• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perbandingan Realisasi Kinerja Tahun 2015-2017

BAB III Akuntabilitas Kinerja

3.2.2 Perbandingan Realisasi Kinerja Tahun 2015-2017

TARGET CAPAIAN

IKU24 Persentase penyelesaian

perkara kecelakaan kapal % 100 84,84 84,84

RATA-RATA KINERJA SS12 (%) 84,84

M. Sasaran Program Ketiga Belas “Peningkatan kinerja pelaksanaan investigasi kecelakaan transportasi” pada tahun 2017 dilaksanakan oleh KNKT melalui 1(satu) IKU yang telah ditetapkan dalam dokumen Perjanjian Kinerja Sekretariat Jenderal Tahun 2017, dengan rata-rata kinerja SS13 sebesar 82%, dijelaskan berikut ini:

IKU Nomor 25: Persentase penyelesaian penyusunan laporan final/akhir

investigasi kecelakaan transportasi. Realisasi kinerja tahun 2017 sebanyak

82% dengan capaian kinerja terhadap IKU25 tahun 2017 sebesar 82%. Tabel III.13

Perbandingan Target dan Capaian Kinerja Kegiatan Sasaran Program Ketigabelas Tahun 2017

NO INDIKATOR KINERJA UTAMA

SATUAN TARGET DAN REALISASI KINERJA TAHUN 2017

KINERJA (%) TARGET CAPAIAN

IKU25 Persentase penyelesaian penyusunan laporan final/akhir investigasi kecelakaan transportasi

% 100 82 82

RATA-RATA KINERJA SS13 82

3.2.2. Perbandingan Realisasi Kinerja Tahun 2015-2017 Terhadap Target Kinerja Perjanjian Kinerja (PK) Sekretariat Jenderal Tahun 2015-2017

70

Perbandingan target dan realisasi kinerja ini merupakan perbandingan capaian kinerja pada tahun 2015 dan 2016 dengan capaian kinerja tahun 2017. Terdapat perbedaan indikator kinerja pada tahun 2015 dan 2016. Pada tahun 2015 terdapat 13(tiga belas) Sasaran Program dengan 27(dua puluh tujuh) Indikator Kinerja Utama. Pada tahun 2016 terdapat 13(tiga belas) Sasaran Program dengan 28(dua puluh delapan) Indikator Kinerja Utama, sedangkan pada tahun 2017 terdiri 13(tiga belas) Sasaran Program dengan 25 (dua puluh lima) Indikator Kinerja Utama, dijelaskan dalam tabel berikut:

Tabel III.14

Perbandingan Sasaran Program RKT dan Sasaran Program Revisi PK Sekretariat Jenderal Tahun 2017

SASARAN PROGRAM RKT TAHUN 2017

SASARAN PROGRAM REVISI PK SEKRETARIAT JENDERAL 2017 1. Peningkatan Akuntabilitas Kinerja

Sekretariat Jenderal Kementerian Perhubungan melalui tersedianya Dokumen Perencanaan, Pemrograman, Kebijakan Pentarifan, dan dokumen Analisa dan Evaluasi sebagai acuan dalam penyelenggaraan perhubungan.

Peningkatan Akuntabilitas Kinerja Sekretariat Jenderal Kementerian

Perhubungan melalui Tersedianya Dokumen Perencanaan, Pemrograman, Kebijakan Pentarifan, dan Dokumen Analisa dan Evaluasi Sebagai Acuan Dalam

Penyelenggaraan Perhubungan 2

Terwujudnya Pengelolaan SDM Aparatur Perhubungan yang berintegritas, netral, capable, profesional, berkinerja tinggi dan sejahtera serta beretika

Terwujudnya Pengelolaan SDM Aparatur Perhubungan yang berintegritas, netral, capable, profesional, berkinerja tinggi dan sejahtera serta beretika

3 Terwujudnya Organisasi yang Tepat Fungsi dan Tepat Sasaran melalui sistem, proses dan tata laksana yang rasional, jelas, efektif, efisien, terukur, dan sesuai dengan visi Reformasi Birokrasi

Peningkatan Pelaksanaan RB di Lingkungan Kementerian Perhubungan

4 Terwujudnya Laporan Keuangan Kementerian Perhubungan dengan penilaian opini WTP

Terwujudnya Laporan Keuangan

Kementerian Perhubungan dengan penilaian opini WTP

5 Peningkatan Kerjasama Luar Negeri Sektor Transportasi dalam Kerangka Regional, Bilateral dan Multilateral

Peningkatan Kerja Sama

Kemitraan/Investasi Dalam Negeri dan Kerja Sama Luar Negeri dalam Kerangka Regional/Sub Regional, Bilateral dan Multilateral di Bidang Transportasi -

6

Peningkatan penetapan dan kualitas regulasi dalam implementasi kebijakan sektor transportasi

Peningkatan penetapan dan kualitas regulasi dalam implementasi kebijakan sektor transportasi

71

SASARAN PROGRAM RKT TAHUN 2017

SASARAN PROGRAM REVISI PK SEKRETARIAT JENDERAL 2017 7 Peningkatan dalam pelayanan dan

penyelesaian masalah hukum

Peningkatan dalam pelayanan dan penyelesaian masalah hukum 8 Peningkatan kinerja layanan

administrasi serta sarana dan

prasarana di lingkungan Kantor Pusat Kementerian Perhubungan

Peningkatan kinerja layanan administrasi serta sarana dan prasarana di lingkungan Kantor Pusat Kementerian Perhubungan 9 Terselenggaranya e-government di

Kementerian Perhubungan

Terselenggaranya e-Government di Kementerian Perhubungan

10 Terwujudnya kebijakan dan strategi bidang kemitraan, pelayanan jasa dan lingkungan hidup sektor transportasi

Terselenggaranya Manajemen Pengelolaan Kebijakan Lingkungan Hidup, Penataan Sistem dan Inovasi Pelayanan Transportasi Yang Berkelanjutan

11 Terwujudnya Komunikasi dan Pelayanan Informasi sektor transportasi kepada publik yang didukung SDM aparatur perhubungan dengan kompetensi kehumasan untuk meningkatkan citra positif Kementerian Perhubungan

Terwujudnya Good Governance & Clean Government di Kementerian Perhubungan

12 Terselenggaranya persidangan Pemeriksaan Lanjutan Kecelakaan Kapal sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan

Terselenggaranya Pemeriksaan Lanjutan Kecelakaan Kapal Sesuai Ketentuan Peraturan Perundang-undangan 13

Peningkatan kinerja pelaksanaan investigasi kecelakaan transportasi

Peningkatan Kinerja Pelaksanaan Investigasi Kecelakaan Transportasi

A. Pencapaian Kinerja Sasaran Program Pertama

Sasaran Program Nomor 1: Peningkatan Akuntabilitas Kinerja Sekretariat Jenderal Kementerian Perhubungan melalui tersedianya Dokumen Perencanaan, Pemrograman, Kebijakan Pentarifan, dan dokumen Analisa dan Evaluasi sebagai acuan dalam penyelenggaraan perhubungan. Secara umum, rata-rata capaian kinerja Sasaran Program Pertama yang dilaksanakan oleh Biro Perencanaan, tidak bisa dibandingkan dengan realisasi kinerja Sasaran Program tahun 2015 dan 2016. Hal ini dikarenakan terdapat penambahan IKU3 dalam dokumen Perjanjian Kinerja Sekretariat Jenderal 2017. Secara ringkas capaian kinerja tahun 2015-2017 terhadap target kinerja selama tahun 2015-2017, dijelaskan berikut ini:

IKU Nomor 1: Nilai Akuntabilitas Kinerja Kementerian Perhubungan

berdasarkan hasil evaluasi Kemenpan dan Reformasi Birokrasi. Kementerian

Perhubungan belum mendapatkan hasil penilaian dari MenPAN-RB. Realisasi kinerja tahun 2017 sebesar 68,63% kategori ”Baik”, dibandingkan dengan realisasi tahun 2016, nilai AKIP Kementerian Perhubungan Tahun 2017

72

mengalami peningkatan sebesar 0,12%, namun mengalami penurunan dibandingkan tahun 2015 sebesar 3,17%. Capaian kinerja terhadap IKU1 mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun 2016 sebesar 1,55% dan dibandingkan dengan tahun 2015 sebesar 2,31%, dijelaskan dalam tabel berikut ini:

Tabel III.15

Perbandingan Realisasi Kinerja IKU1 dengan Target Kinerja 2015-2017

IKU1 SATUAN KRITERIA TAHUN

2015 2016 2017

Nilai Akuntabilitas Kinerja Kementerian Perhubungan berdasarkan hasil evaluasi Kemenpan dan Reformasi Birokrasi Nilai Target BB (75) BB (71) BB (70) Realisasi B (71,80) B (68,51) B (68,63) Kinerja (%) 95,73 96,49 98,04

IKU Nomor 2: Nilai Akuntabilitas Kinerja Sekretariat Jenderal berdasarkan hasil

evaluasi Inspektorat Jenderal. Sekretariat Jenderal belum mendapatkan hasil

penilaian dari MenPAN-RB. Realisasi kinerja tahun 2017 sebesar 80,19%. Dibandingkan dengan realisasi tahun 2016, Nilai AKIP Sekretariat Jenderal mengalami peningkatan sebesar 0,24%. Namun, mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun 2015 sebesar 9,81%. Capaian kinerja terhadap IKU2 mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun 2016 sebesar 9,95%, namun mengalami penurunan dibandingkan tahun 2015 sebesar 8,12%, dijelaskan dalam tabel berikut ini:

Tabel III.16

Perbandingan Realisasi Kinerja IKU2 dengan Target Kinerja 2015-2017

IKU2 SATUAN KRITERIA TAHUN

2015 2016 2017

Nilai Akuntabilitas Kinerja Sekretariat Jenderal

berdasarkan hasil evaluasi Inspektorat Jenderal Nilai Target 90 (AA) 93,50 (AA) 84 (A) Realisasi 93,22 (AA) 79,95 (BB) 80,19 (A) Kinerja (%) 103,58 85,51 95,46

73

IKU Nomor 3: Tingkat Maturasi SPIP. Realisasi kinerja tahun 2017 mendapatkan penilaian sementara dari Inspektorat Jenderal level 2,98 (Berkembang). Capaian kinerja IKU3 tahun 2017 tidak dapat dibandingkan dengan tahun 2015 dan 2016. Hal ini dikarenakan penambahan IKU di dokumen Perjanjian Kinerja Sekretariat Jenderal tahun 2017, dijelaskan dalam tabel berikut ini:

Tabel III.17

Perbandingan Realisasi Kinerja IKU3 dengan Target Kinerja 2015-2017

IKU3 SATUAN KRITERIA TAHUN

2015 2016 2017

Tingkat Maturasi SPIP Level Target - - 2

Realisasi - - 2,98

Kinerja (%) - - 149

B. Pencapaian Kinerja Sasaran Program Kedua

Sasaran Program Nomor 2: Terwujudnya Pengelolaan SDM Aparatur Perhubungan yang berintegritas, netral, capable, profesional, berkinerja tinggi dan sejahtera serta beretika”. Secara umum, rata-rata capaian Sasaran Program Kedua yang dilaksanakan oleh Biro Kepegawaian dan Organisasi, tidak bisa dibandingkan dengan realisasi kinerja Sasaran Program tahun 2015 dan 2016. Hal ini dikarenakan terdapat perubahan IKU4, satuan serta target. Secara ringkas capaian kinerja tahun 2015-2017 terhadap target kinerja selama tahun 2015-2017, dijelaskan berikut ini:

IKU Nomor 4: Persentase pemenuhan kebutuhan jabatan fungsional Penguji Kendaraan Bermotor, Pengawas Keselamatan Pelayaran, dan Teknisi

Penerbangan yang Bersertifikat.. Realisasi kinerja tahun 2017 sebesar 78,08%.

Secara ringkas, capaian kinerja terhadap target kinerja selama tahun 2015-2017, dijelaskan dalam tabel berikut ini:

Tabel III.18

Perbandingan Realisasi Kinerja IKU4 dengan Target Kinerja 2015-2017

KRITERIA TAHUN

2015 2016 2017

IKU Jumlah Aparatur

Kementerian Perhubungan yang ditingkatkan kualitas dan kompetensinya Jumlah Aparatur Kementerian Perhubungan yang ditingkatkan kualitas dan kompetensinya Persentase pemenuhan kebutuhan jabatan fungsional Penguji Kendaraan Bermotor, Pengawas Keselamatan Pelayaran, dan Teknisi Penerbangan yang Bersertifikat

SATUAN Orang Orang %

TARGET 335 355 90

REALISASI 348 389 78,08

KINERJA (%)

74

C. Pencapaian Kinerja Sasaran Program Ketiga

Sasaran Program Nomor 3: Peningkatan Pelaksanaan RB di Lingkungan Kementerian Perhubungan. Secara umum, rata-rata capaian Sasaran Program Ketiga yang dilaksanakan oleh Biro Kepegawaian dan Organisasi, tidak bisa dibandingkan dengan realisasi kinerja Sasaran Program tahun 2015 dan 2016. Hal ini dikarenakan terdapat penambahan Sasaran Program Ketiga, IKU5, satuan serta target dalam dokumen Perjanjian Kinerja Sekretariat Jenderal Tahun 2017. Secara ringkas capaian kinerja tahun 2015-2017 terhadap target kinerja selama tahun 2015-2017, dijelaskan berikut ini:

IKU Nomor 5: Persentase Indeks RB. Realisasi kinerja tahun 2017 sebesar 77%. Secara ringkas, capaian kinerja terhadap target kinerja selama tahun 2015-2017, dijelaskan dalam tabel berikut ini:

Tabel III.19

Perbandingan Realisasi Kinerja IKU5 dengan Target Kinerja 2015-2017

KRITERIA 2015 2016 TAHUN 2017

IKU N/A Jumlah Laporan Pelaksanaan Program

Reformasi Birokrasi di Lingkungan Kementerian Perhubungan

Persentase Indeks RB

SATUAN N/A Laporan %

TARGET N/A 1 85

REALISASI N/A 92,26 77

KINERJA (%)

N/A 124,68 90,59

D. Pencapaian Kinerja Sasaran Program Keempat

Sasaran Program Nomor 4: Terwujudnya Laporan Keuangan Kementerian Perhubungan. Secara umum, rata-rata capaian Sasaran Program Keempat yang dilaksanakan oleh Biro Keuangan dan Perlengkapan, tidak bisa dibandingkan dengan realisasi kinerja Sasaran Program tahun 2015 dan 2016. Hal ini dikarenakan terdapat perubahan Sasaran Program, IKU6, IKU7, dan IKU8, satuan serta target dalam dokumen Perjanjian Kinerja Sekretariat Jenderal Tahun 2017. Secara ringkas capaian kinerja terhadap target kinerja selama tahun 2015-2017, dijelaskan berikut ini:

IKU Nomor 6: Opini BPK atas laporan keuangan Kementerian Perhubungan.

Realisasi kinerja tahun 2017 sampai dengan bulan Januari 2018 belum mendapatkan hasil evaluasi dari BPK, sedangkan realisasi kinerja tahun 2017 adalah WTP. Realisasi kinerja IKU6 tahun 2015, 2016, dan 2017 adalah opini.

75

Capaian kinerja terhadap IKU6 tahun 2015, 2016, dan 2017 tercapai 100%, dijelaskan dalam tabel berikut ini:

Tabel III.20

Perbandingan Realisasi Kinerja IKU6 dengan Target Kinerja 2015-2017

IKU6 SATUAN KRITERIA TAHUN

2015 2016 2017

Opini BPK atas laporan keuangan Kementerian Perhubungan

Opini Target WTP WTP WTP Realisasi WTP WTP WTP Kinerja (%) 100 100 100

IKU Nomor 7: Persentase penyerapan anggaran Kementerian Perhubungan.

Realisasi kinerja tahun 2017 adalah 86,39%, Capaian kinerja IKU7 tahun 2017 tidak dapat dibandingkan dengan tahun 2015 dan 2016. Hal ini dikarenakan belum terdapat IKU7 dalam dokumen Perjanjian Kinerja Sekretariat Jenderal tahun 2017, dijelaskan dalam tabel berikut ini:

Tabel III.21

Perbandingan Realisasi Kinerja IKU7 dengan Target Kinerja 2015-2017

IKU7 SATUAN KRITERIA TAHUN

2015 2016 2017

Persentase penyerapan anggaran Kementerian Perhubungan

% Target N/A N/A 90

Realisasi 0 0 86,39 Kinerja (%) 0 0 95,99

IKU Nomor 8: Persentase penyerapan anggaran Sekretariat Jenderal. Realisasi kinerja tahun 2017 adalah 90,51%. Realisasi kinerja tahun 2017 mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2016 sebesar 1,21% dan dibandingkan tahun 2015 sebesar 20,86%. Capaian kinerja terhadap IKU8 tahun 2017 mengalami kenaikan dibandingkan dengan realisasi tahun 2016 sebesar 1,34%, dan realisasi tahun 2015 sebesar 18,62%, dijelaskan dalam tabel berikut ini:

Tabel III.22

Perbandingan Realisasi Kinerja IKU8 dengan Target Kinerja 2015-2017

IKU8 SATUAN KRITERIA TAHUN

2015 2016 2017 Persentase penyerapan anggaran Sekretariat Jenderal % Target 85 90 90 Realisasi 69,65 89,30 90,51 Kinerja (%) 81,94 99,22 100,56

76

E. Pencapaian Kinerja Sasaran Program Kelima

Sasaran Program Nomor 5: Peningkatan Kerja Sama Kemitraan/Investasi Dalam Negeri dan Kerja Sama Luar Negeri dalam Kerangka Regional/Sub Regional, Bilateral dan Multilateral di Bidang Transportasi. Secara umum, rata-rata capaian Sasaran Program Kelima yang dilaksanakan oleh Biro Kerjasama, tidak bisa dibandingkan dengan realisasi kinerja Sasaran Program tahun 2015 dan 2016. Hal ini dikarenakan terdapat perubahan IKU9 dan IKU10, satuan serta target dalam dokumen Perjanjian Kinerja Sekretariat Jenderal Tahun 2017. Secara ringkas capaian kinerja terhadap target kinerja selama tahun 2015-2017, dijelaskan berikut ini:

IKU Nomor 9: Persentase proses fasilitasi kerjasama dan kemitraan / investasi dengan badan usaha dan instansi lembaga pemerintah yang ditindaklanjuti.

Realisasi dan capaian kinerja tahun 2017 adalah 100%. Capaian kinerja terhadap IKU9 tidak dapat dibandingkan dengan tahun 2015 dan 2016. Hal ini dikarenakan sebagai berikut:

1. Pada tahun 2015, belum terdapat IKU yang dilaksanakan oleh Biro Kerjasama;

2. Pada tahun 2016, dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 189 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan. Oleh karena itu, dalam dokumen PK Sekretariat Jenderal tahun 2016, Biro Kerjasama memasukkan 2(dua) IKU diantaranya:

 Jumlah Kerjasama Kemitraan/Investasi Dalam Negeri yang

ditindaklanjuti dengan satuan Proyek serta target 3(tiga);

 Jumlah Perjanjian Internasional yang ditindaklanjuti dalam kerangka regional/sub regional, bilateral dan multilateral dengan satuan Proyek serta target 4(empat).

Tabel III.23

Perbandingan Realisasi Kinerja IKU9 dengan Target Kinerja 2015-2017

KRITERIA TAHUN

2015 2016 2017

IKU N/A Jumlah Kerjasama

Kemitraan/Investasi Dalam Negeri yang ditindaklanjut

Persentase proses fasilitasi kerjasama dan kemitraan / investasi dengan badan usaha dan instansi lembaga pemerintah yang ditindaklanjuti

SATUAN N/A Proyek %

TARGET N/A 3 100

REALISASI N/A 0 100

77

IKU Nomor 10: Persentase Kesepakatan kerjasama bilateral, regional dan

multilateral yang ditindaklanjuti. Realisasi kinerja tahun 2017 sebesar 100%.

Capaian kinerja tahun 2017 terhadap IKU10 sebesar 166,67%. Capaian kinerja terhadap IKU10 tidak dapat dibandingkan dengan tahun 2015 dan 2016. Hal ini dikarenakan sebagai berikut:

1. Pada tahun 2015, belum terdapat IKU yang dilaksanakan oleh Biro Kerjasama, namun terdapat IKU yang dilaksanakan oleh Biro Hukum dan KSLN;

2. Pada tahun 2016, dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 189 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan. Oleh karena itu, dalam dokumen PK Sekretariat Jenderal tahun 2016, Biro Kerjasama memasukkan 2(dua) IKU diantaranya:

 Jumlah Kerjasama Kemitraan/Investasi Dalam Negeri yang ditindaklanjuti dengan satuan Proyek serta target 3(tiga);

 Jumlah Perjanjian Internasional yang ditindaklanjuti dalam kerangka regional/sub regional, bilateral dan multilateral dengan satuan Proyek serta target 4(empat)

Tabel III.24

Perbandingan Realisasi Kinerja IKU10 dengan Target Kinerja 2015-2017

KRITERIA 2015 TAHUN 2016 2017

IKU Jumlah MoU/agreement

kerjasama luar negeri sektor transportasi dalam kerangka regional, bilateral dan multilateral

Jumlah Perjanjian Internasional

yang ditindaklanjuti dalam kerangka regional/sub regional, bilateral dan multilateral

Persentase Kesepakatan kerjasama bilateral, regional dan multilateral yang ditindaklanjuti

SATUAN Kerjasama Proyek %

TARGET 4 4 100

REALISASI 8 6 100

KINERJA

(%) 200 150 166,67

F. Pencapaian Kinerja Sasaran Program Keenam

Sasaran Program Nomor 6: Peningkatan penetapan dan kualitas regulasi dalam implementasi kebijakan sektor transportasi. Secara umum, rata-rata capaian Sasaran Program Keenam yang dilaksanakan oleh Biro Hukum tidak bisa dibandingkan dengan realisasi kinerja Sasaran Program tahun 2015 dan

78

2016. Hal ini dikarenakan terdapat perubahan IKU11 dan IKU12, satuan serta target dalam dokumen Perjanjian Kinerja Sekretariat Jenderal Tahun 2017. Secara ringkas capaian kinerja terhadap target kinerja selama tahun 2015-2017, dijelaskan berikut ini:

IKU Nomor 11: Persentase rancangan peraturan yang ditetapkan. Realisasi kinerja tahun 2017 sebesar 92% dan capaian kinerja terhadap IKU 11 sebesar 102,22%. Capaian kinerja terhadap IKU11 tidak dapat dibandingkan dengan tahun 2015 dan 2016. Hal ini dikarenakan IKU pada tahun 2015 dan 2016 masih terdapat 2(dua) IKU dengan satuan, serta target yang berbeda dengan IKU pada tahun 2017. Secara ringkas, capaian kinerja terhadap target kinerja selama tahun 2015-2017, dijelaskan dalam tabel berikut ini:

Tabel III.25

Perbandingan Realisasi Kinerja IKU11 dengan Target Kinerja 2015-2017

KRITERIA TAHUN 2015 2016 2017 IKU Jumlah Peraturan perundang-undangan di sektor transportasi Jumlah Peraturan perundang-undangan terkait pelaksanaan tugas Sekretariat Jenderal Jumlah Peraturan perundang-undangan di sektor transportasi Jumlah Peraturan perundang-undangan terkait pelaksanaan tugas Sekretariat Jenderal Persentase rancangan peraturan yang ditetapkan

SATUAN Peraturan Peraturan Peraturan Peraturan %

TARGET 100 10 50 10 90

REALISASI 204 49 88 65 92

KINERJA

(%) 204

490 176 650 102,22

IKU Nomor 12: Persentase Pelaksanaan Deregulasi Peraturan di Lingkungan

Kementerian Perhubungan. Realisasi kinerja tahun 2017 sebesar 75% dan

capaian kinerja terhadap IKU12 sebesar 125%. Capaian kinerja tahun 2017 tidak dapat dibandingkan dengan tahun 2015 dan 2016. Hal ini dikarenakan penambahan IKU dalam dokumen Perjanjian Kinerja Sekretariat Jenderal tahun 2017, dijelaskan dalam tabel berikut:

79

Tabel III.26

Perbandingan Realisasi Kinerja IKU12 dengan Target Kinerja 2015-2017

KRITERIA 2015 2016 TAHUN 2017

IKU N/A N/A Persentase pelaksanaan deregulasi peraturan di lingkungan Kementerian Perhubungan

SATUAN N/A N/A %

TARGET N/A N/A 60

REALISASI N/A N/A 75

KINERJA (%)

N/A N/A 125

G. Pencapaian Kinerja Sasaran Program Ketujuh

Sasaran Program Nomor 7: Peningkatan dalam pelayanan dan penyelesaian masalah hukum. Realisasi kinerja yang dilaksanakan oleh Biro Hukum pada tahun 2017 sebesar 87%. Capaian kinerja tahun 2017 sebesar 108,75%, dijelaskan berikut ini:

IKU Nomor 13: Persentase penyelesaian perkara hukum. Realisasi kinerja tahun 2017 sebesar 87% dan capaian terhadap IKU13 sebesar 108,75%. Dibandingkan dengan realisasi tahun 2016, IKU17 mengalami peningkatan sebesar 14%, namun mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun 2015 sebesar 13%. Capaian kinerja terhadap IKU17 mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun 2016 sebesar 22,87%, namun mengalami penurunan dibandingkan tahun 2015 sebesar 8,9%, dijelaskan dalam tabel berikut ini:

Tabel III.27

Perbandingan Realisasi Kinerja IKU13 dengan Target Kinerja 2015-2017

IKU13 SATUAN KRITERIA TAHUN

2015 2016 2017 Persentase penyelesaian perkara hukum % Target 85 85 80 Realisasi 100 73 87 Kinerja (%) 117,65 85,88 108,75

H. Pencapaian Kinerja Sasaran Program Kedelapan

Sasaran Program Nomor 8: Peningkatan kinerja layanan administrasi serta sarana dan prasarana di lingkungan Kantor Pusat Kementerian Perhubungan. Secara umum, rata-rata capaian Sasaran Program Kedelapan yang dilaksanakan oleh Biro Umum pada tahun 2017 tidak bisa dibandingkan dengan tahun 2015 dan 2016. Hal ini dikarenakan, perubahan satuan pada IKU17 yang tercantum di dalam dokumen Perjanjian Kinerja Sekretariat

80

Jenderal Tahun 2017. Dimana hal ini, mempengaruhi hasil capaian dan realisasi kinerja. Secara ringkas capaian kinerja terhadap target kinerja selama tahun 2015-2017, dijelaskan berikut ini:

IKU Nomor 14: Tingkat ketepatan waktu proses pelayanan administrasi

perkantoran. Realisasi dan capaian kinerja tahun 2017 sebesar 99,28%.

Realisasi dan capaian kinerja IKU14 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2015 dan 2016 sebesar 0,72%, dijelaskan dalam tabel berikut ini:

Tabel III.28

Perbandingan Realisasi Kinerja IKU14 dengan Target Kinerja 2015-2017

IKU14 SATUAN KRITERIA TAHUN

2015 2016 2017

Tingkat ketepatan waktu proses pelayanan

administrasi perkantoran

% Target 100 100 100

Realisasi 100 100 99,28 Kinerja (%) 100 100 99,28 IKU Nomor 15: Persentase penghematan pemakaian listrik, air dan biaya

telepon di lingkungan kantor pusat Kementerian Perhubungan. Realisasi kinerja

tahun 2017 sebesar 33,52%. Realisasi kinerja IKU15 tahun 2017 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2016 sebesar 10,93% dan mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2015 sebesar 13,52%. Capaian kinerja IKU15 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2016 sebesar 109,30% dan mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2015 sebesar 132,50%, dijelaskan dalam tabel berikut ini:

Tabel III.29

Perbandingan Realisasi Kinerja IKU15 dengan Target Kinerja 2015-2017

IKU15 SATUAN KRITERIA TAHUN

2015 2016 2017

Persentase penghematan pemakaian listrik, air dan biaya telepon di lingkungan kantor pusat Kementerian Perhubungan

% Target 10 10 10

Realisasi 20,27 44,45 33,52 Kinerja (%) 202,70 444,50 335,20

IKU Nomor 16: Tingkat kecukupan sarana dan prasarana kantor pusat

Kementerian Perhubungan sesuai kebutuhan. Realisasi dan capaian kinerja

tahun 2017 sebesar 96,92%. Realisasi dan capaian kinerja mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2016 sebesar 26,76% dan mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2015 sebesar 5,14%, dijelaskan dalam tabel berikut ini:

81

Tabel III.30

Perbandingan Realisasi Kinerja IKU16 dengan Target Kinerja 2015-2017

IKU16 SATUAN KRITERIA TAHUN

2015 2016 2017

Tingkat kecukupan sarana dan prasarana kantor pusat Kementerian Perhubungan sesuai kebutuhan

% Target 100 100 100

Realisasi 91,78 70,16 96,92 Kinerja (%) 91,78 70,16 96,92

IKU Nomor 17: Persentase peningkatan pengunjung Museum Transportasi.

Realisasi kinerja tahun 2017 sebesar 8,56% sebanyak 330.476 Orang. Capaian kinerja IKU17 tidak bisa dibandingkan dengan capaian tahun 2015 dan 2016. Hal ini dikarenakan terdapat perbedaan Satuan. Secara umum pada tahun 2017, jumlah pengunjung Museum Transportasi mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2016 sebanyak 125.476 orang, dan kenaikan jumlah pengunjung dibandingkan tahun 2015 sebesar 169,949 orang, dijelaskan dalam tabel berikut:

Tabel III.31

Perbandingan Realisasi Kinerja IKU17 dengan Target Kinerja 2015-2017 IKU17 SATUAN 2015 & 2016 SATUAN 2017 KRITERIA TAHUN 2015 2016 2017 Persentase peningkatan pengunjung Museum Transportasi Orang % Target 200.000 205.000 5 Realisasi 160.527 304.420 8,56 Kinerja (%) 80,26 148,50 171,20

I. Pencapaian Kinerja Sasaran Program Kesembilan

Sasaran Program Nomor 9: Terwujudnya Good Governance & Clean Government di Kementerian Perhubungan. Realisasi dan capaian kinerja Sasaran Program Kesembilan yang dilaksanakan oleh Biro Komunikasi dan Informasi Publik tahun 2017 mencapai Peringkat 3. Realisasi dan capaian IKU18 tahun 2017 tidak bisa dibandingkan dengan tahun 2015 dan 2016. Hal ini dikarenakan terdapat perbedaan Sasaran Program, IKU, Satuan, serta Target dengan dokumen Perjanjian Kinerja Sekretariat Jenderal 2017. Secara ringkas capaian kinerja terhadap target kinerja selama tahun 2015-2017, dijelaskan berikut ini:

IKU Nomor 18: Keterbukaan Informasi Publik. Capaian kinerja tahun 2017 sebesar 100%, dijelaskan dalam tabel berikut ini:

82

Tabel III.32

Perbandingan Realisasi Kinerja IKU18 dengan Target Kinerja 2015-2017

IKU18 SATUAN 2015 & 2016 SATUAN 2017 KRITERIA TAHUN 2015 2016 2017 Keterbukaan Informasi Publik

Nilai KIP Peringkat Target 96 97 3 Realisasi 91,445 92,74 3 Kinerja (%) 95,30 95,61 100

J. Pencapaian Kinerja Sasaran Program Kesepuluh

Sasaran Program Nomor 10: Terselenggaranya e-Government di Kementerian Perhubungan. Secara umum, realisasi kinerja Sasaran Program Kesepuluh tahun 2017 yang dilaksanakan oleh Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi sebesar 99,67%, hanya bisa dibandingkan dengan realisasi tahun 2016. Hal ini dikarenakan, belum terdapat IKU19, satuan serta target dalam dokumen Perjanjian Kinerja Sekretariat Jenderal tahun 2015. Secara umum, realisasi kinerja tahun 2017 mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2016 sebesar 1,86%. Capaian kinerja tahun 2017 sebesar 103,82% mengalami kenaikan sebesar 1,93% dibandingkan tahun 2016. Secara ringkas capaian kinerja terhadap target kinerja selama tahun 2015-2017 dijelaskan berikut ini:

IKU Nomor 19: Persentase Kehandalan Sistem Informasi. Realisasi kinerja tahun 2017 sebesar 99,67%. Capaian kinerja terhadap IKU19 sebesar 103,82%, dijelaskan dalam tabel berikut ini:

Tabel III.33

Perbandingan Realisasi Kinerja IKU19 dengan Target Kinerja 2015-2017

KRITERIA TAHUN

2015 2016 2017

IKU N/A Persentase Kehandalan Sistem Informasi

Persentase Kehandalan Sistem Informasi

SATUAN N/A % %

TARGET N/A 96 96

REALISASI N/A 97,81 99,67

KINERJA (%) N/A 101,89 103,82

K. Pencapaian Kinerja Sasaran Program Kesebelas

Sasaran Program Nomor 11: Terselenggaranya Manajemen Pengelolaan Kebijakan Lingkungan Hidup, Penataan Sistem dan Inovasi Pelayanan Transportasi yang Berkelanjutan. Secara umum, rata-rata capaian Sasaran Program Kesebelas yang dilaksanakan oleh Pusat Pengelolaan Transportasi Berkelanjutan tahun 2017 tidak bisa dibandingkan dengan realisasi kinerja Sasaran Program tahun 2015 dan 2016. Hal ini dikarenakan terdapat perubahan IKU20, IKU21, IKU22, dan IKU23, satuan serta target dalam

83

dokumen Perjanjian Kinerja Sekretariat Jenderal Tahun 2017. Secara ringkas capaian kinerja terhadap target kinerja selama tahun 2015-2017, dijelaskan sebagai berikut:

IKU Nomor 20: Tingkat penerapan Pedoman Standar Pelayanan Sarana dan

Prasarana Transportasi yang dilaksanakan. Realisasi kinerja tahun 2017

sebesar 14,25%. Capaian kinerja tahun 2017 tidak dapat dibandingkan dengan tahun 2015 dan 2016. Hal ini dikarenakan IKU20 ditambahkan dalam dokumen Perjanjian Kinerja Sekretariat Jenderal 2017, dijelaskan dalam tabel berikut ini:

Tabel III.34

Perbandingan Realisasi Kinerja IKU20 dengan Target Kinerja 2015-2017

KRITERIA TAHUN

2015 2016 2017

IKU N/A N/A Tingkat penerapan Pedoman Standar Pelayanan Sarana dan Prasarana Transportasi yang dilaksanakan

SATUAN N/A N/A %

TARGET N/A N/A 40

REALISASI N/A N/A 14,25

KINERJA (%)

N/A N/A 35,62

IKU Nomor 21: Persentase pemenuhan dokumen lingkungan proyek

pembangunan infrastruktur transportasi. Realisasi dan capaian kinerja tahun

2017 sebesar 90,93%. Realisasi dan capaian terhadap IKU21 tahun 2017 tidak dapat dibandingkan dengan tahun 2015. Hal ini dikarenakan belum terdata IKU tersebut dalam dokumen Perjanjian Kinerja Sekretariat Jenderal Tahun 2015. Capaian kinerja tahun 2017 mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2016 sebesar 45,97%. Capaian kinerja tahun 2017 mengalami kenaikan

Dokumen terkait