• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perdagangan efek syari’ah di pasar modal

Perdagangan efek syari’ah dipasar modal dibagi menjadi tiga macam pasar yaitu pasar perdana,pasar sekunder, dan pasar parallel.

a. Pasar Perdana.

Pasar perdana adalah pasar dalam masa penawaran efek dan perusahaan penjual efek (emiten) kepada masyarakatuntuk pertama kalinya. Dengan demikian,berarti kegiatan pasar modal yang berkaitan dengan penawaran umum berlangsung dipasar perdana atau pasar primer. Pasar perdana adalah penjualan perdana efek adalah perusahaan yang menerbitkanefek sebelum efektersebut dijual melaluibursa efek. Pada pasar perdana efek dijual dengan harga emisi sehingga

perusahaan yang menerbitkan emisi hanya memperoleh dana dari penjualan

tersebut.67

67

Adrian sutedi, loc cit

Dengan demikian,pasar perdana merupakan penjualan perdana efek/sertifikat atau penjualan yang dilakukan sesaat sebelum perdagangan dipasar sekunder. Pada saat ini efek/sertifikat diperdagangkan dengan harga emisi dan bagi perusahaan yang menerbitkan sahamnya dipasar ini, akan memperoleh dana dengan menjual sekuritas, seperti saham dan obligasi.

Dalam pasar perdana ini, saham(efek) yang ditawarkan kepada calon investor adalah saham yang baru diterbitkan oleh emiten sehingga harganya sudah pasti dan tidak boleh ditawar-tawar lagi. Agarcalon investor tidak merasa kecewa atas saham yang telah dibelinya, mereka dapat mempelajari terlebih dahulu berbagai aspek dari perusahaan tersebut seperti keadaan perusahaan yang dilihat dari berbagai aspek, antara lain aspek hukum, aspek produksi, pemasaran, dan aspek keuangan yang dapat diketahui melalui gambaran yangdiberikan dalam prosfektus perusahaan tersebut pada saat perusahaan akan melakukan penawaran umum.

Selama proses penawaran umum dipasar primer, disinilah para calon investor melakukan pemesanan akan saham(efek) yang ditawarkan oleh emiten kepada penjamin emisi melalui agen penjual. Kemudian,penjamin emisi melakukan penjatahan saham yaitu pengalokasian saham pesanan para investor sesuai jumlah saham yang tersedia bersama emiten.

B. Pasar Sekunder68

1. Pasar regular adalah pasar dimana perdagangan efek di bursa dilaksanakan berdasarkan proses tawar-menawar secara lelang yang berkesinambungan (continuous auction market) oleh anggota bursa efek melalui JATS (Jakarta

Pasar sekunder adalah titik sentral kegiatan pasar modal karena pada pasar sekunderterjadi aktivitas perdangan yang mempertemukan penjual dan pembeli efek. Dipasar sekunder ini penerbit efek disebut investor jual sedangkan pembeli efek disebut pembeli.Pasar sekunder, adalah penjual efek setelah penjualan pada pasar perdana berakhir.Pada pasar sekunder ini harga efek ditentukan berdasarkan kurs efek tersebut.Jadi Pasar sekunder adalah penjualan efek/sertifikat setelah pasar perdana berakhir. Pada pasar ini efek yang diperdagangkan dengan harga kurs.

Pada pasar sekunder bertemu penawaran jual dan permintaan beli saham (efek) yang transaksinya dilakukan melalui system otomasi computer.Jika pada pasar primer harga saham yang ditawarkan sudah pasti dan tidak bias ditawar-tawar lagi, maka dipasar sekunder ini harga jual dan harga beli saham ditentukan oleh mekanisme pasar.

Dipasar sekunder ini pihak yang terlibat didalamnya hanyalah pihak-pihak yang menerbitkan efek(investor jual) dengan pihak-pihak yang membeli efek(investor beli) yang dalam segala aktivitasnya dilakukan oleh perantaraannya masing-masing yang disebut dengan wakil perantara pedagang efek.

68

Automated Trading System) dan penyelesaiannya dilakukan pada hari bursa ke-3 setelah terjadinya transaksi bursa (T+3). Saham-saham di pasar reguler diperdagangkan dalam satuan perdagangan “lot”. (1lot = 100lembar). Harga-harga yang terjadi di pasar ini akan digunakan sebagai dasar perhitungan indeks di

BEJ.69

4) Anggota bursa dengan KPEI

2. Pasar negosiasi adalah sarana perdagangan efek untuk transaksi yang dilakukan berdasarkan tawar menawar individual antara anggota bursa jual dan anggota bursa beli. Pasar negosiasi adalah pasar dimana perdagangan efek di bursa dilaksanakan berdasarkan tawar-menawar langsung secara individual dan tidak secara lelang yang berkesinambungan (non continuous auction market) dan penyelesaiannya dapat dilakukan berdasarkan kesepakatan anggota bursa efek. Pasar negosiasi dilaksanakan berdasarkan tawar-menawar individual antara anggota bursa beli dan anggota bursa jual dengan berpedoman pada kurs terakhir di pasar reguler. Perdagangan Efek di Pasar Negosiasi dilakukan melalui proses tawar menawar secara individual (negosiasi secara langsung) antar:

1) Anggota bursa, atau

2) Nasabah melalui satu anggota bursa, atau 3) Nasabah dengan anggota bursa, atau

(diakses tanggal 2 maret 2017)

Selanjutnya hasil kesepakatan dari tawar menawar tersebut diproses melalui JATS. Anggota bursa dapat menyampaikan penawaran jual dan atau permintaan beli melalui papan tampilan informasi (advertising) dan bisa diubah atau dibatalkan sebelum kesepakatan dilaksanakan di JATS. Kesepakatan mulai mengikat pada

saat terjadi penjumpaan antara penawaran jual dan permintaan beli di JATS.70

3. Pasar tunai adalah sarana perdagangan efek untuk transaksi yang dilakukan dalam rangkapemenuhan kewajiban anggotabursa yang gagal dalam penyelesaian transaksiefek, berdasarkan prinsip pembayaran dan penyerahan seketika Selain itu pasar dimana perdagangan efek di bursa dilaksanakan berdasarkan proses tawar-menawar secara lelang yang berkesinambungan (continuous auction market) oleh anggota bursa efek melalui JATS dan penyelesaiannya dilakukan pada hari bursa yang sama dengan terjadinya transaksi bursa (T+0). Pasar tunai tersedia untuk menyelesaikan kegagalan anggota bursa dalam memenuhi kewajibannya di pasar reguler dan pasar negosiasi. Pasar tunai dilaksanakan dengan prinsip pembayaran

dan penyerahan seketika (cash & carry).71

B. Bursa Paralel.

Bursa parallel merupakan bursa efek yang ada. Bagi perusahaan yang menerbitkanefek yang akan menjual efeknya melalui bursa dapatdilakukan melalui

70

Ibid

71

bursa parallel. Bursa Paralel adalah pasar perdagangan efek yang memiliki landasan hukum dalam menjalankan aktifitas perdagangan efek, yaitu sebagai berikut:

1. Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor 862/KMK.01/1987 tanggal 23 Desember 1987 tentang Emisi dan Perdagangan Saham di Bursa Paralel;

2. Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor 863/KMK.01/1987 tanggal 23 Desember 1987 tentang Emisi dan Perdagangan Obligasi di Bursa Paralel;

3. Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor 864/KMK.01/1987 tanggal 23 Desember 1987 tentang Perdagangan Sekuritas di Bursa Paralel;

4. Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor 865/KMK.01/1987 tanggal 23 Desember 1987 tentang Penjamin Emisi di Bursa Paralel;

5. Surat Keputusan Ketua Bapepam-LK Nomor KEP : 011/PM/1987 tentang Ketentuan Pelaksanaan Emisi dan Perdagangan Saham di Bursa Paralel;

6. Surat Keputusan Ketua Bapepam-LK Nomor KEP : 012/PM/1987 tentang Ketentuan Pelaksana Emisi dan Perdagangan Obligasi di Bursa Paralel;

7. Surat Keputusan Ketua Bapepam-LK Nomor KEP : 013/PM/1987 tentang Ketentuan Pelaksanaan Perdagangan Sekuritas di Bursa Paralel;

8. Surat Keputusan Ketua Bapepam-LK Nomor KEP : 014/PM/1987 tentang Ketentuan Pelaksanaan Penjamin Emisi di Bursa Paralel;

Mekanisme perdagangan di Bursa Paralel dilakukan oleh pembentuk pasar (market maker). Pembentuk pasar ini biasanya orang perorangan, dapat pula berbentuk

pembentuk pasarnya. Jadi pembentuk pasar ini yang melakukan jual beli saham atau

obligasi, dan perdagangan dilakukan di lantai informasi72

72

Dokumen terkait