• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perbandingan Hasil Analisis Iteman Soal Paket A dan B

BAB IV. HASIL PENELITIAN

C. Pembahasan

1. Perbandingan Hasil Analisis Iteman Soal Paket A dan B

Pembahasan karakteristik item dari segi daya beda dan taraf kesulitan untuk masing-masing butir soal adalah sebagai berikut:

Tabel 4.18 Soal Nomor 1

Tipe Soal Taraf kesukaran (P) Daya Beda (D)

A 0,667 0,250

B 0,700 0,026

Dilihat dari segi taraf kesukaran soal A dan B hampir sama yaitu tergolong sedang.Namun, jika dilihat dari daya beda ternyata soal A lebih bagus dari soal B hal ini terlihat dari daya beda soal A yang bernilai 0,250 sedangkan soal B hanya bernilai 0,026. Hal tersebut wajar terjadi karena untuk soal A hanya membutuhkan kemampuan ingatan atau C1 sedangkan untuk soal B lebih mengarah untuk mengukur pemahaman siswa. Dari segi efektifitas ditraktor soal A terdapat dua distraktor yang tidak berfungsi yaitu distraktor D dan E serta untuk jawaban A dan B nilai alternatif biser rendah hal ini kemungkinan terjadi karena soal tergolong mudah jadi baik kelompok atas maupun bawah bisa mengerjakan. Sementara untuk soal paket B semua distraktor bekerja namun jika dilihat dari alternatif biser kurang begitu bagus karena persebaran jawaban untuk kelompok bawah kurang merata.

Tabel 4.19 Soal Nomor 2

Tipe Soal Taraf kesukaran (P) Daya Beda (D)

A 0,900 0,075

B 0,667 0,276

Dilihat dari segi taraf kesukaran soal A lebih sukar dari soal B. Dimana soal A tergolong mudah dan soal B tergolong sedang. Dari segi daya beda, soal B lebih

commit to user

baik dari soal A kasus ini mirip dengan soal nomor 1 hanya disini soal B yang cenderung mengukur kemampuan pemahaman siswa (C2) sedangkan soal A tergolong soal katagori ingatan (C1). Sehingga wajar jika daya beda soal A lebih rendah dari soal B karena untuk soal hafalan siswa katagori pandai maupun kurang pandai cenderung akan mempu menjawab soal dengan benar. Dari segi efektifitas ditraktor soal A terdapat tiga distraktor yang tidak berfungsi yaitu distraktor A, D dan E. Sementara untuk soal paket B semua distraktor bekerja, jika dilihat dari alternatif biser sudah cukup baik karena hampir semuanya bernilai negatif hanya alternatif jawaban A yang bernilai positif meskipun selisih pemilih kelompok atas dan bawah hanya 1 orang.

Tabel 4.20 Soal Nomor 3

Tipe Soal Taraf kesukaran (P) Daya Beda (D)

A 0,367 0,626

B 0,233 0,442

Dilihat dari segi taraf kesukaran soal A tergolong sedang dan soal B tergolong sukar namun perbedaan nilai antara keduanya tidak terlalu bedar. Dari segi daya beda kedua soal mempunyai daya beda yang tergolong bagus. Sehingga kedua soal ini dapat dikatakan cukup setara dan khususnya untuk soal A dapat langsung digunakan tanpa revisi. Dari segi efektifitas ditraktor soal A sudah baik karena semua disktraktor berfungsi dan dan hampir semu alternatif biser bernilai negatif hanya alternatif jawaban D yang bernilai positif namun kecil, sementara untuk soal paket B distraktor C tidak berfungsi karena tidak ada testee yang memilih sementara alternatif jawaban A dan E sudah baik karena alternatif biser bernilai negatig hanya saja pilihan jawaban B alternatif biser bernilai positif namun kecil, sehingga bisa dikatakan alternatif jawaban D sedikit menyesatkan. Tabel 4.21 Soal Nomor 4

Tipe Soal Taraf kesukaran (P) Daya Beda (D)

A 0,767 0,540

B 0,200 1,000

Dilihat dari segi taraf kesukaran soal A tergolong mudah dan soal A tergolong sukar perbedaan nilai yang cukup signifikan ini kemungkinan disebabkan pemahaman siswa tentang bayangan yang terbentuk oleh lensa mata salah.

commit to user

Sebagian besar siswa menganggap bayangan yang terbentuk nyata, tegak dan diperkecil, hal ini terlihat dari proporsi siswa yang menjawab alternatif jawaban ini sebanyak 40% dan sebagian bedar dari mereka adalah siswa katagori kurang pandai terlihat dari alternatif biser yang bernilai negatif cukup besar ( -0,517). Sedangkan dari segi daya beda soal B lebih baik dari soal A karena nilainya maksimum ini terjadi karena hanya siswa yang tergolong padai saja yang mampu menjawab dengan benar sedangkan siswa dari kelompok yang kurang pandai sebagian bedar terjebak oleh alternatif jawaban. Baik untuk soal paket A maupun B hampir semua distraktor bekerna dengan baik dan alternatif biser bernilai negatif hanya alternatif jawaban D soal B kurang berfungsi dengan baik karena lebih banyak kelompok atas yang memilih jawaban ini meskipun selisihnya hanya 1 orang.

Tabel 4.22 Soal Nomor 5

Tipe Soal Taraf kesukaran (P) Daya Beda (D)

A 0,333 0,451

B 0,467 0,278

Dilihat dari segi taraf kesukaran soal A dan B tergolong dalam katagori sedang. Jika dilihat dari katagori daya beda, soal A lebih baik dari soal B. Soal A dan B sebenarnya mempunyai tipe yang hampir sama yaitu pertanyaan yang disertai gambar, tetapi pernyatan soal B relatif kurang jelas sehingga sebagian siswa kemungkinan kurang mempu memahami pernyataan soal hal ini mengakibatkan sebagian siwa yang tergolong pandai memilih alternatif jawaban lain. Baik untuk soal paket A maupun B masing-masing terdapat satu alternatif jawaban yang tidak berfungsi, untuk soal A alternatif jawaban E dan soal B alternatif jawaban D. Semantara untuk alterantif jawaban lain alternatif biser bernilai negatif haya saja untuk soal A alternatif jawaban A dan soal B alternatif jawaban D jumlah kelompok atas yang memilih lebih bayak sehinga bisa dikatakan alternatif jawaban yang digunakan kurang bagus.

Tabel 4.23 Soal Nomor 6

Tipe Soal Taraf kesukaran (P) Daya Beda (D)

A 0,600 0,091

commit to user

Dilihat dari segi taraf kesukaran soal A dan B tergolong dalam katagori sedang. Jika dilihat dari katagori daya beda, soal B lebih baik dari soal A. Hal tersebut terlihat dari nilai daya beda soal B lebih tinggi. Dari segi soal keduanya mempunyai tipe yang hampir sama. Sehingga soal B dapat langsung digunakan sedangkan soal A perlu direvisi sebelum digunakan. Dari segi efektifitas distraktor untuk soal A distraktor C tidak berfungsi sementara yang lainnya berfungsi haya saja untuk alternatif jawaban D dan E daya beda rendah karena jumlah pemilih dari kelompok atas dan bawah jumlahnya sama. Sementara untuk soal B semua distraktor berfungsi hanya untuk alternatif jawaban D jumlah pemilih dari kelompok ats dan bawah sama.

Tabel 4.24 Soal Nomor 7

Tipe Soal Taraf kesukaran (P) Daya Beda (D)

A 0,067 0,362

B 0,500 0,305

Dilihat dari segi taraf kesukaran soal A tergolong dalam katagori soal sukar dan B tergolong dalam katagori sedang. Jika dilihat dari katagori daya beda, baik soal A maupun soal B keduanya tergolong cukup baik. Dari segi soal keduanya mempunyai tipe yang hampir sama. Sehingga soal B dapat langsung digunakan sedangkan soal A perlu direvisi sebelum digunakan. Dari segi alternatif jawaban baik soal paket A maupun B semua alternatif jawaban berfungsi karena dipilih oleh lebih dari 2% testee, namun untuk alternatif jawaban A, D untuk soal A dan D, E soal B jumlah pemilih kelompok atas dan bawah hampir sama sehingga alternatif biser bernilai positif rendah. Sementara itu untuk soal A distribusi jawaban kurang bbagus karena sebagian besar jawaban justru terfokus ke alternatif jawaban salah meskipun sebagian besar pemilih dari kelompok bawah. Tabel 4.25 Soal Nomor 8

Tipe Soal Taraf kesukaran (P) Daya Beda (D)

A 0,567 0,420

B 0,533 -0,053

Dilihat dari segi taraf kesukaran soal A dan B tergolong dalam katagori sedang. Jika dilihat dari katagori daya beda, soal A lebih baik dari soal B. Hal tersebut terlihat dari nilai daya beda soal A lebih tinggi, tanda negatif pada daya beda

commit to user

soal B menunjukkan bahwa sebagian bedar peserta uji yang mempu menjawab dengan benar adalah siswa dari kelompok bawah. Dari segi soal keduanya mempunyai tipe yang hampir sama. Sehingga soal A dapat langsung digunakan sedangkan soal B perlu direvisi sebelum digunakan. Dilihat dari segi keefektifan distraktor alternatif jawaban C tidak berfungsi dan alternatif jawaban A justru sebagian pemilih berasal dari kelompok atas sehingga alternatif biser bernilai positif. Sementara untuk alternatif jawaban lain berfungsi dengan baik.

Tabel 4.26 Soal Nomor 9

Tipe Soal Taraf kesukaran (P) Daya Beda (D)

A 0,400 0,341

B 0,233 0,525

Dilihat dari segi taraf kesukaran soal A tergolong dalam katagori soal sedang dan B tergolong dalam katagori sukar. Jika dilihat dari katagori daya beda, baik soal A maupun soal B keduanya tergolong cukup baik. Dari segi soal keduanya mempunyai tipe yang hampir sama. Sehingga soal A dapat langsung digunakan sedangkan soal B perlu direvisi sebelum digunakan. Dari segi keefektifan distraktor untuk soal A distraktor E tidak berfungsi serta distraktor D nilai alternatif biser positif rendah kerena jumlah pemilih kelompok atas dan bawah sama sementara untuk distraktor A dan C sudah berfungsi dengan baik. Soal B semua distraktor berfungsi tetapi untuk distraktor A dan E berniali positif rendah serta distribusi pilihan jawaban justru terfokus ke distraktor C dengan total pemilih 11 orang meskipun pemilih di dominasi dari kelompok rendah, padahal kunci jawabannya adalah E yang haya dipilih oleh 7 orang yang didominasi dari kelompok atas.

Tabel 4.27 Soal Nomor 10

Tipe Soal Taraf kesukaran (P) Daya Beda (D)

A 0,067 0,906

B 0,167 0,299

Dilihat dari segi taraf kesukaran baik soal A maupun B kesuanya tergolong dalam katagori sukar. Jika dilihat dari katagori daya beda, soal A masuk daam katagori sangat baik, dan soal B masuk dalam katagori cukup. Dari segi soal keduanya mempunyai tipe yang hampir sama. Sehingga jika akan digunakan

commit to user

lebih lanjut sebaiknya dipilih soal tipe A. Dilaihat dri segi keefektifan distrektor untuk soal paket A semua distraktor sudah berfungsi haya saja nilai alternatif biser untuk distraktor B dan C bernilai positif meskipun rendah distribusi jawanban juga kurang merata karena jawban justru terfokus ke distraktor D. Sementara untuk soal B distraktor D tidak berfungsi serta nilai alternatif biser untuk jawaban A dan B dernilai positif kecil. Distribusi jawaban terfokus ke distraktor B yang dipilih olah 17 testee sementara kunci jawaban hanya dipilih oleh 5 testee meskipun di dominasi dari kelompok atas.

Tabel 4.28 Soal Nomor 11

Tipe Soal Taraf kesukaran (P) Daya Beda (D)

A 0,067 0,634

B 0,433 0,025

Dari segi taraf kesukaran soal A tergolong sukar dan soal B tergolong sedang. Sedangkan daya beda soal A tergolong baik, dan soal B tergolong kurang. Dari segi soal keduanya sebenarnya hampir sama hanya pada soal tipe A distribusi jawaban cenderung terpusat alternatif jawaban A dan C meskipun sebagian bedar siswa yang mimilih jawaban tersebut berasal dari kelompok bawah (kurang pandai) hal tersebut terlihat dari alternatif biser soal tersebut bernilai negatif dan kecil yaitu 0,038 dan -0,037. Untuk soal tipe B distribusi jawaban cenderung terpusat ke kunci jawaban, meskipun nilai daya beda soal rendah hal tersebut disebabkan jumlah siswa yang menjawab benar item tersebut dari keolmpok atas dan bawah memilki jumlah yang hampir sama.

Tabel 4.29 Soal Nomor 12

Tipe Soal Taraf kesukaran (P) Daya Beda (D)

A 0,667 0,539

B 0,200 0,443

Dari segi taraf kesukaran soal A tergolong sedang dan soal B tergolong sukar. Sedangkan daya beda soal A dan B tergolong dalam katagori baik. Untuk soal tipe B distribusi pilihan jawaban cukup merata yaitu untuk masing-masing alternatif jawaban berkisar antara 13% - 27% sedangkan untuk daya beda soal B tergolong cukup tinggi. Untuk soal tipe B dari segi taraf kesukaran dan daya beda tergolong dalam kriteria butir soal yang baik sehingga dapat langsung

commit to user

digunakan. Dilihat dari segi keefektifan distraktor baik soal paket A maupun B keduanya memenuhi kriteria distraktor yang baik dari segi jumlah pemilih alternatif jawaban. Namun, bila dilihat dari proporsi pemilih jawaban untuk soal A alternatif jawaban A dan soal B alternatif jawaban B, C dan E kurang berfungsi dengan baik karena lebih banyak testee dari kelompok tinggi yang terkecoh daripada kelompok rendah jadi alternatif jawaban bisa dikatakan menyesatkan.

Tabel 4.30 Soal Nomor 13

Tipe Soal Taraf kesukaran (P) Daya Beda (D)

A 0,667 0,346

B 0,600 0,301

Dari segi taraf kesukaran baik soal A maupun soal B tergolong sedang. Sedangkan daya beda soal A dan B tergolong dalam katagori baik. Sehingga kedua soal ini dari segi taraf kesukaran dan daya beda tergolong dalam kriteria butir soal yang baik sehingga dapat langsung digunakan. Dilihat dari segi keefektifan distraktor baik soal paket A maupun B keduanya memenuhi kriteria distraktor yang baik dari segi jumlah pemilih alternatif jawaban. Namun, jika dilihat dari proporsi pemilih jawaban untuk soal A alternatif jawaban A dan B serta soal B alternatif jawaban D komposisi testee yang memilih jawaban tersebut hampir sama sehinga daya beda bernilai kecil bahkan positif. Sehingga pilihan jawaban tersebut bisa dikatakan belum berfungsi secara sempurna.

Tabel 4.31 Soal Nomor 14

Tipe Soal Taraf kesukaran (P) Daya Beda (D)

A 0,600 0,091

B 0,200 0,489

Dari segi taraf kesukaran soal A tergolong sedang dan soal B tergolong sukar. Sedangkan daya beda soal A tergolong rendah, dan soal B tergolong baik. Untuk soal tipe A distribusi jawaban cenderung terpusat ke kunci jawaban, meskipun nilai daya beda soal rendah (jelek) tetapi jika dilihat alternatif jawaban lain daya beda soal tersebut adalah yang paling tinggi. Dari Pada soal tipe A distribusi jawaban cenderung terpusat alternatif jawaban B meskipun sebagian bedar siswa yang mimilih jawaban tersebut berasal dari kelompok bawah (kurang pandai) hal

commit to user

tersebut terlihat dari alternatif biser soal tersebut bernilai negatif dan kecil yaitu - 0,135. Dilihat dari keefektifan pengecoh soal paket A terdapat 1 distraktor yang tidak berfungsi yakni distraktor D sedangkan untuk soal B semua distraktor sudah berfungsi. Jika dilihat dri komposisis pemilih jawaban secara umum sudah bagus hanya untuk distraktor E dari soal paket A dan B mempunyai nilai alternatif biser mendekati nol karena jumlah pemilih jawaban tersebut dari keompok tinggi dan rendah sama.

Tabel 4.32 Soal Nomor 15

Tipe Soal Taraf kesukaran (P) Daya Beda (D)

A 0,133 -0,054

B 0,367 0,307

Dari segi taraf kesukaran soal A tergolong sukar dan soal B tergolong sedang. Sedangkan daya beda soal A tergolong rendah, dan soal B tergolong baik. Untuk soal tipe A distribusi jawaban cenderung terpusat ke alternatif jawaban B yaitu dipilih oleh 73% peserta tes, alternatif biser jawaban B juga paling tinggi diantara alternatif jawaban lain hal tersebut kemungkinan terjadi karena ketika mengerjakan soal sebagian bedar siswa kurang teliti dalam membaca pernyataan soal dimana dalam soal ditanyakan jika mata berakomodasi maksimum tetapi sebagian bedar siswa justru menjabab keadaan jika mata tidak berakomodasi. Sedangkan untuk soal tipe B sudah tergolong baik sehingga dapat langsung digunakan. Dilihat dari keefektifan distraktor, distraktor yang tidak berfungsi untuk soal A adalah distraktor A karena tidak ada testee yang memilih jawaban ini. Namun, untuk alternatif jawaban lain distraktor sudah berfungsi baik karena dipilih oleh minimal 2% siswa dan alternatif biser bernilai negatif. Untuk soal tipe B dilihat dari distribusi pemilih jawaban sudah baik tetapi untuk alternatif jawaban C indeks daya beda bernilai positif karena lebih banyak siswa dari kelompok atas yang memilih.

Tabel 4.33 Soal Nomor 16

Tipe Soal Taraf kesukaran (P) Daya Beda (D)

A 0,367 0,393

commit to user

Dilihat dari segi taraf kesukaran soal A dan B tergolong dalam katagori sedang. Jika dilihat dari katagori daya beda, soal A lebih baik dari soal B. Distribusi jawaban soal tipe B terpusat ke kunci jawaban tetapi daya beda soal masih tergolong rendah hal tersebut terjadi karena jumlah siswa kelomok atas dan bawah bawah yang mempu menjawab dengan benar jumlahnya hampir sama meskipun jumlah keolmpok atas yang mempu mejawab dengan benar masih sedikit lebih banyak. Untuk soal tipe A sudah tergolong baik sehingga dapat langsung digunakan. Dilihat dari segi keefektifan distraktor baik soal paket A maupun B keduanya memenuhi kriteria distraktor yang baik dari segi jumlah pemilih alternatif jawaban. Namun, bila dilihat dari proporsi pemilih jawaban soal B kurang baik karena untuk alternatif jawaban D dan E testee yang memilih semuanya berasal dari kelompok atas sementara untuk soal A sudah baik karena distribusi sudah memenuhi syarat 2% dan semua alternatif biser bernilai negatif. Tabel 4.34 Soal Nomor 17

Tipe Soal Taraf kesukaran (P) Daya Beda (D)

A 0,100 0,075

B 0,233 0,045

Dilihat dari segi taraf kesukaran soal A dan B tergolong dalam katagori sukar. Jika dilihat dari katagori daya beda, soal Adan B memiliki daya beda rendah. Kedua soal tergolong dalam soal katagori jenjang kognitif tinggi yaitu pada aspek aplikasi sehingga wajar jika haya sedikit siswa yang mampu menjawab dengan benar. Dari segi daya beda kedua soal memiliki daya beda rendah namun alternatif biser untuk jawaban lain pun juga mimiliki nilai yang rendah yaitu kesemuanya bernilai kurang dai 0,3. Ini berarti sebagian bedar siswa mengalami kesulitan untuk mengerjakan soal ini. Dilihat dari segi keefektifan distraktor baik soal paket A maupun B keduanya memenuhi kriteria distraktor yang baik dari segi jumlah pemilih alternatif jawaban. Namun, bila dilihat dari proporsi pemilih jawaban soal A untuk alternatif jawaban B dan C kurang baik karena pemilih sebagian bersar berasal dari kelompok tinggi. Sementara untuk soal B alternatif jawaban A dan C alternatif biser bernilai positif karena pemilih distraktor sebagian besar berasal dari kelompok tinggi.

commit to user

Tabel 4.35 Soal Nomor 18

Tipe Soal Taraf kesukaran (P) Daya Beda (D)

A 0,067 -0,181

B 0,233 0,107

Dilihat dari segi taraf kesukaran soal A dan B tergolong dalam katagori sukar. Jika dilihat dari katagori daya beda, soal Adan B memiliki daya beda rendah. Kedua soal tergolong dalam soal katagori jenjang kognitif tinggi yaitu pada aspek aplikasi sehingga wajar jika haya sedikit siswa yang mampu menjawab dengan benar. Dari segi daya beda kedua soal memiliki daya beda rendah namun alternatif biser untuk jawaban lain pun juga mimiliki nilai yang rendah yaitu untuk soal tipe A kesemuanya bernilai kurang dai 0,2 sedangkan untuk soal tipe B terdapat alternatif biser yang bernilai 0,5 namun persentase siswa yang memilih alternatif jawaban tersebut hanya 6,7%. Ini berarti sebagian bedar siswa mengalami kesulitan untuk mengerjakan soal ini. Dilihat dari segi keefektifan distraktor baik soal paket A maupun B keduanya memenuhi kriteria distraktor yang baik dari segi jumlah pemilih alternatif jawaban. Namun, bila dilihat dari proporsi pemilih jawaban untuk soal A alternatif jawaban A dan E kurang baik karena pemili jawaban dari kelompok tinggi dan rendah jumlahnya sama. Untuk soal B hal tersebut terjadi pada alternatif jawaban A dan B, sementara untuk alternatif jawaban E alternatif biser bernilai positif karena pemilih jawaban didomonasi dari kelompok tinggi.

Tabel 4.36 Soal Nomor 19

Tipe Soal Taraf kesukaran (P) Daya Beda (D)

A 0,367 -0,222

B 0,167 0,914

Dilihat dari segi taraf kesukaran soal A tergolong dalam katagori sedang sedangkan soal B tergolong dalam katagori sukar. Jika dilihat dari katagori daya beda, soal A memiliki daya beda renda dan soal B memiliki daya beda sangat baik. Untuk soal tipe A distribusi jawaban cukup merata namun untuk alternatif biser hampir semua bernilai negatif kecuali untuk alternatif jawaban A. Untuk soal tipe B memiliki daya beda sangat baik dengan taraf kesukaran tergolong

commit to user

sukar tetapi soal tersebut masih layak untuk digunakan pada tes selanjutnya. Dilihat dari segi keefektifan distraktor baik soal paket A maupun B keduanya memenuhi kriteria distraktor yang baik dari segi jumlah pemilih alternatif jawaban. Namun, bila dilihat dari proporsi pemilih jawaban untuk soal A slternatif jawaban A dan soal B alternatif jawaban E nialai alternatif biser bernilai positif karena pemilih jawaban didomonasi dari kelompok tinggi, sedangkan untuk soal A alternatif jawaban C dan soal B alternatif jawaban A jumlah pemilih dari kelompok atas dan bawah jumlahnya sama.

Tabel 4.37 Soal Nomor 20

Tipe Soal Taraf kesukaran (P) Daya Beda (D)

A 0,133 0,394

B 0,633 0,016

Dari segi taraf kesukaran soal A tergolong sukar dan soal B tergolong sedang. Sedangkan daya beda soal A tergolong cukup baik, dan soal B tergolong rendah (jelek). Meskipun soal tipe A tergolong sukar namun pilihan jawaban tersebut tergolong baik diantara alternatif jawaban lain, dimana untuk alternatif jawaban lain memiliki alternatif biser bernilai negatif. Untuk soal tipe B memiliki daya beda rendah hal tersebut kemungkinan disebabkan karena soal ini tergolong soal tipe ingatan sehingga siswa kelompok bawah pun apabila sudah pernah membaca akan mempu menjawab dengan benar sebaliknya siswa kelompok atas apabila lupa kemungkinan bisa salah dalam menjawab. Dilihat dari keefektifan distraktor soal A distraktor B, C dan D tidak berfungsi karena tidak ada testee yang memilih sedangkan ditribusi pemilih justru terpusat ke distraktor E padahal kunci jawaban A sehingga bisa dikatakan diatrakto pada soal ini tidak baik dan cenderung menyesatkan. Sementara untuk soal Bsemua distraktor berfungsi tetapi nilai alternatif biser untuk alternatif jawaban D dan E tidak negatif.

Tabel 4.38 Soal Nomor 21

Tipe Soal Taraf kesukaran (P) Daya Beda (D)

A 0,167 0,318

B 0,067 1,000

Dari segi taraf kesukaran soal A dan B tergolong dalam katagoti soal sukar. Sedangkan untuk daya beda keduanya tergolong baik. Kedua soal sebenarnya

commit to user

mamiliki tipe yang hampir sama dan memiliki jenjang kemampuan aplikasi sehingga wajar jika relatif sedikit siswa yang mampu menjawab dengan benar, nilai daya beda yang relaif tinggi memperlihatkan bahwa dari sedikit siswa yang mampu menjawab dengan benar hampir semuanya berasal dari kelompok atas. Dilihat dari segi keefektifan distraktor baik soal paket A maupun B keduanya memenuhi kriteria distraktor yang baik dari segi jumlah pemilih alternatif jawaban. Namun, bila dilihat dari proporsi pemilih jawaban soal B distraktor B dan C kurang baik karena nilai alternatif biser bernilai positif. Sementara untuk soal A sudah baik kerena semua alternatif biser bernilai negatif.

Tabel 4.39 Soal Nomor 22

Tipe Soal Taraf kesukaran (P) Daya Beda (D)

A 0,200 -0,125

B 0,233 0,337

Dari segi taraf kesukaran soal A dan B tergolong dalam katagoti soal sukar. Sedangkan untuk daya beda soal A tergolong rendah (jelek) dan soal B tergolong cukup baik. Kedua soal sebenarnya mamiliki tipe yang hampir sama dan memiliki jenjang kemampuan aplikasi sehingga wajar jika relatif sedikit siswa yang mampu menjawab dengan benar, nilai daya beda soal A yang relatif rendah kemungkinan terjadi karena sebagian bedar siswa belum menguasai konsep sedangkan untuk soal B memiliki daya beda yang cukup baik ini berarti sebagian bedar siswa kelompok atas mampu manjawab dengan benar. Dilihat dari segi keefektifan distraktor baik soal paket A maupun B keduanya memenuhi kriteria distraktor yang baik dari segi jumlah pemilih alternatif jawaban. Namun, bila dilihat dari proporsi pemilih jawaban, pemilih distraktor A, C dan D

Dokumen terkait