BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.4 Pembahasan
4.4.2 Perbedaan Hasil Penelitian Sekarang Dengan Penelitian-
Perbedaan penelitian sekarang dengan penelitian terdahulu terletak dari variabel yang digunakan, obyek penelitian, dan hasil penelitian itu sendiri. Berikut ini perbedaan penelitian sekarang dengan penelitian terdahulu :
Tabel 4.15 : Perbedaan Penelitian
No Peneliti Hasil penelitian Keterangan
1 Chtourou et al (2001), Beasley (1996), dan Abbots et al (2000)
penerapan mekanisme corporate governance mempunyai hubungan yang positif terhadap kualitas laporan keuangan,
sehingga good corporate governance dapat menjadi
penghambat aktivitas manajemen laba yang dilakukan oleh manajer Mendukung hasil penelitian ini 2 Midiastuty & Machfoedz (2003)
Kepemilikan institusional berhubungan negatif dengan manajemen laba Tidak mendukung hasil penelitian ini 3 Marihot Nasution dan Doddy Setiawan (2007)
secara individual, komposisi dewan komisaris berpengaruh negatif terhadap manajemen laba perusahaan perbankan, hal ini menandakan bahwa mekanisme Corporate Governance yang diajukan melalui keberadaan pihak independen dalam dewan komisaris mampu mengurangi tindakan manajemen laba yang terjadi dalam perusahaan perbankan
Mendukung hasil penelitian ini 4 Syaiful Iqbal dan Nurul Fachriyah pada tahun (2008)
- Keseluruhan variabel independen secara serentak
berpengaruh terhadap praktik manajemen laba pada perusahaan go-public industri manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta.
- Secara individual, tidak semua variable independent menunjukkan konfirmasi positif. Variabel kepemilikan manajerial (KM), ukuran dewan direksi (DW) dan komite audit (KA) berpengaruh secara signifikan terhadap praktik manajemen laba pada perusahaan go-public industri manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta.
- Sementara variabel kepemilikan institusional (INST) berpengaruh terhadap praktik manajemen laba secara tidak signifikan. Mendukung hasil penelitian ini 5 Muh. Arief Ujiyanto & Bambang Agus Pramuka (2007)
1) Kepemilikan institusional tidak berpengaruh secara signifikan terhadap manajemen laba; 2) Kepemilikan
manajerial berpengaruh negatif signifikan terhadap manajemen laba; 3) Proporsi dewan komisaris independen berpengaruh positif signifikan terhadap manajemen laba; 4) Jumlah dewan komisaris tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba; 5) Pengaruh kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, proporsi dewan komisaris independen dan jumlah dewan komisaris secara bersama-sama teruj dengan tingkat pengaruh yang signifikan terhadap manajemen laba; 6) Manajemen laba (discretionary accruals) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja keuangan (cash flow return on assets).
Mendukung hasil penelitian ini
6 Ekki (2011) variabel yang berpengaruh terhadap manajemen laba (Y) hanya komisaris independen (X2), sedangkan variabel kepemilikan manajerial (X1), komite audit (X3) dan kepemilikan
institusional (X4) tidak berpengaruh terhadap manajemen laba (Y)
4.4.3. Keterbatasan Penelitian
Penelitian ini memiliki keterbatasan-keterbatasan antara lain sebagai berikut :
1. Variabel manajemen laba diproksikan dengan Diecretionary Accruals yaitu perspektif opotunistis. Untuk penelitian selanjutnya, manajemen laba perlu ditinjau dari perspektif lain misalnya perspektif efisiensi, yang menyatakan bahwa manajer melakukan pilihan atas kebijakan akuntansi untuk memberikan informasi yang lebih baik tentang cash flow yang akan datang dan untuk meminimalkan agency cost yang terjadi karena konflik kepentingan antara stakeholder dan manajer (Jiambalvo, 1996 dalam Muh. Arief Ujiyantho & Bambang Agus Pramuka, 2007).
2. Penelitian ini hanya menggunakan sampel perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2008 – 2010, sehingga peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengakses data sampel yang lebih luas lagi.
5.1. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel yang berkontribusi terhadap manajemen laba (Y) hanya komisaris independen (X2), sedangkan variabel kepemilikan manajerial (X1), komite audit (X3) dan kepemilikan institusional (X4) tidak berpengaruh terhadap manajemen laba (Y), sehingga hipotesis penelitian ini “Terdapat pengaruh yang signifikan antara kepemilikan manajerial, komisaris independen, komite audit, dan kepemilikan institusional terhadap praktik manajemen laba (earnings management)”, sebagian tidak teruji kebenarannya. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan GCG belum mampu mengurangi praktek manajemen laba pada perusahan pertambangan di BEI selama tahun 2008 sampai dengan tahun 2010, karena hanya komisaris independen yang berpengaruh terhadap manajemen laba.
5.2. Saran
Berdasarkan kesimpulan dan pembahasan pada penelitian ini, maka saran yang dapat diajukan adalah :
1. Bagi perusahaan, hendaknya menciptakan kepemimpinan yang kuat, tangguh dan mempunyai daya tahan untuk bekerja dalam organisasi perusahaan yang serba berwarni-warni, sebab akar Good Corporate Governance juga terletak pada sikap dan perilaku pimpinan perusahaan.
2. Bagi penelitian yang akan datang hendaknya :
c. Untuk peneliti selanjutnya dapat memasukkan variabel-variabel yang belum diteliti dalam penelitian ini, yang dapat digunakan untuk menyempurnakan penelitian.
d. Pengukuran variabel komite audit dengan menggunakan karakteristik lainnya mungkin dapat menambah referensi bagi penelitian mendatang.
Anonim, 2010, Pedoman Penyusunan Usulan Penelitian Dan Skripsi Progam Studi
Akuntansi. Fakultas Ekonomi, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”
Jawa Timur.
. 2006. Pedoman Good Corporate Governance Indonesia.
Badan Pengawas Pasar Modal. 2004. Pembentukan dan pedoman Kerja Komite
Audit. Keputusan Bapepam No: Kep-29/PM/2004.
Becht, Marco, Patrick, Bolton, dan Ailsa, Roell. 2002. Corporate Governance and
Control. Working Paper Series in Finance, No.02/2002. European Corporate
Governance.
Beasley, Mark S. 1996. An Empirical Analysis of the Relation Between the Board
of Director Composition and Financial Statement Fraud. The Accounting
Review. Vol. 71 No.4.October, pp. 443-465.
Dechow, Patricia M., Sloan, Richard G., Amy P, Sweeney 1995, Detecting Earning
Management. The Accounting Review. 70: 193-225.
Effendi, Arief, 2009, The Power Of Good Corporate Governance Teori dan
Implementasi, Penerbit Salemba Empat, Jakarta.
Financial Accounting Standards Board (FASB). 1983. Statement of Financial
Accounting Strandards No. 2. FASB, Norwalk, CT.
Forum for Corporate Governance in Indonesia. 2001. Tata Kelola Perusahaan. Seri
Tata Kelola Perusahaan, Jilid I. Edisi ke-3. Jakarta.
Ghozali, 2006, Aplikasi Analisis Multivarrate dengan Program SPSS. Edisi Kesebelas, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.
Hasan, Iqbal, 2002, Metodologi Penelitian dan aplikasinya. Edisi Pertama, Penerbit Ghalia Indonesia, Jakarta.
Indrianto & Supomo, 1999, Metodologi Penelitian Bisnis : Untuk Akuntansi dan
Manajemen, BPFE : Yogyakarta.
Prentice Hall.
Scott, William, R. 1997. Financial Accounting Theory. Prentice-Hall International. Sugiyono, 2004, Metodologi Penelitian Bisnis, Cetakan keenam, Bandung: Alfabeta Sugiyono, 2006, Statistik untuk Penelitian, CV. Alfabeta : Bandung.
Sumarsono, 2004, Metode Penelitian Akuntansi. Edisi Revisi, Penerbit UPN “Veteran” Jawa Timur, Surabaya.
Surya, Indra, dan Yustiavandana, ivan, 2006, Penerapan Good Corporate
Governance, Penerbit Prenada Media Grup, Jakarta.
Watts, Ross, L. dan Jeral. L. Zimmerman. 1986. Positive Accounting Theory. Prentice Hall, New Jersey.
Makalah dan Jurnal
Amalia, Dwi Yana. 2007. Pengaruh Konservatisma Akuntansi Terhadap Penilaian
Ekuitas Perusahaan Dimoderasi Oleh Good Corporate Governance. Makalah
Simposium Nasional Akuntansi X. Makassar, 26-28 Juli.
Boediono, SB., Gideon. 2005. Kualitas Laba: Studi Pengaruh Mekanisme
Corporate Governance dan Dampak Manajemen Laba dengan Menggunakan Analisis Jalur. Makalah Simposium Nasional Akuntansi V111. Solo, 15-16
September.
Black, Bernard S.; H. Jang; dan W. Kim. 2003. Does Corporate Governance Affect
Firm Value? Evidence from korea.
Coffee, John C., Jr. 2001. Do Norms Matter: A Cross-Country Examination of the
Private Benefits of Control. Working Paper, No. 183. Columbia Law School.
Chtourou, Sonda Marrakchi, Jean Bedard and Luicie Courteau. 2001. Corporate
Governance and Earning Management.
Darmawati, Deni. 2003. Corporate Governance dan Manajemen Laba. Jurnal
Komite Audit dalam Pelaksanaan Corporate Governance.
Gumanti, T.A. 2001. Earning Management dalam Pemawaran Saham Perdana di
Bursa Efek Jakarta. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia 4/2: 165-183.
Healy, P.M. (1985). The Effect of Bonus Schemes on Accounting Decisions. Journal of Accounting and Economics. 7: 85-107.
Holthausen, Robert W, David F. Larcker dan Richard G. Sloan. 1995. Annual Bonus
Schemes and the Manipulation of Earnings. Journal of Accounting & Economics. pp. 29-73.
Indrayani, Mei, dan Nurkholis. 2001. Persepsi Manajemen Perusahaan Terhadap
Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance”. Majalah Tema, Vol.II. No.2
Isnanta, Rudi, 2008, pengaruh corporate governance dan struktur kepemilikan
terhadap manajemen laba dan kinerja keuangan,Skripsi Fakultas Ekonomi
Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
Jensen, M, dan Meckling.1976. Theory of the Firm: Managerial Behaviour Agency
Cost, and Ownership Structure. Journal of Finance Economics, Vol. 3, p:
305-360.
Jones, J.J. (1991). Earning Management During Import Relief Investigation. Journal of Accounting Research 29: 193-228
Khomsiyah. 2007. Makalah Seminar: Evaluasi Penerapan Good Corporate
Governance di Indonesia. Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi UK.Petra,
Surabaya. 29 Juni.
KNKCG. Januari 2004. Pedoman GCG Perbankan Indonesia.
Maksum, Azhar. 2005. Tinjauan Atas Good Corporate Governance di Indonesia.
Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar Tetap. Universitas Sumatera Utara.
17 Desember.
Midiastuty, Pratana P., dan Mas’ud Machfoedz. 2003. Analisis Hubungan
Padilla, Alexandre. 2003. Property Economics Agency Problems. Un Published
Paper Seminar. Universite d’Aix Marseille III, France.
Peasnell, KV., PF Pope, and S Young. 1998. Outside Director, Board Effectiveness,
and Earning Management. Working Papers from Lancaster University.
Rahmawati dan Baridwan, 2006. Model Penelitian Manajemen Laba pada Industri
Perbankan Publik di Indonesia dan Pengaruhnya terhadap Kinerja Perbankan. Artikel yang Dipresentasikan pada Seminar Bulanan Jurusan
Akuntansi FE-UNS tanggal 27 Mei 2006.
Rajgofal S., M. Venkatachalam, dan J. Jiambalvo, 1999. Is Institutional Ownership
Associated With Earning Management and the Extent to Which Stock Price Reflect Future Earnings?. Working Paper University of Washington Seattle.
Richardson, Vernon J. 1998. Information Asymmetry and Earning Management:
Some Evidence. Working Paper: March 30.
Setiawan, Wawan. 2006. Analisis Pengaruh Mekanisme Corporate Governance
terhadap Kualitas Laba. Jurnal Akuntansi dan Bisnis Volume 6 No.2 Agustus:
163-172.
Setiawati, Lilis dan Ainun Na’im. 2001. Bank Health Evalution by Bank Indonesia
and Earning Management in Banking Industry. Gadjah Mada International
Journal of Business Volume 3 No 2 May: 159-176.
Siallagaan, Hamonangan, dan Mas’ud Machfoedz. 2006. Mekanisme Corporate
Governance, Kualitas Laba, dan Nilai Perusahaan. Makalah Simposium
Nasional Akuntansi 9. Padang, 23-26 Agustus.
Syakhroza, Akhmad. 2003. Best Practices Corporate Governance dalam Konteks
Kondisi Lokal Perbankan Indonesia. Majalah Usahawan, No.06/th.XXX11
Juni.
Ujiyantho, Muh. Arief, dan Bambang Agus Pramuka. 2007. Mekanisme Corporate
Governance, Manajemen Laba dan Kinerja Keuangan. Makalah Simposium
Ukuran Perusahaan, dan Praktek Corporate Governance terhadap pengelolaan Laba (Earning Management). Artikel yang Dipresentasikan pada
Simposium Nasional Akuntansi 8 Solo tanggal 15-16 September 2005.
Wedari, Linda Kusumaning. 2004. Analisis Pengaruh Proporsi Dewan Komisaris
dan Keberadaan Komite Audit. Simposium Nasional Akuntansi VII,
Denpasar-Bali, hal. 963-974.
Wibisono, Haris dan Sulistyanto. 2003. Seasoned Equity Offerings: Antara Agency
Theory, Windows of Opportunity, dan Penurunan Kinerja. Simposium
Nasional Akuntansi (SNA) VI Surabaya, 16-17 Oktober, hal 131-140.
Wilopo. 2004. The Analysis of Relationship of Independent Board of Directors,
Audit Committee, Corporate Governance: The Role of Companies with Small Board of Directors. Journal of Financial Economics 40, 185-211.
Website http:www.inilah.com/GCG?bumi-kembali-gondol-penghargaan.htm http://www.fcgi.or.id http://www.idx.co.id http://iicg.org https://exponensial.wordpress.com/tag/skala-rasio. http://papers.ssrn.com