian tahun sebelumnya.

Capaian indikator ini ditargetkan dapat terealisasi sebesar 8,47%. Sedangkan formula perhitungannya sebagai berikut:

Realisasi Retribusi Th t - Realisasi Retribusi Th t-1

--- X 100% Realisasi Retribusi Th t-1

Berdasarkan data rekapitulasi laporan realisasi penerimaan pendapatan daerah, jumlah realisasi retribusi daerah Kabupaten Kutai Kartanegara pada tahun 2019 sebesar Rp6.347.317.433,00sedangkan realisasi tahun sebelumnya (2018) sebesar Rp6.219.679.404,00. Menggunakan formula perhitungan pertumbuhan diatas, hasilnya mengalami pertumbuhan sebesar 2,05%. Angka ini jauh dibawah target yang ditetapkan(8,47%), atau dengan tingkat capaian hanya 10,27% (Sangat Rendah). Selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 3.5. berikut ini.

Tabel 3.5.

Pertumbuhan Masing-Masing Jenis Retribusi Daerah

No Jenis Retribusi Realisasi Tahun 2018

Realisasi Tahun 2019

Pertumbuhan (%)

1 Retribusi Jasa Umum - - -

Retribusi Pelayanan Kesehatan - - -

Retribusi Pelayanan Kebersihan / Persampahan

37.550.000,00 21.425.000,00 42,94%

Retribusi Penggantian Biaya KTP dan Akte Catatan Sipil

- - -

Retribusi Pelayanan Pemakaman dan Pengabuan Mayat

- - -

Retribusi Parkir Di Tepi Jalan Umum 352.832.200,00 203.585.000,00 42,29%

Retribusi Pelayanan Pasar 465.266.919,00 448.793.010,00 -3,54%

Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor

672.230.700,00 650.688.900,00 -3,20%

Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran

- - -

Retribusi Penggantian Biaya Cetak Peta

17.200.000,00 - -

Retrebusi Pelayanan Pendidikan - - -

Retribusi Pengolahan Limbah Cair - - -

Retribusi Pengendalian Menara komunikasi

- - -

Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang

- - -

Retribusi Penyediaan dan/Penyedotan Kakus

7.425.000,00 23.625.000,00 2,18%

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Tahun 2019

Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara

Halaman III-11

No Jenis Retribusi Realisasi Tahun 2018

Realisasi Tahun 2019

Pertumbuhan (%)

Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah

88.100.000,00 142.975.000,00 62,287%

Retribusi Pasar Grosir dan Pertokoan

- - -

Retribusi Tempat Pelelangan - - -

Retribusi Terminal 22.610.000,00 22.130.000,00 -2,12%

Retribusi Tempat Khusus Parkir - 12.700.000,00 -

Retribusi Tempat Penginapan/ - - -

Persanggrahaan/Villa - - -

Retribusi Rumah Potong Hewan 94.875.000,00 75.300.000,00 -20,63%

Retribusi Pelayanan Kepelabuhan 120.067.400,00 119.495.000,00 -0,47%

Retribusi Tempat Rekreasi dan Olah Raga

2.606.483.200,00 1.822.729.200,00 30,06%

Retribusi Penyeberangan Di Atas Air - - -

Retribusi Penjualan Produksi Usaha Daerah

- - -

Penjualan Produksi Usaha Daerah Bidang Perikanan dan Kelautan

- - -

3 Retribusi Perizinan Tertentu - - -

Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

1.594.759.385,00 2.498.610.323,00 56,67%

Retribusi Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol

- - -

Retribusi Izin Gangguan/Keramaian (HO)

144.000,00 - -

Retribusi Izin Trayek - - -

Retribusi Izin Usaha Perikanan - - -

Retribusi Perpanjangan IMTA 140.135.600,00 305.261.000,00 117,832%

Jumlah 6.219.679.404,00 6.347.317.433,00 2,05%

Berdasarkan Tabel 3.5. diatas, menunjukkan bahwa pertumbuhan masing-masing retribusi cukup bervariatif dan hampir berimbang antara jumlah retribusi yang mengalami kontraksi dan pertumbuhan posiitif. Sehingga angka realisasi tahun 2019 tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya (2018)

(2) Sasaran: Meningkatnya layanan PAD berbasis IT

Indikator kinerja pada sasaran ini sebanyak 1 indikator yaitu:Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap pelayanan.Pengukuran kepuasan masyarakat dimaksudkan sebagai acuan untuk mengetahui tingkat kinerja terhadap layanan yang diberikan serta memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menilai layanan yang telah diterima. Indikator ini dihitung dengan mencari Opini masyarakat terhadap pelayanan PAD berdasarkan hasil survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Pada tahun 2018, indikator ini berhasil mencapai realisasi indeks sebesar 75, dan target yang ditetapkan yaitu sebesar 75, atau dengan kata lain capaian indikator ini adalah 100%. Menurut penilaianPermedagri No 86 tahun 2017, capaian kinerja indikator tersebut tergolong kedalam kategori sangat tinggi karena berada diatas ambang batas 91%.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Tahun 2019

Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara

Halaman III-12

(3) Sasaran:Meningkatnya kompetensi SDM Aparatur

Untuk mencapai sasaran ini ditetapkan Persentase SDM perpajakan yang telah mengikuti Bimtek/Pelatihan (%). Penetapkan indikator ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi SDM Aparatur Badan Pendapatan Daerah, sehingga mampu meningkatkan pengelolaan pendapatan daerah, yang pada akhirnya dapat meningkatkan PAD.

Capaian indikator ini ditargetkan dapat terealisasi pada tahun 2019 sebesar 70%. Sedangkan formula perhitungannya sebagai berikut:

Jumlah Pegawai yang telah mengikuti Diklatpim

dan Diklat Fungsional sesuai kebutuhan organisasi pada tahun 2019

--- X 100% Total jumlah pegawai yang seharusnya mengikuti Diklatpim

dan Diklat Teknis Fungsional

SDM perpajakan yang telah mengikuti Bimtek/Pelatihan sampai tahun 2019 sebanyak 280 orang, sedangkan jumlah Total jumlah pegawai yang seharusnya mengikuti Diklat Teknis Fungsional yaitu sebanyak 334 orang. Dari data ini maka Persentase SDM perpajakan yang telah mengikuti Bimtek/Pelatihan (%)sampai tahun 2019yaitu sebanyak 67,15%, sedangkan target yang ditetapkan pada tahun 2019 yaitu 70%, maka capaian kinerja pada tahun 2019 yaitu 95,92% (sangat tinggi)

3.1.2. Perbandingan Antara Realisasi Kinerja Serta Capaian