IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1.2. Perbandingan Keuntungan Perusahaan
R p Jenis Sist em Campuran Pendapat an Tet ap Syariah Konvensional Syariah Konvensional 0 -50000000 -100000000 -150000000 -200000000 -250000000 -191200000 -259500000 -72200000 -134300000 Keuntungan I nvestor
Perusahaan Reksa Dana atau Manajer Investasi yang mengelola Reksa Dana akan mendapatkan fee atas keahlian yang dimiliki seperti market timing dan pemilihan saham (stock selection). Bank Kustodian menghitung manajemen fee yang dibayarkan kepada Manajer Investasi setiap hari dengan ketentuan 1 persen per tahun dari total aktiva bersih.
• Perbandingan Keuntungan Perusahaan pada Reksa Dana dengan Jenis Reksa Dana Pendapatan Tetap
Apabila para peserta tersebut hanya menanam modal pada Reksa Dana dengan jumlah investasi minimum yaitu masing-masing sebesar Rp. 2.000.000.000,- (2.000.000 unit penyertaan per orang) maka total dana investasi yang terkumpul pada Reksa Dana adalah Rp. 10.000.000.000,- (10.000.000 unit penyertaan). Besarnya keuntungan perusahaan pada Reksa Dana jenis pendapatan tetap dapat dilihat pada Tabel 4.25.
Tabel 4.25. Keuntungan Perusahaan Jenis Reksa Dana Pendapatan Tetap Berdasarkan Skenario dengan Total Investasi Rp. 10.000.000.000,-
Kejadian Keuntungan Perusahaan
Jenis Reksa Dana Pendapatan Tetap (Rp)
Sistem Syariah Sistem Konvensional Harga Efek tetap saat
pengacakan
274.071,35 274.071,35 Harga Efek meningkat
saat pengacakan
276.917,65 278.827,51 Harga Efek menurun saat
pengacakan
272.002,85 270.301,48 Sumber: Hasil Penelitian (2008)
Keuntungan Perusahaan pada saat harga Efek tetap pada sistem syariah dan sistem konvensional memiliki keuntungan yang sama yaitu sebesar Rp.
274.071,35. Saat harga Efek meningkat, keuntungan perusahaan lebih besar pada sistem konvensional daripada syariah. Sebaliknya pada saat harga Efek menurun, keuntungan perusahaan lebih besar pada sistem syariah daripada sistem konvensional.
Keuntungan perusahaan memiliki kesamaan dengan keuntungan investor, yaitu tergantung dengan besarnya NAB, makin besar NAB maka semakin besar pula keuntungan perusahaan. Salah satu penyumbang kenaikkan NAB adalah capital gain yang didapat dari perbedaan harga Efek saat dibeli dan harganya saat penghitungan.
Pada sistem konvensional, perubahan harga Efeknya lebih besar daripada perubahan harga Efek pada sistem syariah, sehingga apabila harga Efek meningkat, maka perusahaan akan memperoleh keuntungan yang lebih banyak pada sistem konvensional. Begitu pula sebaliknya apabila terjadi penurunan harga Efek, perusahaan pada sistem konvensional akan mengalami kerugian yang lebih besar daripada perusahaan pada sistem syariah.
Kemudian apabila kelima orang peserta percobaan tersebut menanamkan semua modalnya (investasi maksimum) yaitu masing-masing sebesar Rp. 10.000.000.000,- (10.000.000 unit penyertaan setiap orang) maka total dana investasi yang terkumpul pada Reksa Dana adalah Rp. 50.000.000.000,- (50.000.000 unit penyertaan). Besarnya keuntungan perusahaan yang diperoleh dapat dilhat pada Tabel 4.26.
Tabel 4.26. Keuntungan Perusahaan Jenis Reksa Dana Pendapatan Tetap Berdasarkan Skenario dengan Total Investasi Rp. 50.000.000.000,-
Kejadian Keuntungan Perusahaan
Jenis Reksa Dana Pendapatan Tetap (Rp)
Sistem Syariah Sistem Konvensional Harga Efek tetap saat
pengacakan
1.370.356,73 1.370.356,73 Harga Efek meningkat
saat pengacakan
1.384.588,23 1.394.137,55 Harga Efek menurun saat
pengacakan
1.360.014,26 1.351.507,41 Sumber: Hasil Penelitian (2008)
Apabila dibandingkan dengan keuntungan perusahaan saat setiap peserta hanya menginvestasikan modalnya sebesar Rp. 2.000.000.000,- maka keuntungan perusahaan saat setiap peserta menginvestasikan modalnya secara maksimum sebesar Rp. 10.000.000.000,- lebih besar. Dapat disimpulkan semakin banyak total investasi yang terkumpul pada Reksa Dana, maka keuntungan perusahaan juga akan semakin besar. Ini merupakan tantangan bagi pihak perusahaan Reksa Dana untuk memperoleh sebanyak-banyaknya investor.
• Perbandingan Keuntungan Perusahaan pada Reksa Dana dengan Jenis Reksa Dana Campuran
Apabila para peserta tersebut hanya menanam modal pada Reksa Dana dengan jumlah investasi minimum yaitu masing-masing sebesar Rp. 2.000.000.000,- (2.000.000 unit penyertaan per orang) maka total dana investasi yang terkumpul pada Reksa Dana adalah Rp. 10.000.000.000,- (10.000.000 unit penyertaan). Besarnya keuntungan perusahaan pada Reksa Dana jenis campuran dapat dilihat pada Tabel 4.27.
Tabel 4.27. Keuntungan Perusahaan Jenis Reksa Dana Campuran Berdasarkan Skenario dengan Total Investasi Rp. 10.000.000.000,-
Kejadian Keuntungan Perusahaan
Jenis Reksa Dana Campuran (Rp)
Sistem Syariah Sistem Konvensional Harga Efek tetap saat
pengacakan
274.040,00 274.040,00 Harga Efek meningkat
saat pengacakan
282.337,27 284.322,20 Harga Efek menurun saat
pengacakan
268.744,12 266.872,88 Sumber: Hasil Penelitian (2008)
Keuntungan Perusahaan pada saat harga Efek tetap pada sistem syariah dan sistem konvensional memiliki keuntungan yang sama yaitu sebesar Rp. 274.040,00. Saat harga Efek meningkat, keuntungan perusahaan lebih besar pada sistem konvensional daripada syariah. Sebaliknya pada saat harga Efek menurun, keuntungan perusahaan lebih besar pada sistem syariah daripada sistem konvensional.
Keuntungan perusahaan memiliki kesamaan dengan keuntungan investor, yaitu tergantung dengan besarnya NAB, makin besar NAB maka semakin besar pula keuntungan perusahaan. Salah satu penyumbang kenaikkan NAB adalah capital gain yang didapat dari perbedaan harga Efek (baik obligasi maupun saham) saat dibeli dan harganya saat penghitungan.
Pada sistem konvensional, perubahan harga Efeknya lebih besar daripada perubahan harga Efek pada sistem syariah, sehingga apabila harga Efek meningkat, maka perusahaan akan memperoleh keuntungan yang lebih banyak pada sistem konvensional. Begitu pula sebaliknya apabila terjadi penurunan harga
Efek, perusahaan pada sistem konvensional akan mengalami kerugian yang lebih besar daripada perusahaan pada sistem syariah.
Alasan tersebut juga menjelaskan perbedaan keuntungan perusahaan antara jenis pendapatan tetap dan jenis campuran. Seperti yang telah diketahui, bahwa pada jenis campuran terdapat portofolio saham di samping portofolio obligasi. Perubahan harga saham inilah yang menyebabkan jenis campuran lebih menguntungkan saat harga Efek naik, tetapi juga lebih merugikan saat harga Efek turun daripada jenis pendapatan tetap.
Kemudian apabila kelima orang peserta percobaan tersebut menanamkan semua modalnya (investasi maksimum) yaitu masing-masing sebesar Rp. 10.000.000.000,- (10.000.000 unit penyertaan setiap orang) maka total dana investasi yang terkumpul pada Reksa Dana adalah Rp. 50.000.000.000,- (50.000.000 unit penyertaan). Besarnya keuntungan perusahaan pada Reksa Dana jenis campuran dapat dilihat pada Tabel 4.28.
Tabel 4.28. Keuntungan Perusahaan Jenis Reksa Dana Campuran Berdasarkan Skenario dengan Total Investasi Rp. 50.000.000.000,-
Kejadian Keuntungan Perusahaan
Jenis Reksa Dana Campuran (Rp)
Sistem Syariah Sistem Konvensional Harga Efek tetap saat
pengacakan
1.370.200,04 1.370.200,04 Harga Efek meningkat
saat pengacakan
1.411.686,34 1.421.610,99 Harga Efek menurun saat
pengacakan
1.343.720,59 1.334.364,42 Sumber: Hasil Penelitian (2008)
Apabila dibandingkan dengan keuntungan perusahaan saat setiap peserta hanya menginvestasikan modalnya sebesar Rp. 2.000.000.000,- maka keuntungan
perusahaan saat setiap peserta menginvestasikan modalnya secara maksimum sebesar Rp. 10.000.000.000,- lebih besar. Dapat disimpulkan semakin banyak total investasi yang terkumpul pada Reksa Dana, maka keuntungan perusahaan juga akan semakin besar. Ini merupakan tantangan bagi pihak perusahaan Reksa Dana untuk memperoleh sebanyak-banyaknya investor.