4.7. Kondisi Sosial dan Ekonomi 1. Pendidikan
4.7.3. Perekonomian dan PDRB
Pertumbuhan ekonomi Nagan Raya tiga tahun terakhir ini bernilai positif. Tingkat pertumbuhan ekonomi pada tahun 2011 adalah sebesar 4,69 persen. Sedangkan tingkat pertumbuhan ekonomi pada tahun 2012 dan 2013 masing-masing sebesar 5,08 dan 6,63 persen. Sektor yang masih menjadi andalan adalah sektor pertanian dengan share sektor sebesar 55,80 persen. Besarnya kontribusi dari sektor pertanian pada tahun 2013 disumbang oleh dua subsektor utama, yaitu subsektor perkebunan dan subsektor tanaman bahan makanan, masing-masing sebesar 25,78 persen dan 15,19 persen. Sedangkan tiga subsektor lainnya, yaitu subsektor peternakan, subsektor kehutanan dan subsektor perikanan masing-masing memberikan andil sebesar 7,34 persen, 4,41 persen dan 2,36 persen. Untuk melihat rata-rata nilai produksi yang dihasilkan oleh setiap penduduk, dipakailah ukuran Pendapatan Perkapita sebagai pendekatan tingkat kesejahteraan penduduk.
Bila PDRB daerah dibagi jumlah penduduk yang tinggal didaerah itu, maka akan dihasilkan suatu PDRB Per kapital. PDRB Per kapital atas dasar harga berlaku menunjukan nilai PDRB per kepala atau per satu orang penduduk selama setahun. Indikator PDRB per kapital dapat dijadikan sebagai
salah satu ukuran tingkat kemakmuran suatu daerah.
PDRB per kapital Kabupaten Nagan Raya terus mengalami peningkatan pada periode 2010-2014 sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk. Pada tahun 2014, PDRB per kapital Nagan Raya mencapai 39,22 juta rupiah atau meningkat sebesar 6 persen dari tahun 2013. Artinya, setiap penduduk di Kabupaten Nagan Raya rata-rata dapat menciptakan PDRB atau nilai tambah sebesar 39,22 juta selama tahun 2014.
Pertumbuhan PDRB
Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Nagan Raya semakin meningkat dalam periode waktu 2010-2014. Perekonomian Nagan Raya pada tahun 2014 mengalami perlambatan dibandingkan pertumbuhan tahun-tahun sebelumnya. Laju pertumbuhan PDRB Nagan Raya tahun 2014 mencapai 2,51 persen, sedangkan tahun 2013 sebesar 3,60 persen. Perlambatan pada tahun 2014 dipengaruhi oleh perlambatan dikategori utama yaitu kategori pertanian, kehutanan, dan perikanan. Adanya penurunan produksi di subkategori tanaman pangan turut mengambil andil terhadap perlambatan tersebut.
Pertumbuhan ekonomi tertinggi pada tahun 2014 dicapai oleh sektor pengadaan listrik dan gas sebesar 30,47 persen. Pertumbuhan yang tinggi disektor ini akan memberikan manfaat besar bagi Kabupaten Nagan Raya sebagai penunjang seluruh kegiatan ekonomi di wilayah Nagan Raya.
Sektor pertanian yang menjadi kunci penggerak perekonomian Nagan Raya terus mengalami percepatan pertumbuhan dari tahun 2010 sampai 2013. Namun, tahun 2014 pertumbuhannya mengalami perlambatan menjadi 2,19 persen. Hal ini disebabkan oleh penurunan produksi padi di subsektor tanaman pangan yang menjadi komoditas unggulan di Nagan Raya.
Adapun kategori-kategiri lainnya mencatat pertumbuhan positif kecualai sektor pertambangan dan penggalian. Sektor ini mencatat pertumbuhan negative karena masih belum stabilnya produksi batubara di Nagan Raya tahun 2010 sampai 2014. Padahal subsektor ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan perekonomian Nagan Raya khususnya, dan Provinsi Aceh umumnya. Hal ini didasari oleh kebutuhan batubara Nagan Raya yang terus meningkat karena adanya Pembangkit Listrik Tenagan Uap (PLTU) yang membutuhkan pasokan batubara dalam jumlah besar. Pertumbuhan pada sektor-sektor lainnya.
Pembangunan infrastruktur wilayah yang masih terus dilakukan memerlukan dukungan dari sektor pertambangan dan penggalian.
Gambar 4-10 :
Sumber ; PDRB Kabupaten Nagan Raya 2013
Pasca gempa dan Tsunami yang melanda sebagian besar wilayah Aceh termasuk Nagan Raya, perekonomian Nagan Raya kembali bangkit meskipun masih mengalami fluktuasi, dengan tingkat pertumbuhan ekonomi sebesar 4,27 persen pada tahun 2006 dan 5,49 persen pada tahun 2007. Pertumbuhan ini tidak terlepas dari peran serta berbagai pihak dalam menanggulangi keadaan darurat pasca musibah baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Pada tahun 2008 pertumbuhan ekonomi mengalami perlambatan menjadi sebesar 3,63 persen dan menurun lagi menjadi 3,46 persen pada tahun 2009. Tanda-tanda peningkatan kembali terlihat pada tahun 2010 dengan angka pertumbuhan sebesar 4,12 persen. Pertumbuhan ini terus dilanjutkan dengan tingkat pertumbuhan yang semakin stabil di tahun 2011 dan tahun 2012, yaitu sebesar 4,69 persen menjadi 5,08 persen.
Tabel 4.17. Nilai dan Kontribusi Sektor dalam PDRB Kabupaten Nagan Raya Atas Dasar Harga Konstan Tahun 2009-2013 (juta Rupiah)
No. Sektor 2009 2010 2011 2012 2013
(Rp) (persen) (Rp) (persen) (Rp) (persen) (Rp) (persen) (Rp) (persen) 1. Pertanian 429.820,83 46,24 441.673,01 45,63 455.818,68 44,99 471.885,63 44,32 490.670,60 43,22
2. Pertambangan &
Penggalian 17.611,67 1,89 19.173,68 1,98 21.803,48 2,15 26.014,85 2,44 27.769,27 2,45 3. Industri Pengolahan 29.995,82 3,23 30.840,29 3,19 32.601,81 3,22 34.807,93 3,27 39.216,84 3,45 4. Listrik & Air Minum 2.437,92 0,26 2.736,30 0,28 3.036,39 0,30 3.322,92 0,31 4.588,31 0,40 5. Bangunan/Konstruksi 45.011,94 4,84 48.625,61 5,02 52.355,00 5,17 56.480,11 5,30 63.997,22 5,64 6. Perdagangan, Hotel & Restoran 237.591,40 25,56 245.824,92 25,40 255.509,02 25,22 266.929,85 25,07 287.993,38 25,37 7. Pengangkutan & Komunikasi 57.424,27 6,18 62.796,30 6,49 68.289,43 6,74 74.118,83 6,96 80.290,30 7,07 8. Keuangan,
Persewaan & Jasa Perusahaan
8.608,33 0,93 9.028,81 0,93 9.521,96 0,94 9.984,13 0,94 10.853,00 0,96
9. Jasa-jasa 101.090,87 10,87 107.159,78 11,07 114.312,54 11,28 121.208,21 11,38 129.958,84 11,45 PDRB Nagan Raya 929.593,05 100,00 967.858,70 100,00 1.013.248,31 100,00 1.064.752,48 100,00 1.135.337,76 100,00
Tabel 4.18. Nilai dan Kontribusi Sektor dalam PDRB Kabupaten Nagan Raya Atas Dasar Harga Berlaku Tahun 2009-2013 (juta Rupiah)
No. Sektor 2009 2010 2011 2012 2013
(Rp) (persen) (Rp) (persen) (Rp) (persen) (Rp) (persen) (Rp) (persen)
1. Pertanian 1.469.668,94 61,88 1.536.458,79 60,42 1.632.309,67 58,85 1.731.569,03 57,42 1.850.459,17 55,80 2. Pertambangan & Penggalian 39.789,08 1,68 46.760,02 1,84 56.062,64 2,02 69.210,95 2,29 77.370,27 2,33
3. Industri Pengolahan 43.934,63 1,85 45.751,21 1,80 50.491,89 1,82 55.105,40 1,83 64.360,53 1,94
4. Listrik & Air Minum 5.902,59 0,25 7.352,85 0,29 8.912,27 0,32 10.521,93 0,35 15.728,54 0,47 5. Bangunan/Konstruksi 152.326,27 6,41 172.448,08 6,78 199.291,32 7,19 228.979,78 7,59 277.411,94 8,37
6. Perdagangan, Hotel &
Restoran 388.936,46 16,38 426.335,66 16,76 476.768,99 17,19 529.635,84 17,56 590.716,39 17,81
7. Pengangkutan & Komunikasi 123.643,48 5,21 144.541,68 5,68 164.647,85 5,94 182.909,36 6,06 205.021,74 6,18
8. Keuangan, Persewaan & Jasa
Perusahaan 20.900,26 0,88 23.414,40 0,92 26.422,06 0,95 29.606,39 0,98 33.177,45 1,00
9. Jasa-jasa 130.013,49 5,47 139.955,19 5,50 158.805,48 5,73 178.304,29 5,91 201.832,43 6,09
PDRB Nagan Raya 2.375.155,21 100,00 2.543.017,89 100,00 2.773.712,16 100,00 3.015.842,96 100,00 3.316.078,47 100,00
Tabel 4.19. Perkembangan Kontribusi Sektor dalam PDRB Kabupaten Nagan Raya Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) dan Harga Konstan (ADHK) Tahun 2009-2013
No Sektor
2009 2010 2011 2012 2013
ADHB ADHK ADHB ADHK ADHB ADHK ADHB ADHK ADHB ADHK
persen persen persen persen persen Persen Persen persen Persen persen
1. Pertanian 61,88 46,24 60,42 45,63 58,85 44,99 57,42 44,32 55,80 43,22
2. Pertambangan & Penggalian 1,68 1,89 1,84 1,98 2,02 2,15 2,29 2,44 2,33 2,45
3. Industri Pengolahan 1,85 3,23 1,80 3,19 1,82 3,22 1,83 3,27 1,94 3,45
4. Listrik & Air Minum 0,25 0,26 0,29 0,28 0,32 0,30 0,35 0,31 0,47 0,40
5. Bangunan/Konstruksi 6,41 4,84 6,78 5,02 7,19 5,17 7,59 5,30 8,37 5,64
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 16,38 25,56 16,76 25,40 17,19 25,22 17,56 25,07 17,81 25,37 7. Pengangkutan & Komunikasi 5,21 6,18 5,68 6,49 5,94 6,74 6,06 6,96 6,18 7,07
8. Keuangan, Persewaan & Jasa
Perusahaan 0,88 0,93 0,92 0,93 0,95 0,94 0,98 0,94 1,00 0,96
9. Jasa-jasa 5,47 10,87 5,50 11,07 5,73 11,28 5,91 11,38 6,09 11,45
PDRB Nagan Raya 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
Tabel 4.20. Pendapatan Regional dan Angka Per Kapita. Kab. Nagan Raya 2011-2013
Uraian 2011 2012 2013
Atas Dasar Harga Berlaku 1. PDRB atas dasar harga
pasar 2.773.712,16 3.015.842,96 3.316.078,47
2. Pendapatan Regional Netto
atas dasar harga pasar 2.717.932,53 2.955.194,06 3.249.391,80
3. PDRB Per Kapita 19.415.460,90 20.622.135,49 22.166.892,65 4. Pendapatan Regional Per
Kapita 18.396.427,58 19.539.769,05 21.003.448,61
Atas dasar Harga Konstan 2000
1. PDRB atas dasar harga
konstan 1.013.248,31 1.064,752,48 1.135.335,76
2. Pendapatan Regional Netto
atas dasar harga konstan 991.659,03 1.042.065,80 1.111.147,12
3. PDRB Per Kapita 7.092.546,67 7.280.707,32 7.589.359,07
4. Pendapatan Regional Per
Kapita 6.712.011,66 6.890.076,96 7.182.168,68
Sumber : Nagan Raya dalam angka, 2014
Tabel 4.21. Tingkat Pertumbuhan Pendapatan Regional Nagan Raya Tahun 2011-2013
Uraian 2011 2012 2013
Atas Dasar Harga Berlaku
1. PDRB 9,07 8,73 9,96
2. Pendapatan Regional 9,07 8,73 9,96
3. PDRB Per Kapita 6,63 6,22 7,49
4. Pendapatan Regional Per
Kapita 6,63 6.22 7,49
Atas dasar Harga Konstan 2000
1. PDRB 4,69 5,08 6,63
2. Pendapatan Regional 4,69 5,08 6,63
3. PDRB Per Kapita 2,36 2,65 4,24
4. Pendapatan Regional Per
Kapita 2,36 2,65 4,24