• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV Paparan Data dan Temuan Penelitian:

D. Analisis Data Lintas Kasus

2. Perbedaan Kasus 1 dan 2

a. Perbedaan Program yang dikembangkan dalam pembinaan keagamaan di sekolah berbasis boarding school

Perbedaan Program yang dikembangkan dalam pembinaan keagamaan terdapat pada pembinaan keagamaan yang meliputi shalat berjama‟ah, ta‟lim keagamaan.

1) Perbedaan macam-macam pembinaan keagamaan

Berdasarkan temuan penelitian yang telah didapatkan, perbedaan macam-macam pembinaan yang ada di asrama SMAN 10 Malang dan MAN 3 Malang adalah pada kegiatannya, di SMAN 10 Malang hanya sebatas shalat berjama‟ah dan mengaji al-Qur‟an, sedangkan di MAN 3 Malang selain shalat berjama‟ah dan mengaji al-Qur‟an, terdapat juga ta‟lim ma‟hadi yang mengajarkan kitab-kitab, dan kajian kebahasaan Arab dan Inggris.

2) Perbedaan ta‟lim keagamaan

Perbedaan pelaksanaan ta‟lim keagamaan, yang terdapat pada jadwal pembinaan keagamaan antara SMAN 10 Malang dan MAN 3 Malang adalah terlihat dari kegiatannya yang di SMAN 10 lebih sedikit dari pada di MAN 3 Malang

b. Perbedaan Upaya dalam pembinaan keagamaan di sekolah berbasis

boarding school

Perbedaan dalam Upaya dalam pembinaan keagamaan di SMAN 10 Malang dan MAN 3 Malang yang meliputi langkah-langkah pembinaan keagamaan, metode pembinaan keagamaan, evaluasi, dan aturan/kebijakan.

1) Perbedaan langkah-langkah pembinaan keagamaan di sekolah berbasis boarding school di SMAN 10 Malang dan MAN 3 Malang.

Berdasarkan temuan penelitian yang didapatkan, perbedaan langkah-langkah dalam pembinaan keagamaan dalam membina siswa antara SMAN 10 Malang dan MAN 3 Malang adalah masih kurangnya SDM di SMAN 10 yakni guru yang bertempat tinggal di asrama, sedangkan di MAN 3 Malang sudah ada sekitar 16 orang. 2) Perbedaan metode pembinaan keagamaan di sekolah berbasis

boarding school di SMAN 10 Malang dan MAN 3 Malang.

Perbedaan metode yang digunakan dalam membina siswa antara SMAN 10 Malang dan MAN 3 Malang kegiatan keagamaan, pada kegiatan pembelajaran di di SMAN 10 Malang lebih menggunakan ceramah, dan diskusi. Sedangkan di MAN 3 Malang selain ceramah, diskusi, juga terkadang menggunakan roll playing agar siswa tidak bosan ketika kegiatan ta‟lim.

3) Perbedaan evaluasi pembinaan keagamaan di sekolah boarding

school di SMAN 10 Malang dan MAN 3 Malang.

Perbedaan evaluasi pembinaan keagamaan di SMAN 10 Malang dan MAN 3 Malang, jika di SMAN 10 malang tidak ada ujian khusus untuk kegiatan yang di asrama, sedangkan MAN 3 Malang ada evaluasi setiap akhir semester atau setahun dua kali.

4) Perbedaan aturan/kebijakan pembinaan keagamaan di sekolah berbasis boarding school di SMAN 10 Malang dan Man 3 Malang.

Perbedaan aturan/kebijakan yang diterapkan dalam pembinaan keagamaan di SMAN 10 Malang dan MAN 3 Malang adalah jika di SMAN 10 Malang apabila tidak ikut dalam kegiatan keagamaan tidak ada konsekuensi khusus, hanya siswa mendapatkan alfa dalam absen kegiatan tersebut. Sedangkan di MAN 3 Malang apabila tidak mengikuti kegiatan akan mendapatkan sanksi, misalnya menghafalkan mufrodhat apabila terkait dengan kebahasaan dan sesuai berapa kali absen, dan membuat surat pernyataan, apabila masih mengulangi lagi maka dipanggil orang tua.

c. Dampak pembinaan keagamaan terhadap keberhasilan siswa di sekolah berbasis boarding school

Perbedaan dalam dampak pembinaan keagamaan terhadap keberhasilan siswa diSMAN 10 Malang dan MAN 3 Malang. Tujuan pembinaan keagamaan, dampak kepada siswa, dan dampak kepada lingkungan asrama dan sekolah.

1) Perbedaan dampak kepada siswa

Perbedaan Dampak kepada siswa pembinaan keagamaan yang ada di SMAN 10 Malang dan MAN 3 Malang hampir tidak ada, karena sama-sama ingin membentuk karakter siswa yang akhlakul karimah, namun dari segi bidang agama di MAN 3 Malang

lebih baik karena dari kegiatan-kegiatan keagamaan lebih banyak dari pada di SMAN 10 Malang.

2) Perbedaan dampak kepada lingkungan asrama dan sekolah

Perbedaan dampak kepada lingkungan asrama dan sekolah SMAN 10 malang dan MAN 3 Malang tidak ada bedanya karena di kedua sekolah tersebut dalam pembinaan keagamaan bisa dikatakan berhasil dalam membina siswanya.

E. Proposisi

Bedasarkan hasil temuan penelitian serta analisis data kasus individu dan analisis data lintas kasus maka dibawah ini akan disusun proposisi tentang Program yang dikembangkan dalam pembinaan keagamaan di sekolah berbasis

boarding school di SMAN 10 Malang dan MAN 3 Malang, Upaya dalam

pembinaan keagamaan di sekolah berbasis boarding school di SMAN 10 Malang dan MAN 3 Malang, serta dampak pembinaan keagamaan terhadap keberhasilan siswa di sekolah berbasis boarding school di SMAN 10 Malang dan MAN 3 Malang. Adapun proposisi yang dimaksud adalah sebagai berikut: a. Program yang dikembangkan dalam pembinaan keagamaan di sekolah

berbasis boarding school dilaksanakan dengan berbagai macam pembinaan seperti shalat berjama‟ah, dan ta‟lim keagamaan.

b. Upaya dalam pembinaan keagamaan di sekolah berbasis boarding school dilakukan dengan upaya langkah-langkah pembinaan keagamaan, metode yang digunakan dalam kegiatan keagamaan, evaluasi yang dilakukan lewat

tulisan dan praktek, dan aturan/kebijakan di asrama yang berkaitan dengan kegiatan keagamaan.

c. Dampak pembinaan keagamaan terhadap keberhasilan siswa di sekolah berbasis boarding school dilakukan dengan dampak keberhasilan kepada siswa dari pembinaan yang telah dilakukan, serta dampak kepada lingkungan asrama dan sekolah dari pembinaan keagamaan.

153

penelitian yaitu, Pembinaan Keagamaan di Sekolah Berbasis boarding school (Studi Multikasus di SMAN 10 Malang dan MAN 3 Malang).

Pembahasan pada bagian ini akan difokuskan pada fokus dari penelitian ini yaitu: Pertama, Untuk mengetahui dan mendeskripsikan Program yang dikembangkan dalam pembinaan keagamaan di sekolah berbasis Boarding

School di SMAN 10 Malang dan MAN 3 Malang. Kedua, Untuk mengetahui

dan mendeskripsikan upaya dalam pembinaan keagamaan di sekolah berbasis

Boarding School di SMAN 10 Malang dan MAN 3 Malang. Ketiga, Untuk

mengetahui dan mendeskripsikan Dampak pembinaan keagamaan terhadap keberhasilan siswa siswa di sekolah berbasis Boarding School di SMAN 10 Malang dan MAN 3 Malang.

A. Program Yang Dikembangkan Dalam Pembinaan Keagamaan di Sekolah